Artikelilmiahs
Menampilkan 43.521-43.540 dari 48.810 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 43521 | 46991 | C1H021039 | The Effect of Good Corporate Governance and Financial Ratios on Tax Avoidance (Study case on insurance companies that listed in IDX) | Tax avoidance is a practice carried out by companies to reduce tax obligations by utilizing the shortcomings of tax policy. The study goals to ascertain good corporate governance and financial ratios effect towards tax avoidance behavior in insurance companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2020-2023. The research method used by researchers is quantitative method. The population of the study consisted of 18 companies. Sample collection using purposive sampling method, the sample of the study consisted of 12 samples of annual reports with time span of 2019-2023 and total of 60 annual report samples. Research analysis tools, using Stata-17 with data analysis techniques using panel data regression analysis. The results showed that Good Corporate Governance proxied by board of directors showed negative effect on tax avoidance. While institutional ownership, independent commissioners and financial ratio proxied by profitability, leverage, capital intensity sales growth have no effect on tax avoidance. | Penghindaran pajak merupakan praktik yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengurangi kewajiban membayar pajak dengan memanfaatkan kekurangan dari kebijakan pajak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Corporate Governance dan rasio keuangan terhadap Perilaku Penghindaran Pajak pada perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020 2023. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dari penelitian terdiri dari 18 perusahaan. Pengumpulan sample menggunakan metode purposive sampling, sample dari penelitian terdiri dari 12 sample laporan tahunan dengan rentang waktu 2019-2023 dan jumlah total 60 sample laporan tahunan. Alat analisis penelitian, menggunakan Stata-17 dengan teknik analisis data yang menggunakan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan Good Corporate Governance yang diproksikan dengan dewan direksi menunjukkan pengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Sedangkan kepemilikan institusi, komisaris independent rasio keuangan yang diproksikan dengan profitabilitas, leverage, intensitas kapital dan pertumbuhan penjualan berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. | |
| 43522 | 46889 | C1A021091 | THE EFFECT OF HUMAN CAPITAL ON ECONOMIC GROWTH BEFORE AND AFTER THE COVID-19 PANDEMIC | Menurut teori endogen, modal manusia berperan dalam menentukan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini dilakukan karena terdapat fenomena ketidakseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan kualitas sumber daya manusia yang terjadi di suatu wilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh indikator komposit indeks pembangunan manusia dan angkatan kerja sebagai modal manusia terhadap pertumbuhan ekonomi serta mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata lama sekolah serta pengeluaran per kapita sebelum dan sesudah pandemi COVID-19. Penelitian ini berjenis kuantitatif yang dilakukan terhadap kabupaten/kota di wilayah eks Karesidenan Kedu Provinsi Jawa Tengah dalam kurun waktu 2017 sampai 2023. Data sekunder yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi dan kabupaten/kota. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi data panel dan software Eviews 10. Berdasarkan hasil penelitian serta analisis data menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata lama sekolah dan angkatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (2) Angka harapan hidup, pengeluaran per kapita, dan investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (3) Rata-rata lama sekolah serta pengeluaran per kapita tidak terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah pandemi COVID-19. Pemerintah daerah diharapkan memprioritaskan peningkatan aksesibilitas dan kualitas pendidikan mendorong program pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan pasar dan sektor unggulan dari masing-masing daerah. | According to endogenous theory, human capital plays a role in determining economic growth. This research was conducted because there is a phenomenon of imbalance between economic growth and the development of the quality of human resources that occurs in a region. The purpose of this study is to determine how much influence the composite indicators of the human development index and the labor force as human capital have on economic growth and to determine whether there is a significant difference between the average length of schooling and per capita expenditure before and after the COVID-19 pandemic. This research is a quantitative