Home
Login.
Artikelilmiahs
46208
Update
INDIATUN SUKADHI
NIM
Judul Artikel
DAMPAK PENGELUARAN PEMERINTAH DAN UTANG PEMERINTAH DENGAN TINGKAT BUNGA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI TERHADAP INVESTASI SWASTA DI INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Indonesia dalam RPJMN 2020-2024 memiliki visi untuk mewujudkan Indonesia maju berdaulat dan mandiri. Presiden mengarahkan untuk mencapainya harus melalui transformasi ekonomi yang didukung oleh hilirisasi industri dengan memanfaatkan sumber daya manusia. Investasi dalam hal ini memainkan peran penting untuk mewujudkannya, sehingga perlu didorong keberadaannya salah satunya melalui percepatan belanja/pengeluaran pemerintah. Secara teoritis terdapat tiga pandangan yang berbeda terkait dampak pengeluaran pemerintah terhadap investasi swasta yaitu crowding-out, crowding-in dan pandangan Ricardian Equivalence. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak pengeluaran pemerintah dan utang pemerintah terhadap investasi swasta di Indonesia, dengan menambakan tingkat bunga sebagai mediasi dalam jangka pendek dan panjang. Penelitian ini menggunakan metode analisis autoregressive distributed lag (ARDL) dengan menganalisis data runtut waktu dari tahun 1990 sampai 2021 di Indonesia. Penelitian ini memberikan hasil bahwa pengeluaran pemerintah untuk fungsi ekonomi dan infrastruktur dan fungsi pelayanan umum memberikan dampak crowding-in pada investasi swasta, sementara pengeluaran pemerintah untuk fungsi pendidikan, fungsi kesehatan dan utang pemerintah tidak/belum memberikan dampak apapun terhadap investasi swasta di Indonesia. Kemudian tingkat bunga tidak mampu memediasi hubungan pengaruh antara utang pemerintah dan investasi swasta di Indonesia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesa has a vision that stated in the RPJMN for 2020 – 2025 period to realize Indonesia became a developed, sovereign and independent country. The President intends to achieve this through economic transformation supported by downstream industry by utilizing human resources. Investment in this case plays an important role, so its existence needs to be encouraged, one of which is through accelerating government spending/expenditure. Theoretically there are three different views regarding the impact of government spending on private investment, crowding-out, crowding-in and ricardian equivalence. This research aims to examine the impact of government spending and government debt on private investment in Indonesia, by adding the interest rate as a mediator in the short and long term. This research uses the autoregressive distributed lag (ARDL) analysis method by analyzing time series data from 1990 to 2021. This research shows that government spending on economic and infrastructure and public service has a crowding-in impact on private investment, while government spending on education, health and government debt does not/has not had any impact on private investment in Indonesia. Then the interest rate is unable to mediate the relationship between government debt and private investment in Indonesia.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save