Artikelilmiahs

Menampilkan 16.261-16.280 dari 49.956 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1626119570C1B013126Pengaruh Current Ratio,Debt to Equity Ratio, Total Asset Turnover, Ukuran perusahan,dan pertumbuhan penjualan terhadap Return On Asset dan Pengaruhnya terhadap Return sahamPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Current Ratio (CR), Debt To Equity Ratio (DER), Total Asset Turnover (TATO), Ukuran perusahaan,dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Return on Asset (ROA) dan pengaruh return saham. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, laporan tahunan, laporan perusahaan, jurnal penelitian, dan data perpustakaan lainnya. Metode yang digunakan dalam pemilihan sampel adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 25 perusahaan manufaktur pada tahun 2012 sampai 2015. Data dianalisis dengan regresi linier (dibantu oleh perangkat lunak SPSS 17 for windows) menunjukkan bahwa Current Ratio tidak berpengaruh terhadap ROA, Debt to Equitya Ratio memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap return on asset (ROA), total asset turnover (TATO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap return on asset (ROA), ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap return on asset (ROA), Pertumbuhan penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap return on asset (ROA) dan return on asset (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham.This study aims to determine the effect of Current Ratio (CR), Debt To Equity Ratio (DER),Total Assets Turnover(TATO), Size, Sales Growth To Return On Asset (ROA) and the effect of stock return. This study uses secondary data obtained from the financial statements, annual reports, company reports, research journals, and other library data. The method used in the selection of the sample is purposive sampling. The sample used in this study were 25 manufacturing companies in 2012 through 2015. The data were analyzed step regression (helped by software SPSS 17 for windows) show that current ratio has not effect on return on asset (ROA), debt to equity ratio (DER) has negative and significant effect on return on asset (ROA), total asset turnover (TATO) has positive and significant effect on return on asset (ROA), firm size has positive and significant effect on return on asset (ROA), sales growth has positive and significant effect on return on asset (ROA) and return on asset (ROA) has positive and significant effect on stock return.
1626219571C1K013038The Influence of product quality, service quality, physical environment, and perceived price to word of mouth through customer satisfaction (study at Larissa Aesthetic Centre Purwokerto)Larissa Aethetic Centre adalah skincare atauklinikkecantikan di Purwokerto. Pesaing dari Larissa Aesthetic Centre misalnya: ERHA Clinic, Natasha Skincare, LBC, Reta, dan Nava Green. Variasi klinik kecantikan di Purwokerto membuat persaingan sangat ketat di antara bisnis (penjualan produk dan jasa). Untuk meningkatkan kepuasan konsumen, Larissa Aesthetic Centre membuat kualitas produk dan kualitas layanan yang lebih baik. Lebih juga menciptakan suasana klinik dengan konsep yang berbeda dan menciptakan harga yang sesuai dengan apa yang diinginkan konsumen. Dengan meningatnya kepuasan konsumen, maka konsumen secara otomatis akan berbagi pengalaman baik mereka terhadap Larisa Aeshetic Centre. Seperti merekomendasikan dan meyakinkan produk dan layanan Larissa Aesthetic Centre kepada orang lain. Mereka juga mencoba untuk menciptakan konsep terbaru yaitu “Natural Ingredient with High Technology”. Jadi pertanyaan yang mungkin muncul adalah; "Apakah itu akan mempengaruhi Word of Mouth melalui Kepuasan Konsumen?”. Berdasarkan permasalahan di atas, penelitian ini akan menganalisistentang Product Quality, Service Quality, Physical Environment, and perceived price. Metodelogi penelitian yang digunakan untuk studi ini bersifat kuantitatif secara eksklusif menggunakan pendekatan penelitian survei. Teknik Purposive sampling yang digunakan untuk pemilihan sampel. Sample penelitian ini berjumlah 125 responden, berasal dari konsumen di Purwokerto yang sudah pernah menggunakan produk dan jasa Larissa Aesthetic Centre Purwokerto. Perangkat lunak statistik SPSS, digunakan untuk menganalisis data. Penelitian ini memiliki implikasi bagi manajer; karena mereka dapat merumuskan strategi pemasaran berdasarkan temuan penelitian. Karena keterbatasan peneliti, studi ini tidak bisa mencakup keseluruhan wilayah Purwokerto.Larissa Aethetic Center is a skincare or beauty clinic in Purwokerto. Competitors from Larissa Aesthetic Center for example: ERHA Clinic, Natasha Skincare, LBC, Reta, and Nava Green. Variations of beauty clinics in Purwokerto make a very tight competition among businesses (sales of products and services). To improve customer satisfaction, Larissa Aesthetic Center makes better product quality and service quality. More also creates a clinic atmosphere with different concepts and creates a price that matches what the consumer wants. By remembering the customer's aging, consumers will automatically share their good experiences with Larisa Aeshetic Center. Such as recommend and convince Larissa Aesthetic Center products and services to others. They are also trying to create the latest concept of "Natural Ingredient with High Technology". So the question that might arise is; "Will it affect Word of Mouth through Consumer Satisfaction?" Based on the above issues, this research will analyze Product Quality, Service Quality, Physical Environment, and perceived price.The research methodology used for this study is quantitative exclusively using the approach Survey research Purposive sampling technique used for sample selection The sample of this study amounted to 125 respondents, originating from consumers in Purwokerto who have used the products and services of Larissa Aesthetic Center Purwokert.SPSS statistical software, used to analyze the data.This research has implications For managers because they can formulate marketing strategies based on research findings.Because of the limitations of researchers, this study can not cover the entire area of Purwokerto
1626319575F1B010054REVITALISASI PASAR MANIS DALAM PERSPEKTIF COLLABORATIVE GOVERNANCE DI KECAMATAN PURWOKERTO BARAT KABUPATEN BANYUMASCollaborative governance saat ini banyak digunakan dalam menyelesaikan permasalahan publik atau mengelola suatu program, salah satunya adalah dalam revitalisasi Pasar Manis di Kecamatan Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas melalui program revitalisasi 1.000 pasar 2015, dimana pemeritah berkolaborasi dengan pihak kepentingan lainnya seperti swasta atau pelaku usaha, dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kolaborasi yang dilakukan antar aktor dalam revitalisasi Pasar Manis Kecamatan Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di Pasar Manis Purwokerto, sasaran dalam penelitian ini antara lain yaitu unsur pemerintah yaitu, Kepala bidang Pasar dan PKL Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas, UPT Pasar Manis Purwokerto, unsur swasta yaitu PT. Krakatau Indah dan unsur masyarakat meliputi Ketua Paguyuban Pasar Manis Purwokerto. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah interaktif. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum proses revitalisasi Pasar Manis telah menerapkan proses kolaboratif dikatakan berjalan dengan baik diawali tahap Dialog Tatap Muka (face to face), membangun kepercayaan (trust building), komitmen pada proses (commitment to process), berbagi pemahaman (shared understanding), dan hasil sementara (intermediate outcome).


