Artikelilmiahs

Menampilkan 14.181-14.200 dari 49.698 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1418121358E1A112044GUGATAN GANTI RUGI AKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM KARENA KECELAKAAN LALU LINTAS (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 17/Pdt.G/2013/PN.Pbg)Skripsi ini berjudul “Gugatan Ganti Rugi Akibat Perbuatan Melawan Hukum Karena Kecelakaan Lalu Lintas (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 17/Pdt.G/2013/PN.Pbg)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan Hukum Hakim dalam mengkualifisir unsur-unsur perbuatan melawan hukum dan ganti kerugian akibat perbuatan melawan hukum dalam Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 17/Pdt.G/2013/PN.Pbg.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan hukum secara yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 17/Pdt.G/2013/PN.Pbg, undang-undang serta buku-buku literatur yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Data yang diperoleh disajikan secara sistematis dan terperinci, dan analisis data dilakukan secara normatif.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Tergugat terbukti telah dianggap melakukan perbuatan melawan hukum. Hakim mengkualifisir perbuatan Tergugat karena kelalainnya menabrak mobil Penggugat sehingga mengakibatkan kerusakan 1 (satu) unit mobil, sebagai perbuatan melawan hukum. Unsur perbuatan melawan hukum yang terpenuhi menurut hakim adalah melanggar hak subyektif orang lain yaitu hak subyektif atas hak kekayaan, bertentangan dengan kewajiban hukum si pembuat yaitu melanggar Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta bertentangan dengan keharusan yang diindahkan dalam pergaulan masyarakat mengenai diri atau barang orang lain. Ganti rugi materiil sebesar Rp.48.218.600,- (empat puluh delapan juta dua ratus delapan belas ribu enam ratus rupiah) antara lain biaya perbaikan kerusakan 1 (satu) unit mobil sebesar Rp.15.818.600,- (lima belas juta delapan ratus delapan belas ribu enam ratus rupiah) dan biaya menyewa/merental mobil lain perhari sebesar Rp.150.000,- x 24 hari kerja x 9 bulan = Rp.32.400.000,- (tiga puluh dua juta empat ratus ribu rupiah). Ganti rugi materiil ini dapat dikatagorikan kedalam Biaya (costen) dan Rugi (schaden).
This thesis is titled “Gugatan Ganti Rugi Akibat Perbuatan Melawan Hukum Karena Kecelakaan LaluLintas (yuridicial review of purbalingga district court ruling number 17/Pdt.G/2013/PN.Pbg)”. this thesis goal is to know judge’s legal consideration in qualifying act of law violation and compensation for law violation in Purbalingga district court ruling number 17/pdt.G/2013/PN.Pbg.
This thesis use law approach method on normative juridicial, with descriptive research specification. In this thesis, the data source used is secondary data which is Purbalingga district court ruling number 17/Pdt.G/2013/PN.Pbg, Constitution and literature books that are related with research problem. The data gathered here are presented systematic and detailed, and data analysis is done normatively.
According to the research the suspect proved break the rules. The judge qualified that the suspect hit the litigant’s car and caused damage as his act againts the rules. The elements of the actions against the law that have been met according to the judge is violating the subjective other people is a subjective issue of property rights, contrary to the duty of the law the maker breaking The UU No.22 , 2009 about The Traffic and The Transportation, and contary to the necessity that in society association regarding other people and their possesion. The material compensation as many as Rp. 48.218.600 (Forty eight million two hundred and eighteen thousand and six hundred) among others, the cost for repairing 1 broken car Rp. 15.818.600 (Fifteen million eight hundred eighteen thousand and sic hundred) and cost for rent another car Rp.150.000/day X 24 day’s in weekdays X 9 months = Rp. 32.400.000 (thirty two million four hundred thousand ). The material compensation can be categorized into the cost and losses.
1418217517H1F011008GEOLOGI DAN STUDI KARAKTERISTIK RIJANG RADIOLARIA DAERAH BUKIT GARBA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SIMPANG, KABUPATEN OKU SELATAN, SUMATRA SELATANPenelitian geologi daerah Bukit Garba dan sekitarnya, Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan, Sumatra Selatan merupakan daerah yang jarang dilakukan penelitian geologi sejak Gafoer dkk., (1993). Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi (geomorfologi, litologi, dan struktur) dan karakteristik rijang radiolaria. Metode penelitian ini adalah pemetaan geologi permukaan dan determinasi rijang dan radiolaria dari hasil ekstraksi. Satuan geomorfologi daerah penelitian terdiri dari empat satuan, yaitu Satuan Perbukitan Vulkanik Lereng Agak Curam (V2), Satuan Perbukitan Struktural Lereng Curam (S4), dan Satuan Perbukitan Denudasional Lereng Sangat Landai (D3). Stratigrafi daerah penelitian terdiri dari lima satuan batuan tidak resmi dari tua ke muda, yaitu Satuan Batuan Metamorf, Satuan Lava Basalt, Satuan Rijang, Satuan Kompleks Bancuh, dan Satuan Batupasir. Struktur yang berkembang pada daerah penelitian berupa sesar anjak berumur pra-Tersier yang memiliki pola kelurusan yang berarah baratlaut (NW) – tenggara (SE), yaitu Sesar Anjak Insu dan Sesar Anjak Celau. Sesar-sesar tersebut merupakan akibat dari mengakresinya Lempeng Samudra Hindia dengan Lempeng Eurasia di daerah Garba. Karakteristik rijang radiolaria di daerah penelitian secara umum berwarna merah kecoklatan, terbentuk masif tidak memiliki perlapisan ataupun berasosiasi dengan batuan sedimen lain seperti pada umumnya. Semua parameter pada rijang (warna, kelarutan, kelimpahan, dan preservasi) tidak memiiliki hubungan yang signifikan. Radiolaria secara umum termasuk kedalam radiolaria Masa Mesozoikum yang terdiri atas sub-ordo Nassellaria dan Spumellaria, genus Triassocampe yang diperkirakan berumur Trias Tengah.

Geological research in the Garba Hill and its vicinity, Simpang Sub-District, South OKU District, South Sumatera which an rare area geological research since Gafoer et al., (1993). The aim of study are determining geological condition (geomorphology, lithology, and structure) and characteristics of radiolarian chert. The method of study are surface geological mapping and chert and radiolaria determination from extraction. Geomorphological unit of study area consists of four units, namely Volcanic Hills Almost Scarp Slope Unit (V2), Structural Hills Scarp Slope Unit (S4), and Denudational Hills Very Gentle Slope Unit (D3). Stratigraphy of study area consists of five unofficial lithologies from old to young, those are Metamorphic Rocks Unit, Basalt Unit, Chert Unit, Melange Complex Unit, and Sandstone Unit. The structure that developed in the area of research is pre-Tertiary thrust fault that have a pattern lineaments trending is northwest (NW) - southeast (SE), which is Insu and Celau thrust fault. Those are effect from accretion of Indian Oceanic Plate with Eurasia Plate in Garba. Radiolarian chert in study area generally brownish red, massive without association with other sedimentary rocks All of parameter on chert (color, solubility, abundance, and preservation) is doesn’t have any significance correlation. Radiolaria are generally included from Mesozoic era which consist of sub-order Nassellaria and Spumellaria, and genus Triassocampe was estimated from Middle Triassic age.

