Artikelilmiahs

Menampilkan 6.101-6.120 dari 48.844 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
610115893C1C012107PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIAPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh Intellectual Capital dan Good Corporate Governance terhadap kinerja keuangan Bank Syariah di Indonesia. Hipotesis yang diajukan adalah Intellectual Capital berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah dan Good Corporate Governance berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah.
Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan populasi Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bank Indonesia tahun 2010-2014. Metode yang digunakan untuk menentukan sampel penelitian adalah metode purposive sampling, sehingga diperoleh diperoleh 40 sampel perusahaan, yang setiap tahunnya terdiri dari 8 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linier Berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intellectual Capital berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah dan Good Corporate Governance berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah. Keterbatasan penelitian ini adalah sampel yang hanya menggunakan satu jenis bank syariah yaitu Bank Umum Syariah.
This study aimed to get empirical evidence about the effect of Intellectual Capital and Good Corporate Governance on the financial the performance of Bank Syariah in Indonesia. The submitted hypothesis was Intellectual Capital giving the positive effect on the financial performance of Islamic Banks and Good Corporate Governance giving the positive effect on the financial the performance of Islamic Banks.
This study used secondary data with a population of Islamic Banks registered in Bank Indonesia in 2010-2014. The method used to determine the research sample is purposive sampling method, in order to obtain a sample obtained 40 companies, which annually consists of 8 companies. The analytical method used in this research is Multiple Linear Regression Analysis.
The results showed that the Intellectual Capital positive effect on the financial performance of Islamic Banks and Good Corporate Governance positive effect on the financial performance of Islamic Banks. Limitations of this study are that the sample using only one type of BankUmumSyariah Islamic Bank.
610215929E1A011115PENJATUHAN PIDANA MATI TERHADAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA SECARA BERSAMA-SAMA (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor : 08/Pid.B/2013/PN-GS)Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia dalam pidana pokoknya mencantumkan pidana mati dalam urutan pertama. Pidana mati di Indonesia merupakan warisan kolonial Belanda yang pemberlakuannya melalui asas konkordansi, yang sampai saat ini masih tetap ada. Tentu saja hal ini merupakan hal yang sangat menarik, karena pada saat diberlakukan di Indonesia melalui asas konkordansi, di negara asalnya Belanda ancaman pidana mati sudah dihapuskan. Penjatuhan pidana mati di dalam pelaksanaannya sampai saat ini masih mengundang perdebatan. Kasus pembunuhan berencana secara bersama-sama sebagaimana termuat di dalam Putusan Pengadilan Negeri Gunungsitoli dalam Putusan Nomor : 08/Pid.B/2013/PN-GS., yang dilakukan oleh terdakwa Yusman Telaumbanua bersama Rusula Hia, Ama Pasti Hia, Amosi Hia, Ama Fandi Hia dan Jeni telah merencanakan pembunuhan yang dilakukan secara bersama-sama kepada korban Kolimarinus Zega, Jimmi Trio Girsang dan Rugun Br Haloho. Majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa Yusman Telaumbanua telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “pembunuhan berencana secara bersama-sama” sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, oleh karena itu majelis hakim menjatuhkan pidana mati terhadap terdakwa Yusman Telaumbanua.
Metode pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis yang diperoleh dengan cara melakukan inventarisasi peraturan perundang-undangan yang disajikan dalam bentuk uraian yang disusun secara sistematis dan menggunakan metode analisis normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian penulis, Putusan Majelis Hakim dalam Putusan Nomor : 08/Pid.B/2013/PN-GS., yang menjatuhkan pidana mati terhadap terdakwa tidak sesuai dan tidak memenuhi rasa keadilan, karena dalam putusan tersebut terdakwa bukan sebagai turut serta melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, melainkan berperan dalam pembantuan untuk mempermudah terjadinya tindak pidana. Penjatuhan pidana mati yang diberikan oleh majelis hakim juga tidak sesuai dengan konsep pemidanaan dimasa depan, dimana pidana mati seharusnya menjadi pidana yang bersifat khusus yang selalu diancamkan secara alternatif dan pelaksanaannya harus secara hati-hati, cermat, dan selektif.
The Code of Penal Indonesia in criminal principally include the death penalty in the first place. The death penalty in Indonesia is a legacy of the Dutch colonial enforcement through the principle of concordance, which until now still exists. Of course this is very interesting, because at the time imposed in Indonesia through the principle of concordance, in his native Netherlands capital punishment has been abolished. The imposition of the death penalty in its implementation is still contentious. Murder case together, as contained in Gunungsitoli District Court in Decision No. 08 / Pid.B / 2013 / PN-GS., Committed by the defendants Yusman Telaumbanua together Rusula Hia, Ama Pasti Hia, Amosi Hia, Ama Fandi Hia and Jeni had planned murder committed jointly to the victim Kolimarinus Zega, Jimmi Trio Girsang and Rugun Br. Haloho. The judges held that the defendant Yusman Telaumbanua has been proven legally and convincingly of crime "premeditated murder together" as stipulated in Article 340 of the Criminal Code in conjunction with Article 55 paragraph (1) 1st Criminal Code, therefore, judges impose the death penalty the defendant Yusman Telaumbanua.
The approach method in this research using normative juridical approach, with specification of descriptive analytical research obtained by conducting an inventory of legislation presented in narrative form that is arranged in a systematic and qualitative normative analysis method.
Based on the results of the study authors, the judges ruling in Decision No. 08 / Pid.B / 2013 / PN-GS., which impose the death penalty against the defendant is not appropriate and does not fulfill a sense of justice, because in the decision not as a defendant was involved in the offense criminal murder, but play a role in assisting to facilitate criminal acts. The imposition of death sentences given by the judges is also incompatible with the concept of punishment in the future, where the death penalty should be the punishment of a special nature which is always threatened by alternative and implementation must be carefully, wisely and selectively.
610315930C1C012122PENGARUH KEMANDIRIAN DAERAH, EFISIENSI PAJAK DAERAH, DERAJAT DESENTRALISASI, DAN DEBT TO REVENUE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PEMERINTAH KABUPATEN DAN KOTA DI INDONESIAPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris pengaruh kemandirian daerah, efisiensi pajak daerah, derajat desentralisasi, dan debt to revenue terhadap financial distress pada pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia. Hipotesis yang diajukan adalah kemandirian daerah, efisiensi pajak daerah, derajat desentralisasi, dan debt to revenue. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2014 yang diperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Metode yang digunakan untuk menentukkan sampel penelitian adalah metode random sampling dengan menggunakan rumus slovin, sehingga diperoleh 83 sampel pemerintah daerah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistic biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian daerah, efisiensi pajak daerah, dan derajat desentralisasi berpengaruh negatif terhadap financial distress, sedangkan debt to revenue tidak berpengaruh positif terhadap financial distress


