Artikelilmiahs
Menampilkan 24.481-24.500 dari 50.309 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 24481 | 27523 | A1F015073 | OPTIMASI SUHU DAN LAMA EVAPORASI EKSTRAK AIR BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior) BERDASARKAN SIFAT FISIKOKIMIA | Salah satu cara untuk menghambat kerusakan bahan pangan yaitu dengan menggunakan bahan pengawet. Bunga kecombrang merupakan salah satu alternatif pengawet alami, karena kandungan komponen bioaktif antara lain alkaloid, flavonoid, polifenol, steroid, saponin, dan minyak atsiri. Agar mendapatkan ektrak murni, perlu dilakukan evaporasi untuk memisahkan ekstrak dengan pelarutnya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui pengaruh suhu evaporasi terhadap karakteristik fisikokimia konsentrat bunga kecombrang. 2). Mengetahui pengaruh lama evaporasi terhadap karakteristik fisikokimia konsentrat bunga kecombrang. 3). Menentukan kombinasi perlakuan terbaik antara suhu dan lama evaporasi berdasarkan karakteristik fisikokimia konsentrat bunga kecombrang. Penelitian ini menggunakan metode Response Surface Methods (RSM) menggunakan software Design Expert 10. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Central Composite Design (CCD) dengan dua faktor uji yang menghasilkan 13 formulasi perlakuan. Faktor yang dicobakan adalah suhu dan lama evaporasi. Suhu terdiri dari 3 taraf yaitu 50, 55 dan 60 oC sedangkan lama evaporasi terdiri dari 3 taraf yaitu 2, 2,5 dan 3 jam. Formula optimum yang direkomendasikan dilakukan verifikasi dan validasi menggunakan uji t-test independent. Formula optimum konsentrat bunga kecombrang menggunakan suhu 60oC dan lama evaporasi 3 jam menghasilkan respon aktual total fenol 1366,473 mg TAE/ 100g, total flavonoid 137,775 mg QE/100g, dan viskositas 77,368 cP. Senyawa yang terkandung pada produk formula optimum yaitu fenol, flavonoid, alkaloid, triterpenoid dan saponin. | Food preservatives can be used to prevent food spoilage. Kecombrang flower is an alternative natural preservative due to its bioactive components content such as alkaloids, flavonoids, polyphenols, steroids, saponins, and essential oils. To obtain pure extracts, it is necessary to evaporate and separate the extract from the solvent. This research aims to: 1). Studying the effect of evaporation temperature on the physicochemical characteristics of the kecombrang flower concentrate. 2). Studying the effect of long evaporation on physicochemical characteristics of kecombrang flower concentrate. 3). Determine the best treatment combination between temperature and long evaporation based on the physicochemical characteristics of the kecombrang flower concentrate. This research uses Response Surface Methods (RSM) using Design Expert 10 software. The experimental design used is Central Composite Design (CCD) with two test factors that produce 13 treatment formulations. The factors that were tried in this experiment are temperature and duration of evaporation. The temperature consists of 3 levels, 50, 55 and 60 oC while the evaporation time consists of 3 levels, 2, 2,5 and 3 hours. The recommended optimum formula is verified and validated using an independent t-test. The optimum formula of kecombrang flower concentrate using a temperature of 60 oC and 3 hours of evaporation produced an actual response of total phenol 1366.473 mg TAE / 100g, total flavonoids 137.775 mg QE / 100g, and viscosity 77.368 cP. The compounds contained in the optimum product formula are phenols, flavonoids, alkaloids, triterpenoids and saponins. | |
| 24482 | 27519 | J1D015018 | Konflik Sosial dalam Novel "Cherry Blossom" Karya Christa Bella | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Tipe konflik sosial dalam novel Cherry Blossom dan (2) Fungsi konflik sosial dalam novel Cherry Blossom. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah karya sastra berbentuk novel dengan judul “Cherry Blossom” karya Christa Bella. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan metode pembacaan heuristik dan hermeneutika. Hasil penelitian ini yaitu terdapat 4 (empat) tipe konflik realistis dan 2 (dua) tipe konflik non realistis yang dialami oleh tokoh utama novel Cherry Blossom. Selanjutnya, terdapat tiga fungsi konflik sosial yaitu fungsi memperkuat solidaritas internal, memperkuat batas antarindividu, dan fungsi menambah loyalitas hubungan antarindividu. Dari hasil penelitian mengenai konflik sosial dalam novel Cherry Blossom terdapat relevansi terhadap pembelajaran sastra di sekolah, yakni pada tingkat SMA kelas XI mata pelajaran bahasa Indonesia khususnya pada KD 4.20 menyusun ulasan terhadap pesan dari kumpulan puisi atau novel yang dikaitkan dengan situasi kekinian. | This research is purposed to describe (1) The type of social conflict in Cherry Blossom novel, and (2) The function of social conflict in Cherry Blossom novel. This research is descriptive qualitative study. The subject of this research is “Cherry Blossom” novel by Christa Bella. Collecting data method of this research is observation and note taking technique. The analysis method of this research used heuristic and hermeneutic reading method. The result of this research found there are four (4) realistic conflicts and two (2) non realistic conflicts faced by the main character of Cherry Blossom novel. The function of social conflict found was three (3), those are empowering the internal solidarity, enlightening the limit access of each individu, and increasing the loyality of each individu. There is a relevancy of social conflict in this research towards a literature learning in a school, which is on Indonesian Education lesson especially the competency 4.20 that is arrange a review of the message from the poetries collection or novel related to the present situation. Keywords: Cherry Blossom, sociology of literature, social conflict. | |
| 24483 | 27525 | J1C015006 | Relasi Antara Penokohan Tokoh Utama dan Alur Pada Film Forget Me Not | Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penokohan tokoh utama dan alur cerita dari film Forget Me Not, serta menentukan relasi antara kedua unsur tersebut. Penulis menggunakan teori strukturalisme untuk mengetahui penokohan tokoh utama, alur, serta relasi keduanya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang berbentuk deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini yaitu film Forget Me Not dan data yang digunakan adalah dialog serta scene dari film tersebut. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode simak dan catat. Sedangkan metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu metode struktural dan metode naratif. Berdasarkan analisis yang ada, tokoh utama pada film Forget Me Not adalah Oribe Azusa dan Hayama Takashi. Oribe Azusa memiliki watak baik, misterius, dan juga pasrah, sedangkan Hayama Takashi memiliki watak setia dan pembohong. Alur pada film Forget Me Not adalah alur maju atau alur progresif. Penokohan dan alur pada film Forget Me Not saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain sehingga cerita pada film tersebut dapat berjalan sampai ke tahap akhir. | The purpose of this research is to discribe the characterization of the main characters, the plot in the film with a tittle Forget Me Not, and to determine a relationship between those two elements. Author used structuralism theory to analyze characterization of main character, plot, and the relation between those two elements. Furthermore, the analysis arranged using descriptive qualitative method. The data source of this research is a film with a tittle Forget Me Not, and using dialog and scene in these film to analyze it. Referring and taking notes is a method to collecting data and using structural and narrative method to analyze the data. Based on the analysis, the result of this research are the main character in the film Forget Me Not is Oribe Azusa and Hayama Takashi. Oribe Azusa has a kind, mysterious and resign characterization. Meanwhile Hayama Takashi has a faithful and liar characterization. The plot in these film is a progressive plot. And the characterization of the main character and the plot in a film called Forget Me Not is interrelated each other until the story in these film can go trough to the final stage. | |
