Home
Login.
Artikelilmiahs
50476
Update
KHALID MESHAL ALBANNA
NIM
Judul Artikel
ILMU BANTU DIGITAL FORENSIK DALAM TINDAK PIDANA PENYEBARAN BERITA BOHONG (TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN NOMOR 576/Pid.Sus/2022/PN Blb)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi digital. Tindak pidana penipuan melalui platform investasi digital, terdapat dalam putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung dalam Putusan Nomor 576/Pid.Sus/2022/PN Blb. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan digital forensik sebagai alat bantu dalam pembuktian, serta mengkaji aspek yuridis yang menjadi hambatan dalam penerapannya di pengadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Analisis dilakukan secara kualitatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, literatur, serta putusan pengadilan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital forensik memiliki peran penting dalam mengungkap bukti elektronik. Majelis hakim dalam putusan tersebut mempertimbangkan alat bukti digital forensik sebagai bagian dari pembuktian, disertai dengan keterangan ahli, sehingga terdakwa dijatuhi pidana sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Crimes in the field of Electronic Information and Transactions (ITE) have increasingly developed in line with the advancement of digital technology. One of the prominent cases is fraud through a digital investment platform, as stated in the decision of the Bale Bandung District Court Number 576/Pid.Sus/2022/PN Blb. This study aims to analyze the use of digital forensic science as an auxiliary tool in evidence examination and to examine the juridical aspects that hinder its application in court. The research method employed is normative juridical with a case approach and a statute approach. The analysis was conducted qualitatively by reviewing statutory regulations, legal literature, and relevant court decisions. The results of the study indicate that digital forensics plays a crucial role in uncovering electronic evidence, including transaction traces, digital communications, and system data used by the defendant. However, its implementation faces several juridical obstacles, such as issues of electronic evidence validity, limited understanding by law enforcement officers, and challenges in maintaining data integrity. The panel of judges in the decision considered digital forensic evidence along with expert testimony as part of the proof, leading to the imposition of a sentence on the defendant in accordance with Law Number 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save