1418317518F1D012024Kampanye Politik Ridwan Kamil Melalui Twitter dan Facebook pada Pemilihan Walikota Bandung Tahun 2013Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana motif Ridwan Kamil menggunakan twitter dan facebook sebagai strategi kampanye politik dan menganalisis strategi kampanye politik Ridwan Kamil melalui twitter dan facebook pada pemilihan Walikota Bandung tahun 2013. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam dan dokumentasi untuk mendukung analisis dan interpretasi data. Pemilihan informan menggunakan teknik snowball sampling dengan memilih informan berdasarkan rekomendasi informan kunci. Penelitian ini menggunakan analisis data interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi sebagai tinjauan ulang pada catatan lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi kampanye politik Ridwan Kamil melalui twitter dan facebook dilatarbelakangi oleh sosok Ridwan Kamil yang merupakan pengguna aktif media sosial, media sosial sebagai media baru yang mendapat perhatian lebih oleh banyak kalangan, terutama kalangan pemuda, dan sasaran segmen pemilih yang dituju oleh tim relawan Ridwan Kamil adalah kalangan pemuda atau usia pemilih pemula. (2) Strategi kampanye yang digunakan melalui twitter dan facebook oleh tim relawan berhasil membangun interaksi dengan pengguna media sosial. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan media sosial sebagai media berkampanye politik merupakan strategi yang tepat apabila digunakan secara maksimal dan dikolaborasikan dengan keunggulan kandidat politik.
Abstract

The purpose of this research are (1) to describe how was the motive of Ridwan Kamil using twitter and facebook as a political campaign strategy on the election and to analyze the political campaign strategy of Ridwan Kamil in using twitter and facebook for the election of Bandung Mayor in 2013. This study used a qualitative method with case study. Collecting data in this study using the of in-depth interviews and documentation to support the analysis and interpretation of data. Selection of informants in this study using snowball sampling to select informants based on key informants. The data analysis of this study consisted of three things, namely data reduction, data presentation, and conclusion or verification as a review of the record field.
The results of this study revealed that (1) the strategy of political campaigns Ridwan Kamil via twitter and facebook motivated from the figure Ridwan Kamil is an active user of social media, social media as new media gets more attention by many people, especially youth, and the target segment of voters intended by a team of volunteers Ridwan Kamil is among the youth or age of first-time voters and (2) Campaign strategy used in twitter and facebook by team of volunteers successfully used to build interaction with social media users. The conclusion from this research is that the use of social media as a medium for political campaigning is an appropriate strategy if fully utilized, and can colaborate with the political candidates’s strenghts.
1418417521C1G014106PENGARUH INDEPENDENSI, KOMPETENSI, SKEPTISME PROFESIONAL, DAN ETIKA AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDITPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh independensi, kompetensi,
skeptisme profesional, dan etika auditor terhadap kualitas audit. Objek yang diteliti
adalah kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
Provinsi Jawa Barat yang berada di Provinsi Jawa Barat. Metode penentuan sampel
yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode proportionate stratified
random sampling pada besaran sampel menggunakan rumus slovin dengan tingkat
signifikansi 10%. Data tersebut dianalisis dengan metode regresi berganda dan
diolah dengan program SPSS versi 21.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan independensi, kompetensi,
skeptisme profesional, dan etika auditor berpengaruh terhadap kualitas audit, dan
secara parsial variabel independensi, variabel kompetensi, variabel skeptisme
profesional, dan variabel Etika Auditor berpengaruh secara signifikan terhadap
variabel dependen.
The research aims to analyze the impact of determinant variable (Independency,
Competency, Professional Sceptism and Auditor’s Ethic) to Audit’s Quality. Object
of this research is in BPKP branch of West Java in West Java Province. The sample
of this research was collected by using proportionate stratified random sampling
in 10% significance rate of slovin. That data are analyzed by multiple regression
method and SPSS program version 21.
The results of this research show that Independency, Competency, Professional
Sceptism and Auditor’s Ethic simultaneously affect the audit’s quality, and also
Experience, Independence, and professional scepticism significantly partially
affect to the theaudit’s quality. The research also shows that the Independency
variable is the most dominant variable affect the audit’s quality..
1418517529G1F013063ANALISIS KUALITATIF SILDENAFIL SITRAT MENGGUNAKAN REAGEN SPESIFIK YANG DIIMOBILISASI PADA MEMBRAN CELLULOSE PAPER DALAM TEST STRIPSildenafil sitrat merupakan senyawa yang memiliki fungsi untuk mengatasi disfungsi ereksi dan pulmonary arteriol hypertension yang selektif menghambat cGMP-specific phosphodiesterase tipe 5 (PDE5) dicorvus cavernosum. Berdasarkan data statistik BPOM yang dikeluarkan pada tahun 2016, ditemukan 45% tablet sildenafil sitrat yang dipalsukan dipasaran, sehingga diperlukan alat deteksi sildenafil sitrat yang cepat, sederhana, mudah dan spesifik. Tujuan penelitian ini adalah menemukan reagen spesifik yang dapat menunjukkan respon positif terhadap sildenafil sitrat untuk diimobilisasi pada membran cellulosa paper guna menghasilkan prototype test strip, serta menguji kinerja test strip yang dihasilkan dalam analisis kualitatif tablet sildenafil sitrat. Test strip terdiri dari tiga bagian utama yaitu membran cellulosa paper, reagen spesifik yang memberikan respon positif terhadap gugus fungsi sildenafil sitrat, dan detektor berupa perubahan warna pada tiap strip.
Penelitian terdiri dari beberapa tahap, yaitu: pembuatan larutan stok dan konfirmasi senyawa sildenafil sitrat, pembuatan reagen spesifik, uji positif reagen, optimasi reagen yang memberikan respon positif, imobilisasi reagen dalam membran Cellulose paper, uji kualitatif test strip serta uji performa test strip. Proses imobililasi dilakukan secara adsorbsi dalam membran cellulosa paper dan evaluasi test strip dilakukan secara visual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat reagen spesifik yang menunjukkan respon positif. Konsentrasi reagen yang optimum adalah amonium feri sulfat + tembaga asetat perbandingan (1:3), natrium sulfat + amonium feri sulfat + tembaga asetat (2:1:1), tembaga sulfat + natrium bikarbonat perbandingan (2:1), merkuri asetat + tembaga sulfat perbandingan (2:1). Waktu perendaman yang optimum untuk semua reagen adalah 3 jam. Uji performa test strip menunjukkan reprodusibilitas dari 5 test strip yang dibuat memberikan respon berupa perubahan warna yang sama dan waktu respon dari test strip didapatkan hasil bahwa test strip yang diuji dapat memberikan respon perubahan warna dalam waktu 10 detik setelah dicelupkan dalam larutan sampel yang mengandung sildenafil sitrat. Test strip di aplikasikan untuk mendeteksi senyawa sildenafil sitrat palsu yang beredar di pasaran.
