Artikelilmiahs

Menampilkan 20.921-20.940 dari 50.125 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2092128956A1D015129PENGARUH LIMBAH CAIR TAHU SEBAGAI NUTRISI ALTERNATIF DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA MERAH (Lactuca sativa L. Var. Red rapids) SECARA HIDROPONIK SUBSTRAT Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh konsentrasi limbah cair tahu yang baik terhadap pertumbuhan dan hasil selada merah secara hidroponik substrat, 2) mengetahui pengaruh dan perlakuan yang baik dari macam media terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah secara hidroponik substrat, 3) mendapatkan kombinasi konsentrasi limbah cair tahu dan media tanam yang baik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah secara hidroponik substrat.Penelitian dilaksanakan di screenhouse A1 Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman 16 Agustus – 5 Oktober 2019. Penelitian ini merupakan percobaan pot dengan rancangan perlakuan faktorial 5x2. Faktor pertama yaitu konsentrasi nutrisi hidroponik fermentasi Limbah Cair Tahu (LCT) yang terdiri dengan 5 taraf yaitu: 30, 40, 50, 60% dan AB-Mix sebagai kontrol. Faktor kedua yaitu Media Tanam yang terdiri dari 2 jenis media yaitu Arang Sekam dan Cocopeat. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Limbah Cair Tahu 30-60 % apabila dibandingkan AB Mix sebagai kontrol berpengaruh menghambat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah dilihat dari variabel luas daun dan bobot kering akar. Media cocopeat menunjukan pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah yang lebih baik dibandingkan media arang sekam dilihat dari seluruh variabel pertumbuhan dan hasil. Hasil menunjukkan belum didapatkan kombinasi yang baik pada limbah cair tahu dengan media tanam untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah. Dalam hal ini limbah cair tahu apabila dibandingkan AB Mix belum mampu menyediakan sumber hara pada budidaya selada merah secara hidroponik substrat.The purposes of this research are to: 1) determine the best tofu liquid waste concentration on the growth and yield of red lettuce planted with hydroponic substrate, 2) know the effect and best treatment of various media on the growth and yield of red lettuce planted with hydroponic substrate, 3) discover the best combination of tofu liquid waste concentration and yield of red lettuce planted with hydroponic substrate. The research was conducted in the screenhouse of A1 faculty of agriculture of Jenderal Soedirman University, August 16th - October 5th, 2019. This research is the pot experiment with a 5x2 factorial experimental design. The first factor is the concentration of tofu liquid waste consisting of 5 levels, namely: 30, 40, 50, 60% and AB-Mix as controls. The second factor is the type of substrate consisting of 2 factors, rice husk charcoal and cocopeat media. The results showed the concentration of 30-60% Tofu Liquid Waste compared to AB Mix as a control affect on the growth and yield of red lettuce- seen from the leaf area and root dry weight variables. Cocopeat media showed better growth and yield of red lettuce compared to rice husk charcoal media as seen from all growth and yield variables. The results show that a good combination of tofu wastewater with planting media to increase growth and yield of red lettuce has not been found. In this case, compared to AB Mix, the tofu liquid waste has not yet been able to provide a nutrient source for hydroponic substrate cultivation of red lettuce.
2092223847F1K014041Peningkatan Keterampilan Menulis Surat Dinas Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together pada Siswa Kelas VII D SMP N 4 PurwokertoSriwinarsih, Fitri. 2018. “Peningkatan Keterampilan Menulis Surat Dinas Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together pada Siswa Kelas VII D SMP N 4 Purwokerto”, Skripsi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman.


Penelitian ini berjudul “Peningkatan Keterampilan Menulis Surat Dinas Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together pada Siswa Kelas VII D SMP N 4 Purwokerto”. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis surat dinas pada siswa kelas VII D SMP Negeri 4 Purwokerto. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah keterampilan menulis surat dinas melalui model pembelajaran koopeartif tipe Numbered Head Together. Teknik dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik tes berupa hasil tes keterampilan menulis surat dinas. Teknik nontes dalam penelitian ini berupa obervasi, pemberian angket, wawancara, dan dokumentasi foto. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif untuk menghitung hasil tes menulis, dan teknik kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan hasil dari nontes.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis surat dinas melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together. Nilai rata-rata kelas pada siklus I sebesar 71,36 dalam kategori baik. Siklus II mengalami peningkatan sebesar 79,24 dalam kategori baik. Hasil perolehan rata-rata kelas pada siklus I dan II terdapat peningkatan sebesar 7,88 atau 23,87%.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numeberd Head Together pada materi surat dinas dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis surat dinas. Penelitian lanjutan terkait peningkatan keterampilan menulis surat dinas dapat menggunakan model, strategi, metode, dan media yang lain sebagai upaya pengembangan kreativitas dalam pembelajaran menulis.

Kata Kunci: menulis surat dinas, model pembelajaran Numbered Head Together
Sriwinarsih, Fitri. 2018. "Improving Skills in Writing Official Letters Through Cooperative Learning Models of Numbered Head Together Type in Students of Class VII D of SMP N 4 Purwokerto", Skripsi, Faculty of Humanities Jenderal Soedirman University.

This research is entitled "Improving Skills in Writing Official Letters Through Cooperative Learning Models of Numbered Head Together Type in Students of Class VII D of SMP N 4 Purwokerto". This study aims to improve the skills of writing official letters to students of class VII D Purwokerto State Middle School 4. This classroom action research was carried out in two cycles, namely cycle I and cycle II. The subject of this study was the skill of writing official letters through the Cooperative type Numbered Head Together learning model. The technique in this study uses test and non-test techniques. Test technique is in the form of official letter writing skills test results. The non-test techniques in this study are observation, giving questionnaires, interviews, and photo documentation. Data collection techniques in this study use quantitative techniques to calculate the results of writing tests, and qualitative techniques are used to describe the results of non-test.
The results of this study indicate an increase in the skills of writing official letters through Numbered Head Together type cooperative learning models. The average grade in the first cycle was 71.36 in the good category. Cycle II experienced an increase of 79.24 in the good category. The results of the acquisition of the average class in cycle I and II there was an increase of 7.88 or 23.87%.
Based on the results of the research that has been done, that the application of the Numbered Head Together type cooperative learning model in the official letter material can improve students' skills in writing official letters. Further research related to the improvement of official letter writing skills can use models, strategies, methods and other media as an effort to develop creativity in writing learn
Keywords: writing official letter, Numbered Head Together learning model