This study aims to obtain empirical evidence of the influence of regional autonomy, regional tax efficiency, the degree of decentralization, and debt to revenue against financial distress in municipalities governments in Indonesia. Independence variables that used by this study are local independence, efficiency of local taxes, the degree of decentralization, debt to revenue, and financal distress as dependence variable. This study uses secondary data from the local government financial statements of fiscal year 2014 were obtained from Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). The method used for research sample is random sampling method using the slovin formula, thus obtained 83 samples of local government. The analytical method used in this study is a binary logistic regression analysis. The results showed that the independence of the region, local tax efficiency, degree of decentralization are negatively affect of financial distress, while the debt to revenue does not positively affect of financial distress.
610415931C1G014040ANALISIS EFISIENSI PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN SEKTOR PERDESAAN DAN PERKOTAAN PASCA (PBB-P2) DILIMPAHKAN SEBAGAI PAJAK DAERAH PADA PEMERINTAH KABUPATEN KEBUMENAbstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pemungutan PBB-P2 pasca PBB-P2 dialihkan sebagai Pajak Daerah . penelitian ini menggunakan model penelitian jenis evaluasi mengenai efisiensi. Terdapat 8 kriteria penilaian evaluasi dalam penelitian ini. Diantaranya adalah (1) Pengukuran Biaya Efektif (2) Kemampuan Meningkatkan Penerimaan (3)Wajib Pajak Teridentifikasi dengan jelas (4) Prosedur Pemungutan yang Efektif (5) Pengaturan administrasi yang efektif (6) Penilaian Basis Pajak yang Efektif (7) Mekanisme Penyelesaian masalah perpajakan terkelola dengan baik (8) Data Perpajakan Berkualitas Tinggi.
Implikasi dari Penelitian ini adalah agar pemerintah melakukan peningkatan kualitas SDM di bidang penilaian, mengurangi tunggakan PBB, menentukan target dengan cermat, mengurangi prosedur yang tidak perlu, serta memperbaiki kualitas data administrasi wajib pajak.
Kata Kunci : Evaluasi, PBB-P2, Efisiensi
Abstract :This Research evaluates on measuring Efficieny of Implementation property tax as a regional tax. For this purpose an evaluation model of efficiency. There are eight criteria which will be measured in this research. They are (1) Cost Effective Arrangements (2) Revenue Raising Abilities (3) Well Defined Taxpayers (4) Effective Collection Procedure (5) Effective Administrative Arrangement (6) Effective Assessment of The Tax Base (7) Managable dispute mechanism (8) High Quality tax records.
The implication of this research that government should improve the quality of human resources, reduce the deffered receivable of property tax, setting a good target, cut the unnecessary procedures and fix the quality of administrative arrangements.
Keyword : Evaluation, Property tax, Efficiency
610515932C1B010074ANALISIS PENGARUH CITRA MEREK DAN KEPERCAYAAN MEREK
TERHADAP KINERJA MEREK DENGAN KESETIAAN MEREK SEBAGAI
VARIABEL MEDIASI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh citra merek dan kepercayaan merek terhadap kinerja merek dengan kesetiaan merek sebagai mediator pada smartphone merek Nokia/Microsoft.
Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman. Peneliti menggunakan sampel sebanyak 120 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM).
Hasil analisis penelitan ini menunjukkan bahwa: (1) citra merek berpengaruh positif terhadap kesetiaan merek, (2) kesetiaan merek tidak memediasi hubungan antara citra merek terhadap kinerja merek, (3) kepercayaan merek berpengaruh positif terhadap kesetiaan merek, (4) kesetiaan merek memediasi hubungan antara kepercayaan merek terhadap kinerja merek, (5) kesetiaan merek berpengaruh positif terhadap kinerja merek.
The purpose of this research was to analyze the influence of brand image
and brand trust to brand performance with brand loyalty as mediating variable on
Nokia/Microsoft smartphone. The population of this research is student of Economics and
Business faculty, Jenderal Soedirman University. A simple random sampling technique
was used 120 respondents. Data was analyzed by Structural Equation Modelling (SEM).
The results of this research confirmed that (1) brand image had positive influence to
brand loyalty, (2) brand loyalty not mediated the relationship between brand image and
brand performance, (3) brand trust had positive inluence to brand loyalty, (4)brand
loyalty mediated the relationship between brand trust and brand performance, (5) brand
loyalty had positive influence to brand performance.
610615933C1C012073ANALISIS PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DAN KOMPONENNYA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIAPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Pengaruh Intellectual Capital dan Komponennya Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisis pengaruh Intellectual Capital dengan model VAICTM dan komponennya yaitu VACA, VAHU, STVA terhadap kinerja keuangan internal dan eksternal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012-2014. Metode yang digunakan untuk menentukan sampel penelitian adalah metode purposive sampling dan uji outlier. Selain itu penelitian ini juga menggunakan uji sensitivitas untuk setiap model penelitian dengan mengubah variabel dependennya, yaitu kinerja keuangan internal yang diproksikan ROA diubah menjadi ROE dan ATO, sedangkan kinerja keuangan eksternal yang diproksikan PER diubah menjadi EPS dan PBV.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan Regresi Linier Sederhana dan Regresi Linier Berganda menunjukkan bahwa: (1) VACA tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan internal (ROA) (2) VACA tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan eksternal (PER) (3) VAHU memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan internal (ROA) (4) VAHU tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan eksternal (PER) (5) STVA tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan internal (ROA) (6) STVA tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan eksternal (PER) (7) VAICTM memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan internal (ROA) (8) VAICTM tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan eksternal (PER). Analisis uji sensitivitas dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel STVA dan VAICTM memiliki hasil pengaruh bersifat robust terhadap seluruh kinerja keuangan dengan semua jenis proksi yang digunakan. Sedangkan variabel VACA dan VAHU sensitif terhadap proksi yang digunakan.
Implikasi dari penelitian ini adalah para manajer perusahaan manufaktur di Indonesia harus memerhatikan kualitas intellectual capital melalui pengaturan besarnya masing-masing komponen intellectual capital, khususnya human capital karena berpengaruh positif dalam meningkatkan kinerja keuangan internal perusahaan. Upaya yang dapat dilakukan adalah perusahaan manufaktur hendaknya mencari kualitas human capital yang lebih tinggi untuk dipekerjakan dalam perusahaan sehingga dana pelatihan dan sebagainya dapat diminimalisir. Selain itu, perusahaan manufaktur di Indonesia hendaknya lebih memanajemen dana agar mengeluarkan biaya modal fisiknya secara efektif dan efisien agar tercipta kualitas intellectual capital yang bisa menjadi value added perusahaan.
The type of research is a quantitative study with secondary data. The title of this research is “Analyze The Influence of Intellectual Capital and The Components on Financial Performance of Manufacturing Companies Listed on The Indonesian Stock Exchange (BEI)”. The aims of research is to analyze the effect of Intellectual Capital with VAICTM model and The Components that VACA, VAHU, STVA on internal and external financial performance. The method used to determine the research sample is purposive sampling method and outlier test. In addition, this research also used the sensitivity test by changing the dependent variable, that are internal financial performance which is ROA converted to ROE and ATO. While, external financial performance which is PER converted to EPS and PBV.
Based on result of research and data analysis using Simple Linier Regression and Multiple Linier Regression which has got the conclusions: (1)VACA have not a significant effect on the internal financial performance (ROA), (2) VACA have not a significant effect on the external financial performance (PER), (3)VAHU have a significant positive effect on internal financial performance (ROA), (4)VAHU have not a significant effect on the external financial performance (PER), (5)STVA have not a significant effect on the internal financial performance (ROA), (6)STVA have not a significant effect on the external financial performance (PER), (7)VAICTM have a significant positive effect on internal financial performance (ROA),(8) VAICTM have not a significant effect on the external financial performance (PER). The sensitivity test concluded that STVA and VAICTM have influence results are robust to whole financial performance with any type of proxy. However, VACA and VAHU have influence result are different, they are sensitive to the proxy is used.
As implication of the conclusion above that managers should be noticed the quality of intellectual capital through setting the amount of the individual components, especially human capital due to the positive effect of internal financial performance. The company should be looking for higher quality of human capital to be employed in company so that fund training can be minimized. In addition, the manufacturing company in Indonesia should manage physical capital (VACA) effectively and efficiently to creat the good quality of intellectual capital which could be the value added of the company.
610715935H1E012014PENERAPAN SECOND VERTICAL DERIVATIVE (SVD) PADA DATA GRAVITASI UNTUK MENGIDENTIFIKASI KEBERADAAN PATAHAN DI SEPANJANG PEGUNUNGAN SERAYU SELATAN KABUPATEN BANYUMASIdentifikasi struktur patahan daerah di sepanjang Pegunungan Serayu Selatan Kabupaten Banyumas penting untuk diketahui, karena dengan mengetahui struktur patahan dapat meminimalisir dampak bencana dari aktivitas geologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur patahan di sepanjang Pegunungan Serayu Selatan Kabupaten Banyumas berdasarkan data anomali medan gaya berat. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data topografi yang diperoleh dari Scripps Institution of Oceanography, University of California San Diego dan peta Anomali Bouger Lengkap lembar Banyumas. Pengolahan data dimulai dengan melakukan digitasi untuk memperoleh anomali bouger lengkap. Pengangkatan ke atas dilakukan untuk memisahkan anomali regional dan residual. Sedangkan analisa Second Vertical Derivative (SVD) dilakukan untuk mengidentifikasi patahan. Pemodelan bawah permukaan dilakukan menggunakan metode Talwani 2½D dalam progam grav2DC. Analisa SVD memperlihatkan terdapat patahan di sekitar pegunungan Serayu Selatan Kabupaten Banyumas. Hasil pemodelan menunjukan bahwa struktur patahan daerah penelitian memiliki dip yang bervariasi antara 60⁰ sampai 72⁰. Adapun jenis sesar yang teridentifikasi adalah jenis sesar turun. Secara keseluruhan patahan terletak pada kontak antara Formasi halang dan anggota breksi Formasi halang. Formasi Halang memiliki densitas rata-rata 2,7875 g/cm3 yang tersusun atas batu lempung, perselingan pasir, nafal dan tuff dengan sisipan breksi. Anggota breksi Formasi Halang memiliki densitas rata-rata 2,95 g/cm3 yang tersusun atas batuan breksi, andesit dan lava basaltik. Identification of the structural faults in Mountains of South Serayu was important to known, because by knowing the structure of the fault can minimize the impact of disasters geological activity. The aim of the research determined the structure of fault in Mountains of South Serayu based on the gravity field anomalies.The data that used in this research was a topography data obtained from Scripps Institution of Oceanography, University of California San Diego and the map of complete bouger anomaly, Banyumas. Data processing is begun by digitized to obtain a complete bouger anomalies. Upward Continuation method was used to separate regional and residual anomaly. The analysis of SVD was performed to determine of fault. Subsurface modeling was performed using 2 ½ D Talwani method in grav2DC program. SVD analysis shows there is a fault in the surrounding mountains of South Serayu, Banyumas. Modeling shows that structural fault in this research had a dip that varies between 60⁰ to 72⁰ . The type of fault identified is normal fault. The fault lies in contact Halang formation with breccia member of Halang formation. Halang formation has a rate density of 2,7875 g/cm3. The constituent rocks are: claystone, alternation of sandstone, marl and tuff with intercalations of breccia. Breccia member of Halang formation has a rate density of 2,95 g/cm3. Breccia member of Halang formation consist of breccia, andesite and lava basaltic.
610815950C1K012020The Influence of Ownership Structure, Leverage, and Dividend Policy on Firm Value in Manufacturing Companies Listed on 100 Kompas Stock Exchange IndexPenelitian ini berjudul “The Influence of Ownership Structure, Leverage, and Dividend Policy on Firm Value in Manufacturing Companies Listed on 100 Kompas Stock Exchange Index.”. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur kepemilikan, Dividend Payout Ratio, dan Debt to Equity Ratio pada perusahaan yang terdaftar di Bursa saham 100 Kompas index selama periode 2010 sampai 2014. Penentuan sampel menggunakan metode pursposive sampling dan diperoleh sebanyak 7 perusahaan.

