Artikelilmiahs

Menampilkan 13.161-13.180 dari 49.632 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1316116497F1A012023Peran Orang Tua Siswa SMA di Kabupaten Banyumas dalam Rangka Pencegahan HIV/AIDS
HIV/AIDS merupakan penyakit menular seksual yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. HIV sendiri singkatan dari Human Immunodeficiency Virus sedangkan AIDS singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit ini bekerja dengan cara menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga manusia lebih rentan terkena berbagai macam jenis penyakit. Penularannya sendiri bisa melalui berbagai macam cara seperti : Menggunakan jarum suntik yang telah terinfeksi HIV/AIDS, berhubungan seks dengan penderita HIV/AIDS, melakukan kontak darah dengan darah telah terinfeksi HIV/AIDS, dan lain-lain. Adapun langkah pencegahannya dengan cara menjauhi semua perilaku beresiko yang mampu menularkan HIV/AIDS tersebut. Selain itu peran dari semua pihak dibutuhkan dalam meminimalisir penyebaran penyakit HIV/AIDS termasuk para orang tua. Orang tua dituntut mampu memainkan perannya untuk dapat menghindari anaknya dari perilaku-perilaku menyimpang termasuk perilaku beresiko yang mengarah pada bentuk menularan HIV/AIDS terutama di Kabupaten Banyumas.Banyumas dipilih lantaran merupakan wilayah dengan jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak ketiga di Jawa Tengah. Dengan potensi tersebut maka penelitian ini berusaha untuk mengetahui bagaimana peran orang tua siswa SMA di Kabupaten Banyumas dalam rangka pencegahan HIV/AIDS. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif sehingga diharapkan mampu mengungkap pengalaman hubungan antara orang tua dan anak yang bersifat intersubyektif. Teknik penentuan informan dengan purposive sampling dimana peneliti mencari informan yang dianggap mampu mewakili setiap jawaban dari pertanyaan penelitian adapun informan terdiri dari para orang tua siswa SMA. Hasil penelitian tersebut ditemukan kesimpulan bahwa pendidikan agama, pendidikan seks, membangun interaksi dengan anak merupakan langkah-langkah yang cenderung diterapkan oleh para orang tua dalam menjaga anaknya dari bahaya HIV/AIDS. HIV / AIDS is a sexually transmitted disease that attacks the human immune system. HIV stands for Human Immunodeficiency Virus while AIDS stands for Acquired Immune Deficiency Syndrome. This disease works by attacking the human immune system so that humans are more susceptible to various kinds of diseases. The transmission can be in many ways such as: Using a syringe infected HIV / AIDS, doing sexual activity with HIV / AIDS, doing blood contact with blood infected HIV / AIDS, and others. As the prevention is staying out from all risky behaviors capable of transmitting HIV / AIDS. Besides the role of all parties is needed to minimize the spreading of HIV / AIDS, including the parents. Parents demanded to be able to play the role in order to avoid their children from deviant behaviors including risky behaviors that lead to HIV / AIDS, especially in Banyumas. Banyumas were chosen, since it is the third highest number of people with HIV / AIDS in Central Java. By this potential, this study tries to determine how the role of parents of high school students in Banyumas in order to prevent HIV / AIDS. This methodological research uses qualitative method that is expected to reveal the experience of the relationship between parents and children that are intersubjective. The determination technique of informants is done by purposive sampling where researchers are looking for informants who are considered capable of representating each answer from research questions while the informants are the parents of high school students. The conclusion of this study found that religious education, sex education, building interactions with children are the steps that are likely applied by parents to keep their children from the dangers of HIV / AIDS.
1316216499E1A009105GUGATANGANTI RUGIAKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM MELAKUKAN PENGGELAPAN ATAS BARANG-BARANG
(Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Ciamis
Nomor 11/Pdt.G/2013/PN.Cms)
GUGATANGANTI RUGIAKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM MELAKUKAN PENGGELAPAN ATAS BARANG-BARANG
(Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Ciamis
Nomor 11/Pdt.G/2013/PN.Cms)


Oleh :
NOVA MULYAWATI
E1A009105

Skripsi ini berjudul “GugatanGanti RugiAkibat Perbuatan Melawan Hukum Melakukan Penggelapan Atas Barang-Barang(Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Ciamis Nomor 11/Pdt.G/2013/PN.Cms)”.Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pertimbangan Hukum Hakim dalam mengkualifisir syarat-syaratperbuatan melawan hukum dan ganti kerugian akibat perbuatan melawanhukum dalam Putusan Pengadilan Negeri Ciamis Nomor 11/Pdt.G/2013/PN.Cms.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan hukum secara yuridis normatif,dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini sumber data yangdigunakan adalah data sekunder berupa Putusan Pengadilan Negeri Ciamis Nomor 11/Pdt.G/2013/PN.Cms, undang-undang serta buku-bukuliteratur yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Data yang diperolehdisajikan secara sistematis dan terperinci, dan analisis data dilakukan secaranormatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terhadap Putusan Pengadilan Negeri Ciamis Nomor 11/Pdt.G/2013/PN.Cms, dapat diambil kesimpulan bahwa Hakim dalam mengabulkan tuntutan ganti rugikarena penggelapan atas barang-barang berdasarkan Pasal 1365 KUPdt dalamPutusan Pengadilan Negeri Ciamis Nomor 11/Pdt.G/2013/PN.Cms, yakni adanya perbuatan melawan hukum, adanya kesalahan,adanya kerugian, dan adanyahubungan kausal antara perbuatan dan kerugian yang ditimbulkan. Hakim dalam mengabulkan besarnya tuntutan ganti rugi dalam Putusan Pengadilan Negeri Ciamis Nomor 11/Pdt.G/2013/PN.Cms, dalam hal ganti rugi terhadap perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Para Tergugat sudah tepat.Hakim menerima gugatan Penggugat sebagian yaitu perbuatan Para Tergugat merupakan perbuatan melawan hukum, menghukum para Tergugat secara tanggung renteng membayar kerugian kepada Penggugat sebesar Rp2.364.936.500,00 (dua miliyar tiga ratus enam puluh empat juta sembilan ratus tiga puluh enam ribu lima ratus rupiah)dan menolak gugatan Penggugat yang lainnya yaitu kerugian immateriil sebesar Rp500.000.000,000 (lima ratus juta rupiah) yang dialaminya, karena kerugian immateriil yang didalilkan oleh Penggugat tidak dapat dibuktikan di persidangan.
ABSTRACT

LAWSUIT DAMAGES CAUSED BY TORT EMBEZZLEMENT THE GOODS
(Review Juridical Ciamis District Court
No. 11 / Pdt.G / 2013 / PN.Cms)


by :
NOVA MULYAWATI
E1A009105


This thesis entitled "Claims Due Torts Conducting Embezzlement Up Goods (Judicial Review Ciamis District Court's Decision No. 11 / Pdt.G / 2013 / PN.Cms)". This study aims to determine the consideration mengkualifisir Law Judge in terms of tort and damages as a result of an unlawful act in Ciamis District Court's Decision No. 11 / Pdt.G / 2013 / PN.Cms.
