Artikelilmiahs

Menampilkan 20.361-20.380 dari 50.108 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2036123392G1A014091HUBUNGAN PROKRASTINASI AKADEMIK DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTOLatar Belakang. Jurusan Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan pendekatan Student Centered, Problem Based, Integrative, Community Oriented, Early Clinical Exposure, dan Self-Directed Learning (SPICES) sesuai dengan arahan Konsil Kedokteran Indonesia (2012). Sistem ini lebih menekankan kemandirian mahasiswa sehingga prokrastinasi akademik dapat menghambat proses pembelajaran mahasiswa. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui hubungan prokrastinasi akademik dengan prestasi akademik mahasiswa kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman.
Metode Penelitian. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian diukur dengan kuesioner prokrastinasi akademik Ahmaini (2010) dan nilai akademik. Peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel metode total sampling. Subjek penelitian sebanyak 228. Uji normalitas untuk mengetahui distribusi data penelitian menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Analisis data menggunakan uji Spearman.
Hasil. Uji korelasi mendapatkan hasil nilai p = 0,123. Hasil nilai p > 0,05 menunjukkan tidak terdapat korelasi bermakna antara prokrastinasi akademik dengan prestasi akademik..
Kesimpulan. Tidak terdapat hubungan antara prokrastinasi akademik dengan prestaasi akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.
Background. Medical Department of Jenderal Soedirman University uses Competency Based Curriculum with a Student Centered approach, Problem Based, Integrative, Community Oriented, Early Clinical Exposure, and Self-Directed Learning (SPICES) as learning models in accordance with Indonesian Medical Council (2012). This system emphasizes student independence so that academic procrastination can hamper the learning process of students. The purpose of this research is to find out the relationship between Academic Procrastination and academic achievement of medical students at the Faculty of Medicine of Jenderal Soedirman University
Method. This study was conducted using observational analytic research design with a cross-sectional approach. The subject of the study was measured by Ahmaini's academic procrastination questionnaire (2010) and academic achievment. The researcher used total sampling method sampling technique. Research subjects were 228. Normality test to determine the distribution of research data using the Kolmogorov-Smirnov test. Data analysis using Spearman test.
Results. Correlation test gets the results of p = 0.123. The results of p> 0.05 indicate that there is no significant correlation between academic procrastination and academic achievement.
Conclusion. There is no relationship between academic procrastination with academic prestaation for students of the Faculty of Medicine, Jenderal Sudirman University, Purwokerto.
2036223391C1C014108PENGARUH PERSEPSI, PENGETAHUAN PERPAJAKAN, MOTIVASI SOSIAL DAN MOTIVASI EKONOMI TERHADAP MINAT BERKARIR DI BIDANG PERPAJAKAN
(Studi Pada Mahasiswa Program S1 Akuntansi Universitas Jenderal Soedirman)
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Persepsi, Pengetahuan Perpajakan, Motivasi Sosial Dan Motivasi Ekonomi Terhadap Minat Berkarir Di Bidang Perpajakan (Studi Pada Mahasiswa Program S1 Akuntansi Universitas Jenderal Soedirman)”. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh antara persepsi, pengetahuan perpajakan, motivasi sosial dan motivasi ekonomi terhadap minat berkarir di bidang perpajakan pada mahasiswa program S1 Akuntansi Universitas Jenderal Soedirman. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan Akuntansi Program S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman tahun angkatan 2014-2017. Penelitian ini menggunakan stratified random sampling, dimana elemen populasi dikelompokkan pada tingkatan-tingkatan tertentu yang pada penelitian ini penulis membaginya ke dalam kategori berdasarkan tahun angkatan yaitu mahasiswa S1 akuntansi angkatan 2014, 2015, 2016 dan 2017. Sampel yang diperoleh sebanyak 112 responden. Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dibantu dengan software SPSS.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan maupun parsial persepsi, pengetahuan perpajakan, motivasi sosial dan motivasi ekonomi berpengaruh signifikan terhadap minat berkarir di bidang perpajakan pada mahasiswa program S1 Akuntansi Universitas Jenderal Soedirman. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan persepsi, pengetahuan dan motivasi yang baik untuk menumbuhkan minat berkarir di bidang perpajakan pada mahasiswa.
The title of this research is “"The effect of Perception, Knowledge of Taxation, Social Motivation and Economic Motivation to Career Interest in Taxation (Study on Undergraduate Accounting Students at Jenderal Soedirman University)”. The purpose of this study was to determine the effect between perception, knowledge of taxation, social motivation and economic motivation to career interest in taxation on undergraduate accounting students at Jenderal Soedirman University. The population in this study are all undergraduate accounting students at Jenderal Soedirman University batch 2014-2017. This research uses stratified random sampling, population elements are grouped based on certain levels which in this research the researcher divides them based on each batch of accounting students including batch 2014, 2015, 2016, and 2017. Samples obtained as many as 112 respondents. Data collection techniques used distributing questionnaires as the research instruments. Data analysis techniques in this study used multiple linear regression analysis assisted by SPSS software.

The results showed that simultaneously or partially perception, knowledge of taxation, social motivation and economic motivation has significant influence on the career interest in taxation on undergraduate accounting students at Jenderal Soedirman University. The results of this study are expected to provide good perception, knowledge and motivation to gain interest in a career in taxation for students.
2036323393C1B014009ANALISIS PENGARUH GENERASI X DAN Y, BEBAN KERJA, KONFLIK KERJA, KEPEMIMPINAN, DAN BUDAYA KERJA TERHADAP STRES KERJA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari generasi X dan Y, beban kerja, konflik kerja, kepemimpinan, dan budaya kerja terhadap stres kerja. Responden dalam penelitian ini adalah pegawai SETDA Kabupaten Purbalingga yang memenuhi dua kriteria. Pertama, mereka yang lahir pada tahun 1965-1979 dan 1980-1994. Kedua, mereka yang bekerja di kantor SETDA Kabupaten Purbalingga. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 90 orang.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi berganda dengan variabel dummy, dapat disimpulkan bahwa: (1) Generasi X dan Y tidak berpengaruh terhadap stres kerja. (2) Beban kerja berpengaruh positif terhadap stres kerja. (3) Konflik kerja berpengaruh positif terhadap stres kerja. (4) Kepemimpinan berpengaruh negatif terhadap stres kerja. (5) Budaya kerja tidak berpengaruh terhadap stres kerja.
Implikasi dari hasil penelitian ini, maka pihak SETDA Kabupaten Purbalingga perlu memperkuat budaya kerja dan menjaga nilai-nilai yang baik seperti memberi dukungan dari sesama rekan kerja maupun dari pimpinan. Karena Budaya yang kuat mampu menurunkan stres kerja diantara para pegawai. Selain itu, SETDA Kabupaten Purbalingga perlu terus memperbaiki sistem kerja sebagaimana yang dirasakan oleh sebagian para pegawainya.

The purpose of this study is to determine the effects of generations X and Y, workload, work conflict, leadership, and work culture on work stress. Respondents in this study are SETDA Purbalingga employees including two criteria. First, those born in 1965-1979 and 1980-1994. Secondly, those who work in the SETDA office of Purbalingga Regency. The number of respondents in this study are 90 people.
Based on the results of research and data analysis using multiple regression with dummy variables, the results of this study are: (1) Generation X and Y have no effect on work stress. (2) Workload has a positive effect on work stress. (3) Work conflict has a positive effect on work stress. (4) Leadership has a negative effect on work stress. (5) Work culture have no effect on work stress.
The implication of the results of this study, that SETDA of Purbalingga Regency needs to strengthen the work culture and maintain good values such as giving support from fellow employees and leaders. Because with strong culture can to reduce work stress among employees. In addition, SETDA of Purbalingga Regency needs to improve the work system like felt by some employees there.

2036426200J1B015038KRITIK SOSIAL PADA NOVEL SENJA DI JAKARTA KARYA MOCHTAR LUBISPenelitian ini berjudul “Kritik Sosial pada Novel Senja di Jakarta Karya Mochtar Lubis”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tema, alur, tokoh dan penokohan, latar/setting, sudut pandang, dan amanat yang membangun dari dalam, serta mendeskripsikan kritik sosial dalam novel tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra, untuk menganalisis kritik sosial pada novel sebagai fokus penelitian. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif.