| 24484 | 27526 | I1A015089 | Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Petugas Pengangkut Sampah Di UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Kota Cilacap | ABSTRAK Latar Belakang : Perilaku penggunaan APD dipengaruhi oleh usia, tingkat pendidikan, masa kerja, pengetahuan, sikap, peran rekan kerja, pelatihan, dan pengawasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku penggunaan APD pada petugas pengangkut sampah. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan inklusi sebanyak 57 pekerja. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil : Hasil analisis bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan dengan perilaku penggunaan APD adalah tingkat pendidikan (p=0,028), masa kerja (p=0,000), peran rekan kerja (p=0,031), dan pengawasan (p=0,000). Variabel yang tidak berhubungan adalah usia (p=0,181), pengetahuan (p=0,192), sikap (p=0,195), sumber informasi (p=0,433), dan pelatihan K3 (p=0,442). Simpulan : Ada hubungan tingkat pendidikan, masa kerja, peran rekan kerja, dan pengawasan dengan perilaku penggunaan APD pada petugas pengangkut sampah Di UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Kota Cilacap. Saran : Taat menggunakan APD yang telah disediakan oleh dinas, serta sesama pekerja saling mengingatkan untuk selalu menggunakan APD pada saat bekerja. | Background : The behavior of using PPE is influenced by age, level of education, years of service, knowledge, attitudes, the role of co-workers, training, and supervision. The purpose of this study was to find out any factors are related with the behavior of PPE use in garbage collector. Method: This research is quantitative study with cross-sectional approach. Sample in this study used a purposive sampling technique with inclusion and exclusion criteria of 57 workers. The research instrument used questionnare and observation sheets. Data analysis using univariate and bivariate analysis using chi square test. Results: The result of bivariate analysis represent that variables related to p<0.05 were education level (p=0.028), years of service (p=0,000), the role of co- workers (p = 0.031), and supervision (p = 0,000), while the unrelated variables are age (p = 0.181), knowledge (p = 0.192), attitude (p = 0.195), sources of information (p = 0.433), K3 training (p=0,442). Conclusion: There is a relation between the level of educations, years of service, the role of colleagues, and supervision with the behavior of using PPE in the garbage collector at UPT waste management Cilacap. Suggestion : Obey to use PPE that has been provided by the department, and fellow workers to remind each other to always use PPE when working. | |
| 24485 | 27527 | F1F015051 | Studi Komparatif Kebijakan Ketenagakerjaan di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab | Penelitian ini akan membahas tentang bagaimana kebijakan ketenagakerjaan yang diterapkan di dua negara Teluk Arab, yakni Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan perbedaan diantara kebijakan pembatasan tenaga kerja asing yang melebur ke dalam kebijakan negara berskala nasional. Dalam pengkajiannya akan menggunakan teori perbandingan politik dari David Easton (1957), yang berfokus kepada membandingkan dengan berdasarkan input politik, proses politik, dan output politik dari kebijakan ketenagakerjaan dari tiap negara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Arab Saudi dan UEA memiliki kesamaan input dari skala regional, yakni GCC sebagai penggagas pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan pentingnya sektor tenaga kerja yang diperuntukkan bagi negara. Dalam prosesnya, kedua negara mengalami perbedaan yang dihadapi atas pengajuan kebijakan di ranah pemerintahan dan perdebatan dan yang ada di dalam negeri, sebelum pada akhirnya proses tersebut melahirkan kebijakan pembatasan ketenagakerjaan yang membagi kuota pekerjaan diantara pekerja asing dan pekerja lokal. | This research will discuss how employment policies are implemented in two Arab Gulf countries, Saudi Arabia and the United Arab Emirates. The purpose of this study is to explain the differences between the foreign labor restriction policies which merge into national-scale state policies. In reviewing this research will use political comparison theory by David Easton (1957), which focuses on comparing based on political input, political process, and political output of employment policies from each country. The results of this study indicate that Saudi Arabia and the UAE have similar input on a regional scale, with the GCC as the initiator of sustainable development that pays attention to the importance of the labor sector that is destined for the country. In the process, the two countries experienced differences in the submission of policies in the realm of government and debate inside of the country, before finally the process rise a labor restriction policy which divided the work quota between foreign workers and local workers. | |
| 24486 | 28695 | I1E016030 | PENGARUH LATIHAN MULTILATERAL BERBASIS SMALL SIDED GAMES TERHADAP PENINGKATAN KECERDASAN KOGNITIF DAN PSIKOMOTOR PESERTA EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMAN 1 SOKARAJA | Latar Belakang: Futsal adalah aktivitas olahraga beregu yang dimainkan 5 orang saling berlawanan dengan durasi waktu tertentu. Penelitian ini menggunakan metode latihan small sided games, bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan multilateral berbasis small sided games terhadap peningkatan kecerdasan kognitif dan psikomotor peserta ekstrakurikuler futsal SMAN 1 Sokaraja Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 peserta ekstrakurikuler. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan nilai signifikansi <0,05 yang dibantu dengan aplikasi SPSS versi 25. Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis data hasil digit span test, kelompok treatment mendapat nilai Sig. 0,413 dan kelompok kontrol sebesar Sig. 0,406. Hasil dari tes kemampuan passing, kelompok treatment mendapatkan nilai Sig. 0,000 dan kelompok kontrol sebesar Sig. 0,000. Hasil analisis uji independent sample t-test digit span test didapat nilai Sig. 0,559. Hasil analisis tes kemampuan passing didapat nilai Sig. 0,064. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh latihan yang signifikan latihan multilateral berbasis small sided games terhadap kecerdasan kognitif. Ada pengaruh latihan yang signifikan latihan multilateral berbasis small sided games terhadap psikomotor. Tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan latihan multilateral berbasis small sided games terhadap kecerdasan kognitif dan psikomotor. | Background: Futsal is a team sports activity by two teams consists of five players, with certain time duration. This study used small sided games exercise method and aimed to determine the effect of multilateral training based on small sided games on improving cognitive and psychomotor intelligence in futsal extracurricular participants of SMA N 1 Sokaraja. Methodology: This research was a quasi-experimental study, using a non-equivalent control group design. The sample in this study amounted to twenty participants. The data analysis technique used t-test with a significance value <0.05 which was assisted by the application of SPSS version 25. Result: Based on data analysis of the digit span test results; the treatment group found Sig. 0.413 and the control group found Sig. 0,406. The results of the passing ability test; the treatment group found Sig. 0,000 and the control group found Sig. 0,000. The results of the independent sample t-test digit span test analysis results obtained Sig. 0.559. The results of the analysis of passing ability tests obtained Sig. 0.064. Conclusion: There was no significant effect of training on multilateral exercises on cognitive intelligence. There was a significant effect of training on multilateral exercises on psychomotor. There was no significant difference in the effect of multilateral training based on small sided games on cognitive and psychomotor intelligence. | |
| 24487 | 27529 | F1C015014 | Strategi Komunikasi Politik Calon Legislatif Pemula Pada Pemilihan Umum di Kabupaten Banyumas Tahun 2019 | Seiring dengan bergulirnya era reformasi yang telah dilalui oleh bangsa Indonesia, telah banyak memberikan sumbangan dalam mewujudkan pesta demokrasi dalam hal Pemilihan Umum maupun Pemilihan Umum Kepala Daerah.Hal ini dapat dilihat dari sistem Pemilukada langsung yang telah banyak memberikan perubahan yang signifikan didalam dunia politik di tingkat daerah. Di dalam penelitian ini calon legislatif pemula yang bertarung dalam pemilihan umum berlomba-lomba untukmemenangkan kompetisi politik dengan cara mendapatkan suara terbanyak dari para pemilih dengan mengandalkan strategi komunikasi politik yang baik. Tujuan dari Penelitian ini adalah Untuk mengetahui strategi komunikasi politik yang digunakan calon legislatif pemula dalam menyakinkan masyarakat di pemilu 2019. Dan juga untuk mendeskripsikan implementasi strategi komunikasi politik calon legislatif pemula dalam menyakinkan masyarakat di pemilu 2019. Sumber data dalam penelitian ini didapat dari data primer berupa hasil wawancara, observasi dan dokumentasi, dan data sekunder didapat dari jurnal, buku dan referensi lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan metode pemilihan informan dengan menggunakan purposive sampling. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, strategi komunikasi politikyang dilakukan oleh para calon legislatif pemula pada pemilihan umum di Kabupaten Banyumas Tahun 2019 yaitu terbagi dalam 3 cara yaitu: pertama, membangun citra positif anggota dewan; kedua, melakukan kegiatan personal branding agar dapat dipercaya oleh masyarakat; ketiga, melakukan pemetaan politik dari awal agar bisa mengetahui kondisi yang ada sebelum kita terjun menjadi calon anggota legislatif. | Along with the passing of the reform era that has been passed by the Indonesian people, has contributed a lot in realizing the democratic party in terms of the General Election and Regional Head Election. This can be seen from the direct Pemilukada system which has made significant changes in the world of politics at the regional level. In this study beginner legislative candidates who compete in general elections compete to win political competitions by getting the most votes from voters by relying on a good political communication strategy. The purpose of this research is to find out the political communication strategy used by the novice legislative candidates in convincing the public in the 2019 election. And also to describe the implementation of the political communication strategy of the novice legislative candidate in convincing the public in the 2019 election. interviews, observations and documentation, and secondary data obtained from journals, books and other references. This research uses descriptive qualitative method with the method of selecting informants using purposive sampling. Based on this research it can be concluded that, the political communication strategy carried out by the budding legislative candidates in the general elections in Banyumas Regency in 2019 is divided into 3 ways: first, building a positive image of the board members; second, conducting personal branding activities so that they can be trusted by the community; third, conducting political mapping from the beginning in order to be able to know the conditions that exist before we plunge into candidates for legislative members. | |
| 24488 | 27531 | I1A015068 | FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN POSBINDU OLEH PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I SUMBANG | Latar Belakang : Hipertensi merupakan silent killer dengan gejala dapat bervariasi dan menyebabkan penyakit berbahaya. Pencegahan dilakukan dengan deteksi dini penyakit dengan memanfaatkan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemanfaatan Posbindu oleh penderita hipertensi di wilayah Kerja Puskesmas I Sumbang. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan cross sectional study, populasinya adalah penderita hipertensi dengan pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling sebanyak 100 orang. Analisis penelitian terdiri dari analisis univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat. Hasil : Variabel yang memiliki pengaruh adalah dukungan sosial (p = 0.002), variabel yang tidak berpengaruh adalah penggunaan fasilitas kesehatan (p = 0.997), pengetahuan (p = 0.611), sikap (p = 0.267) dan persepsi sakit (p = 0.116). Simpulan dan saran : Faktor dukungan sosial dapat mempengaruhi pemanfaatan Posbindu pada penderita hipertensi dan perlunya melakukan sosialisasi tentang posbindu sehingga masyarakat dapat menggunakan fasilitas posbindu lebih baik dan perlunya dukungan sosial dari orang lain. | Background : Hypertension is a silent killer with symptoms that can vary and cause dangerous disease, prevention is done early detection of disease by utilizing the integrated Coaching Post of Non-Communicable disease (Posbindu PTM). The purpose of this study was to determine the factors that influence the utilization of Posbindu by hypertension patient in Sumbang I Public Health Center. Methods : This research was quantitative with cross sectional study, the population is hypertension patients with samples are 100 people using proportional random sampling technique. The analysis of the study of univariate analysis, bivariate analysis and multivariate analysis. Results : variables that affects is social support (0.002). variables that not affect is the use of health facilities (0.997), knowledge (0.611), attitudes (0.267) and perception of illness (0.116). Conclusion : Social support factors can affect the use of Posbindu in hypertension patient (OR = 8.307). Suggestion : There needs to be socialization about Posbindu so that people can use the Posbindu facilities better and the need for social support from others. | |