Sildenafil citrate is a compound that has a function to treat erectile dysfunction and pulmonary hypertension arterioles that selectively inhibit cGMP-specific phosphodiesterase type 5 (PDE5) dicorvus cavernosum. Based on statistical data BPOM issued in 2016, found 45% of sildenafil citrate tablets were forged in the market, so that the necessary detection devices sildenafil citrate which is fast, simple, easy and specific. The purpose of this study is to find specific reagent that can indicate a positive response to sildenafil citrate to be immobilized on the membrane in order to produce a prototype cellulosa paper test strips, as well as test performance test strips resulting in a qualitative analysis of sildenafil citrate tablets. Test strip is composed of three main parts: the membrane cellulosa paper, specific reagent which gives a positive response to sildenafil citrate functional group, and a detector in the form of discoloration on each strip.
The study consists of several stages: making stock solution and confirmation of the compound sildenafil citrate, manufacture specific reagent, a positive test reagents, reagent optimization which gives a positive response, immobilized reagents in the membrane Cellulose Paper, qualitative test test strips and test the performance of the test strip. Imobililasi adsorption process performed within the membrane cellulosa paper and evaluation of the test strip is done visually.
The results showed that there are four specific reagent that shows a positive response. The optimum reagent concentration Ammonium Acetate ferry sulfate + Cu ratio (1: 3), Na + Ammonium Sulfate + Cu sulfate ferry Acetate (2: 1: 1), Tembaga sulfat + Na.bikarbonat ratio (2: 1), Mercury Acetate + Tembaga sulfat ratio (2: 1). The optimum soaking time for all reagents was 3 hours. Test the performance of the test strip indicates the reproducibility of 5 test strips that made a response in the form of changes to the same color and the response time of the test strips showed that the test strip being tested could provide a response discoloration within 5 seconds after dipped in the sample solution containing sildenafil citrate , Test strips applied to detect counterfeit compound sildenafil citrate on the market.
1418617522C1C012106PENGARUH PEMAHAMAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH, KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAERAH (SIMDA) TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMASJudul Penelitian ini adalah pengaruh pemahaman standar akuntansi pemerintah, kompetensi sumber daya manusia dan penerapan sistem informasi manajemen daerah (SIMDA) terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemahaman standar akuntansi pemerintah, kompetensi sumber daya manusia dan penerapan sistem informasi manajemen daerah (SIMDA) terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah Kabupaten Banyumas.
Populasi dalam penelitian ini adalah SKPD yang bersifat teknis, sekretaris daerah, dinas daerah dan satuan polisi pamong praja yang melayani kepentingan umum di Kabupaten Banyumas. Teknik purposive sampling digunakan dalam penelitian ini dengan jumlah 27 SKPD. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan survei kuesioner dan wawancara. Data yang dikumpulkan diolah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman standar akuntansi pemerintah, kompetensi sumber daya manusia dan penerapan sistem informasi manajemen daerah secara parsial berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah Kabupaten Banyumas. Diharapkan hasil penelitian ini dapat diterapkan di lingkungan pemerintah Kabupaten Banyumas untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan melalui peningkatan pemahaman standar akuntansi pemerintah, kompetensi sumber daya manusia dan penerapan sistem informasi manajemen daerah.
This study is entitled the effect of the comprehension of government accounting standards, the competence of human resources and the implementation of regional management information systems (SIMDA) to the quality of Banyumas government’s financial report. This study aimed to examine the effect of the comprehension of government accounting standards, the competence of human resources and the implementation of regional management information systems (SIMDA) to the quality of Banyumas government’s financial report.
The population in this study is SKPD which is technical services, regional secretary, local agencies and the civil service police unit that serves the public concerns. Purposive sampling technique used in this study as many as 27 SKPD. Data collection in this study using a questionnaire survey and interviews. The data were processed using multiple linear regression analysis.
The results of this study indicate that the comprehension of government accounting standards, the competence of human resources and the implementation of regional management information systems partially have a positive effect on the quality of Banyumas government’s financial report. Hope this study can be applied in Banyumas’s government to improve the quality of financial report through improved the comprehension of government accounting standards, the competence of human resources and the implementation of regional management information systems.
1418717523E1A012276ANALISIS NORMATIF KEWENANGAN DAERAH DI BIDANG PERTANAHANPenelitian ini merupakan kajian mendalam yang berkaitan dengan kewenangan pemerintah daerah di bidang pertanahan. Tujuan yang hendak dicapai dengan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kewenangan pemerintah daerah di bidang pertanahan berdasarkan UUD 1945, UU No. 5 Tahun 1960 tentang UUPA, UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dengan teori – teori dan asas pemerintahan daerah yaitu desentralisasi, dekonsentralisasi dan tugas pembantuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum skunder. Metode analisis dalam penlitian ini adalah normatif kuantitatif.
Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : kewenangan pemerintah daerah di bidang pertanahan adalah menyangkut : pemberian izin, penyelenggaraan pengadaan tanah untuk pembangunan, penyelesaian sengketa tanah garapan, penyelesaian ganti kerugian dan santunan tanah untuk pembangunan, penetapan subjek dan objek retibusi tanah, penetapan dan penyelesaian tanah ulayat, pemanfaatan dan penyelesaian masalah tanah kosong, pemberian izin membuka tanah, dan perencanaan penggunaan tanah wilayah Kabupaten/Kota. Berdasarkan asas dekonsentrasi kewenangan daerah di bidang pertanahan tetap menjadi kewenangan pusat, yang dapat dilaksanakan oleh gubernur sebagai wakil pemerintah pusat/instansi vertikal/BPN, yang berhubungan dengan perencanaan, pelaksanaan maupun pembiayaan. Di dalam asas tugas pembantuan kewenangan daerah di bidang pertanahan tetap merupakan kewenangan pusat asas ini mengedepankan kewenangan untuk mencapai kemanfaatan artinya agar segala kebutuhan masyarakat yang ada di pusat maupun didaerah dapat terpenuhi secara menyeluruh yang pada akhirnya akan tercapai sistem pemerintahan yang baik dalam negara kesatuan Republik Indonesia.
This study is an in-depth study with is be related to local authorities in the land sector. Goals to be achieved in the presence of this study is to investigate and analyze the local authorities in the area of land under the 1945 Constitution, Law No. 5 of 1960 about Agrarian Law, Law No. 23 of 2014 about Regional Government with the theory - theory and principles of local governance is decentralization, deconcentration and co-administration. The method used in this research is normative juridical, with the specification of descriptive analytical research. The data used is primary legal materials and secondary legal materials. The method of analysis in this penlitian is normative quantitative.
