Artikelilmiahs
Menampilkan 43.481-43.500 dari 48.823 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 43481 | 46840 | I1B021087 | Analisis Faktor yang Memengaruhi Kesejahteraan Psikologis pada Wanita dengan Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) | Latar Belakang: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan gangguan pada sistem endokrin yang ditandai dengan meningkatnya hormon androgen. Wanita yang terdiagnosis PCOS cenderung mengalami masalah dalam aspek fisik, psikologis, dan sosial. Adanya masalah tersebut dapat menurunkan kesejahteraan psikologis wanita dengan PCOS. Upaya khusus meningkatkan kesejahteraan psikologis, perlu dilakukan penelitian analisis faktor yang memengaruhi kesejahteraan psikologis pada wanita PCOS. Metodologi: Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel dengan teknik accidental sampling dan didapatkan sampel 106 responden pada komunitas Instagram “PCOS Fighter Indonesia”. Pengambilan data menggunakan kuesioner demografi, kuesioner skala religiusitas, kuesioner multidimensional scale of perceived social support, dan kuesioner kesejahteraan psikologis. Analisis data korelasi menggunakan Chi Square dan uji regresi logistik biner. Hasil Penelitian: Hasil penelitian religiusitas tidak berhubungan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis pada wanita PCOS. Sedangkan BMI dan dukungan sosial menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kesejahteraan psikologis pada wanita PCOS. Bedasarkan hasil analisis regresi multivariat didapatkan bahwa dukungan sosial tingkat rendah (OR=9.500; CI=1.321-68.314) dan tingkat sedang (OR=2.251; CI=0.686-16.384) merupakan faktor dominan menurunkan kesejahteraan psikologis pada wanita PCOS. Kesimpulan: Dukungan sosial tingkat rendah merupakan faktor yang paling besar menurunkan kesejahteraan psikologis pada wanita dengan PCOS dibandingkan dengan dukungan sosial tingkat tinggi. Perawat perlu mengedukasi dan mendorong keluarga dalam memberikan dukungan sosial kepada wanita PCOS. | Background: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) is an endocrine system disorder characterized by increased androgen hormones. Women diagnosed with PCOS experience physical problems, psychological and social aspects. The existence of these problems can reduce the psychological well-being of PCOS woman. In a special effort to improve psychological well-being, research was conducted to analyze factors that affect psychological well-being in PCOS women. Method: This study used analytic observations with cross-sectional approach. Sample technique was accidental sampling and obtained sample of 106 respondents in Instagram community “PCOS Fighter Indonesia”. Data were collected using demographic questionnaire, religiosity scale questionnaire, multidimensional scale of perceived social support questionnaire, and psychological well-being questionnaire. Correlation data analysis using Chi Square and binary logistic regression test. Results: Study result religiosity was not significantly related while BMI and social support showed significant relationship to psychological well-being in PCOS women. Results of multivariate regression analysis showed that low level of social support (OR=9.500; CI=1.321-68.314) and moderate level (OR=2.251; CI=0.686- 16.384) were the dominant factors reducing psychological well-being in PCOS women. Conclusion: Social support is the biggest factor that reduces psychological well- being in PCOS women. Nurses need to educate and encourage families to provide social support to PCOS women. | |
| 43482 | 46841 | F1B018113 | KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) PAWON MAS DI DESA PEKUNDEN KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian berfokus pada penilaian kinerja BUMDes Pawon Mas menggunakan indikator kualitas layanan, responsivitas dan akuntabilitas. Penilaian menggunakan model analisis data interaktif dengan komponen pengumpulan data (collection), kondensasi data (condendation), penyajian data (display), dan penarikan kesimpulan (conclusing drawing). Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik triangulasi. Tiga aspek yang digunakan untuk mengukur kinerja antara lain kualitas layanan, responsivitas dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan kinerja dari aspek kualitas layanan sumber daya BumDes sudah baik sebab mampu memberikan kepuasan kepada para pemanfaat BUMDes salah satunya melalui pemilihan pengurus dengan syarat tingkat pendidikan minimal tertentu, mengikutkan dalam pelatihan dan juga dan selalu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya. Hasil penelitian menemukan bahwa responsivitas dari BUMDes Pawon Mas dalam menemukan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat atau pemanfaat ini dikatakan baik. Hal ini dibuktikan dengan BUMDes Pawon Mas yang mendirikan unit usaha bidang keuangan sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, menjalin kerjasama dengan pihak lain seperti supplier dan pedagang besar dalam pengadaan kebutuhan masyarakat dan lembaga keuangan dalam kaitannya pengadaan modal usaha bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga berusaha meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan ekonomi produktif. Penelitian menunjukkan akuntabilitas di BUMDes Pawon Mas sudah cukup baik karena setiap kegiatan selalu dibuat laporan pertanggung jawaban untuk di laporkan pada saat rapat anggota tahunan, namun dalam menyelesaikan laporan keuangannya masih belum cepat tangkap karena dalam melaporkan laporan keuangan sering mengalami keterlambatan dan laporan keuangan yang dibuat lebih mengutamakan kepada laporan Laba/Ruginya saja, hal itu dikarenakan kurangnya pemahaman pengelola dalam membuat laporan keuangan. | The research focuses on assessing the performance of BUMDes Pawon Mas using indicators of service quality, responsiveness and accountability. The assessment uses an interactive data analysis model with components of data collection, condensation, display, and concluding drawing. The validity used in this research is using triangulation techniques. The three aspects used to measure performance include service quality, responsiveness and accountability. The research results show that the performance in terms of the quality of BumDes resource services is good because it is able to provide satisfaction to BUMDes users, one of which is through selecting administrators who require a certain minimum level of education, including them in training and always increasing community participation in resource management. The results of the research found that the responsiveness of BUMDes Pawon Mas in finding what the community or beneficiaries need is said to be good. This is proven by BUMDes Pawon Mas establishing a financial business unit in accordance with community needs, collaborating with other parties such as suppliers and wholesalers in procuring community needs and financial institutions in relation to providing business capital for the community to improve community welfare and also seeks to improve the community's economy through productive economic development. Research shows that accountability in BUMDes Pawon Mas is quite good because for every activity an accountability report is always made to be reported at the annual member meeting, but in completing the financial report it is still not fast enough to catch up because in reporting the financial report there is often a delay and the financial report is made later. prioritizing only the Profit/Loss report, this is due to the manager's lack of understanding in making financial reports. | |