type conducted on districts/cities in the former Kedu Prefecture of Central Java Province in the period 2017 to 2023. The secondary data used comes from the Provincial Statistics Agency and districts/cities. The research method used is panel data regression analysis and Eviews 10 software. Based on the research results and data analysis, it shows that: (1) Average length of schooling and labor force have a positive and significant effect on economic growth (2) Life expectancy, per capita expenditure, and investment have no significant effect on economic growth (3) Average length of schooling and per capita expenditure have no significant difference before and after the COVID-19 pandemic. Local governments are expected to prioritize increasing the accessibility and quality of education to encourage skills training programs according to market needs and the leading sectors of each region. | |
| 43523 | 46890 | I1B021085 | Hubungan pengetahuan dengan sikap pertolongan pertama trauma muskuloskeletal pada anggota UKM Fikes Sports Club Universitas Jenderal Soedirman | Latar Belakang: Trauma muskuloskeletal merupakan cedera pada sistem muskuloskeletal yang dapat menghambat aktivitas fisik, terutama pada saat berolahraga. Trauma muskuloskeletal yang terjadi harus mendapatkan pertolongan segera mungkin agar tidak menimbulkan cedera yang lebih parah. Pengetahuan dan sikap dapat menjadi faktor dalam melakukan pertolongan pertama pada trauma muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dengan sikap pertolongan pertama trauma muskuloskeletal pada anggota UKM Fikes Sports Club Universitas Jenderal Soedirman. Metodologi: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa anggota UKM Fikes Sports Club. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang didapatkan total sampel 119. Analisa data menggunakan uji Rank Spearman. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89,1% partisipan memiliki pengetahuan baik dan memiliki sikap positif (100%) terhadap pertolongan pertama trauma muskuloskeletal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap pertolongan pertama trauma muskuloskeletal dengan nilai p 0, 003 (p<0,01), nilai r sebesar 0,270 yang artinya terdapat korelasi yang cukup kuat dan memiliki hubungan variabel positif. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap pertolongan pertama trauma muskuloskeletal mahasiswa UKM Fikes Sports Club. | Background: Musculoskeletal trauma is injury to the musculoskeletal system that can inhibit physical activity, especially during exercise. Musculoskeletal trauma that occurs must get help as soon as possible so as not to cause more severe injuries. Knowledge and attitude can be a factor in performing first aid in musculoskeletal trauma. This study mean to analyze knowledge with musculoskeletal trauma first aid attitudes in members of UKM Fikes Sports Club, Jenderal Soedirman University. Methods: This research was a quantitative correlation with a cross sectional design. Population of the study was the students who members of UKM Fikes Sports Club. Sample selection used total sampling with a total sample of 119 respondents. Data analysis was conducted using the Rank Spearman test. Results: The results of the study showed that 89.1% of participants had good knowledge and had a positive attitude (100%) in providing first aid for musculoskeletal trauma. The results showed that there was a significant relationship between knowledge and first aid attitudes of musculoskeletal trauma (p value = 0.003), and r value of 0.270 which means that there was a strong correlation and had a positive variable relationship. Conclusion: There is a relationship between knowledge and first aid attitudes of musculoskeletal trauma students of UKM Fikes Sports Club members. | |
| 43524 | 46891 | D1A020158 | FAKTOR -FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUUKTIVITAS TENAGA KERJA PETERNAK PADA USAHA TERNAK ITIK PETELUR DI KABUPATEN BREBES | Penelitian ini bertujuan untuk seberapa besar produktivitas tenaga kerja peternak itik petelur yang berada di Kabupaten Brebes dan menganalisis faktor-faktor yang mempengruhi produktivitas tenaga kerja. Merode penelitian dengan metode survey terhadap itik peternak itik petelur yang berada di Kabupaten Brebes. Sampel wilayah diambil dengan metode purposive sampling yaitu memilih tiga kecamatan yang memiliki populasi terbanyak, sehingga terplih Kecamatan Brebes, Bulakamba, dan Losari. Jumlah responden dipilih menggunakan cluster random sampling, diperoleh responden 60 peternak. Variabel yang diteliti yaitu jumlah ternak yang dipelihara, umur peternak, pendidikan peternak, pengalaman beternak, dan jumlah pemberian pakan. Analisis produktivitas tenaga kerja peternak dihitung menggunakan rumus perbandingan antara penerimaan dengan curahan jam