Results of research and discussion, it can be concluded that: local authorities in the land sector is concerned: licensing, implementation of land acquisition for development, dispute resolution arable land, settlement of indemnity and compensation of land for development, determination of subject and object retibusi soil, determination and settlement communal land, utilization and problem resolution wasteland, granting permission to open land, land use planning and regency / city. Based on the principle of deconcentration the local authorities in the land sector remains a central authority, which can be implemented by the governor as the representative of the central government / vertical institution / BPN, which is associated with the planning, implementation and financing. In the co-administration principle regional authority in the land sector remains a central authority this principle puts the power to reach expediency means that all the needs of the communities in the central and area can be met as a whole that will ultimately achieve good governance within the unitary state Republic of Indonesia.
1418817559E1A112086KEEFEKTIFAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN JABATAN UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN PEGAWAI NEGERI SIPIL BERKUALITAS DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN BANYUMASPendidikan dan pelatihan jabatan bagi pegawai negeri sipil merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengembangkan kompetensi pegawai. Mengembangkan kompetensi pegawai negeri sipil merupakan hak pegawai untuk menunjang kinerja dalam melaksanakan pelayanan di masyarakat. Keefektifan pendidikan dan pelatihan yang dilakukan oleh pegawai negeri sipil
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan penelitian yuridis normatif, spesifikasi penelitian deskriptif, sumber data dari data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data wawancara dan studi kepustakaan, teknik analisis bahan deskriptif naratif dan penyajian bahan normatif kualitatif.
Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa keefektifan pegawai negeri sipil di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Banyumas pasca mengikuti pendidikan dan pelatihan dapat terlihat dari kinerja pegawai negeri sipil tersebut, pada dasarnya untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan sikap pegawai agar dapat memberikan pelayan yang prima kepada masyarakat. Penilaian pegawai negeri sipil yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan masih secara masih subyektif karena tidak adanya tolak ukur standar tentang keberhasilan pasca pegawai negeri sipil mengikuti pendidikan dan pelatihan. Kendala dalam pemenuhan kebutuhan pegawai negeri sipil yang berkualitas di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Banyumas yaitu belum bisa dilakukan karena setiap pegawai negeri sipil yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan jabatan tidak memiliki sertifikasi kompetensi.

Education and training office for government employees is an effort that is done by the government to develop employees’ competence. Developing employees’ competence is the right of employees to support their performance in of services in the public. The effectiveness of education and training that is done by the government employees.
The research method which is used in this research uses research approaching the normative juridical, specification of descriptive research, the resource of the data from primary data and seconded data, data collection interview technique and study of literature, descriptive narrative materials analysis techniques and presentation material qualitative normative.
The conclusion from this research is the effectiveness of government employees in Banyumas regional employment board after followed education and training can be seen from their performance, basically to improve knowledge, expertise, skill and employee attitudes in order to provide excellent service to the people. The rating of government employees who has joined education and training is still subjective because there is no standard benchmark about the success after the government employees followed education and training. The obstacle to fulfill government employees’ quality in Banyumas regional employment board because they who have joined education and training office do not have certification of competence.
1418917528C1L012041THE INFLUENCE OF TAXPAYER AWARENESS, TAX AUTHORITIES SERVICE, TAXPAYER KNOWLEDGE, AND TAX PENALTY TOWARD INDIVIDUAL TAXPAYER COMPLIANCE WHO UNDERTAKES THE BUSINESS ACTIVITY AND INDEPENDENT PERSONAL SERVICEBeberapa fenomena kasus-kasus yang terjadi dalam dunia perpajakan Indonesia belakangan ini membuat masyarakat dan wajib pajak khawatir untuk membayar pajak. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kepatuhan wajib pajak, karena para wajib pajak tidak ingin pajak yang telah dibayarkan disalahgunakan oleh aparat pajak itu sendiri. Masalah kepatuhan tersebut menjadi kendala dalam pemaksimalan penerimaan pajak. Penelitian ini mengkaji tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha dan pekerjaan bebas dengan menggunakan beberapa variabel bebas seperti kesadaran wajib pajak, pelayanan fiskus, pengetahuan wajib pajak dan sanksi pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kesadaran wajib pajak, pelayanan fiskus, pengetahuan wajib pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha dan pekerjaan bebas. Populasi dalam penelitian ini adalah para wajib pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha dan pekerjan bebas. Berdasarkan data dari KPP Pratama Cibinong, hingga akhir tahun 2015 terdapat 7.544 wajib pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha dan pekerjan bebas. Tidak semua jumlah tersebut menjadi objek dalam penelitian ini guna efisiensi waktu dan biaya. Oleh sebab itu dilakukan pengambilan sampel. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel ditentukan sebanyak 99 orang. Metode pengumpulan data yang dipakai adalah dengan metode survei dengan menggunakan media kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh kesimpulan bahwa kesadaran wajib pajak, pelayanan fiskus, pengetahuan wajib pajak dan sanksi pajak memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
Several phenomena of cases occurred in the taxation world recently cause society and taxpayers are worried to pay tax. That condition can influence the taxpayer compliance, because taxpayers do not want the paid tax will be misused by the tax authorities itself. The compliance problem becomes an obstacle in optimizing the tax revenue. This study examines the level of compliance of individual taxpayer who undertakes the business activity and independent personal service by using several independent variables such as taxpayer awareness, tax authorities service, taxpayer knowledge and tax penalty. The purpose of this study was to analyze taxpayer awareness, tax authorities service, taxpayer knowledge, and tax penalty toward individual taxpayer compliance who undertakes the business activity and independent personal service.The population of this study is individual taxpayer who undertakes the business activity and independent personal service. Based on data from the KPP Pratama Cibinong, until the end of 2015 there were 7.544 individual taxpayer who undertakes the business activity and independent personal service. Not all population have been used in this study to the time and cost efficiency. Therefore, carried out the sampling. Sampling was done by purposive sampling method. The number of sample is 99 taxpayers. Primary data collection method used is a survey method using questionnaires. Data analysis techniques used in this study is the technique of multiple regression analysis. Based on the results of analysis undertaken concluded that taxpayer awareness, tax authorities service, taxpayer knowledge, and tax penalty have a positive and significant effect toward taxpayer compliance.
1419017524C1C012125ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN
INFORMASI AKUNTANSI PADA UKM DI KABUPATEN BANYUMAS
(STUDI EMPIRIS PADA INDUSTRI BATIK DI SOKARAJA)
Ketidakmampuan penggunaan informasi akuntansi merupakan salah satu faktor utama yang menimbulkan permasalahan dan mengakibatkan kagagalan usaha kecil dan menengah dalam mengembangkan usaha. Penelitian ini melakukan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil dan menengah. Pengujian pengaruh skala usaha, motivasi, jenjang pendidikan, pelatihan akuntansi dan umur usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil dan menengah menggunakan analisis berganda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris tentang penggunaan informasi akuntansi usaha kecil dan menengah di Kabupaten Banyumas.
