Artikelilmiahs

Menampilkan 37.701-37.720 dari 48.975 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3770144716I1C020081ANALISIS POTENSI INTERAKSI OBAT ANTIBIOTIK PADA RESEP PASIEN PEDIATRI DI APOTEK OMNIA FARMA PURWOKERTOAntibiotik merupakan obat yang digunakan untuk terapi penatalaksanaan berbagai macam penyakit. Hal ini dapat berpotensi menyebabkan risiko terjadinya interaksi obat pada pasien seperti pediatri yang mempunyai fisiologis serta imunitas yang lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya potensi interaksi obat pada resep pasien pediatri di Apotek Omnia Farma .Penelitian dilakukan secara observasional deskriptif dengan melihat data melalui resep pasien pediatri di apotek omnia farma pada usia 0-18 tahun yang diresepkan obat antibiotik dengan obat lain. Potensi interaksi obat dianalisis menggunakan website Lexicomp-drug interact. Total terdapat 286 resep yang masuk kedalam kriteria inklusi. Mayoritas pasien dengan usia 1-5 tahun (41,95%) lebih banyak mendapatkan resep antibiotik. Jenis kelamin laki laki 173 (60,48%) lebih banyak dibandingkan perempuan. Antibiotik amoxicillin lebih banyak diresepkan kepada pasien. Total ditemukan sebanyak 12 kejadian potensi interaksi obat dengan tingkat keparahan minor 11 (91,67%) kejadian dan tingkat keparahan moderat sebanyak 1 (4,20%) kejadian. Potensi interaksi terbanyak terjadi pada interaksi azitromisin dan salbutamol sebanyak 6 potensi interaksi obat. Terdapatnya interaksi obat pada resep antibiotik pasien pediatri sebanyak 12 resep dengan tingkat keparahan minor menjadi kejadian interaksi yang paling banyak. Antibiotic are medications used for the treatment of various types of diseases. This can potentially lead to the risk of drug interactions in patients, such as pediatric patients, who have lower physiological and immune functions compared to adults. This research aims to identify the potential for drug interactions in pediatric patient prescriptions at Omnia Farma Pharmacy. The research was conducted using a descriptive observational approach by reviewing data from prescriptions for pediatric patients aged 0-18 years at Omnia Farma Pharmacy, where antibiotics were prescribed alongside other medications. The potential for drug interactions was analyzed using the Lexicomp drug interaction website. A total of 286 prescriptions met the inclusion criteria. The majority of patients aged 1-5 years (41.95%) received more antibiotic prescriptions. Male patients, totaling 173 (60.48%), were more numerous compared to female patients. Amoxicillin was the most commonly prescribed antibiotic. A total of 12 potential drug interaction events were identified, with 11 (91.67%) events classified as minor severity and 1 (4.20%) event classified as moderate severity. The most common potential interaction occurred between azithromycin and salbutamol, with 6 potential interaction events. The presence of drug interactions in pediatric patient antibiotic prescriptions amounted to 12 cases, with minor severity being the most frequent type of interaction
3770240364I1A019094PERAN SERTA NASABAH BANK SAMPAH MUTIARA BERKAH DESA PUNGPUNGAN KABUPATEN BOJONEGOROLatar Belakang : Peran serta masyarakat khususnya nasabah bank sampah sangat dibutuhkan dalam mewujudkan penanganan sampah yang mandiri melalui bank sampah. Dilakukannya penelitian ini dikarenakan kurangnnya peran serta nasabah bank sampah dalam program Bank Sampah Mutiara Berkah Desa Pungpungan Kabupaten Bojonegoro sehingga peranan dari bank sampah tersebut belum optimal dalam mengatasi isu permasalahan sampah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran serta Nasabah Bank Sampah Mutiara Berkah Desa Pungpungan Kabupaten Bojonegoro.
Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dilakukan di Desa Pungpungan Kabupaten Bojonegoro pada bulan Maret – April 2023. Subjek penelitian melibatkan 7 informan diperoleh dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada informan, studi dokumen dan observasi. Analisis data menggunakan thematic analysis.
Hasil Penelitian : Peran serta nasabah bank sampah dalam pengambilan keputusan masih kurang dalam menghadiri pertemuan serta memberikan tanggapan maupun saran, bentuk peran serta nasabah bank sampah dalam pelaksanaan kegiatan dengan memberikan kontribusi dan menghadiri sosialisasi maupun pelatihan yang diadakan program bank sampah, dan bentuk peran serta nasabah dalam pengambilan manfaat yaitu merasakan manfaat positif adanya program Bank Sampah Mutiara Berkah dalam aspek ekonomi, aspek lingkungan, dan aspek sosial serta bentuk peran serta nasabah bank sampah dalam evaluasi yang tidak terlibat sepenuhnya.
Kesimpulan : Nasabah Bank Sampah Mutiara Berkah memiliki peran dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan kegiatan, pengambilan manfaat dan kegiatan evaluasi pada program bank sampah. Kendala yang dialami nasabah bank sampah yaitu terkendala waktu dan adanya rasa malas. Pemerintah Desa Pungpungan telah menciptakan peraturan, mengupayakan peningkatan partisipasi dan keberlanjutan program Bank Sampah Mutiara Berkah.
Kata kunci : Peran serta Nasabah Bank Sampah, Pengelolaan Sampah, Bank Sampah
Background : The participation of the community, especially customers of the waste bank, is urgently needed in realizing independent waste management through the waste bank. This research was conducted due to the lack of participation of waste bank customers in the Mutiara Berkah Garbage Bank program in Pungpungan Village, Bojonegoro Regency so that the role of the waste bank was not optimal in overcoming the issue of waste problems. The purpose of this research is to find out the role of customers of the Mutiara Berkah Garbage Bank in Pungpungan Village, Bojonegoro Regency.
Methodology : This study used a qualitative descriptive research method conducted in Pungpungan Village, Bojonegoro Regency in March - April 2023. The research was conducted by interviewing 7 informants who were obtained by purposive sampling, document studies and observations and analyzed using thematic analysis.
Results: Participation of waste bank customers in decision making is still lacking, waste bank customers play a role in implementing activities by contributing and attending socialization and training held by the waste bank program, customer participation in taking benefits, namely experiencing the positive benefits of the Mutiara Berkah Garbage Bank program in economic, environmental and social aspects as well as waste bank customers not fully participating in the evaluation of the waste bank program.
Conclusion: Customers of the Mutiara Berkah Garbage Bank have a role in decision making, implementation of activities, taking benefits and evaluating activities in the waste bank program. Obstacles experienced by waste bank customers are time constraints and a feeling of laziness. The Pungpungan Village Government has created regulations, seeking to increase participation and sustainability of the Mutiara Berkah Garbage Bank program.