Pembahasan dimulai dari mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik seperti: alur, tokoh dan penokohan, latar/setting, dan sudut pandang yang membangun novel dari dalam dan memiliki keterkaitan antara masing-masing unsur. Latar dan tokoh saling mendukung dalam membangun cerita, serta menjadi dasar penceritaan yang mengandung kritik sosial di dalamnya. Selanjutnya adalah mendeskripsikan kritik berdasarkan tematik novel berupa masalah sosial yang meliputi bidang birokrasi pemerintahan, ekonomi, kejahatan dan moral dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Kemudian menyimpulkan amanat novel yang terkandung dalam novel.
Hasil analisis tentang kritik sosial mengenai bidang birokrasi pemerintahan adalah penyalahgunaan wewenang yang dilakukan pejabat pemerintah untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya. Serta ketidakadilan pemerintah dalam menentukan kebijakan yang kurang berpihak kepada masyarakat daerah. Kritik terhadap bidang ekonomi yaitu tentang ketimpangan ekonomi, serta kemiskinan dan permasalahan yang begitu pelik membuat seseorang bertindak diluar norma masyarakat untuk memenuhi kebutuhan ekonomisnya. Kritik terhadap masalah kejahatan yaitu mengenai tindakan kejahatan berupa kriminalitas, pelecehan seksual, korupsi, dan pemerasan, sedangkan kritik dalam masalah moral yaitu mengenai rendahnya nilai-nilai moral yang dimiliki seorang individu, seperti masalah moral berupa sifat serakah, masalah moral berupa sifat matrealistis, dan masalah moral berupa sikap semena-mena terhadap kaum marjinal.
This title of research is “Kritik Sosial pada Novel Senja di Jakarta Karya Mochtar Libis”. The purpose of this research is to describe the theme, plot, character and characterization, setting, point of view, and the developing message from the inside.
This research used sociological literature approach, for analyzing social criticism in the novel as a research focus. The method that used is analysis descriptive qualitative method.
The discussion started from describing intrinsic element, such as: plot, character and characterization, setting, and point of view that construct the novel from the inside and having relevance between each element. The setting and the character supported each other in developing the story, and also became the storytelling base that contain social criticism in it. The second is discussion that discribe criticism based on thematic novel which is social problem that contain goverment bureaucracy, economics, crime and moral using sociological literature approach. The last is conclude the message that contained in the novel.
The research result about social criticism in the goverment bureaucracy is authority manipulation that have been done by the goverment officials for their own personal interests. Also the goverment injustice in determining policy that less siding to the regional community. The economics criticism is about the economics imbalance, poverty and complicated problem that make many people act out of society norms to provide their economic needs. The crime criticism is about criminal activity, sexual harassement, corruption, and extortion. While the moral criticism is about individual who have low moral values, such as: greedy, materialistics, and being arbitrary to the marginalized.
2036523395H1G014018PROFIL KUALITAS FISIK DAN KIMIA AIR DI WADUK SAGULING BANDUNG JAWA BARAT TAHUN 2018Waduk Saguling terletak di Bandung Barat, Jawa Barat yang dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya keramba jaring apung. Keberadaan KJA dari tahun ke tahun mengalami peningkatan sehingga menyebabkan perubahan kualitas air. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan serta mengetahui kondisi kualitas fisik dan kimia air antar stasiun Di Waduk Saguling Bandung Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel dengan purposive random sampling (area inlet, KJA, tengah dan outlet yang ada di Waduk Saguling). Lokasi pengambilan sampel dilakukan pada 4 (empat) stasiun dengan 5 kali ulangan pengambilan sampel, waktu penelitian pada bulan Juli 2018. Data dianalisis secara deskriptif komparatif dan uji F. Hasil pengukuran parameter fisik dan kimia air, yaitu : suhu air 26.4-27.2oC, kecerahan 86.3-148.9 cm, kekeruhan 0.97-4.48 NTU, TSS 47.6-164.0 mg/L, TDS 154.2-185.0 mg/L, DHL 231.2-277.4 µS/cm, pH 7.61-7.86, DO 2.76-5.16 mg/L, CO2 bebas 2.46-3.65 mg/L, alkalinitas 1.46-2.20 mg/L, nitrat 0,048-0,291 mg/L, ortofosfat 0.013-0.021 mg/L, amonia 0.018-0.030 mg/L, COD 12.08-29.50 mg/L, BOD 3.57-5.74 mg/L. Disimpulkan bahwa secara umum kondisi kualitas fisik dan kimia air antar stasiun (area Waduk Saguling) berbeda nyata, kecuali pH dan alkalinitas. Adapun kondisi kualitas fisik dan kimia air mendukung bagi habitat biota akuatik, kecuali alkalinitas, amonia dan DO.Saguling Reservoir is located in West Bandung, West Java, which is used for floating net cage cultivation. The existence of KJA from year to year has increased, causing changes in water quality. The study aimed to find out the differences and determine the condition of the physical and chemical quality of water between stations in Saguling Reservoir, Bandung, West Java. The method used is a survey method. The sampling technique was purposive random sampling (inlet area, KJA, middle and outlet in Saguling Reservoir). The sampling location was carried out on 4 (four) stations with 5 replications of sampling, study time in July 2018. Data were analyzed by comparative descriptive and F test. The results of measurements of physical and chemical parameters of water, namely: water temperature 26.4-27.2oC, brightness 86.3-148.9 cm, turbidity 0.97-4.48 NTU, TSS 47.6-164.0 mg/L, TDS 154.2-185.0 mg/L, DHL 231.2-277.4 µS/cm, pH 7.61-7.86, DO 2.76-5.16 mg/L, CO2 free 2.46-3.65 mg/L, alkalinity 1.46-2.20 mg/L, nitrate 0.048-0.291 mg/L, orthophosphate 0.013-0.021 mg/L, ammonia 0.018-0.030 mg/L, COD 12.08-29.50 mg/L, BOD 3.57 -5.74 mg/L. It was concluded that in general the condition of physical and chemical quality of water between stations (Saguling Reservoir area) was significantly different, except for pH and alkalinity. The conditions of physical and chemical quality of water support habitat for aquatic biota, except alkalinity, ammonia and DO.
2036623388E1A113090KAJIAN YURIDIS TERHADAP PENERAPAN PASAL 48 KITAB UNDANG UNDANG HUKUM PIDANA TENTANG KEADAAN DARURAT DALAM PUTUSAN NOMOR 111/PID.SUS/2017/PN SAG TAHUN 2017 ABSTRAK
Dalam kasus Fidelis yang ditangkap sebab kedapatan menanam ganja dibelakang rumahnya untuk pengobatan penyakit Syringomyelia yang diderita sang istri Yeni Riawati , Hakim seolah menganggap hukum positif sebagai satu-satunya sumber hukum yang sah dan paling benar dengan menafikan fakta lain atau fakta non hukum yang tersembunyi di baliknya. Padahal tujuan dicipataknnya hukum itu sendiri adalah untuk menciptakan kedamaian, tidak hanya ketertiban tetapi juga kesebandingan. cita-cita hukum sebagaimana yang diinginkan hanya menyentuh pada taraf ketertiban, namun mengesampingkan kesebandingan, sehingga tujuan diselenggarakannya hukum itu belum terwujud.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur-unsur Pasal 48 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang keadaann darurat dalam perkara pidana Nomor111/Pid.Sus/2017/Pn.Sag dan untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum hakim dalam penjatuhan pidana pada putusan perkara pidana Nomor: 111/Pid.Sus/2017/Pn.Sag. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif. Data yang diperoleh akan dianalisa dengan menggunakan metode normatif kualitatif.