kerja. Faktorfaktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja peternak dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1). Nilai rata-rata produktivitas tenaga kerja pada usaha itik petelur di Kabupaten Brebes yaitu sebesar Rp.150.482,5234/JKSP/Tahun; 2). Produktivitas tenaga kerja pada usaha itik petelur di Kabupaten Brebes dipengaruhi oleh jumlah kepemilikan ternak. Peternak masih dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja peternak yaitu dengan jalan menambah jumlah kepemilikan ternak yang dipelihara sehingga penggunaan tenaga kerja bisa optimal. | This study aims to determine the labor productivity of laying duck farmers in Brebes Regency and analyze the factors that influence labor productivity. Merode research with survey method to duck breeders laying ducks in Brebes Regency. The sample area was taken by purposive sampling method, namely selecting three sub-districts that have the largest population, so that Brebes, Bulakamba, and Losari sub-districts were selected. The number of respondents was selected using cluster random sampling, and 60 farmers were obtained. The variables studied were the number of animals kept, age of the farmer, farmer education, farming experience, and the amount of feeding. Analysis of farmer labor productivity was calculated using the formula for the ratio of revenue to hours worked. Factors affecting farmer labor productivity were analyzed using multiple linear regression. The results showed that: 1). The average value of labor productivity in the laying duck business in Brebes Regency is Rp.150,482.5234 / JKSP / year; 2). Labor productivity on layer duck business in Brebes Regency is influenced by the number of livestock ownership. Farmers can still increase the labor productivity of farmers by increasing the number of livestock ownership so that the use of labor can be optimal. | |
| 43525 | 46880 | C1A021051 | Determinan Pembangunan Ekonomi Inklusif 34 Provinsi di Indonesia | Pembangunan ekonomi inklusif di Indonesia sudah mencapai kategori memuaskan, namun masih cukup tertinggal jika dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara. Selain itu, pembangunan ekonomi inklusif di setiap provinsi di Indonesia juga mengalami ketimpangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh rata-rata lama sekolah, jumlah penerima program Indonesia pintar, persentase penerima program BPJS penerima bantuan iuran, angka harapan hidup, dan indeks pembangunan gender terhadap pembangunan ekonomi inklusif di Indonesia tahun 2018-2021. Penelitian ini dilakukan 34 provinsi di Indonesia, dengan menggunakan data sekunder dan metode analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, dan indeks pembangunan gender secara statistik berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembangunan ekonomi inklusif, sedangkan penerima program Indonesia pintar dan penerima program BPJS PBI secara statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap pembangunan ekonomi inklusif. Implikasi dari penelitian ini adalah pemerintah harus meningkatkan kualitas dan akses masyarakat terhadap pendidikan dan kesehatan serta meningkatkan kesetaraan gender untuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang semakin inklusif. | Inclusive economic development in Indonesia has reached a satisfactory level, but still lags behind compared to other countries in Southeast Asia. Additionally, inclusive economic development in each province in Indonesia also experiences disparities. The purpose of this research is to examine the extent of the influence of average years of schooling, the recipients of the Program Indonesia Pintar, the recipients of the BPJS assistance program, life expectancy, and the gender development index on inclusive economic development in Indonesia from 2018 to 2021. This study was conducted in 34 provinces in Indonesia, using secondary data and panel data regression analysis. The research results indicate that the average length of schooling, life expectancy, and gender development index statistically have a positive and significant impact on inclusive economic development, while recipients of the Program Indonesia Pintar and recipients of the BPJS PBI program statistically do not significantly affect inclusive economic development. The implication of this research is that the government must improve the quality and access of education and health for the public, as well as enhance gender equality to achieve increasingly inclusive economic development. | |