This research used normative juridical legal approach, with specification of descriptive research. In this study the sources of data used are secondary data from Ciamis District Court's Decision No. 11 / Pdt.G / 2013 / PN.Cms, legislation and books on literature relating to research problems. The data obtained are presented in a systematic and detailed, and data analysis normatively.
Based on the results of research and discussion of Ciamis District Court's Decision No. 11 / Pdt.G / 2013 / PN.Cms, it can be concluded that the judge in granting claims for compensation for embezzlement of goods under Article 1365 KUPdt in Ciamis District Court No. 11 /Pdt.G/2013/PN.Cms, namely the existence of an unlawful act, their errors, their loss and the causal relationships between actions and any losses incurred. The judge in granting the amount of claims for compensation in Ciamis District Court's Decision No. 11 / Pdt.G / 2013 / PN.Cms, in terms of compensation in respect of a tort committed by the Defendants are correct. The judge accepted the claim in part that acts Defendants an act against the law, punish the Defendants jointly and severally to pay damages to the Plaintiff Rp 2,364,936,500.00 (two billion three hundred and sixty-four million nine hundred and thirty-six thousand five hundred rupiah) and rejected the claim of the Plaintiff others are immaterial losses amounting Rp500.000.000,000 (five hundred million rupiah) had experienced, for immaterial damages argued by the plaintiffs could not be proved in court.
1316316501H1D012009ANALISIS GRAFIK PERJALANAN KERETA API (GAPEKA) DENGAN PENAMBAHAN KERETA API BARANG SEMEN BIMA (STUDI KASUS:STASIUN KRETEK-STASIUN PURWOKERTO)PT. Sinar Tambang Arthalestari sebagai salah satu produsen semen portland di Indonesia terus ingin meningkatkan jumlah produksi dan jangkauan distribusi Semen Bima untuk memenuhi kebutuhan semen portland di Indonesia. Untuk merealisasikannya, PT. Sinar Tambang Arthalestari berencana untuk meningkatkan jumlah produksi Semen Bimamenjadi 4.500 ton per hari. Jumlah total produksi ini akan direncanakan didistribusikan dengan kereta api. Penelitian ini membahas ketersediaan waktu dan ruang pada Gapeka 2015 untuk mengetahui jumlah penambahan kereta api. Tahapan pembahasan dilakukan berdasarkan peraturan-peraturan tentang perkeretaapian yang berlaku, serta literatur tentang perkeretaapian. Data primer berupa kecepatan kereta api dan panjang jalur yang tersedia melalui survei, serta data sekunder yang diperoleh dari pihak PT. KAI DAOP V Purwokerto dan PT. Sinar Tambang Arthalestari. Berdasarkan hasil penilitian didapatkan bahwa kapasitas lintas rata-rata pada perlintasan Kretek-Purwokerto sebesar 92 KA/hari dengan kapasitas angkut sebesar 16.240.514 ton. Dengan hasil ini disimpulkan perlintasan Kretek-Purwokerto masih dapat dilakukan penambahan perjalanan kereta api, termasuk penambahan kereta api barang Semen Bima. Terdapat dua skenario penambahan perjalanan kereta api barang Semen Bima. Penambahan yang dilakukan pada skenario pertama dengan 2 lokomotif yaitu dua perjalanan ke arah Purwokerto pada pukul 07:30 dan 14:20. Pada skenario dua dengan 1 lokomotif yaitu dua tambahan perjalanan ke arah Purwokerto pukul 03:00 dan 14:20 serta satu perjalanan fakultatif ke arah Klari pukul 07:00.PT. Sinar Tambang Arthalestari is one of the Indonesiacement portland manufactures attemptto increase production quantity and distribution area. In order to make it, PT. Sinar Tambang Arthalestari plans to increaseproduction quantity of Semen Bima to 4.500 ton per day. This total production is planned to bedistributed by the train. This study aims to analyse the availability of time and space in Train Time Space Diagram to find time space ofthe train. Stages of analysis are set following the Indonesian railway regulations and the literatures about railways. The primary data of this study is train speed and length of track which is obtained from observation, whilst the secondary data is collected from PT. KAI DAOP V Purwokerto and PT. Sinar Tambang Arthalestari. This study find that the average of the railway capacity on cross Kretek-Purwokerto is 92 train/day with carrying capacity 16.240.514 ton. By the result of this study can be concluded a cross Kretek-Purwokerto be able to added train trips, including cargo train of Semen Bima. There are two scenarios in this regard. First scenario refers to an adding of serve two locomotives two trips towards Purwokerto at 07:30 am and 02:20 pm. The second respects to one locomotive serves two additional trips towards Purwokerto at 03:00 am and 02:20 am and also one facultative trip to Klari, Karawang at 07:00 am.
1316416502H1L012070RANCANG BANGUN SISTEM E-COMMERCE PERALATAN OLAHRAGA STUDI KASUS TOKO KS-SPORT PURWOKERTOToko KS-Sport Purwokerto merupakan toko yang menjual produk peralatan olah raga khususnya bulutangis yang berada di kota Purwokerto. Selama ini toko hanya memiliki facebook sehingga masih memiliki beberapa keterbatasan untuk toko KS-Sport Purwokerto dalam mempromosikan barang-barang, pendataan barang dan promo sehingga masih menyulitkan pelanggan untuk mendapatkan informasi barang baru dan promo-promo, pihak toko juga masih kesulitan dalam pendataan barang yang masih menggunakan sistem manual.
Dalam penelitian ini dirancang sebuah sistem yang dapat memberikan informasi tentang barang-barang, promo, dan pendataan barang. Berdasarkan perancangan sistem e-commerce tersebut, dibangunlah sistem e-commerce pada toko KS-Sport Purwokerto. Sistem e-commerce ini dapat digunakan oleh masyarakat dari luar kota Purwokerto untuk mendapat informasi barang-barang baru dan promo yang ada pada toko KS-Sport Purwokerto.
KS-Sport store is a store that sells sports equipment products, especially badminton, it is located in Purwokerto. All this time the store only has a facebook so it still has some limitations for stores KS-Sport Purwokerto in promoting the products, so it is still difficult for customers to obtain information about the products and sales promo, it is also still difficult to collect data items by using manual systems.
A system that can provide information about the items, sale promo, and collection of product was design in this study. Based on the system design of the e-commerce, an e-commerce system has been built on KS-Sport stores Purwokerto. This e-commerce systems can be used by people from outside the town to access information about new items and sale promo of the KS-Sport stores Purwokerto.