| 43483 | 46843 | G1B020012 | Pengaruh Gel Ekstrak Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Sebagai Bahan Pengganti Etsa Asam Terhadap Kekuatan Tarik Perlekatan Resin Komposit Nanohybrid | Etsa asam merupakan suatu bahan adhesif yang berfungsi untuk melekatkan gigi dengan bahan restorasi dengan prinsip micromechanical-interlocking yaitu membuat mikropositas dan resin tag. Bahan etsa yang biasa digunakan adalah asam fosfat 37%. Asam fosfat 37% merupakan asam kuat yang dapat menyebabkan reaksi inflamasi pada jaringan pulpa dan jaringan lunak di sekitarnya. Buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan bahan alam yang berpotensi sebagai bahan pengganti etsa karena memiliki rasa asam dengan pH 2,85 (asam lemah) dan memiliki kemampuan chelating agent untuk membersihkan smear layer yang berasal dari kandungan asam sitrat yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gel ekstrak buah belimbing wuluh sebagai bahan pengganti etsa. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris. Penelitian ini menggunakan 36 gigi premolar rahang atas yang dibagi menjadi 4 kelompok secara acak, yaitu kelompok perlakuan menggunakan gel ekstrak etanol buah belimbing wuluh dengan konsentrasi 10%, 25%, dan 40%, serta kelompok kontrol berupa asam fosfat 37%. Kekuatan tarik perlekatan resin komposit nanohyrid diuji menggunakan mesin Universal Testing Machine. Analisis data kekuatan tarik diuji menggunakan Oneway ANOVA dan Post Hoc LSD. Hasil analisis data tersebut menunjukan bahwa rerata seluruh kelompok perlakuan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p>0,05) dengan kelompok kontrol. Simpulan dalam penelitian ini, terdapat pengaruh ekstrak buah belimbing wuluh dengan konsentrasi 10%, 25%, dan 40% sebagai bahan pengganti etsa terhadap kekuatan tarik perlekatan resin komposit nanohybrid dengan rerata kekuatan tarik tertinggi pada pemberian ekstrak buah belimbing wuluh dengan konsentrasi 40% | Acid etching is an adhesive material that can serves to attach teeth to the restoration material by the micromechanical–interlocking of creating microposities and resin tags. The etching material commonly used is 37% phosphoric acid. Phosphoric acid 37% is a strong acid that can cause inflammatory reactions in the pulp tissue and surrounding soft tissues. Belimbing wuluh fruit (Averrhoa bilimbi L.) is a natural ingredient that has the potential as a substitute for etching because it has a sour taste with a pH of 2,85 (weak acid) and has the ability to chelating agent to clean the smear layer from high citric acid content. Purpose of this research was the effect of belimbing wuluh extract gel as an alternative for etching. This type of research is laboratory experimental. This research used 36 maxillary premolar teeth which were randomly divided into 4 groups, the treatment group using ethanol extract gel of belimbing wuluh 10%, 25%, and 40% concentrations, and the control group is of 37% phosphoric acid. The tensile bond strength of the nanohyrid composite resin was tested using a Universal Testing Machine. Analysis of tensile strength data was tested using Oneway ANOVA and Post Hoc LSD. Result of the data analysis showed that mean all treatment groups did not have significant differences (p>0.05) with the control group. Conclusion in this research is that there is an effect of belimbing wuluh extract with 10%, 25%, and 40% concentration as an alternative for etching acid against the tensile bond strength of the resin composite nanohybrid with the highest average tensile strength is belimbing wuluh extract with a 40% concentration. | |
| 43484 | 46844 | C1A021068 | ANALISIS DETERMINAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA MAGELANG PERIODE 2003-2023 | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kredit perbankan, belanja modal, dan tenaga kerja melalui indikator angkatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Magelang tahun 2003-2023. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder (time series) dan dianalisis dengan perangkat lunak Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kredit perbankan dan belanja modal memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Magelang dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sementara itu, angkatan kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Magelang dalam jangka pendek dan negatif tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Magelang dalam jangka panjang. | This study aims to analyze the contribution of banking credit, capital expenditure, and labor through the workforce indicator to economic growth in Magelang City from 2003 to 2023. The approach employed is quantitative descriptive using the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model. The data utilized in this research consists of secondary time-series data, analyzed using Eviews 12 software. The findings reveal that banking credit and capital expenditure have a significant positive effect on economic growth in Magelang City in both the short and long term. Meanwhile, the workforce has a significant positive effect on economic growth in Magelang City in the short term, but an insignificant negative effect in the long term. | |
| 43485 | 46845 | F1F018032 | Analisis Peran Human Rights Watch Dalam Penanganan Isu Pelanggaran HAM Etnis Uyghur Di Cina Tahun 2018-2022 | Cina sebagai negara maju dengan perekonomian yang kuat, tetap menghadapi berbagai ancaman permasalahan internal, salah satunya pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Salah satu isu yang mencolok adalah penerapan kebijakan represif oleh pemerintah terhadap etnis Uyghur, yang dinilai merampas hak-hak dasar mereka. Dalam konteks ini, Human Rights Watch (HRW), sebuah organisasi non-pemerintah di bidang HAM, memainkan peran penting dalam upaya penyelesaian masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran HRW di Xinjiang, China, melalui pendekatan konsep Human Security. Data tentang HRW diperoleh melalui studi literatur, termasuk artikel jurnal, laporan resmi, dan berita daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HRW telah menjalankan perannya sesuai dengan perspektif Human Security, meliputi kegiatan edukasi, advokasi, kampanye, serta pembangunan jaringan organisasi untuk menangani isu-isu sosial dan HAM. | China as a developed country with a strong economy, continues to face various internal challenges, one of which is human rights violations. A prominent issue involves the government's repressive policies against the Uyghur ethnic group, which are seen as infringing on their fundamental rights. In this context, Human Rights Watch (HRW), a non-governmental organization focused on human rights, plays a significant role in addressing this issue. This study aims to analyze the role of HRW in Xinjiang, China, through the concept of Human Security. Data on HRW were obtained through literature studies, including journal articles, official reports, and online news sources. The findings reveal that HRW has effectively fulfilled its role from a Human Security perspective, encompassing activities such as education, advocacy, campaigning, and building organizational networks to address social and human rights issues. | |