2092325792F1A014099Pandangan Mahasiswa Salafi di Purwokerto tentang PoligamiPenelitian ini membahas tentang pandangan mahasiswa Salafi terhadap poligami. Seperti yang kita ketahui, poligami ialah pernikahan yang melibatkan antara satu orang suami dengan beberapa orang istri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Lokasinya di tiga perguruan tinggi yang ada di Purwokerto, yaitu: Universitas Jenderal Soedirman, Institut Agama Islam Negeri, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sasaran penelitian ini adalah para mahasiswa Salafi di tiga perguruan tinggi di Purwokerto yang merupakan lokasi penelitian. Metode pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mendalam kepada para informan yang memiliki karakteristik tertentu. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data interaktif. Mahasiswa Salafi di Purwokerto mengetahui tentang poligami dari berbagai informasi yang ada di media sosial. Penelitian ini juga menemukan fakta bahwa mahasiswa Salafi setuju dengan adanya pernikahan poligami, karena Islam memperbolehkan dengan syarat mampu berlaku adil terhadap istri-istrinya dan diberi batasan hanya empat orang istri saja.This study discuss about perspective of Salafi sudents toward polygamy. As we know it, polygamy is a marriage involving one husband and many wives. This research used descriptive qualitative method. This research was conducted in three universities in Purwokerto. Those are UNSOED, IAIN, and UMP. The objects of the research are both female and male Salafi students in three universities mentioned. In collecting data, researcher used observation and in-depth interview method toward informant who had specific characteristic. In addition, data analysis was done using interactive data analysis. The research showed that Salafi students in Purwokerto aggred about polygamy. This study find out that because in Islam, polygamy is allowed as long as the husband can be fair towards wives and there is also limitation for having four wives maximumly.