1316516516H1G012017STATUS POPULASI IKAN LAYUR (Trichiurus sp.) HASIL TANGKAPAN JARING INSANG HANYUT (Drift Gillnet) YANG DIDARATKAN DI TPI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAPSumberdaya ikan Layur (Trichiurus sp) merupakan salah satu jenis ikan demersal yang banyak ditangkap oleh nelayan dengan menggunakan gillnet. Produksi ikan Layur di perairan Cilacap cenderung mengalami peningkatan sejak tahun 2012. Eksploitasi yang tidak terkendalikan dapat mengakibatkan menipisnya stok ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status populasi ikan Layur dengan menggunakan indikator Maximum Sustainable Yield (MSY), fMSY, serta ditinjau dari aspek biologi yang meliputi hubungan panjang berat dan faktor kondisi. Data hasil tangkapan dan upaya dianalisis menggunakan Metode Surplus Produksi (Schaefer). Hasil penelitian menunjukan MSY ikan Layur sebesar 602,396 ton/tahun dan fMSY sebesar 30 kapal. Berdasarkan hasil penangkapan dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan ikan Layur di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap masih dalam kondisi lestari. Hasil pengukuran panjang berat menunjukkan bahwa sifat pertumbuhan ikan Layur adalah allometrik negatif. Faktor kondisi ikan layur <3, yang dikategorikan sebagai ikan pipih.Hairtail fish (Trichiurus sp) is one of demersal fish resource which are caught by gillnet. Production of Hartail fish in Cilacap waters increased since 2012. Uncontrolled exploitation also caused fish stock depletion. This research aimed to analyzed status Hairtail fish population using Maximum Sustainable Yield (MSY) and fMSY indicators, and biology aspect it’s length – weight relationship, and condition factor of fish. Catch-effort data were analyzed using Surplus Production Method (Schaefer). The results showed that the maximum production 602,396 ton/year and fMSY 30 boats. Based on the results of this study, it can be concluded that the status of Hairtail fishery at Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap is under fishing. The result of length– weight relationship that growth of Hairtail fish is allometric negative. Conditions factor <3, being cathegorized as flat fish.
1316616503G1B012039EFEKTIVITAS SILIKA, ZEOLIT, KARBON AKTIF DAN KOMBINASI ANTAR MEDIA DALAM MENURUNKAN KADAR WARNA LIMBAH BATIKLatar Belakang: Industri batik merupakan industri yang banyak menghasilkan limbah cair. Limbah batik mengandung kadar warna yang tinggi yang berasal dari zat pewarna yang digunakan. Tingginya kadar warna dalam perairan dapat berdampak pada kesehatan dan merusak ekosistem perairan.
Metodologi: Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan pretest-postest with control group. Penelitian ini menggunakan perlakuan dengan media silika 100%, zeolit 100%, karbon aktif 100%, silika-zeolit 50%:50%, silika-karbon aktif 50%:50%, zeolit-karbon aktif 50%:50%, dan kontrol. Limbah cair batik berasal dari Desa Papringan Kecamatan Banyumas.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar warna tertinggi adalah perlakuan media silika yaitu sebesar 1.810 PtCo sedangkan untuk kelompok zeolit, karbon aktif, silika-zeolit, silika-karbon aktif dan zeolit-karbon aktif adalah sebesar 1.732, 850, 935, 960, dan 831 PtCo. Sedangkan hasil pengukuran kadar warna setelah perlakuan adalah kelompok perlakuan media silika, zeolit, karbon aktif, silika-zeolit, silika-karbon aktif dan zeolit-karbon aktif adalah sebesar 210, 219, 413, 465, 295, dan 252 PtCo.
Kesimpulan: Perlakuan dengan media silika mengalami penurunan tertinggi yaitu 1.810 PtCo. Semua perlakuan belum mampu menurunkan kadar warna sesuai standar baku mutu.
Background: batik industry is an industry that produce a lot of wastewater. Batik waste contains high levels of color derived from the dye used. High levels of color in the water can impact the health and damage aquatic ecosystems.
Methodology: This experimental study using pretest-posttest design with control group. This study uses a treatment by the media silica of 100%, zeolite 100%, active carbon 100%, silica-zeolite 50%: 50%, silica-activated carbon 50%: 50%, zeolite-active carbon 50%: 50%, and control , Liquid waste batik comes from the village Papringan District of Banyumas.
Results: The results showed decreased levels of the highest color is the media's treatment of silica in the amount of 1,810 PtCo while for the group of zeolites, activated carbon, silica-zeolite, silica-activated carbon and zeolite-activated carbon is by 1732, 850, 935, 960, and 831 PtCo. While the results of measurement of color after the treatment is treatment group media silicas, zeolites, activated carbon, silica-zeolite, silica-activated carbon and zeolite-activated carbon is at 210, 219, 413, 465, 295, and 252 PtCo.
Conclusion: Treatment with silica media decreased 1,810 PtCo highest. All treatments have not been able to reduce levels of color according to quality standards.
1316716504H1E012041PEMBUATAN BARIUM FERIT
DENGAN DOPING TITANIUM DIOKSIDA
MENGGUNAKAN METODE HIBRID SOL-GEL
SEBAGAI PENYERAP GELOMBANG MIKRO
Penyebaran gelombang mikro yang semakin meluas, mengakibatkan interferensi elektromagnetik, pencemaran lingkungan dan bahaya terhadap kesehatan, sehingga perlu adanya bahan penyerap gelombang mikro. Adapun bahan penyerap gelombang mikro dapat diaplikasikan ke media perekaman elektronik, interferensi elektromagnetik, magnetik cairan dan perangkat microwave absorber. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh doping Ti2+ pada pembuatan Barium Titanium Ferit terhadap struktur kristal, sifat magnetik dan penyerapan gelombang mikro. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode hibrid sol-gel. Metode hibrid sol-gel merupakan gabungan metode sol-gel dan solid state reaction. Bahan utama yang digunakan yaitu Ba(NO3)2, TiO2 dan Fe3O4 yang diperoleh dari hasil pemurnian pasir pantai. Bahan dicampurkan menggunakan larutan, sehingga mendapatkan gel pekat, bahan dikalsinasi pada 350 ºC. Kemudian serbuk Barium Titanium Ferit dikompaksi dan dilakukan sintering pada 1100 ºC selama 5 jam. Karakterisasi sampel dilakukan menggunakan uji XRD (X-Ray Diffraction), VSM (Vibrating Sampel Magnetometer) dan VNA (Vector Network Analyzer). Hasil karakterisasi XRD membentuk Barium Titanium Ferit BaTi2.Fe4O11 yang dominan pada sampel TBF3 atau konsentrasi doping Ti2+ sebesar 0,2 mol, dengan ukuran kristal sebesar 23,310 nm. Sehigga hasil dari uji karakterisasi VSM menunjukkan bahwa semua sampel bersifat superparamagnetik, hal tersebut karena pengaruh metode hibrid sol-gel dalam memperkecil ukuran. Begitupun hasil karakterisasi VNA menunjukkan TBF3 yang memiliki nilai serapan optimum, yakni pada lebar frekuensi 8 – 11,5 GHz nilai gelombang yang diserap sebesar -19,191 dB. Microwave wide-spread results electomagnetic interference, environmental pollution and hazards for health, thus microwave (MW) absorber is needed. The microwave absorbent material can be applied to recording media electronic, electromagnetic interference, magnetic fluid and the microwave absorber. This research aims to determine effect of Ti2+ on crystal structure, magnetic properties, and microwave absorbation of Barium Titanium Ferrite. The ferrites were prepared using hybrid sol-gel method, which is a combination between sol-gel method and solid state reaction. Commercial Ba(NO3)2 and TiO2 were used as raw materials, meanwhile Fe3O4 were obtained from purification of natural iron sand. Mixed material using a solution, so that gel were obtained, it was calcinated at 350 ºC. Then, Barium Titanium Ferrite powder was compacted and sintered at 1100 ºC for 5 hours. Structure, magnetic properties and microwave absorbtion of the ferrites were characterized using XRD , VSM, and VNA, respectively. Characterization results show that Barium Titanium Ferrite BaTi2.Fe4O11 dominated in TBF3 sample or 0,2 mol of Ti2+ doping concentration, with size of crystall 23,310 nm. All samples reveals superparamagnetic character, that is proved by VSM. This is caused by effect of hybrid sol-gel method to minimize size. Likewise, VNA characterization shows TBF3 has the best absorbtion. Value of reflection loss (RL) at is -19,191 dB and absorption of width frequency 8-11,5 GHz.