| 43486 | 46858 | G1A021046 | PENGARUH PAPARAN ELEKTROMAGNETIK TELEPON SELULER TERHADAP KADAR GULA DARAH PUASA PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) WISTAR | Latar Belakang: Radiasi telepon seluler menyebabkan peningkatan produksi radikal bebas. Radikal bebas dapat mengakibatkan peningkatan hormon adrenokortikotropik (ACTH) serta kortikosteron, kerusakan neuron hipokampus, mengganggu sekresi insulin, dan meningkatkan risiko resistensi insulin.Hal ini memengaruhi kadar gula darah. Tujuan: Mengetahui pengaruh paparan elektromagnetik telepon seluler terhadap kadar gula darah puasa pada tikus putih (Rattus norvegicus) Wistar. Metode Penelitian: Metode penelitian ini yaitu true experimental dengan desain posttest only with control group. Jumlah sampel sebanyak 28 ekor tikus putih Wistar yang dibagi ke dalam 4 kelompok. Kelompok 1 tidak diberi paparan telepon seluler selama 45 hari. Kelompok 2, 3, dan 4 diletakan pada kandang perlakuan selama dua jam per hari dan masing - masing kelompok diberi paparan telepon seluler selama 15 hari, 30 hari, dan 45 hari. Kadar GDP diukur menggunakan spektrofotometri dengan reagen GOD-POD. Data dianalisis dengan One Way ANOVA dan uji post hoc LSD. Hasil: Rata – rata kadar GDP menunjukkan perbedaan signifikan antarkelompok (p=0,001). Kadar GDP tertinggi pada K2 (130,28±12,97 mg/dL), K3 (107,83±10,47 mg/dL), K1 (103,85±11,76 mg/dL), dan K4 (93,85±5,55 mg/dL). Hasil uji post hoc LSD menunjukkan K1-K2, K2-K3, K2-K4 dan K3-K4 memiliki perbedaan signifikan, sedangkan K1-K3 dan K1-K4 tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Kesimpulan: Paparan elektromagnetik telepon seluler secara signifikan memengaruhi kadar GDP pada tikus putih (Rattus norvegicus) Wistar. Peningkatan kadar gula darah terjadi pada paparan 15 hari, sedangkan paparan 45 hari menunjukkan penurunan. | Background: Mobile phone radiation causes increase production of free radicals. Free radicals can increase adrenocorticotropic hormone (ACTH) and corticosterone, damage hippocampal neurons, alters insulin secretions, and increase the risk of insulin resistance. This affects blood glucose levels. Objective: This study aims to determine the effect of mobile phone electromagnetic exposure on fasting blood glucose levels in Wistar white rats (Rattus norvegicus). Research method: The research method was true experimental with posttest only with control group design. A total of 28 Wistar white rats (Rattus norvegicus) were divided into 4 groups. Group 1 was not exposed to mobile phones for 45 days. Groups 2, 3, and 4 were placed in treatment cages for 2 hours per day and each group was exposed to mobile phones for 15 days, 30 days, and 45 days. GDP levels were measured using a spectrophotometry with GOD-POD reagent. Data were analyzed using One Way ANOVA and LSD post hoc test. Results: The average GDP levels shows significant differences between groups (p=0.001). The highest GDP levels were in K2 (130.28 ± 12.97 mg/dL), K3 (107.83 ± 10.47 mg/dL), K1 (103.85 ± 11.76 mg/dL), and K4 (93 .85±5.55 mg/dL). The results of the LSD post hoc test shows that K1-K2, K2-K3, K2-K4 and K3-K4 have significant differences, while K1-K3 and K1-K4 do not show significant differences. Conclusion: Mobile phone electromagnetic exposure significantly affects GDP levels in Wistar white rats (Rattus norvegicus). An increase in blood sugar levels occurred at 15 days of exposure, while 45 days of exposure showed a decrease. | |
| 43487 | 46859 | C1H021054 | The Effect of Social Media Influencers on Purchase Intention : Parasocial Relationships and Brand Credibility as Mediating Variables and Persuasion Knowledge as a Moderating Variable (Study on Followers of Social Media Influencer Arief Muhammad) | Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ketidakkonsistenan penelitian sebelumnya mengenai pengaruh influencer media sosial terhadap minat beli dan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mendorong perilaku minat beli, dalam konteks influencer marketing di media sosial. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak keterlibatan influencer dalam pemasaran produk terhadap perilaku niat beli pengikutnya, dengan mempertimbangkan peran hubungan parasosial dan kredibilitas merek sebagai mediator potensial dalam proses pengambilan keputusan, serta eksplorasi lebih lanjut mengenai dampak pengetahuan persuasi pengikut. Secara obyektif, penelitian ini melakukan studi pada pengikut aktif media sosial Instagram dari influencer terkemuka di Indonesia “Arief Muhammad”, yang melibatkan 185 anggota sebagai responden, dengan menggunakan metode probability sampling. Kuesioner menggunakan skala Likert dengan rentang 1 sampai 5 dengan analisis data menggunakan SEM AMOS. Penelitian ini menunjukkan beberapa temuan utama : social media influencer tidak berpengaruh positif terhadap purchase intention secara langsung, social media influencer berpengaruh positif terhadap parasocial relationship, social media influencer berpengaruh positif terhadap brand credibility, parasocial relationship berpengaruh positif terhadap purchase intention, brand credibility berpengaruh positif terhadap purchase intention, parasocial relationship memediasi pengaruh social media influencer terhadap purchase intention, brand credibility memediasi pengaruh social media influencer terhadap purchase intention, persuasion knowledge memoderasi pengaruh social media influencer terhadap purchase intention, persuasion knowledge memediasi pengaruh parasocial relationship terhadap purchase intention. | This study aims to explain the inconsistencies of previous research regarding the effect of social media influencers on purchase intention and gain a deeper understanding of the factors that drive purchase intention behavior, in the context of influencer marketing on social media. Specifically, it aims to explore the impact of influencers' involvement in product marketing on their followers' purchase intention behavior, by considering the role of parasocial relationships and brand credibility as potential mediators in the decision-making process, as well as further exploration of the impact of followers' persuasion knowledge. Objectively, this research conducted a study on the active Instagram social media followers of Indonesia's leading influencer “Arief Muhammad”, involving 185 members as respondents, using probability sampling method. The questionnaire used a Likert scale with a range of 1 to 5 with data analysis using SEM AMOS. This study shows several key findings : social media influencers have no positive effect on purchase intention directly, social media influencers have a positive effect on parasocial relationships, social media influencers have a positive effect on brand credibility, parasocial relationships have a positive effect on purchase intention, brand credibility has a positive effect on purchase intention, parasocial relationships mediate the effect of social media influencers on purchase intention, brand credibility mediates the effect of social media influencers on purchase intention, persuasion knowledge moderates the effect of social media influencers on purchase intention, persuasion knowledge moderates the effect of parasocial relationships on purchase intention. | |