Hipotesis penelitian ini adalah adalah: 1) Terdapat pengaruh signifikan antara struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan. 2) Tidak terdapat pengaruh signifikan antara kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan. 3) Tidak terdapat pengaruh signifikan antara kebijakan hutang terhadap nilai perusahaan.

Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan syarat uji lolos asumsi klasik, yaitu: uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heterokedastisitas dan uji autokorelasi.

Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan. Namun tidak terdapat pengaruh antara leverage, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan.

Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu investor perlu memperhatikan besarnya kepemilikan institusional suatu perusahaan. Besarnya kepemilikan institusi menandakan bahwa perusahaan tersebut memiliki manajemen yang baik. Selain itu, kebijakan hutang juga perlu diperhatikan oleh investor sebagai bahan pertimbangan untuk menanamkan dana di suatu perusahaan. Perusahaan yang memiliki hutang dianggap akan melakukan ekspansi atau perluasan perusahaan sedangkan perusahaan yang memiliki keuntungan yang tinggi dianggap akan memiliki prospek yang baik di masa depan.
ABSTRACT
The purpose of this research is to analyze the influence of ownership structure, leverage, and dividend policy, towards firm value. The population of this research are manufacturing companies that are listed in Indonesia Stock Exchange during 2010 until 2014. The method used in this research is purposive sampling, with 7 companies used as the samples. The research used the method of multiple regression analysis with classical assumption tests, such as: normality test, multicollinierity test, heteroscedasticity test, and autocorrelation test.

The result shows that ownership structure have significant effect towards firm value. On the other hand, leverage, and dividend policy have no significance effect towards firm value. The implications of the conclusion is investors should to consider the amount of institutional ownership of the company. The amount of ownership institutional signifies that the company have good management. Additionally, debt policy and return on equity need attention too by an investors as consideration to invest the funds in the company. Companies that have debt considered is going to expand, while companies that have high profit considered to have good prospects in the future.