Kesimpulan hasil penelitian Hakim dalam mengadili dan menjatuhkan hukuman pada Putusan Nomor : /Pid.Sus/2017/PN Sag terlalu mengedepankan penerapan Pasal 116 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tanpa mempertimbangkan Pasal 48 KUHP sebagai alasan pemaaf atau alasan pembenar sehingga membuat putusan seolah olah tidak mempertimbangkan rasa kemanusiaan. Kemudian Unsur-unsur Pasal 48 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang telah dibuktikan dalam putusan Nomor 111/Pid.Sus/2017/Pn.Sag adalah adanya suatu peristiwa konkret, yaitu adanya pertentangan-pertentangan antara kepentingan hukum dengan kewajiban hukum , dari kepentingan dan kewajiban hukum tersebut dihadapkan dengan mana diantara kewajiban dan kepentingan hukum yang dihadapi yang dalam keadaan darurat apabila tanpa suatu pengorbanan maka akan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa .
ABSTRACT

Fidelis got caught because he plant canabis in his backyard for his wive, Yeni Riawati’s medicine that has Syringomyelia ill. The judges assume positive law as the only legitimate and most correct source law source. They ignored the other fact or non-law fact behind. Even though the purpose of the law is to create peace, not just public order but also the public balance. The purpose of law here just has public order, but ignored the public balance, so the purpose has not fully materialized.
The purpose of this research is to know the implementation of Article 48 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana’s elements about exigency in criminal case Number 111/Pid.Sus/2017/Pn.Sag and to know the judges’s law base consideration in giving decision on in criminal case Number 111/Pid.Sus/2017/Pn.Sag. The research method is using yuridicial normative approach. The obtained data would analized with using normative kualitative methode.
The the judges in adjudicate decision number: /Pid.Sus/2017/PN.Sag were too put forward the implementation of Article 116 Undang-Undang No 35 tahun 2009 without consider Article number 48 KUHP as forgiving reason or justifier reason. It makes the judges’s decision were not consider the humanity. Then, the elements of Article number 48 KUHP in judges’s decision number: 111/Pid.Sus/2017/Pn.Sag, there is a concrete events that is conflicts between law interest and law responsibility, this conflicts should facing the exigency when if without the medicine, it will get fatalities.
2036723396C1A014009FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGANGGURAN TERBUKA DI INDONESIA TAHUN 2000-2016Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengangguran Terbuka Di Indonesia Tahun 2000-2016. Masalah penelitian ini adalah tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia masih tinggi, yaitu dari tahun 2010-2016 TPT di Indonesia berada diurutan kedua dari beberapa negara di Asia dengan persentase rata-rata sebesar 6,25 persen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penanaman modal dalam negeri (PMDN), penanaman modal asing (PMA), inflasi, dan upah minimum terhadap pengangguran terbuka dan menganalisis variabel yang berpengaruh paling besar terhadap pengangguran terbuka di Indonesia tahun 2000-2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data time series selama 17 tahun dari tahun 2000-2016 dengan metode analisis regresi linear berganda (OLS atau Ordinary Least Square).
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PMDN berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengangguran terbuka di Indonesia, PMA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran terbuka di Indonesia, inflasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengangguran terbuka di Indonesia, dan upah minimum berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran terbuka di Indonesia. Variabel yang berpengaruh paling besar terhadap pengangguran terbuka di Indonesia adalah penanaman modal asing (PMA).
Implikasi dari kesimpulan diatas adalah PMA berpengaruh paling besar untuk mengatasi masalah pengangguran terbuka di Indonesia sehingga pemerintah harus lebih berupaya untuk meningkatkan investasi PMA dengan cara menciptakan iklim investasi yang kondusif dan kemudahan dalam prosedur perizinan berinvestasi. Namun demikian, investasi PMA yang masuk perlu diseleksi supaya tidak mengganggu kelestarian lingkungan hidup, ada alih teknologi yang tepat dari luar negeri ke Indonesia, memperhatikan penggunaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan diperbolehkan menggunakan Tenaga Kerja Asing (TKA) tetapi harus TKA yang profesional. Selain itu, perusahaan-perusahaan dalam negeri atau investor dalam negeri juga diberi kebijakan oleh pemerintah berupa kemudahan berinvestasi serta pemerintah berupaya meningkatan kualitas TKI dengan perbaikan sistem pendidikan dan menambah jumlah balai latihan kerja (BLK). Terkait upah minimum, dalam kebijakan menetapkan kenaikan upah minimum pemerintah harus memperhatikan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan dihitung berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi, karena upah mempengaruhi daya beli masyarakat terhadap barang dan jasa.
This research entitled “Factors That Affecting Open Unemployment In Indonesia At 2000-2016”. The problem of this research is the open unemployment rate in Indonesia is still high, from 2010-2016 open unemployment rate in Indonesia was ranked second from several countries in Asia with an average percentage of 6,25 percent. The purpose of this research was to analyze the effect of domestic direct investment, foreign direct investment, inflation, and minimum wage on open unemployment and analyze the variables that have the most take effect on open unemployment in Indonesia at 2000-2016. This research is quantitative research. The data that used in this research is secondary data based on time series data during 17 years from 2000-2016 and used Ordinary Least Square (OLS) analysis method.
Based on the results of the research showed that the variable of domestic direct investment has a negative and not significant effect on open unemployment in Indonesia, foreign direct investment has a negative and significant effect on open unemployment in Indonesia, inflation has a positive and not significant effect on open unemployment in Indonesia, and minimum wage has a positive and significant effect on open unemployment in Indonesia. The variable that has the most influential on open unemployment in Indonesia is foreign direct investment.
The implications of the conclusions above is foreign direct investment has the most influential on overcoming the problem of open unemployment in Indonesia so the government must put more effort into increasing foreign direct investment by creating a conducive investment climate and ease in investment licensing procedurs. However, incoming foreign direct investment need to be selected so it not to interfere with environmental sustainability, there is appropriate technology transfer from abroad to Indonesia, pay attention to the use of Indonesian labors and are allowed to use foreign labors but must be professional foreign labors. Furthermore, domestic companies or domestic investors are also given a policy by the government in the form of ease of investment and the government seeks to improve the quality of Indonesian labors by improving the education system and increase job training centers. Related to minimum wage, in the policy of setting a rise in the minimum wage, the government must pay attention to decent living needs and be calculated based on inflation and economic growth because wages affect people’s purchasing power towards goods and services.
2036823398C1K013015The Effect of Organizational Culture on Employee Performance: The Mediating Role of Organizational Commitment
(Study at Polres Ciamis, Kabupaten Ciamis)
Tugas dan peran petugas polisi dalam masyarakat demokratis saat ini semakin kompleks. Sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk menegakkan hukum dan ketertiban membuat kinerja mereka dinilai sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan peran mediasi dari komitmen organisasi.

Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan metode penelitian survei. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel untuk penelitian ini. Sampel dari penelitian ini adalah 200 petugas polisi dari Polres Ciamis. Perangkat lunak statistik SPSS dan Amos digunakan untuk tujuan analisis data.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki efek positif pada komitmen organisasi dan kinerja karyawan. Selain itu, komitmen organisasi memiliki efek positif pada kinerja karyawan serta memediasi hubungan kausal antara budaya organisasi dan kinerja pekerjaan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi kepada Polres Ciamis dalam meningkatkan kinerja petugasnya.
Police officers duties and roles in today’s democratic society are getting complex. As the party whose responsibility is to enforce law and order, it makes their performance matter the most. This research is aimed to figure out the effect of organizational culture on employee performance with the mediating role of organizational commitment.
The research methodology that used in this study is a case study with survey research method. Purposive sampling technique is used to determine the sample for this research. The sample of this research are 200 police officers of Polres Ciamis. SPSS and Amos statistical software are being used for data analysis purpose.
The results of this study indicate that organizational culture has a positive effect on both organizational commitment and employee performance. Additionally, organizational commitment has a positive effect on employee performance as well as mediating the causal relationship between organizational culture and job performance. The result of this study is expected to give the implications to Polres Ciamis in increasing the performance of its officers.
