Artikelilmiahs
Menampilkan 41.001-41.020 dari 48.889 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 41001 | 40017 | F1B019027 | EVALUASI IMPLEMENTASI PERMENPANRB NO. 17 TAHUN 2021 TENTANG PENYETARAAN JABATAN ADMINISTRASI KE DALAM JABATAN FUNGSIONAL PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (BKPSDM) KABUPATEN KUNINGAN JAWA BARAT | BKPSDM Kabupaten Kuningan pada tahun 2021 telah melaksanakan penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional sesuai dengan PERMENPANRB No.17 Tahun 2021 sebagai upaya penyederhanaan birokrasi. Namun, pada proses implementasinya masih terdapat kurangnya pemahaman pegawai mengenai butir kegiatan jabatan fungsional, prosedur pengumpulan angka kredit, dan ketidakjelasan terkait instansi pembina yang menaungi jabatan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab kurangnya pemahaman pegawai mengenai butir kegiatan jabatan fungsional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi PERMENPANRB No.17 Tahun 2021 pada BKPSDM Kabupaten Kuningan sudah cukup baik dilihat dari dimensi konteks, masukan, proses, dan produk meskipun masih terdapat beberapa kekurangan yang harus diperbaiki. Kemudian kurangnya pemahaman pegawai mengenai butir kegiatan jabatan fungsional disebabkan beberapa faktor yaitu : (1) Belum dilakukan pembekalan/diklat secara maksimal; (2) Mindset pegawai yang masih menganggap jabatan fungsional tidak memiliki peran strategis dalam organisasi; (3) Para pegawai masih terbiasa dengan pola kerja sebelum menjadi jabatan fungsional; (4) Belum ada produk hukum mengenai instansi pembina jabatan fungsional yang baru muncul di daerah; (5) Para pegawai masih dibebani tugas jabatan struktural sehingga belum maksimal dalam melaksanakan tugas jabatan fungsional; dan (6) Para pegawai kesulitan untuk mengurus prosedur pengumpulan angka kredit karena instansi pembina yang belum tersedia di daerah. | BKPSDM Kuningan Regency in 2021 has carried out equalization of administrative positions into functional positions in accordance with PERMENPANRB No.17 of 2021 as an effort to simplify the bureaucracy. However, in the implementation process there is still a lack of understanding of employees regarding the items of functional position activities, credit score collection procedures, and ambiguity regarding the supervisory agency that oversees functional positions. This research aims to identify factors that cause employees' lack of understanding regarding functional position activities. The research method used is descriptive qualitative. The results of this study indicate that the implementation of PERMENPANRB No. 17 of 2021 at the Kuningan Regency BKPSDM is quite good in terms of context, input, process, and product dimensions, although there are still some deficiencies that must be corrected. Then the lack of understanding of employees regarding the items of functional position activities is caused by several factors, namely: (1) The debriefing/training has not been carried out optimally; (2)Mind set employees who still think that their functional position does not have a strategic role in the organization; (3) Employees are still accustomed to work patterns before becoming functional positions; (4) There are no legal products regarding new functional position advisory agencies that have appeared in the regions; (5) Employees are still burdened with structural position assignments so that they are not optimal in carrying out functional position duties; and (6) it is difficult for employees to arrange procedures for collecting credit scores because there are no supervisory agencies in the regions. | |
| 41002 | 43171 | I1E019010 | Motivasi Mahasiswa dalam Mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa Bulutangkis Universitas Jenderal Soedirman | Latar Belakang: Olahraga bulutangkis merupakan aktivitas jasmani yang dimainkan oleh dua pemain atau dua pasang pemain yang saling berlawanan. Olahraga bulutangkis banyak diminati oleh masyarakat Indonesia mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lansia. Salah satu wadah untuk bermain, mengembangkan minat dan bakatnya di tingkat perkuliahan yaitu pada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar motivasi mahasiswa dalam mengikuti UKM bulutangkis UNSOED. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan 30 mahasiswa yang mengikuti UKM bulutangkis UNSOED sebagai sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil Penelitian: Penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa dalam mengikuti UKM bulutangkis UNSOED sangat baik. Faktor internal dengan indikator kemampuan fisik 80,7%; indikator kegembiraan dan kesenangan 84,7%; indikator kesempatan untuk menunjukan 81,3%; dan indikator meningkatkan keterampilan 78,8% sehingga diperoleh presentase faktor internal sebesar 81,5% masuk ke dalam kategori sangat tinggi. Faktor eksternal dengan indikator lingkungan 80,7%; indikator pujian 82,1%; indikator penghargaan (piala dan hadiah) 83,1%; dan indikator status 83,2% sehingga diperoleh presentase faktor eksternal sebesar 82,3% masuk ke dalam kategori sangat tinggi. Kesimpulan: Motivasi yang mempengaruhi mahasiswa dalam mengikuti unit kegiatan mahasiswa bulutangkis adalah faktor internal dan eksternal. Dari hasil penelitian faktor yang lebih mempengaruhi adalah faktor eksternal, dan faktor yang paling tinggi adalah indikator kegembiraan dan kesenangan. Kata Kunci: Motivasi, Faktor, Unit Kegiatan Mahasiswa, Bulutangkis UNSOED. 1Mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani FIKes Universitas Jenderal Soedirman 2Dosen Jurusan Pendidikan Jasmani FIKes Universitas Jenderal Soedirman | Background: Badminton is a physical activity played by two players or two pairs of opposing players. Badminton is in great demand by Indonesian people ranging from children, adults, to the elderly. One of the places to play, develop their interests and talents at the lecture level is the Student Activity Unit (UKM). This study aims to find out how much motivation students have in participating in UNSOED badminton UKM Method: This study used a quantitative descriptive method. This study used 30 students who participated in UNSOED badminton UKM as samples taken using purposive sampling techniques. Data analysis techniques use descriptive analysis in the form of percentages. Result: This study showed that student motivation in participating in UNSOED badminton UKM is very good. Internal factors with indicators of physical ability 80.7%; indicators of excitement and pleasure 84.7%; chance indicator to show 81.3%; and the indicator increased skills by 78.8% so that the percentage of internal factors of 81.5% was obtained into the very high category. External factors with environmental indicators of 80.7%; praise indicator 82.1%; award indicators (trophies and prizes) 83.1%; and the status indicator of 83.2% so that the percentage of external factors of 82.3% is included in the very high category. Conclusion: The motivation that influences students in participating in badminton student activity units is internal and external factors. From the results of the study, the more influencing factors are external factors, and the highest factors are indicators of excitement and pleasure. Keyword: Motivation, Factors, Students Activity Units, Badminton UNSOED. 1Student of Department Physical Education FIKes Jenderal Soedirman University 2Lecturer of Department Physical Education FIKes Jenderal Soedirman University | |