1316816505C1L011026THE INFLUENCE OF (VACA, VAHU, STVA) INTELLECTUAL CAPITAL ON FINANCIAL PERFORMANCE COMPANY
(Empirical Comparison Study On Pharmaceutical Sub Sector Company With Food and Beverage Sub Sector Company, Company Listed On Indonesia Stock Exchange 2009-2014)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Modal Intelektual terhadap Kinerja Keuangan pada perusahaan farmasi dan perusahaan makanan dan minuman dan membandingkan antara perusahaan-perusahaan sektor sub yang tercatat di BEI. Penelitian ini mengambil judul: "Pengaruh (VACA, VAHU, STVA) Modal Intelektual Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan".
Populasi dari penelitian ini adalah industri barang konsumen industri sub sektor terutama industri farmasi dan sektor makanan dan sub minuman yang terdaftar di BEI 2009-2014. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 9 perusahaan farmasi dan 9 perusahaan makanan dan minuman. Metode purposive sampling digunakan dalam menentukan sampel perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini.
Penelitian ini terdiri dari Modal Intelektual (VACA, VAHU, STVA) sebagai variabel independen dan Kinerja Keuangan (ATO) sebagai variabel dependen. ATO yang terpilih karena digunakan untuk mengukur produktivitas kinerja perusahaan. Tesis ini memiliki 10 hipotesis dan hasilnya menunjukkan 6 hipotesis diterima dan 4 hipotesis ditolak. Pertama, telah ditemukan ada pengaruh modal intelektual (VACA) terhadap kinerja keuangan perusahaan sub sektor farmasi dan efek modal intelektual (STVA) terhadap kinerja keuangan makanan dan sub sektor perusahaan minuman. Kedua, ada komposisi perbedaan terutama dari modal intelektual (VACA) antara farmasi dan makanan dan perusahaan sub sektor minuman. Ketiga, telah ditemukan ada perbedaan pengaruh modal intelektual (VACA, VAHU, STVA) terhadap kinerja keuangan perusahaan farmasi dan sub sektor makanan dan minuman.
This study seeks to analyze the influence of Intellectual Capital on Financial Performance on pharmaceutical companies and food and beverages companies and compare between those sub sector companies which listed on the IDX. This study takes the title: "The Influence Of (VACA, VAHU, STVA) Intellectual Capital On Financial Performance Company".
The population of this study is consumer goods industry especially pharmaceutical sub sector industry and food and beverage sub sector industry listed on IDX in 2009-2014. The number of samples taken in this study are 9 pharmaceutical companies and 9 food and beverage companies. Purposive sampling method is used in determining the sample of companies used in this study.
The research consist of Intellectual Capital (VACA, VAHU, STVA) as independent variable and Financial Performance (ATO) as dependent variable. ATO is choosen because it used for measuring the productivity of a company’s performance. This thesis have 10 hypothesis and the result show 6 hypothesis is accepted and 4 hypothesis is rejected. First, it have been found there is an effect of intellectual capital (VACA) on financial performance of pharmaceutical sub sector company and an effect of intellectual capital (STVA) on financial performance of food and beverage sub sector company. Second, there is a difference composition especially from intellectual capital (VACA) between pharmaceutical and food and beverage sub sector company. Third, it have been found there are differences in the effect of intellectual capital (VACA, VAHU, STVA) on the financial performance of pharmaceutical and food and beverage sub sector company.
1316916506H1A012009APLIKASI ZAT WARNA DARI EKSTRAK ETANOL MISELIUM Streptomyces K-4B DAN BAWANG DAYAK (Eleutherine Palmifolia (L.) Merr) PADA PEMBUATAN SABUN GLISERINTelah dilakukan pembuatan sabun gliserin dengan penambahan zat warna alami, yang diisolasi dari Streptomyces K-4B dan bawang dayak, yang diekstraksi dengan etanol menggunakan metode sokletasi dan maserasi. Variasi penambahan konsentrasi zat warna yaitu sebesar 200; 300; 400 μL. Produk sabun yang dihasilkan kemudian karakterisasi berdasarkan SNI 06-3532-1994 karakterisasi meliputi kadar air, jumlah asam lemak, asam lemak bebas/alkali bebas, lemak tak tersabunkan, pH, stabilitas busa, dan uji organoleptik. Untuk uji organoleptik dilakukan uji kesukaan atau uji hedonik dengan parameter uji meliputi warna, aroma, tekstur, busa, kesan kesat saat pemakaian dan kesan kesat setelah pemakaian. Hasil penelitian menunjukan kadar air sabun berkisar antara 0,36-12,56%; jumlah asam lemak sabun berkisar antara 14,00-36,75%; asam lemak bebas berkisar antara 0-0,37%; lemak tak tersabunkan berkisar antara 0,001-0,019%; pH berkisar antara 10,33-11,06; stabilitas busa berkisar antara 0,61-89,09%. Hasil analisis keragaman menunjukan bahwa pengaruh antar perlakuan berbeda nyata pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) terhadap karakteristik sabun. Hasil uji organoleptik menyukai produk sabun terhadap warna yaitu sebesar 4,3; warna sebesar 3,9; busa sebesar 3,7; kesat saat pemakaian sebesar 4,0; kesat setelah pemakaian sebesar 4,4.



The production of glycerin soap with the addition dyestuff, that was extracted with ethanol Streptomyces K-4B, and dayak onions using methods soxhletation and maceration. Had been conducted variations addition of concentration is equal to 200 ; 300; 400 μL. The quality of soap products was tested based in SNI 06-3532-1994 which includes the characteristics of the water content, total fatty acids/ free alkaline, unsaponified fatty acid, pH, foam stability and organoleptic test. Organoleptic test used test hedonic, test with parameters were colour, aroma, texture, foam, rough impression at using and after used. The result showed the water content range between 0.36-12.56%; fatty acid range between 14.00-36.75%; free fatty acid range between 0-0.37%; unsaponified fatty acid between 0.001-0.019%; pH range between 10.33-11.06; and foam stability range between 0.61-89.09%. The analysis of varying showed that the effect of treatments are significantly different at 95% confidence interval (α=0,05) with the characteristics of the soap produced. The results of organoleptic test products like soap to color that is equal to 4.3; color of 3.9; foam of 3.7; rough usage time of 4.0; rough after the use of 4.4.