| 43488 | 46848 | C1H021052 | The Influence of Perceived Price, Perceived Quality, Brand Awareness, and Product Availability on Purchase Intention with Brand Image as a Mediating Variable ( A study on Kopi Lumpang in Kemawi Village, Somagede Sub-District) | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Persepsi Harga, Persepsi Kualitas, Kesadaran Merek, dan Ketersediaan Produk terhadap Niat Beli dengan Citra Merek sebagai Variabel Mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, dengan metode non probability sampling yang digunakan untuk pengumpulan data. Sebanyak 210 orang berpartisipasi sebagai responden, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan melalui Google Forms dan Survey. Kuesioner menggunakan skala Likert mulai dari 1 sampai 5. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SEM PLS for Windows. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Persepsi harga berpengaruh positif terhadap citra merek, Persepsi kualitas berpengaruh negatif terhadap citra merek, Kesadaran merek berpengaruh positif terhadap citra merek, Persepsi harga berpengaruh negatif terhadap minat beli, Persepsi kualitas berpengaruh negatif terhadap minat beli, Kesadaran merek berpengaruh negatif terhadap minat beli, Ketersediaan produk berpengaruh negatif terhadap minat beli, Citra merek berpengaruh positif terhadap minat beli, Persepsi harga berpengaruh negatif terhadap minat beli melalui citra merek, Persepsi kualitas berpengaruh negatif terhadap minat beli melalui citra merek, Kesadaran merek berpengaruh positif terhadap minat beli melalui citra merek. | The purpose of this study was to analyze the effects of Perceived Price, Perceived Quality, Brand Awareness, and Product Availability on Purchase Intention with Brand Image as a Mediating Variable. This research employed a quantitative approach. The population in this study were all people in Kemawi Village, Somagede District, with the non probability sampling method used for data collection. A total of 210 people’s participated as respondents, with data gathered through questionnaires distributed via Google Forms and Survey. The questionnaire utilized a Likert scale ranging from 1 to 5. Data analysis was conducted using SEM PLS for Windows. The results of the study revealed that Perceived price positively affect brang image, Perceived quality negatively affect brand image, Brand awareness positively affect brand image, Perceived price negatively affect purchase intention, Perceived quality negatively affect purchase intention, Brand awareness negatively affect purchase intention, Product availability negatively affect purchase intention, Brand image positively affect purchase intention, Perceived price negatively affect purchase intention through brand image, Perceived quality negatively affect purchase intention through brand image, Brand awareness positively affect purchase intention through brand image. | |
| 43489 | 46849 | G1A021024 | PENGARUH KONSUMSI TEH DAUN KELOR TERHADAP KADAR GULA DARAH PUASA PENDERITA DIABETES MELITUS: Studi Pada Peserta Prolanis Klinik Pratama Rawat Jalan Sidabowa Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas | Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang dapat menyebabkan komplikasi makrovaskuler dan mikrovaskuler yang berdampak pada penurunan kualitas hidup dan beban ekonomi yang tinggi. Moringa oleifera (MO) atau kelor memiliki zat bioaktif seperti terbukti memiliki sifat hipoglikemik dan antioksidan yang dapat membantu mengendalikan kadar gula darah sebagai upaya pencegahan terhadap komplikasi dari diabetes melitus tipe 2. Tujuan: Mengetahui pengaruh konsumsi teh daun kelor terhadap kadar gula darah puasa penderita diabetes melitus tipe 2 pada peserta prolanis Klinik Pratama rawat Jalan Sidabowa Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas. Metode: Penelitian observasional analitik menggunakan desain kohort retrospektif secara total sampling. Analisi data menggunakan uji Paired T Test. Hasil: Responden penelitian berjumlah 18 orang. Hasil penelitian ini menunjukan nilai signifikansi perubahan kadar gula darah puasa kelompok terpapar 0,171 dan kelompok kontrol 0, 603 (p >0,05) yang berarti bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kadar gula darah puasa sebelum dan sesudah penelitian pada kedua kelompok. Kesimpulan: Tidak terdapat penurunan kadar gula darah puasa pada penderita diabetes melitus di Klinik Sidabowa Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas setelah mengonsumsi teh daun kelor selama 14 hari. Serta tidak terdapat perbedaan gula darah puasa yang signifikan antara kelompok terpapar dengan kelompok kontrol. | Background: Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that can lead to macrovascular and microvascular complications thus impacting quality of life. Moringa oleifera (MO) or moringa contains bioactive compounds which have been proven to have hypoglycemic and antioxidant properties that can help control blood sugar levels as an effort to prevent complications of type 2 diabetes mellitus. Objective: The study aimed to determine the relationship between the consumption of moringa leaf tea and fasting blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus who participated in the PROLANIS program at the Sidabowa Primary Care Clinic, Patikraja District, Banyumas Regency. Method: An analytical observational study with a retrospective cohort design was conducted using total sampling. Data analysis was performed using the Paired T Test. Results: The study involved 18 respondents. The results indicate that the significance values of the fasting blood sugar changes for the exposed group were 0.171, and for the control group, it was 0.603 (p > 0.05), meaning there was no significant difference in fasting blood sugar levels before and after the study in both groups. Conclusion: There is no decrease in fasting blood sugar levels in type 2 diabetes mellitus patients at Sidabowa Clinic, Patikraja District, Banyumas Regency, after consuming moringa leaf tea for 14 days. Furthermore, there is no significant difference in fasting blood sugar levels between the exposed and control groups. | |
| 43490 | 46850 | G1A021018 | Pengaruh Konsumsi Teh Daun Kelor Terhadap Perubahan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Pada Peserta Prolanis Klinik Pratama Rawat Jalan Sidabowa Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas | Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi tekanan darah lebih dari normal yang salah satu penyebabnya adalah peningkatan peradangan dan stres oksidatif. Daun kelor mengandung anti oksidan yang tinggi seperti flavonoid yang dapat membantu mengendalikan tekanan darah sebagai upaya mencegah komplikasi dari hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi teh daun kelor terhadap tekanan darah penderita hipertensi pada peserta prolanis Klinik Pratama Rawat Jalan Sidabowa Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas. Metodologi: Metode penelitian menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain case control yang dipilih secara total sampling. Analisis data menggunakan uji Independent T Test. Hasil: Responden penelitian ini berjumlah 41 orang. Hasil penelitian ini menunjukan nilai signifikansi perbedaan perubahan tekanan darah kedua kelompok yaitu tekanan darah sistolik 0,146 (p>0,05) dan diastolik 0,258 (p>0,05) yang