| 24489 | 27532 | A1D015203 | APLIKASI ISOLAT BAKTERI PERAKARAN SINGKONG TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN VEGETATIF BEBERAPA VARIETAS PADI PADA TANAH ULTISOL | Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui respon perkecambahan beberapa varietas padi potensial lahan marginal tehadap pemberian beberapa isolat bakteri rizosfer tanaman singkong, 2) mengetahui respon pertumbuhan vegetatif beberapa varietas padi potensial lahan marginal terhadap pemberian beberapa isolat bakteri rizosfer tanaman singkong, 3) mengetahui kemampuan penambat nitrogen dan pelarut fosfat pada beberapa isolat bakteri rizosfer tanaman singkong. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei 2019 hingga September 2019 di laboratorium Agrohortikultura, Perlindungan Tanaman, Agroekologi, serta laboratorium Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman dengan beberapa pengujian, yaitu uji respon perkecambahan, uji respon pertumbuhan vegetatif, uji kemampuan penambat N dan uji kemampuan pelarut P dengan jenis bakteri yang digunakan adalah SR2, TG4, KR1 dan PA11 dan dengan varietas padi yang digunakan adalah Inpago Unsoed 1, Unsoed Parimas, dan Unsoed 79 Agritan. Uji perkecambahan dilakukan selama 7 hari dengan variabel pengamatan daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum, kecepatan tumbuh, bobot kering kecambah normal, indeks vigor, dan keserempakan tumbuh. Uji pertumbuhan vegetatif dilakukan selama 21 hari dengan variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot basah tanaman, bobot kering tanaman, daya hantar listrik, dan pH tanah. Uji penambat N dan pelarut P untuk mengetahui kemampuan pada beberapa isolat bakteri rizosfer tanaman singkong yang berpotensi sebagai PGPR. Hasil pengujian perkecambahan menunjukan pengaruh sangat nyata pada jenis varietas yang diuji. Hasil pengujian pertumbuhan vegetatif menunjukan pengaruh pada tinggi tanaman dan panjang akar. Hasil pengujian penambat N menunjukan hasil positif pada bakteri SR2 dan PA11. Hasil pengujian pelarut P menunjukan hasil positif pada bakteri SR2, TG4 dan KR1. | This research aims to: 1) determine the response of germination of several potential rice varieties in marginal land to the provision of some rhizosphere bacterial isolates of cassava plants, 2) determine the vegetative growth response of some potential marginal land rice varieties to the administration of some rhizosphere bacterial isolates, 3) determine the ability nitrogen-fixing and phosphate solvents in some isolates of cassava plant rhizosphere bacteria. This research was carried out from May 2019 to September 2019 in the Agrohorticulture, Plant Protection, Agroecology laboratory, and the Soil and Land Resources laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, with several tests, namely germination response test, vegetative growth response test, N retention ability test and N P solvent ability test with the type of bacteria used are SR2, TG4, KR1 and PA11 and the rice varieties used are Inpago Unsoed 1, Unsoed Parimas, and Unsoed 79 Agritan. The germination test was carried out for 7 days with observed variables of germination, maximum growth potential, growth speed, dry weight of normal sprouts, vigor index, and growth simultaneity. Vegetative growth test was carried out for 21 days with variables of plant height, number of leaves, root length, plant wet weight, plant dry weight, electrical conductivity, and soil pH. N fastening test and P solvent to determine the ability of some rhizosphere bacterial isolates of cassava plants that have the potential as PGPR. The germination test results showed a very significant effect on the type of variety tested. Vegetative growth test results show the effect on plant height and root length. N fastening test results showed positive results on SR2 and PA11 bacteria. P solvent test results showed positive results on SR2, TG4 and KR1 bacteria. | |
| 24490 | 27533 | L1A015012 | STRUKTUR KOMUNITAS ECHINODERMATA EKOSISTEM PADANG LAMUN PULAU PANJANG JEPARA | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerapatan lamun, mengetahui struktur komunitas Echinodermata pada ekosistem padang lamun dan mengetahui hubungan struktur komunitas Echinodermata dengan kerapatan lamun yang terdapat di Pulau Panjang Jepara. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik purposive random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan lamun di Pulau Panjang ditemukan dua spesies yaitu, Thalassia hemprichii dan Halodule uninervis dengan kerapatan lamun yang tidak berbeda nyata. Echinodermata di ekosistem lamun Pulau Panjang ditemukan dua spesies yaitu, Holothuria atra dan Holothuria scabra dengan kepadatan yang tidak berbeda nyata, indeks keanekaragaman tertinggi di stasiun alami, indeks keseragaman tertinggi di stasiun alami, serta indeks dominansi tertinggi di stasiun konservasi terumbu karang. Adapun hubungan struktur komunitas Echinodermata dengan kerapatan lamun di Pulau Panjang Jepara tergolong kuat. | This study aims to determine the seagrass density, to know the structure of the community of Echinodermata in seagrass ecosystem and to know the relationship structure of Echinodermata with seagrass density found in Panjang Island, Jepara. The research method used in this study is survey method with purposive random sampling technique. The results obtained two seagrass species that was Thalassia hemprichii and Halodule uninervis with seagrass densities are not significantly different. Echinodermata in the Panjang Island seagrass ecosystem obtained two species that was Holothuria Atra and Holothuria scabra with the densities are not significantly different, the highest diversity index in natural stations, the highest uniformity index in natural stations, and the highest dominancy index at the coral reef conservation station. As for the relationship of community structure Echinodermata with seagrass density in Panjang Island is classified as strong. | |
| 24491 | 28696 | I1E016010 | PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ADOBE FLASH CS6 UNTUK SISWA SMA | Latar belakang: Metode pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan masih bersifat konvensional seperti metode ceramah, diskusi dan penugasan, akan tetapi guru belum menerapkan pembelajaran dengan menggunakan teknologi dengan berbasis pembelajaran interaktif. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash CS6 yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa. Metodelogi: Metode penelitian yang digunakan adalah R&D meliputi Metode penelitian yang digunakan merupakan Research and Development (RnD) yang terdiri dari beberapa tahap 1) Identifikasi Masalah, 2) analisis informasi, 3) Menyusun rancangan produk, 4) validasi ahli 5) uji coba produk, 6) Revisi produk, 7) uji coba pemakaian, 8) Revisi Produk Akhir, 9) Uji Efektivitas dan 10) diseminasi produk hasil pengembangan. Sampel pada penelitian ini menggunakan siswa kelas XI SMA Negeri 2 Purwokerto dan SMA Negeri 5 Purwokerto. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil Penelitian: Berdasarkan penilaian beberapa ahli yaitu materi, media dan bahasa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dihasilkan sangat layak untuk digunakan pada proses pembelajaran. Berdasarkan hasil uji efektivitas disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan dapat meningkatkan aspek pengetahuan siswa. Kesimpulan: Media pembelajaran interaktif teknik dasar bola basket sangat layak diterapkan sebagai media pembelajaran siswa SMA/ Sederajat. | Background: Physical education learning methods of sports and health are still conventional such as lecture, discussion and assignment methods, but teachers have not yet adopted learning using technology with interactive learning based. The purpose of this research is to produce interactive learning media based on Adobe Flash CS6 that is effective for improving student knowledge. Metodelogi: The research method used is R&D includes the research method used is research and Development (RnD) consisting of several stages 1) identification of the problem, 2) information analysis, 3) Develop product design, 4) expert validation 5) product trials, 6) product revisions, 7) Usage trials, 8) final product revision, 9) effective test and 10) dissemination of product development results. Samples of this study used students of Grade XI SMA Negeri 2 Purwokerto and SMA Negeri 5 Purwokerto. Data analysis techniques using quantitative descriptive analysis. Research results: Based on the assessment of the material experts, media experts, linguists experts, students, and teachers it can be concluded that the resulting interactive learning media is worthy of use in the learning process. Based on the results the effectiveness of the test was concluded that the learning media is developed effectively to improve student knowledge and can improve the knowledge aspect of students. Conclusion: Interactive learning Media The basic technique of basketball is well worth applying as a learning medium of high school students/equivalent. | |
| 24492 | 27530 | F1C015075 | Representasi Maskulinitas Pria dalam Desain Iklan L-men Gain Mass Get Bigger di Televisi | Berkembangnya industri dan komersialisasi terhadap iklan di Indonesia memberi dampak pada produksi iklan yang kadang sengaja mengkesampingkan etika beriklan. Dalam iklan berbau gender, penyebaran feminitas telah lama dilakukan. Dalam perkembangannya, nilai maskulinitas merupakan nilai yang kini marak diangkat menjadi ide sebuah iklan. Media telah berperan aktif dalam mengekspresikan langsung realitas social tentang laki-laki. Maskulinitas juga dirasa memiliki kelebihan untuk menaikan penjualan suatu produk.Pada penelitian ini, paradigma yang digunakan penulis mengacu pada paradigma konstruktivisme, paradigma ini memandang realitas kehidupan sosial bukanlah realitas yang natural, tetapi terbentuk dari hasil konstruksi. Paradigma konstruktivisme dapat menentukan bagaimana peristiwa atau realitas tersebut dikonstrusi, dengan cara apa konstruksi itu dibentuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif. Dan pada akhirnya nilai maskulinitas akan terus berkembang seiring perkembangan zaman seperti yang diungkapkan oleh Beynon diatas. Mitos maskulinitas yang terjadi pada saat ini adalah terjadinya pergeseran maskulinitas tradisional (tahun 80-an), menjadi maskulinitas yang baru atau metroseksual (tahun 2000-an) yang tidak hanya mementingkan kekuatan, bertenaga, dan bernyali namun juga memperhatikan penampilan, kebersihan tubuhnya. Representasi maskulinitas dalam iklan L-Men versi Gain Mass Get Bigger ini menggambarkan maskulinitas seperti yang ada ditengah masyarakat sekarang yang menitik beratkan maskulinitas pada kekuatan otot, tubuh yang atletis namun dibalut dengan penampilan yang baik dan bersih. | The development and commercialization of the advertising industry in Indonesia have an impact on the production of advertising that sometimes pushed the advertising ethics. In the ad smelled gender, femininity deployment has been done. On progress,masculinity value is the value that is now rampant appointed as an advertising idea. Media has been active in expressing their immediate social reality about men. Masculinity is also considered to have the advantage to increase sales of a product. In this study , the authors used the paradigm referring to constructivism, this paradigm of looking at the reality of social life is not a reality that is natural ,But formed as a result of reconstruction. Constructivism can Determine how the events or the reality of deconstruction, in what way the construction is formed. The method used in this research is qualitative method with descriptive research type. And ultimately masculinity values will continue to evolve the times as expressed by Beynon above. The myth of masculinity that occur at this time is to shift the traditional masculinity ( 80s ), into a new masculinity or metrosexual ( 2000s ) that would benefit not only the power ,powered, and courageous but also concerned about the appearance , cleanliness of his body. The representation of masculinity in advertising L -Men version Gain Mass Get Bigger describes masculinity as it exists in the community now that focuses on muscle strengthmasculinity athletic body but wrapped with good appearance and clean. | |
| 24493 | 27528 | A1D015201 | RESPON LIMA GENOTIPE KEDELAI (Glycine max L.) TERHADAP BEBERAPA TARAF SALINITAS | Produksi kedelai perlu ditingkatkan yaitu dengan melakukan budidaya kedelai pada lahan sub optimal seperti lahan salin. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh pemberian taraf salinitas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai, 2) mengetahui pengaruh genotipe terhadap keragaman penampilan genotipe kedelai, 3) mengatahui interaksi antara genotipe dan taraf salinitas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai, dan 4) memperoleh genotipe kedelai yang memiliki toleransi terhadap pemberian taraf salinitas. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman pada bulan Februari - Juni 2019. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah genotipe kedelai (Slamet, Anjasmoro, Indo 253, A403, dan P71). Faktor kedua adalah taraf salinitas (kontrol, 3 dS/m, 6 dS/m, dan 9 dS/m). Variabel yang diamati terdiri atas tinggi tanaman, jumlah daun trifoliat, luas daun, kandungan klorofil daun, jumlah buku pada batang utama, jumlah buku total, jumlah cabang, bobot daun segar, bobot daun kering, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering, panjang akar, jumlah polong per tanaman, bobot polong isi per tanaman, bobot biji per tanaman, dan bobot 100 biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taraf salinitas mempengaruhi seluruh variabel pertumbuhan dan hasil kecuali jumlah cabang, panjang akar, bobot daun segar, bobot tanaman segar, dan jumlah polong per tanaman. Terjadi variasi penampilan genotipe kedelai pada seluruh variabel pertumbuhan kecuali panjang akar dan bobot daun kering. Interaksi antar genotipe dan taraf salinitas mempengaruhi jumlah daun trifoliat, bobot tanaman segar, kandungan klorofil daun, dan bobot 100 biji. Berdasarkan pengukuran Indeks Toleransi Cekaman, varietas Slamet merupakan varietas yang toleran terhadap cekaman salinitas hingga taraf 6 dS/m (N2). | Soybean production has not been able to meet the needs of national soybean consumption. The efforts that can be made to increase soybean production by soybean cultivation on sub optimal land such as saline land. This