2092423850F1C014008HIPERREALITAS DALAM IKLAN
“AKU INGIN PINDAH KE MEIKARTA”
Persaingan iklan properti di televisi yang semakin ketat menjadikan para produsen iklan bersaing dengan mengikuti keinginan audiens. Konstruksi keinginan dalam iklan postmodern dibuat melalui dunia semu yang diimplementasikan dalam bentuk citra. Dalam budaya postmodern, iklan televisi mampu untuk mengkonstruksi realitas melalui pesan dalam iklan yang ditampilkan. Dari sanalah, sangat memungkinkan bagi iklan melakukan penggambaran hiperrealitas untuk memenangkan persaingan tersebut sekaligus menjawab keinginan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis makna tanda dalam iklan “Aku Ingin Pindah ke Meikarta” dan mengetahui hiperrealitas yang terdapat dalam tanda-tanda tersebut.
Penelitian ini menggunakan teori Hiperrealitas Jean Baudrillard untuk menjadi landasan atas permasalahan iklan properti di televisi yang seringkali mengkonstruksi keinginan audiens dalam bentuk “dunia mimpi”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis Semiotika Charles S. Peirce untuk memaknai tanda-tanda dalam iklan Meikarta versi “Aku Ingin Pindah ke Meikarta”. Berdasarkan analisis Peirce, pemaknaan tanda dilakukan melalui segitiga pemaknaan (representamen, objek, dan interpretan).
Hasil yang bisa ditarik dari penelitian ini, yaitu melalui analisis tanda yang dikaji berupa potongan scene dalam bentuk gambar serta latar audio ialah iklan ini memainkan emosi audiens yang diwujudkan dalam bentuk kecemasan serta kehidupan idaman yang diamplifikasi. Iklan ini telah menggambarkan kondisi hiperrealitas melalui teknologi simulasi dalam mewujudkan imaji akan hunian ideal yang hanya bisa ditemui di Meikarta.
The competition among property advertisements on TV are getting tighter so the producers of each ads compete to satisfy desires of audience. The construction of desires in postmodern ad is through a pseudo world which implemented in it’s image. In postmodern culture, TV ad is able to construct the reality through the messages in it. Hence, it’s very possible for ads to draw hyperreality to win the competition and to fulfill audience’s desire. This research aims to find out and to analyze the meaning of the signs in "Aku Ingin Pindah ke Meikarta" advertisement and to know the hyperreality contained in those signs.
This research used theory of Hyperreality by Jean Baudrillard to be guidance of the problem of property ads on television which often constructs audience’s desires in the form of "dream world". This research used qualitative semiotic analysis of Charles S. Peirce to translate the meaning of the signs in the ad of "Aku Ingin Pindah ke Meikarta". According to Peirce, the meaning of sign sets on triangle of meaning (sign, object, and interpretant).
The results showed from the signs analysis of scenes and its audio is this ad plays with audience’s emotions then manifested in form of anxiety and dream life that amplified. This ad has reflected the hyperreality conditions through simulation technology in creating the ideal residential image that can be found in Meikarta.
2092523851H1G014008Jasa Lingkungan Ekosistem Mangrove di Segara Anakan Timur, CilacapPenelitian ini berjudul ”Jasa Lingkungan Ekosistem Mangrove Di Segara Anakan Timur, Cilacap, Jawa Tengah. Tujuannya untuk mengetahui suplai/penawaran, demand/permintaan, dan budget/ketersediaan jasa ekosistem mangrove di Segara Anakan Timur, Cilacap. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dimana pengambilan sempel sumber data dilakukan secara Purposive dan Snowball. Data dianalisis dengan pengumpulan data, analisis data, reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan melalui verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan jasa ekosistem mangrove Segara Anakan menunjukan masih memungkinkan untuk mendukung sistem sosial-ekologi masyarakat dimasa depan. Natural capital asset di kawasan laguna ini dalam kondisi mampu menyediakan sejumlah barang dan jasa ekoistem berupa kondisi perairan laguna dan hutan mangrove yang mampu menjalankan fungsinya sebagai penyedia jasa regulasi, penyedia jasa penunjang dan penyedia jasa budaya.This research entitled "Mangrove Ecosystem Services in East Segara Anakan, Cilacap, Central Java. The aim is to find out the supply, demand, and availability of mangrove ecosystem services in East Segara Anakan, Cilacap. The method is a qualitative method using Purposive and Snowball. Data were analyzed by collecting data, analyzing data, reducing data, presenting data and drawing conclusions through data verification. The results show that the mangrove ecosystem services of Segara Anakan show that it is still possible to support the community's social-ecological system in the future. Natural capital assets in the lagoon are in a capable condition of providing a number of ecosystem goods and services in the form of lagoon waters and mangrove forests that are capable of carrying out their functions as providers of regulatory services, supporting service providers and providers of cultural services.
2092623852H1G014019Analisis Usaha Purse Seine sebagai Alat Tangkap Ikan Cakalang (Katsuwonus sp.) di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng Gunung KidulPenelitian ini berjudul Analisis Usaha Purse Seine Sebagai Alat Tangkap Ikan Cakalang (Katsuwonus sp.) di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng, Gunung Kidul. Aspek ekonomi merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam pengembangan suatu usaha, diantaranya investasi, biaya, pendapatan, keuntungan dan kelayakan usaha yaitu PP, B/C ratio, BEP, NPV, dan IRR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis usaha ikan Cakalang (Katsuwonus sp.) di PPP Sadeng. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus - September 2018 di PPP Sadeng, Gunung Kidul. Metode dalam penelitian ini adalah metode survei. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder. Dari perhitungan yang dilakukan diperoleh rata-rata pendapatan bersih setiap kapal Rp 4.942.079.760 dengan rata – rata B/C rasio 2,94, PP 0,83 tahun, BEP (Rupiah) sebesar Rp 515.982.530, BEP (Kg) sebesar 30.352 kg, NPV sebesar Rp 35.785.282.728, dan IRR 19%. Maka dapat di simpulakan bahwa secara financial usaha ikan Cakalang di PPP Sadeng menguntungkan dan layak untuk diteruskan dengan waktu pengembalian modal tergolong cepat.This research is entitled Business Analysis Purse Seine as a Capture of Skipjack (Katsuwonus sp.) in Sadeng Beach Fisheries Port, Gunung Kidul. Economic aspects are one of the factors considered in the development of a business, including investment, costs, income, profits and business feasibility, such as PP, B / C ratio, BEP, NPV, and IRR. The purpose of this research was to analyze the Skipjack business (Katsuwonus sp.) in PPP Sadeng. This research was conducted in August - September 2018 at Sadeng Beach Fisheries Port, Gunung Kidul. The method in this research is survey method. This study uses primary and secondary data. From the calculations, the average net income of each vessel is Rp. 4.942.079.760 with an average B / C ratio of 2.94, PP 0,83 years, BEP (Rupiah) of Rp. 515.982.530, BEP (Kg) of 30.352 kg, NPV of Rp. 35.785.282.728, and IRR of 19%. Then it can be said that financially the business of the skipjack in Sadeng Beach Fisheries Port is profitable and feasible to continue with a fast return on capital.
2092723886A1C114004KONTRIBUSI PENDAPATAN WANITA PEKERJA MINUMAN CARICA TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI "UD CARICA GEMILANG", KECAMATAN KERTEK, KABUPATEN WONOSOBOBuah carica hanya dapat dikonsumsi setelah dilakukan pengolahan, olahan yang paling populer berupa minuman buah carica. Carica Gemilang merupakan salah satu Usaha Dagang (UD) yang memanfaatkan buah carica menjadi olahan minuman buah carica, dengan mayoritas pekerja wanita yang dapat menunjang pendapatan rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : 1) Mengetahui pendapatan wanita pekerja pada usaha minuman carica di Carica Gemilang. 2) Mengetahui besarnya kontribusi pendapatan wanita pekerja minuman carica di Carica Gemilang terhadap pendapatan rumah tangga. 3) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kontribusi pendapatan wanita pekerja di Carica Gemilang. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan 9 Juli sampai 4 Agustus 2018. Sasaran penelitian adalah wanita yang menjadi pekerja di Carica Gemilang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan sensus sehingga diperoleh responden sebanyak 14 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis income share, analisis curahan jam kerja dan analisis faktor. Hasil penelitian menunjukan rata-rata pendapatan wanita pekerja selama 1 bulan di UD Carica Gemilang pada usaha carica sebesar Rp780.750,00. Rata-rata kontribusi pendapatan wanita pekerja di UD Carica Gemilang terhadap total pendapatan rumah tangganya 51,43 persen. Faktor-faktor yang mempengaruhi kontribusi pendapatan wanita pekerja di UD Carica Gemilang adalah faktor usaha carica dan faktor anggota keluarga. Variabel-variabel yang termasuk pada faktor usaha carica yaitu, penghasilan, pengalaman kerja, lama pendidikan, pengeluaran, dan, curahan jam kerja. Variabel-variabel yang termasuk pada faktor anggota keluarga yaitu, penghasilan anggota keluarga dan pengeluaran anggota keluarga.Carica can only be consumed after processing, the most popular processed is a Carica syrup. Carica Gemilang is one of the Trading Businesses (TB) that uses Carica to become a processed syrup, with the majority of workers are female, who can support household income. The purpose of this research are: 1) Determine the income of women workers in Carica Gemilang. 2) Knowing the amount of income contribution to household income of women workers in Carica Gemilang. 3) Knowing the factors that influence the income contribution of women workers in Carica Gemilang. The research was held from 9th July to 4th August 2018. The research target was women who were workers in Carica Gemilang. The research method used is survey. Determination of respondents in this study using census that respondents obtained as many as 14 people. Data analysis method used are descriptive analysis, income analysis, income share analysis, analysis of working hours and factor analysis. The results showed that the average income of women workers for 1 month at UD Carica Gemilang was Rp.780,750.00. The average income contribution of women workers at UD Carica Gemilang to total household income is 51.43 percent. The factors that influence income contribution of women workers in UD Carica Gemilang are carica business factors and family member factors. The variables included in Carica's business factors, namely, income, work experience, level of education, expenses, and hours of work. Variables included in family member factors, namely, family members income and family members expenses.