Collaborative governance is now widely used in solving the problems of public or managing a program, one of them is in the Manis market revitalization in West Purwokerto Dstrict, Banyumas Regency through the revitalization program of 1,000 markets in 2015, where the government collaborate with the other stakeholders such as private or business, and society. This study aims to know the process of collaboration conducted among actors in the revitalization of Pasar Manis West Purwokerto, Banyumas District. The research method used is descriptive qualitative. Location of this research is in Pasar Manis Purwokerto, target of this study are the government unsure, they are: Head of Markets and street vendors of Industry and Commerce Banyumas, Pasar Manis Purwokerto Unit, the private sector, PT. Krakatau Indah and community elements include Chairman of Pasar Manis Purwokerto Society. Selection of informants was done by using purposive sampling. The analytical method used is interactive. The validity of the data is tested by source triangulation.
The results of this research shows that in general the process of revitalization of Pasar Manis has implemented a collaborative process is said to run well beginning stage of face to face dialogue, trust building, commitment to process, shared understanding, and intermediate outcomes.
1626419573H1E010051Karakterisasi Sifat Mekanik, Optik dan Panas Komposit Berbasis Serat E-Glass dan Serat Ampas Tebu Bermatriks Epoksi ResinKomposit dengan serat E-Glass dan serat tebu bertujuan untuk menghasilkan fiberglass dengan metode Hand Lay-up, dimana lapisan yang tersusun dibuat satu persatu, sehingga menghasilkan komposit yang berbentuk fibeglass dengan komposisi tertentu. Pengujian sampel dilakukan untuk menentukan sifat tekan dan pecah, konduktivitas panas dan panas jenis dan sifat optik sebagai data pendukung. Sedangkan komposisi yang digunakan adalah perbandingan antara konsemtrasi serat E-Glass dengan epoksi resin (ER) dengan 4 gram serat tebu yaitu 80% : 20% dan 60% : 40%. Kode sampel adalah ER82-4 dan ER64-4. Uji tekan pada sampel ER menghasilkan tegangan bending 15213,94 MPa, modulus elastisitas 11213,39 N/mm2 dan momen bending 1054,167 Nmm2. Untuk uji pecahnya 0,06 J/mm2 dan kekerasan bahan 1,52 kg/mm2. Tegangan bending untuk sampel ER64-4 dan ER82-4 dengan variasi berat serat tebu adalah 14563,09 MPa dan 944,812 MPa. Modulus elastisitasnya 3215,723 N/mm2 dan 6783,482 N/mm2. Sedangkan momen bendingnya adalah 550 Nmm2 dan 1008,333 Nmm2. Untuk uji pecah untuk masing-masing berat serat tebu adalah 0,17 J/mm2 dan 0,09 J/mm2. Untuk uji kekerasan bahan adalah 3,87 kg/mm2 dan 5,72 kg/mm2. Dari hasil kedua uji tersebut, diperoleh dapat disimpulkan bahwa serat E-Glass dan serat tebu dapat digunakan sebagai filler yang mudah dalam pembuatan, ramah lingkungan dan ekonomis.Composites with E-Glass fibers and bagasse are aims to produce fiberglass with Hand Lay-up method. The layers are made for one by one, for producing a composite form fiber glass with a specific composition. Tests were conducted to identify which are pressure and burst properties, thermal conductivity and specific heat and optical properties as supporting data. A composition is used the ratio between the weight of E-Glass fibers with epoxy resin (ER) with 4 grams of bagasse that is 80% : 20% and 60% : 40%. Code samples of 80%: 20% is ER82-4 and ER64-4. Pressure tests on samples of ER produces bending stress 15213,94 MPa, the elastic modulus 11213,39 N / mm2 and 1054,167 Nmm2 bending moments. To test the outbreak of 0,06 J / mm2 and hardness of materials 1,52 kg / mm2. ER64-4 and ER82-4 bending voltage to sample the variety of bagasse weight is 14563,09 MPa dan 944,812 MPa. Modulus of elasticity 3215,723 N/mm2 dan 6783,482 N/mm2. The moment bending is 550 Nmm2 dan 1008,333 Nmm2. To test the rupture for each cane fiber weight is 0,17 J/mm2 dan 0,09 J/mm2. The hardness material is 3,87 kg/mm2 dan 5,72 kg/mm2. The results can be concluded that the E-Glass fiber and bagasse can be used as filler in the manufacture of simple, environmentally friendly and economical.
1626519577C1B013006ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BENIH PADI DI PT SANG HYANG SERI (PERSERO) REGIONAL II CABANG BANYUMASPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah dan frekuensi pembelian bahan baku benih padi PT. Sang Hyang Seri (Persero) Regional II Cabang Banyumas yang optimal agara benih yang diproduksi dapat menjamin kebutuhan bahan baku bagi kelancaran kegiatan perusahaan. Kemudian, untuk mengetahui pengaruh penggunaan model persediaan Economic Order Quantity (EOQ) dan Material Requirment Planning (MRP) bahan baku benih yang digunakan PT. Sang Hyang Seri (Persero) Regional II cabang Banyumas terhadap minimasi biaya persediaan bahan baku.

Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan antara biaya yang dikeluarkan secara riil dengan jika menggunakan metode EOQ. Dengan menggunakan metode EOQ perusahaan dapat menghemat biaya persediaan selama tahun 2016 untuk varietas Situ Bangendit, Ciherang dan IR 64. Frekuensi pembelian perusahaan lebih tinggi dari frekuensi pembelian optimal. Waktu tunggu perusahaan bervariasi namun tidak lebih dari tiga hari. Persediaan pengaman yang diterapkan perusahaan juga melebihi persediaan pengaman optimal sehingga biaya penyimpanan tidak minimal. Sedangkan jika menggunakan MRP perusahaan mengeluarkan biaya persediaan lebih besar dari pada biaya dengan metode EOQ maka dapat disimpulkan lebih baik menggunakan metode EOQ.
This study aims to analyze the number and frequency of purchasing raw materials of rice seed PT. Sang Hyang Seri (Persero) Regional II Banyumas branch optimum agara produced seeds to ensure the need for raw materials for the smooth activities of the company. Then, to know the effect of using inventory model Economic Order Quantity (EOQ) and Material Requirment Planning (MRP) of seed material used by PT. Sang Hyang Seri (Persero) Regional II branch of Banyumas to minimize raw material inventory cost.

The results showed the difference between the costs incurred in real terms by using the EOQ method. By using EOQ method the company can save inventory cost during 2016 for Situ Bangendit, Ciherang and IR 64 varieties. Company purchase frequency is higher than optimal purchase frequency. Company timeouts vary but not more than three days. The company's safeguard applied also exceeds the optimal safety stock so that storage costs are not minimal. Whereas if using the MRP companies incurred inventory costs greater than the cost with EOQ method then it can be concluded better using EOQ method.
