Home
Login.
Artikelilmiahs
46202
Update
NILDA IZZATI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KOMUNIKASI KELOMPOK VIRTUAL PADA GRUP LINE SQUARE WITHiKON.SQ
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Selain menghadapi kondisi lingkungan dan rasa aman antar manusia, manusia sendiri juga perlu hidup dalam kelompok yang berbeda. Manusia memiliki dua keinginan yang melekat, yaitu keinginan untuk menyatu dengan lingkungan alam dan keinginan untuk mennyatu dengan manusia dengan tujuan mempermudah proses hidupnya. K-Pop merupakan fenomena budaya populer yang saat ini sedang ramai dibicarakan masyarakat Indonesia. Dengan konsep boy band dan girl band, K-POP digandrungi anak muda dan menjadi fenomena tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat. Demam K-POP semacam ini ditandai dengan adanya fansclub atau fansite, dalam komunitas ini mereka hanya membahas group band atau artis K-POP yang mereka kagumi. Withikon.sq merupakan sebuah grup chat terbuka pada aplikasi Line. Grup ini dibuat untuk para fans musik pop Korea khususnya para penggemar boy group iKON. Dalam hal ini peneliti menggunakan metode penelitian analisis deskriptif yang menekankan pada komunikasi verbal dan non verbal serta analisis tema fantasi menurut Ernest Bormann. Berdasarkan penelitian dan observasi yang dilakukan oleh peneliti, komunikasi dan interaksi yang dapat dianalisis dengan komunikasi verbal dan non verbal serta tema fantasi, dalam grup Line Square Withikon.sq dapat disimpulkan bahwa sangat memungkinkan jika sekelompok orang yang tidak mengenal satu sama lain namun memiliki minat dan tujuan yang sama bisa berkomunikasi/interaksi dengan lancar bahkan bisa merasakan perasaan yang sama meskipun tidak bertemu langsung atau secara virtual.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In addition to facing environmental conditions and security between humans, humans themselves also need to live in different groups. Human beings have two inherent desires, namely the desire to merge with the natural environment and the desire to be strong with humans with the aim of simplifying their life processes. K-Pop is a popular culture phenomenon that is currently being talked about by indonesian people. With the concept of boy band and girl band, K-POP is loved by young people and becomes a phenomenon in people's lives. This kind of K-POP fever is characterized by the presence of fansclubs or fansites, in this community they only discuss K-POP bands or artists that they admire. Withikon.sq is an open chat group on the Line app. This group is made for Korean pop music fans, especially fans of iKON boy group. In this case the researchers used descriptive analytical research methods that emphasized verbal and non verbal communication as well as fantasy theme analysis according to Ernest Bormann. Based on research and observations conducted by researchers, communication and interactions that can be analyzed with verbal and non verbal communication and fantasy themes, in the Group Line Square Withikon.sq it can be concluded that it is possible if a group of people who do not know each other but have the same interests and objectives can communicate / interact smoothly can even feel the same feeling even if they do not meet in person or virtually.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save