research aimed to: 1) determine the effect of giving salinity levels on the growth and yield of soybean plants, 2) determine the effect of genotype on the diversity of soybean genotype appearance, 3) determine the interaction between genotype and salinity level on the growth and yield of soybean plants, and 4) determine the soybean genotypes that has tolerance to the salinity level. This research was conducted at the screen house and Agronomy and Horticulture Laboratory, Agriculture Faculty, Jenderal Soedirman University on February - June 2019. The experimental design used a Randomize Block Design (RBD) with two factors. The first factor was soybean (Slamet, Anjasmoro, Indo 253, A403, and P71). The second factor was the salinity level (control, 3 dS/m, 6 dS/m, and 9 dS/m). The variables observed were plant height, total leaves, leaf area, chlorophyll content, number of main node, total number of node, number of branches, root length, fresh leaf weight, dry leaf weight, fresh plant weight, dry plant weight, number of pods per plant, weight of filled pods per plant, seed weight per plant, and 100 seeds weight. The results of the research showed the salinity levels effect all growth and yield variables except for the number of branches, root length, fresh leaf weight, fresh plant weight, and number of pods per plant. Variations in appearance between soybean genotypes on all growth variables except the root length and fresh plant weight. Interaction between genotypes and salinity levels. The significantly different result on the total leaves, fresh plant weight, chlorophyll content, and 100 seeds weight. Based on the measurement of the Stress Tolerance Index (STI), Slamet variety is a tolerance variety of salinity stress to the level 6 dS/m (N2). | |
| 24494 | 28697 | I1E016021 | PERBANDINGAN METODE SPORT MASSAGE DAN COLD WATER IMMERSION TERHADAP PEMULIHAN KELELAHAN SETELAH LATIHAN | ABSTRACK Latar Belakang: Aktivitas fisik adalah adanya kontraksi otot yang mampu meningkatkan pengeluaran energi yang diakibatkan oleh gerakan tubuh. Aktivitas fisik yang dilakukan dengan volume dan intensitas tinggi dapat menyebabkan kelelahan otot. Kelelahan akibat latihan atau aktivitas fisik dapat diatasi dengan metode sport massage dan cold water immersion sebagai pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara metode sport massage dan cold water immersion dalam mengatasi kelelahan latihan sebagai pemulihan kelelahan diukur dengan penurunan denyut nadi setelah latihan dimana kelompok kontrol sebagai pembanding. Metode: Penelitian ini menggunakan desain “pretest posttest control group design” dengan teknik sampling ordinal pairing. Sampel sebanyak 30 (total sampling) dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan yaitu kelompok sport massage, kelompok cold water immersion dan kelompok kontrol. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Paired T-Test dan Independent T-Test. Hasil Penelitian: Hasil Uji Pired T-Test dan Independent T-Test menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok sport massage dan kelompok cold water immersion dengan nilai ρ = 0,952 untuk sport massage dan ρ = 0,061 untuk cold water immersion. Pada perbandingan kelompok kontrol menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dengan nilai ρ = 0,000. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan yang signifikan antara metode sport massage dan cold water immersion dalam mengatasi kelelahan fisik setelah latihan, sehingga kedua metode ini sama-sama dapat dijadikan sebagai alternatif dalam mengatasi kelelahan dan pemulihan setelah latihan. | ABSTRACT Background: Physical activity is the presence of muscle contractions that can increase energy expenditure caused by body movements. Physical activity carried out with high volume and intensity can cause muscle fatigue. Fatigue due to exercise or physical activity can be overcome with sports massage methods and cold water immersion as a recovery. This study aims to determine the comparison between sports massage methods and cold water immersion in overcoming exercise fatigue as fatigue recovery is measured by decreasing the pulse rate after exercise in which the control group is compared. Method: This study used a "pretest posttest control group design" design with ordinal pairing sampling technique. A total of 30 samples (total sampling) were divided into three treatment groups namely sports massage group, cold water immersion group and control group. Data analysis in this study used the Paired T-Test and Independent T-Test. Results: The results of the Pired T-Test and Independent T-Test showed that there was no significant difference between the sports massage group and the cold water immersion group with a value of ρ = 0.952 for sports massage and ρ = 0.061 for cold water immersion. The comparison of the control group shows that there is a significant difference with the value of ρ = 0,000. Conclusion: There is no significant difference between the method of sports massage and cold water immersion in dealing with physical fatigue after exercise, so that both of these methods can be used as an alternative in overcoming fatigue and recovery after exercise. | |
| 24495 | 27535 | F1G014053 | PESAN MORAL PADA NOVEL DI BAWAH LINDUNGAN KA'BAH | Skripsi ini bejudul “Pesan Moral Pada Novel Di Bawah Lindungan Ka’bah Karya Hamka”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pesan moral. Selain itu sebelum mendeskripsikan pesan moral, peneliti terlebih dahulu mendeskipsikan alur, latar, penokohan, dan tema yang terkandung dalam novel karya Hamka ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan memfokuskan pada pesan moral yang terdapat pada novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah membaca dan memahami mengklarifikasi data berdasarkan rumusan masalah. Selanjutnya dianalisis dengan teori strukturalisme. Penelitian ini menjelaskan secara deskriptif pesan moral yang terdapat pada novel ini. | This thesis is titled "Pesan Moral Pada Novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka". The purpose of this study is to describe the moral message. In addition, before describing the moral message, the researcher first described the flow, background, characterization, and theme contained in this novel by Hamka. This research uses descriptive qualitative method, focusing on the moral message contained in the novel Di Bawah Lindungan Ka’bah by Hamka. Data collection techniques used are reading and understanding clarifying data based on the formulation of the problem. Then analyzed with structuralism theory. The results of this study describe descriptively the moral message contained in this novel. | |