| 41003 | 43172 | E1A019155 | PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PENAHANAN PENGEMBALIAN UANG ATAS PEMBATALAN PEMBELIAN MOBIL (Studi Putusan Nomor 485/Pdt.G/2022/PN Mdn) | PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PENAHANAN PENGEMBALIAN UANG ATAS PEMBATALAN PEMBELIAN MOBIL (Studi Putusan Nomor 485/Pdt.G/2022/PN Mdn) Oleh: BAGAS PUTRANTO E1A019155 ABSTRAK Perbuatan melawan hukum merupakan segala perbuatan yang menimbulkan kerugian yang membuat korbannya dapat melakukan tuntutan terhadap orang yang melakukan perbuatan tersebut. Kerugian yang ditimbulkan dapat bersifat material ataupun immaterial. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur dari perbuatan melawan hukum akibat penahanan pengembalian uang atas pembatalan pembelian mobil dan menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam gugatan ganti kerugian karena penahanan pengembalian uang atas pembelian mobil yang dibatalkan dalam Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 485/Pdt.G/2022/PN Mdn. Metode pendekatan berupa yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Penyajian data berupa naratif dan analisis data dilakukan secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terhadap Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 485/Pdt.G/2022/PN Mdn dapat diambil kesimpulan pertama bahwa Tergugat terbukti melakukan perbuatan melawan hukum tetapi Hakim tidak secara tegas mengkualifisir kriteria-kriteria perbuatan melawan hukum. Menurut Penulis, Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum karena melanggar hak subjektif Penggugat dan melanggar kepatutan yang harus diindahkan dalam pergaulan masyarakat mengenai diri atau barang orang lain. Selanjutnya, Hakim telah mengabulkan tuntutan ganti rugi kepada Penggugat tetapi tidak mempertimbangkan atau menjelaskan syarat-syarat yang ditentukan oleh Pasal 1365 KUH Perdata. Menurut Penulis, pemberian ganti rugi tersebut sudah tepat karena Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum dan Penggugat telah mengalami kerugian yang diakibatkan oleh kesalahan Tergugat. Tergugat telah terbukti memenuhi keempat syarat perbuatan melawan hukum yakni ada perbuatan melawan hukum, ada kesalahan, ada kerugian, dan ada hubungan kausal antara perbuatan dengan kerugian. Kata kunci: perbuatan melawan hukum, penahanan pengembalian uang, ganti rugi. | TORT IN THE WITHHOLDING OF REFUNDS FOR THE CANCELLATION OF CAR PURCHASES (Study of Decision Number 485/Pdt.G/2022/PN Mdn) BY: BAGAS PUTRANTO E1A019155 ABSTRACT An unlawful act is any act that causes a loss that allows the victim to make a claim against the person who committed the act. The loss caused can be material or immaterial. The purpose of this research is to analyze the elements of unlawful acts due to withholding refunds for cancelled car purchases and analyze the legal considerations of judges in compensation claims due to withholding refunds for cancelled car purchases in Medan District Court Decision Number 485/Pdt.G/2022/PN Mdn. The approach method is normative juridical with descriptive analytical research specifications. Using secondary data in the form of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Data presentation is in the form of narrative and data analysis is carried out normatively qualitative. Based on the results of research and discussion of the Medan District Court Decision Number 485/Pdt.G/2022/PN Mdn, the first conclusion can be drawn that the Defendant was proven to have committed a tort but the Judge did not explicitly qualify the criteria for tort. According to the author, the Defendant has committed a tort because it violates the Plaintiff's subjective rights and violates the propriety that must be respected in public relations regarding the person or property of another. Furthermore, the Judge has granted the claim for compensation to the Plaintiff but did not consider or explain the conditions set out in Article 1365 of the Civil Code. According to the author, the award of compensation was appropriate because the Defendant had committed a tort and the Plaintiff had suffered a loss as a result of the Defendant's wrongdoing. The Defendant has been proven to have fulfilled the four requirements of a tort, namely that there is a tort, there is fault, there is a loss, and there is a causal relationship between the act and the loss. Keywords: tort, withholding of refund, compensation. | |
| 41004 | 43173 | F1B018089 | Responsivitas Pelayanan Publik Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Dalam Menangani Aduan Masyarakat | Penelitian ini membahas terkait responsivitas Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas dalam menangani aduan yang masuk melalui Lapak Aduan Banyumas. Lapak Aduan Banyumas adalah ruang komunikasi publik yang memungkinkan masyarakat dapat secara aktif menyampaikan aduan, keluhan, informasi, pertanyaan maupun saran terhadap pelayanan publik di wilayah Kabupaten Banyumas. Dalam penelitian ini, Dinas Perhubungan sebagai OPD dengan jumlah aduan terbanyak nomor dua melaksanakan pelayanan aduan melalui LAB telah menyelesaikan aduan yang masuk dalam beberapa tahun terakhir dengan jumlah respon mencapai 100%. Namun jumlah kumulatif aduan yang tercatat dalam LAB terus meningkat dengan signifikan setiap tahunnya. Oleh karena itu, studi tentang responsivitas pelayanan penanganan aduan ini diperlukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan purposive sampling sebagai teknik pemilihan informan serta metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam aspek sikap, pelayanan aduan yang diberikan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas dirasa masih kurang optimal karena tidak adanya kualitas jawaban yang diberikan. Sedangkan pada aspek tindakan, Dinas Perhubungan belum dapat memberikan pelayanan yang baik sebab dihadapkan oleh persoalan seperti anggaran dan sumber daya manusia. | This research discusses the responsiveness of the Banyumas Regency Transportation Service in handling complaints submitted through the Banyumas Complaints Site. The Banyumas Complaints Stall is a public communication space that allows the public to actively submit complaints, complaints, information, questions and suggestions regarding public services in the Banyumas Regency area. In this research, the Transportation Service, as the OPD with the second highest number of complaints, carries out complaint services through the LAB and has resolved complaints received in the last few years with a response rate reaching 100%. However, the cumulative number of complaints recorded in the LAB continues to increase significantly every year. Therefore, studies on the responsiveness of complaint handling services are needed. The method used in this research is descriptive qualitative with purposive sampling as the informant selection technique and the data analysis method used is the interactive analysis method. The results of this research show that in the attitude aspect, the complaint service provided by the Banyumas Regency Transportation Service is still considered less than optimal because there is no quality of answers given. Meanwhile, in the action aspect, the Transportation Service has not been able to provide good service because it is faced with problems such as budget and human resources. | |
| 41005 | 43174 | F1B017034 | Efektivitas Program Bantuan Sosial Tunai (BST) Pada Masa Covid-19 Di Perumahan Pondok Surya Mandala, Kelurahan Jaka Mulya Kecematan Bekasi Selatan Kota Bekasi | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kendala masyarakat Kelurahan Jaka Mulya yang terdaftar sebagai penerima BST pada saat COVID-19 mendapatakan hambatan seperti banyak terjadi permasalahan atau beberapa kekeliruan dalam efektivitas program BST yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat kelurahan jaka mulya. Rumusan masalah penelitian adalah Bagaimana Efektifitas Program Bantuan Sosial Tunai (BST) pada masa COVID-19 diperumahan pondok surya mandala, Kelurahan Jaka Mulya Bekasi, terhadap Efektifitas Program Bantuan Sosial Tunai (BST) COVID-19 di Kelurahan Jaka Mulya. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan metode kualitatif, penelitian ini dilakukan di Kelurahan Jaka Mulya Bekasi di RW 13 RT 14. Populasi dalam penelitian ini jumlah 1.470 KK. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 orang masyrakat yang terdaftar sebagai penerimaan Bantuan Sosial Tunai (BST). Dengan menggunakan purposive sampling yaitu penarikan sampel yang dilakukan dengan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisa yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Efektifitas Program Bantuan Sosial Tunai (BST) Pada Masa COVID-19 Di Perumahan Pondok Surya Mandala Kelurahan Jaka Mulya atau sesuai dengan indicator efektivitas yang digunakan, yakni tercapainya tujuan (waktu dan sasaran), terlaksananya proses integrasi, serta adanya adaptasi di masyrakat. Namun, tidak dapat memenuhi kebutuhan selama satu bulan penuh pemberian Bantuan Sosial Tunai ini juga membuat masyrakat menjadi pasif atau mengandalkan uang bantuan saja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. | This research was motivated by the obstacles faced by the people of Jaka Mulya sub district who were registered as BST recipients during COVID-19, such as many problems or errors in the effectiveness of the BST program provided by the government to the people of Jaka Mulya sub-district. The formulation of the research problem is How the Effectiveness of the Cash Social Assistance (BST) Program during the COVID-19 period at Pondok Surya Mandala, Jaka Mulya Bekasi Village, on the Effectiveness of the COVID-19 Cash Social Assistance (BST) Program in Jaka Mulya Village. This research is field research with qualitative methods, this research was conducted in Jaka Mulya Bekasi Village in RW 13 RT 14. The population in this research was 1,470 families. The sample in this study consisted of 75 people who were registered as receiving Cash Social Assistance (BST). By using purposive sampling, namely sampling carried out with certain considerations. The data collection techniques used were interviews, documentation and observation. The analysis technique used is descriptive qualitative. The results of this research show that the effectiveness of the Cash Social Assistance (BST) Program during the COVID-19 Period in Pondok Surya Mandala Housing, Jaka Mulya District or in accordance with the effectiveness indicators used, namely achieving goals (time and targets), implementing the integration process, and adapting in society. However, not being able to meet their needs for a full month of providing Cash Social Assistance also makes people passive or rely on aid money alone to meet their living needs. | |
| 41006 | 44985 | J1A017015 | The Differences of Dominance Speech Strategies by The Main Character Between Male to Male and Male to Female Interaction In Fanfiction “가시연Gashiyeon; The Thorn Lily” By Maio | Penelitian ini yang berjudul Perbedaan Strategi Dominasi Berbicara oleh Pemeran Utama Antara interaksi pria dengan pria dan Pria dengan Wanita dalam fiksi penggemar “가시연 Gashiyeon; The Thorn Lily” by Maio. bertujuan untuk mengungkap jenis dan perbedaan strategi dominasi berbicara yang digunakan oleh tokoh utama dalam interaksi pria dengan pria dan pria dengan wanita. Menggunakan teori strategi dominasi berbicara menggunakan teori Tannen (1993) dengan teori pendekatan perbedaan milik Tannen (1990), penelitian ini mengkaji tujuan dari penggunaan strategi dominasi berbicara dari ujaran tokoh utama berdasarkan teori Tannen (1993). Penelitian ini menggunakan metode kulitatif, serta menggunakan purposive sampling untuk memilih sampel yang relevan, dan focus pada ucapan tokoh utama, dalam fiksi penggemar ‘가시연 Gashiyeon; The Thorn Lily’” Temuan menunjukan jika tokoh utama menggunakan seluruh strategi dalam dua interaksi yang berbeda dengan masing-masing tujuan yang berbeda. Perbedaan yang terjadi dalam sebagian besar kesempatan tokoh utama lebih sering menunjukan sisi feminime ketika ia terlibat dalam interaksi antara pria dengan pria. Sedangkan ia lebih sering menunjukan sisi masculinenya ketika ia terlibat dalam interaksi antara pria dengan wanita. Dikarenakan, pada interaksi pria dengan pria ia memposisikan dirinya sebagai seseorang yang feminim, sedangkan ketika ia berada dalam interkasi antara pria dan wanita. Ia memposisikannya sebagaimana dirinya, yaitu seseorang yang maskulin. | The research titled The Differences of dominance speech strategies by the main character between male to male and male to female interaction in fanfiction “가시연Gashiyeon; The Thorn Lily” by Maio. aims to reveal the types and differences of speech dominance strategies used by the main character in male-to-male and male-to-female interactions. Using Tannen's (1993) theory of speaking dominance strategies with Tannen's (1990) theory of difference approach, this study examines the purpose of using speaking dominance strategies from the main character's utterances based on Tannen's (1993) theory. This study uses a qualitative method, and uses purposive sampling to select relevant samples, and focuses on the main character's speech, in the fan fiction "가시연 Gashiyeon; The Thorn Lily". The findings show that the main character uses all strategies in two different interactions with different purposes. The difference is that on most occasions the main character shows his feminine side more often when he is involved in male-to-male interactions. Whereas he shows his masculine side more often when he is involved in male-to-female interactions. This can be happened, in male-to-male interactions, he positions himself as a feminine person, whereas when he is in male-to-female interactions. He positions it as he is, which is someone who is masculine. | |
| 41007 | 50392 | J1D021049 | STUDI KOMPARASI TINDAK TUTUR ILOKUSI DIREKTIF PADA FILM “TILIK” DAN FILM “BUDI PEKERTI” | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan bentuk tindak tutur direktif yang terdapat dalam film pendek Tilik karya Wahyu Agung Prasetyo dan film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja. Tindak tutur direktif merupakan jenis ujaran yang bertujuan memberi maksud mitra tutur untuk melakukan suatu tindakan. Kajian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode deskriptif kualitatif, serta teknik analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman (1984). Hasil analisis menunjukkan bahwa Tilik dan Budi Pekerti sama-sama memuat berbagai bentuk tindak tutur direktif, seperti perintah, ajakan, nasihat, kritikan dan larangan. Namun, perbedaan terlihat dalam strategi penyampaian dan konteks sosial yang melatarbelakangi penggunaan tuturan direktif di masing-masing film. Film Tilik lebih banyak menyajikan tindak tutur kritikan dalam interaksi antartokoh masyarakat, sedangkan Budi Pekerti menampilkan tuturan direktif permintaan, terutama dalam situasi sosial yang menekan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian pragmatik. | This study aims to examine and compare the forms of directive speech acts found in the short film Tilik by Wahyu Agung Prasetyo and the film Budi Pekerti by Wregas Bhanuteja. Directive speech acts are types of utterances that aim to convey the intention of the interlocutor to perform an action. This study uses a pragmatic approach with a qualitative descriptive method, and data analysis techniques were conducted using the interactive model of Miles and Huberman (1984). The analysis results show that Tilik and Budi Pekerti both contain various forms of directive speech acts, such as commands, invitations, advice, criticism, and prohibitions. However, differences are evident in the delivery strategies and social contexts underlying the use of directive speech acts in each film. Tilik presents more criticism in interactions between community figures, while Budi Pekerti presents directive requests, especially in stressful social situations. This research is expected to contribute to the study of pragmatics. | |
| 41008 | 44986 | J1A017057 | Conceptual Metaphor Analysis of Coronavirus in BBC News Headlines | Penelitian yang berjudul “Analisis Metafora Konseptual tentang Virus Corona dalam Judul Berita BBC News” bertujuan untuk mengeksplorasi jenis, makna, dan fungsi bahasa dari ekspresi metaforis yang ditemukan dalam judul berita BBC News. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan data primer berupa judul berita BBC News tentang virus corona. Penelitian ini menggunakan Teori Metafora Konseptual Zoltán Kövecses (2010) dan Teori Fungsi Bahasa Geoffrey Leech (1974). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dua puluh enam berita utama, terdapat dua puluh metafora ontologis, empat metafora struktural, dan dua metafora orientasional. Selain itu, judul-judul berita tersebut mengandung berbagai fungsi bahasa, yaitu Ekspresif (14), Informatif (6), Direktif (3), Estetis (2), dan Fatis (1). Kesimpulannya, penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan metafora konseptual dalam judul berita BBC News tentang virus corona dapat menjelaskan dan menggambarkan isu-isu yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami dan mempengaruhi persepsi atau tanggapan pembaca terhadap pandemi. | The research entitled “Conceptual Metaphor Analysis of Coronavirus in BBC News Headlines” aims to explore the types, meanings, and language functions of metaphorical expressions found in BBC News headlines. The method used in this research is descriptive qualitative, where the primary data consists of BBC News headlines about coronavirus. This research uses Zoltán Kövecses (2010) Conceptual Metaphor Theory and Geoffrey Leech's (1974) Language Functions Theory. The results show that out of twenty-six headlines, there are twenty ontological metaphors, four structural metaphors, and two orientational metaphors. In addition, the news headlines contain various language functions, namely Expressive (14), Informative (6), Directive (3), Aesthetic (2), and Phatic (1). In conclusion, this study reveals that using conceptual metaphors in BBC News headlines about the coronavirus explains and describes complex issues more understandably and influences readers’ perceptions or responses to the pandemic. | |