Keywords: Participation of Waste Bank Customers, Waste Management, Waste Bank
3770340467C1A016114Pengaruh Transfer Dana Otonomi Khusus Terhadap Pendidikan dan Kesehatan di Provinsi Papua dan Papua Barat Pembiayaan Dana Otonomi Khusus selama 20 tahun kepada Provinsi Papua dan Papua Barat dengan tujuan utama dari penerimaan tersebut adalah guna membiayai fasilitas pendidikan dan kesehatan, dinilai belum dimanfaatkan secara optimal. Pada sektor pendidikan maupun sektor kesehatan Provinsi Papua dan Papua Barat masih tertinggal dengan provinsi lain, bahkan berada di bawah angka rata-rata nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Otonomi Khusus terhadap pendidikan dan kesehatan melalui indikator Angka Partisipasi Murni dan Umur Harapan Hidup di Provinsi Papua dan Papua Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat analisis regresi data panel. Data yang diolah merupakan data sekunder dari 29 Kabupaten/Kota Provinsi Papua dan 13 Kabupaten/Kota Provinsi Papua Barat.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi data panel menunjukkan bahwa: (1) Dana Otsus Provinsi Papua berpengaruh positif signifikan terhadap APM jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA di Provinsi Papua tahun 2006-2021, (2) Dana Otsus Provinsi Papua Barat berpengaruh positif tidak signifikan terhadap APM jenjang pendidikan SD, SMP, SMA di Provinsi Papua Barat tahun 2006-2021, (3) Dana Otsus Provinsi Papua berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap UHH di Provinsi Papua tahun 2006-2021, (4) Dana Otsus Provinsi Papua Barat berpengaruh positif signifikan terhadap UHH di Provinsi Papua Barat tahun 2006-2021.
Pemerintah perlu mengkaji ulang terhadap pengawasan dan pelaksanaan alokasi Dana Otonomi Khusus. Pemerintah dapat menyusun kembali peraturan mengenai tata cara perencanaan, pengalokasian, dan pertanggungjawaban penggunaan Dana Otonomi Khusus agar tidak terdapat penyimpangan ketidakpatuhan terhadap perundang-undangan dan tujuan Dana Otsus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat pun tercapai.
Financing the Special Autonomy Fund for 20 years to the Provinces of Papua and West Papua with the main purpose of the revenue being to finance education and health facilities, is considered to have not been utilized optimally. In the education and health sectors, the provinces of Papua and West Papua are still lagging behind other provinces, even below the national average. This study aims to analyze the effect of the Special Autonomy Fund on education and health through the indicators of Net Enrollment Rate and Life Expectancy in the Provinces of Papua and West Papua. The method used in this study is a panel data regression analysis tool. The processed data is secondary data from 29 Regencies/Cities of Papua Province and 13 Regencies/Cities of West Papua Province.
The results of this research shows that: (1) The Special Autonomy Fund for Papua Province has a significant positive effect on the NER for elementary, junior high and high school education levels in Papua Province in 2006-2021, (2) The Special Autonomy Fund for West Papua Province has an insignificant positive effect on NER for elementary, junior high school, high school education levels in West Papua Province in 2006-2021, (3) The Special Autonomy Fund for Papua Province has a negative and insignificant effect on UHH in Papua Province in 2006-2020 1, (4) The Special Autonomy Fund for West Papua Province has a significant positive effect on UHH in West Papua Province in 2006-2021.
The government needs to review the supervision and implementation of the allocation of the Special Autonomy Fund. The government can rearrange regulations regarding procedures for planning, allocating and accountability for the use of the Special Autonomy Fund so that there are no deviations from non-compliance with laws and regulations and the purpose of the Special Autonomy Fund is to improve the welfare of the people of Papua and West Papua.
3770440462C1I019003THE EFFECT OF INDEPENDENCE, COMPETENCE, AND PROFESSIONALISM ON THE PERFORMANCE OF GOVERNMENT INTERNAL AUDITORSTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh independensi, kompetensi, dan profesionalisme terhadap kinerja auditor internal pemerintah. Penelitian ini dilakukan di Inspektorat Kabupaten Banjarnegara, Inspektorat Kabupaten Purbalingga, Inspektorat Kabupaten Banyumas, dan Inspektorat Kabupaten Cilacap dengan sampel sebanyak 112 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa independensi tidak berpengaruh terhadap kinerja auditor internal pemerintah. Sedangkan kompetensi dan profesionalisme berpengaruh positif terhadap kinerja auditor internal pemerintah.The purpose of this study was to determine the effect of independence, competence, and professionalism on the performance of the government internal auditors. This research was conducted at the Inspectorate of Banjarnegara Regency, Inspectorate of Purbalingga Regency, Inspectorate of Banyumas Regency, and Inspectorate of Cilacap Regency with a sample of 112 people. The data collection method used is a questionnaire. While the data analysis method used is multiple linear regression analysis. The results of this study state that independence has no effect on the performance of the government's internal auditors. Meanwhile, competence and professionalism has a positive effect on the performance of the government internal auditors.
3770544254C1I017025THE EFFECT OF FIRM SIZE AND FINANCIAL LEVERAGE ON INCOME SMOOTHING WITH INDEPENDENT BOARD COMMISSIONERS AS MODERATIONPenelitian ini merupakan penelitian data sekunder pada perusahaan sector consumer non cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini mengambil judul: “The Effect of Firm Size and Financial Leverage on Income Smoothing with Independent Board of Commissioners”.
Penelitian ini dimulai dari fenomena yang terjadi pada PT Akasha Wira Internasional Tbk (ADES) yang melakukan pertumbuhan laba yang disokong oleh pendapatan bunga dan penurunan biaya, yang mana tindakan ini merupakan praktik income smoothing. Selain itu, PT ADES mengalami kenaikan laba yang relative stabil selama periode 2017-2022 yang dapat menandakan bahawa PT ADES melakukan praktik income smoothing.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran perushaan dan financial leverage terhadap perataan laba dan untuk mengetahui apakah dewan komisaris independen dapat memoderasi pengaruh ukuran perusahaan dan financial leverage terhadap perataan laba.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan consumer non cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2022, yang berjumlah 87 perusahaan. Total sampel yang diperoleh yaitu 42 perusahaan dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi logistik dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan menggunakan aplikasi SPSS IMB 25.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan analisis regresi logistik dan Moderated Regression Analysis (MRA) menunjukkan bahwa: (1) Ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap perataan laba. (2) Financial leverage berpengaruh negative terhadap perataan laba. (3) Dewan komisaris independen mampu memperlemah pengaruh ukuran perusahaan terhadap perataan laba. (4) Dewan komisaris independen tidak mampu memperlemah pengaruh financial leverage terhadap perataan laba.
Berdasarkan pembahasan secara keseluruhan dari hasil penelitian, berikut ini implikasi yang dapat diperoleh yaitu: (1) Implikasi dalam teori berguna untuk untuk memperkuat teori akuntansi positif dan teori agen dalam penelitian sebelumnya yang menganalisis mengenai income perataan laba. (2) Perlu adanya teori signal untuk menjelaskan pengaruh financial leverage terhadap perataan laba dari sudut pandang lain (3) Implikasi dalam akademis dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan menjadi referensi dalam penelitian selanjutnya mengenai factor yang berpengaruh terhadap perataan laba (4) Implikasi pada investor dapat membantu investor mengambil keputusan investai yang lebih baik dengan mempertimbangkan kinerja perusahaan yang sesungguhnya. (5) Implikasi pada perusahaan dapat menjadi bahan pertimbangan ketika memutuskan perlukah perusahaan melakukan perataan laba.
This research is a secondary data research on non cyclicals consumer sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This research takes the title: "The Effect of Firm Size and Financial Leverage on Income Smoothing with Independent Board of Commissioners".
This research starts from the phenomenon that occurred at PT Akasha Wira Internasional Tbk (ADES) which carried out profit growth supported by interest income and decreased costs, which is an income smoothing practice. In addition, PT ADES experienced a relatively stable increase in profits during the 2017-2022 period which could indicate that PT ADES was practicing income smoothing.
The purpose of this study is to determine the effect of company size and financial leverage on income smoothing and to determine whether the independent board of commissioners can moderate the effect of company size and financial leverage on income smoothing.
The population in this study is consumer non-cyclicals companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020-2022 period, totaling 87 companies. The total sample obtained was 42 companies using purposive sampling method. The data analysis technique uses logistic regression analysis and Moderated Regression Analysis (MRA) using the SPSS IMB 25 application.