| 24496 | 27536 | J1D015003 | Nilai Moral dalam Novel "Dear Nathan" Karya Erisca Febriani (Teori Resepsi Sastra) | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) tanggapan pembaca terhadap novel Dear Nathan karya Erisca Febriani 2) wujud nilai moral dalam novel Dear Nathan karya Erisca Febriani. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah karya sastra berbentuk novel dengan judul Dear Nathan karya Erisca Febriani. Fokus penelitian membahas tanggapan pembaca terhadap novel dan wujud nilai moral dengan menggunakan teori resepsi sastra. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca berulang-ulang secara keseluruhan untuk memahami isinya, melakukan pembacaan secara cermat dan teliti untuk menemukan data yang berkaitan dengan nilai moral, melakukan pencatatan data dan mengklasifikasikan data. Hasil penelitian ini yaitu 1) tanggapan pembaca terhadap novel Dear Nathan karya Erisca Febriani meliputi tanggapan peneliti terhadap keseluruhan novel yang dihubungkan dengan tanggapan pembaca lain. 2) wujud nilai moral yang terdapat dalam novel Dear Nathan karya Erisca Febriani yakni (a) wujud nilai moral hubungan manusia dengan Tuhannya (b) wujud nilai moral hubungan manusia dengan dirinya sendiri (c) wujud nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain 3) Implementasi dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas XII terkait dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.3 menganalisis teks novel baik melalui lisan maupun tulisan. | This study suggests describing 1) the response of the reader to the novel Dear Nathan by Erisca Febriani 2) the manifestation of moral values in the novel Dear Nathan by Erisca Febriani. This research is a qualitative descriptive study. The subject of this research is a literary work in the form of a novel with the title Dear Nathan by Erisca Febriani. The focus of the study discusses responses to novels and manifestations of moral value using literary acceptance theory. Data collection is done by reading repeatedly over and over to complete its contents, reading carefully and thoroughly to find data related to moral values, recording data and classifying data. The results of this study are 1) The response of the reader to the novel Dear Nathan by Erisca Febriani 2) the manifestation of moral values contained in the novel Dear Nathan by Erisca Febriani namely (a) the manifestation of the moral value of the human relationship with his Lord (b) the embodiment of the moral value of human relations with self itself (c) manifestation of the moral value of human relations with other humans 3) Implementation in learning Indonesian Language and Literature in High School class XII associated with Basic Competence 3.3 analyzing the text of the novel both through oral and written. | |
| 24497 | 27514 | E1A015131 | Teknik Penyidikan Terhadap Tindak Pidana Judi Online (Studi Di Polres Purbalingga) | Judi online merupakan perbuatan yang bertentangan dengan norma agama, moral, kesusilaan maupun hukum. Terhadap perkara tindak pidana judi online, Polri merupakan lembaga pertama dalam proses penegakan hukum pidana yang mempunyai tanggung jawab dalam tahapan penyidikan tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik penyidikan dan faktor-faktor hambatan yang dialami oleh Kepolisian Resor Kabupaten Purbalingga dalam melakukan penyidikan tindak pidana judi online. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan informan, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis dengan metode kualitatif dan diuraikan secara sistematis. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis serta dengan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa teknik penyidikan yang dilakukan penyidik Kepolisian Resor Kabupaten Purbalingga untuk menemukan tersangka dalam tindak pidana judi online dilakukan secara bertahap yaitu meliputi penyelidikan, pengiriman surat pemberitahun dimulainya penyidikan, upaya paksa, pemeriksaan, gelar perkara, penyelesaian berkas perkara, penyerahan tersangka dan barang bukti, dan penghentian penyidikan. Penerapan aturan hukum yang digunakanan Polres purbalingga masih menggunakan aturan KUHP dengan tidak menggunkan aturan Undang-Undang ITE. Hambatan yang dialami penyidik Kepolisian Resor Purbalingga dalam melakukan penyidikan tindak pidana judi online yaitu adanya hambatan dari faktor hukumnya sendiri, faktor penegak hukum, faktor sarana dan fasilitas yang mendukung penegakan hukum, serta faktor masyarakat. | Online gambling is an action which is contrary to religious norms, morals, decency, and law. Towards online gambling criminal case, Police is the first institution in the criminal law enforcement process which have the responsibilities in the stage of criminal investigation. This research aims to know investigation techniques and obstacle factors experienced by Purbalingga Resort Police in conducting online gambling criminal investigations. This research uses sociological juridical approach with descriptive research specification. The data used in this research is primary and secondary data. Primary data is obtained through interview with informants, meanwhile secondary data is obtained through library study. The data is then processed and analyzed by using qualitative method and described systematically. Based on the research result, the conclusion is drawn from the discussion which is that investigation technique done by the Resort Police Investigator of Purbalingga District to find suspects in online gambling criminal act step by step which include investigation, sending notice of investigation commencement, forced effort, inspection, title case, settlement of case files, submission of suspects and evidences, and termination of investigation. The application of the Law used by Purbalingga Police still uses Criminal Code Rules by not using ITE Law. The obstacles experienced by Purbalingga Resort Police in investigating online gambling criminal act is the obstacles from the law factor itself, law enforcement factor, facility factor that support law enforcement, and also society factor. | |
| 24498 | 27538 | F1F015038 | KETERLIBATAN MULTINATIONAL CORPORATIONS DALAM PELAKSANAAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS DI INDONESIA : KEBIJAKAN PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN 2.0 OLEH APRIL GROUP | Dalam mengentaskan kemiskinan, pembangunan dianggap sebagai cara paling ampuh untuk menurunkan angka kemiskinan. Namun kerap kali pembangunan juga menjadi penyebab kerusakan lingkungan. Oleh sebab itu dunia menyepakati sebuah program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) sebagai solusi permasalahan pembangunan untuk kesejahteraan manusia dan planet. Salah satu contoh kerusakan lingkungan akibat pembangunan adalah penebangan hutan untuk dimanfaatkan kayunya dengan cara deforestasi, sehingga terjadi kerusakan hutan. APRIL Group selaku perusahaan produsen kertas yang memanfaatkan hutan sebagai bahan bakunya, berkomitmen untuk tidak melakukan deforestasi, menggunakan ‘Kebijakan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan 2.0’ dan menjadikan SDG’s sebagai kerangka kerja mereka. sehingga praktik-praktik perusahaan dalam kegiatan produksinya tidak merusak lingkungan. | In alleviating poverty, development is considered the most effective way to reduce poverty. But often development is also causes environmental damage. Therefore, the world agreed on a program of Sustainable Development Goals as a solution of development problems for the welfare of people and the planet. One example of environmental damage due to development is to utilize timber by deforestation, so that forest damage occurs. APRIL Group as a paper producing company that utilizes forests as raw material, is committed not to deforest, uses the 'Sustainable Forest Management Policy 2.0' and makes SDG's for their framework. so that the company's practices in its production activities do not damage the environment | |
