Artikelilmiahs
Menampilkan 20.881-20.900 dari 50.125 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 20881 | 23816 | D1E014083 | PENGARUH SUHU PEREBUSAN DAGING AYAM KAMPUNG JANTAN YANG DIRENDAM SARI BUAH NANAS MUDA (Ananas comosus L.Merr) TERHADAP KEEMPUKAN DAN SIFAT ORGANOLEPTIK | Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu perebusan daging ayam kampung yang direndam sari buah nanas muda terhadap keempukan dan sifat organoleptik daging ayam kampung jantan yang terbaik. Materi yang digunakan yaitu daging ayam kampung jantan umur 12-15 bulan, sebanyak 26 bagian dada dan sari buah nanas muda sebanyak 662 ml. Metode penelitian yang dilakukan secara eksperimen dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dan Rancangan Acak Kelompok. Penelitian menggunakan 3 macam perlakuan daging ayam kampung jantan yang direndam sari buah nanas sebanyak 25% selama 15 menit kemudian direbus selama 30 menit dengan suhu (P1: 45, P2: 55, dan P3: 650C). Variabel yang diamati adalah keempukan dan sifat organoleptik. Rataan dan standar deviasi nilai keempukan (450C = 0,611 mm/g/dt ± 0,003; 550C = 0,613 mm/g/dt ± 0,003; dan 650C = 0,072 mm/g/dt ± 0,006). Nilai tekstur (450C = 4,9 ± 0,9 (empuk); 550C = 4,8 ± 0,6 (empuk); dan 650C = 5,5 ± 0,9 (lebih empuk). Nilai Aroma (450C = 5,0 ± 0,8 (kurang beraroma daging); 550C = 4,2 ± 0,6 (aroma daging biasa); dan 650C = 4,9 ± 0,6 (aroma daging biasa). Hasil analisis variansi menunjukkan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap keempukan, sifat tekstur dan aroma dengan Y = 0.03504167 + 0.00054167 untuk keempukan, sedangkan untuk sifat organoleptik baik tekstur dan aroma yaitu memiliki persamaan garis Y =3.2794118 + 0.03235294X dan Y = 26.235294 - 0.78823529X + 0.00705882 X2. Semakin tinggi suhu perebusan (45, 55, 65 °C) daging ayam kampung jantan yang direndam sari buah nanas menigkatkan nilai keempukan yang optimal pada suhu 650C, tekstur keempukan dan menyebabkan aroma akan daging ayam kampung menurun secara organoleptik. | The aim of this study was determine the effect of the temperature effect of boiling chicken meat soaked with raw pineapple juice on tenderness and the best organoleptic properties of male natve chicken meat. The material used was carcass of male native chicken aged 12-15 months, as many as 26 parts of boneless chest and raw pineapple juice were 662 ml. The research method was carried out experimentally and used a completely randomized design and randomized block. The research used three treatments studied were native chicken meat drenched by pineapple juice as much as 25% for 15 minutes then boiled for 30 minutes with temperature (P1: 45, P2: 55, and P3: 650C). The variables observed were tenderness and organoleptic properties. Mean and standard deviation of tenderness values (450C = 0.611 mm / g / dt ± 0.003; 550C = 0.613 mm / g / dt ± 0.003; and 650C = 0.072 mm / g / dt ± 0.006). Texture value (450C = 4.9 ± 0.9 (tender); 550C = 4.8 ± 0.6 (tender); and 650C = 5.5 ± 0.9 (more tender)). Aroma Value (450C = 5.0 ± 0.8 (less flavorful meat); 550C = 4.2 ± 0.6 (weak smell meat); and 650C = 4.9 ± 0.6 (weak smell meat )). The results of the variance analysis showed a very significant effect (P <0.01) on tenderness, texture and aroma properties with Y = 0.03504167 + 0.00054167 for tenderness, whereas for organoleptic properties both texture and aroma were Y = 3.2794118 + 0.03235294X and Y = 26.235294 - 0.78823529X + 0.00705882 X2. Conclusion, the higher boiling temperature (450C, 550C, 650C) of male chicken meat soaked in raw pineapple juice increases the optimal at 650C tenderness value, soft texture and causes the aroma of chicken meat to decrease organoleptic. | |
| 20882 | 23817 | H1H014017 | PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK PADA PAKAN TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN, JUMLAH ERITROSIT DAN DIFFERENSIAL LEUKOSIT PADA IKAN NILA (Oreochromis nilloticus) | Probiotik dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan inang, hal ini dapat dilihat dari parameter darah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik pada pakan terhadap kadar hemoglobin, jumlah eritrosit dan differensial leukosit pada ikan nila (Oreochromis niloticus). Sebanyak 150 ikan dengan panjang 10-12,5 cm dipisahkan ke dalam empat kelompok. Menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu P1 tanpa probiotik, P2 probiotik 5 g/kg pakan, P3 probiotik 10 g/kg pakan, P4 probiotik 15 g/kg pakan . Ikan dipelihara selama 60 hari dengan sampling hematologi dilakukan setiap 30 hari sekali. Hasil penelitian menunjukan jumlah rata rata eritrosit 0,85-2,14 x106 sel/mm3. Persentase monosit berkisar antara 15-32,33%. Persentase limfosit berkisar antara 62-79,67%. Persentase polymorfonuklear berkisar antara 5,33-14%. Kadar hemoglobin berkisar antara 7,33-10,67 g/dl. Kesimpulan pemberian probiotik pada pakan mempengaruhi jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan differensial leukosit. | Probiotics could increase the healt of host, which might be reflected by blood parameters. This works aimed to determine the effect of dietary containing probiotic on hemoglobin level, erythrocytes number, and differential leucocytes of tilapia (Oreochromis niloticus). A total of 150 fish with 10-12.5 cm of length was distributed into four groups. Four treatments were implemented, diet without probiotic (P1), diet with probiotic 5 g/kg feed (P2), diet with probiotic 10 g/kg feed (P3), diet with probiotic 15g/kg feed. The fish was cultivated for 60 days. The blood parameters were examined at day 30 and 60. The results showed that the average number of erythrocyte was 0.85-2.14 x 106 cells/mm3. Monocyte percentage range from 15-32.33%. The lymphocyte percentage range from 62-79.6%. The percentage of polymorphonuclear range from 5.33-14%. Hemoglobin levels range from 7.33-10.67 g/dl. Probiotic administration on feed affected the number of erythrocytes, hemoglobin levels and differential leucocytes. | |
| 20883 | 23818 | F1A013071 | KARAKTERISTIK SISWA DI SMA PILIHAN PERTAMA DAN PILIHAN KEDUA DI BANYUMAS | Artikel ini bertujuan mengomparasikan karakteristik siswa di SMA pilihan pertama dan pilihan kedua di Banyumas. Penelitian menggunakan survei di SMAN 2 Purwokerto, SMAS Diponegoro 1 Purwokerto, SMAS Veteran Purwokerto, SMAS Yos Sudarso Purwokerto dan SMAS Budi Utomo Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang status sosial ekonomi siswa SMA pilihan pertama sebagian besar merupakan siswa dengan status sosial ekonomi atas dan SMA pilihan kedua sebagian besar merupakan siswa dengan status sosial ekonomi bawah; siswa SMA pilihan pertama sebagian besar mendapatkan input siswanya dengan nilai UN SMP yang baik dan SMA pilihan kedua sebagian besar input siswanya di bawah nilai UN SMP siswa SMA pilihan pertama; asal tempat tinggal siswa SMA pilihan pertama sebagian besar jauh dari sekolah dengan jarak lebih dari 7 km dan SMA pilihan kedua sebagian besar dekat dengan sekolah dengan jarak kurang dari 7 km. | This article aims to compare the characteristics of students in the first and second choice high schools in Banyumas. The study was conducted using a survey at SMAN 2 Purwokerto, SMAS Diponegoro 1 Purwokerto, SMAS Veteran Purwokerto, SMAS Yos Sudarso Purwokerto and SMAS Budi Utomo Purwokerto. The results showed that the background of the first and foremost socioeconomic status of high school students was for students with upper socioeconomic status and high school at that time; high school students choose the first and the largest input with a good junior high school national grade and second choice high school the majority of students input below the junior high school grades first choice high school students; the origin of the first choice high school student residence is far from the school with a distance of more than 7 km and the second choice high school is mostly close to the school with a distance of less than 7 km. | |