Based on the results of research and data analysis using logistic regression analysis and Moderated Regression Analysis (MRA), it shows that: (1) Firm size has a positive effect on income smoothing. (2) Financial leverage has a negative effect on income smoothing. (3) The independent board of commissioners is able to weaken the effect of firm size on income smoothing. (4) The independent board of commissioners is unable to weaken the effect of financial leverage on income smoothing.
Based on the overall discussion of the research results, the following implications can be obtained, namely: (1) Implications in theory are useful for strengthening positive accounting theory and agency theory in previous studies that analyze income smoothing. (2) There is a need for signal theory to explain the effect of financial leverage on income smoothing from another point of view (3) Implications in has potential to develop the science literature and serve as reference in further research on factors that affect income smoothing (4) Implications for investors can assist investors create better investment decisions by taking into account the actual performance of the company. (5) Implications for the company can be taken into consideration when deciding whether the company needs to do income smoothing.
3770646137I1E020012Pengaruh Usia Kronologis, Aktivitas fisik terhadap Keterampilan Motorik dan Kebugaran Jasmani pada Siswa SDN 1 Arcawinangun Latar Belakang: Pada saat observasi di SD N 1 Arcawinangun, siswa masih kurang dalam melakukan aktivitas fisik. Hal ini didapat dari wawancara, dan hasil belajar dimata pelajaran PJOK. Dari 12 kelas keseluruhan terdapat 2 kelas yang ditemukan permasalahan, 2 kelas yang akan dijadikan sebagai sampel dengan jumlah 30 sampel siswa merupakan pemilihan berdasarkan kriteria penelitian. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian guna mengetahui “Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Keterampilan Motorik dan Kebugaran Jasmani Siswa SD N 1 Arcawinangun”.
Metodologi Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang digunakan untuk mencari pengaruh aktivitas fisik terhadap keterampilan motorik dan kebugaran jasmani siswa SD N 1 Arcawinangun. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan total 20 sampel, 9 siswa laki-laki dan 11 siswa Perempuan.
Hasil Penelitian: Berdasarkan uji hipotesis, pengaruh usia kronologis terhadap keterampilan motorik memperoleh nilai signifikansi 0.000. Usia kronologis terhadap kebugaran jasmani memperoleh nilai signifikansi 0.311. Aktivitas fisik terhadap keterampilan motorik memperoleh nilai signifikansi 0.000. Aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani memperoleh nilai signifikansi 0.000. Usia kronologis, aktivitas fisik terhadap keterampilan motorik memperoleh nilai signifikansi 0.413. Dan usia kronologis, aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani memperoleh nilai signifikansi 0.956.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh usia kronologis terhadap keterampilan motorik. Tidak terdapat ppengaruh usia kronologis terhadap kebugaran jasmani. Terdapat pengaruh aktivitas fisik terhadap keterampilan motorik. Terdapat pengaruh aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani. Tidak terdapat pengaruh usia kronologis, aktivitas fisik terhadap keterampilan motorik. Tidak terdapat pengaruh usia kronologis, aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani.

Background: During observations at SDN 1 Arcavinangun, students were still lacking in physical activity. This was obtained from interviews and learning outcomes in PJOK subjects. Of the 12 classes, a total of 2 classes were found to have problems, 2 classes that will be used as samples with a total of 30 student samples were selected based on research criteria. Researchers are interested in conducting research to determine "The Effect of Physical Activity on Motor Skills and Physical Fitness of Elementary School Students N 1 Arcawinangun".
Research Methodology: This type of research is quantitative descriptive which is used to find the effect of physical activity on the motor skills and fitness of students at SD N 1 Arcawinangun. Sampling used purposive sampling with a total of 20 samples, 9 male students and 11 female students.
Research Results: Based on hypothesis testing, the effect of chronological age on motor skills obtained a significance value of 0.000. Chronological age on fitness obtained a significance value of 0.311. Physical activity on motor skills obtained a significance value of 0.000. Physical activity on physical fitness obtained a significance value of 0.000. Chronological age, physical activity on motor skills obtained a significance value of 0.413. And chronological age, physical activity on physical fitness obtained a significance value of 0.956.
Conclusion: There is an influence of chronological age on motor skills. There is no effect of chronological age on physical fitness. There is an influence of physical activity on motor skills. There is an influence of physical activity on physical fitness. There is no effect of chronological age, physical activity on motor skills. There is no effect of chronological age, physical activity on physical fitness.
3770746138J1A020032Translation Techniques and Its Accuracy of Emotive Function in the Lyrics of Taylor Swift's Album Midnights (2022)Fokus utama pada penelitian ini adalah menganalisis jenis-jenis fungsi emotif, teknik penerjemahan, dan akurasi dalam 13 lirik lagu di album Midnights karya Taylor Swift. Studi ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Dari 105 data di 13 lagu tersebut, penelitian ini menemukan 13 jenis fungsi emotif dari teori Jakobson (1960) dengan jenis preferensi dan niat yang paling sering muncul. Dengan menggunakan teori Molina dan Albir (2002), penelitian ini menemukan 10 jenis teknik penerjemahan dengan modulasi dan terjemahan literal sebagai teknik yang paling dominan. Terakhir, dengan menggunakan teori Nababan et al. (2012), sebagian besar terjemahan dinilai akurat dengan persentase 55,24%. Penelitian ini mengungkapkan bahwa fungsi emotif tidak secara signifikan mempengaruhi akurasi; sebaliknya, penggunaan bahasa dalam lirik memainkan peran penting. Oleh karena itu, semua jenis fungsi emotif tersebar di seluruh data teknik penerjemahan dan akurasi. Pada teknik dan akurasi, modulasi, teknik dominan, menunjukkan bahwa terjemahan lirik yang mengandung metafora menghasilkan akurasi yang lebih rendah. Sementara itu, lirik yang ditulis dengan bahasa literal lebih banyak menghasilkan terjemahan yang akurat.This research mainly analyzes the kinds of emotive function, translation techniques, and accuracy in the lyrics of 13 songs in Taylor Swift’s Midnights album. This study uses the descriptive-qualitative method. Among 105 lines from the 13 songs, this study identifies 13 kinds of emotive functions from Jakobson's (1960) theory, with preference and intention being the most frequent. As for the translation technique using Molina and Albir's (2002) theory, there are 10 types of translation techniques found, with modulation and literal translation as the most predominant techniques. Nababan et al. (2012) assess the translation accuracy and reveal that most translations are accurate with a percentage of 55.24%. This research discovers that emotive functions do not significantly affect accuracy; instead, the types of language in the lyrics play a crucial role. Therefore, all kinds of emotive functions are spread unevenly across the translation technique and accuracy data. As for technique and accuracy, modulation, the predominant technique, shows that translating rich metaphoric lyrics with this technique largely results in less accuracy. Meanwhile, literal translation presents that the lyrics written with literal language mainly result in accurate translations.
3770846240C1L020027PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, NORMA SUBJEKTIF, DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA MAHASISWAMasalah pengangguran pada lulusan sarjana masih cukup tinggi, sehingga perlu adanya solusi untuk mengurangi permasalah tersebut dengan cara menambah jumlah wirausahawan yang terdidik dari lulusan sarjana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan, norma subjektif, dan literasi digital terhadap intensi berwirausaha Pendidikan Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Pendidikan Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman tahun akademik 2023/2024 dengan total 275 mahasiswa. Sampel yang digunakan berjumlah 163 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling dan proportional stratified random sampling.
