Home
Login.
Artikelilmiahs
17831
Update
AI LELLY ROSMAYA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH TERAPI AFIRMASI POSITIF TERHADAP KECEMASAN PASIEN DIABETES MELLITUS DI PERSATUAN DIABETES INDONESIA (PERSADIA) CABANG PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Individu yang menderita Diabetes Mellitus (DM) akan mengalami kecemasan dengan segala yang berhubungan dengan penyakitnya. Kecemasan tersebut menimbulkan pikiran negatif yang mengganggu dan dapat mempengaruhi kadar gula darah pasien. Oleh karena itu perlu adanya intervensi untuk mengubah pikiran negatif menjadi pikiran positif agar kecemasan pasien menurun. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi afirmasi positif terhadap kecemasan pasien DM di Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Purbalingga. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan pendekatan non randomized pretest-posttest with control group design. Jumlah sampel 30 responden, terbagi menjadi 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Kecemasan diukur menggunakan instrumen STAI, dimana kecemasan akan dibedakan menjadi state anxiety dan trait anxiety. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi rata-rata skor state axiety (46,40) menurun menjadi (38,80) dan trait anxiety (46,87) menjadi (41,20). Hasil uji independent t test menunjukkan untuk state anxiety (p=0,019) dan trait anxiety (p=0,001) yang berarti terdapat perbedaan penurunan kecemasan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Terapi afirmasi positif efektif menurunkan kecemasan (state anxiety maupun trait anxiety) pada penderita DM.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: People with Diabetes Mellitus (DM) will feel anxiety relates to their disease. An anxiety will become a negative thinking that may has a bad effects and disturb patient’s blood sugar level. Therefore, an intervention is needed to change a negative thinking to positive thinking. Goals: This research was to determine the effect of positive affirmation therapy on anxiety of diabetes mellitus patients in Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Purbalingga. Methods: This research was a quasy experiment with non randomized pre-test post-test with control group design. The sample was 30 respondents which divided into 2 groups, intervention and control group. The sampling method was consecutive sampling. Anxiety level was measured by STAI instrument which divided into state anxiety dan trait anxiety. Results: This research showed that in intervention group mean of state anxiety was (46,40) down become (38,80) and trait anxiety (46,87) become (41,20). Results of Independent t test there were a significant state anxiety (p=0,019) and trait anxiety (p=0,001), showed that there were a different of anxiety level reduction between intervention and control group. Conclusion: Positive affirmation therapy effective to decreased an anxiety level (state anxiety and trait anxiety) among the DM patients.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save