Artikel Ilmiah : E1A013309 a.n. GIAT SUKACA
| NIM | E1A013309 |
|---|---|
| Namamhs | GIAT SUKACA |
| Judul Artikel | PEMBUNUHAN BERENCANATERHADAP EKSPLOITASI ANAK DANPERLAKUAN DISKRIMINASI TERHADAP ANAK (Studi Putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 863/Pid.B/2015/PN.Dps |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pada Tahun 2015 lalu, Jaksa penuntut umum (JPU) membacakan dakwaan terhadap Margriet Christina Megawe dalam kasus pembunuhan terhadap anak angkatnya, Angeline, di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali. Margriet didakwa Pasal 340 tentang pembunuhan berencana dan Pasal 338 tentang pembunuhan. Margriet juga dijerat Pasal 76 C jo Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang No 23 Tahun 2002 tentang UU Perlindungan Anak. Saat ditanya Hakim Ketua Edward Haris Sinaga dan dengan Hakim anggota yang terdiri dari Wayan Sukanila dan Agus Waluyo, apakah Margriet Megawe sudah mengerti apa yang disampaikan JPU tersebut, Margriet menjawab sangat menyayangi Angeline dan mengaku tidak pernah membunuh bocah kelas 2 SD yang tertulis nama di rapotnya Engeline. Namun, dalam hasil pada Putusannya, Hakim menjatuhkan vonis hukuman seumur hidup bagi terdakwa Margriet Christina Megawe dalam perkara pembunuhan Engeline. Vonis yang sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Margriet hukuman seumur hidup dengan alasan bahwa jaksa banyak mengumpulkan fakta persidangan yang menyakini bahwa Margriet pelaku dari pembunuhan Engeline sesuai pasal 340 KUHP yaitu pembunuhan berencana. Oleh karena itu, perlu untuk ditelaah kembali menggunakan analisis Yuridis Normatif perihal pandangan hakim dalam Putusan Hakim Nomor 863/Pid.B/2015/PN.Dps |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | In 2015, the Public Prosecutor (JPU) read out the charges against Margriet Christina Megawe in the murder case of her adopted child, Angeline, in the Denpasar District Court, Bali. Margriet was charged with Article 340 concerning premeditated murder and Article 338 concerning murder. Margriet was also charged under Article 76 C in conjunction with Article 80 paragraph (3) of Law No. 35 of 2014 concerning amendments to Law No. 23 of 2002 concerning Child Protection Law. When asked by Chief Judge Edward Haris Sinaga and with the member Judges consisting of Wayan Sukanila and Agus Waluyo, did Margriet Megawe understand what the prosecutor had said, Margriet replied that she loved Angeline and claimed she had never killed a second grade student whose name was written on her report card Engeline. However, in the results of the Decision, the Judge sentenced the defendant Margriet Christina Megawe to life imprisonment in the Engeline murder case. The verdict is the same as the demand of the Public Prosecutor who demanded Margriet a life sentence on the grounds that the prosecutor collected many facts about the trial which believed that Margriet was the perpetrator of Engeline's murder in accordance with article 340 of the Criminal Code, namely premeditated murder. Therefore, it is necessary to re-examine using Normative Juridical analysis regarding the views of judges in Judges' Decisions Number 863 / Pid.B / 2015 / PN.Dps |
| Kata kunci | Kata Kunci: Hukuman Seumur Hidup, Pidana, Pembunuhan Berencana, Penganiayaan, Anak dibawah Umur. |
| Pembimbing 1 | Dr. Budiyono,S.H., M.Hum |
| Pembimbing 2 | Dr. Setya Wahyudi, S.H., M,H |
| Pembimbing 3 | Dr. Noor Aziz, S.H., M.S |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 24 |
| Tgl. Entri | 2018-11-16 09:29:55.04571 |