Artikel Ilmiah : E1A018272 a.n. KHALID MESHAL ALBANNA

Kembali Update Delete

NIME1A018272
NamamhsKHALID MESHAL ALBANNA
Judul ArtikelILMU BANTU DIGITAL FORENSIK
DALAM TINDAK PIDANA PENYEBARAN BERITA BOHONG
(TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN NOMOR 576/Pid.Sus/2022/PN Blb)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) semakin berkembang
seiring dengan kemajuan teknologi digital. Tindak pidana penipuan melalui platform
investasi digital, terdapat dalam putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung dalam
Putusan Nomor 576/Pid.Sus/2022/PN Blb. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
penggunaan digital forensik sebagai alat bantu dalam pembuktian, serta mengkaji
aspek yuridis yang menjadi hambatan dalam penerapannya di pengadilan. Metode
penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kasus (case
approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Analisis dilakukan
secara kualitatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, literatur, serta
putusan pengadilan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital forensik
memiliki peran penting dalam mengungkap bukti elektronik. Majelis hakim dalam
putusan tersebut mempertimbangkan alat bukti digital forensik sebagai bagian dari
pembuktian, disertai dengan keterangan ahli, sehingga terdakwa dijatuhi pidana sesuai
ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi
Elektronik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Crimes in the field of Electronic Information and Transactions (ITE) have
increasingly developed in line with the advancement of digital technology. One of the
prominent cases is fraud through a digital investment platform, as stated in the decision
of the Bale Bandung District Court Number 576/Pid.Sus/2022/PN Blb. This study aims
to analyze the use of digital forensic science as an auxiliary tool in evidence
examination and to examine the juridical aspects that hinder its application in court.
The research method employed is normative juridical with a case approach and a
statute approach. The analysis was conducted qualitatively by reviewing statutory
regulations, legal literature, and relevant court decisions. The results of the study
indicate that digital forensics plays a crucial role in uncovering electronic evidence,
including transaction traces, digital communications, and system data used by the
defendant. However, its implementation faces several juridical obstacles, such as
issues of electronic evidence validity, limited understanding by law enforcement
officers, and challenges in maintaining data integrity. The panel of judges in the
decision considered digital forensic evidence along with expert testimony as part of the
proof, leading to the imposition of a sentence on the defendant in accordance with Law
Number 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions.
Kata kunci Digital Forensik, Hukum Hakim, Pembuktian, Pertimbangan, Tindak Pidana ITE
Pembimbing 1Weda Kupita, S.H., M.H.
Pembimbing 2Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H., M.H.
Pembimbing 3Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.Hum.
Tahun2025
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2025-08-26 12:52:36.957954
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.