2092823879F1K014019ANALISIS PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA PADA TUTURAN B.J. HABIBIE DALAM TALK SHOW MATA NAJWA METRO TV EPISODE CINTA HABIBIEPenelitian ini berjudul “Analisis Prinsip Kesantunan Berbahasa Pada Tuturan B.J. Habibie dalam Talk Show Mata Najwa Metro TV Episode Cinta Habibie”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan dan ketidaksantunan berbahasa B.J. Habibie dalam talk show Mata Najwa Metro TV Episode Cinta Habibie.
Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan data berupa tuturan B.J. Habibie dalam talk show Mata Najwa Metro TV Episode Cinta Habibie. Penelitian ini menggunakan metode simak dalam mengumpulkan data. Teknik yang digunakan terdiri atas tiga teknik, yaitu teknik dokumentasi, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Data dianalisis menggunakan metode padan pragmatis dengan teknik dasar yang digunakan adalah teknik pilah unsur penentu.
Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa hal berikut. Pertama, kesantunan berbahasa pada tuturan B.J. Habibie dalam talk show Mata Najwa Metro TV Episode Cinta Habibie terlihat dalam pematuhan prinsip kesantunan berbahasa yaitu pematuhan pada maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, dan maksim permufakatan. Kedua, ketidaksantunan berbahasa pada tuturan B.J. Habibie dalam talk show Mata Najwa Metro TV Episode Cinta Habibie terlihat dalam pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa, yaitu pelanggaran maksim kedermawanan dan maksim kesimpatisan. Ketiga, kedua hasil di atas memberikan gambaran secara umum tokoh B.J. Habibie memiliki kesantunan berbahasa pada tuturannya. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pematuhan prinsip kesantunan yang dipatuhi B.J. Habibie apabila dibandingkan dengan pelanggaran prinsip kesantunan yang dilakukan B.J. Habibie.
This research is entitled "Analysis of Principles of Language Politeness at B.J. Habibie's Speech in Mata Najwa Talk Show on Metro TV for Habibie's Love Episode”. This research aims to describe B.J. Habibie's politeness and impoliteness in Mata Najwa talk show on Metro TV for Love Episode of Habibie.
The form of this study is descriptive qualitative, with data in the form of B.J. Habibie’s speech in Mata Najwa talk show on Metro TV for Love Episode of Habibie. This study uses the observation method in collecting data. The technique used consists of three techniques, namely documentation techniques, observation without interview techniques, and note taking techniques. Data were analyzed using the pragmatic equivalent method with the basic technique used was the determining element sorting technique.
The results of this study show the following points. The first, politeness is spoken in B.J. Habibie's speech in Mata Najwa talk show on Metro TV for the Habibie Love Episode was seen in the obedience of the principle of politeness of language, namely the adherence to the maxim of appreciation, the maxim of modesty, and the maxim of agreement. Second, impolite language in B.J. Habibie's speech in Mata Najwa talk show on Metro TV for Habibie's Love Episode was seen in a violation of the principle of politeness in language, which was a violation of the maxims of generosity and the maxim of sympath. Third, the two results above provide a general description of B.J. Habibie’s figure has the politeness of his speech. This can be seen from many compliance principles of politeness that are obeyed by B.J. Habibie when compared to violations of the principle of politeness carried out by B.J. Habibie.
2092925247C1C012116ANALISIS KECENDERUNGAN TINDAKAN PAJAK AGRESIF BERBASIS INFORMASI KEUANGANTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara likuiditas, profitabilitas dan leverage terhadap tindakan pajak agresif perusahaan consumer good yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 36 perusahaan consumer good yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dimana metode yang digunakan adalah purposive sampling yaitu suatu metode pengambilan sampel yang mengambil obyek dengan kriteria tertentu. Analisis data menggunakan alat analisis uji regresi berganda yang didahului dengan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji linieritas. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t.
Hasil analisis data atau hasil regresi menunjukkan bahwa secara simultan likuiditas, profitabilitas dan leverage mempengaruhi tindakan pajak agresif. Sedangkan secara parsial variabel yang berpengaruh signifikan terhadap tindakan pajak agresif adalah profitabilitas, sedangkan variabel likuiditas dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap tindakan pajak agresif. Besarnya koefisien determinasi (adjusted R square) adalah sebesar 0,153. Hal ini berarti bahwa 15,3% variabel dependen yaitu tindakan pajak agresif dapat dijelaskan oleh tiga variabel independen yaitu likuiditas, profitabilitas dan leverage sedangkan sisanya 84,7% dipengaruhi oleh variabel atau sebab-sebab lainnya di luar model.
kata kunci: likuiditas, profitabilitas, leverage, tindakan pajak agresif
The purpose of this research is to know the effect between liquidity, profitability, and leverage in the tax aggressiveness of consumer good companies listed on the Indonesia Stock Exchange period 2016. The sample of research used as many as 36 consumer good companies listed on the Indonesia Stock Exchange, where the method used is purposive sampling is a method of sampling taking a project with certain criteria. The data analysis used a regression analysis tool that was preseded by a classical assumption test consisting of normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test and linierity test. The testing of the hypothesis was conducted by using t test.
The result of data analysis or regression result show that simultaneously liquidity, profitability, and leverage affect the tax aggressiveness. While the partial variable that have a significant effect on tax aggressiveness is profitability, while the variable liquidity and leverage not significant effect on tax aggressiveness. The magnitude of the determination coefficient (adjusted R swuare) is 0.153%. This means that 15.3% of the dependent variable of tax aggressiveness can be explained by three independent variables namely liquidity, profitability, and leverage while 84.7% is influenced by variables or other causes outside the model.
2093023853D1E014093HUBUNGAN BOBOT TUBUH DENGAN INDEKS KEBAPUHAN DAN LINGKAR DADA CEMPE DOMBA BATUR DI KECAMATAN BATUR KABUPATEN BANJARNEGARAPenelitian dengan judul “Hubungan Bobot Tubuh dengan Indeks Kebapuhan dan Lingkar Dada Di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara” bertujuan mengetahui bobot tubuh, lingkar dada, indeks kebapuhan, lingkar dan panjang paha cempe domba Batur dan mengetahui hubungan antara bobot tubuh dengan indeks kebapuhan dan lingkar dada cempe domba Batur. Materi yang digunakan yaitu 145 ekor cempe domba Batur yang dipelihara peternak rakyat secara tradisional dengan umur 1-6 bulan. Metode yang digunakan survey dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Peubah yang diukur yaitu bobot tubuh, lingkar dada, lingkar dan panjang paha cempe domba Batur yang dipelihara secara Tradisional. Rataan bobot tubuh, lingkar dada, indeks kebapuhan, lingkar paha dan panjang paha cempe domba Batur sebesar 19,36 ± 5,71 kg, 63,58 ± 8,17 cm, 1,07 ± 0,14 cm, 21,43 ± 3,46 cm dan 20,09 ± 2,4 cm. Hasil penelitian, lingkar dada dengan bobot tubuh berpegaruh nyata (P<0,05), sedangkan indeks kebapuhan dengan bobot tubuh tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Kesimpulan, lingkar dada cempe domba batu dapat digunakan untuk menduga bobot tubuh sedangkan indeks kebapuhan tidak.The study entitled "The Relationship of Body Weight with the Plumpness Index and Chest on the Batur Lamb in the Batur Subdistrict, Banjarnegara Regency". The aim of this experiment to know the measurment of body weight, chest, plumpness index, length and girth of leg, and to evaluate the relationship of body weight and plumness index and chest Batur lamb in the Batur Subdistrict, Banjarnegara Regency. The material used is 145 heads of Batur lamb which are kept by small holders with ages 1-6 months. Purposive sampling method was used in this experiment. The variables measured were body weight, chest, plumpness index, length adn girth leg of the Batur lamb which were traditionally maintained. Average body weight, chest circumference, plumness index, thigh circumference and thigh length of Batur sheep were 19.36 ± 5.71 kg, 63.58 ± 8.17 cm, 1.07 ± 0.14 cm, 21.43 ± 3.46 cm and 20.09 ± 2.4 cm. The results of the study, chest with body weight had a significantly effect (P<0.05), while the plumness index with body weight had no significantly effect (P>0.05). Conclusion, grith of Batur lambs can be used for predicting the live weight, while plumpness index can not be.
2093123854D1E014099HUBUNGAN ANTARA JUMLAH ANGGOTA DAN LAMA BERDIRINYA KELOMPOK DENGAN MODAL SOSIAL PETERNAK SAPI PERAH DI KABUPATEN WONOSOBO