| 20884 | 23819 | D1E014135 | Pengaruh Pola Komunikasi terhadap Pengetahuan Peternak tentang Pakan Sapi Perah di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara | "Pengaruh Pola Komunikasi, Umur dan Pendidikan terhadap Tingkat Pengetahuan Peternak tentang Pakan Sapi Perah di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara”. Penelitian yang bertujuan menganalisis pengaruh antara pola komunikasi, umur dan pendidikan dengan tingkat pengetahuan peternak tentang pakan sapi perah di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode survey , serta metode penetapan sampel wilayah dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu pemilihan wilayah dengan pertimbangan tertentu. Penetapan sampel kelompok ditentukan secara sensus yaitu seluruh kelompok peternak. Metode analisis penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan Hasil analisis regresi berganda diperoleh : variabel pola komunikasi memiliki pengaruh yang nyata dengan pengetahuan peternak tentang pakan yaitu sebesar 0,000 (P<0,05). Artinya ada pengaruh yang nyata antara pola komunikasi terhadap pengetahuan peternak tentang pakan; variabel umur tidak berpengaruh nyata dengan pengetahuan peternak tentang pakan yaitu sebesar 0,176 (P>0,05). Tidak ada pengaruh nyata antara umur terhadap tingkat pengetahuan peternak tentang pakan; variabel pendidikan memiliki pengaruh yang nyata terhadap pengetahuan peternak tentang pakan yaitu sebesar 0,014 (P<0,05). Pengatahuan peternak tentang pakan sapi perah di Kecamatan Wanayasa dipengaruhi oleh pola komunikasi dan pendidikan, sedangkan umur peternak tidak berpengaruh terhadap pengetahuan peternak tentang pakan. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa pola komunikasi yang efektif dan pendidikan yang semakin tinggi mempengaruhi pola pikir dan kemampuan belajar peternak dalam memahami informasi yang diperoleh. | "The Effect of Communication Scheme, Age and Education on the Knowledge Level of Farmers on Dairy Cow Feed in Wanayasa District, Banjarnegara Regency". It is a research that aims to analyze the influence of communication scheme, age and education on the level of knowledge of farmers about dairy cattle feed in Wanayasa Subdistrict, Banjarnegara Regency. The research was conducted using survey methods, and the method of determining the sample area was carried out by purposive sampling method, the selection of regions was named with certain considerations. Determination of group samples is determined by census, namely all groups of farmers. The method of research analysis used is descriptive analysis and multiple linear regression analysis. Based on the results of multiple regression analysis obtained: the communication scheme variable has a significant effect on the knowledge of farmers about feed that is equal to 0,000 (P <0.05). It means that there is a real influence between the scheme of communication on the knowledge of farmers about feed; age variable does not have a significant effect on the knowledge of farmers about feed, which is equal to 0.176 (P> 0.05). There is no real influence between age on the level of knowledge of farmers about feed; Educational variables have a significant influence on farmers' knowledge of feed, which is equal to 0.014 (P <0.05). Knowledge of farmers about dairy cow feed in Wanayasa Subdistrict is influenced by communication scheme and education, while the age of farmers does not affect the knowledge of farmers about feed. The conclusion of the research results that effective communication scheme and higher education influence the mindset and learning ability of farmers in understanding the information obtained. | |
| 20885 | 23820 | D1E014230 | KADAR VFA DAN N-NH3 DOMBA LOKAL YANG DIBERI PAKAN MENGANDUNG EKSTRAK BUNGA WARU (Hibiscus tilisceus) DENGAN BAHAN PEMBAWA YANG BERBEDA SECARA IN VITRO | Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh dari bahan pembawa dan dosis ekstrak bunga waru (Hibiscus tiliaceus) terhadap kadar VFA dan N-NH3 rumen domba lokal. Bahan pakan yang digunakan adalah jerami padi amoniasi dan konsentrat dengan perbandingan bahan kering (BK) 40:60. Metode yang digunakan adala eksperimental yang dirancang sesuai Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 2x3. Terdapat dua faktor yang digunakan pada penelitian ini. Faktor pertama adalah bahan pembawa berupa dedak padi (DP) dan ampas tahu (DP). Faktor kedua adalah 3 (tiga) dosis ekstrak bunga waru, sehingga menghasilkan kombinasi 6 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukan terdapat kecenderungan interaksi (P=0,057) antara ekstrak bunga waru dan bahan pembawa terhadap kadar VFA rumen, akan tetapi tidak nyata (P>0,05) terhadap N-NH3. Baik bahan pembawa maupun dosis ekstrak bunga waru berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar VFA, namun demikian tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar N-NH3. Hasil uji ortoghonal polynomial menunjukkan bahwa peningkatan dosis ekstrak bunga waru menyebabkan peningkatan VFA secara kuadratik dengan terbaik adalah 60 ppm dengan pembawa adalah dedak padi. Dosis ekstrak bunga waru 60 ppm dengan bahan pembawa dedak padi mampu meningkatkan produksi VFA rumen. | The purpose of the research was to study the effect of carrier and Hibiscus tiliaceus flower extract on VFA and N-NH3 rumen production of local sheep. The feed ingredients used were rice straw ammoniation and concentrate with dry matter ratio of 40:60. The method used experiment designed according to completely randomized design (CRD) of Factorial pattern of 2x3. There were two factors used in this research. The first factor was the carrier of rice bran (DP) and tofu byproduct (AT). The second factor were the three dosage of extract. Thereore, there were six combination used as treatments. The results showed that there was an interaction tendency (P<0,057) between Hibiscus tiliaceus flower extract and carrier on VFA production. However it was not significant effect (P>0,05) on N-NH3 production. Both carrier and dousage had significant effect (P<0,05) on VFA levels, while, N-NH3 did not effect (P>0,05). Orthoghonal polynomial test showed that increasing of Hibiscus tiliaceus extract caused enhancing of VFA production quadratically and the highest VFA production achieved at 60 ppm with rice bran as carrier. The dosage of 60 ppm of Hibiscus tiliaceus extract with rice bran carrier produced highest of VFA production. | |
