Artikel Ilmiah : I1B021087 a.n. UMI SHALIHATUN

Kembali Update Delete

NIMI1B021087
NamamhsUMI SHALIHATUN
Judul ArtikelAnalisis Faktor yang Memengaruhi Kesejahteraan Psikologis pada Wanita dengan Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan gangguan pada sistem endokrin yang ditandai dengan meningkatnya hormon androgen. Wanita yang terdiagnosis PCOS cenderung mengalami masalah dalam aspek fisik, psikologis, dan sosial. Adanya masalah tersebut dapat menurunkan kesejahteraan psikologis wanita dengan PCOS. Upaya khusus meningkatkan kesejahteraan psikologis, perlu dilakukan penelitian analisis faktor yang memengaruhi kesejahteraan psikologis pada wanita PCOS.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel dengan teknik accidental sampling dan didapatkan sampel 106 responden pada komunitas Instagram “PCOS Fighter Indonesia”. Pengambilan data menggunakan kuesioner demografi, kuesioner skala religiusitas, kuesioner multidimensional scale of perceived social support, dan kuesioner kesejahteraan psikologis. Analisis data korelasi menggunakan Chi Square dan uji regresi logistik biner.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian religiusitas tidak berhubungan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis pada wanita PCOS. Sedangkan BMI dan dukungan sosial menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kesejahteraan psikologis pada wanita PCOS. Bedasarkan hasil analisis regresi multivariat didapatkan bahwa dukungan sosial tingkat rendah (OR=9.500; CI=1.321-68.314) dan tingkat sedang (OR=2.251; CI=0.686-16.384) merupakan faktor dominan menurunkan kesejahteraan psikologis pada wanita PCOS.
Kesimpulan: Dukungan sosial tingkat rendah merupakan faktor yang paling besar menurunkan kesejahteraan psikologis pada wanita dengan PCOS dibandingkan dengan dukungan sosial tingkat tinggi. Perawat perlu mengedukasi dan mendorong keluarga dalam memberikan dukungan sosial kepada wanita PCOS.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) is an endocrine system disorder
characterized by increased androgen hormones. Women diagnosed with PCOS
experience physical problems, psychological and social aspects. The existence of
these problems can reduce the psychological well-being of PCOS woman. In a
special effort to improve psychological well-being, research was conducted to
analyze factors that affect psychological well-being in PCOS women.
Method: This study used analytic observations with cross-sectional approach.
Sample technique was accidental sampling and obtained sample of 106 respondents
in Instagram community “PCOS Fighter Indonesia”. Data were collected using
demographic questionnaire, religiosity scale questionnaire, multidimensional scale
of perceived social support questionnaire, and psychological well-being
questionnaire. Correlation data analysis using Chi Square and binary logistic
regression test.
Results: Study result religiosity was not significantly related while BMI and social
support showed significant relationship to psychological well-being in PCOS
women. Results of multivariate regression analysis showed that low level of social
support (OR=9.500; CI=1.321-68.314) and moderate level (OR=2.251; CI=0.686-
16.384) were the dominant factors reducing psychological well-being in PCOS
women.
Conclusion: Social support is the biggest factor that reduces psychological well-
being in PCOS women. Nurses need to educate and encourage families to provide
social support to PCOS women.
Kata kuncianalisis faktor, kesejateraan psikologis, polycystic ovary syndrome, wanita dengan PCOS
Pembimbing 1Nina Setiawati, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp,Mat
Pembimbing 2Lutfatul Latifah, S.Kep.,Ns., M.Kep., Sp.Mat
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2025-01-08 11:51:59.553586
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.