Artikel Ilmiah : C1A014009 a.n. LARAS NUR SEPTIANA

Kembali Update Delete

NIMC1A014009
NamamhsLARAS NUR SEPTIANA
Judul ArtikelFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGANGGURAN TERBUKA DI INDONESIA TAHUN 2000-2016
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengangguran Terbuka Di Indonesia Tahun 2000-2016. Masalah penelitian ini adalah tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia masih tinggi, yaitu dari tahun 2010-2016 TPT di Indonesia berada diurutan kedua dari beberapa negara di Asia dengan persentase rata-rata sebesar 6,25 persen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penanaman modal dalam negeri (PMDN), penanaman modal asing (PMA), inflasi, dan upah minimum terhadap pengangguran terbuka dan menganalisis variabel yang berpengaruh paling besar terhadap pengangguran terbuka di Indonesia tahun 2000-2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data time series selama 17 tahun dari tahun 2000-2016 dengan metode analisis regresi linear berganda (OLS atau Ordinary Least Square).
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PMDN berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengangguran terbuka di Indonesia, PMA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran terbuka di Indonesia, inflasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengangguran terbuka di Indonesia, dan upah minimum berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran terbuka di Indonesia. Variabel yang berpengaruh paling besar terhadap pengangguran terbuka di Indonesia adalah penanaman modal asing (PMA).
Implikasi dari kesimpulan diatas adalah PMA berpengaruh paling besar untuk mengatasi masalah pengangguran terbuka di Indonesia sehingga pemerintah harus lebih berupaya untuk meningkatkan investasi PMA dengan cara menciptakan iklim investasi yang kondusif dan kemudahan dalam prosedur perizinan berinvestasi. Namun demikian, investasi PMA yang masuk perlu diseleksi supaya tidak mengganggu kelestarian lingkungan hidup, ada alih teknologi yang tepat dari luar negeri ke Indonesia, memperhatikan penggunaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan diperbolehkan menggunakan Tenaga Kerja Asing (TKA) tetapi harus TKA yang profesional. Selain itu, perusahaan-perusahaan dalam negeri atau investor dalam negeri juga diberi kebijakan oleh pemerintah berupa kemudahan berinvestasi serta pemerintah berupaya meningkatan kualitas TKI dengan perbaikan sistem pendidikan dan menambah jumlah balai latihan kerja (BLK). Terkait upah minimum, dalam kebijakan menetapkan kenaikan upah minimum pemerintah harus memperhatikan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan dihitung berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi, karena upah mempengaruhi daya beli masyarakat terhadap barang dan jasa.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled “Factors That Affecting Open Unemployment In Indonesia At 2000-2016”. The problem of this research is the open unemployment rate in Indonesia is still high, from 2010-2016 open unemployment rate in Indonesia was ranked second from several countries in Asia with an average percentage of 6,25 percent. The purpose of this research was to analyze the effect of domestic direct investment, foreign direct investment, inflation, and minimum wage on open unemployment and analyze the variables that have the most take effect on open unemployment in Indonesia at 2000-2016. This research is quantitative research. The data that used in this research is secondary data based on time series data during 17 years from 2000-2016 and used Ordinary Least Square (OLS) analysis method.
Based on the results of the research showed that the variable of domestic direct investment has a negative and not significant effect on open unemployment in Indonesia, foreign direct investment has a negative and significant effect on open unemployment in Indonesia, inflation has a positive and not significant effect on open unemployment in Indonesia, and minimum wage has a positive and significant effect on open unemployment in Indonesia. The variable that has the most influential on open unemployment in Indonesia is foreign direct investment.
The implications of the conclusions above is foreign direct investment has the most influential on overcoming the problem of open unemployment in Indonesia so the government must put more effort into increasing foreign direct investment by creating a conducive investment climate and ease in investment licensing procedurs. However, incoming foreign direct investment need to be selected so it not to interfere with environmental sustainability, there is appropriate technology transfer from abroad to Indonesia, pay attention to the use of Indonesian labors and are allowed to use foreign labors but must be professional foreign labors. Furthermore, domestic companies or domestic investors are also given a policy by the government in the form of ease of investment and the government seeks to improve the quality of Indonesian labors by improving the education system and increase job training centers. Related to minimum wage, in the policy of setting a rise in the minimum wage, the government must pay attention to decent living needs and be calculated based on inflation and economic growth because wages affect people’s purchasing power towards goods and services.
Kata kunciPengangguran Terbuka, Penanaman Modal dalam Negeri, Penanaman Modal Asing, Inflasi, dan Upah Minimum.
Pembimbing 1Dra. Dijan Rahajuni, M.Si.
Pembimbing 2Drs. Sukiman, M.P.
Pembimbing 3Dra. Emmy Saraswati, M.S.
Tahun2018
Jumlah Halaman123
Tgl. Entri2018-10-25 13:40:06.034225
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.