610915886E1A011255TANGGUNG JAWAB PT. KERETA API (PERSERO) DAERAH OPERASI V PURWOKERTO TERHADAP PENGEMBALIAN BIAYA PEMBATALAN TIKET DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMENFungsi dan peranan pengangkutan sangat penting bagi kehidupan masyarakat dan berpengaruh dalam berbagai aspek. Salah satu dari aspek tersebut adalah aspek hukum, dimana pengoperasian dan pemilikan alat angkutan kereta api diperlukan ketentuan hokum mengenai tanggung jawab. Perkeretaapian merupakan salah satu moda transportasi yang memiliki karakteristik dan keunggulan khusus, terutama dalam kemampuannya mengangkut baik konsumen atau yang disebut penumpang maupun barang secara masal. Oleh sebab itu, tak dapat disangkal kemungkinan adanya risiko yang menimbulkan kerugian pada pihak penumpang dalam hal terjadinya pembatalan tiket yang terkadang terdapat kesalahan dalam sistem sehingga pengembalian biaya yang seharusnya tepat waktu dapat mundur dari waktu yang telah ditentukan ataupun kesalahan informasi dalam penyampaian dari pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) selaku pemilik alat angkut kereta api dan pelaku usaha.
Metode penulisan skripsi ini menggunakan pendekatan Yuridis Normatif. Spesifikasi Penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Sumber data yang digunakan meliputi Data Sekunder, Data Primer dan Data Tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara library search dan teknik wawancara bebas terpimpin. Metode pengelohan data dilakukan dengan cara Teks Naratif dan Metode analisis data adalah Normatif Kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab PT. Kereta Api Indonesia (Persero) terhadap penumpang dalam hal terjadinya pengembalian biaya pembatalan tiket bertanggung jawab atas pengembalian biaya pembatalan tiket itu sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang undangan yakni dengan pengembalian biaya pembatalan tiket melalui stasiun yang ditunjuk dan pengembalian biaya pembatalan tiket melalui transfer rekening.
The function and role of the transport is very important for people's lives and influence in various aspects. One of these aspects is the legal aspect, wherein the operation and ownership of rail transport equipment necessary legal provisions regarding responsibility. Railways is one of the modes of transportation that have special characteristics and advantages, especially in its ability to transport either the consumer or the so-called mass of passengers and goods. Therefore, undeniably the potential risk to incur losses on the part of the passengers in case of cancellation of tickets that sometimes there are errors in the system so the reimbursement should the right time to step down from a predetermined time or misinformation in the delivery of the PT. Indonesian Railways (Persero) as the owner of the railway conveyances and businesses.

Writing of this method using normative juridical approach. Specifications research used is descriptive. The data sources used include Data Secondary, Primary Data and Tertiary Data. Methods of data collection is done by library search and interview techniques are non-guided. Processing methods of data is done by Narrative Text and methods of qualitative data analysis is normative.

Based on the research results show that the responsibility of PT. Indonesian Railways (Persero) to passengers in the event of a cancellation fee refund responsible for the ticket refund the ticket cancellation fee in accordance with the provisions of the laws and regulations that the cancellation fee refund tickets through the designated station and ticket refund cancellation fees via account transfer.

Keywords: Railway Freight, Responsibility, Cancellation, Refunds
611015962E1A011168PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERHADAP KLAUSULA BAKU YANG MERUGIKAN KONSUMEN DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI RUMAH (TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI DEPOK NOMOR 37/PDT.G/2014/PN.Dpk)Permasalahan yang kerap muncul dalam pemenuhan kebutuhan terhadap perumahan adalah masalah perizinan, masalah kualitas, atau masalah kepastian terbitnya sertipikat rumah yang jadi objek jual beli tersebut. Umumnya dalam jual beli rumah antara konsumen dan pelaku usaha dalam jual beli rumah, pelaku usaha telah menyiapkan perjanjian yang didalamnya terdapat klausula baku, konsumen mau tidak mau harus tunduk pada klausula baku yang telah ditetapkan secara sepihak oleh pelaku usaha. Salah satu kasus yang sudah diputus di pengadilan adalah putusan Pengadilan Negeri Depok Nomor 37/Pdt.G/2014/PN.DPK.
Berdasarkan latar belakang di atas diperoleh rumusan masalah, bagaimanakah pertimbangan hukum hakim terhadap klausula baku yang diterapkan oleh PT. Karya Bangun Mandiri pada perjanjian pemesanan dengan konsumen jual beli rumah dalam Putusan Pengadilan Negeri Depok Nomor 37/PDT.G/2014/PN.DPK?
Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan legal positif yang bersifat deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan penulis adalah data sekunder yaitu bahan hukum yang didapat dari literatur atau buku-buku, dan dokumen yang biasanya terdapat diperpustakaan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hakim dalam putusannya yaitu menguatkan putusan BPSK Kabupaten Bogor Nomor: 02/BPSK-Kab.Bogor/Pts/I/2014 sudah tepat karena pelaku usaha telah melanggar ketentuan Pasal 18 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menimbulkan ketidakpastian kapan pelaku usaha akan mengembalikan uang konsumen tersebut.
The problems that often arise in fulfilling the need for housing is licensing issues, quality issues, or issues the certificate issuance home certainty that the object of the sale and purchase. Generally in buying and selling homes between consumers and businesses to buy and sell homes, businesses have set up agreements in which there are standard clauses, consumers would not want to be subject to the standard clauses which have been set unilaterally by businesses. One of the cases that have been decided in the courts is the Depok District Court No. 37/Pdt.G/2014/PN.DPK.
Based on the above background is obtained formulation of the problem, how the legal considerations of the judge to the standard clause applied by PT. Karya Bangun Mandiri booking agreement with the consumers buying and selling houses in Depok District Court's Decision No. 37/PDT.G/2014/PN.DPK ?
This research used normative juridical approach of positive legal analytical descriptive. The data sources used by the author is secondary data that is legal materials obtained from the literature or books, and documents that are usually found in the library.
Based on the results of research and discussion can be concluded that the judge in his ruling that upheld the verdict BPSK Bogor District Number : 02/BPSK- Kab.Bogor/Pts/I/2014 was precisely because businesses have violated the provisions of Article 18 of Law No. 8 of 1999 on consumer protection creates uncertainty when businesses will reimburse the consumer
611115936H1E011027Visualisasi Distribusi Suhu Tubuh pada Proses HidroterapiPerubahan suhu tubuh pada manusia dapat mempengaruhi kesehatan secara serius. Perubahan suhu dapat dipertimbangkan sebagai pengaruh perpindahan kalor dari suhu lingkungan. Pada kasus khusus seperti hidroterapi, aliran kalor dari air akan meningkatkan suhu kulit. Memodifikasi persamaan perpindaan kalor pada tubuh model Chen-Holmes dengan menambah laju kalor dari air dan kulit, perubahan suhu tubuh manusia dapat divisualisasikan berdasar waktu perlakuan hidroterapi. Grafik distribusi temperatur untuk setiap posisi yang lebih baik didapat dengan variasi manual pada konduktivitas perfusi, kecepatan aliran darah dan koefisien perfusi. Jumlah kalor yang diterima permukaan sekitar 2.7347 x 10^7 joule selama terapi 15 menit. Meskipun demikian perubahan suhu menurun secara eksponensial kearah inti tubuh, terlihat bahwa kalor yang diterima tidak mempengaruhi suhu inti tubuh manusia.Temperature change of human body can affect health seriously. This change could be considered as heat transfer influenced from ambient temperature. In special case such as hydrotherapy, heat flow from water would increase skin temperature. Modifying Chen-Holmes model of bio-heat transfer equation by adding heat rate by water and skin, the temperature change of human body can be visualize depend on hydrotherapy treatment time. Better graphic distribution of temperature for every position can be obtained by manual variation of perfusion conductivity, blood stream speed and perfusion coefficient. Amount of heat absorbed by body surface is about 2.7347 x 10^7 joule while therapy took 15 minutes. Nevertheless the temperature change decreasing exponential to the body core direction, seems like the heat absorbed don’t affect to core temperature of human body.
611215934G1D012059GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PENATALAKSANAAN MANAJEMEN NYERI DI RUANG PERAWATAN ANAK RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO

Penatalaksanaan manajemen nyeri pada anak belum sepenuhnya dilaksanakan oleh perawat dikarenakan masih banyak tindakan medis yang harus diberikan terutama dalam mengatasi nyeri pada anak. Keputusan dalam melaksanakan manajemen nyeri sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh seorang perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan perawat tentang penatalaksanaan manajemen nyeri di ruang perawatan anak RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Besarnya sampel adalah 31 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Metode analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan perawat anak tentang penatalaksanaan manajemen nyeri farmakologi mayoritas pada kategori kurang (74,2%). Sedangkan, tingkat pengetahuan perawat tentang penatalaksanaan manajemen nyeri non farmakologi mayoritas pada kategori baik (45,2%), Tingkat pengetahuan perawat tentang penatalaksanaan manajemen nyeri berdasarkan karakteristik responden di ruang perawatan anak RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan pada kategori kurang (54,9%), khususnya manajemen nyeri farmakologi.Pain management for children has not been fully implemented by nurses because they still focus on measure medical treatment to relieve acute pain on children. The decision on applying pain management is firmly influenced by knowledge of the nurses itself. Research’s goal is to describe nurses knowledge level about pain management procedures in children care unit of Margono Soekarjo General Hospital Purwokerto. This research used the descriptive analitic method with the cross sectional approach and total sampling technique. The amount of sample was 31 respondents which has fulfill the inclution and exclution criteria. Frequency distribution was used as data analyzed method. The result of the research shows that nurses knowledge level about pharmacological pain management mayority in less category (74,2%). While, the nurses knowledge level about non pharmacological pain management mayority in good category (45,2%).The nurses knowledge level about pain management based on respondent characteristics in children care unit of Margono Soekarjo general Hospital Purwokerto most have a knowledge level in the less category (54,9%), especially pharmacological pain management.
611315937F1A011012POLA PENGASUHAN ANAK PADA KELUARGA TNI-AD DI PERUMAHAN TNI-AD KOREM 071/WIJAYAKUSUMA KELURAHAN BANCAR KEMBAR KECAMATAN PURWOKERTO UTARAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penerapan pola asuh anak pada keluarga militer TNI-AD dan untuk mengetahui nilai-nilai yang diterapkan dalam mendidik anak pada keluarga militer TNI-AD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, yaitu penelitian yang didapatkan dari wawancara mendalam pada subyek penelitian serta memahami fenomena yang sedang dialami. Lokasi penelitian yaitu di Perumahan TNI-AD KOREM 071/WIJAYAKUSUMA Kelurahan Bancarkembar Kecamatan Purwokerto Utara. Sasaran penelitian yaitu suami dan istri, dengan suami yang menjadi anggota TNI-AD dari golongan Bintara dan Perwira, serta mempunyai anak dengan usia dibawah 18 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data adalah dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik menentukan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling, yaitu teknik untuk menentukan sampel penelitian dengan beberapa pertimbangan tertentu yang bertujuan agar data yang diperoleh nantinya bisa lebih representatif. Sumber data dalam penelitian ini didapatkan data primer yang diperoleh dengan wawancara mendalam dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi pustaka untuk memperoleh landasan teori yang digunakan sebagai pedoman penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Analisis Interaktif yaitu dilakukan oleh peneliti secara terus menerus dari sejak pengumpulan data sampai penarikan kesimpulan. Validasi data peneliti menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola asuh yang diterapkan dalam keluarga militer TNI-AD yaitu pola asuh otoriter, pola asuh demokratis, pola asuh dalam pemberian makanan, pola asuh dalam menjaga kesehatan, dan pola asuh dalam hal pendidikan anak. Nilai-nilai yang diterapkan dalam mengasuh dan mendidik anak yaitu nilai kedisiplinan, keagamaan, dan kesopanan.The research have the purpose to knowing the way how to do parenting son in the military family of TNI AD and to knowing the values that be done in educating children to TNI AD military family. The method of research using qualitative description, is a research that get it f rom depth interview to the subject of research and also to understanding the phenomena happen. The research was located in housing of TNI-AD KOREM071/WIJAYAKUSUMA, Bancarkembar village, and district of north Purwokerto. The object of research is a couple husband ang wife, with husband is a member of TNI-AD from Bintara and Perwira group, also have the children under 18 years old. The tehnique to collect data using depth interview, observation, and documentation. Tehnique to decide informan in the research using purposive sampling tehnique, is a tehnique to select sampling of research with many discussion so that data can be more representative. The soure of data in research was obtainable primary data with depht interview and observation. In the other side, secondary data was obtainable from librarian study to get a basic theory that used as a guidance research. Analysis data tehnique using analyze interactive tehnique. It has be done by the surveyor everyday from collection the data until make a conclusion. Surveyor Using triangulasi data to get real data. The result of research showing that the parenting that be done in the military family of TNI AD is a authoritarian parenting, democratic parenting, parenting of food, parenting of healthy, and parenting in related with chidren education. The values that be done in parenting and educate the chidren is a values of disciplie, religion, and personality.
611415938G1H012014Perilaku Pemberian Air Susu Ibu Pada Ibu yang Memiliki Bayi Berat Lahir Rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungbanteng Kabupaten BanyumasPerilaku pemberian ASI oleh ibu yang memiliki Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) memerlukan pengetahuan, dan pendorong untuk dapat mengoptimalkan pemberian ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan, perilaku, dan pendorong perilaku pemberian ASI pada ibu yang memiliki BBLR. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng Banyumas. Sampel penelitian ini yaitu 6 orang informan utama yang merupakan ibu yang memiliki BBLR dan informan pendukung yang terdiri dari masing – masing 6 orang suami dan bidan desa yang diambil secara purposive sampling.
Hasil : Pengetahuan ibu tentang ASI melingkupi jenis, manfaat, dan hal yang mempengaruhinya. Ibu mengetahui bahwa pemberian ASI pada BBLR sama dengan pemberian ASI pada bayi berat lahir normal. Semua ibu memberikan kolostrum, namun tidak semua ibu memberikan IMD. Perilaku pemberian ASI pada BBLR masih didasarkan pada kemauan ibu dan kondisi kesehatan bayi. Dorongan dalam pemberian ASI yaitu pengetahuan tentang ASI, motivasi diri, kondisi ekonomi, dukungan bidan desa, keluarga dan suami.
Kesimpulan : Pengetahuan ibu tentang ASI pada BBLR tidak berbeda dengan pemberian ASI pada bayi dengan berat lahir normal. Perilaku pemberian ASI ibu pada BBLR bergantung pada kemauan ibu dalam memberikan ASI dan kondisi kesehatan bayi. Dorongan perilaku pemberian ASI yaitu pengetahuan ibu tentang ASI, motivasi, kondisi ekonomi, dan dukungan bidan desa, keluarga, serta suami
Breastfeeding behavior at mothers who have Low-Birth-Weight (LBW) Infant need knowledge and encouragements in practice. This study aims to describe knowledge, behavior, and encouragements in breastfeeding practice at LBW infants. This study was a descriptive research using qualitative approach. This study was conducted at work area of Puskesmas Kedungbanteng, Banyumas. Sample of this study is 6 main informant who is mothers who give breastfeeding to their LBW-Infants and supported by informant consist of each 6 husbands and midwifes took by purposive sampling
Results : Maternal knowledge about breastfeeding covers the types, benefits, and the things that affect it. Mothers know that behavior of breastfeeding at LBW infants isn’t different with infants of normal birth weight. All mothers giving colostrum, but not all mothers provide EIB to their infants. Behavior of breastfeeding in LBW infants based on the willingness of the mothers and health condition of the infants. Things that encourage breastfeeding is knowledge about breastfeeding, self- motivation, economic conditions, the support of midwives, family and husband
Conclusion : Maternal knowledge about breastfeeding in LBW infants didn’t differ in infants with normal birth weight. Behavior of breastfeeding mothers at LBW depend on the willingness of mothers in breastfeeding and babies’s health condition. Behavior encouragments of breastfeeding are mothers’s knowledge, motivation, economic conditions, and support from midwives, family, and her husband
611515951C1B012023ANALISIS PENGARUH PEMBIAYAAN MUDHARABAH, MUSYARAKAH DAN MURABAHAH TERHADAP RETURN ON EQUITY BANK UMUM SYARIAH


Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian ini berjudul: “Analisis Pengaruh Pembiayaan Mudharabah, Musyarakah, dan Murabahah terhadap Return On Equity Bank Umum Syariah”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembiayaan mudharabah, musyarakah, dan murabahah terhadap return on equity.
Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada periode tahun 2010-2014. Purposive sampling method digunakan untuk menentukan sampel yang digunakan pada penelitian ini. Setelah purposive sampling, hanya ada 8 bank dari total 12 Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan regresi linier berganda (di bantu alat analisis software SPSS 21 for Windows) menunjukan bahwa: (1) Pembiayaan Mudharabah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Equity (ROE) Bank Umum Syariah di Indonesia, (2) Pembiayaan Musyarakah tidak berpengaruh terhadap Return On Equity (ROE) Bank Umum Syariah di Indonesia, (3) Pembiayaan Murabahah tidak berpengaruh terhadap Return On Equity (ROE) Bank Umum Syariah di Indonesia.
Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu Bank umum syariah sebaiknya meningkatkan pembiayaan mudharabah karena memberikan keuntungan yang lebih banyak bagi bank syariah. Untuk meningkatkan pembiayaan musyarakah dengan cara membiayai proyek-proyek kontruksi dan infrastruktur karena akan mendapatkan keuntungan yang besar bagi bank syariah. untuk meningkatkan kualitas pembiayaan bank umum syariah dianjurkan untuk melakukan langkah-langkah berikut: pengawasan secara rutin terhadap pembiayaan, penyusunan kebijakan penyaluran pembiayaan, lebih selektif dalam memilih calon peeria pembiayaan. Pihak bank juga harus mendisiplinkan karyawannya di bidang penilaian calon nasabah.
This research is a descriptive research by using the quantitative approach that is conducted at Islamic Banks which is listed in Financial Service Authority (OJK). This research entitles: “Analysis of the Financing Effect of Mudharabah, Musyarakah, and Murabahah to the Return On Equity of Islamic Banks”. The purpose of research is to find out the effect of funding of mudharabah, musyarakah, and murabahah to the Return On Equity.
Population in this research is Islamic Banks that is listed in Financial Service Authority (OJK) in period 2010-2014. Purposive sampling method in this research is used to determine the sample that is applied in this research. After purposive sampling, there is just 8 banks from 12 total islamic banks that are listed in Financial Service Authority (OJK) which fulfills the criteria to be used as sample.
Based on the result of research and data analysis use the double linear regression (supported with software analysis of SPSS 21 for Windows) shows that: (1) Financing of Mudharabah gives the positive and significant effect to the Return On Equity (ROE) of Islamic Banks in Indonesia, (2) Financing of Musyarakah does not give effect to the Return On Equity (ROE) of Islamic Banks in Indonesia, (3) Financing of Murabahah does not give the effect to the Return On Equity (ROE) of Islamic Banks in Indonesia.
Implication from the conclusion above that Islamic Banks is would be better to increase the financing of mudharabah because it gives the bigger benefit for islamic bank. To increase the financing of musyarakah by giving financing to the construction projects and infrastructures because it will get the bigger benefit for islamic banks. To increase the financing of islamic banks is suggested to do the stages as following: routine controlling to the funding, policy management of financing implementation, to be more selective in selecting the candidate of financing. Bank also must be discipline for its employees in the field of appraisal of the candidate of customer.

611615939C1J012007DETERMINANTS OF PERTAMAX PURCHASE DECISION IN NORTH PURWOKERTORINGKASAN
Tingkat yang sangat tinggi konsentrasi zat pencemar yang melampaui ambang toleransi yang diizinkan akan memiliki dampak negatif pada lingkungan, berbahaya bagi manusia, tanaman, hewan akan menghancurkan kualitas air melalui hujan asam, yang mengakibatkan rantai rusak flora dan fauna. Kegiatan transportasi meningkat, khususnya sepeda motor merupakan sumber utama polusi udara di perkotaan. Pertamax sebagai salah satu bahan bakar berbasis minyak memiliki 92 RON (Research Octane Number) yang memiliki dampak yang baik bagi lingkungan dan mesin kendaraan mengalami pada meningkatnya jumlah konsumsi notiwithstanding tidak setinggi jumlah konsumsi premium.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor penentu keputusan pembelian pertamax di North Purwokerto mis usia, pekerjaan, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan kelompok referensi faktor sebagai variabel independen dan keputusan pembelian sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan regresi logistik sebagai teknik analisis data untuk mengetahui pseudo r square dengan melihat pada Nagelkerke ini r persegi, Model signifikansi dan pengujian parameter dan uji elastisitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan wawancara kepada responden yang diputuskan oleh Slovin rumus dan mengakibatkan 100 responden dengan random sampling di Purwokerto Utara.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pekerjaan, pendapatan, dan kelompok referensi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertamax keputusan pembelian di North Purwokerto. Sedangkan sisa itu, usia dan tingkat pendidikan variabel mis berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertamax keputusan pembelian di North Purwokerto. Implikasinya adalah pasokan pertamax di North Purwokerto harus menjadi perhatian oleh pemerintah daerah dan PT Pertamina karena berdasarkan pendudukan kesimpulan, tingkat pendapatan, dan kelompok referensi memberikan pengaruh dan signifikan .. Dan Kelompok acuan memberikan paling elastisitas ke pertamax keputusan pembelian. Jadi, pemerintah pada kasus ini PT Pertamina harus lebih mengintensifkan besar-besaran pada iklan tentang dampak yang baik dari pertamax sebagai bahan bakar berbasis minyak ramah lingkungan. Jadi selanjutnya akan mempengaruhi kelompok referensi lebih banyak untuk membeli pertamax. Selanjutnya orang yang membeli pertamax itu akan membantu untuk mengurangi jumlah polusi udara di Indonesia.
SUMMARY
Very high rates of substance concentration of polluters that go beyond the threshold of tolerance allowed will have a negative impact on the environment, be dangerous for humans, plants, animals will destroy water quality through the acid rain, which result in the broken chain of flora and fauna. The increasing transport activities, particularly of motorcycles are the main source of air pollution in urban areas. Pertamax as one of oil based fuel has 92 RON (Research Octane Number) which has good impact for environment and engine vehicle was having on increasing consumption number notiwithstanding it is not as high as the consumption number of premium.
The purpose of this research is to examine the determinants of pertamax purchase decision in North Purwokerto i.e age, occupation, education level, income level, and reference group factor as independent variables and purchase decision as dependent variable. This research using logistic regression as analysis data technique to know the pseudo r square by look at the nagelkerke’s r square, significancy model and parameter testing and elasticity test. The method used in this research is questionnaire and interview to respondent who was decided by slovin formula and resulted 100 respondents with random samplingin North Purwokerto.
The result of analysis shows that occupation, income level, and reference group has a positive influence and significant to pertamax purchase decision in North Purwokerto. Whereas the rest of that, i.e age and education level variable has positive influence and not significant to pertamax purchase decision in North Purwokerto. The implication is pertamax supply in North Purwokerto should to be concern by regional government and PT Pertamina because based on the conclusion occupation, income level, and reference group give an influence and significant.. And Reference group give the most elasticity to pertamax purchase decision. So, government on this case that PT Pertamina have to further intensify massively on advertising about good impact of pertamax as environmentally friendly oil-based fuel. So next will influence more much reference group to purchase pertamax. Furthermore people who purchase pertamax it will help to reduce air pollution number in Indonesia.