| 24499 | 27539 | J1D015004 | Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Berita Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) dengan Bantuan Media Gambar Berseri pada Siswa Kelas VIII B SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto | Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis teks berita menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dengan bantuan media gambar berseri pada siswa kelas VIII B SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto. Subjek penelitian ini, yaitu siswa kelas VIII B SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto sejumlah 24 siswa. Penelitian ini dilakukan karena rendahnya keterampilan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Terdapat empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri atas teknik pengumpulan data tes dan teknik pengumpulan data nontes. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu deskripsif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis teks berita pada siswa kelas VIII B SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto meningkat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dengan bantuan media gambar berseri. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil keterampilan menulis teks berita dan perubahan perilaku siswa, yaitu siswa menjadi lebih aktif selama kegiatan pembelajaran, siswa lebih percaya diri ketika berpendapat, siswa lebih fokus saat peneliti memberikan materi, dan siswa lebih antusias ketika diberikan tugas menulis teks berita. Peningkatan dapat dilihat pada prasiklus, yaitu 67,08. Siklus I 75,54, dan pada siklus II meningkat menjadi 85,58. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dengan bantuan media gambar berseri mampu meningkatkan keterampilan menulis teks berita siswa kelas VIII B SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto. | This study aims to improve news text writing skills using the cooperative learning model Think Talk Write (TTW) with the help of serial media in class VIII B SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto. The subjects of this study were students of class VIII B, Muhammadiyah 3 Junior High School, Purwokerto with a total of 24 students. This research was conducted because of the low news writing skills of VIII grade students of SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto. This type of research is Classroom Action Research (CAR). There are four stages, namely planning, implementing actions, observing, and reflecting. Data collection techniques used consisted of test data collection techniques and nontest data collection techniques. Data analysis techniques used, namely quantitative descriptive and qualitative descriptive. The results showed that news text writing skills in grade VIII B students of SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto increased by using the cooperative learning model type Think Talk Write (TTW) with the help of serial image media. This improvement is evidenced by the results of news text writing skills and changes in student behavior, namely students become more active during learning activities, students are more confident when arguing, students are more focused when researchers provide material, and students are more enthusiastic when given the task of writing news texts. The increase can be seen in the pre-cycle, which is 67.08. Cycle I 75.54, and in cycle II it increased to 85.58. Based on the description, it can be concluded that the Think Talk Write (TTW) cooperative learning model with the help of serial media can improve the news writing skills of students of VIII B grade at SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto. | |
| 24500 | 27541 | A1D015162 | PENGARUH JARAK TANAM DAN DOSIS BIOURIN KELINCI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI | Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh jarak tanam yang baik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman jagung semi, 2) mengetahui pengaruh dosis biourin kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung semi, 3) mengetahui kombinasi antara jarak tanam dan dosis biourin kelinci yang baik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung semi. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari sampai Mei 2019 di exfarm Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Penelitian ini merupakan percobaan lapang dengan rancangan perlakuan faktorial 3 x 3. Faktor pertama adalah jarak tanam yang terdiri dari 3 macam yaitu 70 cm x 15 cm, 70 cm x 20 cm dan 70 cm x 25 cm. Faktor kedua adalah dosis urin kelinci yang terdiri dari 3 taraf yaitu 0, 3000 dan 6000 liter/ha. Terdapat 9 kombinasi perlakuan yang dialokasikan dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 ulangan. Unit percobaan berupa petak percobaan dengan ukuran 2,5 m x 1 m. Variabel pertumbuhan yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm) dan biomasa (g). Variabel hasil yang diamati meliputi panjang tongkol berkelobot (cm), bobot tongkol berkelobot (g), panjang tongkol tanpa kelobot (cm), bobot tongkol tanpa kelobot (g), diameter tongkol (cm), kadar gula (brix), tingkat kekerasan (kg/m2) dan indeks sampah (%). Hasil penelitian menunjukan: jarak tanam meningkatkan hasil jagung semi dilihat dari variabel panjang tongkol berkelobot, bobot tongkol berkelobot dan tingkat kekerasan tongkol. Pemberian biourin kelinci meningkatkan hasil jagung semi dilihat dari variabel panjang tongkol berkelobot, bobot tongkol berkelobot, panjan tongkol tanpa kelobot dan bobot tongkol tanpa kelobot. Tidak ada interaksi antara jarak tanam dan dosis biourin kelinci. Perlakuan paling efektif untuk pertumbuhan dan hasil jagung semi adalah jarak tanam 70 cm x 20 cm dan dosis urin kelinci 3000 l/ha. | This research aims to: 1) study the effect of plant spacing on growth and yield of baby corn, 2) study the dose of rabbit biourine on the growth and yield of baby corn, 3) study the effect interaction between plant spacing and dosage of rabbit biourine on the growth and yield of baby corn. The research was conducted from February to April 2019 in Exfarm of Agriculture Faculty, Jenderal Soedirman University. This research was a field experiment with 3x3 factorial design. The first factor was the plant spacing of 3 levels; 70 cm x 15 cm, 70 cm x 20 cm and 70 cm x 25 cm. The second factor was dosages of rabbit biourine, 3 levels; 0, 3000, 6000 L/ha. There were 9 treatment combinations allocated in Randomized Completely Block Design with 3 replications. The experiment unit was a plot of 2,5m x 1 m. Growth variables observerd included the plant height (cm), the number of leaves (sheet), the width of leaves (cm2) and plant biomass (g). Yield variables observerd included length of cob with and without husks (cm), weight of cob with and without husks (g), diameter of cob (cm), the content of sugar (brix), hardness level of cob (kg/m2) and garbage index. The study showed that widening the plant spacing increased the length of the cob with husks,weight of the cob with husks and hardness levelof cob. The applocations of rabbit biourine increased the length of the cob with and without husks,weight of the cob with and without husk. There was no interaction effect between plant spacing and dosage of rabbit biourine. The effective treatment for growth and yield of baby corn was 70 cm x 20 cm plant spacing and 3000 L/ha rabbit biourine dosage. |