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah anggota kelompok dan lama berdirinya kelompok peternak dengan modal sosial anggota kelompok peternak sapi perah di Kabupaten Wonosobo. Sasaran penelitian adalah anggota kelompok peternak sapi perah di Kabupaten Wonosobo. Pengambilan sampel wilayah dilakukan secara purposive sampling. Pengambilan Kelompok dan responden penelitian secara sensus, dengan jumlah responden sebanyak 35 peternak sapi perah. Analisis yang digunakan yaitu analisis Deskriptif dan analisis Rank Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rerata jumlah anggota kelompok peternak di Kabupaten Wonosobo sebanyak 5 orang, rerata Lama berdirinya kelompok yaitu 8 tahun, modal sosial yang dimiliki anggota kelompok peternak sapi perah berada pada kategori sedang. Hasil analisis Rank Spearman antara jumlah anggota kelompok dengan modal sosial menghasilakn nilai koefisien korelasi sebesar – 0,246 yang artinya kekuatan hubungan rendah, tidak signifikan dan cenderung hubungan negatif. Hubungan antara lama berdirinya kelompok dengan modal menghasilkan korelasi koefisien sebesar 0,420 yang artinya kekuatan hubungan cukup kuat, tetapi tidak signifikan.

The study aims to determine the number of members, long established of group farmers and the social capital of the group dairy farmers in District Wonosobo. The research target is members of the dairy farmers group in Wonosobo Regency. Regional sampling is done by purposive sampling. Group determination and respondent research in census, with the number of respondents many as 35 dairy farmers. The analysis used is Descriptive Analyst and Rank Spearman Correlation. The results of this study indicate that the average number of members of the farmer group in Wonosobo Regency is 5 people, the average long established of group is 8 years, social capital owned by members of the dairy farmer group is in the moderate category. The results of Rank Spearman analysis between the number of group members and social capital resulted in a correlation coefficient value of - 0.246 which means the strength of the correlation is low, the correlation is not significant and tends to be negative. The correlation between long established of group and social capital a correlation coefficient value of 0.420, which means that the strength of the correlation is quite strong, but the correlation is not significant.
2093233181A1A016021Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Anggota Dalam Kontribusi Modal Pada KUD Paguyangan Kecamatan Paguyangan Kabupaten BrebesKUD Paguyangan terletak di desa Paguyangan, kecamatan Paguyangan, kabupaten Brebes. KUD tersebut memiliki beberapa unit usaha antara lain unit simpan pinjam, penyediaan sarana produksi pertanian, pembayaran listrik, dan lain-lain. pelaksanaan unit usaha dapat lancar jika partisipasi dari anggota tinggi. Salah satu partisipasi anggota adalah kontribusi modal. Partisipasi anggota dalam menanamkan modal dirasa masih kurang. Hal ini dikarenakan masih ada tunggakan simpanan wajib yang belum dibayar oleh anggota. Oleh karena itu, diperlukan analisis faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi anggota dalam kontribusi modal pada KUD Paguyangan sehingga menjadi bahan evaluasi KUD untuk meningkatkan partisipasi anggota dalam kontribusi modal. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui tingkat partisipasi anggota dalam kontribusi modal pada KUD Paguyangan, 2) mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota dalam kontribusi modal pada KUD Paguyangan.