1317016508D1E012311KANDUNGAN SELULOSA DAN LIGNIN KULIT POLONG KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L) DENGAN PENGOLAHAN BERBEDAPenelitian bertujuan untuk mengevaluasi kandungan selulosa dan lignin kulit polong kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) yang diamoniasi dengan urea dan fermentasi dengan EM-4. Materi yang digunakan adalah kulit polong kacang hijau, urea, molases, larutan EM-4, H2SO4 72%, aquadest. Penelitian menggunakan metode eksperimental dan rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data dianalisis dengan menggunakan analisis variansi dan diuji lanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Sebagai perlakuan adalah R0= kulit polong kacang hijau tanpa perlakuan, R1= kulit polong kacang hijau amoniasi dengan urea 4%, dan R2= kulit polong kacang hijau fementasi dengan EM-4 dengan 6x ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan kandungan selulosa R0= 33,91%, R1= 35,11%, dan R2= 38,27% (P>0,05) dan rataan kandungan lignin R0= 12,51%, R1= 9,82%, dan R2= 11,97% (P<0,05). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan lignin namun tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan selulosa. Hasil Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) menunjukkan perlakuan amoniasi berpengaruh nyata menurunkan kandungan lignin kulit polong kacang hijau dibandingkan perlakuan lainnya. Dapat disimpulkan bahwa amoniasi dapat menurunkan kandungan lignin kulit polong kacang hijau sebesar 21,5%.The research aimed to evaluate the content of cellulose and lignin in peel of green bean pods (Phaseolus radiatus L.) which ammoniated with urea and fermented with EM-4. The materials used were peel of green bean pods, urea, molasses, EM-4 solution, H2SO4 72%, distilled water. The research used experimental methods and the design used was completely randomized design (CRD). Data was analyzed by using analysis of variance and it was continued to be tested with test Honestly Significant Difference (HSD). The treatment was R0 = peel of green bean pods without any treatment, R1 = peel of green bean pods ammoniation with urea 4%, and R2 = peel of green bean pods fermentation with EM-4 repeated for six times. The result showed that the average content of cellulose R0 = 33,91%, R1 = 35,11%, and R2 = 38,27% (P>0,05) and the average content of lignin R0 = 12,51%, R1 = 9,82%, and R2 = 11,97% (P<0,05). Results of variance analysis showed that the treatment was obviously influenced (P<0,05) the content of lignin, but it did not influence the content of cellulose. The result of Honestly Significant Difference (HSD) showed that ammoniating treatment significantly influenced and reduced the content of lignin in peel of green bean pods compared to other treatments. It can be concluded that the ammoniation can reduce the content 21,5% of lignin peel green bean pods.
1317116509F1I012033Peran The Swedish International Development Cooperation Agency (SIDA) dalam Upaya Penurunan Angka Korban HIV/AIDS di Afrika Selatan pada Tahun 2009 -2014Dalam penelitian yang berjudul “Peran The Swedish International Development Cooperation Agency (SIDA) dalam Upaya Penurunan Angka Korban HIV/AIDS di Afrika Selatan pada Tahun 2009 -2014” akan menjelaskan peran SIDA dalam membantu Afrika Selatan untuk mengurangi angka korban HIV/AIDS. HIV/AIDS adalah sebuah penyakit menular, dan juga terdapat dalam salah satu target dari MDG’s, untuk memerangi HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya. Afrika Selatan memiliki tingkat korban HIV/AIDS yang cukup tinggi dari wilayah lain di benua Afrika. Selain karena tingginya angka korban HIV/AIDS yang cukup tinggi, terdapat hubungan latar belakang antara Swedia dan Afrika Selatan. Sehingga, Swedia memutuskan untuk memberikan bantuan melalui SIDA sebagai sebuah lembaga dibawah pemerintah Swedia.

SIDAadalah sebuah funding dibawah pemerintahan Swedia, sehingga SIDA dapat memberikan bantuan untuk membantu upaya dalam menurunkan angka korban HIV/AIDS di Afrika Selatan sebagai sebuah funding. Dengan keadaan tersebut, dalam jurnal ini akan dijelaskan bagaimana peran SIDA dalam pengurangan angka korban HIV/AIDS di Afrika Selatan pada tahun 2009.2014
In this research, with titled " The Role of The Swedish International Development Cooperation Agency (SIDA) in Effort to Decrease Figures Victims of HIV / AIDS in South Africa, in 2009 -2014" has a goal to explain SIDA role in helping South Africa to reduce the number of victims of HIV / AIDS. HIV / AIDS is a contigious disease, and also contained in one of the targets of the MDG's, for against HIV / AIDS and other infectious diseases. South Africa has a level number of victims of HIV / AIDS is quite high than other regions in the African continent. Besides to the rate of HIV / AIDS is high enough, there is a background between Sweden and South Africa. So Sweden decided to grant assistance through SIDA as an institution under Swedish government.

SIDA is a funding agency under the Swedish government, so SIDA give the assistance in an effort to reduce the number of victims of HIV / AIDS in South Africa is a funding. With these conditions, in this journal will be explained how SIDA role in spearheading the decrease in the number of victims of HIV / AIDS in South Africa in 2009-2014.

Keywords: SIDA, Sweden, South Africa, HIV/AIDS
1317216510H1D012039ANALISIS KINERJA GEDUNG RAWAT INAP RSUD GOETENG PURBALINGGA AKIBAT BEBAN GEMPA Gempa bumi merupakan bencana yang sulit untuk diprediksi kapan dan dimana terjadinya tidak terkecuali di Indonesia yang merupakan negara yang dilalui cincin api. Dengan ditetapkannya SNI 1726-2012 yang membatalkan dan menggantikan SNI 03-1726-2002, maka untuk gedung yang direncanakan sebelum tahun 2012 perlu ditinjau kembali kinerja strukturnya dengan peraturan yang terbaru. Gedung Rawat Inap RSUD Goeteng Purbalingga merupakan salah satu bangunan dengan kategori risiko IV, sehingga dalam rangka mitigasi bencana sangat perlu untuk dilakukan evaluasi kinerja strukturnya menurut peraturan yang terbaru. Gedung ini juga memiliki struktur yang tidak beraturan sehingga menyebabkan kerentanan terhadap gempa yang lebih besar. Analisis kinerja struktur akibat beban gempa dilakukan dengan 3 metode yaitu statik linier, dinamik respon dan push over. Dari hasil analisis statik linier dan dinamik respon diperoleh nilai simpangan antar lantai yang masih kurang dari simpangan antar lantai izin sebesar 0,042 (0,01hx), sehingga struktur masih dalam kondisi aman. Berdasarkan analisis push over dihasilkan nilai story drift yang masih kurang dari 1% sehingga taraf kinerja struktur gedung dikategorikan pada level immediate occupancy (IO) yang artinya tidak terdapat kerusakan struktural. Kesesuaian antara kategori risiko gedung dan level kinerja yang tercapai sudah terpenuhi sesuai pesyaratan.An earthquake is a disaster that difficult to predict when and where will be occured, not an exception in Indonesia which is a country that traversed by Pacific ring of fire. With the enactment SNI 1726-2012 which cancels and replaces SNI 03-1726-2002, then for the building planned before 2012 need to be reviewed its structure behavior with the latest regulation. Inpatient Building of Goeteng Hospital Purbalingga is one of the buildings at risk category IV, so in context of disaster mitigation is necessary to evaluate its structure performance according to the latest regulation. The building also has an irregular structure, causing vulnerability to earthquakes is greater. Performance analysis of structure due to earthquake load carried by 3 methods there are linear static, dynamic response and push over analysis. From the results of linear static and dynamic response analysis obtained story drift value that still less than story drift clearence of 0,042 (0,01hx), so the structure is still in safe condition. Then based on the push over analysis resulted story drift value that still less than 1% so the performance level of building structure is classified at immediate occupancy (IO) level, which mean there is no structural damage. Correspondence between the risk category of the building and the level of performance achieved has been met as requirement.
