Home
Login.
Artikelilmiahs
15961
Update
DITTA ANINDA HENDRA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH INOKULASI MIKORIZA VESIKULA ARBUSKULA (MVA) CAMPURAN TERHADAP KEMUNCULAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bawang daun (Allium fistulosum) merupakan salah satu komoditas tanaman sayuran yang penting di Asia Tenggara. Peningkatan produksi bawang daun di Indonesia dari tahun 2013-2014 mengalami kenaikan dalam jumlah yang kecil. Salah satu penyebab kecilnya angka peningkatan produksi bawang daun di Indonesia adalah adanya serangan patogen yang menyebabkan penyakit pada tanaman, terutama layu fusarium. Penggunaan fungisida sebagai usaha pengendalian penyakit layu fusarium pada bawang daun memberikan efek negatif yang merusak lingkungan, sehingga alternatif pengendalian penyakit layu fusarium pada bawang daun yang ramah lingkungan perlu diupayakan, salah satunya dengan menggunakan Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA). Mikoriza Vesikula Arbuskula dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit. Keberhasilan infeksi MVA pada tanaman ditentukan dari dosis dan cara inokulasinya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian dosis dan cara inokulasi MVA campuran terhadap kemunculan penyakit layu fusarium pada tanaman bawang daun serta mengetahui dosis dan cara inokulasi MVA campuran yang paling efektif dalam mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman bawang daun. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dicoba terdiri atas 2 jenis perlakuan yang dikombinasikan, yaitu 5 dosis MVA campuran (0g; 7,5g; 10g; 12,5g; dan 15g) dan 2 cara inokulasi (saat biji ditanam dan saat bibit dipindahtanamkan). Masing-masing perlakuan dilakukan 3 (tiga) kali ulangan dan setiap ulangan adalah 3 tanaman, sehingga diperoleh jumlah seluruhnya ada 90 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi masa inkubasi penyakit dan intensitas penyakit layu fusarium sebagai parameter utama serta derajat infeksi, pengukuran pH tanah, temperatur dan kelembapan udara sebagai parameter pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis dan cara inokulasi MVA campuran tidak berpengaruh terhadap kemunculan penyakit layu fusarium pada tanaman bawang daun.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Welsh onion (Allium fistulosum) is one of the important vegetable crops in Southeast Asia. Increased production of welsh onion in Indonesia from 2013-2014 year increase in small quantities. One cause of the small number of onion increased production in Indonesia is an attack of pathogens that cause disease in plants, especially Fusarium wilt. The use of fungicides as fusarium wilt disease control efforts in scallion negative effects that damage the environment, so that the alternative to control fusarium wilt on welsh onion environmentally friendly it is necessary, one with a Vesicular Arbuscular Mycorhiza (VAM). VAM can increase plant resistance to disease. The success of VAM infection in plants is determined from the dose and how to the inoculation. The purpose of this study was to determine the effect of dose delivery and mix VAM inoculation against the emergence of fusarium wilt on plants scallion and to know the dosage and inoculation of VAM mix is most effective in controlling fusarium wilt on plants scallion. The method used was experimental with completely randomized design. Attempted treatment consists of two types of treatment are combined, ie five doses of VAM mixture (0g; 7,5g; 10g; 12,5g; and 15g) and a second inoculation (when the seeds are planted and currently Transplanting seedlings). Each treatment was performed 3 (three) replications and each replication is the third plant, in order to obtain a total number of 90 experimental units. The parameters observed incubation period of the disease and the intensity of fusarium wilt as the main parameter and the degree of infection, measurement of pH, temperature and humidity as supporting parameters. The results showed that the dosage and inoculation VAM mixture does not affect the appearance of fusarium wilt on plants scallion.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save