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-oktober 2020. Metode penelitian yang dilakukan adalah survey. Teknik pengambilan sampel adalah stratified random sampling dengan jumlah sampel 62 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis skala likert, uji validitas dan reliabilitas, deskriptif, dan analisis regresi linear berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi anggota berada pada kategori sedang. Kemudian terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel faktor pendidikan, tingkat kepercayaan, motivasi, pendapatan, rutinitas pembayaran, lingkungan usaha, dan kualitas pelayanan secara parsial maupun simultan, sedangkan variabel faktor kesesuaian usaha tidak berpengaruh terhadap partisipasi anggota dalam kontribusi modal. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,873 diartikan bahwa 87,3% partisipasi anggota dalam kontribusi modal dipengaruhi oleh pendidikan, tingkat kepercayaan, motivasi, pendapatan, rutinitas pembayaran, lingkungan usaha, dan kualitas pelayanan.
KUD Paguyangan is located in Paguyangan village, Paguyangan sub-district, Brebes district. The KUD has several business units, including savings and loan units, provision of agricultural production facilities, electricity payments, and others. the implementation of the business unit can be smooth if the participation of the members is high. One of the member participation is capital contribution. Member participation in investing is still lacking. This is because there are still arrears of mandatory savings that have not been paid by members. Therefore, it is necessary to analyze what factors influence the participation of members in capital contributions to KUD Paguyangan so that it becomes a material for evaluation of KUD to increase member participation in capital contributions. This study aims to: 1) determine the level of member participation in the contribution of capital to KUD Paguyangan, 2) find out and analyze the factors that influence member participation in the contribution of capital to KUD Paguyangan.
2093323855D1E014011HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN PRODUKTIVITAS PETERNAK SAPI PERAH DI KABUPATEN WONOSOBOPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan produktivitas peternak sapi perah di Kabupaten Wonosobo. Sasaran penelitian adalah peternak sapi perah di Kecamatan Kertek, Selomerto, Kalikajar, Kejajar, Wonosobo, dan Mojotengah. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 32 peternak sapi perah. Analisis yang digunakan yaitu analisis Deskriptif dan analisis Rank Spearman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi berprestasi peternak sapi perah termasuk kategori tinggi, motivasi berafiliasi peternak sapi perah termasuk kategori sedang, motivasi kekuasaan peternak sapi perah termasuk kategori sedang, motivasi peternak sapi perah termasuk kategori tinggi rerata pendapatan peternak sapi perah sebesar 35.447.449 rupiah/th, rerata curahan jam kerja peternak sapi perah sebesar 2117 JKSP/th, dan rerata produktivitas peternak sapi perah sebesar 13.850,35 rupiah/JKSP. Hasil analisis Rank Spearman antara motivasi berprestasi dengan produktivitas peternak menunjukan hubungan yang signifikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,390* yang artinya kekuatan hubungan cukup kuat. Tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi berafiliasi dengan produktivitas peternak, begitupula hubungan antara motivasi kekuasan dengan produktivitas peternak yang cenderung negatif, nilai koefisien korelasi masing – masing adalah 0,234 dan -0,11. Hubungan antara motivasi kekuasaan dengan produktivitas peternak cenderung negatif.This study aims to determine the correlation between motivation and productivity of dairy farmers in Wonosobo Regency. The research target is dairy farmers in Kertek, Selomerto, Kalikajar, Kejajar, Wonosobo, and Mojotengah. Sampling was done by purposive sampling, with a number of respondents as many as 32 dairy farmers. Descriptive analysis and Rank Spearman analysis was used to analysis the data. The results of this study indicate that the achievement motivation of dairy farmers including the high category, the affiliate motivation of dairy farmers in the medium category, the power motivation of dairy farmers in the medium category, the motivation of dairy farmers in high category, and the average income of dairyfarmers was 35,447,449 rupiah/yr, the average working hours of dairy farmers were 2117 JKSP yr, and the average productivity of dairy farmers was 13,850.35 rupiah/JKSP. The results of the Rank Spearman analysis between achievement motivation and farmer productivity showed a significant relationship with the correlation coefficient value of 0.390 * which means that the strength of the relationship is quite strong. There was no significant relationship between affiliated motivation with farmer productivity, as well as between power motivation and farmer produktivity tends to be negative, the correlation coefficient value respectively are 0,234 and -0,11.
2093425793D1B017010HUBUNGAN SKALA USAHA DAN PENDAPATAN DENGAN MOTIVASI PETERNAK SAPI PERAH DI KABUPATEN BANYUMASPenelitian dilaksanakan pada tanggal 17 Januari sampai dengan tanggal 27 Januari 2019 di Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Tujuan Penelitian ini adalah 1). Mengetahui skala usaha dan pendapatan peternak sapi perah di Kabupaten Banyumas. 2). Mengetahui tingkat motivasi peternak sapi perah di Kabupaten Banyumas. 3). Mengetahui hubungan skala usaha dan pendapatan dengan motivasi peternak sapi perah di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Penetapan wilayah, dilakukan secara purposive sampling yaitu dengan memilih kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang Kabupaten karena wilayah ini merupakan daerah sentra peternakan sapi perah. Penetapan responden, dilakukan secara sensus yang tergabung dalam kelompok sebanyak 20 peternak di Kecamatan Baturraden dan 10 peternak di Kecamatan Sumbang sehingga total responden sebanyak 30 orang.
Skala usaha, adalah jumlah ternak yang dimiliki peternak yang dihitung dalam saatuan ternak (ST). Satuan ternak (ST) yaitu sapi dewasa (> 2 tahun) 1,0 ST, Sapi muda (1-2 tahun) 0,5 ST, anak sapi (< 1 tahun) 0,25 ST. Pendapatan adalah selisih antara total penerimaan yang berasal dari penjualan susu, limbah, pedet, sapi afkir dengan total biaya yang berupa biaya tetap dan biaya variabel dalam usaha peternakan sapi perah yang dinyatakan dalam satuan (Rp/Tahun). Motivasi merupakan dorongan baik dari dalam diri maupun luar diri (orang lain) untuk dapat membudidayakan sapi perah dalam memperoleh pendapatan yang maksimal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Skala usaha peternak sapi perah di Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang termasuk dalam skala usaha kecil 1-3 ST. 2). Pendapatan peternak sapi perah di Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang yang berasalkan dari ternak perah termasuk dalam pendapatan rendah yaitu Rp. 5.283.048,00 – 25.000.000,00 pertahun dan tinggkat motivasi peternak sapi pera di Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang termasuk tinggi 67-100. 3). Skala usaha berhubungan dengan motivasi peternak diperoleh nilai korelasi 0,522 artinya skala usaha terhadap motivasi menunjukan korelasi sedang. Pendapatan berhubungan dengan motivasi menunjukan korelasi 0,378 artinya pendapatan terhadap motivasi berkorelasi rendah.
The study was conducted from January 17 to January 27, 2019 in Baturraden Sub-district and Sumbang sub-district, Banyumas District. The purpose of this study is 1). Knowing the scale of business and income of dairy farmers in Banyumas District. 2). Knowing the level of motivation of dairy farmers in Banyumas District. 3). Knowing the correlation between income and business scale with the motivation of dairy farmers in Banyumas District. The research method used in this study was a survey method. The area was determined by purposive sampling by selecting Baturraden sub-district and Sumbang sub-district because this area is a center for dairy farming. Determination of respondents, carried out in a census that is grouped as much as 20 farmers in the Baturraden Sub-district and 10 farmers in the Sumbang Sub-district so that the total respondents were 30 people.
Business scale, is the number of livestock owned by breeders calculated in Animal Units (AU). The standard of Animal Unit (AU) in adult cows (> 2 years) are 1.0 AU, young cows (1-2 years) are 0.5 AU, and calves (<1 year) are 0.25 AU. Income is calculated from the difference between the total revenue derived from the sale of milk, waste, calves, rejected cows and an increase in the value of livestock with the total costs in the form of fixed costs and variable costs of farmers in the dairy farming business expressed in units (Rp / year). Motivation is an encouragement both from within (themselves) and outside of a person (other people) to be able to cultivate dairy cows in order to obtain maximum income.