2036923399H1F014006GEOLOGI DAN KUALITAS ANDESIT SEBAGAI BAHAN
BANGUNAN DI DAERAH KALIREJO DAN SEKITARNYA
KECAMATAN KOKAP KABUPATEN KULONPROGO
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Daerah penelitian berada di Desa Kalirejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Daerah penelitian memiliki potensi bahan galian andesit dalam jumlah yang cukup besar yang pemanfaatannya masih belum optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi geologi, kualitas serta rekomendasi pemanfaatan andesit sebagai bahan bangunan sehingga bisa mengoptimalkan pemanfaatan andesit di Desa Kalirejo sesuai dengan kriteria yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya pemetaan geologi, analisis geologi, dan analisis sifat fisik dan mekanik batuan. Geomorfologi daerah penelitian terdiri dari Satuan Punggungan Aliran Lava Hargomulyo, Satuan Punggungan Aliran Piroklastik Hargorejo, dan Satuan Perbukitan Intrusi Kalirejo. Satuan batuan yang ada di daerah penelitian yaitu Satuan Breksi Volkanik, Satuan Lava Andesit, Satuan Intrusi Andesit, dan Satuan Intrusi Dasit. Struktur yang berkembang di daerah penelitian yaitu sesar mendatar kiri Kalirejo. Dari hasil pengujian kualitas andesit berdasarkan nilai kuat tekan, semua sampel uji termasuk dalam klasifikasi medium strength dengan nilai kuat tekan rata-rata antara 51,841-54,227 MPa. Berdasarkan syarat mutu batu alam untuk bahan bangunan (SNI 03-0394-1989), andesit di daerah penelitian dapat dimanfaatkan sebagai batu hias atau batu tempel serta tonggak dan batu tepi jalan.Study area is located at Kalirejo Village, Kokap Subdistrict, Kulonprogo Regency, Special Region of Yogyakarta. The study area has a large andesite deposit potential which has not been used optimally. This study is used to understand the geology condition, quality as well as recommendation of andesite usage as a building materials which will optimize the usage of andesite at Kalirejo Village that corresponds with the current criterion. Method used in this study are geology mapping, geology analysis and rock physical and mechanics properties analysis. Geomorphology of the study area consists of Hargomulyo Back Lava Flow Unit, Hargorejo Back Pyroclastic Flow and Kalirejo Hill Intrusion Unit. Rock unit in the study area consists of Volcanic Breccia Unit, Andesite Lava Unit, Andesite Intrusion Unit and Dacite Intrusion Unit. Structure which develop in the study area is Kalirejo left strike-slip fault. Study result shows that andesite quality test based on compressive strength value, all tested samples include in medium strength classification with average compressive strength value between 51,841-54,227 MPa. Based on natural rock quality requirement for building material (SNI 03-0394-1989) andesite in the study area can be used as decoration rock or paste rock as well as pillar and side road rocks.
2037023402A1L014119PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptanapoir) DENGAN DOSIS DAN JENIS PUPUK NITROGEN YANG BERBEDA PADA TANAH PASIR PANTAIPenelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan dosis pupuk N yang optimum terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat pada tanah pasir pantai, (2) menentukan jenis pupuk N yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat pada tanah pasir pantai, (3) menentukan pengaruh dari interaksi antara jenis dan dosis pupuk N terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat pada tanah pasir pantai. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2018 di Experimental farm dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu dosis pupuk nitrogen yang terdiri dari 3 taraf, yaitu dosis 25 kg/ha, 187,5 kg/ha , dan 300 kg/ha. Faktor kedua yaitu jenis pupuk N yang terdiri dari 3 taraf, yaitu Urea ZA, KNO3, dan NPK. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, luas daun, tingkat kehijauan daun, diameter daun, luas daun, RGB, panjang akar, jumlah akar, bobot segar tanaman, bobot segar batang, bobot segar daun, bobot segar akar, kadar klorofil total, bukaan stomata, dan bobot kering tanaman. Hasil penelitian menunujukkan bahwa dosis pupuk N yang direkomendasikan adalah dosis 187,5 kg/ha sehingga menghasilkan 25,2 t/ha. Jenis pupuk N yang direkomendasikan adalah pupuk NPK sehingga menghasilkan 21,89 t/ha. Kombinasi antara dosis pupuk N 187,5 kg/ha dan pupuk NPK merupakan kombinasi yang memberikan interaksi terhadap variabel bobot tanaman segar dan bobot batang segar, sehingga menghasilkan tanaman kangkung darat sebanyak 33,2 t/ha.The research aimed to: 1) determine the dosage of N fertilizer which is most effectife for the growth and yield of kangkung in coastal land, 2) determine the kind of N fertilizer which is most effective for the growth and yield of kangkung in coastal land, 3) determine effect from interaction between the dosage and kind of N fertilizer for growth and yield of kangkung in coastal land. The research is conducted from March until June 2018 in experimental farm , Faculty of Agriculture,and Laboratory of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The research design used is Randomized Complete Block Design (RCBD) with two factors. The first factor is the dose of nitrogen fertilizer (N) consisting of 3 levels, 25 kg/ha dose, 187,5 kg/ha dose, and 300 kg/ha dose. The second factor is the kind of nitrogen fertilizer (N) consisting of 3 levels, Urea ZA, KNO3, NPK. The variables observed were plant height, leaf number, leaf height, leaf diameter, the green of leaf, leaf area, root height, root number, fresh and dry plant weight, fresh leaf weight, fresh root weight, fresh rod weight, clorophil total number,and stomata aperture. The results showed that 187,5 kg/ha dose was the most effective to increase the growth and yield of kangkung, therefore the result was 25,2 t/ha. NPK is the most effective to increase the growth and yield of kangkung on coastal sand, therefore the result was 21,89 t/ha. The combination between 187,5 kg/Ha dose and NPK are the combination which gave an interaction for fresh plant and rod weight, therefore the result was 33,2 t/ha.
2037123407B1J012132Keanekaragaman dan Pemanfaatan Tumbuhan Paku Terrestrial di Hutan Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Kabupaten BanyumasIndonesia memiliki sekitar 28.000 spesies tumbuhan yang telah teridentifikasi dan tumbuhan paku (Pteridophyta) merupakan salah satu divisio tumbuhan yang mempunyai banyak spesies, yaitu lebih dari 10.000 spesies. Kelompok tumbuhan ini umumnya berhabitus herba, semak, atau perdu, hanya sedikit yang berhabitus pohon. Ciri khas tumbuhan paku yaitu adanya spora di dalam kantung-kantung spora (sporangium) yang berkelompok membentuk sorus. Tumbuhan paku yang hidup di permukaan tanah disebut tumbuhan paku terrestrial dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tanaman hias, sayuran, obat-obatan, dan lain-lain. Desa Ketenger terletak di kaki Gunung Slamet dengan kontur berbukit. Desa ini diapit dua hutan lindung milik Perhutani di sisi utara dan barat. Hutan di wilayah desa merupakan hutan homogen dengan vegetasi mayoritas berupa pohon damar (Agathis damara) dan di bawah tegakan-tegakan damar banyak ditemukan beragam tumbuhan paku. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui keanekaragaman dan pemanfaatan tumbuhan paku terrestrial di Hutan Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden. Penelitian dilakukan dengan metode survei, dengan teknik pengambilan sampel jelajah hutan. Parameter yang diamati pada penelitian ini meliputi sifat-sifat morfologi dari rimpang, sisik, ental, stipe, daun, dan sorus. Wawancara juga dilakukan pada beberapa warga Desa Ketenger terkait pemanfaatan tumbuhan paku terrestrial oleh masyarakat setempat. Data yang diperoleh dari pengambilan sampel dan wawancara selanjutnya dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian didapatkan 19 spesies tumbuhan paku terrestrial yang berasal dari 7 familia, yaitu Aspleniaceae, Cyatheaceae, Dryopteridaceae, Pteridaceae, Selaginellaceae, Tectariaceae, dan Thelypteridaceae. Familia Thelypteridaceae anggotanya paling banyak ditemukan, yakni berjumlah 11 spesies. Hasil wawancara menunjukkan bahwa masyarakat setempat paling banyak memanfaatkan tumbuhan paku terrestrial sebagai pakan ternak.Indonesia has about 28.000 identified plants species and ferns is one of plants division that have a lot of members, which are 10.000 species. These plants are either herbs, bushes, or shrubs, but there are also some that tree-like. Ferns have one peculiar characteristic in which they reproduce with spores that contain inside sporangia which form into sori. Ferns that live on the ground are called terrestrial ferns and they can be used as food, building material, medicine, ornament, etc. Ketenger Village is located on the southern slope of Mt. Slamet that has hilly contour, and between northern side and western side of Perhutani’s Forest. The forest within the village is homogeneous with damar (Agathis damara) as the dominant tree and ferns under its shade. Purposes of this research were to discover the diversity and use of terrestrial ferns in Ketenger Village’s Forest, Baturraden. The research was conducted by using survey method, with exploration as sampling technique. Observed parts included morphological traits of rhizome, scales, fronds, stipes, leaves, dan sori. Interview also conducted to find out the use of terrestrial ferns by natives. Data obtained from sampling and interview were analyzed descriptively. The results showed that there were 19 terrestrial ferns species which came from 7 families, such as Aspleniaceae, Cyatheaceae, Dryopteridaceae, Pteridaceae, Selaginellaceae, Tectariaceae, and Thelypteridaceae. Thelypteridaceae familia had plenty of its members found, which were 11 species. The results also showed that Ketenger Villagers mostly use terrestrial ferns as cattle food.