Populasi dalam penelitian ini berjumlah 40 UKM Batik di Sokaraja yang terdaftar di Dinperindagkop Kabupaten Banyumas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sensus. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup kepada manajar akuntansi atau pemilik UKM.
Hasil pengujian menunjukan bahwa secara simultan variabel skala usaha, motivasi, jenjang pendidikan, pelatihan akuntansi dan umur usaha mempengaruhi penggunaan informasi akuntansi. Dan secara parsial kecuali variabel umur usaha mempengaruhi penggunaan informasi akuntansi.
The inability of accounting information application is one of the main factors that cause problems and lead the bankruptcy of small and medium sized enterprises (SMEs) to develop the business. This research conducted a study of which factors influencing on accounting information application at the SMEs. The investigaton on influence of business scale, motivation, owner education, training on accounting, and firm age on accounting information application of small and medium enterprises used multi regresion analysis. The objective of this study was to provide empirical evidence of accaounting information application at small and medium enterprises in Banyumas Regency.
The population in this study were amounted to 40 SMEs Batik on Sokaraja that listed on Dinperindagkop Banyumas Regency. The sampling technique in this study using census method. Data collection method were used in this study isclosed-ended questionnaire to accounting manager or owner of small and medium enterprises.
The result shows that simultaneously business scale, motivation, owner education, training on accounting, and firm age influence on the accounting information application of small and medium enterprises. All of the variable except firm age influence on the accounting information application SMEs.
1419117525D1E013235KADAR PROTEIN KASAR, SERAT KASAR, DAN BAHAN ORGANIK PAKAN DENGAN SUBTITUSI BUNGKIL KEDELAI OLEH TEPUNG DAUN WARU DALAM KONSENTRAT RUMINANSIATujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh subsitusi bungkil kedelai oleh tepung daun waru dalam pakan ternak ruminanasia terhadap kadar protein kasar, serat kasar dan bahan organik. Perlakuan yang diuji adalah subsitusi bungkil kedelai oleh level tepung daun waru pada pakan ternak ruminansia berturut-turut yaitu 0; 0,1; 0,2; 0,3 dan 0,4 %. Penelitian menggunakan metode eksperimental yang dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan, masing-masing perlakuan terdiri dari empat ulangan. Peubah yang diamati adalah kadar protein kasar, serat kasar dan bahan organik. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan subsitusi bungkil kedelai oleh tepung daun waru berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap kadar protein kasar, serat kasar dan bahan organik. Rataan kadar protein kasar untuk masing-masing perlakuan adalah 18,79; 17,79; 16,94; 16,65 dan 16,00 %, untuk rataan kadar serat kasar adalah 15,53; 16,85; 17,76; 18,10 dan 18,68 % dan rataan kadar bahan organik adalah 89,86; 90,38; 91,13; 91,96 dan 92,75 %. Kesimpulan penelitian ini adalah daun waru dapat menggantikan bahan ransum ternak ruminansia dan dapat meningkatkan kadar serat kasar dan bahan organik, serta menurunkan kadar protein kasar.

Kata Kunci: subsitusi bungkil kedelai, ransum ternak
The aim of this study was to determine the effect of subtitution of soy bean meal by Hibiscus tiliaceus leaf meal in ruminant concentrate on crude protein, crude fiber and organic matter of feed. The treatments of this study were substitution of soy bean meal by Hibiscus tiliaceus leaf meal at levels of 0; 0.1; 0.2; 0.3 and 0.4% in ruminant concentrate. The method used was experimental method using Completely Randomized Design (CRD) with five of treatments, each treatment consisted of four replications. Variables measured were crude protein, crude fiber and organic matter of feed. The analysis of variance showed that the treatments affect significantly (P<0.01) the crude protein, crude fiber and organic matter of feed. The average of crude protein were 18.79; 17.79; 16.94; 16.65 and 16.00%, the average of crude fiber were 15.53; 16.85; 17.76; 18.10 and 18.68% and the average of organic matter were 89.86; 90.38; 91.13; 91.96 and 92.75%. The conclusion of this research was that Hibiscus tiliaceus leaf can substitution soy bean meal in ruminant ratio increased the crude fiber and organic matter, and decreased the crude protein of feed.

Key words : subtitution of soy bean meal, ruminant ration
1419217526H1B013042MODEL DINAMIKA NUTRISI PADA LAHAN SAWAH DENGAN WAKTU TUNDA PADA PROSES DEKOMPOSISINutrisi yang dibutuhkan tanaman diperoleh dari unsur hara. Unsur hara yang tersedia dalam tanah kemudian diserap oleh akar tanaman (uptake), tercuci oleh air (leaching), dan menguap ke udara (volatilized). Unsur hara dapat diperoleh dari proses dekomposisi bahan organik. Proses dekomposisi membutuhkan waktu yang bervariasi untuk mengubah bahan organik menjadi unsur hara. Oleh karena itu, tingkat dekomposisi bahan organik dapat diasumsikan sebagai fungsi waktu tunda, dengan waktu tunda tersebut adalah waktu yang dibutuhkan untuk mendekomposisikan bahan organik menjadi unsur hara yang siap serap. Pada penelitian ini dikaji model dinamika nutrisi pada lahan sawah dengan waktu tunda pada proses dekomposisi yang berupa sistem persamaan diferensial linier. Kemudian, model tersebut diselesaikan dengan metode transformasi Laplace. Selanjutnya dilakukan aplikasi model untuk unsur hara makro nitrogen (N) pada empat perlakuan berbeda pada tanah sawah, yaitu: perlakuan tanpa MOL, MOL keong, MOL rebung, dan MOL EM4. Berdasarkan aplikasi, diperoleh bahwa perlakuan terbaik adalah MOL EM4 yang meningkatkan konsentrasi nitrogen siap serap untuk tanaman dan masih menyimpan nitrogen dalam bentuk organik untuk penanaman selanjutnya.Nutrition needed by plants is obtained from soil nutrient. Then, available soil nutrient in the land is uptaked by plant’s root, leached by water, and volatilized into the air. Soil nutrient can be obtained from decomposition process of organic materials. Decomposition process takes on various time to convert organic materials into available soil nutrient. Therefore, the rate of decomposition of organic materials can be assumed to be a function of time delay, which the time delay is the time required to decompose organic materials into available soil nutrient. This research discussed the dynamic models of nutrients in paddy field with time delay on decomposition process in linear differential equations form. Then the model was solved by Laplace transformation method. Futhermore, the application of the models for soil macro nutrients, nitrogen (N), on four different treatment on paddy soil, namely: without MOL, snail MOL, bamboo shoot MOL, and EM4 MOL treatment. Based on the application, showed that the best treatment is EM4 MOL treatment which increases the concentration of available nitrogen for plant and still keeps nitrogen in organic form for next planting.