Keywords: Purchase Decision, Age, Occupation, Education Level, Income Level, Reference Group.
611715940F1C009086DRAMATURGI MAHASISWI BERPROFESI PEMANDU LAGU FREELANCE DI KOTA PURWOKERTOProfesi pemandu lagu freelance pada saat ini merupakan suatu profesi yang cukup menjanjikan khususnya terkait penghasilan yang cukup menggiurkan.
Penelitian ini berfokus pada Dramatugi Mahasiswi Berprofesi Pemandu Lagu Freelance di Kota Purwokerto terkait dengan pola komunikasi mereka. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Memunculkan data yang bersifat deskriptif. Dimana data tersebut diinterpretasikan dan kemudian disimpulkan. Informan yang dipilih adalah para pemandu lagu yang bekerja secara freelance atau tak terikat dengan suatu perusahaan karaoke tertentu. Untuk menguji keabsahan, peneliti menggunakan triangulasi data, meliputi sumber data, peneliti, metode dan teori.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa setiap Mahasiswi berprofesi sebagai Pemandu Lagu Freelance di Kota Purwokerto memiliki dua panggung berbeda yaitu : panggung depan dan panggung belakang.
Panggung Depan ( front Stage ) saat berada di lingkungan kampus mereka menjadi mahasiswi. Mereka berperilaku normal seperti halnya mahasiswa lainnya dan pola komunikasinya pun tak jauh berbeda dengan para mahasiswa lainnya.
Panggung belakang (back stage) ketika mereka menjadi seorang pemandu lagu karaoke. Di panggung inilah para mahasiswi yang berprofesi pemandu lagu menampilkan karakter diri mereka sesungguhnya. Mereka tak lagi malu untuk bersosialisasi dengan klien secara terbuka dan berperilaku yang lebih bebas bila dibandingkan dengan saat berada di panggung depan.
Pola komunikasi dan karakter mereka membuat mereka bertolak belakang dalam menunjukan perilakunya di panggung depan dengan panggung belakang.
Profession guides freelance song at the moment is a profession that is promising especially related income is quite tempting. This study focuses on student Dramatugi Freelance Profession Guides song in Purwokerto associated with their communication patterns. The method used is descriptive qualitative method. Bring up the data that is descriptive. Where the data is interpreted and summarized. Informants were selected are the guides who work freelance song or not tied to a particular karaoke company. To test the validity, researchers using triangulation of data, including data sources, researchers, methods and theories. Based on the results, it can be seen that each student works as a Freelance guides song in Purwokerto has two different stages, namely: the front stage and back stage. Stage Front (front Stage) while on campus they become sophomores. They behave normally as well as other students and communication patterns were not much different from the other students. Back stage (back stage) when they become a guide track karaoke. At this stage the student who is guiding the songs featuring characters themselves are. They are no longer embarrassed to socialize with clients openly and behave more freely when compared to currently be in front of the stage. Communication patterns and their characters make their contradictory behavior on the show stage in front of the rear stage.
611815941C1B012008PERAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR SEBAGAI MEDIATOR PENGARUH ANTARA KEPUASAN KERJA, LOYALITAS KERJA DAN WORK FAMILY CONFLICT TERHADAP KINERJA PERAWAT RUMAH SAKIT WIJAYAKUSUMA PURWOKERTOPenelitian ini berjudul “Peran Organizational Citizenship Behaviour sebagai Mediator Pengaruh antara Kepuasan Kerja, Loyalitas Kerja, dan Work Family Conflict Terhadap Kinerja Perawat Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepuasan kerja, loyalitas kerja dan work family conflict terhadap kinerja dengan organizational citizenship behaviour sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat ruang perawatan wanita rumah sakit Wijayakusuma Purwokerto yang sudah menikah dengan sampel sebanyak 74 responden. Analisis data dalam penelitian ini adalah Partial Least Square (PLS) yang menunjukan bahwa: (1) Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational citizenship behaviour perawat rumah sakit Wijayakusuma Purwokerto (2) Loyalitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational citizenship behaviour perawat rumah sakit Wijayakusuma Purwokerto (3) Work family conflict berpengaruh negatif dan signifikan terhadap organizational citizenship behaviour perawat rumah sakit Wijayakusuma Purwokerto (4) Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat rumah sakit Wijayakusuma Purwokerto (5) Work family conflict berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat rumah sakit Wijayakusuma Purwokerto (6) Organizational citizenship behaviour berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat rumah sakit Wijayakusuma Purwokerto (7) Organizational citizenship behaviour memediasi secara positif dan signifikan pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja perawat rumah sakit Wijayakusuma Purwokerto (8) Organizational citizenship behaviour memediasi secara positif dan signifikan pengaruh loyalitas kerja terhadap kinerja perawat rumah sakit Wijayakusuma Purwokerto (9) Organizational citizenship behaviour memediasi secara negatif dan signifikan pengaruh work family conflict terhadap kinerja perawat rumah sakit Wijayakusuma Purwokerto. The research titled "The Role of Organizational Citizenship Behaviour as a mediator between the Effect of Job Satisfaction, Loyalty Work and Work Family Conflict Performance Against Nurses Hospital Purwokerto Wijayakusuma". This study aims to identify and analyze the effects of job satisfaction, loyalty work and work family conflict on performance with organizational citizenship behavior as a mediating variable. The method used was survey with a sampling technique proportionate stratified random sampling. The population in this study were nurses hospital treatment room Wijayakusuma Purwokerto woman married with a sample of 74 respondents.
Analysis of the data in this study is Partial Least Square (PLS) which showed that: (1) Job satisfaction positive and significant effect on organizational citizenship behavior hospital nurses Wijayakusuma Purwokerto (2) Loyalty work positive and significant effect on organizational citizenship behavior hospital nurses Wijayakusuma Purwokerto (3) Work family conflict negative and significant effect on organizational citizenship behavior hospital nurses Wijayakusuma Purwokerto (4) Job satisfaction positive and significant effect on the performance of hospital nurses Wijayakusuma Purwokerto (5) Work family conflict negative and significant effect on the performance of hospital nurses Wijayakusuma Purwokerto (6) Organizational citizenship behavior positive and significant effect on the performance of hospital nurses Wijayakusuma Purwokerto (7) Organizational citizenship behavior mediate a positive and significant effect of job satisfaction on the performance of hospital nurses Wijayakusuma Purwokerto (8) Organizational citizenship behavior mediate a positive and significant effect on the performance of work loyalty hospital nurses Wijayakusuma Purwokerto (9) Organizational citizenship behavior mediate negative and significant effect on the performance of work family conflict hospital nurse Wijayakusuma Purwokerto.