1626621548A1L014006KAJIAN STATUS UNSUR HARA N DAN KANDUNGAN C ORGANIK PADA LAHAN UNTUK BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG DI KECAMATAN KEMBARAN, KABUPATEN BANYUMASPenelitian bertujuan untuk mengetahui status unsur hara N dan kandungan C organik di tanah untuk budidaya tanaman jagung serta membuat rekomendasi pemupukan N dan pemberian bahan organik pada budidaya tanaman jagung di Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2017 sampai Januari 2018. Penelitian ini menggunakan metode survei. Peta Satuan Lahan Homogen (SLH) digunakan untuk menghitung dan menetapkan titik sampel. Variabel yang diamati meliputi N total, C organik, pH H2O, pH KCl dan DHL tanah. Hasil penelitian menunjukkan kandungan unsur hara N pada SLH 4 memiliki rerata 0,18 % yang termasuk harkat rendah, sedangkan SLH 1, 2 dan 3 termasuk harkat sedang dengan kadar 0,21-0,37 %. Kandungan C organik tanah berkisar antara 2,2-3,9 % pada SLH 1, 3 dan 4 yang termasuk ke dalam harkat sedang-tinggi, sedangkan pada SLH 2 memiliki kandungan C organik sebesar 2,0 % yang termasuk ke dalam harkat rendah. Rekomendasi pemupukan N ditujukan untuk titik 4.2, 4.3 dan 4.4 dengan masing-masing takaran sebanyak 140, 168 dan 191 kg N/ha atau setara 304, 365 dan 415 kg urea/ha. Rekomendasi pemupukan C ditujukan untuk titik 2.1 dan titik 4.2 dengan masing-masing takaran sebanyak 204,7 dan 235,3 kg C/ha atau setara pupuk kompos 1.085 dan 1.247 kg/ha.This study aims to determine the status of soil nitrogen and soil organic carbon content in cornfield and make recommendation of N fertilization and application of organic matter on cornfield in Kembaran’s District, Banyumas Regency. Study was conducted from October 2017 until January 2018. Study used survey method. Land Unit (LU) maps are used to calculate and assign sample point. The variable was observed were total nitrogen, organic carbon, pH H2O, pH KCl, soil Electrict Conductivity (EC). The results showed that status of N nutrients at LU 4 with mean 0,18% that included low status, at LU 1, 2 and 3 include to medium levels with value 0,21-0,37 %. Organic Carbon content ranges from 2,2-3,9% which include medium-high levels, at LU 2 Organic Carbon value is 2,0% and include low level. Recommendation’s fertilization aimed for point 4.2, 4.3 and 4.4 with each dosage as much as 140, 168 and 191 kg N per hectare or equivalent with urea as much as 304, 365 and 415 kg. Recommendation of C fertilization aimed for point 2.1 and 4.2 with each dosage as much as 204,7 and 235,3 kg C per hectare or equivalent with compost as much as 1.085 and 1.247 kg.
1626719578I1F015033PENGARUH TERAPI KOMBINASI PASSIVE PMR DAN MUSIK INSTRUMENTAL TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PENDERITA SCIPENGARUH TERAPI KOMBINASI PASSIVE PMR DAN MUSIK INSTRUMENTAL TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PENDERITA SCI
Wiwig Useno1 Arif Setyo Upoyo 2 Sidik Awaludin 3

ABSTRAK
Latar Belakang: Nyeri akut pada pasien dengan Spinal Cord Injury (SCI) mayoritas akan berlanjut pada nyeri kronis. Tindakan mandiri keperawatan dengan passive Progresive Muscle Relaxation (PMR) dan terapi musik instrumental dapat dilakukan untuk mengurangi intensitas nyeri pada pasien dengan SCI.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan nyeri sebelum dan setelah dilakukan terapi kombinasi passive PMR dan musik instrumental.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-post test design. Pengambilan sampel dengan consecutive sampling. Jumlah responden 16 pasien. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Terapi kombinasi dilakukan selama 20 menit dengan cara melakukan terapi musik instrumental selama10 detik, dilanjutkan dengan terapi passive PMR bersamaan dengan terapi musik, 10 detik setelah terapi passive pmr selesai musik dimatikan. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan 5 menit sebelum dan 5 menit setelah terapi. Data dianalis menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Karakteristik Usia responden sangat bervariasi dalam rentang 18-60 tahun. Mayoritas responden adalah laki-laki (68.8%). Nyeri sebelum terapi berada pada rentang 4 sampai 6 menggunakan NRS. Nyeri sesudah terapi berada pada rentang 1 sampai 3. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan ada perbedaan penurunan intensitas nyeri sebelum dan sesudah terapi (p=0.00).
Kesimpulan: Terapi kombinasi passive PMR musik instrumental berpengaruh terhadap intensitas nyeri pada pasien dengan SCI.
Kata Kunci: nyeri, spinal cord injury, terapi musik, passive PMR.





Mahasiswa Jurusan Keperawatan FIKes Universitas Jenderal Soedirman
Dosen Keperawatan Medikal Bedah FIKes Universitas Jenderal Soedirman
Dosen Keperawatan Medikal Bedah FIKes Universitas Jenderal Soedirman
INFLUENCE OF COMBINATION THERAPY OF PASSIVE PMR AND INSTRUMENTAL MUSIC AGAINST PAIN INTENSITY IN SCI PATIENTS
Wiwig Useno1 Arif Setyo Upoyo 2 Sidik Awaludin 3

ABSTRACK

Background: Acute pain in patients with Spinal Cord Injury (SCI) majority will continue in chronic pain. Self-induced nursing action with passive Progressive Muscle Relaxation (PMR) and instrumental music can be performed to reduce pain intensity in patients with SCI.
Objectives: The aim of this study was to know the difference of pain before and after the combination therapy of passive PMR and instrumental music.
Method: This research uses pre-experimental method with one-group pre-post test design approach. Determination of taking respondents using consecutive sampling. Number of respondent are 16 patients. Data were collected using an observation sheet, pain intensity was measured using Numeric Rating Scale (NRS). Combination therapy is done for 20 minutes by performing instrumental music therapy for 10 seconds, followed by passive PMR therapy along with instrumental music therapy, 10 seconds after passive PMR therapy is completed, music therapy is finished. Measurement of pain intensity was done 5 minutes before therapy and 5 minutes after therapy. Data were analyzed using the Wilcoxon test.
Results: Characteristics The age of respondents varied considerably in the range of 18-60 years old. The majority of respondents are male (68.8%). Pain prior to therapy are in the range of 4 to 6 using Numeric Rating Scale. Post-therapy pain was within the range of 1 to 3. The Wilcoxon test results showed that there was a decrease in pain intensity before and after therapy (p = 0.00).
Conclusion: The combination therapy of passive PMR and instrumental music has an effect on the intensity of pain in patients with SCI
Keywords: pain, spinal cord injury, music therapy, passive PMR.





Student of Nursing Department, Faculty Of Health Science, Jenderal Soedirman University
Medical Surgical Nursing Department, Nursing Department, Faculty of Health science, Jenderal Soedirman University
Medical Surgical Nursing Department, Nursing Department, Faculty of Health science, Jenderal Soedirman University
1626819576I1F015078GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU-IBU POSTPARTUM TENTANG PERAWATAN PERINEUM DI RSUD BANYUMAS
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU-IBU POSTPARTUM TENTANG PERAWATAN PERINEUM DI RSUD BANYUMAS
Nurjannah Agustini1 Mekar Dwi Anggraeni2 Wahyu Ikka Setyarini2

ABSTRAK
Latar belakang: Infeksi luka perineum merupakan salah satu bagian dari infeksi postpartum. Infeksi luka perineum bisa dicegah dengan melakukan perawatan perineum yang baik. Untuk itu, ibu-ibu postpartum harus memiliki pengetahuan yang baik dan sikap yang positif terhadap perawatan perineum. Penelitian untuk melihat tingkat pengetahuan dan sikap ibu-ibu postpartum tentang perawatan perineum perlu dilakukan.
Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap ibu-ibu postpartum tentang perawatan perineum di RSUD Banyumas.
Metode: Desain pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian sebanyak 60 responden yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat
Hasil: Sebagian besar responden berumur 27 tahun dan 30 tahun (10%), paritas primigravida (53,3%), berpendidikan SMA (41,7%), memiliki pengetahuan baik (98,3%), dan memiliki sikap baik (91,7%).
Kesimpulan: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik dan sikap baik.


Kata Kunci: pengetahuan, sikap, perawatan perineum, postpartum
_____________________________________________________________________
¹Mahasiswa di Jurusan Keperawatan fikes Unsoed
²Dosen di Jurusan Keperawatan fikes Unsoed
³Perawat di RSUD Banyumas
THE DESCRIPTION OF POSTPARTUM MOTHER’S KNOWLEDGE AND ATTITUDE ON PERINEAL CARE IN RSUD BANYUMAS
Nurjannah Agustini¹ Mekar Dwi Anggraeni² Wahyu Ikka Setyarini³
ABSTRACT
Background: Perineal wound infection is one of postpartum infection. Perineal wound infections can be prevented by performing good perineal care.Therefore, postpartum mothers should have good knowledge and a positive attitude towards perineal care. A research to seethe level of knowledge and attitude of postpartum mothers about care needs to be done.
Objective: To identify the description of knowledge level and attitude of postpartum mothers about perineal care in RSUD Banyumas.
Method: The design of this research was descriptive quantitative. The sample size in the study were 60 respondents whom taken by using consecutive sampling technique. The data were analysis using univariate analysis.
Results: Most respondents were 27 and 30 years old (10%), primigravida (53,3%), graduated senior high school (41,7%), good knowledge (98,3%), and had good attitudes (91,7%).
Conclusion: Most respondents have good knowledge and good attitude.
Keywords: knowledge, attitude, perineal care, postpartum
____________________________________________________________________
¹Student in Nursing Department, Faculty of Health Sciences, Unsoed
²Lecturer in Nursing Department, Faculty of Health Nursing, Unsoed
³Nurse Practitioner in Banyumas Hospital
1626919579C1K012043THE EFFECT OF STORE ATMOSPHERE, AND SALES PROMOTION TOWARD IMPULSE BUYING WITH POSITIVE EMOTIONS AS INTERVENING VARIABLES AND MONEY ATTITUDES AS MODERATING VARIABLES (Study on Moro Grosir & Retail Purwokerto).Moro Grosir & Retail adalah salah satu department store di Purwokerto. Pesaing dari Moro Grosir & Ritel di Purwokerto relatif besar, misalnya: RITA, SRI RATU, INTAN, dan SE (SUPER EKONOMI). Variasi ini banyak department store di Purwokerto membuat persaingan sangat ketat di antara bisnis (penjualan ritel). Untuk meningkatkan layanan & kepuasan pelanggan, Moro membuat beberapa renovasi. Moro Grosir & Retail, menambahkan lantai untuk membuat ruang bagi pelanggan untuk mengeksplorasi toko. Lebih juga menciptakan suasana toko dengan konsep yang berbeda, seperti menambahkan lebih banyak toko di lantai 1 tujuan untuk membuat kesan yang baik dari pelanggan. Mereka juga mencoba untuk perubahan tata letak toko dengan memindahkan posisi toko di setiap lantai menjadi lebih tersegmentasi, misalnya membuat lantai atas sebagai food court. Untuk menarik pelanggan Moro juga memberikan besar promosi / diskon seperti seperti memberikan diskon 50-75% untuk banyak produk dan banyak lagi. Jadi pertanyaan yang mungkin muncul adalah; "Apakah itu akan mempengaruhi perilaku pembelian impuls?”. Berdasarkan permasalahan di atas, penelitian ini akan menganalisis store atmosphere, dan sales promotion pada impulse buying dengan positive emotions sebagai variabel mediasi dan money attitudes sebagai variable moderasi. Metodelogi penelitian yang digunakan untuk studi ini bersifat kuantitatif secara eksklusif menggunakan pendekatan penelitian survei. Teknik convenience sampling berasal dari teknik non probability sampling yang digunakan untuk pemilihan sampel. Sample penelitian ini berjumlah 155, berasal dari konsumen di Purwokerto yang sudah pernah mengunjungi Moro Ritel & Grosir minimal dua kali. Perangkat lunak statistik SPSS, AMOS digunakan untuk menganalisis data. Penelitian ini memiliki implikasi bagi manajer; karena mereka dapat merumuskan strategi pemasaran berdasarkan temuan penelitian. Karena keterbatasan peneliti, studi ini tidak bisa mencakup keseluruhan wilayah Purwokerto.Moro Grosir & Retail is one of the department store in the Purwokerto. Competitors of Moro Grosir & Retail in Purwokerto are relatively large, for example: RITA, SRI RATU, INTAN, and SE (SUPER ECONOMY). This variation of many department store in Purwokerto make very tight competition among business (retail sales). To increase the service & satisfaction of its customers, Moro make some renovations. Moro Grosir & Retail, add more floor to make space for customers to explore the store. More also create store atmosphere with different concept, such as add more shop in 1st floor aim to make a good impression of customers. They also try to changes in the store layout by moving position of shop in each floor become more segmented, for example made a top floor as food court. To attract costumers Moro also give massive promotion/discount such like gave 50-75% discount for many product and many more. So the question that might appear is; “Whether it will affect the impulse buying behavior?”. Based on the problems above, this research will analyze the store atmosphere, and sales promotion to impulse buying in retail industry with positive emotion as intervening variable and money attitudes as moderating variable. The research methodology used for this study is a quantitative exclusively using survey research approach. Convenience sampling technique derived from non-probability sampling techniques are used for sample selection. The sample of this research is 155, came from consumers in Purwokerto who have visiting Moro Ritel & Grosir at least twice. Statistical software SPSS and AMOS is used to analyze the data. The research has implications for managers; because they can formulate a marketing strategy based on research findings. Because the limitations of the researchers, the study could not cover the whole territory of Purwokerto.
1627019580C1J010017THE MARKETING EFFICIENCY OF JERUK KEPROK IN SAMARANG SUB-DISTRICT GARUT REGENCYPenelitianiniberjudulEfisiensiPemasaranjerukKeprok di KecamatanSamarangKabupatenGarutdan.Tujuanpenelitianiniadalahuntukmenganalisisbesarnyabagian yang diterimaolehpetanijeruk, menganalisisbesarnya profit yang diterimaolehmasing-masingsaluran, danuntukmenganalisistingkatefisiensipemasaranbuahJerukKeprok di KecamatanSamarangKabupatenGarut.