| 43526 | 46892 | L1C020078 | Analisis Kelimpahan Sampah Plastik Berdasarkan Ukuran Pada Sedimen di Pesisir Teluk Penyu Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah | Pantai Teluk Penyu, Pantai Kamulyan dan Pantai Menganti Kisik merupakan pantai wisata di pesisir Teluk Penyu. Tingginya aktivitas wisatawan sangat berkontribusi pada peningkatan jumlah sampah di pesisir Teluk Penyu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis dan kelimpahan sampah makro, meso dan mikroplastik serta menghitung kepadatan dan kepadatan relatifnya. Metode yang digunakan adalah analisis dan deskriptif untuk makro dan meso serta metode analisis FTIR untuk mikroplastik. Hasil yang didapatkan berupa jenis dan kelimpahan serta kepadatan dan kepadatan relatif sampah makro,meso dan mikroplastik di pesisir Teluk Penyu. Makro dan meso plastik didominasi oleh jenis PL 07 dan jenis polimer LDPE dengan kelimpahan makroplastik tertinggi 79,26% jenis PL 07 dan 66,38% polimer LDPE pada kelimpahan mesoplastik tertinggi 75,93% jenis PL 07 dan 70,37% jenis polimer LDPE. Sampah mikroplastik didominasi oleh polimer penyusun PP dan PE serta memiliki bentuk bervariasi seperti fiber, fragmen, dan film. Kepadatan dan kepadatan relatif makro, meso dan mikroplastik memilki nilai yang bervariasi yang didominasi oleh jenis PL 07 dan LDPE. Kepadatan berat sampah 2,34 g/m2 untuk makroplastik tertinggi. Kepadatan berat sampah 0,121 g/m2 untuk mesoplastik tertinggi. Kepadatan berat sampah 300 partikel/kg untuk mikroplastik. Hal ini disebabkan sampah plastik berasal dari aktivitas manusia dan penanganan sampah yang belum optimal | Teluk Penyu Beach, Kamulyan Beach, and Menganti Kisik Beach are popular tourist destinations along the coast of Teluk Penyu, where high visitor activity significantly contributes to the increase in plastic waste. This study aims to identify the types and abundance of macro, meso, and microplastic waste and calculate their density and relative density. The methods used include descriptive and analytical approaches for macro and meso plastic and FTIR analysis for microplastics. The results include the types, abundance, density, and relative density of macro, meso, and microplastic waste in the Teluk Penyu coastal area. The macro and meso plastic wastes are dominated by the PL 07 type and LDPE polymer, with the highest abundance of macroplastic at 79.26% for PL 07 and 66.38% for LDPE. The mesoplastic showed the highest abundance at 75.93% for PL 07 and 70.37% for LDPE. Microplastic waste was primarily composed of PP and PE polymers and exhibited various forms, including fibers, fragments, and films. The density and relative density values varied for macro, meso, and microplastic, with PL 07 and LDPE types being dominant. The highest macroplastic density was 2.34 g/m², mesoplastic density at 0.121 g/m², and microplastic density at 300 particles/kg. This pollution is attributed to human activities and suboptimal waste management practices. | |
| 43527 | 46893 | C1C021059 | Analisis Tingkat Akurasi Model Prediksi Kebangkrutan Untuk Perusahaan Tekstil dan Garmen | Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat akurasi tujuh model prediksi kebangkrutan, yaitu Altman, Zmijewski, Grover, Springate, Fulmer, Ohlson, dan Taffler, pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2023. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan subsektor tekstil dan garmen di BEI, dengan sampel yang dipilih secara purposive berdasarkan relevansi data keuangan. Analisis dilakukan menggunakan teknik statistik deskriptif dan pengujian hipotesis melalui perhitungan rasio keuangan sesuai formula masing-masing model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Zmijewski memiliki tingkat akurasi tertinggi sebesar 96,43%, diikuti oleh model Grover, Fulmer, dan Ohlson sebesar 92,86%, Altman dan Springate sebesar 89,29%, serta Taffler dengan akurasi terendah sebesar 82,14%. Model Zmijewski dinilai paling sesuai untuk perusahaan tekstil dan garmen karena kemampuannya mengakomodasi tantangan likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Implikasi dari penelitian ini adalah meskipun semua model dapat digunakan untuk memprediksi kebangkrutan, tingkat akurasi yang bervariasi menunjukkan adanya keterbatasan pada masing-masing model. Oleh karena itu, keputusan bisnis disarankan tidak hanya bergantung pada satu model. Model Zmijewski direkomendasikan sebagai acuan utama dalam menganalisis risiko kebangkrutan, khususnya untuk perusahaan dengan tingkat utang tinggi dan likuiditas terbatas, guna mendukung deteksi risiko yang lebih akurat dan mitigasi yang efektif. | This research aims to evaluate the accuracy of seven bankruptcy prediction models: Altman, Zmijewski, Grover, Springate, Fulmer, Ohlson, and Taffler, for textile and garment companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2023 period. The population comprises all textile and garment subsector companies listed on the IDX, with samples selected purposively based on the relevance of available financial data. The analysis employs descriptive statistical techniques and hypothesis testing through financial ratio calculations