The results showed that 1). The scale of dairy farming business in Baturraden and Sumbang sub-districts is the small business scale 1-3 AU. 2). The income of dairy farmers in Baturraden and Sumbang subdistricts, which come from dairy cows, is included in the low income of Rp. 5.283.048.00 - 25,000,000.00 per year and the motivation level of dairy farmers in Baturraden and Sumbang sub-districts is high 67-100. 3). Business scale associated with farmer motivation obtained correlation value 0.522 means that the business scale on motivation shows a moderate correlation. Income related to motivation shows a correlation of 0.378 which means that income to motivation is low correlated.
2093526085I1B015060Gambaran Keterbukaan Diri dalam Perspektif Latar Belakang Budaya pada Mahasiswa Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal SoedirmanLatar Belakang: Keterbukaan diri penting bagi mahasiswa. Keterbukaan yang rendah dapat mempengaruhi konsentrasi mahasiswa selama perkuliahan atau pembuatan skripsi, menurunkan minat, menurunkan motivasi atau bahkan membuat perilaku menjadi kurang adaptif. Salah satu faktor yang mempengaruhi keterbukaan diri seseorang adalah budaya. Tujuan: mengetahui gambaran keterbukaan diri dalam perspektif latar belakang budaya pada mahasiswa Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel yaitu 337 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner General Disclosiveness Scale (RSDS). Uji yang digunakan pada penelitian ini adalah uji univariat. Hasil: Mayoritas responden penelitian berjenis kelamin perempuan (74,5%), latar belakang budaya dari Jawa (58,5%) dan mengekspresikan diri melalui media sosial (82,5%). Laki-laki memiliki nilai keterbukaan diri yang lebih tinggi dengan rata-rata skor 142,80 ±14,937 dan budaya dengan skor tertinggi adalah budaya Jambi dengan rata-rata skor 151,00. Kesimpulan: Rata-rata skor keterbukaan diri responden tidak jauh berbeda dengan skor persentase dimensi intent sebagai dimensi tertinggi dan dimensi amount sebagai dimensi terendah.Background: Self-disclosure is important for students. Low openness could affect concentration of student during lectures or when working on thesis, reduce interest, reduce motivation or even make their behavior to be less adaptive. One of the factors that could influence one's self-disclosure is culture. Objective: to understand the description of self-disclosure in the perspective of cultural background of the students in the Faculty of Health Sciences, Genderal Sudirman University. Method: This study used a descriptive research design with a cross sectional approach. Total sampling technique was used, with a sample of 337 respondents. General Disclosure Scale (RSDS) questionnaire was used as the research instrument. The statistical test that was used in this study was the univariate test. Results: The majority of respondent is female (74.5%), culture were Javanese (58.5%) and expressed themselves through social media (82.5%). Men have a higher value of self-disclosure with an average score of 142.80 ± 14.937 and the culture with the highest score is the Jambi culture with an average of 151.00. Conclusion: The average score of self-disclosure is not very different from the percentage score of intent dimension as the highest and amount dimension as the lowest.
2093623856H1G014040PRODUKTIVITAS GILLNET SEBAGAI ALAT TANGKAP IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DI PERAIRAN DEPOK, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTAPenelitian mengenai “Produktivitas Gillnet Sebagai Alat Tangkap Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Di Perairan Depok, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta” bertujuan untuk mengetahui produktivitas Gillnet dan faktor apa yang paling berpengaruh dalam upaya penangkapan ikan Tongkol di TPI Mina Bahari Empat Lima, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode survei simple random sampling mendata 30 kapal nelayan Gillnet secara acak (50% dari 60 kapal nelayan). Variabel penelitian ini berupa data produksi hasil tangkapan ikan Tongkol (Y), panjang jaring (X1), tinggi jaring (X2), Mesh size (X3), bahan bakar (X4), tenaga kerja (X5), lama pengoperasian (X6), kecepatan menarik jaring (X7) dan pengalaman kerja (X8). Data dianalisis menggunakan fungsi produksi Cobb Douglas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 di TPI Mina Bahari Empat Lima. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa produktivitas Gillnet dalam upaya penangkapan Ikan Tongkol sebesar 89,2% sisanya sebesar 10,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Faktor yang paling mempengaruhi produktivitas Gillnet adalah tinggi jaring (X2).The research is about “The Productivity of Gillnet as a Fishing Gear for Mackarel Tuna (Euthynnus affinis) in Depok Waters, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta” it aims to determine the Gillnet’s productivity and what factors are most influential in the effort to catch mackarel tuna in TPI Mina Bahari Empat Lima, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. This research used a simple random sampling survey method that records 30 Gillnet fishing vessel units randomly (50% of 60 fishing units). Variables were the yield of Mackarel Tuna (Y), length of the net (X1), the height of the net (X2), mesh size of the net (X3), the amount of fuel (X4), the amount of labor (X5), the duration of operation (X6), the speed of pulling the net (X7) and work experience (X8). Data were analyzed by using Cobb Douglass’s production-function. This research was conducted in September 2018 at TPI Mina Bahari Empat Lima. The result of this research showed that the productivity of Gillnet for catching Mackarel Tuna was 89,2% and 10,8% influenced by other undetected factors. The factors that most influence the productivity of Gillnet fishing gear in Depok Waters is height of the net (X2).
2093723865C1L012037THE EFFECT OF GOOD CORPORATE
GOVERNANCE ON FINANCIAL
PERFORMANCE OF
MANUFACTURING COMPANIES
REGISTERED IN INDONESIA STOCK
EXCHANGE
Good Corporate Governance merupakan media penghubung antara para pemangku kebijakan dengan seluruh elemen yang berhubungan dengan perusahaan dengan secara sistematis untuk mencapai tujuan perusahaan. Menurut Forum for Corporate Governance in Indonesia (FCGI) mendefinisikan GCG sebagai seperangkat peraturan yang mengatur hubungan antar pemegang, pengurus (pengelola) perusahaan, pihak kreditur, pemerintah, karyawan, serta para pemegang kepentingan internal dan eksternal lainnya yang berkaitan dengan hak-hak dan kewajiban mereka atau dengan kata lain suatu sistem yang mengendalikan perusahaan. Bila GCG diterapkan dengan baik maka diharapkan kinerja keuangan akan lebih baik pula.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan data sekunder yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh GCG yang diproksikan dengan kepemilikan manajerial, kepemilikan institutional komite audit terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemilikan manajerial dan kepemilikan institutional memeliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dengan arah yang negatif. Sedang komite audit tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan di perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI.
Good Corporate Governance is a
media link between policy makers and all
elements related to the company by
systematically achieving the company's
objectives. According to the Forum for
Corporate Governance in Indonesia (FCGI)
defines GCG as a set of rules governing
relationships between holders, managers
(managers) of companies, creditors,
government, employees, and other internal
and external stakeholders related to rights
and obligations they or in other words a
system that controls the company. If GCG is
implemented properly, it is expected that
financial performance will be better.
This type of research is quantitative
research that uses secondary data which
aims to determine the effect of GCG proxied
by managerial ownership, institutional audit
committee ownership on the financial
performance of manufacturing companies
listed on the Indonesia Stock Exchange
(IDX).
The results of this study indicate that
managerial ownership and institutional
ownership have a significant influence on the
financial performance of manufacturing
companies listed on the Stock Exchange in a
negative direction. While the audit committee
does not have a significant influence on
financial performance in manufacturing
companies listed on the IDX.
2093823857G1D013014Pengaruh Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Ibu Dalam Memilih Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Di Wilayah Puskesmas II Kembaran PurwokertoPENGARUH VIDEO EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM MEMILIH ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI WILAYAH PUSKESMAS II KEMBARAN PURWOKERTO