2037223403E1A012327PERAN LEMBAGA PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN (LPSK) UNTUK MELINDUNGI SAKSI PELAPOR DALAM PERADILAN TINDAK PIDANA KORUPSISkripsi ini menguraikan mengenai bagaimana peranan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam melindungi saksi pelapor dalam perkara tindak pidana korupsi. Permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah Bagaimana hah-hak saksi pelapor dalam memperoleh perlindungan hukum dalam peradilan tindak pidana korupsi dan Bagaimana peran lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) untuk melindungi saksi pelapor dalam peradilan tindak pidana korupsi. Penulisan skripsi ini menggunakan metode penelitian yuridis sosiologis
Hasil penelitian dan pembahasan yaitu Hak-hak saksi pelapor dilindungi selama proses penyelidikan sampai pelaksanaan putusan pengadilan berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban Pasal 5 ayat 1 huruf a sebagai payung hukum untuk memberikan perlindungan saksi pelapor dalam mengungkap tindak pidana korupsi. Tugas, fungsi, dan wewenang LPSK diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 Pasal 12 yang memberikan jaminan perlindungan hukum baik psikis maupun fisik selama proses penyelidikan sampai peradilan. Perlindungan yang diberikan oleh LPSK untuk melindungi saksi dan pelapor diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 Pasal 28 dan Pasal 29 mengenai tata cara untuk mendapatkan perlindungan.
Simpulan dari skripsi ini LPSK sebagai lembaga yang berwenang melindungi saksi pelapopr sudah bekerja dengan optimal, yaitu mengawal hak-hak yang harus didapat saksi pelapor agar tidak di ciderai
This thesis describes the role of the Witness and Victim Protection Agency (LPSK) in protecting reporting witnesses in cases of corruption. The problems raised in this thesis are how the rights of the reporting witnesses in obtaining legal protection in the corruption court and how the role of witness and victim protection institutions (LPSK) is to protect the reporting witnesses in the criminal act of corruption. The writing of this thesis uses a sociological juridical research method.
The results of the study and discussion are the rights of the reporting witness are protected during the investigation process until the implementation of the court's decision based on Law Number 31 of 2014 concerning Witness and Victim Protection Article 5 paragraph 1 letter a as a legal umbrella to provide reporting witness protection in exposing corruption. The duties, functions and authorities of LPSK are regulated in Law Number 31 of 2014 Article 12 which guarantees legal protection both psychologically and physically during the investigation process to the court. The protection provided by LPSK to protect witnesses and reporters is regulated in Law No. 31 of 2014 Article 28 and Article 29 concerning procedures for obtaining protection.
The conclusions of this thesis LPSK as the institution that is authorized to protect witnesses to work has been working optimally, namely guarding the rights that must be obtained by the reporting witness so as not to be injured
2037325644F1B112024PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS SOSIAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BANYUMASPada dasarnya Kinerja Pegawai merupakan hasil kerja seorang pegawai yang secara kualitas maupun kuantitas tercapai dengan baik sesuai tanggung jawabnya selama periode tertentu menurut standar dan kriteria yang ditetapkan sebelumnya. Untuk menciptakan kinerja yang tinggi, dibutuhkan adanya peningkatan kerja yang optimal dan mampu mendayagunakan potensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh karyawan guna menciptakan tujuan organisasi, sehingga akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Kompetensi Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi Kinerja Pegawai di antaranya adalah Kompetensi Kerja dan Motivasi Kerja. Merujuk dari beberapa teori dan pendapat para ahli serta beberapa hasil penelitian terdahulu hipotesis penelitian ini adalah Terdapat Pengaruh Secara Bersama-Sama Yang Positif Dan Signifikan Antara Kompetensi Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai.
Penelitian ini menggunakan metode survei, teknik analisis data yang digunakan adalah Korelasi Kendall Tau-c, Konkordansi Kendall W dan Regresi Ordinal. Hasil analisis menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Kompetensi Kerja terhadap Kinerja Pegawai dengan koefisien Regresi Ordinal sebesar 13,849 dan berpengaruh sebesar 43,7 persen. (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai dengan koefisien Regresi Ordinal sebesar 15,224 dan berpengaruh sebesar 43,7 persen. (3) Terdapat pengaruh secara bersama-sama yang positif dan signifikan antara Kompetensi Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai dengan koefisien Regresi Ordinal sebesar 26,916 dan berpengaruh sebesar 52,4 persen.
Kesimpulan hasil penelitian ini ialah Kompetensi Kerja dan Motivasi Kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil di Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas.
Basically, Employee Performance is the result of the work of an employee who is achieved in quality and quantity well according to his responsibilities during a certain period according to the standards and criteria previously set. To create high performance, it is necessary to increase optimal work and be able to utilize the potential of human resources owned by employees to create organizational goals, so that it will make a positive contribution to the development of the organization. The purpose of this study was to determine and analyze the influence of Work Competence and Work Motivation on Employee Performance at the Social Service of Community and Village Empowerment in Banyumas Regency.
There are several factors that influence Employee Performance including Work Competence and Work Motivation. Referring from several theories and opinions of experts and some results of previous research the hypothesis of this research is that there is a joint and positive influence between competencies and work motivation on employee performance.
This study uses a survey method, the data analysis techniques used are Kendall Tau-c Correlation, Kendall W Concordance and Ordinal Regression. The results of the analysis show: (1) There is a positive and significant influence between Job Competence on Employee Performance with the Ordinal Regression coefficient of 13.849 and an effect of 43.7 percent. (2) There is a positive and significant influence between Work Motivation on Employee Performance with the Ordinal Regression coefficient of 15.224 and an effect of 43.7 percent. (3) There is a positive and significant joint effect between Work Competence and Work Motivation on Employee Performance with the Ordinal Regression coefficient of 26.916 and an effect of 52.4 percent.
The conclusion of the results of this study is that Work Competence and Work Motivation together have a positive and significant effect on the performance of Civil Servants in the Social Service of Community and Village Empowerment in Banyumas Regency.