| 20886 | 23821 | E1A014064 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN EKSPLOITASI SEKSUAL DALAM TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (Studi Putusan Nomor : 54/Pid.Sus/2016/PN.Kdl) | Tindak pidana perekrutan orang untuk tujuan mengeksploitasi seksual di wilayah Negara Republik Indonesia merupakan kejahatan yang keji dan masuk dalam tindak pidana perdagangan orang yang mana bagi korbannya sangat merugikan. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah menganalisis pertimbangan hakim dalam menjatuhkan perkara pidana nomor : 54/Pid.Sus/2016/PN.Kdl di Pengadilan Negeri Kendal dan bentuk perlindungan hukum yang diberikan hakim kepada korban dalam putusan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder. Data sekunder yang telah terkumpul disajikan dalam bentuk teks naratif, serta dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdakwa telah melakukan tindak pidana turut serta melakukan perekrutan dan pengiriman orang untuk tujuan mengeksploitasi orang. Merujuk hal tersebut, maka perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur – unsur Pasal 2 Ayat (1) Undang – Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Hakim dalam menjatuhkan pidana pada putusan Nomor :54/Pid.Sus/2016/PN.Kdl telah sesuai dengan dasar mengadili dan dasar memutus. Namun demikian berkaitan dengan perlindungan hukum dalam perkara ini belum terlihat adanya perlindungan bagi korban anak. Hal ini dikarenakan vonis yang dijatuhkan tidak memihak kepada keadilan korban, tidak ada perlindungan terhadap identitas korban, dan minimnya informasi mengenai restitusi. Hal ini mengindikasikan bahwa aparat penegak hukum belum berperan aktif dalam menginformasikan hak – hak korban terhadap pihak korban, khususnya terkait identitas korban dan restitusi. | The criminal act of recruiting people for sexual exploitation in Indonesia is a disgraceful case that include in trafficking crime which is harm for the victim. The purpose of this research is to analyze the judge’s judgement in pronouncing the criminal case No. 54/Pid.Sus/2016/PN.Kdl in the Kendal District Court and the form of legal protection given by the judge for the victims. This research is using normative juridical method. The type of data used is secondary data consisting of primary and secondary legal materials. Collected secondary data explained in narrative text, also analyzed using qualitative analysis method. The result of this reseach showed that the defendant committed the criminal action of trafficking as well as recruiting and sending people with the purpose to exploitating people. Reffering to this, the defendant’s action has fulfilled the substance of Article 2 Paragraph (1) Law Number (No). 21 of 2007 on Eradication of Human Trafficking. In pronouncing of the criminal case No. 54/Pid.Sus/2016/PN.Kdl, the judge has correspond with the basis of adjudication and the basis for deciding. However, related to legal protection, in this case there has not been any protection for child victims. This reasoned by the verdict which is not take sides to victims justice, there is no victims identity protection, and lack of information about restitution. This indicate that the law enforcer has less contribution in deliver the victims right toward victims, in particular concerned to victims identity and restitution. | |
| 20887 | 23822 | E1A113095 | GUGATAN GANTI KERUGIAN TERHADAP PERBUATAN MELAWAN HUKUM MENGUASAI TANAH DAN RUMAH PERMANEN (TinjauanYuridis Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Indramayu No.33/ Pdt.G/ 2015/ PN.Idm) | ABSTRAK GUGATAN GANTI KERUGIAN TERHADAP PERBUATAN MELAWAN HUKUM PENGUASAAN TANAH DAN RUMAH PERMANEN (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Indramayu No. 33 / Pdt.G / 2015 / PN. Idm) OLEH AJENG LAILI SADEWI E1A113095 Penelitian ini mengkaji permasalahan bagaimana pertimbangan hukum Hakim dalam mengkualifisir unsur-unsur perbuatan melawan hukum tanpa hak mengusai tanah dan rumah dan bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan ganti kerugian akibat perbuatan melawan hukum tanpa hak menguasai tanah dan rumah dalam Putusan No. 33/ Pdt.G/ 2015/ PN.Idm. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan hukum secara yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang meliputi bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah inventarisasi data sekunder yang akan disajikan dalam bentuk uraian yang akan dibahas secara sistematis. Dalam hasil penelitian ini, putusan hakim sudah sesuai dalam mengkualifisir perbuatan Tergugat sebagai perbuatan melawan hukum, karena memenuhi dua unsur perbuatan melawan hukum yaitu melanggar hak orang lain dan bertentangan dengan kepatutan dan keindahan yang harus diindahkan dalam pergaulan masyarakat tentang orang atau benda. Mengenai tuntuan ganti rugi dikabulkan sebagian, karena sudah sesuai dengan syarat-syarat dalam Pasal 1365 K.U.H.Perdata yaitu ada perbuatan melawan hukum, ada kesalahan, ada kerugian, dan ada hubungan kausal antara perbuatan dengan kerugian. Hanya saja ganti rugi immateriil tidak dikabulkan karena tidak terbukti. Kata kunci: ganti rugi, menguasai rumah tanpa hak | ABSTRACT LAWSUIT COMPENSATION TO DOMINATE THE LAND AND PERMANENT HOUSE WITHOUT RIGHT (Judical Review of Indramayu District Court Decision No. 33/ Pdt.G/ 2015/ PN.Idm) BY AJENG LAILI SADEWI E1A113095 This research study the problem of how the law legal consoderation judge in quality elements of lawsuit compensation to dominate the land and permanent house wiithout right and how the law legal consideration judge in granting compensation as a result of an unlawful act without the right to control the land and the house in the District Court of Indramayu No.33/ Pdt.G/ 2015/ PN.Idm. The kind of this research is descriptive normative research, with perspective research spesification. Data used is secondary data which includes primary legal materials and secondary law. Data collection techniques used are secondary data inventory which will be resented in the form of a description to be explain systematically. The result of this research, it can be known that the judge’s decision is appropriate because it has complete the two elements of law battle action which is contradiction with the other people right and contrary to the imperatives that must be heeded in the accosiation community about othe people or objects. About the compensation, the judges decide to partially granted the accusation because it has complete the terms in clause 1365 K.U.H.Perdata which there is any act law battle, there is loss, there is failure, and thare is a causal relation between the filure and the loss. But for the immateriil losses aren’t granted because they are not proven. Keywords: compensation, house control without right | |
| 20888 | 25788 | C1B015013 | ANALISIS PENGARUH CUSTOMER EXPERIENCE, USER EXPERIENCE, DAN HAMBATAN BERPINDAH TERHADAP MINAT BELI ULANG. (Studi pada Konsumen GO-JEK di Kota Purwokerto). | Abstrak Penelitian ini merupakan studi empiris dengan judul “Analisis Pengaruh Customer Experience, User Experience, dan Hambatan Berpindah terhadap Minat Beli Ulang Studi Kasus pada Konsumen GO-JEK di Purwokerto”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel customer experience, user experience, dan hambatan berpindah terhadap variabel minat beli ulang konsumen. Populasi dalam penelitian ini adalah responden yang berumur 15-55 tahun dan pernah menggunakan aplikasi serta jasa GO-JEK minimal sebanyak 2 kali. Sampel penelitian ini sebanyak 107 responden diambil menggunakan metode convenience sampling. Data dianalisis menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) customer experience berpengaruh positif terhadap minat beli ulang, (2) user experience berpengaruh positif terhadap minat beli ulang, dan (3) hambatan berpindah tidak berpengaruh terhadap minat beli ulang. | Abstract This research is an empirical study with the title "Analysis of the Effect of Customer Experience, User Experience, and Switching Barrier on Repurchase Intention Study in Customer of GO-JEK Purwokerto” This study aims to analyze the variables of customer experience, user experience, and switching barrier on the variable repurchase intention. The population who were invited as respondents in this study were invited 15-55 years old, had used GO-JEK applications and services at least 2 times. The sample of this study was 107 respondents who were taken using the convenience sampling method. Data were analyzed using multiple regression analysis. The results showed that: (1) customer experience has a positive effect on repurchase intention, (2) user experience has a positive effect on repurchase intention, and (3) switching barrier has no effect on repurchase intention. | |