RespondendalampenelitianiniadalahbeberapapetanidanpedagangjerukGarut di KecamatanSamarangKabupatenGarut.Jumlahrespondenpadapenelitianinisebanyak 46 orang yangterdiridari 30 orang petani, 6 orang pengepuldan 10 pengecer. Metodeanalisis data yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodedeskriptifdenganbantuantabulasisederhana, rumus margin pemasaran, share produsen, share pfofit, danrumusefisiensipemasaran.
Berdasarkanhasilpenelitiandapatdisimpulkansebagaiberikut:
1. farmer share petanidarisaluranpemasaran I sebesar 33,34%; farmer share petanidarisaluran II sebesar 25,76%; farmer share petanidarisaluran III sebesar 26,30%.
2. profit margin yang diperolehpedagangpengeceryaitusebesar 17,32% sedangkanprofit margin yang diperolehpedagangpengumpulyaitusebesar 7,10%.
3. pemasaranbuahjerukgarut di KecamatanSamaranKabupatengarutsudahpadakondisiefisien, dibuktikandengannilai EP untukmasing-masingsaluranpemasarannilainya di bawah 50%.
This research entitled Efficiency Marketing of Keprok Orange in District of Samarang Garut Regency and. The purpose of this study is to analyze the size of the part received by citrus farmers, analyze the amount of profit received by each channel, and to analyze the level of marketing efficiency Garut Citrus fruit in Samarang District Garut regency.
Respondents in this study are some Garut farmers and traders in Garut District Samarang Garut. The number of respondents in this study were 45 people consisting of 30 peasants, 5 collectors and 10 retailers. The method of data analysis used in this research is descriptive method with the help of simple tabulation, marketing margin formula,, producer share, share pfofit, and marketing efficiency formula.
Based on the research results can be concluded as follows:
1. Based on the result of analysis, farmer share from marketing channel I is 33,34%; Farmer share of farmers from channel II by 25.76%; Farmer share of farmers from channel III of 26.30%.
2. Based on result of profit margin analysis obtained by retailer that is equal to 17,32% while profit margin obtained by collecting merchant that is equal to 7,10%.
3. Based on the results of marketing analysis of citrus fruit in Sub-District SamaranGarut already in efficient condition, evidenced by the value of EP for each marketing channel its value below 50%.
1627119585C1K013011THE INFLUENCE OF MACROECONOMICS FACTORS TOWARD THE DEVELOPMENT OF CORPORATE SUKUK IN INDONESIA PERIOD 2008 - 2016RINGKASAN
Sukuk berasal dari bahasa Arab, sakk (jamak) yang berarti ‘Obligasi Syariah’ tapi arti sebenarnya adalah ‘Sertifikat Investasi Syariah’. Pada dasarnya sukuk mirip dengan obligasi konvensional, ada jatuh tempo, bunga, bisa diperdagangkan. Ada satu hal yang harus ada dalam mengisukan sukuk yaitu underlying asset. Sukuk merupakan alternatif investasi syariah yang ideal untuk obligasi konvensional bagi Muslim karena sesuai dengan hukum syariah. Indonesia bukan negara Islam tetapi Indonesia menjadi negara dengan jumlah umat muslim terbesar di dunia. Itu merupakan sebuah potensi bagi Indonesia untuk mengembangkan instrumen investasi syariah, termasuk sukuk.
Analisis fundamental merupakan metode untuk mengevaluasi sekuritas dimana mencoba mengukur nilai intrinsik dengan cara menghubungkan dengan kondisi perekonomoian, keuangan, dan faktor kualitas maupun kuantitas lainnya. Analisis makroekonomi merupakan tahapan pertama dalam analisis fundamental. Penelitian ini menguji tentang pengaruh faktor makroekonomi (persebaran suku bunga, inflasi, keterbukaan perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi) terhadap perkembangan sukuk korporasi di Indonesia periode 2008 sampai 2016.
Metode analisi menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan SPSS sebagai alat analisisnya. Sampel dari penelitian ini adalah jumlah sukuk korporasi yang beredar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterbukaan perdagangan mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap perkembangan sukuk korporasi. Variabel lain seperti persebaran sukuk bunga, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan sukuk korporasi di Indonesia.
Implikasi dari penjelasan diatas bahwa kondisi makroekonomi Indonesia umumnya tidak mempunyai pengaruh terhadap perkembangan sukuk korporasi di Indonesia. Namun, jika di penelitian selanjutnya menemukan bukti bahwa makroekonomi berpengaruh terhadap perkembangan sukuk korporasi di Indonesia, lalu tindakan pemerintah diperlukan untuk menjaga kestabilan perekonomian dan mendukung perkembangan sukuk korporasi di Indonesia.
Sukuk is derived from arabic term, sakk (plural) that mean ’Islamic bonds’ but the truth mean is ’Islamic Investment Certificates’. Basically, sukuk is similar to conventional bond, there was maturity date, yield interest, and trades on the normal yield price relationships. There is a thing that must be met in issuing sukuk, namely is the underlying asset. Sukuk is ideal alternative Islamic finance instrument for conventional bond for Moslem because sukuk is appropriate with shariah principle. Indonesia is not a Muslim country but Indonesia is the largest Islamic population in the world. It is potential for Indonesia to develop Islamic financial instruments, including sukuk.
Fundamental analysis is a method of evaluating a security by attempting to measure its intrinsic value by examining related to economic, financial and other qualitative and quantitative factors. Macroeconomics analysis is the first stage of fundamental analysis. This study is to examine the influences of macroeconomics factors (interest rate spread, inflation, trade openness, and economic growth) toward the development of corporate sukuk in Indonesia for period 2008 to 2016.
The analysis method is multiple regression analysis using SPSS as tools of analysis. The sample of this study is corporate sukuk outstanding. The results of this study show that trade openness has a negative and significant influence toward the development of corporate sukuk. Another variable such as interest rate spread, inflation, and economic growth do not have significant influence toward the development of corporate sukuk in Indonesia.
The implications from the explanation above that the condition of Indonesia’s macroeconomics generally do not have influence on the development of corporate sukuk in Indonesia. However, if the studies in future may find the evidences of macroeconomics influence on the development of corporate sukuk in Indonesia, then the government’s actions are needed to keep the stability of economy and support the development of corporate sukuk in Indonesia.
1627219581C1C012072Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah di Nusa Tenggara BaratPenelitian ini berjudul Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah di Nusa Tenggara Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh size pemerintah daerah, employment, population, dan tourist terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 29 laporan keuangan pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat tahun 2013-2015. Sampel ini dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa size pemerintah daerah dan tourist berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat. Sedangkan employment dan population tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat. Hasil pengujian Adjusted R Square menunjukkan bahwa pengaruh size pemerintah daerah, employment, population, dan tourist terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat sebesar 41,3% sedangkan 58,7% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti.
This study entitled “The Factors That Affect The Financial Performance of Local Government in West Nusa Tenggara” This study aimed to determine the effect of the size of local government, employment, population, and tourist to the financial performance of local governments.
The sample used in this research is 29 local government financial report in West Nusa Tenggara at 2013-2015. This sample was chosen by using purposive sampling method. The analytical method used in this research is Multiple Linear Regression Analysis.