2037423406B1J014148Isolasi dan Uji Kemampuan Bakteri Endofit Akar Tanaman Pisang (Musa sp.) Dalam Menghambat Pertumbuhan Mikroba Patogen Tanaman Secara InvitroTanaman pisang kebanyakan tumbuh di daerah tropis termasuk Indonesia. Salah satu kendala dalam usahatani pisang adalah adanya patogen yang menyebabkan berbagai penyakit seperti layu pisang. Penyakit layu pisang umumnya disebabkan oleh jamur patogen Fusarium oxysporum (disebut penyakit layu fusarium) dan Ralstonia solanacearum (penyebab penyakit layu bakteri). Pengendalian secara biologi terhadap layu pisang dapat dilakukan dengan memanfaatkan peran mikroba antagonis khususnya bakteri endofit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan isolat bakteri endofit dari akar tanaman pisang (Musa sp.), mengetahui kemampuan bakteri endofit akar tanaman pisang (Musa sp.) dalam menghambat pertumbuhan mikroba patogen secara in vitro dan mengetahui identitas isolat bakteri endofit akar tanaman pisang (Musa sp.) yang menghambat pertumbuhan mikroba patogen. Metode penelitian yang dilakukan adalah menggunakan metode survey. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive random sampling. Tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel akar, strerilisasi sampel akar menggunakan NaOCl3 2%, isolasi bakteri endofit akar tanaman pisang pada medium NA, uji kemampuan penghambatan bakteri endofit terhadap mikroba patogen tanaman secara in vitro menggunakan uji tantang pada medium NA dan PDA dan karakterisasi isolat bakteri endofit potensial dilakukan secara kovensional. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu didapatkan 9 isolat bakteri endofit akar tanaman pisang. Isolat bakteri endofit PA, PC, PD, PE, PH dan PI mampu menghambat pertumbuhan F. oxysporum dan R. solanacearum, Isolat PB hanya mampu menghambat pertumbuhan F. oxysporum, isolat PG hanya mampu menghambat pertumbuhan R.solanacearum, sedangkan isolat PF tidak mampu menghambat pertumbuhan F. oxysporum maupun R.solanacearum. Hasil karakterisasi isolat potensial berdasarkan Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology 9th edition. menunjukan bahwa satu isolat (PA) termasuk spesies anggota genus Enterobacter, 4 isolat (isolat PB, PE, PG dan PI) spesies anggota genus Bacillus, 2 isolat (PC dan PD) spesies anggota genus Lactobacillus dan satu isolat lainnya (PH) termasuk spesies anggota genus Micrococcus.Banana plants mostly grow in tropical area including Indonesia. One of obstacles in planting banana is the presence of pathogen which can cause various diseases such as wilt banana. Wilt banana is commonly caused by pathogenie fungus of Fusarium oxysporum (called wilt fusarium disease) and Ralstonia solanacearum (called wilt bacteria disease). Biological control on wilt banana can be implemented by utilizing the role of antagonistic microbes especially endofitie bacteria. The purposes of this research were to obtain isolates of endophytic bacteria from the roots of banana plants (Musa sp.), to know the ability of endophytic bacteria from the roots of banana plants (Musa sp.) capable of inhibiting the growth of pathogenic microbes in vitro and to find out the identity potential endophytic bacteria isolated from the roots of banana plants (Musa sp.) inhibitly the growth of pathogenic microbes. The research using a survey method. The sampling technique was done by purposive random sampling. The research stages included sampling of roots, sterilization root samples using 2% NaOCl3, inoculation of endophytic bacteria on medium NA, test the ability endophytic bacteria inhibiting the growth of plant pathogenic microbes in vitro on medium NA and PDA, and characterization of endophytic bacteria isolates. The obtained data were analyzed descriptively. The results of this research obtained 9 isolates of endophytic bacteria from the roots of banana plants (Musa sp.). Isolates of endophytic bacteria of PA, PC, PD, PE, PH and PI were capable of inhibiting the growth of F. oxysporum and R. solanacearum, PB isolate only inhibit the growth of F. oxysporum, PH isolate only inhibited the growth of R. solanacearum, while isolates of PF and PG were unable to inhibit the growth of F. oxysporum and R. solanacearum. Identification of potential isolates based on Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology 9th edition showed that one isolate of PA was identify as species member of the genus Enterobacter, 4 isolates of PB, PE, PG and PI are spesies members of the genus Bacillus, 2 isolates of PC and PD were spesies members of the genus Lactobacillus and isolate of (PH) was a spesies member of the genus Micrococcus.
2037523408C1K014047THE INFLUENCE OF TRUST, SECURITY AND SERVICE QUALITY TOWARD PURCHASE DECISION AT LAZADA.CO.ID (Study on Consumer of Lazada Online Store at Purwokerto)
The Influence of Trust, Security and Service Quality toward Purchase Decision at Lazada.co.id. (Study on Consumer of Lazada Online Store at Purwokerto)
Kurnianto Aji P
Kurnianto. 2018. The Influence of Trust, Security and Service Quality toward Purchase Decision, A case study at Purwokerto. Thesis, Education Management Department Universitas Jenderal Soedirman. Advisors: (I) Prof. Dr. Suliyanto, M.M, (II) Dr. Lusy Suwandari, S.E, M.Si.
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kepercayaan pelanggan, layanan, dan kualitas layanan pada keputusan pembelian di Lazada.co.id. Sampel dalam penelitian ini ada 120 responden yang merupakan pelanggan di Lazada.co.id. Metode convenience sampling dalam menentukan sampel penelitian ini. Data dianalisis menggunakan regresi berganda dengan software statistik SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) kepercayaan Pelanggan dalam hasil pembelian di Lazada.co.id. (2) Keamanan hasil pembelian di Lazada.co.id. (3) Kualitas layanan yang positif untuk keputusan pembelian di Lazada.co.id.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna lazada di Purwokerto. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria untuk pengguna lazada.co.id di Purwokerto pernah membeli secara online di lazada.co.id. Sampel berjumlah 120 responden dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner online. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan regresi berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepercayaan memberikan pengaruh positif terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan hasil nilai t sekitar 5,064 dengan nilai signifikansi 0,000, kurang dari 0,05 dan nilai koefisien regresi 0,507; (2) keamanan memberikan pengaruh positif terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan hasil nilai t sekitar 3,375 dengan nilai signifikansi 0,001, kurang dari 0,05 dan nilai koefisien regresi 0,331; (3) kualitas layanan tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan hasil nilai t sekitar 1,708 dengan nilai signifikansi 0,090, lebih besar dari 0,05 dan nilai koefisien regresi 0,153.
Dari hasil penelitian ini, peneliti dapat memberikan saran-saran berikut, yaitu; (1) kepercayaan diperlukan peningkatan layanan yang lebih responsif dan lebih banyak informasi jujur dari penjual sehingga konsumen merasa puas, dan lazada dapat memberikan kompensasi jika pelanggan tidak puas seperti barang rusak, transaksi yang disediakan oleh lazada juga harus banyak pilihan untuk sistem pembayaran sehingga konsumen dapat dengan mudah memilih sistem pembayaran; (2) Lazada memiliki sistem keamanan yang baik dan pilihan transaksi yang diberikan oleh lazada contoh COD sangat aman karena bekerja dengan JNE, mereka juga memberikan jaminan setiap transaksi yang perlu ditingkatkan; (3) evaluasi tentang kualitas layanan semakin meningkat karena layanan mempunyai dampak yang lebih tinggi bagi pelanggan untuk membeli kembali di beberapa pasar online dalam kualitas layanan purwokerto di lazada masih belum memuaskan dan perlu ditingkatkan.

Kata Kunci : Kepercayaan pelanggan, Keamanan, Kualitas Layanan
The Influence of Trust, Security and Service Quality toward Purchase Decision at Lazada.co.id. (Study on Consumer of Lazada Online Store at Purwokerto)
Kurnianto Aji P
Kurnianto. 2018. The Influence of Trust, Security and Service Quality toward Purchase Decision, A case study at Purwokerto. Thesis, Education Management Department Universitas Jenderal Soedirman. Advisors: (I) Prof. Dr. Suliyanto, M.M, (II) Dr. Lusy Suwandari, S.E, M.Si.
Abstrak
The purpose of this study is to find out and analyze customer trust, service, and service quality on purchasing decisions at Lazada.co.id. Sample in this study there are 120 respondents who are customers at Lazada.co.id. Convenience sampling method in determining the sample of this study. Data were analyzed using multiple regression with SPSS version 25 statistical software. The results of this study indicate that, (1) Customer trust in the purchase results at Lazada.co.id. (2) Security of the purchase results at Lazada.co.id. (3) Positive service quality for purchasing decisions at Lazada.co.id.