artinya tidak ada pengaruh konsumsi teh daun kelor terhadap tekanan darah penderita hipertensi pada peserta prolanis. Kesimpulan: Konsumsi teh daun kelor tidak memberikan perubahan tekanan darah penderita hipertensi pada peserta prolanis Klinik Pratama Rawat Jalan SidabowaKecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas setelah mengonsumsi teh daun kelor selama 14 hari. Namun, penurunan tekanan darah sistolik lebih besar pada kelompok kasus. | Background: Hypertension is a condition where blood pressure is higher than normal, and one of its causes is increased inflammation and oxidative stress. Moringa leaves contain high levels of antioxidants, such as flavonoids, which can help control blood pressure as an effort to prevent complications from hypertension. Objective: The study aimed to determine the effect of moringa leaf tea consumption on blood pressure in hypertension sufferers among Prolanis participants at the Sidabowa Primary Clinic, Patikraja District, Banyumas Regency. Methodology: An analytical observational study with a casecontrol design, which was selected through total sampling. Data analysis was performed using the Independent T Test. Results: The respondents of this study numbered 41 individuals. The results of this study showed the significance values of the blood pressure changes between the two groups: systolic blood pressure 0.146 (p>0.05) and diastolic blood pressure 0.258 (p>0.05), which means there was no effect of moringa leaf tea consumption on blood pressure in hypertension sufferers among Prolanis participants. Conclusion: Consumption of moringa tea did not change the blood pressure of hypertensive patients in prolanis participants of Sidabowa Primary Outpatient Clinic, Patikraja District, Banyumas Regency after consuming moringa tea for 14 days. However, the decrease in systolic blood pressure was greater in the case group. | |
| 43491 | 46846 | H1A021032 | Analisis Koordinasi Kerja Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) Akibat Arus Hubung Singkat sebagai Pengaman Cadangan pada Trafo 2 150/20 kV 60 MVA di Gardu Induk Purbalingga | Transformator daya 2 merupakan salah satu transformator dari 3 transformator daya yang tersedia di Gardu Induk 150 kV Purbalingga dan terletak pada bay transformator 2. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis koordinasi kerja Over Current Relay untuk gangguan arus hubung singkat tiga fasa dan dua fasa, serta Ground Fault Relay untuk gangguan arus hubung singkat satu fasa antara sisi incoming 20 kV dan juga sisi 150 kV. Menurut standar SPLN 52-1:2022, jeda waktu kerja rele antar zona adalah 0,3 – 0,4 detik. Setelah dilakukan perhitungan, jeda waktu kerja OCR antara sisi incoming 20 kV dan sisi 150 kV adalah 0,4687 detik untuk gangguan hubung singkat 3 fasa dan bernilai 0,5112 detik untuk gangguan hubung singkat 2 fasa. Sementara itu, jeda waktu kerja GFR antara sisi incoming 20 kV dan sisi 150 kV adalah 0,8637 detik untuk gangguan hubung singkat 1 fasa. Oleh karena itu, dilakukan resetting nilai TMS baru OCR dan GFR di sisi 150 kV sehingga diperoleh TMS baru OCR sebesar 0,3340 detik dan TMS baru GFR sebesar 0,5236 detik. Setelah didapatkan nilai TMS baru, jeda waktu rele yang diperoleh antara sisi incoming 20 kV dan sisi 150 kV adalah 0,3666 detik untuk gangguan hubung singkat 3 fasa. Untuk gangguan hubung singkat 2 fasa diperoleh jeda waktu sebesar 0,3997 detik. Sementara itu, untuk gangguan arus hubung singkat 1 fasa diperoleh jeda waktu sebesar 0,3998 detik. Diharapkan nilai setting peralatan tersebut dapat meminimalisir kerusakan peralatan dan meningkatkan keamanan akibat gangguan arus hubung singkat. | Power transformer 2 is one of the 3 power transformers available at the Purbalingga 150 kV Substation and is located in bay transformer 2. This research was conducted to analyze the coordination work of the Over Current Relay for three phase and two-phase short circuit current faults then the Ground Fault Relay for single phase short circuit current faults between the incoming 20 kV side and the 150 kV side. According to the SPLN 52-1:2022 standard, the relay working time delay should be between zones 0,3 – 0,4 seconds. After the calculation was done, the OCR working time delay between the incoming 20 kV side and the 150 kV side is 0,4687 seconds for the 3-phase short circuit fault and between 0,5112 seconds for the 2-phase short circuit fault. Meanwhile, the GFR working time delay between the incoming 20 kV side and the 150 kV side is between 0,8637 seconds for single phase short circuit fault. Therefore, resetting was carried out for the new TMS OCR and GFR values. The new TMS OCR value was 0,3340 seconds and the new TMS GFR value was 0,5236 seconds. After obtaining the new TMS values, the relay working time delay between the incoming 20 kV side and the 150 kV side becomes 0,3666 seconds for the 3-phase short circuit fault. Then, the 2-phase short circuit fault, the relay time delay is between 0,3997 seconds. Then, the single-phase short circuit fault is between 0,3998 seconds. It is hoped that the equipment setting values can minimize equipment damage and increase safety due to short circuit faults. | |
| 43492 | 46851 | H1A021085 | FORECASTING LUASAN KEBAKARAN HUTAN UNTUK OPTIMALISASI BIAYA PRODUKSI | Fluktuasi kebakaran hutan yang bergantung kepada faktor alam dan aktivitas manusia memberikan dampak yang buruk. Faktor utama yang mempengaruhi kebakaran hutan meliputi kondisi iklim seperti suhu udara, curah hujan, dan kelembapan. Musim kemarau juga meningkatkan terjadinya kebakaran hutan dikarenakan penyimpangan iklim atau kemarau panjang merupakan faktor yang mendukung terjadinya kebakaran hutan. Peramalan yang akurat tentang potensi kebakaran hutan sangat penting dilakukan. Pemanfaatan data historis kasus kebakaran hutan dan variabel pendukung lainnya, dapat dilakukan analisis statistik untuk memprediksi luas kebakaran hutan dimasa depan melalui metode machine learning. Penelitian ini diselesaikan menggunakan random forest regressor (RFR), sebuah metode berbasis pohon keputusan yang memungkinkan penanganan data yang bervariasi dan meminimalkan risiko overfitting. Model hasil forecasting yang dibangun dengan RFR mampu memprediksi dengan nilai MAPE sebesar 18%. Hasil prediksi ini digunakan untuk membangun model biaya produksi dengan fungsi tujuan meminimasi biaya produksi. Melalui uji skenario yang dilakukan, komponen biaya produksi dapat lebih optimal dan disesuaikan dengan jenis tanah terjadinya kebakaran, sehingga biaya produksi mengalami penurunan sebesar Rp 511.959.092 atau sebesar 1.85%. | The fluctuations in forest fires, influenced by both natural factors and human activities, have detrimental impacts. The main factors contributing to forest fires include climatic variables such as air temperature, rainfall, and humidity. The dry season also further heightens the occurrence of forest fires, as climate anomalies or prolonged droughts significantly increase the likelihood of such events. Accurate forecasting of potential forest fires is crucial. By utilizing historical forest fire data and other supporting variables, statistical analysis can be conducted to predict the future extent of fires using machine learning methods. This research employed the Random Forest Regressor (RFR), a decision-tree-based method that handles diverse data and minimizes the risk of overfitting. The forecasting model built with the RFR achieved a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) value of 18%. These prediction results were then used to construct a production cost model with the objective of minimizing production costs. Through scenario testing, the production cost components can be more optimized and adjusted to the type of land where the fire occured, resulting in a cost reduction of Rp 511.959.092 or 1.85%. | |