in accordance with each model's formula. The results indicate that the Zmijewski model exhibits the highest accuracy at 96.43%, followed by the Grover, Fulmer, and Ohlson models at 92.86%, the Altman and Springate models at 89.29%, and the Taffler model with the lowest accuracy at 82.14%. The Zmijewski model is deemed the most suitable for textile and garment companies as it effectively addresses challenges related to liquidity, solvency, and profitability. The implications of this study suggest that while all models are capable of predicting bankruptcy, variations in accuracy highlight the limitations of each model. Therefore, business decisions should not rely solely on a single model. The Zmijewski model is recommended as the primary reference for analyzing bankruptcy risk, particularly for companies with high debt levels and limited liquidity, as it enables more accurate risk detection and supports effective risk mitigation efforts. | |
| 43528 | 46894 | H1D019057 | PENGEMBANGAN APLIKASI BANJARNEGARA MENCARI DATA TANPA DOLAN (BARA-MENDOAN) BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN ARCHITECTURE MODEL VIEW CONTROLLER (MVC) | Bara-Mendoan (Banjarnegara Mencari Data Tanpa Dolan) merupakan aplikasi berbasis android yang bertujuan untuk menyebarkan data milik BPS ke masyarakat. Terdapat 2 versi Bara-Mendoan yaitu versi android untuk pengguna dan versi website untuk admin memasukan data. Dalam pembuatan aplikasi android tersebut diperlukan Android Architecture Pattern guna memudahkan proses pembuatan serta pemerliharaan aplikasi. Salah satu bentuk dari Android Architecture Pattern adalah MVC (Model View Controller). Dalam MVC kode program akan dibagi menjadi 3 bagian yaitu model, view, dan controller yang memiliki fungsinya masing masing. Proses pembuatan aplikasi sendiri menggunakan metode pengembangan waterfall yang memiliki 5 tahapan yaitu: analisis, perancangan, implementasi, pengujian dan maintenance. Aplikasi ditulis menggunakan bahasa pemrograman java dan menggunakan firebase sebagai tempat penyimpanan data. Hasil dari pengujian pada aplikasi ini menunjukan ke dalam kategori “Sangat Baik” menurut hasil ddari UAT (User Acceptance Test) dengan nilai 86,25%. | Bara-Mendoan (Banjarnegara Mencari Data Tanpa Dolan) is an android-based application that aims to disseminate BPS data to the public. There are 2 versions of Bara-Mendoan, namely the android version for users and the website version for admins to enter data. In making the android application, Android Architecture Pattern is needed to facilitate the process of creating and maintaining the application. One form of Android Architecture Pattern is MVC (Model View Controller). In MVC, the program code will be divided into 3 parts, namely model, view, and controller which have their respective functions. The application creation process itself uses the waterfall development method which has 5 stages, namely: analysis, design, implementation, testing and maintenance. The application is written using the Java programming language and uses Firebase as a place to store data. The results of testing this application show that it is in the "Very Good" category according to the results of the UAT (User Acceptance Test) with a value of 86.25%. | |
| 43529 | 46895 | C1B021107 | PENGARUH CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE DECISION DENGAN BRAND AWARENESS SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA UMKM KULINER CILACAP | Content marketing adalah langkah dalam merencanakan pembuatan konten dengan menarik yang bertujuan menarik perhatian konsumen. Pertumbuhan UMKM yang semakin meningkat tiap tahun membuat para pemilik usaha mulai merambah pada digitalisasi promosi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing, brand awareness pada purchase decision UMKM Kuliner yang ada di Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan proses pengumpulan data dengan menyebar kuisioner pada konsumen UMKM Kuliner di kabupaten Cilacap. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Analisis menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan variabel independen content marketing, variabel dependen purchase decision dan juga brand awareness sebagai varaiabel mediasi. Setelah melakukan analisis tersebut, hasil yang didapat adalah content marketing berpengaruh signifikan pada purchase decision, content marketing berpengaruh signifikan pada brand awareness, brand awareness berpengaruh signifikan terhadap purchase decision, dan brand awareness dapat memediasi hubungan antara content marketing terhadap purchase decision. Penelitian ini adalah upaya mengembangkan UMKM Kuliner Cilacap pada Content Marketing dan Kesadaran Merek terhadap Keputusan Pembelian. Pada penelitian ini, dapat menjadi acuan selanjutnya dengan menambahkan variabel lainnya seperti viral