1419318363F1I012024Motivasi Arab Saudi Dalam Pembentukan Islamic Military Alliance to Fight Terrorism Tahun 2015 Menurut Perspektif SekuritisasiKeputusan Arab Saudi melalui Menteri Pertahanan Muhammad bin Salman untuk membentuk aliansi militer kontraterorisme atas 34 negara yang mayoritas beragama Islam pada 15 Desember 2015 menimbulkan pro dan kontra di antara negara anggota karena terindikasi proses pembentukan aliansi dilakukan secara sepihak oleh Arab Saudi tanpa proses komunikasi diplomatik yang terlegitimasi dengan negara anggota yang dinyatakan bergabung dalam aliansi. Di sisi lain, Arab Saudi mengklaim bahwa akan ada koordinasi lebih lanjut tentang aliansi yang tidak mutlak bersifat militeristik ini. Berlandaskan konsep persepsi ancaman dan teori sekuritisasi, motivasi Arab Saudi dalam pembentukan Islamic Military Alliance to Fight Terrorism tahun 2015 adalah untuk memberdayakan dan melegitimasi kekuatan pertahanan Arab Saudi, dengan mengklaim peningkatan ancaman terorisme terhadap Arab Saudi di kawasan Timur Tengah yang melemahkan power Arab Saudi sehingga Arab Saudi memanfaatkan identitas bersama (shared identity) khususnya identitas agama Islam Sunni untuk mengupayakan bantuan dan kerja sama negara lain. Hanya saja, ancaman terorisme tidak sepenuhnya riil, sementara Arab Saudi dihadapkan pada ancaman nonmiliter lain pada tahun 2015.Saudi Arabia's decision through Defense Minister Muhammad bin Salman to form a counterterrorism military alliance on 34 Muslim-majority countries on December 15, 2015 raised pros and cons among member states as it indicates an unilateral alliance formation process by Saudi Arabia without a legitimate diplomatic communication process with member states declared to join the alliance. On the other hand, Saudi Arabia claimed that there will be further coordination within the alliance which is not absolutely militaristic. Based on the concept of threat perception and securitization theory, Saudi Arabia's motivation in establishing Islamic Military Alliance to Fight Terrorism in 2015 is to empower and legitimize Saudi defense forces by claiming an increased threat of terrorism against Saudi Arabia in the Middle East that weakens Saudi Arabia's power so Arab Saudi take advantage of shared identity, especially Sunni Islamic religious identity to seek assistance and cooperation of other countries. However, the threat of terrorism is not utterly real, while Saudi Arabia faced other real non-military threats by 2015.
1419417463D1E012322PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN HARGA SAPI POTONG PADA BANGSA UNTUK TARGET PASAR YANG BERBEDA DI KELOMPOK TANI TERNAK LEMBUSARI KABUPATEN CILACAPTujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan produksi bobot badan sapi potong pada setiap bangsa, mengetahui harga bobot hidup sapi potong pada periode Idul Adha dan non Idul Adha pada setiap bangsa di kelompok tani ternak Lembusari Kabupaten Cilacap. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis statistik deskriptif, analisis varian dan uji t. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa nilai rataan PBBH pada periode non Idul Adha 0,80±0,35 kg. PBBH pada saat periode Idul Adha 0,60±0,40 kg. Pertumbuhan bobot badan sapi Brahman 0,85±0,5 kg, sapi Bali 0,6±0,3 kg, sapi Limousin 1,0±0,3 kg, sapi Simental 0,9±0,3 kg, sapi PO 0,8±0,4 kg dan sapi Madura 0,5±0,3 kg. Berdasarkan hasil analisis variansi, terdapat perbedaan PBBH yang sangat nyata (P<0,05) terhadap bangsa sapi yang dipelihara. Berdasarkan hasil analisis uji t, menunjukan bahwa terdapat perbedaan PBBH sapi pada periode Idul Adha dan non Idul Adha. Dapat disimpulkan bahwa PBBH non Idul Adha lebih baik dari PBBH Idul Adha.The aim of the research was to find out the average live weight gain (ADG) of cattle of different breeds, and to know the price per kg live weight of the cattle in the period of Eid Al-Adha and non Eid Al-Adha in each breeds of Lembusari livestock group of Cilacap Regency. The research objective was the Lembusari livestock group of Cilacap Regency. Collected data were analyzed using descriptive statistics analysis, variant analysis, and t test. The result of descriptive analysis showed ADG in non Eid Al-Adha period was 0.80 ± 0.35 kg/day. While, ADG during Eid Al-Adha period was 0.60 ± 0.40 kg/d. The ADG of Brahman was 0.85 ± 0.5 kg/d, Bali cattle was 0.6±0.3 kg/d, Limousin was 1.0 ± 0.3 kg/d, Simental was 0.9 ± 0.3 kg/d, PO cattle was 0.8 ± 0.4 kg/d, and Madura cattle was 0.5 ± 0.3 kg/d. Based on the result of variant analysis showed significant difference (P<0.05) in ADG of different breeds. t test analysis showed the difference of ADG between the period of Eid Al-Adha and non Eid Al-Adha. In conclusion, ADG the period of non Eid Al-Adha is better than Eid Al- Adha.
1419517531D1E013152EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP MCV, MCH, DAN MCHC
DARAH KELINCI YANG TERINFEKSI KOKSIDIOSIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang putih (Allium sativum) dan mengetahui dosis ekstrak bawang putih yang paling efektif terkait MCV, MCH, dan MCHC darah kelinci yang terinfeksi koksidiosis. Materi yang digunakan dalam penelitian ini antara lain kelinci peranakan rex jantan yang terinfeksi koksidiosis umur 2 bulan bobot ±650 g sejumlah 25 ekor, ekstrak bawang putih, larutan EDTA 10%, darah kelinci, betadine, kapas, alkohol, mikroskop, double object glass, spuit, termos es, mikrohematokrit, mikrosentrifuse, lilin penyumbat, pipet eritrosit, pipet sahli, tabung hemometer dan skala hematokrit. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 5 perlakuan dan 5 ulangan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Perlakuan yang diuji coba yaitu D0 dosis 0 mg/kg bobot badan ekstrak bawang putih, D1 dosis 10 mg/kg bobot badan ekstrak bawang putih, D2 dosis 20 mg/kg bobot badan ekstrak bawang putih, D3 dosis 40 mg/kg bobot badan ekstrak bawang putih, dan D4 dosis 80 mg/kg bobot badan ekstrak bawang putih. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih (Allium sativum) tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap MCV, MCH, dan MCHC darah kelinci yang terinfeksi koksidiosis.The purposes of this research were to asses the effect of garlic extract (Allium sativum) and to measure the most effective dose to improve MCV, MCH, and MCHC of rabbit’s blood infected with coccidiosis. The materials used in this study included the males rex rabbit infected with coccidiosis aged 2 months weight ±650 g amount of 25 animals, garlic extract, EDTA solution 10%, rabbit’s blood, betadine, cotton, alcohol, microscope, double object glass, syringes, ice bucket, microhematokrit, mikrosentrifuse, critoseal, erythrocyte pipette, sahli pipette, hemometer tube and hematocrit scale. The method used was Completely Randomized Design (CRD) using 5 treatments and 5 replicates with a further test of Honestly Significant Difference (HSD). The treatments that were tested, namely D0 dose of 0 mg/kg body weight of garlic extract, D1 dose of 10 mg/kg body weight of garlic extract, D2 dose of 20 mg/kg body weight of garlic extract, D3 dose of 40 mg/kg body weight of garlic extract and D4 dose of 80 mg/kg body weight of garlic extract. Data were analyzed using analysis of variance. The results showed that the garlic extract (Allium sativum) did not significantly (P>0.05) affect to increase MCV, MCH, and MCHC of rabbit’s blood infected with coccidiosis.