| 43493 | 46852 | K1B020003 | PEMODELAN REGRESI LOGISTIK BINER PADA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT PARTISIPASI MAHASISWA FMIPA UNSOED SEBAGAI PEMILIH DALAM PEMILIHAN UMUM 2024 | Partisipasi pemilih di kalangan mahasiswa merupakan komponen penting dalam memperkuat demokrasi, terutama menjelang pemilihan umum. Identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan generasi muda untuk berpartisipasi menjadi penting dalam meningkatkan kesadaran politik. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan tingkat partisipasi pemilih mahasiswa FMIPA UNSOED dalam pemilihan umum 2024 dengan menggunakan regresi logistik biner. Model regresi logistik biner dipilih karena kemampuannya dalam mengidentifikasi pengaruh variabel-variabel independen terhadap variabel dependen yang bersifat dikotomus (partisipasi: ya atau tidak). Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang melibatkan mahasiswa FMIPA UNSOED, dengan fokus pada faktor jenis kelamin, minat politik, motivasi orang tua, peran media sosial, dan kepercayaan terhadap pemerintah. Sebanyak 94,7% dari jumlah responden, menggunakan hak suaranya untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa minat politik, motivasi orang tua, peran media sosial, dan kepercayaan terhadap pemerintah secara signifikan memengaruhi partisipasi pemilih mahasiswa dalam pemilihan umum. | Voter participation among university students is an important component in strengthening democracy, especially ahead of general elections. Identifying factors that influence young people’s decision to participate is important in increasing political awareness. This study aims to model the level of voter participation of FMIPA UNSOED students in the 2024 general election by using binary logistic regression. The binary logistic regression model was chosen because of its ability to identify the effects of independent variables on the dependent variable which is dichotomous (participation: yes or no). Data was collected through an online questionnaire involving FMIPA UNSOED students, focusing on the factors of gender, political interest, parental motivation, the role of social media, and trust in the government. A total of 94.7% of the respondents, used their voting rights to participate in the 2024 general election. The results of the analysis showed that political interest, parental motivation, the role of social media, and trust in the government significantly affect student voter participation in general elections. | |
| 43494 | 46853 | H1A021074 | ANALISIS HASIL PENGUJIAN KELAYAKAN OPERASI PEMUTUS TENAGA BAY 7AB3 GARDU INDUK 500 KV KESUGIHAN AKIBAT KEBOCORAN GAS SF6 PT.PLN (Persero) ULTG PURWOKERTO | Gardu induk berperan penting dalam sistem transmisi listrik, dengan Pemutus Tenaga (PMT) yang melindungi peralatan dari gangguan listrik, seperti hubungan singkat, dengan memutus aliran listrik secara otomatis. Pemeliharaan rutin PMT, yang meliputi pengujian tahanan isolasi, tahanan kontak, keserempakan kontak, dan kemurnian gas SF6, sangat penting untuk menjaga keandalannya. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh pemeliharaan terhadap keandalan PMT di bay 7AB3 dan 7AB5 pada gardu induk 500 kV Kesugihan, dengan membandingkan data pemeliharaan dengan standar PLN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahanan isolasi dan arus bocor PMT masih memenuhi standar, meskipun rugi daya akibat tahanan kontak terus meningkat seiring waktu. Pengujian keserempakan kontak juga memenuhi standar, namun kemurnian gas SF6 mengalami fluktuasi, dengan penurunan tekanan gas pada tahun 2023 yang mengindikasikan kebocoran gas SF6. Meski begitu, pengukuran kemurnian gas berdasarkan dew point dan kandungan SO2 masih memenuhi syarat minimum yang ditetapkan. | Substations play an important role in the electricity transmission system, with Power Breakers (PMTs) protecting equipment from electrical faults, such as short circuits, by automatically cutting off the flow of electricity. Routine maintenance of PMTs, which includes testing insulation resistance, contact resistance, contact tightness, and SF6 gas purity, is essential to maintain their reliability. This study evaluates the effect of maintenance on PMT reliability in bays 7AB3 and 7AB5 of the 500 kV Kesugihan substation, by comparing maintenance data with PLN standards. The results show that the insulation resistance and leakage current of PMTs still meet the standards, although the power loss due to contact resistance continues to increase over time. Tests of contact tightness also met the standard, but SF6 gas purity fluctuated, with a drop in gas pressure in 2023 indicating SF6 gas leakage. However, gas purity measurements based on dew point and SO2 content still meet the minimum requirements. | |
| 43495 | 46854 | H1A021024 | ANALISIS HASIL PENGUJIAN SHUTDOWN MEASUREMENT CURRENT TRANSFORMER GARDU INDUK 150 KV MAJENANG PT. PLN (PERSERO) ULTG PURWOKERTO | Current Transformer (CT) merupakan komponen vital dalam Gardu Induk yang berfungsi mengkonversi besaran arus pada sistem tenaga listrik dari besaran primer menjadi sekunder untuk keperluan pengukuran sistem metering dan proteksi. Untuk menjaga kinerja optimal CT dilakukan pemeliharaan rutin saat peralatan dalam keadaan padam (shutdown measurement), meliputi pengujian tahanan isolasi, tan delta, dan pentanahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan CT di Gardu Induk 150 kV Majenang dengan membandingkan hasil pengujian terhadap standar PT. PLN (VDE Catalogue 228/4 dan SKDIR 520 Tahun 2014 IEC 60137– DF tan δ) dan menganalisis perhitungan manual berdasarkan hasil pengujian tersebut. Hasil pengujian shutdown measurement pada CT di beberapa bay menunjukkan anomali pada nilai tahanan isolasi dan tan delta yang melebihi standar PLN, dengan tahanan isolasi terendah di bay Star 2 dan bay Trafo 2 masing-masing 1,3 MΩ dan 58,8 MΩ (standar >150 MΩ) serta tan delta tertinggi di bay Star 2, bay Trafo 2, dan bay Kopel masing-masing 1,03%, 1,29%, dan 1,45% (standar <1%), dan nilai tahanan pentanahan terbesar 0,4 Ω (standar <1 Ω). Kondisi ini mengindikasikan adanya kerusakan isolasi yang kemungkinan disebabkan oleh kontaminasi, kelembaban, dan usia peralatan yang berpotensi menyebabkan lonjakan atau arus bocor. Sebagai solusinya, CT di bay Star 2 dan bay Trafo 2 telah diganti. Setelah penggantian, hasil pengujian menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai tahanan isolasi dan penurunan tan delta, sehingga CT dinyatakan layak beroperasi kembali. Hal ini menunjukkan pentingnya melakukan pemeliharaan rutin pada peralatan listrik untuk mencegah terjadinya gangguan yang lebih serius. | Current Transformer (CT) is a vital component in substations that functions to convert the amount of current in the power system from primary to secondary quantities for the purposes of metering and protection systems. To