1317316511F1D012025PENGARUH KEPERCAYAAN PADA INSTITUSI POLITIK TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI POLITIK DALAM PEMILU LEGISLATIF DI KELURAHAN BANCARKEMBAR KECAMATAN PURWOKERTO UTARA TAHUN 2014Penelitian ini berjudul “Pengaruh Tingkat Kepercayaan Pada Institusi Politik Terhadap Tingkat Partisipasi Politik dalam Pemilu Legislatif di Kelurahan Bancarkembar Kecamatan Purwokerto Utara Tahun 2014”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kepercayaan pada institusi politik terhadap partisipasi politik dalam pemilu legislatif di Kelurahan Bancarkembar Kecamatan Purwokerto Utara tahun 2014.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Adapun jenis data terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini didapatkan dari hasil jawaban kuesioner yang disebar ke responden, sedangkan data sekunder dalam penelitian ini didapatkan dari sumber-sumber yang dapat dipercaya seperti KPUD Banyumas dan Kelurahan Bancarkembar. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih tetap pemilu legislatif Banyumas tahun 2014. Jumlah sampel sebanyak 98 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner, studi pustaka, dan observasi lapangan. Metode kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data variabel Tingkat Kepercayaan Pada Institusi Politik dan Tingkat Partisipasi Politik, sedangkan studi pustaka bertujuan untuk mengumpulkan data pendukung dari sumber terpercaya, misalnya jurnal, buku, maupun data otentik lembaga berwenang. Gambaran dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji validitas menggunakan analisis Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Uji persyarat analisis data menggunakan uji normalitas. Untuk pengukuran variabel menggunakan skala likert, untuk mentransformasikan data ordinal menjadi data interval menggunakan Metode Suksesi Interval (MSI), dan untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi sederhana. Tingkat signifikansi hasil analisis ditentukan sebesar 5%.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa variabel Tingkat Kepercayaan Pada Institusi Politik berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap variabel Tingkat Partisipasi Politik yang ditunjukkan dengan persamaan Y= 16.824 + 0,124X dengan koefisien korelasi = 0,251, koefisien Determinasi = 0.014 dengan t hitung sebesar 1.156 dan t tabel 1.660. F hitung sebesar 1.336 dan F tabel sebesar 3.94. Sumbangan efektif variabel Tingkat Kepercayaan Pada Institusi Politik terhadap variabel Tingkat Partisipasi Politik hanya sebesar 1,4 % saja dan Ho ditolak.
This research entitled The Influence of Trust To Political Institutions Against Political Participation Of The Community in Bancarkembar Village North Purwokerto at Legislative Election of the year 2014. This research aims to understand the influence of trust to political institutions against political participation in Bancarkembar Village North Purwokerto at Legislative Election of the year 2014.
This research using quantitative method. The type of data consist of primary and secondary data. The primary data in this research was obtained from the result of the answer a question that spread to respondent, the secondary data was obtained from credible sources such as KPUD Banyumas and Bancarkembar sub-district government. In this research, the sample of people enrolled in general election voters remain legislative election of the year 2014. The total sample as many as 98 people. Collection of data with a method of the questionnaire and conducted the study of literature. A method of variable in questionnaire used to collect data on trust to political participation, while the literature study aims to collect data support of a reliable source. Gives a picture using analysis descriptive, test the validity of using analysis Product Moment and use Alpha Cronbach for reliability. Pra-test analysis data using a test of normality. To the measurement of variable use likert scale, transformation ordinal data become interval using MSI method, for testing the hypothesis using regression analysis. The level of significance analysis set at 5 %.
Based on the result of research obtained the conclusion that variable Trust to Political Institution, it has some negative effect and non-significant to variable Political Participation which has indicated by an equation Y = 16.824 + 0,124X with a correlation coefficient = 0.251, coefficient determination = 0.014 with t count as much as 1.156 and t table 1.660. F count as much as 1.336 and F table 3.94. As much as effective contribution on the variable of Trust to Political Institution recorded only 1,4 % and Ho ignored.
1317416513G1A012132PENGARUH EDUKASI KANKER SERVIKS TERHADAP SKOR KESADARAN
KANKER SERVIKS DI DESA KARANGTENGAH CILONGOK BANYUMAS TAHUN 2016
Latar Belakang : Kanker serviks merupakan kanker yang paling sering terjadi dan dapat menyebabkan kematian pada wanita. Lebih dari 270.000 kematian wanita karena kanker serviks setiap tahun di negara berkembang. Prevalensi kanker serviks di Indonesia sebesar 17 per 100.000 wanita. Tingginya angka prevalensi tersebut dikarenakan kurangnya kesadaran wanita yang sudah menikah dalam pencegahan kanker serviks, serta kurangnya pengetahuan tentang kanker serviks. Maka dilakukan penyuluhan kanker serviks untuk meningkatkan kesadaran pencegahan kanker serviks.
Tujuan : Mengetahui pengaruh edukasi kanker serviks terhadap skor kesadaran kanker serviks.
Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental pre test dan post test design.
Hasil : Didapatkan bahwa kelompok sebelum dan sesudah edukasi menunjukkan adanya perbedaan dan pengaruh signifikan secara statistik. Hal itu ditunjukkan dengan uji Wilcoxon yang didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 < α (0,005). Skor kesadaran sebelum dan sesudah edukasi memiliki nilai rata-rata 10,5 dan 33,35
Kesimpulan : Pengaruh edukasi dapat meningkatkan nilai skor kesadaran sebelum dan sesudah edukasi tentang kanker serviks.
Background : Cervical cancer is cancer that often happens and that causes of death to women. More than 270.000 deaths of women from cervical cancer each year in developing countries. Incidence of cervical cancer in indonesia by 17 for 100.000 women. The high incidence of cervical cancer in Indonesia is causes of less awareness of women who already married to check themselves with knowledge or information about cerical cancer.
Objective : To determine the effect of giving education for cervical cancer against the cervical cancer awareness score..
Methods : This study was a quasi experimental pre test and post test design.
Results : Group pre post test of education showed that have exhibition and effect and have obtained sig 0,000 (sig < 0,005). The result analysis with Wilcoxon test. The scores cervical cancer awareness have exhibition 10,5 in pre education, while post education have exhibition 33,35.