Hasil penelitian dan analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa pertama, pendidikan kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha. Kedua, norma subjektif berpengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha. Ketiga, literasi digital berpengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha.
Implikasi dari penelitian ini yaitu: Universitas Jenderal Soedirman dapat memaksimalkan pembelajaran dan kegiatan yang berkaitan dengan kewirausahaan, dapat melaksanakan program yang berkaitan dengan digitalisasi, serta mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan pendidikan kewirausahaan yang telah dilaksanakan, dan meningkatkan norma subjektif serta literasi digital yang dimiliki sehingga nantinya dapat menjalankan kegiatan berwirausaha.
The problem of unemployment among undergraduate graduate is still quite high, so there needs to be a solution to reduce this problem by increasing the number of educated entrepreneurs from undergraduate graduates. The aim of this research is analyzing the influence of entrepreneurial education, subjective norms, and digital literacy on entrepreneurial intentions for Economic Education at Jenderal Soedirman University. The data used in this study were obtained using a questionnaire. The population in this study were active students of Economic Education at Jenderal Soedirman University for the 2023/2024 academic year with a total of 275 students. The sample used was 163 respondents using purposive sampling and proportional stratified random sampling techniques.
The results of the research and analysis of the data obtained show that first, entrepreneurship education has a significant effect on entrepreneurial intentions. Second, subjective norms have a significant effect on entrepreneurial intentions. Third, digital literacy has a significant effect on entrepreneurial intentions.
The implications of this research are: Jenderal Soedirman University can maximize learning and activities related to entrepreneurship, can implement programs related to digitalization, and students are expected to be able to improve their entrepreneurship education has been implemented, and increases subjective norms and digital literacy so that later they can carry out entrepreneurial activities.
3770944255I2A022011ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP SELF EFFICACY PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI
(Studi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto)
Latar Belakang: Salah satu pengobatan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker adalah dengan melakukan kemoterapi. Efek samping dari kemoterapi yang berat menyebabkan pasien kanker payudara merasa putus asa terhadap pengobatan yang sedang dijalani, oleh karena itu dibutuhkan self efficacy untuk menumbuhkan kepercayaan untuk mengelola gejala dan masalah yang berhubungan dengan pengobatan kanker payudara.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan desain studi crossectional, dilakukan di poli Bedah Onkologi dan Ruang Wijayakusuma RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat self efficacy berdasarkan instrument GSE dan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap self efficacy pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi pada 250 sampel dengan teknik sampling purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus – September 2023. Variabel yang diteliti adalah self efficacy, mastery experience, vicarious experience, dukungan keluarga, dan kondisi fisik post kemoterapi. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan wawancara pada responden dengan mengisi kuesioner yang sudah valid dan reliabel. Analisis data menggunakan alat bantu STATA dengan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi square, dan multivariat dengan uji regresi logistik.
Hasil: Responden pada penelitian ini memiliki rata-rata umur 44 tahun didominasi oleh perempuan sebanyak 99,6%, berpendidikan SD sebanyak 66,8%, memiliki pekerjaan sebagai IRT sebanyak 92%, memiliki pendapatan <1,5 juta sebanyak 69,6%, memiliki status kawin sebanyak 94,8%, dan memiliki tingkat stadium 2 dan 3 (44,8%). Self Efficacy pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo tergolong tinggi (95,6%). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara mastery experience, vicarious experience, dan dukungan keluarga dengan self efficacy pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo.
Kesimpulan: Semakin tinggi tingkat mastery experience, vicarious experience. dan dukungan keluarga yang baik maka semakin tinggi tingkat self efficacy pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo
Background: One treatment to inhibit the growth of cancer cells is chemotherapy. The serious side effects of chemotherapy cause breast cancer patients to feel hopeless about the treatment they are undergoing, therefore self-efficacy is needed to foster confidence in managing symptoms and problems related to breast cancer treatment.
Method: This research is a quantitative analytical research with a cross-sectional study design, carried out in the Oncology Surgery Polytechnic and the Wijayakusuma Room, RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. The aim of this research is to measure the level of self-efficacy based on the GSE instrument and determine the factors that influence the self-efficacy of breast cancer patients undergoing chemotherapy in 250 samples using a purposive sampling technique. The research was conducted in August – September 2023. The variables studied were self- efficacy, mastery experience, vicarious experience, family support, and post- chemotherapy physical condition. Data collection was carried out by conducting interviews with respondents by filling in valid and reliable questionnaires. Data analysis used STATA tools with univariate statistical tests, bivariate with chi square tests, and multivariate with logistic regression tests.
Results: Respondents in this study had an average age of 44 years, dominated by 99.6% women, 66.8% had elementary school education, 92% had jobs as housewives, 69.6% had income <1.5 million. , had a marital status of 94.8%, and had stages 2 and 3 (44.8%). Self Efficacy of breast cancer patients undergoing chemotherapy at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo is classified as high (95.6%). The results of the research show that there is an influence between mastery experience, vicarious experience, and family support on the self-efficacy of breast cancer patients undergoing chemotherapy at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo.
Conclusion: The higher the level of mastery experience, the more vicarious experience. and good family support, the higher the level of self-efficacy of breast cancer patients undergoing chemotherapy at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo
3771040461C1C017046Faktor-faktor yang Mempengaruhi Dividend Payout Ratio pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah profitabilitas, solvabilitas, likuiditas, aktivitas, dan free cash flow berpengaruh terhadap dividend payout ratio. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur pada sektor consumer goods yang terdaftar di BEI pada tahun 2017 hingga tahun 2021. Total populasi dalam penelitian ini adalah 57 perusahaan. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang telah ditentukan dan diperoleh 18 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas, multikoliniearitas, heterokedastisitas, autokorelasi, dan linearitas), dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Profitabilitas berpengaruh positif terhadap dividend payout ratio. (2) Solvabilitas tidak berpengaruh terhadap dividend payout ratio. (3) Likuiditas tidak berpengaruh terhadap dividend payout ratio. (4) Aktivitas berpengaruh negatif terhadap dividend payout ratio. (5) Free cash flow berpengaruh negatif terhadap dividend payout ratio. Implikasi dan kesimpulan pada penelitian ini yaitu profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap dividend payout ratio, sedangkan aktivitas dan free cash flow berpengaruh negatif terhadap dividend payout ratio sehingga bagi investor dan calon investor perlu membuat pertimbangan dalam membuat keputusan investasi sehubungan dengan pembagian dividen.This study aims to determine whether profitability, solvency, liquidity, activity, and free cash flow affect the dividend payout ratio. This research is quantitative research. The subject of this research is manufacturing companies in the consumer goods sector listed on the IDX from 2017 to 2021. The total population in this study were 57 companies. This study uses a sampling technique, namely using purposive sampling technique with predetermined criteria and obtained 18 companies. The data analysis techniques used are descriptive statistical tests, classical assumption tests (normality, multicollinearity, heteroscedasticity, autocorrelation, and linearity), and multiple regression analysis. The results of this study indicate that: (1) Profitability has a positive effect on dividend payout ratio. (2) Solvency has no effect on dividend payout ratio. (3) Liquidity has no effect on dividend payout ratio. (4) Activity has a negative effect on the dividend payout ratio. (5) Free cash flow has a negative effect on dividend payout ratio. The implications and conclusions of this study are that profitability has a positive effect on the dividend payout ratio, while activity and free cash flow have a negative effect on the dividend payout ratio so that investors and potential investors need to make considerations in making investment decisions regarding dividend distribution.
