Artikel Ilmiah : I1C020087 a.n. AULIA INDRIANA PUSPITASARI

Kembali Update Delete

NIMI1C020087
NamamhsAULIA INDRIANA PUSPITASARI
Judul ArtikelAnalisis Perbedaan Ekspektasi Masyarakat Banyumas terhadap Keinginan untuk Menggunakan Telefarmasi
Abstrak (Bhs. Indonesia)Telefarmasi merupakan pelayanan kefarmasian oleh apoteker melalui penggunaan teknologi telekomunikasi dan sistem informasi kepada pasien. Penggunaan telefarmasi masih rendah di Indonesia, sehingga perlu dilihat ekspektasi mengenai penggunaan telefarmasi di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan ekspektasi Masyarakat Banyumas terhadap keinginan untuk menggunakan telefarmasi. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan metode pengambilan sampel secara accidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 106 responden yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data menggunakan self administered questionnaire kepada masyarakat yang datang ke apotek yang berada di Kecamatan Kembaran dan Sokaraja. Pemilihan kecamatan tersebut karena kedua daerah tersebut merupakan daerah perdesaan yang terletak di luar Purwokerto dan saling berdekatan. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney untuk melihat perbedaan ekspektasi masyarakat Banyumas terhadap keinginan untuk menggunakan telefarmasi. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 106 responden (100%) memiliki tingkat ekspektasi yang tinggi terhadap telefarmasi. Sebanyak 74 responden (69,81%) memiliki keinginan untuk menggunakan telefarmasi dan sebanyak 32 responden (30,19%) tidak ingin menggunakan telefarmasi. Analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara ekspektasi masyarakat Banyumas terhadap keinginan untuk menggunakan telefarmasi dengan p-value sebesar 0,961. Seluruh responden memiliki tingkat ekspektasi yang tinggi terhadap telefarmasi dan sebagian besar responden ingin menggunakan telefarmasi. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara ekspektasi masyarakat dengan keinginan untuk menggunakan telefarmasi
Abtrak (Bhs. Inggris)Telepharmacy is a pharmaceutical service by pharmacists through the use of telecommunications technology and information systems to patients. The use of telepharmacy is still low in Indonesia, so it is necessary to see the expectations regarding willingness to use of telepharmacy in the community. The purpose of this study was to determine the differences in expectations of the Banyumas Community regarding willingness to use telepharmacy. This study is a cross-sectional study with an accidental sampling method. The number of respondents in this study was 106 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Data collection used self-administered questionnaire to people who came to pharmacies in Kembaran and Sokaraja Districts. The reason for choosing these sub-districts is because both areas are rural areas located outside Purwokerto and are close to each other. The analysis in this study used the Mann-Whitney test to see the differences in Banyumas people's expectations regarding willingness to use telepharmacy. The results showed that 106 respondents (100%) had a high level of expectation towards telepharmacy. 74 respondents (69.81%) had willingness to use telepharmacy and 32 respondents (30.19%) did not want to use telepharmacy. Statistical analysis showed that there was no significant difference between Banyumas community expectations towards the desire to use telepharmacy with a p-value of 0.961. All respondents have a high level of expectation towards telepharmacy and most respondents had willingness to use telepharmacy. There is no significant difference between public expectation and willingness to use telepharmacy.
Kata kunciTelefarmasi, Ekspektasi, Keinginan untuk Menggunakan
Pembimbing 1apt. Nia Kurnia Sholihat, M.Sc.
Pembimbing 2apt. Dewi Latifatul Ilma, M.Clin.Pharm.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2024-08-22 14:15:44.970455
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.