marketing, brand image, influencer marketing. | Content marketing is a step in planning to create interesting content that aims to attract consumer attention. The growth of MSMEs, which is increasing every year, has made business owners start to explore the digitization of promotions. This study aims to analyze the effect of content marketing, brand awareness on the purchase decision of Culinary MSMEs in Cilacap. This study uses a quantitative method with a data collection process by distributing questionnaires to consumers of Culinary MSMEs in Cilacap district. The method used is descriptive quantitative method. The analysis uses simple linear regression analysis with the independent variable content marketing, the dependent variable purchase decision and also brand awareness as a mediating variable. After conducting the analysis, the results obtained are content marketing has a significant effect on purchase decision, content marketing has a significant effect on brand awareness, brand awareness has a significant effect on purchase decision, and brand awareness can mediate the relationship between content marketing and purchase decision. This research is an effort to develop Cilacap Culinary MSMEs on Content Marketing and Brand Awareness on Purchasing Decisions. In this study, it can be a further reference by adding other variables such as viral marketing, brand image, influencer marketing. | |
| 43530 | 46896 | C1B021001 | ANALISIS STRATEGI MINIMASI BIAYA DISTRIBUSI TRANSPORTASI MENGGUNAKAN METODE KLASIK: PENDEKATAN NORTH-WEST CORNER, VOGEL’S APPROXIMATION, DAN STEPPING STONE PADA CV KARISMA ALBA. | Penelitian ini merupakan penelitian kualitiafif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Studi kasus dilakukan pada CV Karisma Alba. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang distributor kayu balok untuk keperluan pabrikasi. Penelitian ini mengambil judul “Analisis Strategi Minimasi Biaya Distribusi Transportasi Menggunakan Metode Klasik: Pendekatan North-West Corner, Vogel’s Approximation, dan Stepping Stone pada CV Karisma Alba”. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan berfokus pada pendistribusian balok kayu dengan intensitas pemesanan tiga tertinggi yang dimiliki perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah metode transportasi dapat memberikan efisiensi biaya distribusi perusahaan, sekaligus memberikan panduan praktis bagi CV Karisma Alba dalam meminimalkan biaya distribusi kayu balok dengan menggunakan metode transportasi klasik. Metode yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari North-West Corner Method dan Vogel’s Approximation Method untuk memperoleh solusi awal yang fisibel, dan Stepping Stone Method untuk memperoleh solusi optimum. Dari hasil analisis ketiga metode tersebut, menghasilkan penghematan biaya distribusi sebesar 20,67%. Maka dapat dinyatakan bahwa metode transportasi klasik dapat memberikan efisiensi biaya distribusi terhadap perusahaan. Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu dalam upaya mengoptimalkan pendistribusian kayu balok dengan biaya distribusi yang dikeluarkan seminimal mungkin, pihak manajemen sebaiknya menggunakan metode transportasi karena hasil perhitungan yang diperoleh lebih rendah dari perhitungan perusahaan. | This study is a descriptive qualitative research with a case study approach. The case study was carried out on CV Karisma Alba. The company is a private company engaged in the distribution of wooden blocks for manufacturing purposes. This study is titled "Analysis of Transportation Distribution Cost Minimization Strategies Using Classical Methods: North-West Corner, Vogel's Approximation, and Stepping Stone Approaches on CV Karisma Alba". This study uses a purposive sampling technique by focusing on distributing wooden blocks with the highest order intensity of the three companies own. The purpose of this study is to find out whether the transportation method can provide efficiency in the company's distribution costs, as well as provide practical guidance for CV Karisma Alba in minimizing the cost of distributing wooden blocks by using classical transportation methods. The methods used in this study consist of the North-West Corner Method and Vogel's Approximation Method to obtain a feasible initial solution, and the Stepping Stone Method to obtain the optimal solution. From the results of the analysis of the three methods, it resulted in a distribution cost savings of 20.67%. Therefore, it can be stated that the classical transportation method can provide distribution cost efficiency to the company. The implication of the above conclusion is that in an effort to optimize the distribution of timber blocks with the minimum distribution costs incurred, the management should use the transportation method because the calculation results obtained are lower than the company's calculations. | |
