Home
Login.
Artikelilmiahs
43379
Update
DWI INDRISETIAWATI
NIM
Judul Artikel
Kontroversi Pemakaian Turban Sebagai Jilbab di Kalangan Mahasiswa
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menggali isu kontroversi pemakaian turban sebagai jilbab di kalangan mahasiswa. Penelitian ini dilakukan di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian melibatkan 4 mahasiswa pengguna turban, 3 mahasiswa bukan pengguna turban dan 3 mahasiswa yang terlibat dalam organisasi keagamaan Islam. Data diklasifikasikan sesuai dengan fokus yang diambil. Selanjutnya data dianalisis melalui tahap sajian data berupa restatement kutipan hasil wawancara. Setelah melalui proses reduksi dan interpretasi, kemudian ditarik kesimpulan sementara sampai diperoleh kesimpulan akhir dalam proses yang bersifat on going. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) Bentuk kontroversi pemakaian turban di kalangan mahasiswa termanifestasi melalui reaksi yang diwujudkan dalam ekspresi terkejut dan reaksi emosional, munculnya komentar positif dan negatif, serta penolakan terhadap pemakaian turban. (2) Alasan terjadinya kontroversi pemakaian turban karena terdapat perbedaan cara pandang terhadap turban sebagai jilbab, yang ditandai dengan dukungan hingga penolakan. (3) Terdapat beberapa implikasi dari pemakaian turban sebagai jilbab, diantaranya; turban menjadi perbincangan dan melahirkan penilaian bahwa turban bukan sebuah jilbab; mahasiswa pengguna turban menjadi sorotan negatif, mendapatkan komentar kurang menyenangkan serta menjadi topik pembicaraan; dan pemakaian turban membawa perubahan dalam interaksi sosial mahasiswa pengguna turban.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to understand and explore the controversial issue of wearing turban as jilbab among university students. This research was conducted at Jenderal Soedirman University, Purwokerto, Banyumas Regency, Central Java. This research used a qualitative approach, through in-depth interviews, observation, and documentation. The research informants involved 4 turban-using students, 3 non-turban-using students and 3 students involved in Islamic religious organizations. The data were classified according to the focus taken. Furthermore, the data were analyzed through the data presentation stage in the form of restatement of interview quotes. After going through the process of reduction and interpretation, then temporary conclusions are drawn until the final conclusion is obtained in an on-going process. The results showed that: (1) The controversy of turban wearing among students is manifested through reactions manifested in expressions of surprise and emotional reactions, the emergence of positive and negative comments, and rejection of turban wearing. (2) The reason for the turban controversy is because there are different perspectives on the turban as a headscarf, which is characterized by support to rejection. (3) There are several implications of wearing turbans as a headscarf, including; turbans become a topic of discussion and give birth to an assessment that turbans are not a headscarf; students who wear turbans become a negative spotlight, get unpleasant comments and become a topic of conversation; and the use of turbans brings changes in the social interactions of students who wear turbans.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save