| 20889 | 26162 | I1A015008 | Hubungan Dukungan Keluarga dan Strategi Coping dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Tipe II | Latar Belakang: Penelitian kualitas hidup penderita DM tipe II di wilayah perdesaan saat ini masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan strategi coping dengan kualitas hidup penderita DM tipe II. Metode: Desain studi penelitian ini adalah analitik cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita DM tipe II di wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng yang mengikuti Prolanis DM selama tahun 2018 berjumlah 130 orang. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 96 orang. Vaiabel penelitian yaitu dukungan keluarga, strategi coping dan kualitas hidup, dimana data tersebut dikumpulkan menggunakan wawancara dengan kuesioner. Data dianalisis ke dalam univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil Penelitian: Rata-rata umur responden adalah 57,59 tahun. Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, mempunyai tingkat pendidikan dasar, terdapat komplikasi DM, dukungan keluarga, strategi coping dan kualitas hidup penderita DM tipe II dalam kategori tinggi. Terdapat hubungan dukungan keluarga (p-value:0,006) dan strategi coping (p-value:0,000) dengan kualitas hidup penderita DM tipe II. Kesimpulan: Terdapat hubungan dukungan keluarga dan strategi coping dengan kualitas hidup penderita DM tipe II. Masyarakat perlu meningkatkan kesadaran bahwa adanya dukungan keluarga dapat meningkatkan kualitas hidup penderita DM tipe II. | Background: Research on the quality of life among type II DM patients in rural areas is rarely conducted. This research aimed to analyze the relationship between family support and coping strategies with quality of life among type II DM patients. Methods: This research design is using cross-sectional analytical. Population in this research is all type II DM patients in Kedungbanteng Community Health Centers which participated in Prolanis DM during 2018 (total 130 people). The sampling method based on total sampling with a total of 96 people who meet inclusion and exclusion criteria. Variables in this study were family support, coping strategies and quality of life which collected by Questionnaire. The data was analyzed into univariate and bivariate with Chi-square test. Results: The average age of the respondents is 57,59 years. The majority of respondents were female, has basic education level, has DM complications, family support, coping strategies and quality of life among in high category. There is relationship between family support(p-value:0,006) and coping strategies(p-value:0,000) with quality of life among type II DM patients. Conclusion: There is a relationship between family support and coping strategies with quality of life among type II DM patients. The community needs to increase awareness that family support can improve the quality of life among type II DM patients. | |
| 20890 | 23824 | A1L114010 | Multiplikasi Tunas Kentang Varietas Granola secara Invitro dengan Penambahan Air Kelapa | Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengkaji pengaruh penambahan air kelapa terhadap pertumbuhan planlet kentang varietas Granola, 2) mendapatkan konsentrasiair kelapa yang optimal untuk multiplikasi tunas.Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2018 sampai dengan September 2018 di Lab Kultur Jaringan Kebun Benih Hortikultura, Kledung. Bahan penelitian yang digunakan adalah eksplan kentang sub kultur pertama. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari 6 taraf air kelapa yaitu: K0= 0% (kontrol), K1= 20%, K2= 25%, K3=30%, K4=35%, K5= 40%. Variabel yang diamati yaitu: tinggi planlet, jumlah daun, jumlah buku, jumlah tunas, panjang akar, saat muncul tunas, bobot planlet basah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan air kelapa berpengaruh terhadap jumlah daun, jumlah buku, tinggi planlet, bobot planlet basah, bobot akar, tetapi tidak berpengaruh terhadap saat muncul tunas, jumlah tunas dan panjang akar.Konsentrasi air kelapa yang optimal untuk multiplikasi tunas pada tanaman kentang varietas Granola adalah 30%. | This research aimed to: 1) examine the effect of adding coconut water on the growth of Granola variety potato plantlets, 2) get optimal concentration of coconut water for multiplication of shoots. The research was conducted in August 2018 until September 2018 in theHorticulture Seed Garden Tissue Culture Lab,Kledung. The research material used was the first sub culture potato planlet. The researchused Completely Randomized Design (CRD) with 4 replications, the addition of coconut water consisted of 6 levels: K0 = 0% (control), K1 = 20%, K2 = 25 %, K3 = 30%, K4 = 35%, K5 = 40%. The observation variables included plant height, number of leaves, number of node, number of shoots, root length, when buds appeared, the weight of wet plantlets.The results showed that the treatment with the addition of coconut water had significant effect on the number of leaves, number of node, planlet height, weight of wet plantlets, but no significant effect on shoot initiation time, number of shoots and root length. Optimal concentration of coconat water for multiplication of shoots on potato plants of Granola variety was 30%. | |
| 20891 | 23825 | F2A015026 | NETRALITAS DAN PERILAKU MEMILIH APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA PILKADA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2015 | Abstrak Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Purbalingga merupakan pilkada serentak tahap pertama Tahun 2015 salah satu dari 21 kabupaten/kota yang diselenggarakan di Jawa Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Pengumpulan data melalui kuesioner dan dokumentasi. Model analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis deskriptif, analisis korelasi dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat netralitas ASN berada pada kategori cukup baik. Sebagian besar ASN sudah mentaati segala peraturan perundang-undangan dan dapat menunjukkan sikap secara langsung maupun tidak langsung untuk tidak mendukung calon tertentu meskipun Pasangan Calon terkadang maupun elit politik memanfaatkan ASN atau pejabat ASN untuk memperoleh dukungan. Perilaku memilih ASN berada pada kategori baik. Memiliki kesadaran dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai ASN. Sebagai ASN cenderung menentukan pilihan sepenuhnya berdasarkan keyakinan diri, namun demikian masih terdapat sebagian oknum ASN yang menjalankan politik praktis mendukung salah satu kandidat dengan harapan jika kandidat yang didukung terpilih ditetapkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati maka akan berdampak pada peningkatan karir sebagai ASN dengan mendapatkan promosi kenaikan jabatan atau pangkat/golongan. Terdapat pengaruh yang signifikan sebesar 20% antara variabel netralitas ASN terhadap perilaku memilih rasional ASN pada Pilkada Kabupaten Purbalingga 2015. Artinya sikap netralitas yang dimiliki oleh setiap ASN akan mempengaruhi obyektivitas dalam menggunakan hak pilih sebagai warga negara tanpa mengabaikan undang-undang dan ketentuan tentang larangan ASN memanfaatkan kedudukan dan jabatannya untuk kepentingan politik. | Abstract The election of the Regent and Vice Regent