3771140439D1A019062HUBUNGAN ANTARA MORFOMETRIK DAN SKOR KONDISI TUBUH
PADA DOMBA SAKUB
Penelitian bertujuan untuk mengkajii hubungan antara panjang badan, tinggi badan, dan lingkar dada dengan skor kondisi tubuh dan untuk mengetahui peubah panjang badan, tinggi badan, dan lingkar dada yang paling berpengaruh terhadap skor kondisi tubuh domba Sakub. Pengambilan sampel dilakukan dengan pengamatan dan pengukuran secara langsung menggunakan metode purposive sampling. Hasil menunjukan rataan ukuran tubuh 73 domba Sakub betina untuk panjang badan 63,29±6,78 cm, tinggi badan 66,40±3,73 cm, dan lingkar dada 85,19±7,68 cm dengan 31,51% memiliki skor kondisi tubuh dengan nilai 3 (ideal). Berdasarkan hasil analisis regresi berganda morfometrik memiliki hubungan significant (P<0,05) terhadap skor kondisi tubuh dengan persamaan garis regresi Y = 0,158 + 0,002X1 + 0,003X2 + 0,025X3 dengan nilai r2 0,363. Berdasarkan uji-t parsial lingkar dada memiliki hubungan highly significant (P<0,01) dengan skor kondisi tubuh, sedangkan panjang badan dan tinggi badan memiliki hubungan non-significant (P>0,05). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa berbanding lurus dengan skor kondisi tubuh, namun secara parsial skor kondisi tubuh pada domba Sakub dipengaruhi oleh lingkar dada.The research aims to examine the relationship between body length, body height, and chest girth with body condition scores and to find out the length variables, body height and chest girth that most influence the body condition score of Sakub sheep. Sampling is carried out by observation and measurement using purposive sampling method. The results showed an average body size of 73 female Sakub sheep for body length, height, and chest girth was 63,29±6,78 cm, 66,40±3,73 cm, and 85,19±7,68 cm with 31,51% having a body condition score with a value of 3 (ideal). Based on the results of morphometric multiple regression analysis has a significant relationship (P<0.05) to the body condition score with the regression line equation Y = 0.158 + 0.002X1 + 0.003X2 + 0.025X3 with a r2 value of 0.363. Based on the partial t-test, chest girth has a highly significant (P<0.01) with the body condition score, while body length and height have a non-significant relationship (P>0.05). Based on this, it can be concluded that it is directly proportional to the body condition score, but partially the body condition score in Sakub sheep is influenced by chest circumference.

3771240465F1F019031Analisis Idiosinkratik Terhadap Donald Trump
(Studi Kasus : Pengaruh Retorika Ungkapan dan Kebijakan Donald Trump Pada Meningkatnya Kasus Rasisme Di Amerika Serikat Periode 2017 – 2021)
Penelitian ini dibuat untuk menganalisis pengaruh dari retorika Presiden Trump terhadap peningkatan kasus rasisme di AS pada periode pemerintahannya yaitu pada tahun 2017 – 2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dimana penelitian dilakukan dengan melakukan studi dokumen yang bersumber pada buku, surat kabar, dan artikel yang berkaitan dengan pengamatan retorika Trump selama ia menjadi Presiden AS. Indikator apakah retorika Presiden Trump benar – benar mempengaruhi meingkatnya kasus rasisme di AS merupakan indikator didalam penelitian ini. Indikator apakah retorika Donald Trump benar – benar mempengaruhi meningkatnya kasus rasisme di AS merupakan indikator dalam penelitian ini.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa retorika Trump, sebagai seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinan goal driven dan tipe kepemimpinan crusader expansionist, sangat berpengaruh terhadap peningkatan kasus rasisme di AS. Pemerintahan Trump menggunakan berbagai cara untuk memperkuat kekuasaan dan mencapai tujuannya, dimana narasi minoritas sebagai “orang lain” menjadi sentral dalam kebijakan pemerintahannya. Penelitian ini juga menemukan bahwa Trump memiliki keyakinan kuat pada kemampuannya untuk menghadapi tantangan dan mengambil tindakan. Hal ini tercermin dalam penggunaan berulang kata "believe" dalam pidatonya, yang mencerminkan sikap "Beliefs in One's Own Ability to Control Events" dan kepercayaan diri Trump terhadap kemampuannya untuk menyelesaikan isu-isu yang dihadapi. Kontrol yang dimiliki Trump terhadap kebijakan merupakan bagian dari karakteristik pribadinya yang memiliki sikap “Need of Power” yang tinggi. Gaya, tipe kepemimpinan, dan karakteristik individu Trump dipengaruhi oleh pengaruh mentor-mentornya, termasuk ayahnya dan figur seperti Sersan Dobias dan Roy Cohn. Retorika Donald Trump memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kasus rasisme di AS pada masa kepemimpinannya. Penggunaan narasi yang memicu ketakutan terhadap minoritas, kebijakan yang mengarah pada supremasi kulit putih, dan keyakinan Trump pada kemampuannya sendiri untuk mengendalikan peristiwa memiliki dampak yang nyata dalam mendorong peningkatan kasus rasisme di negara tersebut.
This research aims to analyze the influence of President Trump's rhetoric on the increase in racism cases in the United States during his tenure from 2017 to 2021. The research adopts a qualitative descriptive method, specifically a document study, drawing from books, newspapers, and articles related to the observation of Trump's rhetoric during his presidency. The indicators examined in this research focus on whether President Trump's rhetoric truly contributed to the rise in racism cases in the US.

The findings of this research indicate that Trump's rhetoric, as a leader with a goal-driven leadership style and a crusader expansionist leadership type, significantly influenced the increase in racism cases in the US. The Trump administration employed various means to strengthen its power and achieve its goals, with a central focus on the narrative of minorities as the "other" in its policies. The research also reveals Trump's strong belief in his ability to confront challenges and take action. This is evident in his repetitive use of the word "believe" in his speeches, reflecting the attitude of "Beliefs in One's Own Ability to Control Events" and Trump's self-confidence in addressing the issues at hand. Trump's control over policies aligns with his high need for power as a personal characteristic. Trump's leadership style, type, and individual characteristics were influenced by mentors, including his father and figures like Sergeant Dobias and Roy Cohn. The research concludes that Donald Trump's rhetoric has a significant impact on the increase in racism cases during his presidency. The use of narratives that instigate fear towards minorities, policies that promote white supremacy, and Trump's conviction in his own ability to control events have had tangible effects in fueling the rise in racism cases in the country.
3771340470A1A018064FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN SAYUR ORGANIK “TANI ORGANIK MERAPI”
DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta sudah mulai menyadari pentingnya mengkonsumsi sayuran organik. Sayuran organik menjadi alternatif yang lebih menyehatkan karena dibudidayakan secara alami tanpa bantuan bahan kimia. CV Tani Organik Merapi (TOM) merupakan salah satu penyedia sayur organik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil konsumen yang melakukan keputusan pembelian produk TOM serta mengetahui pengaruh kualitas produk, harga, promosi, brand image, dan brand awareness terhadap keputusan pembelian produk TOM.
Penelitian ini dilakukan di ritel-ritel mitra CV TOM yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta seperti Superindo, Supermarket Mirota, dan Supermarket Progo pada bulan Februari hingga Maret 2023. Metode pengambilan data dengan responden sejumlah 105 digunakan teknik non-probability sampling secara accidental sampling dan data dianalisis dengan metode SEM-PLS. Variabel yang diteliti pada penelitian ini antara lain kualitas produk, harga, promosi, brand image, brand awareness, dan keputusan pembelian.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsumen dari produk TOM didominasi oleh perempuan, rentang umur 21-30, berstatus pelajar atau mahasiswa dan pegawai swasta, memiliki penghasilan dengan rentang Rp1.000.001,00 – Rp5.000.000,00 dan melakukan frekuensi pembelian kurang dari lima kali dalam sebulan. Berdasarkan hasil analisis SEM-PLS, didapatkan bahwa variabel kualitas produk, brand image, dan brand awareness memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian sedangkan variabel harga dan promosi tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian.