| 41009 | 44988 | H1B020031 | ANALISIS PERBANDINGAN INTENSITAS GOYANGAN DENGAN METODE JMA-SIS DAN LT-MSIS PADA BANGUNAN STRUKTUR BETON BERTULANG TINGKAT RENDAH DAN MENENGAH | Abstrak – Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan akan terjadinya gempa. Hal ini disebabkan karena Indonesia berada di wilayah Ring of Fire (Cincin Api) yang merupakan pertemuan tiga lempeng dunia. Dalam menghadapi tantangan gempa bumi, mengukur respons struktural dari bangunan terhadap gempa sangat penting untuk memastikan keamanan dan ketahanan bangunan. Metode analisis respons sturktural terhadap gempa terus mengalami perkembangan untuk meningkatkan akurasi dan efektivitas dalam mengetahui level keamanan dan ketahanan bangunan. Seiring berkembangnya metode analisis dalam mengetahui nilai intensitas goyangan, metode baru lt-mSIS ditemukan oleh Nanang Gunawan Wariyatno yang mengadaptasi dari metode JMA-SIS oleh Japan Meteorological Agency (JMA). Penelitian ini menganalisis perbandingan intensitas goyangan pada bangunan struktur beton bertulang tingkat rendah dan menengah menggunakan dua metode, yaitu JMA-SIS dan lt-mSIS. Metode lt-mSIS yang dibahas dalam penelitian ini adalah lt-mSIS 1 dan lt-mSIS Σ yang memiliki perbedaan dalam menentukan periode (T) bangunan. Nilai deviasi adalah perbandingan nilai intensitas goyangan (mSIS) dari metode JMA-SIS dan lt-mSIS yang menentukan hasil analisis pada penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata deviasi pada semua model yaitu model A (2 tingkat), B (4 tingkat), C (6 tingkat), D (8 tingkat) dan E (10 tingkat) memiliki kecenderungan nilai yang meningkat seiring meningkatnya jumlah lantai pada model bangunan. Peningkatan tertinggi terjadi pada Model C dan model D. Pada penelitian ini, hasil metode lt-mSIS tidak mengalami perbebedaan yang signifikan dengan metode JMA-SIS. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan adanya hasil analisis validasi kolerasi dan normalized mean square error (NMSE) dari perbandingan kedua metode yang sangat baik untuk semua model bangunan.. | Abstract – Indonesia is one of the countries prone to earthquakes due to its location in the Ring of Fire, where three tectonic plates meet. In facing the challenges posed by earthquakes, measuring the structural response of buildings to seismic activity is crucial to ensure their safety and resilience. The methods for analyzing structural responses to earthquakes are continuously evolving to improve accuracy and effectiveness in assessing the safety and resilience levels of buildings. With the advancement of analysis methods in determining ground motion intensity, a new method called lt-mSIS was developed by Nanang Gunawan Wariyatno, adapted from the JMA-SIS method used by the Japan Meteorological Agency (JMA). This study analyzes the comparison of ground motion intensity in low and medium-rise reinforced concrete structures using two methods: JMA-SIS and lt-mSIS. The lt-mSIS method discussed in this research includes lt-mSIS 1 and lt-mSIS Σ, which differ in how they determine the building's period (T). Deviation value is the comparison of ground motion intensity (mSIS) between the JMA-SIS and lt-mSIS methods, determining the analysis outcomes in this study. The results of this research indicate that the average deviation across all models—Models A (2 floors), B (4 floors), C (6 floors), D (8 floors), and E (10 floors)—shows a tendency to increase with the number of floors in the building models. The highest increase occurs in Models C and D. In this study, the results from the lt-mSIS method do not show significant differences compared to the JMA-SIS method. This is supported by the correlation analysis results and normalized mean square error (NMSE), which are very good for all building models. | |
| 41010 | 43176 | A1D019120 | Pengaruh Konsentrasi POC NASA dan Rumput Laut terhadap Pdrtumbuhan dan Produktivitas Kale (Brassica oleracea var. Acephala) dalam Sistem Hidroponik Rakit Apung | Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh konsentrasi POC NASA yang ditambahkan pada pupuk AB Mix terhadap pertumbuhan dan produktivitas kale, (2) mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak rumput laut yang ditambahkan pada pupuk AB Mix terhadap pertumbuhan dan produktivitas kale, dan (3) mengetahui pengaruh interaksi antar konsentrasi POC NASA dengan konsentrasi rumput laut yang ditambahkan pada pupuk AB Mix terhadap pertumbuhan dan produktivitas kale dalam budidaya hidroponik dengan sistem rakit apung. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto pada bulan Maret 2023 sampai bulan Mei 2023. Rancangan yang digunakan yaitu RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi penambahan rumput laut yang terdiri dari 4 taraf: R0 (0 ppm), R1 (1.000 ppm), R2 (2.000 ppm), R3 (3.000 ppm). Faktor kedua yaitu konsentrasi penambahnan POC NASA yang terdiri dari 4 taraf: P0 (0 ml/l), P1 (5 ml/l), P2 (10 ml/l), dan P3 (15 ml/l). Ulangan sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji F pada taraf 5, dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf 5% jika nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi POC NASA dan rumput laut secara mandiri hanya berpengaruh pada luas daun. Luas daun terbaik dicapai pada perlakuan P3 (POC NASA 15 ml), yaitu sebesar 135,93 cm2, dan perlakuan R3 (ekstrak Sargassum sp. 3.000 ppm) sebesar 137,28 cm2, sementara kontrol 34,35 cm2. Kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, bobot segar, dan bobot kering. Interaksi konsentrasi POC NASA dan ekstrak Sargassum sp. hanya berpengaruh nyata terhadap jumlah daun tanaman kale, jumlah daun terbanyak dicapai pada perlakuan R2P2 (ekstrak Sargassum sp. 2.000 ppm + POC NASA 10 ml) yaitu sebanyak 18,33 helai, naik 34,18 % dibanding kontrol (13,66 helai). | This study aims to: (1) to determine the effect of NASA liquid organic fertilizer concentration added to AB Mix fertilizer on kale growth and productivity, (2) to determine the effect of seaweed extract concentration added to AB Mix fertilizer on kale growth and productivity, and (3) to determine the effect of interaction between NASA liquid organic fertilizer concentration and seaweed concentration added to AB Mix fertilizer on kale growth and productivity in hydroponic cultivation with floating raft system. This research was conducted in the Screen House of Pasir Kulon Village, Karanglewas District, Banyumas Regency, and Agronomy and Horticulture Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto from March 2023 to May 2023. The design used was RCBD (Randomized Complete Block Design) with 2 factors. The first factor is the concentration of seaweed addition which consists of 4 levels: R0 (0 ppm), R1 (1,000 ppm), R2 (2,000 ppm), R3 (3,000 ppm). The second factor is the concentration of NASA liquid organic fertilizer which consists of 4 levels: P0 (0 ml/l), P1 (5 ml/l), P2 (10 ml/l), and P3 (15 ml/l). Repeat as many as 3 times. The data obtained were analyzed by F test at level 5, followed by DMRT (Duncan's Multiple Range Test) further test at 5% level if significant. The results showed that the concentration of POC NASA and seaweed independently only affected the leaf area. The best leaf area was achieved in treatment P3 (NASA liquid organic fertilizer 15 ml), which amounted to 135.93 cm2, and treatment R3 (Sargassum sp. extract 3,000 ppm) amounted to 137.28 cm2, while the control was 34.35 cm2. Both treatments did not significantly affect the parameters of plant height, stem diameter, number of leaves, fresh weight, and dry weight. The interaction of NASA liquid organic fertilizer concentration and Sargassum sp. extract only significantly affected the number of leaves of kale plants, the highest number of leaves was achieved in the R2P2 treatment (Sargassum sp. extract 2,000 ppm + NASA liquid organic fertilizer 10 ml) which was 18.33 strands, up 34.18% compared to the control (13.66 strands). | |