of Purbalingga Regency is the first simultaneous regional election in 2015, that is one of 21 districts held in Central Java. The type of research used in this study is a type of quantitative research. Collecting data through questionnaires and documentation. The data analysis model that will be used in this study is a descriptive analysis model, correlation analysis and regression analysis. The results showed that the level of neutrality of State Civil Apparatus was in a fairly good category. Most State Civil Apparatus have complied with all laws and regulations and can show their attitude directly or indirectly not to support certain candidates even though the Candidate Pair sometimes or the political elite use State Civil Apparatus or officials to get support. The State Civil Apparatus’s behavior of choosing is in a good category. Having awareness in carrying out basic tasks and functions as State Civil Apparatus. Tends to make choices based solely on self-confidence, however, there are still some individuals who carry out practical politics to support one candidate with the hope that if the elected candidate is determined to be a Regent and Vice Regent it will have an impact on career advancement as State Civil Apparatus by getting promotion. There is a significant influence of 20% between the State Civil Apparatus neutrality variables on rational voting behavior in the 2015 Purbalingga Regional Election. This means that the neutrality attitude possessed by each State Civil Apparatus will affect objectivity in using voting rights as citizens without ignoring the laws and provisions regarding State Civil Apparatus prohibition utilize his position and position for political interests. | |
| 20892 | 23826 | E1A014177 | PELAKSANAAN PEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA PEREMPUAN BANDUNG | Lembaga Pemasyarakatan merupakan lembaga yang diberikan kewenangan oleh Negara untuk melakukan pembinaan terhadap narapidana. Pembinaan pada dasarnya merupakan suatu aktivitas atas kegiatan yang dilakukan secara sadar, berencana, terarah dan teratur secara bertanggung jawab dalam rangka menumbuhkan, meningkatkan dan mengembangkan kemampuan serta sumber-sumber yang tersedia untuk mencapai tujuan pembinaan Narapidana. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembinaan terhadap Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Perempuan Bandung serta apa yang menjadi faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam rangka menanggulagi hambatan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Perempuan Bandung. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum dalam konteks normatif empiris yaitu penelitian hukum mengenai pemberlakuan atau implementasi ketentuan hukum normatif secara in action. Metode pendekatan yang dipakai adalah pendekatan yuridis sosiologis yaitu pendekatan yang mengutamakan pada aturan hukum/yuridis yang dipadukan dengan menelaah fakta-fakta sosial yang terkait dengan penelitian. Spesifikasi penelitian adalah deskriptif analisis. Sumber data adalah data primer dan data sekunder, metode pengumpulan data adalah wawancara dan studi kepustakaan serta metode analisis data menggunakan kualitatif. Hasil penelitian yaitu pelaksanaan pembinaan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Perempuan Bandung terdapat beberapa program pembinaan yang diberikan. Faktor Legal Structure menjadi faktor penghambat dari pelaksanaan pembinaan yang meliputi sarana dan prasarana seperti kuantitas petugas dan tenaga pembina. Upaya yang dilakukan salah satunya berupa mutasi Narapidana Pemasyarakatan ke Lembaga Pemasyarakatan yang lain, penambahan jumlah petugas, dan pembagian kuota program. | Correctional Institution is an institution that is given the authority by the State to effectuate coaching for inmates. Essentially, coaching is a sensible, planned, directed, and measured program that is done with responsibility in order to achieve a goal which is to develop, to improve, and to grow the viable skills and human’s resources of the inmates. The goal of this research is to understand how the coaching program is implemented in Bandung Class IIA Women’s Correctional Institution, as well as the obstacle factors and the means that prevent those obstacle factors in Bandung Class IIA Women’s Correctional Institution. This type of research is categorized into legal research in the context of normative-empirical which is a legal research that study the enforcement or implementation of rule of law in action. The research approach that is used is sociological juridical approach which is an approach that focuses on analyzing the rule of law/juridical and also the social facts that are related to the research. The data source is divided into primary data and secondary data. The method used in collecting the data are interview and literature review. The data analysis used is qualitative method. The research result shows that the implementation of coaching program for inmates in Bandung Class IIA Women’s Correctional Institution is done through some coaching programs, which are: Behavioral Coaching and Counseling Coaching. The Legal Structure is the factor that becomes the obstacle in the implementation of the coaching program. This includes facilities and infrastructures limitation such as the quantity of officers and coaches. There are some means that are done to solve this problem, such as the mutation of inmates to other Correctional Institution, the replenishment of the number of officers, and the division of program quota | |
| 20893 | 23823 | F1F014043 | Stylistic Analysis of Noun Phrase in Lifestyle and Entertainment of The Jakarta Post | Penelitian ini berjudul “Stylistic Analysis of Noun Phrase in Lifestyle and Entertainment of The Jakarta Post”. Penelitian ini berfokus pada tipe dan fungsi dari frasa nomina yang ditemukan di berita Lifestyle dan Entertainment di The Jakarta Post. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk 1) menemukan tipe dari frasa nomina yang digunakan; 2) menjelaskan fungsi dari frasa nomina tersebut. Untuk mendapatkan hasil penelitian, pendekatan stilistika digunakan pada 2185 data. Berdasarkan hasil penelitian, ada total 2185 frasa nomina yang ditemukan dalam berita. Berdasarkan tipenya, 2185 frasa nomina tersebut terdiri dari 167 frasa nomina Tipe 1 (Determiner + Kata utama); 312 frasa nomina Tipe 2 (Determiner + Pra-modifikasi + kata utama); 350 frasa nomina Tipe 3 (Pra-modifikasi + Kata utama); 483 frasa nomina Tipe 4 (Determiner + Kata utama + Pasca-modifikasi); 183 frasa nomina Tipe 5 (Kata utama + Pasca-modifikasi); 330 frasa nomina Tipe 6 (Determiner + Pra-modifikasi + Kata utama + Pasca-modifikasi); dan 360 frasa nomina Tipe 7 (Pre-modifikasi + kata utama + Pasca-modifikasi). Kemudian berdasarkan fungsinya, 2185 frasa nomina tersebut terdiri dari 1651 frasa nomina yang digunakan untuk menjelaskan benda; 73 frasa nomina yang digunakan untuk menjelaskan tempat; dan 461 frasa nomina yang digunakan untuk menjelaskan orang. Berdasarkan analisa, tipe yang paling banyak muncul adalah Tipe 4 (22.1 %), dan Tipe 1 is merupakan tipe yang paling jarang digunakan (7.6%). Hal tesebut didasarkan pada pernyataan Wright dan Hope yang menyebutkan bahwa pasca-modifikasi merupakan posisi umum ditemukannya pasca-modifikasi, dan sebagian besar frasa nomina yang ditemukan memiliki pasca-modifikasi untuk menjelaskan kata benda. Di samping itu, hasil analisis juga menunjukan bahwa sebagian besar frasa nomina di Lifestyle dan Entertainment di The Jakarta Post digunakan untuk menjelaskan benda (75.5%), and sangat