Home
Login.
Artikelilmiahs
23778
Update
AGUS SURYADI
NIM
Judul Artikel
PERSEPSI PETERNAK SAPI POTONG DALAM PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DI KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
“Persepsi Peternak sapi Potong Dalam Penggunaan Obat Tradisional di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Jawa Tengah”. Penelitian dengan tujuan 1) Mengetahui persepsi peternak dalam penggunaan obat tradisional, 2) Mengetahui pendidikan, umur dan lama beternak peternak sapi potong, 3) Mengetahui hubungan karakteristik dan persepsi dalam penggunan obat tradisional. Pengambilan data dilaksanakan tanggal 1-8 juli 2018 di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Tengah. Penelitian yang digunakan adalah penelitian survey dengan menggunakan analisis deskriptif dan korelasi rank spearman. Pengumpulan data menggunakan metode sensus yang dilaksanakan di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas sebanyak 35 peternak yang meliputi 3 Desa yaitu: Desa Susukan, Desa Datar dan Desa Kotayasa. Variabel yang diamati dan diukur meluputi variabel X1 Pendidikan, X2 Umur, X3 Lama Beternak dan Y Persepsi Dalam Penggunaan Obat Tradisional. Hasil penelitian menyatakan bahwa Pendidikan peternak saling berhubungan dengan persepsi peternak dalam penggunaan obat tradisional atau P<0,05 dengan nilai korelasi 0,04. Semakin tinggi pendidikan maka seamkin tinggi pula persepsi peternak dalam menggunakan obat tradisional. Sedangkankan untuk Umur Peternak dan Lama Beternak tidak memiliki hubungan dengan persepsi peternak dalam penggunaan obat tradisional atau tidak signifikan dengan nilai korelasi Umur adalah 0,152 dan Lama Beternak adalah 0,525. Selain dikarenakan tingkat ketergantungan obat generik pada peternak usia tua yang masih tinggi tingkat daya tangkap dan pola pikir pun sudah mulai melemah, sehingga peternak kesulitan menerima informasi baru tentang pengobatan tradisional. Faktor lain yang mempengaruhi adalah pengalaman beternak yang tinggi, peternak cenderung memilih perlakuan pencegahan seperti pembersihan kandang, pemandian secara rutin, pemberian pakan yang baik dan pemberian vitamin secara rutin sehingga ternak jarang terjangkit penyakit.
Abtrak (Bhs. Inggris)
"Perception of cattle rancher in the Use of Traditional Medicines in Sumbang , Banyumas , Central Java". The purpose of the research 1) Knowing the cattle rancher ' perceptions in using traditional medicines, 2) Knowing education, age and the length of having profession as cattle rancher, 3) Knowing the relation between characteristics and perceptions in the use of traditional medicine. Data retrieval was done on July 1-8 2018 in Sumbang, Central Banyumas Regency. The research used was survey research by using descriptive analysis and Spearman rank correlation. The Data retrieval was done by using census methods carried out in Sumbang sub-district, Banyumas Regency, as many as 35 breeders covering 3 villages: Susukan, Datar and Kotayasa. The variables that were observed and measured included the variables X1 Education, Age X2, X3 the length of having profession as cattle rancher and Y Perception in the Use of Traditional Medicines. The results of the study stated that cattle rancher' education is related to their perceptions in using traditional medicines or P <0.05 with a correlation value 0.04. The higher education cattle ranchers have, the higher their perception in using traditional medicine. Meanwhile, for the age of the cattle rancher and the length of having the profession does not have relation with the perceptions of cattle rancher in the use of traditional medicines or insignificant with the age correlation value is 0.152 and the length of having the profession is 0.525. Apart from the fact that the level of dependence on generic drugs in old age farmers who still have high levels of capture power and mindset has begun to weaken, so that cattle ranchers have difficulty in receiving new information about traditional medicine. Other influencing factors are the height of experience in rising the cattle , cattle rancher tend to choose preventive treatments such as cleaning cages, bathing the cattle, providing good feed and giving vitamins regularly to the cattle so that the cattle rarely affected by the disease.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save