Home
Login.
Artikelilmiahs
23782
Update
RIDHO ILHAM PUTRA SATYANEGARA
NIM
Judul Artikel
Analisis Wacana Kritis Nawacita Dalam Konten Video Pada Saluran Youtube Presiden Joko Widodo
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dibuat untuk menjawab kemana Nawacita Jokowi yang selama ini dipertanyakan publik. Pembatasan masalah mengenai wacana Nawacita dalam penelitian ini yakni pada wacana Nawacita poin ke-3. Poin ini berbicara mengenai membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Wacana ini berfokus pada daerah pedesaan, perbatasan, dan laut. Subjek penelitian ini adalah konten video yang terdapat pada saluran youtube Presiden Joko Widodo. Dalam konteks politik video sangat bermanfaat untuk melakukan pencitraan politik sebab video sama seperti film dapat mengubah perilaku seseorang ketika dia menontonnya. Objek dari penelitian ini terletak pada wacana Nawacita dalam konten video pada saluran Youtube Presiden Joko Widodo. Peneliti akan melakukan analisis pada teks yang digunakan dalam 4 video yang berkaitan dengan poin ke-3 Nawacita pada saluran tersebut. Berikut video-video itu yakni 1) Jembatan Gantung, Titian Asa Untuk Desa, 2) 2 Musim, 65 Bendungan; 3) Inilah Tol Laut, Berlayar ke Pulau Sabu; 4) Terang di Desa Ampas Papua. Dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis milik Van Dijk peneliti ingin mengetahui bagaimana wacana Nawacita ini tersusun secara teks, kognisi sosial, dan konteks sosial untuk mengkonstruksi citra komunikator politik. Hasil penelitian ini adalah Jokowi ingin menampilkan Nawacita yang diadopsi dari Trisakti Soekarno di bidang ekonomi sebagai ideologi melalui saluran Youtube miliknya, walaupun belum sepenuhnya berhasil pada kenyataannya. Nawacita juga ditampilkan sebagai konstruksi sosial citra kebijakan publik untuk memperkuat citra dan status quo komunikator politik. Saluran Youtube ini juga digunakan untuk membentuk citra Jokowi berdasarkan konstruksi sosial citra pemimpin kepada khalayak. Berdasarkan hasil penelitian diatas, peneliti menyarankan kepada masyarakat diharapkan untuk mempunyai pemahaman lebih, dalam memahami suatu wacana agar dapat menilai suatu teks yang ditampilkan secara kritis karena teks yang dibuat akan mengarahkan kepada tujuan tertentu. Hal ini bertujuan agar dapat memahami arah bangunan suatu kerangka teks atau wacana.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was made to answer where the Jokowi’s Nawacita has been questioned by the public. Limitation of the problem regarding the Nawacita discourse in this study which is on the 3rd point of Nawacita discourse. This point speaks of to developing Indonesia from the periphery by strengthening regions and villages within the framework of a unitary state. This discourse was focused on rural areas, borders and the sea. The subject of this study is the video content that contained on the President Joko Widodo's youtube channel. In the political context, video is very useful for doing political imagery because video is same like a movie and can change a person's behavior when he watches it. The object in this study located on Nawacita in video content of President Joko Widodo’s youtube channel. The researcher will do an analysis of the text was used in 4 videos relating to the 3rd Nawacita point on his channel. The following videos are, 1) Suspension Bridge, Hope for the Village, 2) 2 Season, 65 Dam; 3) This is the Sea Toll, Sailing to Sabu Island; 4) Bright in Ampas Village Papua. By using Van Dijk's Critical Discourse Analysis, researchers want to know how the Nawacita discourse structured from text, social cognition, and social context to construct the image of political communicator. The results of this study was Jokowi wants to representating Nawacita that adopted from Soekarno’s Trisakti in economic field as an ideology through his Youtube channel, although haven’t successfully in a reality. Nawacita implicitly displayed as a social construction of public policy image to strenghthen an image and his status quo. This youtube channel also has used to made Jokowi's image based on social construction of the leader's image to audience. Based on the result of this research, the researcher advices to the society must have more understanding against a discourse in order to assess a text that displayed critically. Because the text which has made will lead to a specific purpose. This is aims to understand the direction of text frame building.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save