1419617532E1A012367IMPLEMENTASI REFORMASI HUKUM DALAM PENGELOLAAN BARANG BUKTI DI KEPOLISAN GARUTABSTRAK
Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana merupakan salah satu acuan dalam beracara untuk menangani perkara-perkara hukum pidana. Tahap penyitaan barang bukti dilakukan oleh penyidik. Pengelolaan barang bukti merupakan bagian yang penting dalam rangkaian tahapan-tahapan yang harus dilalui dalam mengungkap suatu kasus telah terbukti atau tidaknya dugaan telah terjadinya suatu tindak pidana. Oleh karena itu keberadaan penyitaan barang bukti yang dilakukan oleh penyidik dan pengelolaan barang bukti tidak dapat dikesampingkan dari adanya ketentuan perundang-undangan yang mengatur mengenai tindak pidana.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi reformasi pengelolaaan barang bukti yang disita di Polres Garut dan hambatan-hambatan yang ditemui dalam penerapan reformasi hukum dalam penyidik yang melakukan penyitaan barang bukti serta dalam pengelolaan barang bukti di Polres Garut.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis dan menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif. Metode analisis data menggunakan normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian, implementasi reformasi hukum dalam pengelolaan barang bukti di Polres Garut dalam prakteknya belum tersentuh reformasi hukum sebagaimana yang telah dilakukan oleh pemerintah melalui tiga paket kebijakan yaitu budaya hukum, regulasi, dan penegak hukum, salah satunya yang menjadi prioritas memberantas pungutan liar dengan terbentuknya satgas saber pungli di Kabupaten Garut lamban dalam pelantikan struktur organisasi. hal itu dibuktikan dengan baru terbentuknya pada tanggal 16 januari 2017 dan Faktor penghambat implementasi reformasi hukum dalam pengelolaan barang bukti di Polres Garut yaitu tidak ada transparansi pengelolaan barang bukti, kurangnya SDM dalam pengelolaan barang bukti serta kesadaran hukum masyarkat kurang.
ABSTRACK
The Book of the Law of Criminal Procedure is a reference in the proceedings to deal with matters of criminal law. Confiscation phase of evidence conducted by investigators. Management of evidence is an important part in a stages that must be passed in uncovering a case that has been proven wether or not the occurrence of a crime. Therefore, the existence confiscation of evidence conducted by investigators and its management can not be excluded from the provisions of the legislation that governing criminal acts.
This research aims to determine the implementation of evidence management reforms confiscated in Garut police and the obstacles in the implementation of legal reforms in the investigator conducting the evidence confiscation and the management of evidence in Garut police.
The method used in this research is the socio-juridical and use descriptive research specifications. Data analysis using qualitative normative.
Based on the research, the implementation of legal reforms in the management of evidence in Garut police in practice has not been touched by the legal reforms as done as the government do through three policy packages, that is cultural laws, regulations, and law enforcement officers, one of them being priority is to fight against illegal charges by the establishment of illegal charge cleans task force in Garut sluggish in the inauguration of the organizational structure. It is proved by the new formation on January 16, 2017 and the obstacle factors of legal reforms implementation in the management of evidence in Garut police are no transparency in management of evidence, less human resources in the management of evidence and less legal awareness of the community.
1419717499D1E012192PERBEDAAN TARAF INULIN DAN LAMA INKUBASI TERHADAP pH, TOTAL ASAM TERTITRASI DAN VISKOSITAS DADIH SUSU KAMBING
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan inulin dan lama inkubasi yang berbeda terhadap pH, total asam tertitrasi dan viskositas dadih susu kambing. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 3 sampai 17 Januari 2017 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan dan Laboratorium Farmasetika, Jurusan Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial. Terdapat sembilan perlakuan dengan tiga kali ulangan. Peubah yang diukur, yaitu pH, total asam tertitrasi dan viskositas. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dan uji orthogonal polynomial. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa taraf inulin dan lama inkubasi mempengaruhi pH, TAT dan viskositas, akan tetapi interaksi taraf inulin dan lama inkubasi tidak mempengaruhi pH dan TAT dadih susu kambing. Sedangkan interaksi taraf inulin dan lama inkubasi mempengaruhi viskositas dadih susu kambing. Oleh karena itu, dapat direkomendasikan dalam proses pembuatan dadih susu kambing perlu ditambahkan inulin melalui penambahan bahan-bahan yang mengandung inulin dan diinkubasi selama 42 jam dengan inkubator sehingga dadih yang dihasilkan memiliki kualitas (pH, TAT dan viskositas) yang cukup baik. Dadih yang berkualitas lebih baik akan lebih diterima oleh konsumen. The research aimed to review the effect of different inulin addition and length of incubation toward pH, titrable acidity, and viscocity of goat’s milk dadih. The research conducted from January 3rd to 17th 2017 in Livestock Product Technology Laboratory, Animal Science Faculty and Pharmaceutical Laboratory, Pharmacy Department, Health Science Faculty of Jenderal Soedirman University, Purwokerto. This study used an experimental method by using factorial Completely Randomized Design (CRD). There were nine treatments and three replications. The variabels measured were the pH, titrable acidity, and viscosity. Data were analyzed using analysis of variance and orthogonal polynomial test. Based on this research, inulin level and length of incubation affected pH, titrable acidity and viscosity, but the interaction between inulin and length of incubation didn’t affect pH and titrable acidity of goat milk’s dadih. While, interaction between inulin level and length of incubation affected viscosity. Therefore, could be recommended in making process of goat’s milk dadih, necessarily adding inulin of inulin source ingredients and incubated thorough 42 hours by incubator so that dadih produced get the well quality (pH, titrable acidity and viscosity). The better quality of dadih will be more acceptable by consument.