maintain optimal CT performance, routine maintenance is carried out when the equipment is in a state ofshutdown(shutdown measurement), including testing insulation resistance, tan delta, and grounding. This study aims to evaluate the feasibility of CT in Majenang 150 kV Substation by comparing the test results with PT PLN standards (VDE Catalogue 228/4 and SKDIR 520 Year 2014 IEC 60137- DF tan δ) and analyzing manual calculations based on the test results. The results of shutdown measurement tests on CTs in several bays show anomalies in the insulation resistance and tan delta values that exceed PLN standards, with the lowest insulation resistance in bay Star 2 and bay Transformer 2 being 1.3 MΩ and 58.8 MΩ respectively (standard > 150 MΩ) and the highest tan delta in bay Star 2, bay Transformer 2, and bay Kopel being 1.03%, 1.29%, and 1.45% respectively (standard < 1%), and the largest grounding resistance value of 0.4 Ω (standard < 1 Ω). This condition indicates insulation damage that may be caused by contamination, moisture, and equipment age that could potentially cause surges or leakage currents. As a solution, the CTs in Star bay 2 and Transformer bay 2 were replaced. After replacement, the test results showed a significant increase in the insulation resistance value and a decrease in tan delta, so the CTs were declared fit for operation again. This shows the importance of performing routine maintenance on electrical equipment to prevent more serious faults from occurring. | |
| 43496 | 46855 | K1B020002 | UJI NONPARAMETRIK UNTUK MENGUJI PERBANDINGAN NILAI MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR KELURAHAN TAMBAKREJA KABUPATEN CILACAP | ABSTRAK. Penelitian ini membahas tentang perbandingan nilai matematika kelas 1 di empat sekolah dasar di Kelurahan Tambakreja, Kabupaten Cilacap. Data yang digunakan adalah data nilai matematika kelas 1 hasil UTS (Ulangan Tengah Semester) tahun 2024. Terdapat tiga sekolah dengan data yang tidak memenuhi asumsi normalitas maka, metode yang digunakan adalah uji nonparametrik, khususnya uji Kruskal-Wallis. Uji Kruskal-Wallis dipilih sebagai alternatif uji ANOVA yang mengandalkan asumsi normalitas, dan diperkuat dengan uji Levene untuk memastikan variansi antar kelompok homogen. Setelah uji Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan signifikan, dilakukan uji Dunn-Bonferroni untuk mengidentifikasi sekolah mana yang berbeda secara spesifik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam perbandingan sekolah yang berbeda secara signifikan, yaitu 1) SD Negeri Tambakreja 01 dengan SD Negeri Tambakreja 02; 2) SD Negeri Tambakreja 01 dengan SD Negeri Tambakreja 08; 3) SD Negeri Tambakreja 01 dengan SD Negeri Tambakreja 09; 4) SD Negeri Tambakreja 02 dengan SD Negeri Tambakreja 08; 5) SD Negeri Tambakreja 02 dengan SD Negeri Tambakreja 09; dan 6) SD Negeri Tambakreja 08 dengan SD Negeri Tambakreja 09. | ABSTRACT. This study discusses the comparison of mathematics scores among first-grade students in four elementary schools in Tambakreja Subdistrict, Cilacap Regency. Data used are first-grade mathematics scores from the 2024 Midterm Examination. There were three schools with data that did not meet the normality assumption, the method used was a non-parametric test, specifically the Kruskal-Wallis test. Kruskal-Wallis was chosen as an alternative to ANOVA, which relies on normality assumptions, and was further supported by Levene testing to ensure homogeneity of variance across groups. After Kruskal-Wallis indicated a significant difference, Dunn-Bonferroni testing was used to identify which specific schools differed. The research results showed that there were six school comparisons that were significantly different, namely 1) SD Negeri Tambakreja 01 and SD Negeri Tambakreja 02; 2) SD Negeri Tambakreja 01 and SD Negeri Tambakreja 08; 3) SD Negeri Tambakreja 01 and SD Negeri Tambakreja 09; 4) SD Negeri Tambakreja 02 and SD Negeri Tambakreja 08; 5) SD Negeri Tambakreja 02 and SD Negeri Tambakreja 09; and 6) SD Negeri Tambakreja 08 and SD Negeri Tambakreja 09. | |
| 43497 | 46856 | H1A021018 | PERANCANGAN FITUR DETEKSI PENETASAN TELUR MENGGUNAKAN RTC DS3231 DAN RFID TAG UNTUK MENGOPTIMALKAN KINERJA SISTEM INKUBATOR OTOMATIS | Sektor peternakan di Indonesia terus berkembang, namun proses inkubasi telur masih menghadapi kendala dalam menjaga kondisi optimal akibat keterbatasan pengawasan peternak. Penelitian ini bertujuan merancang inkubator otomatis berbasis IoT dengan fitur-fitur tambahan seperti RTC DS3231 untuk pencatatan waktu, RFID untuk identifikasi telur, sensor mikrofon untuk mendeteksi suara retakan cangkang, serta DHT11 untuk pemantauan suhu dan kelembapan. Sistem ini diintegrasikan dengan Thinger.io, memungkinkan pemantauan dan pengendalian real-time secara jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mencatat data dengan akurasi tinggi, memantau suhu dalam kisaran 36–38°C dan kelembapan 55–68%, serta mendeteksi suara awal penetasan dengan sensitivitas 85–100%. RFID berhasil mengidentifikasi telur secara unik dengan jangkauan pembacaan hingga 3 cm. Mekanisme rotasi rak telur memastikan distribusi suhu dan kelembapan merata, mendukung keberhasilan penetasan. Sistem ini memberikan manfaat signifikan bagi peternak, seperti efisiensi waktu, peningkatan keberhasilan penetasan, dan pengurangan risiko kegagalan akibat kesalahan manusia. Dengan teknologi ini, diharapkan industri peternakan unggas di Indonesia dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas secara berkelanjutan. | The livestock sector in Indonesia continues to grow, but the egg incubation process still faces challenges in maintaining optimal conditions due to the limited supervision of farmers. This research aims to design an IoT-based automatic incubator with additional features such as RTC DS3231 for time recording, RFID for egg identification, a microphone sensor to detect shell cracking sounds, and DHT11 for temperature and humidity monitoring. This system is integrated with Thinger.io, enabling real-time remote monitoring and control. Test results show that the system is capable of recording data with high accuracy, monitoring temperature in the range of 36–38°C and humidity 55–68%, as well as detecting early hatching sounds with a sensitivity of 85–100%. RFID successfully uniquely identifies eggs with a reading range of up to 3 cm. The egg tray rotation mechanism ensures uniform distribution of temperature and humidity, supporting successful hatching. This system provides significant benefits for farmers, such as time efficiency, increased hatching success, and reduced risk of failure due to human error. With this technology, it is hoped that the poultry farming industry in Indonesia can sustainably improve quality and productivity. | |