Conclusion : Administration cervical cancer education could increase the score of cervical cancer awareness about cervical cancer information.
1317516520G1F012045HUBUNGAN KEPUASAN PENGOBATAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS II PURWOKERTO UTARA PERIODE
APRIL - MEI 2016
Hipertensi merupakan penyakit kronik yang membutuhkan terapi jangka panjang. Kepatuhan dan kepuasan pengobatan berperan penting dalam meningkatkan keberhasilan terapi terutama pada penyakit kronik. Sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap kepuasan pengobatan dan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan dengan kepuasan pengobatan pasien hipertensi di Puskesmas II Purwokerto Utara.
Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan desain studi cross-sectional. Sampel penelitiannya adalah seluruh pasien hipertensi di Puskesmas II Purwokerto Utara yang diambil dengan teknik total sampling pada tanggal 19 April – 21 Mei 2016. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner Treatment Satisfaction Questionnaire for Medication (TSQM) 1.4 untuk menilai kepuasan pengobatan dan kuesioner Morisky Eight Item Medication Adherence Scale (MMAS) 8 untuk menilai kepatuhan. Analisis data univariat untuk mengetahui persentase kepuasan pengobatan dan tingkat kepatuhan sedangkan hubungan antara kepatuhan dan kepuasan pengobatan diuji dengan menggunakan uji korelasi Pearson.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 76 pasien hipertensi di Puskesmas II Purwokerto Utara memiliki nilai rata-rata kepuasan pengobatan sebesar 75,26 ± 8,37% dengan nilai tertinggi pada dimensi efek samping sebesar 95,06 ± 14,12%. Sebagian besar pasien memiliki kepatuhan minum obat yang rendah (48,67%). Berdasarkan uji bivariat diperoleh hubungan positif antara kepuasan pengobatan dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi (r =0,762). Hal tersebut menjelaskan bahwa semakin tingginya kepuasan pengobatan maka semakin tinggi pula kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi.
Hypertension is a chronic disease that requires long-term therapy. Adherence and treatment satisfaction plays an important role in increasing the success of therapy in chronic diseases. It is necessary to evaluate treatment satisfaction and medication adherence in hypertensive patients. The aim of this study was to determine relationship between treatment satisfaction and medication adherence of patients with hypertension.
This study was a non-experimental research with cross-sectional study design. The sample of this research were all patients with hypertension in Puskesmas II North Purwokerto taken with total sampling on April 19 – May 21 2016. The research instrument was Treatment Satisfaction Questionnaire for Medication (TSQM) 1.4 to measure the treatment satisfaction and Morisky Eight Item medication adherence Scale (MMAS) 8 questionnaire to measure the adherence. Univariate data analysis were used to determine the percentage of treatment satisfaction and adherence, while the relationship between adherence and treatment satisfaction were tested using Pearson correlation test.
The results of this research showed that 76 patients with hypertension in Puskesmas II North Purwokerto had 75,26 ± 8,37% of treatment satisfaction with the highest value on the side effect dimension in the amount of 95,06 ± 14,12%. The result also showed that most patients had low adherence (48.67%). Based on the bivariate test, it showed a positive relationship between satisfaction with the treatment of patients with hypertension medication adherence (r = 0.762). It explained that the higher the treatment satisfaction, the higher the medication adherence in hypertensive patients.
1317616514D1E011252POLA KOMUNIKASI PETERNAK ANGGOTA KOPERASI SUSU PESAT DALAM USAHA SAPI PERAH DI KABUPATEN BANYUMASPenelitian dilaksanakan di Kabupaten Banyumas pada tanggal 1 Maret 2016 sampai dengan 7 April 2016. Tujuan penelitian untuk mengetahui pola komunikasi peternak sapi perah anggota koperasi PESAT Kabupaten Banyumas dan untuk mengetahui hubungan karakteristik umur, tingkat pendidikan dan pengalaman terhadap pola komunikasi. Sasaran penelitian adalah peternak sapi perah yang tergabung dan masih aktif menjadi anggota koperasi PESAT di Kabupaten Banyumas. Metode penetapan sampel wilayah menggunakan Stratified Random Sampling, dengan mengelompokkan menjadi tiga strata dengan mengambil 20% sampel kelompok berdasarkan populasi peternak tiap kelompok, sehingga diperoleh 5 kelompok. Penetapan responden dilakukan secara random sampling dengan mengambil sampel 50% dari setiap kelompok terpilih, sehingga terpilih 41 peternak sebagai responden. Data dianalisis menggunakan analisis diskriminan untuk mengkaji hubungan. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Pola komunikasi peternak anggota koperasi PESAT di Kabupaten Banyumas adalah kombinasi pola komunikasi sirkular dan linear, setiap strata peternak lebih dominan menggunakan pola komunikasi sirkular dibanding linear. (2) Terdapat hubungan antara umur, dan pengalaman beternak terhadap pola komunikasi. The research was conducted in Banyumas during period of March 1st to April 7th, 2016. The purpose of the study was to determine the communication patterns of the PESAT dairy farmers cooperative members and to determine the relationship of age, education and experience to the communication patterns. The research target were dairy farmers who were active members of the PESAT cooperative. The respondents were chosen using Stratified Random Sampling. The farmer groups were stratified into three strata and selected 20% from each strata. There were 41 farmers randomly chosen from the selected farmer groups in each strata. The data were analyzed using discriminantanalysis to examine the relationship. The results of research showed that (1) communication patterns of PESAT cooperative members was a circular and linear pattern, however the majority of farmers used a circular rather than linear patterns of communication. (2) there was a relationship between age and experience of farming on the pattern of communication.
1317716485H1E012038SISTEM PENGUKURAN SUHU TUBUH JARAK JAUH BERBASIS ANDROIDKajian ini bertujuan mengukur suhu tubuh secara jarak jauh dengan memanfaatkan smartphone sebagai media pembaca dan menyimpan suhu. Sensor suhu yang digunakan adalah satu buah IC LM35. Tampilan pembaca dan penyimpan suhu pada smartphone dibuat dengan program App Inventor. Koneksi jarak jauhnya memanfaatkan jaringan nirkabel Bluetooth HC-05. Pembacaan perubahan suhu dari IC LM35 diproses oleh mikrokontroler Arduino Uno. Sebelumnya, sensor suhu IC LM35 dikarakterisasi untuk mengetahui kelinieran dalam pembacaan suhu. Hasil karakterisasi sensor menunjukan tegangan keluaran sensor sebanding dengan nilai suhu yang dinyatakan dengan persamaan fungsi transfer V= 0,048⁰C + 0,1165. Fungsi transfer ini digunakan untuk menentukan fungsi kalibrasi ⁰C= 4,9856V + 10,359. Setelah karakterisasi dan telah menjadi sistem, dilakukan uji kestabilan sensor suhu IC LM35 pada suhu tetap yaitu 0⁰C dapat dibaca hingga jarak ± 15 meter (di dalam ruangan) dan ± 35 meter (di luar ruangan). Kemudian dilakukan pengukuran pada suhu tubuh normal terhadap waktu, didapatkan nilai pengukuran 35,64⁰C hingga 37,11⁰C di dalam ruangan dan 36,13⁰C hingga 37,11⁰C di luar ruangan, dengan tingkat akurasi 98%.The research is aimed to measure body temperature remotely by using the Smartphone as the reader media and the temperature saving. The temperature sensor that is used is one piece of IC LM35. The reader display and the temperature saving on Smartphone are created by App Inventor program. Connection-distance wireless networks utilizing Bluetooth HC-05. The reading of temperature changing on the IC LM35 is processed by a microcontroller Arduino Uno. Previously, the LM35 temperature sensor IC is characterized to determine the linearity in temperature readings. The results of characterization sensor show the output voltage is proportional to the temperature sensor which is defined by the equation of transferring function V = 0,048⁰C + 0.1165. This transferring function is used to determine the calibration function ⁰C = 4,9856V + 10.359. After characterization and it has become the system, it is examined by the stability of IC LM35 temperature sensor at a constant temperature that is 0⁰C can be read to around ± 15 meters (indoors) and ± 35 meters (outdoors). Then, the researcher measured at the temperature of normal body against time, it is obtained by measurement values from 35,64⁰C to 37,11⁰C indoors and 36,13⁰C up 37,11⁰C outdoors with accuracy percentage around 98%.