611915898F1A012047NYADRAN ALA BREBES (Fenomena Tradisi Nyadran Masyarakat Brebes Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes)Tradisi nyadran berasal dari bahasa Sansekerta, Sraddha yang artinya keyakinan. Secara umum nyadran diartikan sebagai kegiatan bersih makam yang dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat Jawa yang umumnya tinggal di pedesaan. Tradisi ini sudah berlangsung sejak jaman Hindu-Budha sebelum masuknya ajaran Islam ke tanah Jawa. Sejak abad ke-15 para Sunan atau yang dikenal dengan sebutan Walisongo menggabungkan tradisi tersebut dalam dakwahnya untuk menyebarkan ajaran Islam supaya mudah diterima. Kegiatan ini bisa dipahami sebagai sebuah simbolisasi hubungan antara seseorang dengan leluhur, dengan sesama dan hubungan dengan Tuhan. Adapun yang berbeda dari tradisi nyadran di masyarakat Brebes secara turun temurun memaknai tradisi ini berkunjung ke saudara yang lebih tua. Masyarakat harus membawa buah tangan yang wajib yaitu gula,teh dan makanan tradisional seperti kupat lepet, arem arem, dan cucur. Adapun yang berbeda pula tradisi nyadran di masyarakat Brebes secara turun temurun memaknai tradisi ini berkunjung ke saudara yang lebih tua.
Melalui serangkaian wawancara mendalam terhadap masyarakat kecamatan brebes, Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian warga masyarakat tersebut masih melaksanakan tradisi nyadran sebagai hal yang dipercaya untuk mempererat silaturahmi keluarga. Akan tetapi, ada pula yang melaksanakan tradisi tersebut hanya karena ikut-ikutan dan sekedar untuk melestarikan tradisi yang ada. Mengenai makna nyadran itu sendiri adalah kegiatan untuk mempererat solidaritas pada masyarakat, dan momen untuk berbagi bersama keluarga serta saling memaafkan. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Budayawan Brebes, nyadran itu sendiri memiliki filosofi makna bahwa kita sebagai manusia hendaknya harus menyambung silaturahmi, saling memaafkan, dan saling berbagi kesesama. Nyadran juga sebagai wujud rasa hormat dari generasi muda kepada generasi yang tua.
Nyadran is derived from the Sanskrit, Shraddha meaning beliefs. In general the nyadran defined as activities conducted in the graveyard clean together by Javanese people who generally live in rural areas. This tradition already in progress from the time before the entry of Hindu-Buddhist teachings of Islam to Java. Since the 15th century the Sunan or known as the tradition of combining Information in dakwahnya to spread Islamic teachings so easily accepted. This activity can be understood as symbolizing a connection between someone with ancestors, with each other and a relationship with God. As for which is different from nyadran in Brebes hereditary society interpret this tradition visiting older brothers. The community must carry mandatory hands i.e. fruit sugar, tea and traditional foods such as kupat lepet, arem, arem and cucur. As for the different nyadran in Brebes hereditary society interpret this tradition visiting older brothers.
Through a series of in-depth interviews to society subdistrict brebes, results of this research show that most residents still carry out the nyadran as it is believed to retain its family hospitality. However, there is also the tradition that carries out only because of the bandwagon and just to preserve the existing tradition. About the meaning of the nyadran itself is an activity to strengthen solidarity in the community, and to share moments with your family as well as the pardon. It is also justified by the Humanist Brebes, nyadran itself has the philosophy of meaning that we as human beings should have to kinship, pardon, and share kesesama. Nyadran also as a form of respect from the younger generation to the older generation.
612015961B1J012196PENGARUH INOKULASI MIKORIZA VESIKULA ARBUSKULA (MVA) CAMPURAN TERHADAP KEMUNCULAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN BAWANG DAUN
(Allium fistulosum)
Bawang daun (Allium fistulosum) merupakan salah satu komoditas tanaman sayuran yang penting di Asia Tenggara. Peningkatan produksi bawang daun di Indonesia dari tahun 2013-2014 mengalami kenaikan dalam jumlah yang kecil. Salah satu penyebab kecilnya angka peningkatan produksi bawang daun di Indonesia adalah adanya serangan patogen yang menyebabkan penyakit pada tanaman, terutama layu fusarium. Penggunaan fungisida sebagai usaha pengendalian penyakit layu fusarium pada bawang daun memberikan efek negatif yang merusak lingkungan, sehingga alternatif pengendalian penyakit layu fusarium pada bawang daun yang ramah lingkungan perlu diupayakan, salah satunya dengan menggunakan Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA). Mikoriza Vesikula Arbuskula dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit. Keberhasilan infeksi MVA pada tanaman ditentukan dari dosis dan cara inokulasinya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian dosis dan cara inokulasi MVA campuran terhadap kemunculan penyakit layu fusarium pada tanaman bawang daun serta mengetahui dosis dan cara inokulasi MVA campuran yang paling efektif dalam mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman bawang daun.
Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dicoba terdiri atas 2 jenis perlakuan yang dikombinasikan, yaitu 5 dosis MVA campuran (0g; 7,5g; 10g; 12,5g; dan 15g) dan 2 cara inokulasi (saat biji ditanam dan saat bibit dipindahtanamkan). Masing-masing perlakuan dilakukan 3 (tiga) kali ulangan dan setiap ulangan adalah 3 tanaman, sehingga diperoleh jumlah seluruhnya ada 90 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi masa inkubasi penyakit dan intensitas penyakit layu fusarium sebagai parameter utama serta derajat infeksi, pengukuran pH tanah, temperatur dan kelembapan udara sebagai parameter pendukung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis dan cara inokulasi MVA campuran tidak berpengaruh terhadap kemunculan penyakit layu fusarium pada tanaman bawang daun.
Welsh onion (Allium fistulosum) is one of the important vegetable crops in Southeast Asia. Increased production of welsh onion in Indonesia from 2013-2014 year increase in small quantities. One cause of the small number of onion increased production in Indonesia is an attack of pathogens that cause disease in plants, especially Fusarium wilt. The use of fungicides as fusarium wilt disease control efforts in scallion negative effects that damage the environment, so that the alternative to control fusarium wilt on welsh onion environmentally friendly it is necessary, one with a Vesicular Arbuscular Mycorhiza (VAM). VAM can increase plant resistance to disease. The success of VAM infection in plants is determined from the dose and how to the inoculation. The purpose of this study was to determine the effect of dose delivery and mix VAM inoculation against the emergence of fusarium wilt on plants scallion and to know the dosage and inoculation of VAM mix is most effective in controlling fusarium wilt on plants scallion.
The method used was experimental with completely randomized design. Attempted treatment consists of two types of treatment are combined, ie five doses of VAM mixture (0g; 7,5g; 10g; 12,5g; and 15g) and a second inoculation (when the seeds are planted and currently Transplanting seedlings). Each treatment was performed 3 (three) replications and each replication is the third plant, in order to obtain a total number of 90 experimental units. The parameters observed incubation period of the disease and the intensity of fusarium wilt as the main parameter and the degree of infection, measurement of pH, temperature and humidity as supporting parameters.
The results showed that the dosage and inoculation VAM mixture does not affect the appearance of fusarium wilt on plants scallion.