| 41011 | 43177 | F1A020098 | DESKRIPSI KASUS BUNUH DIRI PELAJAR DAN MAHASISWA DI INDONESIA TAHUN 2015-2022 | Bunuh diri menjadi fenomena sosial dan permasalahan yang terjadi di berbagai tempat dan dapat dilakukan siapa saja, termasuk pelajar dan mahasiswa. Fenomena bunuh diri pelajar dan mahasiswa menunjukkan kegagalan peran lingkungan sosial, terutama keluarga dan lembaga pendidikan. Bunuh diri sering kali dianggap sebagai sarana penyelesaian berbagai persoalan hidup. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik kasus bunuh diri di kalangan pelajar dan mahasiswa menggunakan metode analisis isi. Data penelitian adalah kasus-kasus bunuh diri yang dimuat dalam laman berita online Kompas.com pada tahun 2015-2022. Jumlah berita yang teridentifikasi berjumlah 71 berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku bunuh diri adalah laki-laki; sebagian besar tempat bunuh diri adalah di rumah. Ada perbedaan motif bunuh diri yang dilakukan pelajar dan mahasiswa. Sebagian besar pelaku melakukan bunuh diri didasari motif masalah keluarga, hubungan asmara, dan beban akademik. Gantung diri menjadi cara yang paling banyak dipilih untuk mengakhiri hidup. | Suicide is a social phenomenon and problem that occurs in various places and can be committed by anyone, including students and college students. The phenomenon of school and college student suicide shows the failure of the role of the social environment, especially the family and educational institutions. Suicide is often seen as a means of solving various life problems. This research aims to describe the characteristics of suicide cases among pupils and students using content analysis methods. The research data are suicide cases published on the online news page Kompas.com in 2015–2022. The number of news items identified was 71. The research results show that the majority of suicide perpetrators are men; most places of suicide are at home. There are differences in the motives for suicide among students and university students. Most perpetrators commit suicide based on motives of family problems, romantic relationships, and academic burdens. Hanging yourself is the most frequently chosen way to end life. | |
| 41012 | 46269 | J1C018003 | Alih Kode Dalam Vlog YouTube Nihongo Mantappu (Kajian Sosiolinguistik) | Penelitian ini membahas mengenai jenis dan faktor penyebab alih kode yang terdapat dalam vlog YouTube Nihongo Mantappu berdasarkan perspektif Suwito, Wardhaugh dan Fishman. Alih kode merupakan penggunaan bahasa yang berbeda dalam satu peristiwa sebagai strategi untuk menyesuaikan diri dengan peran dan situasi. Peristiwa alih kode sudah banyak dijumpai pada kehidupan sehari-hari baik dalam lingkup pergaulan maupun lingkup profesional. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak catat. Teori yang digunakan untuk menemukan jenis alih kode dalam penelitian ini adalah kolaborasi antara teori milik Suwito & Wardhaugh. Teori yang digunakan untuk menemukan faktor penyebab alih kode dalam penelitian ini adalah kolaborasi teori Suwito & Fishman. Hasil dari ini menemukan adanya 14 data jenis alih kode yaitu, alih kode internal sebanyak 1 data, alih kode eksternal sebanyak 6 data, alih kode metaforis sebanyak 2 data, alih kode situasional sebanyak 5 data. Faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode pada vlog tersebut yaitu, faktor sosial, faktor situasional, psikologis, penutur, lawan tutur, hadirnya orang ketiga, perubahan topik, dan bergengsi. Kesimpulan penelitian ini adalah peristiwa alih kode yang paling banyak ditemukan dalam penelitian ini adalah alih kode ekternal dengan faktor penyebab terjadinya alih kode yaitu penutur itu sendiri. Hasil dari kolaborasi teori yang digunakan dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa dalam suatu peristiwa alih kode dapat dikaji menggunakan lebih dari satu perspektif teori. | This study discusses the types and factors that cause code switching in the vlog of Nihongo Mantappu YouTube channel based on the perspectives of Suwito, Wardhaugh and Fishman. Code switching is the use of different languages in one event as a strategy to adapt to roles and situations. Code switching have been found in everyday life both in the social and professional spheres. This type of research uses qualitative research. The research method used is descriptive-qualitative with the data collection technique by the author is listening and note-taking. The theory used to find the type of code switching in this study is a collaboration between Suwito & Wardhaugh's theory. The theory used to find the factors causing code switching in this study is a collaboration of Suwito & Fishman's theory. The results of this study found 14 data types of code switching, internal code switching as much as 1 data, external code switching as much as 6 data, metaphorical code switching as much as 2 data, situational code switching as much as 5 data. Factors that cause code switching in the vlog are social factors, situational factors, psychological, speakers, interlocutor, the presence of a third person, topic changes, and prestigious. The conclusion of this study is that the most common code switching events found in this study are external code switching with the causal factor of code switching being the speaker himself. The results of the collaboration of theories used in this study can be seen that in a code switching event, it can be studied using more than one theoretical perspective. | |
| 41013 | 43178 | H1A019018 | PERANCANGAN APLIKASI MOBILE PENDETEKSI MATA KATARAK MENGGUNAKAN METODE DEEP LEARNING DENGAN ARSITEKTUR CNN | Dalam proyek ini, saya memulai dengan mengembangkan model CNN menggunakan arsitektur yang saya rancang sendiri. Ini melibatkan langkah-langkah mendalam dalam pemilihan layer, konfigurasi, dan tuning untuk memastikan model dapat mengenali dan membedakan spesies hewan yang langka dan tidak langka dengan akurasi tinggi. Langkah ini melibatkan pengumpulan data yang luas, preprocessing, dan eksperimen untuk menemukan arsitektur yang paling sesuai. Saya memanfaatkan arsitektur populer seperti MobileNetV1, dan MobileNetv2 yang telah terbukti efektif dalam tugas-tugas pengenalan gambar. Dengan menggunakan transfer learning, saya dapat memanfaatkan pengetahuan yang sudah ada dari model-model tersebut dan mengadaptasikannya ke dalam tugas spesifik identifikasi mata katarak dan mata normal. Selanjutnya, saya mengambil langkah untuk mengintegrasikan model-model ini ke dalam sebuah aplikasi mobile menggunakan kerangka kerja Flutter. Aplikasi ini memberikan pengguna kemampuan untuk mengambil gambar spesies hewan dan menggunakan model yang telah dikembangkan untuk mengidentifikasi apakah mata tersebut termasuk dalam klasifikasi katarak atau normal. Integrasi ini memungkinkan pengguna untuk dengan cepat dan mudah mendapatkan informasi tentang kondisi mata mereka sebelum melakukan konsultasi lebih lanjut. Dalam penggunaan Flutter, saya memastikan antarmuka aplikasi mudah dipahami dan digunakan oleh pengguna. Desain aplikasi yang responsif, bersama dengan integrasi model-model pengenalan gambar yang telah dikembangkan, memungkinkan pengalaman pengguna yang mulus dan informatif saat mereka berinteraksi dengan aplikasi ini. Secara keseluruhan, proyek ini melibatkan pengembangan model CNN dengan arsitektur yang disusun sendiri, eksplorasi transfer learning menggunakan model-model populer, dan integrasi kedalam aplikasi mobile menggunakan Flutter. Ini merupakan perpaduan dari pengembangan model yang canggih dan pembuatan aplikasi yang