sedikit yang digunakan untuk menjelaskan tempat (3.3%). Hasil tersebut menunjukan bahwa berita di Lifestyle and Entertainment di The Jakarta Post menjelaskan tentang objek atau benda. | This research is entitled “Stylistic Analysis of Noun Phrase in Lifestyle and Entertainment of The Jakarta Post”. It focuses on the types and function of noun phrase in Lifestyle and Entertainment of The Jakarta Post. By using qualitative method, this research is aimed 1) to find the types of noun phrase used; 2) to explain the functions of noun phrase. In order to get the result of the analysis, stylistic approach is used on 2185 data. Based on the result of the analysis, there are a total number of 2185 noun phrases found in the news. Based on the type, the 2185 noun phrases consists of 167 noun phrases Type 1 (Determiner + Head); 312 noun phrases Type 2 (Determiner + Pre-modifier + Head); 350 noun phrases Type 3 (Pre-modifier + Head); 483 noun phrases Type 4 (Determiner + Head + Postmodifier); 183 noun phrases Type 5 (Head + Post-modifier); 330 noun phrases Type 6 (Determiner + Pre-modifier + Head + Post-modifier); and 360 noun phrases Type 7 (Premodifier + Head + Post-modifier). Meanwhile, based of the function, the 2185 noun phrases consists of 1651 noun phrases to describe a thing; 73 noun phrases to describe a place; and 461 noun phrases to describe a person. From the analysis, the most frequent type is Type 4 (22.1 %), and Type 1 is the rarest type used (7.6%). It due to Wright and Hope’s statement which mention that post-modifier is the usual place to find more modifier of the noun, and most noun phrase found has postmodification to explain the noun. Besides, the result also shows that most noun phrase in Lifestyle and Entertainment of The Jakarta Post is used to describe a thing (75.5%), and barely used to describe a place (3.3%). The result implies that Lifestyle and Entertainment of The Jakarta Post is mainly talking about an object/thing. | |
| 20894 | 25789 | B2A016001 | PERUBAHAN KARAKTER MORFOLOGI BAWANG MERAH (Allium cepa L.) CV. BIMA SETELAH DIINDUKSI AGEN MUTAGENIK KOLKISIN | Kolkisin merupakan salah satu agen mutagenik kimia yang digunakan untuk mutasi dengan tujuan meningkatkan keanekaragaman genetik suatu organisme. Kolkisin sering digunakan untuk induksi poliploidi. Poliploidi ditandai dengan kromosom lebih dari dua set (2n). Bawang merah (Allium cepa L.) kultivar Bima merupakan salah satu kultivar bawang merah yang unggul di Indonesia, namun produksinya masih rendah yang mana penyebab utamanya adalah keanekaragaman genetiknya. Induksi poliploidi pada set kromosom bawang merah, bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi dan lama perendaman kolkisin. Poliploidi dapat diamati dari perubahan morfologi dan sitologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi dan lama perendaman kolkisin terhadap karakter morfologi bawang merah kultivar Bima serta untuk mengetahui konsentrasi dan lama perendaman kolkisin yang efektif dalam peningkatan karakter morfologi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang fokus pada interaksi antara konsentrasi dan lama perendaman kolkisin. Faktor pertama adalah konsentrasi kolkisin yang terdiri dari 4 level yaitu 0, 0.1, 0.2, dan 0.4%. Sedangkan lama perendaman dari 6, 12, dan 24 jam sebagai faktor kedua. Karakter morfologi yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah umbi, diameter umbi, dan bobot segar umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara konsentrasi dan lama perendaman kolkisin berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah umbi, diameter umbi, dan bobot segar umbi bawang merah. Konsentrasi dan lama perendaman kolkisin yang efektif dalam peningkatan karakter morfologi bawang merah kultivar Bima yaitu 0.2% dan 6 jam. | Colchicine is a chemical mutagenic agent which promotes mutation leads to genetic diversity of an organism. It is generally used in induction polyploidy. Polyploidy is characterizes with more than 2 sets of chromosomes (2n). Onion (Allium cepa L.) cv. Bima is one of the best quality cultivar in Indonesia, yet its production yield is considered to be low which main caused by its genetic diversity. Induction polyploidy of the chromosome sets in onion, was aims to find the effect of various concentration and time exposure of colchicine. Polyploidy would be taken from observation of morphological as well cytological changes. This study was aimed to find the effect of various concentration and time exposure of colchicine in morphological characters of onion cv. Bima and to find the effective of concentration and time exposure of colchicine in increasing morphological characters. Current study was used experimentaly by apply Completely Randomized Design (CRD) which focus in interaction between concentration and time exposure of colchicine. The first factor was colchicine concentration applied is 4 levels i.e. 0, 0.1, 0.2, and 0.4%. Whereas time exposure from 6, 12, and 24 hours which were located as the second factor. Morphological characters were notified on plant’s height, tuber’s number, diameter, and fresh weight. The results showed that interaction between concentration and time exposure of colchicine affected plant’s height, tuber’s number, diameter, and fresh weight of onion. The effective of concentration and time exposure of colchicine in increasing morphological characters of onion cv. Bima was 0.2% and 6 hours. | |
| 20895 | 23828 | H1K013025 | HUBUNGAN KERAPATAN MANGROVE DENGAN KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI SEGARA ANAKAN BAGIAN TIMUR CILACAP | Ekosistem hutan mangrove di Segara Anakan Cilacap mempunyai peranan ekologis yang sangat penting bagi beberapa biota akuatik diantaranya gastropoda. Penelitian berjudul “Hubungan Kerapatan Mangrove Dengan Kelimpahan dan Keanekaragaman Gastropoda di Segara Anakan Bagian Timur Cilacap” bertujuan untuk mengetahui kerapatan mangrove, kelimpahan dan keanekaragaman gastropoda, serta hubungan antara kerapatan mangrove dengan kelimpahan dan keanekaragaman gastropoda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode purposive random sampling, pengambilan sampel gastropoda menggunakan metode transek kuadrat. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan mangrove di perairan Segara Anakan Timur, Cilacap sebesar 144,44 – 2.933 ind/ha yang termasuk dalam kategori jarang sampai rapat. Kelimpahan Gastropoda berkisar antara 13,8 – 22,4 ind/m2. Keanekaragaman (H’) termasuk dalam kategori sedang (1,949 – 2,177). Terdapat hubungan yang sangat kuat antara kerapatan mangrove dengan kelimpahan gastropoda dan terdapat hubungan yang kuat antara kerapatan mangrove dengan keanekaragaman gasrtropoda. | The mangrove ecosystem in Segara Anakan Cilacap has an important ecological role for aquatic organisms such as gastropods. The research entitled “The Relation Between Mangrove Density With Abundance and Diversity of Gastropods in Eastern part of Segara Anakan Cilacap” aims to determine the density of mangroves, the abundance and diversity of gastropods, and the relation between the density of mangrove with the abundance and diversity of gastropods in the eastern part of Segara Anakan, Cilacap. The research method used purposive random sampling, gastropods samples were taken by the quadratic transect method. The data was analysed by descriptive technique. The results showed that the average density of mangroves in the eastern part of Segara Anakan water, Cilacap was dense with density between 144.44 – 2,933 ind/ha. Gastropods abundance ranges from 13.8 – 22.4 ind / m2. Diversity (H') was moderate diversity with value between 1.949 – 2.177. The mangrove density had very strong relation with abundance of gastropods and had strong relation with diversity of gastropods. | |
