Artikel Ilmiah : E1A014064 a.n. PUTRIANA WAHYU NURKHASANAH
| NIM | E1A014064 |
|---|---|
| Namamhs | PUTRIANA WAHYU NURKHASANAH |
| Judul Artikel | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN EKSPLOITASI SEKSUAL DALAM TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (Studi Putusan Nomor : 54/Pid.Sus/2016/PN.Kdl) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tindak pidana perekrutan orang untuk tujuan mengeksploitasi seksual di wilayah Negara Republik Indonesia merupakan kejahatan yang keji dan masuk dalam tindak pidana perdagangan orang yang mana bagi korbannya sangat merugikan. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah menganalisis pertimbangan hakim dalam menjatuhkan perkara pidana nomor : 54/Pid.Sus/2016/PN.Kdl di Pengadilan Negeri Kendal dan bentuk perlindungan hukum yang diberikan hakim kepada korban dalam putusan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder. Data sekunder yang telah terkumpul disajikan dalam bentuk teks naratif, serta dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdakwa telah melakukan tindak pidana turut serta melakukan perekrutan dan pengiriman orang untuk tujuan mengeksploitasi orang. Merujuk hal tersebut, maka perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur – unsur Pasal 2 Ayat (1) Undang – Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Hakim dalam menjatuhkan pidana pada putusan Nomor :54/Pid.Sus/2016/PN.Kdl telah sesuai dengan dasar mengadili dan dasar memutus. Namun demikian berkaitan dengan perlindungan hukum dalam perkara ini belum terlihat adanya perlindungan bagi korban anak. Hal ini dikarenakan vonis yang dijatuhkan tidak memihak kepada keadilan korban, tidak ada perlindungan terhadap identitas korban, dan minimnya informasi mengenai restitusi. Hal ini mengindikasikan bahwa aparat penegak hukum belum berperan aktif dalam menginformasikan hak – hak korban terhadap pihak korban, khususnya terkait identitas korban dan restitusi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The criminal act of recruiting people for sexual exploitation in Indonesia is a disgraceful case that include in trafficking crime which is harm for the victim. The purpose of this research is to analyze the judge’s judgement in pronouncing the criminal case No. 54/Pid.Sus/2016/PN.Kdl in the Kendal District Court and the form of legal protection given by the judge for the victims. This research is using normative juridical method. The type of data used is secondary data consisting of primary and secondary legal materials. Collected secondary data explained in narrative text, also analyzed using qualitative analysis method. The result of this reseach showed that the defendant committed the criminal action of trafficking as well as recruiting and sending people with the purpose to exploitating people. Reffering to this, the defendant’s action has fulfilled the substance of Article 2 Paragraph (1) Law Number (No). 21 of 2007 on Eradication of Human Trafficking. In pronouncing of the criminal case No. 54/Pid.Sus/2016/PN.Kdl, the judge has correspond with the basis of adjudication and the basis for deciding. However, related to legal protection, in this case there has not been any protection for child victims. This reasoned by the verdict which is not take sides to victims justice, there is no victims identity protection, and lack of information about restitution. This indicate that the law enforcer has less contribution in deliver the victims right toward victims, in particular concerned to victims identity and restitution. |
| Kata kunci | Eksploitasi, anak, perlindungan korban. |
| Pembimbing 1 | Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum,S.H.,M.H. |
| Pembimbing 2 | Rani Hendriana,S.H.,M.H. |
| Pembimbing 3 | Dr. Budiyono, S.H.,M.H. |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2018-11-19 09:59:43.721295 |