1317816515C1A012017ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME EKSPOR VANILI KE AMERIKA SERIKATPenelitian ini berjudul “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME EKSPOR VANILI KE AMERIKA SERIKAT Vanili merupakan salah satu komoditas ekspor pertanian yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Namun dalam lima tahun terakhir, volume ekspor vanili Indonesia mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan penurunan yang terjadi di negara tujuan utama ekspor vanili Indonesia yaitu Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ekspor vanili Indonesia ke Amerika Serikat. Manfaat yang diharapkan adalah, dapat memberikan informasi tentang upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ekspor vanili Indonesia ke Amerika Serikat.
Variabel yang digunakan adalah harga vanili internasional, kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat, dan PDB Amerika. .Metode analisis data yang digunakan yaitu ekonometrika dinamis dengan pendekatan error correction model (ECM). Model ECM dapat mengatasi masalah data yang tidak stasioner sehingga dapat menghindari masalah regresi lancung.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dalam jangka pendek dan jangka panjang pengaruh harga vanili Internasional terhadap volume ekspor vanili memiliki koefisien regresi sebesar 0,2537 dalam jangka panjang dan koefiseien regresi 0,0761 dalam jangka pendek, pengaruh kurs rupiah terhadap dollar Amerika memiliki koefisien regresi 0,5115 dalam jangka panjang dan koefisien -0,038209 dalam jangka pendek, pengaruh PDB Amerika Serikat terhadap volume ekspor vanili memiliki koefisien regresi 6,246895 dalam jangka panjang dan koefisien regresi 5,378148 dalam jangka pendek.

This research entitled “ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING THE VOLUME OF EXPORTS TO THE UNITED STATES OF VANILLA” Vanilla is one agricultural export commodities which have a very high economic value. But in the last five years, the export volume decreased Indonesian vanilla. This is because the decline of the country's main export destination vanilla Indonesia, namely the United States. This study aims to determine the factors that affect demand for Indonesian vanilla exports to the United States. The expected benefits are, can provide information about the efforts to be made to improve the Indonesian vanilla exports to the United States.
The variables used were international vanilla prices, the rupiah against the US dollar, and the US GDP. .This Method of data analysis used is dynamic econometric approach to error correction model (ECM). Model ECM can overcome the problem of stationary data so as to avoid the problem of spurious regression.
Based on the survey results revealed that in the short term and long term effects of the International vanilla prices to the volume of export of vanilla has a regression coefficient of 0.2537 in the long term and regression koefisien 0.0761 in the short term, the effect of the rupiah against the US dollar had a regression coefficient of 0, 5115 in the long term and the coefficient of -0.038209 in the short term, the effect of US GDP to the volume of export of vanilla has a regression coefficient 6.246895 in the long term and the regression coefficient of 5.378148 in the short term.
1317916518A1L010114PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAYAM MERAH PADA BUDIDAYA SECARA VERTIKULTURPenelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik yang bersumber dari pupuk kandang ayam dan kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil bayam merah secara vertikultur, 2) untuk mengetahui dosis terbaik dari pupuk kandang ayam dan kandang sapi dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil bayam merah secara vertikultur, 3) Untuk membandingkan penggunaan pupuk terbaik antara pupuk kandang ayam dan kandang sapi pada bayam merah secara vertikultur. Penelitian dilakukan di screen house Fakultas Pertanian Universitas Jendral Soedirman, mulai April sampai Mei 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelomok (RAK) dengan 1 faktor yaitu penggunaan dosis pupuk organik dengan taraf yang berbeda. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot tanaman segar, bobot tajuk segar, bobot akar segar, bobot kering tanaman, bobot kering tajuk, bobot kering akar, bobot rata-rata per tanaman. Hasil yang diperoleh dianalisis dengan uji F. Berdasarkan hasil analisis statistik, pemberian pupuk kandang ayam dengan dosis 60 g/tanaman memberikan hasil terbaik pada komponen pertumbuhan maupun hasil tanaman bayam merah secara vertikultur.The purpose of this research are 1) to determine the organic fertilizer of chicken coops and cowsheds which can make effect growth and yield in cultivation of red spinach on verticulture, 2) to find out the best dose fertilizer of chicken coops and cowsheds which can be used to improve growth and yield in cultivation of red spinach on verticulture, 3) to determine the best used of fertilizer among organic fertilizer chicken coops and cowsheds in cultivation of red spinach on verticulture. This research was conducted at screen house Agriculture Faculty of Jenderal Soedirman University, from April until May 2016. This research used a randomized block design with one factor that is used of organic fertilizers with different levels. The observed variables in terms were plant high, journal of leaves, leaf area, weight of fresh plant, weight of fresh canopy, weight of fresh roots, weight of dry plant, weight of dry canopy, weight of dry roots, average weight planting. And the result analyzed by F test. Based on the results of the statistical analysis, the granting of chicken manure with a dose of 60 g/plant gives the best results on the components of growth as well as red spinach plants results in verticulture.
1318016517H1L010047RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI KEARSIPAN BERBASIS WEB
(Studi Kasus : UPBJJ-UT Purwokerto)
Arsip merupakan dokumen penting yang disimpan agar informasi di dalamnya dapat digunakan kembali. Pembuatan sistem informasi kearsipan ini bertujuan untuk mempermudah pegawai UPBJJ-UT dalam mengelola arsip surat masuk dan surat keluar. Sistem informasi ini dibuat menggunakan metode pengembangan waterfall dan CodeIgniter framework. Adapun proses yang terdapat dalam sistem ini meliputi penyimpanan surat masuk, pembuatan surat keluar, dan pendisposisian surat masuk.Archive is a stored important document so that the information it contains can be reused. Archival Information System aims to help UPBJJ-UT's administration employee in managing document. This system is developed with waterfall method using CodeIgniter framework. Included in this system are document archival, letter creation, and letter disposition.