Home
Login.
Artikelilmiahs
19577
Update
BERKAH MUSTOFI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BENIH PADI DI PT SANG HYANG SERI (PERSERO) REGIONAL II CABANG BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah dan frekuensi pembelian bahan baku benih padi PT. Sang Hyang Seri (Persero) Regional II Cabang Banyumas yang optimal agara benih yang diproduksi dapat menjamin kebutuhan bahan baku bagi kelancaran kegiatan perusahaan. Kemudian, untuk mengetahui pengaruh penggunaan model persediaan Economic Order Quantity (EOQ) dan Material Requirment Planning (MRP) bahan baku benih yang digunakan PT. Sang Hyang Seri (Persero) Regional II cabang Banyumas terhadap minimasi biaya persediaan bahan baku. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan antara biaya yang dikeluarkan secara riil dengan jika menggunakan metode EOQ. Dengan menggunakan metode EOQ perusahaan dapat menghemat biaya persediaan selama tahun 2016 untuk varietas Situ Bangendit, Ciherang dan IR 64. Frekuensi pembelian perusahaan lebih tinggi dari frekuensi pembelian optimal. Waktu tunggu perusahaan bervariasi namun tidak lebih dari tiga hari. Persediaan pengaman yang diterapkan perusahaan juga melebihi persediaan pengaman optimal sehingga biaya penyimpanan tidak minimal. Sedangkan jika menggunakan MRP perusahaan mengeluarkan biaya persediaan lebih besar dari pada biaya dengan metode EOQ maka dapat disimpulkan lebih baik menggunakan metode EOQ.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze the number and frequency of purchasing raw materials of rice seed PT. Sang Hyang Seri (Persero) Regional II Banyumas branch optimum agara produced seeds to ensure the need for raw materials for the smooth activities of the company. Then, to know the effect of using inventory model Economic Order Quantity (EOQ) and Material Requirment Planning (MRP) of seed material used by PT. Sang Hyang Seri (Persero) Regional II branch of Banyumas to minimize raw material inventory cost. The results showed the difference between the costs incurred in real terms by using the EOQ method. By using EOQ method the company can save inventory cost during 2016 for Situ Bangendit, Ciherang and IR 64 varieties. Company purchase frequency is higher than optimal purchase frequency. Company timeouts vary but not more than three days. The company's safeguard applied also exceeds the optimal safety stock so that storage costs are not minimal. Whereas if using the MRP companies incurred inventory costs greater than the cost with EOQ method then it can be concluded better using EOQ method.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save