The result shows that the size of local government and tourist has significant effect to the financial performance of local government in West Nusa Tenggara. But employment and population have no significant effect to financial performance of local government in West Nusa Tenggara. The result of the Adjusted R Square showed that the effect of the size of local government, employment, population, and tourist to the financial performance of local governments is 41,3%; whereas, the 58,7% cannot be explained by other examined variable.
1627319582C1K013017THE EFFECT OF MONEY SUPPLY, INFLATION, AND
EXCHANGE RATE ON ISLAMIC MUTUAL FUND PERFORMANCE
DURING 2013-2016 PERIOD
Industri reksadana telah menunjukkan sejumlah pengelola dana global dan lokal yang beroperasi di pasar Indonesia selain menawarkan lini produk dan layanan baru. Reksa dana syariah itu ditetapkan sebagai investasi yang mengikuti prinsip hukum Islam. Studi ini bertujuan untuk mengungkap dampak pasokan mata uang asing, pergerakan mata uang dan inflasi terhadap harga semi tahunan di dalam reksa dana syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Motivasi dibalik penelitian ini adalah untuk membentuk reksadana, nilai tukar, jumlah uang beredar, dan inflasi. Dengan menggunakan regresi data panel, uji normalitas, uji autokorelasi dan uji-t; Oleh karena itu penelitian ini dilakukan di 30 Reksa Dana Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2013-2016. Dengan demikian, hasilnya dianalisis dengan jumlah uji signifikan dan t untuk menemukan korelasi antara masing-masing faktor terhadap nilai aktiva bersih variabel terikat.The mutual fund industry has seen a stiff growth over the millennium era with increasing number of global and local fund managers operating within Indonesian markets in addition to offered new product lines and services. Islamic mutual fund itself established as an investment which follow the principles of Islam laws. This study seeks to reveal the impact of foreign money supply, currency movements and inflation on the semi-annualy prices within the Islamic mutual fund listed in Indonesian Stock Exchange. The motivation behind the study is to establish causal relationships between the price of the mutual fund, exchange rates, money supply, and inflation. By using panel data regression
, normality test, autocorrelation test and t-test; therefore this research are conducted on 30 Islamic Mutual Fund listed in Otoriras Jasa Keuangan (OJK) during 2013-2016 period. Thus, the results are analyzed by the significant and t-test number to find the correlation between each factor into net asset value of dependent variable.
1627419583F1C012008Pengaruh Tayangan Iklan Televisi ‘Chips Ahoy!’ terhadap Ekuitas Merek
(Studi pada Anak-Anak SD Negeri Gunung Batu 01 Bogor)
Promosi melalui iklan sering kali dilakukan sebagai upaya untuk mengembangkan asosiasi, hubungan dekat antara merek dengan konsumen sehingga tercipta ekuitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dari iklan ‘Chips Ahoy!’ versi Baking Show terhadap ekuitas merek pada anak-anak. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif untuk membuktikan hipotesis. Penentuan sampel dilakukan dengan rumus Slovin dan teknik sampling yang digunakan adalah proportional stratified random sampling. Responden yang dipilih dalam penelitian ini adalah anak-anak kelas 1 sampai dengan 6 SD dengan jumlah populasi sebanyak 214 orang dan diambil 68 orang sebagai sampel responden. Merujuk pada Teori Perkembangan Kognitif dari Jean Piaget, responden diteliti berdasarkan beberapa kategori umur: pemikiran pra-operasional (2-7 tahun), operasi berfikir konkret (8-11 tahun) dan operasi berfikir formal (12 tahun). Teori yang digunakan dalam penelitian ini dibingkai dalam Model Tanggapan Kognitif oleh Belch dan Belch. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier sederhana serta uji hipotesis dengan korelasi Pearson Product Moment.
Hasil menunjukkan pengaruh yang cukup rendah namun masih sejalan dengan teori bahwa proses berfikir anak-anak dalam hal menanggapi iklan mengalami perubahan seiring dengan bertambahnya usia dan pengalaman. Hasil tersebut dibuktikan dari penelitian ini yang menunjukkan koefisien korelasi R sebesar 0,611. sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh yang rendah tetapi pasti antara variabel, serta memiliki arah hubungan yang positif dan signifikan sebesar 0,001 < 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil dari uji regresinya menunjukkan bahwa pengaruh tayangan iklan televisi ‘Chips Ahoy!’ terhadap ekuitas merek pada anak-anak sebesar 37,3%.
Promotion through advertising is often done in an effort to develop the association, close relationship between brands with the consumers in order to create equity. The aim of this study was to determine the influence of 'Chips Ahoy!' ad, Baking Show version towards brand equity to children. This study used quantitative method to prove the hypothesis. The method which used to determine samples was done by Slovin’s formula and the sample was selected by proportional stratified random sampling. Respondents for this study were children from 1 to 6 elementary school grades with 214 people for the number population and 68 people were selected as sample respondents. Referring to the theory of Cognitive Development from Jean Piaget, respondents are researched by several age categories: pre-operational (2-7 years), concrete operations (8-11 years) and formal operation (12 years). Theory that used in this study was framed in Cognitive Response Models by Belch and Belch. The technique of data analysis used simple linear regression and the hypothesis testing used Pearson Product Moment Correlation test.
Results showed that the effect was quite low but its still accordanced with the theory that the process of thinking on children, in terms of the advertising perceive are changed along with the ages and the experiences. These results for this study was proven that showed the correlation coefficient R was 0.611 so it could be said that there were low effects but definite between the variables, and has a positive direction and significant of 0,001 < 0,05 which means Ha was accepted and Ho was rejected. The results of the regression test showed that the effect of Television Ad 'Chips Ahoy!' towards the brand equity to the children were 37.3%.
1627519584C1C013029PENGARUH KELEMAHAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, TEMUAN KETIDAKPATUHAN TERHADAP UNDANG-UNDANG, DAN TINDAK LANJUT REKOMENDASI HASIL PEMERIKSAAN TERHADAP OPINI AUDIT PADA PEMERINTAH DAERAH DI JAWA TENGAHPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kelemahan sistem pengendalian internal, temuan ketidakpatuhan terhadap undang-undang, dan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan terhadap opini audit pada pemerintah daerah di jawa tengah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah Tahun Anggaran 2015. semua anggota populasi dijadikan sampel penelitian, yaitu sebanyak 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelemahan sistem pengendalian internal dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan berpengaruh negatif signifikan dan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan berpengaruh positif signifikan terhadap opini audit atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah di Jawa Tengah. Diharapkan dari hasil penelitian ini pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah untuk terus mengoptimalkan sistem pengendalian internal, serta meningkatkan sumber daya manusia yang akuntabel dan dapat menyelesaikan tindak lanjut atas temuan BPK agar perolehan opini WTP dapat diwujudkan secara nyata.
This research aims to examine and analyze the influence of the weakness of the system of internal control, the findings of non-compliance against the legislation, and follow-up recommendations the results of the examination of the audit opinion on the Government areas in Jawa Tengah . The population in this research is the whole district/city governments in fiscal year 2015 in Jawa Tengah. All members of the population is use as as much as 35 Counties/cities in Jawa Tengah.