The people of the Special Region of Yogyakarta have started to realize the importance of consuming organic vegetables. Organic vegetables are a healthier alternative because they are cultivated naturally without the help of chemicals. CV Tani Organik Merapi (TOM) is a provider of organic vegetables in the Special Region of Yogyakarta. This study was aimed to determine the profile of consumers who made purchasing decisions for TOM products and to determine the effect of product quality, price, promotion, brand image, and brand awareness on purchasing decisions for TOM products.
This research was conducted at CV TOM's retail partners in the Special Region of Yogyakarta, such as Superindo, Mirota Supermarkets, and Progo Supermarkets from February to March 2023. The method of data collection with a total of 105 respondents used the non-probability sampling technique by accidental sampling and data was analysed by SEM-PLS method. The variables examined in this study include product quality, price, promotion, brand image, brand awareness, and purchasing decisions.
The results of this study claimed that consumers of TOM products were dominated by women, the age ranged from 21 to 30, with student status and private employees, had an income ranging from Rp. 1,000,001.00 – Rp. 5,000,000.00 and made purchases less than five times a month. Based on the results of the SEM-PLS analysis, it was found that the variables of product quality, brand image, and brand awareness have a significant influence on purchasing decisions while price and promotion variables have no influence on purchasing decisions.
3771440471E1A019141PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA PENIPUAN
(Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 2318/Pdt.G/2021/PA.Dpk)
Perkawinan merupakan “perikatan keagamaan” karena akibat hukumnya
adalah mengikat pria dan wanita dalam suatu ikatan lahir dan batin sebagai suami
istri dengan tujuan suci dan mulia yang didasarkan atas Ketuhanan Yang Maha
Esa. Suatu perkawinan dapat dikatakan sah apabila dilakukan menurut hukum
masing-masing agamanya dan kepercayaannya serta telah memenuhi rukun dan
syarat perkawinan. Apabila para pihak tidak memenuhi syarat-syarat untuk
melangsungkan perkawinan, maka perkawinan tersebut dapat dicegah atau
dibatalkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum
hakim dalam memutus perkara permohonan Pembatalan Perkawinan pada Putusan
Nomor: 2318/Pdt.G/2021/PA.Dpk serta untuk mengetahui akibat hukum dari
pembatalan perkawinan pada kasus tersebut. Metode penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian
perskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dengan
metode pengumpulan data berdasarkan studi kepustakaan yang kemudian
disajikan dalam bentuk uraian yang disusun secara sistematis.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data dapat disimpulkan bahwa
pertimbangan hukum hakim pada Putusan Nomor: 2318/Pdt.G/2021/PA.Dpk
hanya mendasarkan pada Pasal 72 Ayat (2) Kompilasi Hukum Islam. Menurut
Peneliti, untuk memperkuat putusan tersebut hakim dapat menambahkan Pasal 27
ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo Pasal 72
ayat (2) Kompilasi Hukum Islam dan juga Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo Pasal 72 ayat (3) Kompilasi Hukum
Islam sebagai pertimbangan hukumnya. Akibat hukum atas pembatalan
perkawinan dalam perkara ini adalah putusnya hubungan suami istri antara
Pemohon dengan Termohon.
Marriage is a "religious engagement" because the legal consequence is to
bind men and women in a physical and spiritual bond as husband and wife with a
holy and noble purpose based on Belief in the One Supreme God. A marriage can
be said to be valid if it is carried out according to the laws of each religion and
belief and has fulfilled the pillars and conditions of marriage. If the parties do not
fulfill the conditions for entering into a marriage, then the marriage can be
prevented or cancelled.
This study aims to find out the basic legal considerations of judges in
deciding cases for cancellation of marriage in Decision Number:
2318/Pdt.G/2021/PA.Dpk and to find out the legal consequences of cancellation
of marriage in that case. The research method used in this study is normative
juridical with analytical descriptive research specifications. The data source used
is secondary data with data collection methods based on literature studies which
are then presented in the form of systematically arranged descriptions.
Based on the results of the research and data analysis, it can be concluded
that the legal considerations of the judges in Decision Number:
2318/Pdt.G/2021/PA.Dpk are only based on Article 72 Paragraph (2)
Compilation of Islamic Law. According to the researcher, to strengthen the
decision the judge can add Article 27 paragraph (2) of Law Number 1 of 1974
Concerning Marriage in conjunction with Article 72 paragraph (2) Compilation
of Islamic Law and also Article 27 paragraph (3) of Law Number 1 of 1974
Regarding Marriage Jo Article 72 paragraph (3) Compilation of Islamic Law as a
legal consideration. The legal consequence for the annulment of marriage in this
case is the breaking of the husband and wife relationship between the Petitioner
and the Respondent.
3771540472D1A019018Analisis Komparatif PBBH dan Deplesi Ayam Broiler Pada Kandang Closed House Dua Lantai
dan Tiga Lantai di Kemitraan PT. Cemerlang Unggas Lestari Kebumen
Artikel berjudul “Analisis Komparatif PBBH dan Deplesi Ayam Broiler Pada Kandang Closed
House Dua lantai dan Tiga Lantai di Kemitraan PT. Cemerlang Unggas Lestari Kebumen”
bertujuan membandingkan PBBH dan Deplesi pada kandang closed house dua lantai dan tiga
lantai. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah kandang closed house 2 lantai dan 3
lantai dengan populasi masing-masing sebanyak 37.200 ekor dan 65.500 ekor. Variabel yang
diamati yaitu: pertambahan bobot badan harian dan deplesi. Sampel diperoleh dengan cara
penimbangan sebanyak 20 ekor per lantai yang dilakukan pada pagi hari dan deplesi diperoleh
dari recording harian. Data primer yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode uji
independent simple t-test. Hasil pada penelitian ini diperoleh rata-rata dan standar defiasi
pertambahan bobot badan harian 44,24±19,29 gr/ekor/hari pada kandang closed house 2 lantai
dan 40,68±19,03 gr/ekor/hari pada kandang closed house 3 lantai. Rata-rata dan standar defiasi
deplesi di kandang closed house 2 lantai diperoleh 0,499±0,170% dan 0,630±0,199% pada
kandang closed house 3 lantai. Hasil uji t PBBH dan deplesi menunjukan bahwa rataan PBBH dan
deplesi antara kandang closed house 2 lantai dan 3 lantai tidak berbeda ( P> 0,05). Kesimpulan
dari penelitian ini adalah perbandingan PBBH dan deplesi pada kandang closed house 2 lantai
dan 3 lantai tidak berbeda atau sama.
Article titled “Comparative Analysis of PBBH and Depletion of Broiler Chickens in Two-storey
and Three-Floor Closed Houses in the Partnership of PT. Cemerlang Unggas Lestari Kebumen”
aims to compare PBBH and depletion in two-storey and three-story closed house cages. The
material used in this study was closed house 2 floors and 3 floors with a population of 37,200
and 65,500 respectively. The variables observed were: daily body weight gain and depletion.