1419817519E1A011064PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM TRANSAKSI JUAL-BELI ONLINE DI LAZADA.CO.ID BERDASARKAN BARANG YANG TIDAK SESUAI PEMESANAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN.Penelitian ini mengambil judul “Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Transaksi Jual-Beli Online di Lazada.co.id Berdasarkan Barang Yang Tidak Sesuai Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.” Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah mengenai hak-hak dari konsumen dan bagaimana tanggung jawab Lazada selaku pelaku usaha ditinjau dan dilihat dari Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan metode penyajian data dilakukan secara uraian yang disusun sistematis mengikuti alur sistematika pembahasan dan analisis data yuridis kualitatif.

Hasil penelitian menunjukan bahwa pihak Lazada Indonesia secara tidak langsung telah terbukti melanggar Pasal 4 huruf (b) dan (c) Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Namun dilain sisi pihak Lazada Indonesia juga telah beritikad baik menyelesaikan permasalahannya secara damai dengan memberikan kompensasi atau ganti rugi kepada konsumen sesuai yang tertuang dalam Pasal 4 huruf (h), Pasal 7 huruf (g), dan Pasal 19 Undang-Undang Perlindungan Konsumen.
This research takes the title "legal protection of the consumer in the Online Transaction Lazada.co.id based on goods that are not appropriate according to Act No. 8 of 1999 on the protection of the consumer." The issues examined in this study is about the rights of consumers and how responsibility Lazada as businessmen reviewed and seen from Act No. 8 of 1999 on the protection of consumers.

This research uses the juridical normative approach method with descriptive research specifications. The source of the legal materials in use are primary data and secondary data by the method of presentation of the data is done in a description drawn up systematically follow systematic discussion of qualitative data analysis and juridical.

The research results showed that the Lazada Indonesia indirectly has proven to violate article 4 subparagraph (b) and (c) the consumer protection act. But on the other side of the parties in Indonesia have also been Lazada good intentioned resolving the issue peacefully by granting compensation or redress to consumers as enshrined in article 4 subparagraph (h), article 7 (g) UUPK, and article 19 of the consumer protection act.
1419917534E1A012264PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA OLEH BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN PURBALINGGATujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pencegahan tindak pidana penyalahgunaan narkotika oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Purbalingga dan untuk mengetahui serta menjelaskan mengenai faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambatnya.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara melakukan wawancara, studi kepustakaan dan studi dokumen serta menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Lokasi penelitian adalah di Kantor Badan Narkotika Kabupaten Purbalingga.
Hasil penelitian yang dilakukan memberikan gambaran bahwa dalam melaksanakan tugas pencegahan penyalahgunaan narkotika di wilayah Purbalingga dapat digambarkan bahwa tugas-tugas tersebut meliputi : kewajiban melakukan P4GN, melakukan koordinasi dengan Kepolisian dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkotika, koordinasi dengan instansi terkait penyuluhan, penerangan dan pendidikan. Disamping itu penulis juga melakukan penelaahan tentang faktor-faktor yang menjadi penghambat atau mempengaruhi BNK Purbalingga dalam menjalankan tugasnya. Faktor-faktor tersebut meliputi : faktor hukumnya sendiri yaitu undang-undang, faktor penegak hukum yaitu pihak-pihak yang membentuk maupun menerapkan hukum, faktor sarana dan prasaran yang mendukung penegakan hukum, faktor masyarakat yakni lingkungan di mana hukum tersebut berlaku atau diterapkan, faktor kebudayaan yakni sebagai nilai-nilai yang didasarkan pada hukum.
Purpose of the research is to means prevention of narcotics abuse criminal offence of Purbalingga Narcotics Agency National and to find out and explain about what the factors are to be inhibiting.
The research method used ini this study is to interview, lieratur study and study the documentation and used juridical sociological method approach. The location of this research is in the office of Purbalingga Narcotics Agency National.
Result of research conducted suggest that in carriying out the duties of prevention narcotic abuse in Purbalingga can explain these task include : to do P4GN obligation, to coordinate with the Police in context of substance abuse prevention of narcotics, coordination eith relevant agencies of illumination, explanation, and education. In addition, the aothors also conducted a review of the factors that become barriers or affecting Purbalingga narcotics Agency in carrying out their duties. These factors include : factors which its own legislation, law enforcement factor is the parties who estabilish or apply the law, the factor means or facilities that support the rule implemented, namely curtural factor as a values who in basing in the law.
1420017536B1J012069KEMAMPUAN ISOLAT Actinomycetes dari Rizosfer Sonneratia sp. di Segara Anakan Cilacap dalam MENGHASILKAN SENYAWA ANTIBAKTERI Escherichia coli dan Staphylococcus aureusActinomycetes merupakan bakteri Gram positif penghasil utama antibiotik yang dapat diisolasi dari berbagai habitat salah satunya adalah rizosfer tumbuhan mangrove Sonneratia sp di Segara Anakan Cilacap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat Actinomycetes dari rizosfer tumbuhan Sonneratia sp. yang mampu menghambat pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dan mengetahui karakteristik senyawa antibakteri yang dihasilkannya. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 10 isolat Actinomycetes yang terdiri atas 8 isolat dari lokasi E40 dan 2 isolat dari lokasi E46 hutan mangrove Segara Anakan, Cilacap. Isolat SnrE403 menunjukkan kemampuan penghambatan lebih tinggi daripada isolat lainnya terhadap bakteri patogen uji, baik dengan metode difusi maupun dilusi. Konsentrasi ekstrak kasar 100% menghasilkan diameter zona hambat 10 mm dan 13 mm terhadap S. aureus dan E. coli. Penghambatan minimal ekstrak isolat SnrE403 terhadap pertumbuhan bakteri patogen uji secara dilusi mulai terjadi pada konsentrasi 20%. Hasil bioautografi menunjukkan bahwa senyawa aktif yang menghambat E. coli memiliki nilai Rf sebesar 0,67 cm dalam pelarut asam asetat dan akuades (1:2).Actinomycetes is Gram-positive bacteria that have ability to producing antibiotics. Actinomycetes can be isolated from rhizosphere of mangrove plants. Sonneratia sp. is one of mangrove plants in Segara Anakan, Cilacap that have potential source of Actinomycetes. The purposes of this study were to isolate Actinomycetes from Sonneratia sp rhizosphere, which is able to inhibit the growth of Escherichia coli and Staphylococcus aureus and knowing the characteristics of the antibacterial compounds. The research results found 10 isolates of Actinomycetes which were consist of 8 isolates from E40 and 2 isolates from E46 Segara Anakan spots. Isolate SnrE403 showed the highest inhibition to bacterial pathogens by dilution and difution test. The 100% concentration of crude extract have highest inhibition zone diameter (10 mm and 13 mm against S. aureus and E. coli). Minimal inhibitory concentration of SnrE403 isolates extract on the growth of pathogenic bacteria in the dilution test started at a concentration of 20%. Bioautography results showed that the active compounds which inhibit E. coli has 0,67 of Rf value in the acetic acid and distilled water solvent (1: 2).