The results of this study suggest that the weakness of the system of internal control and non-compliance against regulations significant negative effect and further recommendations examination results significant positive effect against the audit opinion on the financial statements of local government in Central Java. Expected results of the study of local government Districts/cities in Central Java to continue to optimize the internal control system, as well as improving human resources accountable and can complete the follow-up over the findings of the CPC in order to gain opinions WTP can be realized.
1627619261C1B012048PENGARUH SISTEM KONTROL MANAJEMEN, KOMPETENSI TENAGA PENJUALAN, DAN DESAIN WILAYAH PENJUALAN TERHADAP KINERJA TENAGA PENJUALAN DENGAN INTENSITAS PERSAINGAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI
(Studi pada Perusahaan Indo Makmur)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi tenaga penjualan, desain wilayah penjualan, dan sistem kontrol manajemen terhadap kinerja tenaga penjualan, dan menganalisis intensitas persaingan sebagai moderator dalam hubungan antara desain wilayah penjualan terhadap kinerja tenaga penjualan. Populasi penelitian ini adalah 26 orang tenaga penjualan perusahaan Indo Makmur di Purwokerto, Purbalingga dan Bumiayu. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh responden atau sebanyak 26 responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan SmartPLS menunjukkan bahwa: sistem kontrol manajemen, kompetensi tenaga penjualan, dan desain wilayah penjualan berpengaruh positif terhadap kinerja tenaga penjualan, serta intensitas persaingan memoderasi pengaruh desain wilayah terhadap kinerja tenaga penjualan dengan arah koefisien negatif. Implikasi dari penelitian ini, Indo Makmur Company harus meningkatkan intensitas coaching dan training bagi tenaga penjualan, lebih memperhatikan lagi beban kerja, luas wilayah dan potensi wilayah dalam membuat desain wilayah penjualan, perlu lebih aktif dalam monitoring, directing, evaluating dan rewarding kepada tenaga penjualan dan yang terakhir, perusahaan Indo Makmur harus lebih memperhatikan persaingan dengan pesaing.The aims of research is to find out the effect of salespeople competencies, sales territory design, and management control system on salespeople performance, and analyzing competitive intensity as a moderator in relationship between sales territory design toward salespeople performance. The population of this research is 26 salespeople of Indo Makmur Company in Purwokerto, Purbalingga and Bumiayu. The number of respondents taken in this study were all respondents or as many as 26 respondents. Based on the results of research and data analysis using SmartPLS show that: management control system, salespeople competencies and sales territory design have positive effect on salespeople performance, Competitive intensity has a negative moderating influence on the relationship between sales territory design and salespeople performance. The implication of this research, Indo Makmur Company must increase the intensity of coaching and training for the salespeople, reconsider defining factor of sales territory design such as workload and market potential in a territory, needs to be more active on monitoring, directing, evaluating and rewarding the salespeople and the last, Indo Makmur Company should pay more attention to competition with competitors.
1627719586C1B013090ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, LEVERAGE, MODAL KERJA, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN: STUDI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX PERIODE 2013-2016Penelitian ini merupakan studi empiris dengan judul “Analisis Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Leverage, Modal Kerja, Kepemilikan Institusional, dan Komisaris Independen Terhadap Nilai Perusahaan”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh antara profitabilitas yang diukur dengan Return on Total Asset (ROA), ukuran perusahaan dengan total aset, leverage dengan Debt to Equity Ratio (DER), modal kerja dengan Net Working Capital (NWC), kepemilikan institusional, dan komisaris independen terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan Price to Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada periode 2013-2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 14 perusahaan sebagai sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, leverage, modal kerja, kepemilikan institusional, dan komisaris independen berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kenaikan profitabilitas akan meningkatkan nilai perusahaan secara signifikan. Ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Penggunaan hutang berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Modal kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Kepemilikan Institusional berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Komisaris independen berpengaruh negatif dan signfikan terhadap nilai perusahaan.
Implikasi dari hasil penelitian ini yaitu pertama, upaya meningkatkan nilai perusahaan, pihak manajemen sebaiknya memperhatikan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan profitabilitas dan ukuran perusahaan. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan evaluasi dan meningkatkan pemanfaatan aset perusahaan. Kedua, untuk memenuhi sumber pendanaan, pihak manajamen perlu memperhatikan rasio leverage. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memperhatikan proporsi penggunaan hutang terhadap ekuitas. Ketiga, dalam upaya peningkatan efisiensi modal kerja, pihak manajemen sebaiknya memperhatikan penggunaan Net working capital (NWC). Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan penggunaan aset lancar dan hutang lancar. Keempat, dalam upaya peningkatan tata kelola perusahaan (Corporate governance), pihak manajemen sebaiknya memperhatikan kebijakan terkait kepemilikan institusional dan komisaris independen. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mempertahankan persentase kepemilikan saham oleh institusi dan meningkatkan komitmen dalam hal pemberian wewenang pengawasan terhadap dewan komisaris, khususnya komisaris independen.
This research is an empirical study entitled “Analysis of Profitability’s Effect, Leverage, Firm Size, Working Capital, Institutional Ownership, and Independent Board on Firm Value”. The purpose of this study is to examine the effect of profitability as measured by Return on Total Asset (ROA), firm size as measured by total asset, leverage as measured by Debt to Equity Ratio (DER), working capital as measured by Net Working Capital (NWC), institutional ownership, and Independent Board toward of firm value as measured by Price to Book Value (PBV) on companies which were listed on Jakarta Islamic Index in 2013-2016 period. This research is associative study determining the relationship between two variables or more. The sampling technique of this study uses purposive sampling in order to obtain selected 14 companies as samples based on criteria. The data analysis technique uses multiple linear regression analysis.
The result of study shows that profitability, leverage, working capital, institutional ownership, and independent board affect the firm value. Meanwhile the size of companies does not affect toward firm value. The increase of profitability may increase the firm value significantly. The size of companies does not affect to firm value. The Leverage has positive and significant effect toward firm value. The working capital has positive andsignificant effect toward firm value. Institustional ownership has positive and significant effect towardfirm value. Independent board has negative and significant effect toward firm value.
The implication of study is first, in order to increase the firm value, the management should focus on various policies related to the profitability and size of the company. It could be done by evaluating and improving the utilization of company asset. Second, in order to meet the funding sources, the management should manage the leverage ratio. It could be done by managing the proportion of debt to equity. Third, in order to improve the efficiency of working capital, management should manage Net working capital (NWC). It could be done by improving current assets and decreasing current liabilities usage. Fourth, in order to improve corporate governance, management should focus on to various policies related to institutional ownership and Independent Board. It could be done by maintaining the percentage of institusional ownership and increasing the commitment in term of giving authority’s control toward board of commissioners, especially Independent Board .
1627819588G1B012012FAKTOR - FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN KEHAMILAN REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JATILAWANG KABUPATEN BANYUMASLatar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator dalam kesejahteraan masyarakat. Salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu adalah terlalu muda pada saat melahirkan (<20 tahun). Kehamilan remaja terjadi karena kurangnya peran orang tua terkait kesehatan reproduksi dan seksualitas. Hal ini mengakibatkan remaja memilih untuk mencari informasi sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peran orang tua dalam pencegahan kehamilan remaja.