Samples were obtained by weighing 20 birds per floor in the morning and depletion was
obtained from daily recordings. The primary data obtained were then analyzed using the
independent simple t-test method. The results in this study obtained the average and standard
deviation of daily body weight gain of 44.24 ± 19, 29 g/head/day in a 2-storey closed house
cage and 40.68 ± 19.03 gr/head/day in a 3-floor closed house cage. The mean and standard
deviation of depletion in the 2-storey closed house cage was 0.499 ± 0.170% and 0.630 ±
0.199% in the 3-storey closed house cage. The results of the PBBH and depletion t test showed
that the average PBBH and depletion between 2-storey and 3-storey closed house cages did not
differ (P> 0.05). The conclusion of this study is that the comparison of PBBH and depletion in 2-
storey and 3-floor closed house cages is not different or the same
3771640463F1F019038DAMPAK BERLAKUNYA REFERENDUM BRITISH EXIT (BREXIT) PADA TAHUN 2021 TERHADAP PERUBAHAN KEBIJAKAN PARIWISATA INBOUND KERAJAAN INGGRIS RAYAPada tahun 2016 lalu, Kerajaan Inggris Raya menyelenggarakan referendum guna memutuskan serta mengetahui keinginan warga mereka perihal keanggotaan Kerajaan Inggris Raya di European Union (EU) yang mana referendum tersebut kemudian dikenal dengan istilah Referendum Brexit. Hasil dari Referendum Brexit tersebut memberikan hasil berupa sebanyak 52% warga Kerajaan Inggris Raya memilih untuk meninggalkan European Union (EU) sebagai organisasi regional. Mengenai hal tersebut, salah satu argumentasi fundamental warga Kerajaan Inggris Raya untuk keluar dari keanggotaan European Union (EU) adalah keimigrasian yang mana hal ini berkaitan erat dengan freedom of movement yang kemudian memberikan pengaruh terhadap fokus perumusan kebijakan baru oleh Pemerintah Kerajaan Inggris Raya dengan berfokus pada sektor keimigrasian dan freedom of movement.
Salah satu kerangka kerja hasil dari pengaruh dilaksanakannya Referendum Brexit 2016 adalah kerangka kerja “UK-EU Trade and Cooperation Agreement” yang merupakan hasil dari negosiasi antara Pemerintah Inggris Raya dengan Pemerintah European Union (EU). Kerangka kerja yang secara efektif berlaku pada tahun 2021 tersebut memberikan dampak terhadap berbagai sektor, termasuk pariwisata yang dibahas dalam penulisan skripsi ini. Sebagai sektor yang berkaitan dengan keimigrasian dan freedom of movement, kebijakan pariwisata -khususnya pariwisata inbound- Kerajaan Inggris Raya mengalami dampak dengan adanya kerangka kerja tersebut. Terlebih, sektor ini memberikan kontribusi positif yang cukup masif terhadap ekonomi nasional Kerajaan Inggris Raya. Melalui penulisan skripsi ini penulis berupaya memberikan penjelasan dan analisis mengenai bagaimana Referendum Brexit 2016 melalui perumusan “UK-EU Trade and Cooperation Agreement” memberikan pengaruh terhadap perubahan kebijakan pariwisata inbound Kerajaan Inggris Raya.
In 2016, the United Kingdom held a referendum in order to decide and find out what the country’s people want in regards to the country’s membership in European Union (EU) which the referendum later on known as the Brexit Referendum. The referendum gave a result that 52% of British people voted to leave the European Union (EU) as a regional organization. In regards of the result, one of the fundamental arguments from British people about their vote to leave the European Union (EU) is immigration which is closely related to freedom of movement which then influenced the focus of new policy formulation by the Government of the United Kingdom by focusing on the immigrations and freedom of movement sectors.

One of the new in force frameworks resulting from the 2016 Brexit Referendum implementation is the “UK-EU Trade and Cooperation Agreement” which is the result of negotiations between the United Kingdom government and European Union (EU) government. The framework is effectively coming into force in 2021 which would then give influence to various sectors, including the tourism sector that is analyzed in this thesis. As a sector that is related to immigration and freedom of movement, tourism policies -especially inbound tourism- of the United Kingdom have been influenced by the new framework. Moreover, this sector makes massive positive contributions to the national economy of the United Kingdom. In this thesis, the author would like to explain and analyze how the 2016 Brexit Referendum through the formulation of the “UK-EU Trade and Cooperation Agreement” influenced the changes in inbound tourism policies of the United Kingdom.
3771740473B1A019071KEMAMPUAN ISOLAT BAKTERI SELULOLITIK KS1, KS4, SD5 DAN KOMBINASINYA DALAM MENDEGRADASI SERASAH DAUNPenimbunan sampah organik dalam bentuk serasah daun kerap ditemukan pada lingkungan dan belum termanfaatkan dengan baik serta dapat mencemari lingkungan. Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan dalam mengelola sampah organik yaitu dengan mendegradasi sampah menggunakan mikroorganisme. Sampah organik seperti serasah daun memiliki kandungan selulosa 15-40%. Materi ini dapat terdegradasi oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri selulolitik. Bakteri yang berasal dari kotoran sapi dan sampah dapur yaitu isolat KS1, KS4 dan SD5 diketahui mampu menghasilkan enzim selulase yang berpotensi sebagai agen biodegradasi sampah organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sinergisme isolat bakteri selulolitik KS1, KS4 dan SD5 dan kemampuannya dalam mendegradasi serasah daun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap. Variabel bebas penelitian adalah isolat bakteri selulolitik dan sebagai variabel terikat adalah kemampuan bakteri selulolitik dalam mendegradasi serasah daun. Parameter utama penelitian adalah rasio C/N, sedangkan parameter pendukung yaitu jumlah total bakteri, jumlah bakteri selulolitik, pH kompos, suhu kompos, dan pengamatan warna, tekstur, dan bau kompos. Data yang diperoleh dari uji sinergisme isolat dianalisis secara deskriptif. Data penghitungan rasio C/N pada kompos dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat KS1, KS4, dan SD5 dapat tumbuh bersinergis yang ditunjukkan oleh tidak adanya zona hambat pada hasil interaksi ketiga isolat. Hasil pemberian perlakuan inokulum bakteri selulolitik KS1, KS4, SD5, dan kombinasinya mampu menurunkan rasio C/N kompos, yaitu rasio C/N awal sebesar 110 setelah inkubasi 60 hari menjadi 18,69-25,75. Rasio C/N kompos terendah ditunjukkan oleh perlakuan kontrol P0 (tanpa inokulum), yaitu sebesar 18, diduga dihasilkan oleh mikroorganisme indigenous yang dapat segera mendegradasi serasah daun. Sebaliknya, perlakuan inokulum memerlukan penyesuaian terlebih dahulu terhadap substrat serasah daun. Landfilling of organic waste in the form of leaf litter is often found in the environment and has not been utilized properly and can pollute the environment. One of the preventions that can be done in managing organic waste is to degrade waste using microorganisms. Organic waste such as leaf litter contains 15-40% cellulose. This material can be degraded by cellulase enzymes produced by cellulolytic bacteria. Bacteria derived from cow dung and kitchen waste, namely isolates KS1, KS4 and SD5, are known to be able to produce cellulase enzymes which have the potential to be biodegradable agents for organic waste. The purpose of this study was to determine the synergism of cellulolytic bacteria isolates KS1, KS4 and SD5 and their ability to degrade leaf litter. This study used an experimental method with a completely randomized design. The independent variable was the cellulolytic bacterial isolates, and the dependent variable was their ability to degrade leaf litter. The main parameter of the study was the C/N ratio, while the supporting parameters were the total number of bacteria, the number of cellulolytic bacteria in the leaf litter, compost pH and temperature, and observations of compost color, texture and odor. The data obtained from the isolate synergy test were analyzed descriptively. The data involving the calculation of the C/N ratio in the compost was analyzed using analysis of variance (ANOVA) with a 95% confidence level. The results synergisties interaction indicated by the absence of an inhibition zone in the interaction between the three isolates KS1, KS4, and SD5. The treatment of cellulolytic bacteria KS1, KS4, SD5, and their combinations were able to reduce the C/N ratio of compost, namely the initial C/N ratio of 110 after 60 days of incubation to 18.69-25.75. The lowest C/N ratio of compost was shown by the P0 control treatment (without inoculum), which was 18, thought to be produced by indigenous microorganisms which can quickly degrade leaf litter.