| 20896 | 36804 | J1D018004 | ANALISIS NILAI-NILAI SOSIAL DALAM NOVEL DIMATAMU ADA BINTANG KARYA MARIA A SARDJONO DAN RELEVANSINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA | Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai-nilai sosial yang ada dalam novel Dimatamu Ada Bintang karya Maria A Sardjono, dan relevansinya pada pembelajaran sastra di SMA. Bentuk penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif dengan fokus kajian berupa nilai-nilai sosial yang terdapat pada novel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif model interaktif Milles & Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, novel Di Matamu Ada Bintang memuat banyak nilai sosial yang meliputi: 1) kasih sayang, terdiri dari nilai pengabdian, tolong-menolong, kekeluargaan, kesetiaan, dan kepedulian. 2) Tanggung jawab, terdiri dari nilai rasa memiliki, disiplin, dan empati. 3) keserasian hidup, terdiri dari nilai keadilan, toleransi, kerja sama, dan demokrasi. Penelitian ini relevan dengan KD 3.11 menganalisis pesan dari satu buku fiksi yang dibaca pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas XI. | Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai-nilai sosial yang ada dalam novel Dimatamu Ada Bintang karya Maria A Sardjono, dan relevansinya pada pembelajaran sastra di SMA. Bentuk penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif dengan fokus kajian berupa nilai-nilai sosial yang terdapat pada novel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif model interaktif Milles & Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, novel Di Matamu Ada Bintang memuat banyak nilai sosial yang meliputi: 1) kasih sayang, terdiri dari nilai pengabdian, tolong-menolong, kekeluargaan, kesetiaan, dan kepedulian. 2) Tanggung jawab, terdiri dari nilai rasa memiliki, disiplin, dan empati. 3) keserasian hidup, terdiri dari nilai keadilan, toleransi, kerja sama, dan demokrasi. Penelitian ini relevan dengan KD 3.11 menganalisis pesan dari satu buku fiksi yang dibaca pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas XI. Kata Kunci: Nilai Sosial, Novel, Pembelajaran Sastra Abstract This study aims to determine the social values that exist in the novel Dimatamu Ada Bintang by Maria A Sardjono, and their relevance to literary learning in high school. The form of this research is descriptive qualitative research with the focus of the study in the form of social values contained in the novel. Data collection techniques used are reading and note-taking techniques, while data analysis techniques in this study use Milles & Huberman's interactive model of qualitative data analysis techniques. Based on the results of the research, the novel Di Matamu Ada Bintang contains many social values which include: 1) affection, consisting of the values of devotion, mutual help, kinship, loyalty, and caring. 2) Responsibility, consisting of the values of belonging, discipline, and empathy. 3) harmony of life, consisting of values of justice, tolerance, cooperation, and democracy. This study is relevant to KD 3.11 analyzing the message of a fiction book read at the XI class of high school (SMA). | |
| 20897 | 23830 | D1E014208 | PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BUAH PEPAYA DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP VISKOSITAS DAN KEKUATAN GEL GELATIN CEKER AYAM BROILER | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi ekstrak buah pepaya dan lama perendaman terhadap viskositas dan kekuatan gel gelatin. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial 3X3 dengan faktor (A) konsentrasi ekstrak buah pepaya (A1 = 5%, A2 = 10%, A3 = 15%) dan faktor (B) lama perendaman (B1 = 2 jam, B2 = 4 jam, B3 = 6 jam), setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak buah papaya berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap viskositas gelatin, namun lama perendaman dan interaksinya berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap viskositas gelatin, sedangkan konsentrasi, lama perendaman dan interaksinya berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kekuatan gel gelatin. Hasil uji lanjut orthogonal polynomial menunjukkan bahwa lama perendaman berpengaruh sangat nyata secara linier terhadap viskositas mengikuti persamaan Y = 1,95 – 0,12 X. Hasil uji lanjut orthogonal polynomial menunjukkan bahwa interaksi konsentrasi dan lama perendaman berpengaruh sangat nyata secara kuadrater terhadap viskositas mengikuti persamaan YB1 = 5,55 – 0,75 X + 0,03 X2 dan YB2 = 1,90 + 0,76 – 0,03 X2. Kesimpulan, konsentrasi ekstrak buah pepaya dan lama perendaman 6 jam menghasilkan gelatin dengan viskositas dan kekuatan gel rendah. | This study aims to examine the effect of papaya fruit extract concetration and soaking time on viscocity and gel strenght of gelatin. The study used a Completely Randomized Design (CRD) factorial pattern 3X3 with factor (A) concentration of papaya fruit extract (A1 = 5%, A2 = 10%, A3 = 15%) and factor (B) soaking time (B1 = 2 hours, B2 = 4 hours, B3 = 6 hours), each combination treatment was repeated 3 times. The results of the variance analysis showed that the concentration of papaya fruit extract no significant effect (P>0,05) on the viscocity of gelatin , however the soaking time and its interaction highly significant effect (P<0,01) on the viscocity of gelatin, while the concentration and the soaking time and its interaction no significant effect (P>0,05) on the gel strenght of gelatin. The results of orthogonal polynomial tests showed that the soaking time highly significant effect linearly on the viscocity following the equation Y = 1,95 – 0,12 X. The results of orthogonal polynomial tests showed that the interaction of concentration and soaking time highly significant effect quadratically on the viscocity following the equation YB1 = 5,55 – 0,75 X + 0,03 X2 and YB2 = 1,90 + 0,76 – 0,03 X2. Conclusion, the concentration of 15% papaya fruit extract and the 6-hours soaking time produced gelatin with the low viscocity and gel strenght. | |
| 20898 | 23239 | C1J013027 | DETERMINANTS OF EXCHANGE RATE IN SIX ASEAN MEMBERS 2005-2014 | Penelitian ini meneliti tentang faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar enam negara ASEAN. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis variabel yang mempengaruhi nilai tukar, yaitu ekspor neto, inflasi, dan FDI pada enam negara ASEAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah enam negara ASEAN, yaitu Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Indonesia selama periode 2005-2014. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari pihak lain dalam bentuk data yang siap untuk diproses. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi data panel menunjukkan bahwa: hasil uji Chow dan uji Hausman menggunakan metode Fixed Effect Model, sehingga menghasilkan variabel ekspor neto memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap nilai tukar, variabel inflasi memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap nilai tukar, dan variabel FDI memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai tukar. Implikasi dan kesimpulan di atas yaitu diharapkan pemerintah menjaga kondisi perekonomian agar tetap stabil sehingga dapat meningkatkan kepercayaan terhadap pelaku pasar, serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menggunakan produk dan berinvestasi didalam negeri agar pergerakan nilai tukar mata uang tetap terjaga stabil. Perlunya menjaga kestabilan tingkat harga. Diperlukan adanya kebijakan moneter dengan sasaran pengendalian inflasi perlu didukung dan dilaksanakan. Perlu dilakukan upaya kebijakan untuk meningkatkan ekspor baik migas maupun non-migas mengingat devisa dari ekspor masih sangat diperlukan untuk menambah pasokan devisa. Dalam kegiatan impor masyarakat diharapkan menekan impor, agar jumlah ekspor dan impor tetap seimbang. | This research is about of the factors that influence the exchange rates of six ASEAM countries. The purpose of this study is to analyze the variables that affect exchange rates, namely net exports, inflation, and FDI in six ASEAN countries. This type of research is descriptive research with a quantitative approach. The objects in this study were six ASEAN countries, namely Brunei Darussalam, Malaysia, Singapore, Philippines, Thailand, and Indonesia during the period 2005-2014. The type of data used in this study is secondary data obtained from other parties in the form of data that is ready for processing. Based on the results of research and data analysis using panel data regression shows that: the results of the Chow test and Hausman test using the Fixed Effect Model method, so that the net export variable have not significant effect on the exchange rate, the inflation variable have not significant effect on the exchange rate, and variables FDI has a significant influence on the exchange rate. The implications and conclusions above are that the government is expected to maintain economic conditions to remain stable so as to increase confidence in market participants, as well as provide socialization to the public on the importance of using products and investing domestically so that currency exchange rate movements are maintained stable. The need to maintain the stability of the price level. The need for monetary policy with the aim of controlling inflation needs to be supported and implemented. Policy efforts are needed to increase exports of both oil and gas and non-oil and gas, considering that foreign exchange from exports is still very necessary to increase foreign exchange supply. In the community import activities are expected to reduce imports, so that the number of exports and imports remain balanced. | |
| 20899 | 23831 | D1E014284 | PERBEDAAN RASIO HETEROFIL LIMFOSIT DAN TINGKAT MORTALITAS ITIK TEGAL DAN ITIK MAGELANG DI TINGKAT KELOMPOK PETERNAK\ | Bagus Prasetyo Hermawan. Penelitian bertujuan untuk mengkaji perbedaan rasio heterofil limfosit dan tingkat mortalitas Itik Tegal dan Itik Magelang di tingkat peternak yang dipelihara di Wilayah Tegal dan Magelang. Pengambilan data dilaksanakan pada Tanggal 4 Desember 2017 sampai 4 Januari 2018 di Kelompok Tani Ternak Itik Berkah Abadi, Kota Tegal dan Kelompok Tani Ternak Itik Sido Rukun, Kabupaten Magelang masing – masing sebanyak 10 peternak dan pemeriksaan darah dilakukan di Laboratorium Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Sasaran penelitian adalah Itik Tegal dan Itik Magelang, peternak itik, Dinas Peternakan di Kota Tegal dan Dinas Peternakan di Kabupaten Magelang. Metode yang digunakan adalah survei menggunakan cara stratified random sampling. Jumlah sampel darah itik setiap daerah diambil sebanyak 30 sampel. Variabel yang diamati yaitu jumlah heterofil, limfosit dan mortalitas itik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur itik pada lingkungan pemeliharaan yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah rasio heterofil/ limfosit, sedangkan galur itik berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap mortalitas. Kesimpulan dari penelitian bahwa, Itik Magelang memiliki rasio H/L yang lebih rendah dibanding itik Tegal sehingga tingkat stres lebih rendah. Mortalitas itik Magelang yang dipelihara di wilayah Magelang dan itik Tegal yang dipelihara di wilayah Tegal relatif sama. | Bagus Prasetyo Hermawan. The purposes of this research were to examine the difference the ratio of heterofil/ lymphocyte and mortality rates for Tegal ducks and Magelang ducks at the farmers group level. The study was conducted on 4 December 2017 to 4 January 2018 at farmers group duck of Berkah Abadi, Tegal region and Farmer Group duck of Sido Rukun,at Magelang. Each region there were 10 farmers. Blood test at The Clinical Pathology Laboratory of the Faculty of Veterinary Medicine, Gajah Mada University, Yogyakarta. The research target were Tegal ducks and Magelang ducks, the duck farmers, Animal Hubandry Department of Tegal and Animal Husbandry Department of Magelang. The method was used survey that using stratified random sampling method. The number of duck blood samples in each region were 30 samples. Which is the number of variable observed is heterophyl ,lymphocyte and ducks mortality. The results of variance analysis showed that ducks strain in different maintance environment were highly significant difference (P<0,01) on the number of the ratio of heterophyl/ lymphocytes whereas no significant difference on mortality. Conclusions from the study that, Magelang ducks have a lower H / L ratio than Tegal ducks so that stress levels are lower and mortality Magelang ducks and Tegal ducks maintained on Tegal and Magelang farming were relatively the same | |
| 20900 | 23832 | D1E014196 | PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK KULIT NANAS DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP RENDEMEN DAN WARNA GELATIN CEKER AYAM BROILER | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi ekstrak kulit nanas dan lama perendaman terhadap rendemen dan warna gelatin. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial 3x3 dengan faktor (A) konsentrasi ekstrak kulit nanas (A1 = 5%, A2 = 10%, A3 = 15%) dan faktor (B) lama perendaman (B1 = 2 jam, B2 = 4 jam, B3 = 6 jam), setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Hasil analisis variansi menunjukan bahwa kosentrasi ekstrak kulit nanas berpengaruh nyata (P<0,05), namun lama perendaman dan interaksinya berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap rendemen gelatin, sedangkan konsentrasi, lama perendaman dan interaksinya berpengaruh tidak nyata (P>0,5) terhadap warna gelatin. Hasil uji lanjut orthogonal polinomial menunjukan bahwa konsentrasi berpengaruh nyata secara kuadrater terhadap rendemen mengikuti persamaan Y = -0,49+ 0,91 X – 0,04 X2. Kesimpulan, peningkatan konsentrasi ekstrak kulit nanas dan lama perendaman menghasilkan rendemen dan warna gelatin yang sama, dengan konsentrasi maksimal 10,2% | This study aims to examine the effect of pineapple peel extract concentration and soaking time on the yield and color of gelatin. The study used Completely Randomized Design (CRD) factorial pattern 3x3 with factor (A) pineapple peel extract concentration (A1 = 5%, A2 = 10%, A3 = 15%) and soaking time (B) factor (B1 = 2 hours, B2 = 4 hours, B3 = 6 hours), each combination treatments was repeated 3 times. The results of the variance analysis of pineapple peel extract concentration significant effect (P <0.05), however the soaking time and its interaction not significant effect (P> 0.05) on the yield of gelatin, while the concentration and the soaking time and its interaction not significant effect (P> 0.5) on the color of gelatin. The results of orthogonal polynomial tests showed that the concentration significant effect quadratically following the equation Y = -0.49 + 0.91 X - 0.04 X2. Conclusion, increased of pineapple peel extract concentration and soaking time processes produced the same yield and color gelatin, with a maximum concentration of 10.2% |