Metodologi: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah orang tua remaja putri berusia 15-19 tahun sebanyak 151 orang menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square dan regresi logistik.
Hasil Penelitian: Analisis univariat menunjukkan bahwa pengetahuan baik (51,7%), sikap baik (51,7%), akses informasi baik (70,2%), peran tenaga kesehatan baik (64,9%), peran orang tua baik (55,6%), dan tidak bekerja (60,9%). Analisis bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan yaitu pekerjaan, variabel yang tidak berhubungan yaitu pengetahuan, sikap, akses informasi, dan peran tenaga kesehatan. Analisis multivariat, faktor yang berpengaruh adalah pekerjaan.
Kesimpulan: Ada pengaruh antara pekerjaan terhadap peran orang tua dalam pencegahan kehamilan remaja.

Background: Maternal Mortality Rate (MMR) was the one indicator of public well being. One of the causes of the high maternal mortality rate was too young at birth (<20 years). Teenage pregnancies occured because a lack of parental roles related to reproductive health and sexuality. This related teens choose to search for information themselves. The purpose of this study was to determined the factors affecting to parent’s role on prevention of teenage pregnancy.
Methodology: This study used a quantitative method with cross sectional approach. The subjects were parents of young women aged 15-19 years were 151 people using cluster random sampling technique. The research instrument used questionnaire. Data analysis used chi square test and logistic regression.
Results: Univariate analysis showed that all of the variables was in a good category, which were knowledge (51.7%), attitude (51.7%), access information (70.2%), the role of health workers (64.9%), the role of parents (55.6%), and some respondents did not work (60,9%). Bivariate analysis, variabel related to parent’s role was work, where as unrelated variables were knowledge, attitude, access information, and the role of health workers. Multivariate analysis, affecting factor was work.
Conclusion: There was affected between work to parent’s role on prevention of teenage pregnancy.
1627919592H1F013068ANALISIS KARAKTERISTIK RESERVOIR BATUPASIR FORMASI HALANG BERDASARKAN PENGAMATAN PETROGRAFI DAERAH MALAHAYU DAN SEKITARNYA KECAMATAN BANJARHARJO KABUPATEN BREBES PROVINSI JAWA TENGAHHidrokarbon merupakan sumber energi yang sangat penting untuk kebutuhan saat ini. Hidrokarbon umumnya terbentuk pada sebuah cekungan. Di Indonesia cekungan yang prospek terdapat hidrokarbon 70% dijumpai pada cekungan Tersier. Salah satu cekungan Tersier tersebut adalah Cekungan Serayu utara. Salah satu komponen hidrokarbon pada Cekungan Serayu utara berupa batuan reservoir, yaitu batupasir Formasi Halang. Lokasi penelitian berada di daerah Malahayu, Brebes, Jawa Tengah dengan koordinat 9225000 mN - 9220000 mN dan 262000 mE - 257000mE. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui kualitas batupasir sebagai reservoir dengan melihat dari suksesi prograding dan porositas dari batupasir pada Formasi Halang. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan dengan melakukan meassured section yang kemudian dijadikan penampang stratigrafi yang akan terlihat perubahan pola prograding dari susunan litologi dan dilengkapi dari analisis petrografi dengan mikroskop polarisasi. Dari analisis tersebut dapat di hitung porositas dari tiap sampel batupasir kemudian dapat diklasifikasikan kedalam kualitas baik atau buruk porositas batuan. Hasil penelitian menunjukan adanya prograding yang dicirikan dari perubahan susunan litologi lempung menjadi batupasir sedang yang menjadi penciri adanya transgresif pada daerah tersebut dan pada analisis petrografi bahwa susunan butir berbentuk rhombohedron, rongga yang terbentuk tidak terlalu besar, sortasinya sedang, fragmen yang terbentuk merupakan hasil dari pelapukan breksi vulkanik jenis batuannya batupasir Graywacke, sehingga batupasir dari Formasi Halang pada lokasi penelitian memiliki kualitas porositas yang cukup sebagai reservoir. Hydrocarbons are an important source of energy for today's needs. Hydrocarbons are generally formed on a basin. In Indonesia, the prospect of 70% hydrocarbons is found in Tertiary basins. One of the Tertiary basins is the northern Serayu Basin. One of the hydrocarbon components in the northern Serayu Basin is a reservoir rock, the Halang Formation sandstone. The research sites are located in Malahayu, Brebes, Central Java with coordinates 9225000 mN - 9220000 mN and 262000 mE - 257000mE. This study focuses on knowing the quality of sandstones as a reservoir by looking at the succession of prograding and porosity of the sandstone at Halang Formation. In this study, the method used by performing meassured section which then made the stratigraphic cross section which will be seen changes the prograding pattern of the lithology arrangement and equipped from the analysis of petrography with polarization microscope. From the analysis it can be calculated the porosity of each sandstone sample can then be classified into good or bad quality of rock porosity. The results showed that there was a prograding characterized by the change of the lithology of clay into a mid-sided sandstone that characterized the transgression of the area and the petrographic analysis that the arrangement of grains of rhombohedron, the cavity formed was not very large, the sort is, the fragments formed were the result of weathering The volcanic breccia of Graywacke sandstone type, so the sandstone of Halang Formation at the study site has sufficient porosity quality as reservoir.
1628019589H1L011062Sistem Prediksi Curah Hujan Kota Cilacap Menggunakan Fuzzy Neural Network dengan Metode Neuron Fuzzy Kwan dan Cai Berbasis WebPada kehidupan sehari-hari, kebutuhan terhadap keadaan cuaca sangat dibutuhkan untuk menyusun berbagai rencana kedepan. Terutama untuk orang-orang yang bekerja di bidang - bidang tertentu. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah curah hujan. Curah hujan di Indonesia sangat bergantung dengan waktu dan musim, baik itu musim kemarau ataupun musim penghujan. Namun, curah hujan saat ini lebih sulit diprediksi menggunakan pendekatan statistik, sehingga diperlukan model atau sistem yang dapat memprediksi curah hujan lebih akurat. Pada penelitian ini akan dijelaskan tentang prediksi curah hujan menggunakan fuzzy neural network menggunakan metode neuron fuzzy kwan dan cai. Prediksi akan dilakukan dalam rentang waktu setiap 1 hari menggunakan parameter input yang mempengaruhi curah hujan. Ada lima parameter input yang datanya bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diantaranya suhu udara, kelembaban relatif, kecepatan angin, tekanan udara, dan lama penyinaran matahari. Sistem prediksi ini akan dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP, berbasis web dan menggunakan MySql sebagai basis datanya.Weather information is needed to make a future plans, especially for people who work in several subject. One of the most important things is rainfall. In Indonesia, rainfall depended on time and season. Nowadays, make a rainfall prediction using statistical approach is more difficult than artificial intelligence approach, so another model is needed for make a better prediction. This research will explain rainfall prediction using fuzzy neural network kwan and cai. Prediction will be made every 24 hours or one day. There are five input parameter that affect to rainfall prediction likes temperature, humidity, wind flow, air pressure and solar
radiation. This research only use input parameter data from BMKG Cilacap. This system will be made using PHP procedural language, web based and MySql as database.