memberikan nilai tambah kepada pengguna dalam upaya mengenali penyakit mata katarak. | In this project, I began by developing a CNN model using an architecture I designed myself. This involved in-depth steps in layer selection, configuration, and tuning to ensure the model can accurately recognize and distinguish between rare and common animal species with high accuracy. These steps encompassed extensive data collection, preprocessing, and experiments to find the most suitable architecture. I leveraged popular architectures such as MobileNetV1 and MobileNetV2, which have proven effective in image recognition tasks. Utilizing transfer learning, I could leverage existing knowledge from these models and adapt them to the specific task of identifying cataract and normal eyes. Furthermore, I took steps to integrate these models into a mobile application using the Flutter framework. This application empowers users to capture images of animal species and use the developed model to identify whether the eyes fall into the cataract or normal classification. This integration allows users to quickly and easily obtain information about their eye conditions before seeking further consultation. In implementing Flutter, I ensured that the application interface is user-friendly and comprehensible.The responsive design of the application, coupled with the integration of the developed image recognition models, provides users with a seamless and informative experience as they interact with the application. Overall, this project involved the development of a CNN model with a self-designed architecture, exploration of transfer learning using popular models, and integration into a mobile application using Flutter. It represents a fusion of sophisticated model development and the creation of an application that adds value to users in the effort to identify cataract eye diseases. | |
| 41014 | 43179 | H1A019023 | Klasifikasi Spesies Langka dan tidak langka dengan Deep Learning : Pengembangan Model CNN dan Integrasi pada Aplikasi Mobile FUTON | Dalam proyek ini mengusung pengembangan model Convolutional Neural Network (CNN) dalam mengklasifikasikan spesies langka dan tidak langka tanpa menggunakan arsitektur transfer learning. Penelitian tersebut mengeksplorasi pendekatan pengembangan model yang dibangun dari awal untuk mencapai akurasi yang diharapkan dalam pengenalan spesies-spesies tersebut. Selain itu, penelitian juga memperdalam analisis dengan menambahkan arsitektur transfer learning pada model CNN yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan Transfer Learning MobilenetV2, Xception, dan InceptionV3 dengan hasil akurasi untuk MobilenetV2 adalah 95,5% kemudian Xception adalah 97,7% dan InceptionV3 adalah 100%. Integrasi ini dilakukan untuk membandingkan kinerja dan tingkat akurasi antara model yang dibangun dari awal dengan model yang menggunakan transfer learning. Seluruh proses ini diarahkan untuk memperluas pemahaman mengenai cara optimal dalam mengidentifikasi spesies langka dan tidak langka serta mengintegrasikan hasilnya ke dalam aplikasi mobile menggunakan platform Flutter. Dalam mengintegrasikan model kedalam aplikasi Mobile pada penelitian ini juga menegaskan bahwa model yang diintegrasikan ke dalam aplikasi mobile adalah MobileNetV2 karena keunggulannya dalam ringan dan dapat berjalan secara optimal di platform Flutter. Hal ini memastikan performa aplikasi tetap responsif dan efisien saat digunakan untuk mengidentifikasi spesies langka dan tidak langka. | This project focuses on developing a Convolutional Neural Network (CNN) model for classifying rare and common species without utilizing transfer learning architectures. The research explores an approach to developing a model from scratch to achieve the desired accuracy in recognizing these species. Additionally, it delves deeper into the analysis by incorporating transfer learning architectures into the developed CNN model. The study utilizes Transfer Learning MobileNetV2, Xception, and InceptionV3, achieving accuracies of 95.5% for MobileNetV2, 97.7% for Xception, and 100% for InceptionV3. This integration aims to compare the performance and accuracy levels between models built from scratch and those using transfer learning. The entire process is directed toward broadening the understanding of optimal methods for identifying rare and common species, integrating these findings into a mobile application using the Flutter platform. Furthermore, in integrating the model into the Mobile app in this research, it is confirmed that the model integrated into the mobile application is MobileNetV2 due to its lightweight nature and ability to run optimally on the Flutter platform. This ensures that the application performs responsively and efficiently when used to identify rare and common species. | |
| 41015 | 43180 | B1A019079 | Efektivitas Detergen Berbasis Enzim Lipase Isolat SA107 dengan Waktu Perendaman yang Berbeda | Noda lemak yang menempel pada kain kerap sulit dihilangkan dan tidak dapat terselesaikan di kehidupan sehari-hari. Enzim yang dapat menjadi solusi masalah tersebut adalah enzim lipase. Penambahan lipase dalam detergen dengan waktu rendam yang berbeda berpotensi meningkatkan efektivitasnya dalam menghilangkan noda lemak. Ekstrak enzim lipase bersumber dari isolat SA107 yang menunjukkan aktivitas lipolitik pada medium Tributyrin Agar dengan indeks enzimatis 5,0. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas detergen berbasis enzim lipase isolat SA107 dalam menghilangkan noda lemak pada kain dengan waktu perendaman yang berbeda. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor percobaan, yaitu konsentrasi enzim lipase dan lama perendaman. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan ANOVA, dilanjutkan dengan uji Tukey HSD dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan enzim lipase isolat SA107 yang efektif dalam formulasi detergen berbasis enzim lipase dengan adanya penurunan luas noda lemak kain dan cerahnya kenampakan kualitatif kain. Detergen berbasis enzim lipase konsentrasi 20% pada waktu perendaman selama 60 menit (P2W2) menghasilkan persentase pengurangan noda lemak kain yang paling tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya, yaitu sebesar 70%. Hasil pengujian daya detergensi dan pengukuran pH detergen menunjukkan bahwa detergen tersebut memiliki kinerja pencucian yang baik dan mendukung aktivitas degradasi lipid yang optimal. | Grease stains sticking to fabric are often difficult to remove and cannot be resolved in daily life. The enzyme that can be a solution to this problem is the lipase enzyme. The addition of lipase to detergent with different soak times has the potential to increase its effectiveness in removing grease stains. The lipase enzyme extract was sourced from isolate SA107 which showed lipolytic activity on Tributyrin Agar medium with an enzymatic index of 5.0. The aim of this research was to determine the effectiveness of a detergent based on the lipase enzyme isolate SA107 in removing grease stains on fabric with different soaking times. The research method used a Factorial Completely Randomized Design (CRD) with 2 experimental factors, lipase enzyme concentration and soaking time. The research data were analyzed using ANOVA, followed by the Tukey HSD test with a confidence level of 95%. The results of the research showed that the use of the SA107 isolate lipase enzyme was effective in lipase enzyme-based detergent formulations by reducing the area of fat stains on the fabric and brightening the qualitative appearance of the fabric. Lipase enzyme-based detergent with a concentration of 20% at a soaking time of 60 minutes (P2W2) produces the highest percentage reduction in fabric fat stains compared to other treatments, was 70%. The results of detergency testing and detergent pH measurements show that the detergent has good washing performance and supports optimal lipid degradation activity. | |