This study uses a quantitative approach by collecting data through survey methods. The population in this study were user lazada in Purwokerto. The sampling technique uses the method purposive sampling with criteria for users of lazada.co.id in Purwokerto never bought online at lazada.co.id. Samples totaled 120 respondents with data collection techniques using an online questionnaire. Data analysis techniques in this study use descriptive analysis techniques and multiple regression
The result of this research shows that: (1) trust gives positive impact on purchase decision, proved by the result of t value about 5.064 with significance value of 0.000, less than 0.05 and the value of regression coefficient of 0.507; (2) security gives positive impact on purchase decision, proved by the result of t value about 3.375 with significance value of 0.001, less than 0.05 and the value of regression coefficient of 0.331; (3) service quality gives not effect on purchase decision, proved by the result of t value about 1.708 with significance value of 0.090, greater than 0.05 and the value of regression coefficient of 0.153.
From the result of this research, the researcher can give the following suggestions, those are; (1) trust is needed improved a more responsive service and more honest information from sellers so consumers feel satisfied, and lazada provides compensation if dissatisfied customers such as damaged items, transactions provided by lazada must also be a lot of choices for payment systems so that consumers can easily choose the payment system; (2) lazada has a good security system and the choice of transaction provided by lazada example COD is very safe because working with JNE, they also gives a guarantee of each transaction which need to be improved; (3) evaluation about service quality more improve because service is have higher impact for customer to repurchase in some market online in purwokerto service quality in lazada still not satisfying and need improved


Keywords: Customer trust, Security, Quality of Service
2037623409D1B016019PENGARUH UMUR PEMANENAN DAN DOSIS PUPUK CAIR PADA
KADAR PROTEIN KASAR DAN KADAR LEMAK KASAR
RUMPUT SETARIA (Setaria splendida Stapf)
Penellitian berjudul “Pengaruh Umur Pemanenan Dan Dosis Pupuk Cair Pada Kadar Protein Kasar Dan Kadar Lemak Kasar Rumput Setaria (Setaria splendida Stapf)” telah dilaksanakan di Kelompok Swadaya Adipati Mersi, Purwokerto dan Ilmu Nutrisi Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, pada tanggal 2 Juni 2018 sampai dengan 21 Juli 2018. Tujuan penelitian adalah mengetahui interaksi antara dosis pupuk organik cair (POC) dan waktu panen pada kadar protein kasar dan kadar lemak kasar rumput setaria. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 4x3. Materi yang digunakan adalah rumput Setaria splendida sebanyak 576 anakan, pupuk organik cair 3,25 liter, air 5,75 liter. Perlakuan terdiri dari dosis pemupukan dengan 4 level yaitu D0: tanpa POC: tanpa air, D1= 1 bagian POC : 1 bagian air, D2= 1 bagian POC : 2 bagian air dan D3= 1 bagian POC :3 bagian air. Umur pemanenan yaitu W35 hari (pemanenan 35 hari), W42 hari (pemanenan 42 hari) dan W49 hari (pemanenan 49 hari). Rataan kadar protein kasar adalah 7,83%. Rataan kadar lemak kasar adalah 11,50%. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk cair dan umur pemanenan pada kasar protein kasar berpengaruh sangat nyata (P>0,01) tetapi pada kadar lemak kasar tidak berpengaruh nyata (P<0,01). Kesimpulan dari penelitian adalah dosis pupuk organik cair asal limbah pasar tradisional dan umur pemanenan mempengaruhi pada kadar protein kasar akan tetapi pada lemak kasar tidak berpengaruh.The study entitled“The Influence of Defoliation And Dosage of Fertilizer on The Crude Protein and Crude Fat Levels of Setaria Grass (Setaria splendida Stapf)” was conducted from June 02, 2018 until July 21, 2018 at Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Adipati Mersi, Mersi Village, Banyumas Regency. The purpose of this research was to determined the optimal interaction of dosage effect waste liquid organic fertilizer and defoliation on the crude protein and crude fat levels of setaria grass. The research was conducted by using an experimental method using Completely Randomized Design factorial pattern with 4x3. The material used was Setaria splendida grass as many as 576 saplings, 3.25 liters of liquid organic fertilizer, 5.75 liters of water. The treatment consists of fertilization dosage 4 levels, namely D0: without POC and water, D1: 1 part POC: 1 part water, D2: 1 part POC: 2 parts water and D3: 1 part POC: 3 parts water. Harvesting time is W35 days (defoliation 35 days), W42 (defoliation 42 days) days and W49 days (defoliation 49 days). The average crude protein levels is 7,83%. The average crude fat content is 11,50%. The results of variance analysis showed that the giving of liquid fertilizer dosage and defoliation time on crude protein level was very significant (P> 0.01) but on crude fat level was no significant (P <0.01). The summary of this research is the dosage traditional market waste liquid organic fertilizer and defoliation affect the crude protein but on crude fat levels had no effect.
2037723404A1L014026PENAMPILAN AGRONOMIS 3 VARIETAS PAPRIKA (Capsicum annuum L. var. grossum) AKIBAT INDUKSI POLIPLOID DENGAN PERENDAMAN KOLKISINPenelitian ini dilaksanakan di rumah plastik Kelurahan Gredeng, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas dengan ketinggian tempat 110 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada bulan Februari sampai Juli 2018 menggunakan polybag. Percobaan faktorial dengan dua faktor yaitu konsentrasi kolkisin dan varietas dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Faktor konsentrasi kolkisin dengan taraf 0%, 0,025%, 0,05% dan 0,1% serta varietas yang terdiri dari Red Star, Polaris dan Purple Star. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varian pada taraf kesalahan 5%. Hasil analisis varian yang menunjukan pengaruh nyata diuji lanjut menggunakan uji LSD (Least Significant Different) dan uji LSI (Least Significant Intereast) pada taraf kepercayaan 95%. Variabel yang diamati yaitu prosentase perkecambahan, tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter pangkal batang, lebar tajuk, diameter bunga, muncul bunga pertama, kerapatan stomata, bobot akar kering, bobot tanaman kering, jumlah buah, bobot buah pertanaman, diameter buah, ketebalan daging buah, dan volume buah. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) perendaman kolkisin meningkatkan jumlah dan ukuran daun, bobot kering tanaman, dan bobot akar kering dibandingkan kontrol (2) perendaman kolkisin meningkatkan diameter buah paprika dibandingkan kontrol, tetapi belum mampu meningkatkan bobot buah dan jumlah buah pertanaman (3) genotipe V1-K3 memberikan respon terbaik dengan peningkatan jumlah daun dan diameter buah dibandingkan kontrol.This study aimed to (1) knowing the effect of colchicine concentration on the agronomic character of pepper (2) knowing the effect of colchicine concentration on the yield character (3) knowing the genotype that has the best response to colchicine treatment. This research was conducted in plastic house of Grendeng Village, North Purwokerto Subdistrict, Banyumas Regency with height of 110 meters above sea level started from February until July 2018 used polybag. Factorial experiments with two factors, namely the concentration of colchicine and varieties with a Complete Randomized Block Design (RAKL). Colchicine concentration factors with a level of 0%, 0.025%, 0.05% and 0.1% and varieties consisting of Red Star, Polaris and Purple Star. The data obtained were analyzed by analysis of variance at the error level of 5%. The results of the analysis of variance that showed real effect were further tested using the LSD (Least Significant Different) test and the LSI (Least Significant Intereast) test at the 95% confidence level. Variabel observed were the percentage of germination, plant height, leaf number, leaf area, diameter base of stem, canopy width, flower diameter, first flower arise, stomata density, dry root weight, dry plant weight, number of fruit, fruit crop weight, fruit diameter, fruit thickness, and fruit volume. The results showed that (1) colchicine immersion increased the number and size of leaves, plant dry weight, and dry root weight compared to controls (2) colchicine immersion increased the diameter of paprika compared to controls, but had not been able to increase fruit weight and number of fruit crops (3) V1-K3 genotype gave the best response with an increase in the number of leaves and diameter of the fruit compared to the control.