| 43498 | 46862 | C1A021042 | Analisis Pengaruh Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kawasan Barlingmascakeb | Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan sumber penerimaan daerah. Salah satu sumber PAD adalah sektor pariwisata. Kondisi PAD di Kawasan Barlingmascakeb selama periode 2015-2023 memiliki ketimpangan yang signifikan pada setiap kabupaten. Faktanya Kawasan Barlingmascakeb memiliki sumber daya yang melimpah, namun adanya sumber daya tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong peningkatan PAD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jangka panjang dan jangka pendek jumlah objek wisata, pendapatan objek wisata serta jumlah hotel terhadap PAD di Kawasan Barlingmascakeb. Penelitian ini berlokasi di Kawasan Barlingmascakeb periode tahun 2015- 2023. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif menggunakan jenis data sekunder yang dianalisis menggunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) jumlah objek wisata atau JOW dalam jangka pendek dan jangka panjang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PAD. (2) Pendapatan objek wisata atau POW dalam jangka pendek tidak signifikan terhadap PAD. Dalam jangka panjang, berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PAD. (3) Jumlah hotel atau JH, dalam jangka pendek berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD, namun variabel JH (-1) dan JH (-2) dalam jangka pendek berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PAD. Dalam jangka panjang, variabel JH berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD. | Regional Original Revenue (PAD) is a source of regional income. One of the sources of PAD is the tourism sector. The condition of PAD in the Barlingmascakeb region during the period 2015-2023 has significant disparities in each district. In fact, the Barlingmascakeb region has abundant resources, but these resources have not yet been maximally utilized to encourage an increase in PAD. This study aims to analyze the long-term and short-term effects of the number of tourist attractions, tourism revenue, and the number of hotels on PAD in the Barlingmascakeb region. This research is located in the Barlingmascakeb area for the period of 2015- 2023. This research falls under quantitative research using secondary data analyzed with the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) method. The results of this study indicate that: (1) the number of tourist attractions (JOW) in both the short term and long term has a positive and significant impact on PAD. (2) The revenue from tourist attractions (POW) in the short term is not significant to PAD. In the long term, it has a negative and significant impact on PAD. (3) The number of hotels or JH, in the short term, has a positive and significant effect on PAD, but the JH (-1) and JH (-2) variables in the short term have a negative and significant effect on PAD. In the long term, the JH variable has a positive and significant effect on PAD. | |
| 43499 | 46863 | C1H021022 | THE INFLUENCE OF FINANCIAL LITERACY, FINANCIAL SELF-EFFICACY, FINANCIAL TECHNOLOGY, AND ASSET PERFORMANCE ON MUTUAL FUND INVESTMENT DECISIONS AT PNM INVESTMENT MANAGEMENT | Penelitian ini merupakan penelitian berjenis kuantitatif dengan melakukan survei terhadap nasabah PT PNM Investment Management yang menggunakan rekening PNM SiJago. Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Literasi Keuangan, Financial Self Efficacy, Financial Technology dan Kinerja Aset terhadap Keputusan Investasi Reksa Dana di PNM Investment Management”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, efikasi diri keuangan, teknologi keuangan dan kinerja aset terhadap keputusan investasi reksa dana di PNM Investment Management. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah PT PNM Investment Management yang menggunakan rekening PNM SiJago. Sampel ditentukan dengan probability sampling dan pada akhirnya 150 orang menjadi responden dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan SEM (Structural Equation Modeling) dengan alat analisis SmartPLS menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keputusan investasi reksadana, efikasi diri keuangan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keputusan investasi reksadana, financial technology berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan investasi reksadana, kinerja aset berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan investasi reksadana. | This research is a quantitative type research by conducting a survey of PT PNM Investment Management customers who use PNM SiJago accounts. This research takes the title: “The Effect of Financial Literacy, Financial Self-Efficacy, Financial Technology and Asset Performance on Mutual Fund Investment Decisions at PNM Investment Management”. The purpose of this study was to determine the effect of financial literacy, financial self-efficacy, financial technology and asset performance on mutual fund investment decisions at PNM Investment Management. The population in this study were customers of PT PNM Investment Management who used the PNM SiJago account. The sample was determined by probability sampling and in the end 150 people became respondents in this study. Based on the results of research and data analysis using SEM (Structural Equation Modeling) with the SmartPLS analysis tool, it shows that financial literacy has an insignificant positive effect on mutual fund investment decisions, financial self-efficacy has an insignificant positive effect on mutual fund investment decisions, financial technology has a significant positive effect on mutual fund investment decisions, asset performance has a significant positive effect on mutual fund investment decisions. | |
| 43500 | 46864 | C1A021049 | Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Belanja Modal Daerah di Kawasan Barlingmascakeb | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerimaan Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Transfer Ke Daerah, dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja terhadap Perubahan Belanja Modal Daerah di Kawasan Barlingmascakeb periode tahun 2018-2023. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif panel. Data yang digunakan bersumber dari situs web resmi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, dengan menggunakan metode analisis regresi data panel serta bantuan perangkat lunak E-views 12. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Pajak Daerah berpengaruh negatif terhadap Perubahan Belanja Modal (2) Retribusi Daerah berpengaruh positif terhadap Perubahan Belanja Modal (3) Transfer Ke Daerah berpengaruh positif terhadap Perubahan Belanja Modal (4) Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja berpengaruh negatif terhadap Perubahan Belanja Modal (5) Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Transfer Ke Daerah, dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Perubahan Belanja Modal. | This research aims to determine the effect of Regional Tax Revenue, Regional Levies, Regional Transfers, and Labor Force Participation Rate on Changes in Regional Capital Expenditure in the Barlingmascakeb Region for the period 2018-2023. This research uses panel quantitative data. The data used is sourced from the official website of the Directorate General of Fiscal Balance of the Ministry of Finance, using the panel data regression analysis method and E-views 12 software assistance: (1) Local Taxes have a negative effect on Changes in Capital Expenditures (2) Local Retribution has a positive effect on Changes in Capital Expenditures (3) Regional Transfers have a positive effect on Changes in Capital Expenditures (4) Labor Force Participation Rate has a negative effect on Changes in Capital Expenditures (5) Local Taxes, Local Retribution, Regional Transfers, and Labor Force Participation Rate simultaneously affect Changes in Capital Expenditures. |