| 41016 | 45140 | H1D020025 | OPTIMASI ADMINISTRASI MELALUI SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DENGAN STATISTIKA DESKRIPTIF DATA ADMINISTRASI DI DESA PENGGARUTAN | Administrasi kependudukan di Desa Penggarutan mengalami kendala besar karena kurangnya pembaruan data, yang menyebabkan ketergantungan pada proses manual dan mengakibatkan administrasi menjadi lambat serta rentan terhadap kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan administrasi kependudukan dengan mengembangkan sistem informasi berbasis web yang dapat memperbarui data secara dinamis dan menyediakan visualisasi data statistik deskriptif. Metode Rapid Application Development (RAD) digunakan dalam penelitian ini, dengan memanfaatkan prototype untuk mendemonstrasikan konsep, mengumpulkan masukan pengguna, dan memvalidasi kebutuhan sebelum pengembangan lanjutan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan perangkat desa dan catatan pelayanan administrasi sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi yang dikembangkan berhasil meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat dan mempermudah proses pengajuan surat, serta memberikan wawasan penting melalui visualisasi data statistik. Keterlibatan aktif perangkat desa dan warga dalam perancangan dan implementasi sistem memastikan penyesuaian dan kesesuaian sistem dengan kebutuhan desa. Implementasi metodologi RAD terbukti efektif dalam mempercepat pengembangan dan memastikan sistem sesuai dengan kebutuhan pengguna. | Population administration in Penggarutan Village faces significant challenges due to a lack of data updates, resulting in reliance on manual processes that lead to slow administration and vulnerability to errors. This study aims to optimize population administration by developing a web-based information system that can dynamically update data and provide visualizations of descriptive statistical data. The Rapid Application Development (RAD) method was used in this research, utilizing prototypes to demonstrate concepts, gather user feedback, and validate requirements before further development. Research data was obtained through interviews with village officials and previous administrative service records. The results show that the developed information system successfully improves administrative efficiency, speeds up and simplifies the process of applying for documents, and provides valuable insights through statistical data visualization. Active involvement of village officials and residents in the design and implementation of the system ensures its adaptation and alignment with village needs. The implementation of the RAD methodology proved effective in accelerating development and ensuring the system meets user requirements. | |
| 41017 | 43184 | F1A019103 | SARKASME DI KOMUNITAS MAHASISWA (STUDI TENTANG PENGGUNAAN SARKASME DALAM PERGAULAN MAHASISWA FISIP UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN, PURWOKERTO) | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang persepsi dan proses penggunaan sarkasme di dalam perilaku sehari-hari mahasiswa Fisip Unsoed dalam penggunaan sarkasme. Sarkasme sendiri adalah jenis Bahasa yang mengandung celaan, olokan, ejekan dan hinaan kepada orang lain. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. dengan teori interaksi simbolik. Lokasi penelitian ada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman. Sedangkan teknik penentuan informan yaitu purposive sampling. Penulis mengumpulkan data pada penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan sasaran mahasiswa Fisip Unsoed yang memiliki kriteria menetap di Purwokerto minimal selama 2 tahun dan menggunakan metode analisis data interaktif dari Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua perspektif mahasiswa Fisip Unsoed melihat Bahasa sarkasme menjadi dua sisi yaitu secara negatif dan positif. Sisi negatif sarkasme dipandang sebagai sesuatu yang menyakiti lawan bicaranya. Dalam sisi negatif sarkasme digunakan sebagai penyampaian informasi, ekspresi emosi atau kekesalan. Sedangkan pada sisi positifnya sarkasme digunakan sebagai bahasa sehari-hari dalam interaksi mahasiswa. Bahasa sarkasme yang ada biasanya digunakan sebagai bahan candaan, dan imbuhan pernyataan. Jadi mahasiswa bisa memandang sarkasme ini menjadi dua hal yang berlawanan. | This research aims to describe and explain the perception and process of using sarcasm in the daily behavior of Fisip Unsoed students in using sarcasm. Sarcasm itself is a type of language that contains insults, ridicule, ridicule and insults towards other people. Method uses descriptive qualitative. with symbolic interaction theory. The research location is at the Faculty of Social and Political Sciences, Jenderal Soedirman University. The technique for determining informants is purposive sampling. Collected data in this research through interviews, observation and documentation targeting Fisip Unsoed students who had the criteria to stay in Purwokerto for at least 2 years and used Miles & Huberman`s interactive data analysis method.. The results of this research show that there are two perspectives of Unsoed Faculty of Social and Political Sciences students who view sarcasm as having two sides, namely negatively and positively. The negative side of sarcasm is seen as something that hurts the person you are talking to. On the negative side, sarcasm is used to convey information, express emotion or annoyance. Meanwhile, on the positive side, sarcasm is used as everyday language in student interactions. The language of sarcasm is usually used as a joke and as a statement. So students can view sarcasm as two opposite things. | |
| 41018 | 44987 | A1F019064 | Pengaruh Perendaman Natrium Sitrat dan Lama Pembekuan Terhadap Sifat Fisikokimia Beras Instan Inpago Unsoed Protani | Beras merupakan bahan pangan pokok sebagai sumber makanan utama masyarakat Indonesia. Ada beberapa jenis beras yang dikembangkan oleh peneliti Unsoed salah satunya jenis beras Inpago Unsoed Protani merk Totogi yang memiliki kandungan tinggi protein. Pada umumnya waktu pemasakan beras yaitu 40-50 menit. Beras instan merupakan produk olahan beras yang telah melalui proses pemasakan dan pengeringan dengan tujuan untuk memperpanjang umur simpan dan dapat disajikan dengan waktu yang lebih singkat karena hanya membutuhkan waktu <5 menit. Aspek penting dalam pembuatan beras instan yaitu porositas dan gelatinisasi. Perlakuan yang dapat menghasilkan produk beras yang memiliki sifat porositas dan instanisasi yaitu penggunaan natrium sitrat dan lama pembekuan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial. Faktor yang diteliti meliputi konsentrasi penggunaan natrium sitrat dalam proses perendaman yaitu 0% (N1), 5% (N2), 7% (N3) dan lama pembekuan 12 jam (P1), 18 jam (P2), 24 jam (P3). Pada penelitian ini dilakukan pengujian fisikokimia yang terdiri dari kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat, warna, waktu tanak, densitas kamba, daya serap, volume pengembangan, dan uji sensori meliputi warna, aroma, tekstur, rasa dan keseluruhan. Data kemudian dianalisis menggunakan uji analisis ragam (ANOVA) dan jika berbeda nyata akan diuji menggunakan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil terbaik dilakukan dengan metode Multiple Atribute Zeleny, kemudian hasil terbaik dibandingkan dengan kontrol menggunakan metode uji T. Hasil penelitian menunjukan konsentrasi natrium sitrat memberikan pengaruh yang nyata terhadap karakteristik fisikokimia kadar abu, protein, amilosa, uji rehidrasi rice cooker, uji rehidrasi air panas, volume pengembangan metode rice cooker, volume pengembangan metode air panas, daya serap, densitas kamba dan warna L*. Lama pembekuan juga dapat berpengaruh terhadap kadar air, protein, karbohidrat, amilosa, uji rehidrasi air panas, volume pengembangan metode rice cooker, volume pengembangan metode air panas, dan daya serap. Sedangkan pada interaksi keduanya berpengaruh nyata terhadap uji fisikokimia kadar lemak, amilsoa, dan volume pengembangan air panas. Semakin meningkat konsentrasi natrium sitrat dan lama pembekuan menghasilkan beras yang semakin porous sehingga dapat mempersingkat proses rehidrasi pada beras instan. Pada uji sensori penggunaan natrium sitrat dan lama pembekuan dalam proses pembuatan beras instan tidak berpengaruh nyata terhadap warna, aroma, rasa, tekstur dan secara keseluruhan pada nasi yang dihasilkan. Hasil uji sensori tersebut berarti bahwa beras instan dapat menghasilkan nasi seperti pada umumnya. Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah penggunaan konsentrasi 5% natrium sitrat ; 24 jam pembekuan (N2P3). | Rice is a staple food as the main food source for Indonesian people. There are several types of rice developed by Unsoed researchers, one of which is the Inpago Unsoed Protani Totogi rice type has a high protein content. In general, the cooking time rice is 40-50 minutes. Instant rice is a processed rice product that has gone through a cooking and drying process with the aim of extending its shelf life and can be served in a shorter time because it only takes <5 minutes. Important aspects in making instant rice are porosity and gelatinization. Treatment that can produce rice products that have porosity and instantaneous properties is the use of sodium citrate and long freezing time. This research used a completely randomized factorial design. The factors studied include the concentration of sodium citrate used in the soaking process, namely 0% (N1), 5% (N2), 7% (N3) and the freezing time of 12 hours (P1), 18 hours (P2), 24 hours (P3). In this research, physicochemical tests were carried out consisting of water content, ash content, fat content, protein content, carbohydrate content, color, cooking time, kamba density, absorption capacity, expansion volume, and sensory tests including color, aroma, texture, taste and whole. The data were then analyzed using the analysis of variance test (ANOVA) and if they were significantly different they would be tested using the Duncan Multiple Range Test (DMRT) at a 5% level. The best results were carried out using the Multiple Attribute Zeleny method, then the best results were compared with the control using the T test method. The results of the research show that the concentration of sodium citrate has a real influence on the physicochemical characteristics of ash content, protein, amylose, rice cooker rehydration test, hot water rehydration test, rice cooker method development volume, hot water method development volume, absorption capacity, kamba density and color L *. The freezing time can also affect the water, protein, carbohydrate, amylose content, hot water rehydration test, rice cooker method development volume, hot water method development volume, and absorption capacity. Meanwhile, the interaction between the two has a significant effect on the physicochemical tests of fat content, amylsoa and the volume of hot water expansion. Increasing the concentration of sodium citrate and freezing time produces increasingly porous rice, thereby shortening the rehydration process in instant rice. In the sensory test, the use of sodium citrate and the freezing time in the process of making instant rice did not have a significant effect on the color, aroma, taste, texture and overall effect on the rice produced. The results of these sensory tests mean that instant rice can produce rice like normal rice. The best treatment in this study was the use of a concentration of 5% sodium citrate; 24 hours freezing (N2P3). | |
| 41019 | 43182 | F1B020043 | PENGGUNAAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM PADA PEGAWAI BPJS KESEHATAN CABANG JAKARTA PUSAT | BPJS Kesehatan berkomitmen dalam pencapaian optimal fungsi manajemen SDM dalam meningkatkan kualitas layanan manajemen SDM kepada pegawai dengan adanya Learning Management System. Implementasi penggunaan LMS sebagai media pengembangan sumber daya manusia merupakan langkah dalam meningkatkan pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat selaku penyelenggara Program JKN-KIS untuk kepentingan peserta JKN-KIS agar dapat terlayani dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan Learning Management System pada pegawai. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara berstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Learning Management System sebagai media penyampaian pelatihan dan pendidikan sudah baik bagi pegawai melihat dari beberapa aspek menurut Abdillah seperti, kemudahan akses pengguna, kelengkapan informasi, kelengkapan bahan ajar/materi, penggunaan modul dalam belajar mandiri, produktivitas pengguna bagi peningkatan diri, dan kemudahan mengerti dari user interface. Namun, untuk beberapa aspek masih perlu dikembangkan yaitu, kemudahan proses pengunduhan, responsibilitas pelayanan pengaduan admin, pengguna dalam pengerjaan tugas, serta kecepatan dan fleksibilitas. | BPJS Kesehatan is committed to achieving optimal functionality of HR management to enhance the quality of HR management services to employees through the implementation of a Learning Management System (LMS). Implementation of LMS as a human resource development medium is a step towards improving the services of BPJS Kesehatan Branch in Central Jakarta, as the organizer of the JKN-KIS Program for the benefit of JKN-KIS participants, ensuring their effective service. The aim of this research is to describe the utilization of the Learning Management System among employees. The method used is qualitative, with data collected through observation, structured interviews, and documentation. The research results indicate that the use of the Learning Management System as a platform for training and education is effective for participants, considering various aspects according to Abdillah, such as user accessibility, information completeness, completeness of teaching materials, module usage for self-directed learning, user productivity for self-improvement, and ease of understanding from the user interface. However, some aspects still need development, including the ease of download processes, the responsiveness of the admin complaint service, assistance to users in task completion, as well as speed and flexibility. | |
| 41020 | 45141 | D1A020002 | Pengaruh lama ozonisasi terhadap pH dan total bakteri susu kambing Peranakan Etawa | Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu pengaruh lama ozonisasi susu kambing Peranakan Etawa terhadap nilai pH dan total bakteri. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdapat 5 perlakuan dan 4 ulangan. Materi yang digunakan pada penelitian kali ini yaitu menggunakan susu kambing Peranakan Etawa dan alat berupa ozon generator merek vosoco, dengan konsentrasi ozon yang digunakan yaitu 1000 mg/jam, lactoscan, dan petrifilm. Perlakuan yang digunakan yaitu lama waktu ozonisasi sebanyak 0, 20,40, dan 60 detik. Variabel penting yang diamati pada penelitian kali ini yaitu pH dan total bakteri. Hasil data yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan kemudian dianalisis menggunakan anova dan dilakukan uji lanjut yaitu orthogonal polinomial. Hasil penelitian pada perlakuan ozonisasi berpengaruh nyata terhadap total bakteri (P<0,05), sedangkan perlakuan ozonisasi pada nilai pH susu tidak berpengaruh nyata(P>0,05). Hasil uji lanjut ortogonal polinomial menyatakan bahwa lama waktu ozonisasi berpengaruh terhadap total bakteri secara regresi linear dengan persamaan y = 767.18 - 12.80x dan koefisien determinan (R²) = 38%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian yaitu metode ozonisasi efektif dalam menjaga kualitas susu tetap optimal. | Aimed to investigate the influence of ozone exposure duration on pH value and total bacteria count of Etawa crossbred goat milk. This study was conducted experimentally using a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 replications. The materials used included Etawa crossbred goat milk, a Vosoco ozone generator with an ozone concentration of 1000 mg/hour, a lactoscan, and petrifilm. The treatments involved ozone exposure durations of 0, 20, 40, and 60 seconds. The key variables observed were pH and total bacteria count. The data obtained from the study were analyzed using ANOVA followed by orthogonal polynomial tests. The results showed that ozone treatment significantly affected total bacteria count (P<0.05), while it did not significantly affect pH value of the milk (P>0.05) Further orthogonal polynomial tests indicated that ozone exposure duration linearly influenced total bacteria count with the regression equation y = 767.18 - 12.80x and coefficient of determination (R²) = 38%. The conclusion drawn from the study was that ozone treatment is effective in maintaining optimal milk quality. |