2037823412C1C014038PENGARUH GREEN ACCOUNTING TERHADAP RETURN SAHAM PADA BUMN YANG TERDAFTAR DI BEIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh green accounting terhadap return saham pada BUMN yang terdaftar di BEI. Komponen green accounting dibagi menjadi kinerja lingkungan, biaya lingkungan dan pengungkapan lingkungan. Populasi dalam penelitian ini adalah BUMN yang terdaftar di BEI, dengan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling, maka diperoleh sampel berjumlah 6 perusahaan dengan 5 tahun amatan pada tahun 2012-2016. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kinerja lingkungan tidak berpengaruh positif terhadap return saham (2) Biaya lingkungan tidak berpengaruh positif terhadap return saham (3) Pengungkapan lingkungan berpengaruh negatif terhadap return saham pada BUMN yang terdaftar di BEI.This study aims to determine the effect of green accounting to stock return in State-Owned Enterprises (SOE) listed on Indonesia Stock Exchange. The components of green accounting are environmental performance, environmental cost and environmental disclosure. The population in this study are State-Owned Enterprises listed on Indonesia Stock Exchange, then this study uses purposive sampling as its sampling technique, afterward this study get 6 State-Owned Enterprises as its sample with 5 years of observation. Data analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis. The result of this study show that: (1) Environmental performance has no positive effect on stock return (2) Environmental cost has no positive effect on stock return (3) Environmental disclosure has negative effect on stock return in State-Owned Enterprise listed on Indonesia Stock Exchange.
2037925645F1B015007EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN PERDA NO.4 TAHUN 2011 TENTANG RELOKASI PEDAGANG DI PASAR PRATISTHA HARSA PURWOKERTO
(Analisis Kesejahteraan Pedagang)
Relokasi Pedagang dapat diartikan dengan perpindahan atau pemindahan lokasi, baik suatu industri ataupun tempat berdagang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan alasan-alasan tertentu. Jadi kebijakan relokasi dapat diartikan sebagai bentuk keputusan pemerintah untuk suatu perpindahan para pedagang kaki lima yang bertujuan untuk memperindah tata kota seperti penataan dan penertiban kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek kesejahteraan dari pedagang kaki lima antara sebelum dan sesudah relokasi ke Pratistha Harsa. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi pustaka. Adapun responden yang dipilih yaitu pedagang kuliner Pratistha Harsa. Populasi pedagang yang direlokasi ke Pratistha Harsa sejumlah 101 orang pedagang dan sampel sebanyak 80 pedagang. Pemilihan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan dari Fiterbusch dan Motz yakni pendekatan single before after only, untuk mengetahui apakah kebijakan relokasi mempengaruhi kesejahteraan pedagang sebelum dan sesudah berdagang di pasar Pratistha Harsa Purwokerto. Metode analisis data yang di gunakan adalah Korelasi Kendal tau-b, Regresi Ordinal dan Wilcoxon Match Pair Test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa relokasi pedagang berdampak terhadap kesejahteraan pedagang dengan selisih (positif) antara sebelum (before) dan sesudah (after) kebijakan relokasi pedagang adalah 45. Disini artinya terdapat 45 orang yang mengalami peningkatan kesejahteraan. Mean Rank atau rata-rata peningkatan tersebut sebesar 55,22 sedangkan Sum of Rank atau jumlah peningkatan rangking positif tersbut adalah 2485.


ABSTRACT
Relocation Traders can be interpreted by the transfer or transfer of location, either an industry or a place to trade from one place to another for certain reasons. So the relocation policy can be interpreted as a form of the government's decision to move the street vendors who aim to beautify the city administration such as the arrangement and control of the city. This study aims to analyze the welfare aspects of street vendors between before and after relocating to Pratistha Harsa. Data collection uses interview techniques, observation and literature. The respondents selected were Pratistha Harsa culinary traders. The population of traders who were relocated to Pratistha Harsa were 101 traders and a sample of 80 traders. The sample selection uses simple random sampling. This study uses a quantitative research method with approaches from Fiterbusch and Motz, namely a single before after only approach, to find out whether the relocation policy affects the welfare of traders before and after trading at the Pratistha Harsa Purwokerto market. The data analysis methods used are the Kendal Tau-b Correlation, Ordinal Regression and Wilcoxon Match Pair Test. The results of this study indicate that merchant relocation has an impact on the welfare of traders with a difference (positive) between before (before) and after (after) the trader relocation policy is 45. Here it means that there are 45 people who experience increased welfare. Mean Rank or the average increase is 55.22 while the Sum of Rank or the number of positive ranking increases is 2485.
Keywords: relocation of street vendors, informal sector, pratistha harsa

2038023405A1L014238UJI KETAHANAN BEBERAPA GENOTIPE KEDELAI TERHADAP PENYAKIT KARAT DAUN (Phakopsora pachyrhizi)Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui keragaman respon ketahanan 17 genotipe kedelai terhadap penyakit karat daun, 2) mengetahui karakter morfologis tanaman dari 17 genotipe kedelai. Penelitian dilaksanakan di lahan Ex-farm Fakultas Pertanian dan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret 2018 sampai Juli 2018. Penelitian ini menggunakan desain split plot dengan rancangan dasar rancangan acak kelompok (RAK). Penelitian dilaksanakan dengan memberikan perlakuan inokulasi P.pachyrhizi dan tanpa inokulasi ke 17 genotipe tanaman kedelai. Variabel yang diamati meliputi intensitas penyakit karat daun menggunakan metode IWGSR dan metode INTSOY, masa inkubasi patogen, kejadian penyakit, tinggi tanaman, periode reproduktif, jumlah buku pada batang utama, jumlah buku total, jumlah cabang, jumlah polong per tanaman, jumlah biji, bobot 100 butir, bobot biji per tanaman, dan bobot brangkasan kering total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) menurut metode IWGSR, terdapat 1 genotipe dengan tipe ketahanan I (Imun) yaitu Slamet; 8 tipe ketahanan R (Resisten) yaitu Dena 2, PB-41, Malika, A303, A403, C9, Indo 253, dan Pias 2; dan 8 tipe ketahanan MR (Moderat Resisten) yaitu PB-42, P71, C2, C15, A209, A234, C4A, dan T55; sedangkan menurut metode INTSOY terdapat 1 genotipe Imun yaitu Slamet; 5 genotipe tahan yaitu Dena 2, Malika, A303, Indo 253, dan Pias 2; 4 genotipe agak tahan yaitu PB-41, P71, A403, dan A234; 3 genotipe agak rentan yaitu C2, A209, dan C9; dan 4 genotipe rentan yaitu PB-42, C15, C4A, dan T55. 2) Penyakit karat tidak berpengaruh terhadap perbedaan karakter morfologis 17 genotipe kedelai.The research aimed (1) to determine the difference resistance respons of 17 soybean genotypes against rust disease, (2) to determine the plant morphological character of 17 soybean genotypes. The research was carried out in Experimental farm of Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto from March 2018 until July 2018. The research design used split plot design with completely randomized block design as a basic design. The research was carried out by P. pachyrhizi inoculation treatment and without inoculation. Variables observed were the diseases intensity with IWGSR and INTSOY method, incubation period, disease incidence, plant’s height, days to flowering, node number of stem, total node number, branch number, pod number, seed number per plant, weight of 100 seeds, seed weight per plant, and biomass weight. Result of the research showed that 1) according to the IWGSR method, there is 1 genotype has imunity to rust disease Slamet; 8 genotypes showed resistant levels of soybean rust disease resistance are Dena 2, PB-41, Malika, A303, A403, C9, Indo 253, and Pias 2; and 8 genotypes have moderate resistant levels of soybean rust disease resistance are PB-42, P71, C2, C15, A209, A234, C4A, and T55; according to the INTSOY method, there is 1 genotype has imunity to rust disease that is Slamet; 5 resistant genotypes consist of Dena 2, Malika, A303, Indo 253, and Pias 2; 4 moderate resistant genotypes consist of PB-41, P71, A403, and A234; 3 moderate susceptible genotypes consist of C2, A209, and C9; and 4 susceptible genotypes consist of PB-42, C15, C4A, and T55. 2) Soybean rust disease has no effect on morphological character difference on 17 genotypes.