Artikel Ilmiah : F1B111015 a.n. PRASOJO

Kembali Update Delete

NIMF1B111015
NamamhsPRASOJO
Judul ArtikelIMPLEMENTASI PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT DI DESA SUMILIR KECAMATAN KEMANGKON KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul, “Implementasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Latar belakang penelitian ini beangkat dari adanya program bantuan pemerintah dari Kementerian PU (Pekerjaan Umum) yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan air minum dan sanitasi masyarakat miskin perdesaan khususnya masyarakat tertinggal melalui program pemberdayaan yaitu Program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) pada tahun 2012 yang terealisasi pada tahun 2013. Berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan, dalam pelaksanaan program kurang berjalan sesuai dengan peraturan yang ada. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Program PAMSIMAS di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan model implementasi yang dikemukakan oleh Smith. Smith menjelaskan bahwa implementasi merupakan proses atau alur, terdapat empat aspek yang mempengaruhi implementasi yaitu: idealized policy, target group, implementing organization dan environmental factors. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian untuk sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam peneltian ini menggunakan metode analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya temuan penelitian yang pertama adalah dalam pengumpulan dana swadaya berupa in-cash yang harusnya dikumpulkan dari swadaya masyarakat pada prakteknya dana itu di dapat dari talangan kas desa sebagai syarat pencairan dana Pamsimas tahap pertama. Yang kedua adalah dalam pelaksanaan pengerjaan pembangunan yang harusnya dilaksanakan secara swadaya pada kenyataannya masih terdapat praktek yang tidak sesuai yaitu pemberian upah harian terhadap para pekerja. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga dipengaruhi oleh aspek target group/kelompok sasaran, implementing organization/organisasi pelaksana dan environmental factors/ faktor lingkungan, yang membuktikan bahwa tahapan implementasi yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan pedoman pelaksanaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study is entitled, "The Implementation of Community-Based Drinking and Sanitation Water Program in Sumilir Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency. The background of this study was derived from the government assistance program from the Ministry of Public Works (Public Works) which aims to improve the health status of drinking water and sanitation in the rural poor, especially disadvantaged communities through empowerment programs, namely the PAMSIMAS Program (Provision of Drinking Water and Community Based Sanitation) in 2012 which was realized in 2013. Based on the facts found in the field, in the implementation of the program it was not running in accordance with the existing regulations. Therefore, the purpose of this study was to find out how the PAMSIMAS Program was implemented in Sumilir Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency. This study uses an implementation model proposed by Smith. Smith explained that implementation is a process or flow, there are four aspects that affect implementation, namely: idealized policy, target group, implementing organization and environmental factors. The research method used in this study is a qualitative method. The informant selection technique used was purposive sampling. Data collection methods use interviews, observation and documentation. Then for the data source used in this study is to use primary data sources and secondary data sources. Data analysis method used in this research uses interactive analysis method. The results of this study indicate that the findings of the first study were that in-cash fundraising in the form of in-cash should be collected from the community's self-help in practice the funds were obtained from the village cash bailout as a condition for the first phase of Pamsimas funds disbursement. The second is in the implementation of development work that should be carried out independently in the fact that there are still inappropriate practices, namely daily wages for workers. Conclusions from the results of the study indicate that the Implementation of Community-Based Water Supply and Sanitation Program in Sumilir Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency is influenced by aspects of the target group / implementing groups / implementing organizations and environmental factors, which prove that the implementation stages consist from planning, implementation and supervision has been carried out properly in accordance with the implementation guidelines.
Kata kunciImplementasi, Pemberdayaan Masyarakat, Program Pamsimas.
Pembimbing 1Dr. Slamet Rosyadi, M.Si.
Pembimbing 2Sendy Noviko, S.Sos., M.PA.
Pembimbing 3Dr. Sukarso, M.Si.
Tahun2018
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2018-08-23 08:42:51.029114
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.