3771840474L1A019027Morfometrik Ikan Brek (Barbonymus balleroides) Jantan dan Betina di Zona tengah Sungai BanjaranBarbonymus balleroides merupakan ikan yang banyak ditemukan di Sungai Banjaran sebagai ikan konsumsi. Bentuk morfologi ikan secara terus menerus dapat mengalami adaptasi morfologi sejak ikan itu lahir hingga dewasa, oleh karena itu dapat dideteksi menggunakan beberapa alat. Salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui karakter morfologi ikan adalah morfometrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfometrik B. Balleroides dan mengetahui jarak truss pembeda B. Balleroides jantan dan betina. Hasil yang didapat dari pengukuran 22 karakter morfometrik menunjukkan bahwa morfologi B. Balleroides kurang bervariasi. Klaster yang terbentuk baik jantan maupun betina memiliki kemiripan di atas 90%. Sedangkan jarak truss yang menjadi pembeda B. Balleroides jantan dan betina terdapat dua karakter morfometrik yaitu jarak awal sirip dorsal-pangkal sirip perut (K) dan jarak awal sirip dorsal-pangkal sirip anal (Q) dimana betina lebih panjang dibanding jantan.Barbonymus balleroides is commonly found iat the Banjaran Stream and used as a consumption fish. Morphological shape of fish continously change from young to adult fish, therefore can be detected using some tools. One of the methods used to determine the morphological characters of fish is morphometrics. This study aimed to determine the morphometric characters of B. Balleroides and to determine the truss distance that distinguishes male from female B. Balleroides. The results obtained from the measurements of the 22 morphometric characters indicated that the morphology of B. Balleroides was less varied. The clusters formed by both males and females have over 90% similarity. Meanwhile, the truss distance that differentiates male and female B. Balleroides has two morphometric characters, namely Dorsal-pelvic distance (K) and First dorsal-anal distance (Q) where the female is longer than the male.
3771940418F1A016009REPRESENTASI IMAJINASI SEBAGAI WADAH EKSPRESI ANAK
DALAM MENGATASI BULLYING PADA FILM BRIDGE TO TERABITHIA (2007)
Film Bridge to Terabithia bercerita tentang fenomena bullying dengan mengambil
sudut pandang korban bullying dalam mengatasi permasalahan yang dialaminya, salah satunya
dengan berimajinasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran
imajinasi anak korban bullying dan menjelaskan peran imajinasi tersebut dalam mengatasi
masalah bullying.Bahan utama penelitian
ini adalah film Bridge to Terabithia (2007) dan beberapa sumber bacaan berupa novel, buku,
majalah, jurnal, dan lain-lain yang dapat mendukung penelitian. Hasil penelitian ini
menemukan bahwa representasi imajinasi anak korban bullying menunjukkan bahwa pelaku
bullying diimajinasikan sebagai monster yang mengerikan dan mengancam yang harus
dikalahkan. Peneliti menemukan bahwa imajinasi yang direpresentasikan dalam film Bridge to
Terabithia sejalan dengan realitas sosial anak-anak korban bullying yang mengungkapkan
kegalauannya dengan berimajinasi. Konon tokoh utama dalam film yang menjadi korban
bullying tersebut dapat mengatasi bullying yang dialaminya di sekolah melalui imajinasi. Dia
akhirnya bisa mendapatkan kembali kepercayaan dirinya di sekolah dan berhasil menghentikan
perundungan oleh teman-teman dan kakak kelasnya.
Film Bridge to Terabithia tells about the phenomenon of bullying by taking
the point of view of victims of bullying in overcoming the problems that they experienced, one of them
is done by imagination. The purpose of this study is to describe the picture
imagination of children who are victims of bullying and explain the role of imagination in coping the
bullying problem. This study uses a descriptive qualitative research method with
Roland Barthes' semiotic analysis model. The main research material
here is the film Bridge to Terabithia (2007) itself and several reading sources in the form of novels, books,
magazines, journals, and others that can support research. The results of this study
found that the representation of the imagination of children who were victims of bullying showed that the perpetrators
of bullying is imagined as a terrible and threatening monster that must be
defeated. The researcher found that the imagination represented in the film Bridge to
Terabithia is in line with the social reality of children who are victims of bullying which reveals
his confusion with imagination. It is said that the main character in the film is the victim
of the bullying can overcome the bullying they experienced at school through imagination. They
finally able to regain his confidence in school and managed to stop
the act of bullying done by friends and classmates.
3772040464C1B019085PERAN MEDIASI AFFECTIVE COMMITMENT DALAM PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DAN DISTRIBUTIVE JUSTICE TERHADAP TURNOVER INTENTION
(Studi pada Karyawan Milenial BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara)
Penelitian ini merupakan studi empiris dengan judul “Peran Mediasi Affective Commitment dalam Pengaruh Perceived Organizational Support dan Distributive Justice terhadap Turnover Intention
(Studi pada Karyawan Milenial BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara).” Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari Perceived Organizational Support dan Distributive Justice terhadap Turnover Intention melalui Affective Commitment sebagai variabel mediasi. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara. Sampel pada penelitian ini sebanyak 80 responden yang berusia 28-40 tahun yang telah bekerja lebih dari 1 tahun yang diambil menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda dan diolah dengan software SPSS 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Perceived Organizational Support berpengaruh negatif terhadap Turnover Intention. (2) Perceived Organizational Support berpengaruh positif terhadap Affective Commitment karyawan. (3) Distributive Justice berpengaruh negatif terhadap Turnover Intention karyawan. (4) Distributive Justice berpengaruh positif terhadap Affective Commitment karyawan. (5) Affective Commitment berpengaruh negatif terhadap Turnover Intention karyawan. (6) Affective Commitment memediasi pengaruh Perceived Organizational Support terhadap Turnover Intention karyawan. (7) Affective Commitment memediasi pengaruh Distributive Justice terhadap Turnover Intention karyawan.
This research is an empirical study entitled "The Role of Mediasi Affective Commitment in the effects of Perceived Organizational Support and Distributive Justice on Turnover Intention (Study on Millennial Employees of BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara)." This study aims to determine the effect of Perceived Organizational Support and Distributive Justice on Turnover Intention through Affective Commitment as a mediating variable. The population in this study were BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara employees. The sample in this study was 80 respondents aged 28-40 years who had worked for more than one year and were taken using purposive sampling. Data were analyzed using multiple regression analysis and processed with SPSS 25 software. The results showed that: (1) Perceived Organizational Support has a negative

effect on Turnover Intention. (2) Perceived Organizational Support positively affects employee Affective Commitment. (3) Distributive justice has a negative effect on employee Turnover Intention. (4) Distributive Justice has a positive effect on the affective commitment of employees. (5) Affective Commitment has a negative effect on employee Turnover Intention. (6) Affective Commitment mediates the effect of Perceived Organizational Support on Employee Turnover Intention. (7) Affective Commitment mediates the effect of Distributive Justice on employee Turnover Intention.