Anis Cahyani Dewantari1, Mekar Dwi Anggraeni2, Dian Susmarini3

ABSTRAK

Latar Belakang: Angka penggunaan AKDR pada wanita usia subur masih rendah sehingga ada pengaruh dalam pemilihan AKDR. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemilihan AKDR yaitu pengetahuan. Peran perawat yaitu memberikan pendidikan kesehatan dengan menggunakan video. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan Ibu dalam memilih AKDR.

Metode: Desain yang digunakan yaitu quasi eksperimen non randomized pre test-post test with control group design. Teknik sampling yaitu accidental sampling yang terdiri dari 20 responden kelompok intervensi dan 20 responden kelompok kontrol. Analisis data yang digunakan adalah uji t berpasangan, uji Wilcoxon, dan uji Mann Whitney

Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan rerata usia responden adalah 35,45 (SD= 5.892), pendidikan terakhir yaitu SMA (42%), tidak bekerja (92,5%), dan memiliki pendapatan yang sedang (77,5%). Terdapat perbedaan antara skor pretest dan posttest pengetahuan pada kelompok intervensi yaitu (p = 0,000). Tidak ada perbedaan skor pretest dan posttest pengetahuan pada kelompok kontrol (p = 0,317). Selanjutnya, ada perbedaan skor posttest pengetahuan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,000)

Kesimpulan: Video edukasi dapat mempengaruhi pengetahuan ibu terhadap AKDR

Kata Kunci: AKDR, Pengetahuan, Video

1Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jendral Soedirman
2, 3Dosen Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman


THE EFFECT OF EDUCATION VIDEO TOWARDS MOTHER KNOWLEDGE IN CHOOSING CONTRACEPTION INTRAUTERINE DEVICE IN PUBLIC HEALTH II AREA OF PURWOKERTO

Anis Cahyani Dewantari1, Mekar Dwi Anggraeni2, Dian Susmarini3

ABSTRACT

Background: The rate of IUD use in women of reproductive age is still low so that there is influence in the selection of the IUD. One of factors affecting the selection contraception tools intra uterine is knowledge. Nurse’s roles is to provide health education by using video. The purpose of this study is to determine the effect of education video towards on the knowledge of mothers in choosing the contraception tools intra uterine.

Methods: The study design used quasy experimental non randomized pretest-posttest with control group. The sampling technique was accidental sampling which are consists of 20 respondents of the intervention group and 20 respondents of the control group. The data analyze used was paired samples t-test, Wilcoxon test, and Mann Whitney test.

Result: The results of this study indicate the average age of respondents is 35,45 old (SD= 5.892), SMA (42%), does not work (92.5%), and having moderate income which is (77.5%). There were significant differences between pretest and posttest knowledge on intervention group (p= 0,000), there were no differences in pretest and posttest scores in the control group (p = 0,317), and next differences in posttest scores between the intervention group and the control group (p= 0,000).

Conclusion: Education video can affect mother’s knowledge of the IUD

Keyword: AKDR, Knowledge, Education Video

1Student of Nursing Department, Faculty of Health Sciences, University of Jenderal Soedirman
2, 3Lecturer of Nursing Department, Faculty of Health Sciences, University of Jenderal Soedirman





2093923858A1L014173APLIKASI Bio P60 (Pseudomonas fluorenscens P60), Bio T10 (Trichoderma harzianum) DAN CAMPURANNYA UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT AKAR GADA PADA PAKCOYPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Bio P60, Bio T10, dan campuran Bio P60 + Bio T10 dalam mengendalikan penyakit akar gada dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan di lahan Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dari bulan Juli sampai dengan September 2018. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 5 ulangan dan 5 perlakuan, terdiri dari kontrol, aplikasi Bio P60, aplikasi Bio T10, aplikasi campuran Bio P60 + Bio T10 dan aplikasi fungisida berbahan aktif flusulfamide.Variabel yang diamati meliputi masa inkubasi, kejadian penyakit, intensitas penyakit, volume akar gada, Area Under Progress Curve (AUDPC), daya perkecambah, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot segar akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bio T10 mampu mengendalikan penyakit akar gada dengan menunda masa inkubasi, menekan kejadian penyakit, menekan intensitas penyakit, menekan volume akar gada dan menurunkan nilai AUDPC berturut-turut sebesar 40,55%; 61,90%; 52,17%; 57,14%; 61,86% dibandingkan dengan kontrol. Bio T10 belum mampu meningkatkan komponen pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Perlakuan campuran antara Bio P60 dengan Bio T10 tidak menunjukkan sinergisitas antara keduanya, sehingga kombinasi tersebut memberikan pengaruh yang sama dengan perlakuan tunggalnya. The purpose of the research was to determine the capability of Bio P60, Bio T10, and mixture of Bio P60 + Bio T10 to controlling clubroot disease of pakcoy and its influence to the growth and yield of pakcoy plant. The research was conducted in the Laboratory of Plant Protection and Experimental Farm, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, from Juli to September 2018. This research of used Randomized Block Design with five replicatied and five treatmented, consisted control, applicatied of Bio P60, applicatied of Bio T10, and mixtured of Bio P60 + Bio T10, applicatied of fungicide flusulfamide. The variables of research were incubation period, disease insidence, disease intensity, volume of clubroot, Area Under Progress Curve (AUDPC), germination, crop height, leave numbers, crop fresh weight and root fresh weight. Based on the result of research showed that Bio T10 could to control clubroot disease. Applicated of Bio T10 could suspended incubation period, pressed disease insidence, pressed disease intensity, pressed volume clubroot and, desreased value AUDPC consecutive of 40,55%; 61,90%; 52,17%; 57,14%; 61,86% compared to control. Bio T10 could not increase the growth component and yield of pakcoy. Combination of Bio P60 and Bio T10 not showed sinergisitas between both, that the mixture gave influence same with the single treatment.
2094023859C1M014010UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS XI IPS 2 SMA MUHAMMADIYAH 1 SOKARAJA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tahapan setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik tes dan non tes. Dan alat pengumpul data menggunakan lembar obervasi dan soal post test. Masalah penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPS siswa kelas XI IPS 2 SMA Muhammadiyah 1 Sokaraja. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar Ekonomi siswa kelas XI IPS 2 melalui model pembelajaran berbasis masalah. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan berfikir kritis siswa dan keterampilan dalam memecahkan suatu masalah yang ada di lingkungan sekitar. kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran ekonomi pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Muhammadiyah 1 sokaraja.This research is a classroom action research with the stages of each cycle namely planning, implementation, observation, and reflection. Data collection using test and non-test techniques. And data collection tools use observation sheets and post test questions. The problem of this research is the low social studies learning outcomes of class XI IPS 2 Muhammadiyah 1 Sokaraja High School. This study aims to analyze the economic learning outcomes of class XI IPS 2 through problem-based learning models. The application of problem-based learning models can improve students' critical thinking and skills in solving a problem that exists in the surrounding environment. the conclusion of this study is a problem-based learning model can improve learning outcomes of economic subjects in class XI IPS 2 of Muhammadiyah 1 high school 1 sokaraja.