Artikel Ilmiah : H1D012039 a.n. SHALEH

Kembali Update Delete

NIMH1D012039
NamamhsSHALEH
Judul ArtikelANALISIS KINERJA GEDUNG RAWAT INAP RSUD GOETENG PURBALINGGA AKIBAT BEBAN GEMPA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Gempa bumi merupakan bencana yang sulit untuk diprediksi kapan dan dimana terjadinya tidak terkecuali di Indonesia yang merupakan negara yang dilalui cincin api. Dengan ditetapkannya SNI 1726-2012 yang membatalkan dan menggantikan SNI 03-1726-2002, maka untuk gedung yang direncanakan sebelum tahun 2012 perlu ditinjau kembali kinerja strukturnya dengan peraturan yang terbaru. Gedung Rawat Inap RSUD Goeteng Purbalingga merupakan salah satu bangunan dengan kategori risiko IV, sehingga dalam rangka mitigasi bencana sangat perlu untuk dilakukan evaluasi kinerja strukturnya menurut peraturan yang terbaru. Gedung ini juga memiliki struktur yang tidak beraturan sehingga menyebabkan kerentanan terhadap gempa yang lebih besar. Analisis kinerja struktur akibat beban gempa dilakukan dengan 3 metode yaitu statik linier, dinamik respon dan push over. Dari hasil analisis statik linier dan dinamik respon diperoleh nilai simpangan antar lantai yang masih kurang dari simpangan antar lantai izin sebesar 0,042 (0,01hx), sehingga struktur masih dalam kondisi aman. Berdasarkan analisis push over dihasilkan nilai story drift yang masih kurang dari 1% sehingga taraf kinerja struktur gedung dikategorikan pada level immediate occupancy (IO) yang artinya tidak terdapat kerusakan struktural. Kesesuaian antara kategori risiko gedung dan level kinerja yang tercapai sudah terpenuhi sesuai pesyaratan.
Abtrak (Bhs. Inggris)An earthquake is a disaster that difficult to predict when and where will be occured, not an exception in Indonesia which is a country that traversed by Pacific ring of fire. With the enactment SNI 1726-2012 which cancels and replaces SNI 03-1726-2002, then for the building planned before 2012 need to be reviewed its structure behavior with the latest regulation. Inpatient Building of Goeteng Hospital Purbalingga is one of the buildings at risk category IV, so in context of disaster mitigation is necessary to evaluate its structure performance according to the latest regulation. The building also has an irregular structure, causing vulnerability to earthquakes is greater. Performance analysis of structure due to earthquake load carried by 3 methods there are linear static, dynamic response and push over analysis. From the results of linear static and dynamic response analysis obtained story drift value that still less than story drift clearence of 0,042 (0,01hx), so the structure is still in safe condition. Then based on the push over analysis resulted story drift value that still less than 1% so the performance level of building structure is classified at immediate occupancy (IO) level, which mean there is no structural damage. Correspondence between the risk category of the building and the level of performance achieved has been met as requirement.
Kata kunci Kata kunci: Gedung Rawat Inap RSUD Goeteng Purbalingga, Gempa, Kinerja, Immediate Occupancy
Pembimbing 1Yanuar Haryanto, S.T., M.Eng.
Pembimbing 2Dr. Nor Intang Setyo H, S.T., M.T
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2016-11-03 18:35:54.794087
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.