| 43531 | 46897 | G1A021041 | Analisis Pola Peresepan dan Biaya Terapi pada Pasien Dispepsia di Klinik Pratama Soedirman | Prevalensi dispepsia di Indonesia diperkirakan 40-50%. Klinik Pratama Soedirman adalah fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan kasus dispepsia menduduki 10 besar dalam diagnosis terbanyak. Penggunaan obat berlebihan dalam terapi dispepsia menyebabkan beban ekonomi baik bagi fasilitas kesehatan maupun pasien. Penelitian mengenai analisis pola peresepan dan biaya terapi masih belum banyak dilakukan, terlebih di daerah Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola peresepan dan membandingkan biaya terapi pada pasien dispepsia yang dikeluarkan oleh Klinik Pratama Soedirman. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif analitik pada 117 pasien dispepsia di Klinik Pratama Soedirman yang diteliti secara total sampling. Data diambil dari rekam medis pasien pada periode Maret-Agustus 2024. Data dianalisis secara univariat, lalu dianalisis bivariat menggunakan uji Chi-square atau Fisher Exact. Data biaya terapi dibandingkan dengan uji Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis. Sebanyak 77,78% pasien adalah perempuan, 85,47% berusia 18-25 tahun, dan 90,59% pasien menggunakan pembiayaan BPJS. Jumlah obat utama yang paling banyak digunakan adalah >1 obat (65,82%), dengan penggunaan obat adjuvan sebanyak 80 peresepan (68,37%). Jumlah obat adjuvan paling banyak adalah 1 obat adjuvan (72,5%). Terdapat perbedaan signifikan antara biaya terapi berdasarkan obat utama (p=0,008) dan penggunaan obat adjuvan (p=0,019). Tidak ada hubungan signifikan antara jenis kelamin, usia, dan jenis pembiayaan pasien dengan pola peresepan dispepsia baik berdasarkan jumlah obat utama maupun penggunaan adjuvan. Perlu penelitian lebih lanjut untuk menilai efektivitas biaya terapi dengan hasil terapi pasien. | The prevalence of dyspepsia in Indonesia is estimated at 40-50%. Klinik Pratama Soedirman is a first-level health facility with dyspepsia cases ranking in top 10 in most diagnoses. The overuse of drugs in dyspepsia therapy causes economic burden for both health facilities and patients. There has not been much research on the analysis of prescribing patterns and therapy costs, especially in the Banyumas area. This study aims to identify the prescribing pattern and compare the cost of therapy in dyspepsia patients issued by Klinik Pratama Soedirman. This study was an observational study with descriptive analytic approach on 117 dyspepsia patients at Klinik Pratama Soedirman by total sampling. Data were taken from the patients' medical records in the period March-August 2024. Data were analyzed univariately, then analyzed bivariately using the Chi-square or Fisher Exact test. Data on therapy costs were compared using the Mann-Whitney and Kruskal-Wallis tests. 77.78% of patients were female, 85.47% were aged 18-25 years, and 90.59% of patients used BPJS financing. The most common number of main drugs used was >1 drug (65.82%), with the use of adjuvant drugs totaling 80 prescriptions (68.37%). The highest number of adjuvant drugs was 1 adjuvant drug (72.5%). There was a significant difference between the cost of therapy based on the main drug (p=0.008) and the use of adjuvant drugs (p=0.019). There was no significant association between gender, age, and type of patient financing with dyspepsia prescribing patterns whether based on number of main drugs or adjuvant drug uses. Further research is needed to assess the cost-effectiveness of therapy with patient outcomes. | |
| 43532 | 46899 | G1A021102 | Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava) Terhadap Gambaran Histopatologis Ventrikel Kiri Pada Tikus Wistar Model Hiperkolesterolemia | ABSTRAK Latar Belakang – Hiperkolesterolemia adalah kondisi ketika kadar kolesterol total > 200 mg / dL dan atau LDL > 100 mg/ dL. Hiperkolesterolemia dapat menyebabkan berbagai macam kondisi yang memiliki morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Salah satu organ yang paling sering terjadi kerusakan akibat kondisi hiperkolesterolemia adalah jantung. Golongan statin adalah golongan obat yang paling banyak digunakan dalam penurunan kadar kolesterol dalam darah namun memiliki efek samping yang berbahaya apabila digunakan jangka panjang, yaitu efek hepatotoksik. Ekstrak daun jambu biji memiliki kandungan senyawa aktif yang berperan sebagai agen antihiperkolesterolemia, yaitu sebagai HMG – CoA reduktase inhibitor dan sebagai agen anti oksidan dalam tubuh. Tujuan – Mengetahui pengaruh ekstrak daun jambu biji terhadap gambaran histopatologi ventrikel kiri pada tikus wistar yang diinduksi hiperkolesterolemia Metode Penelitian – Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan post - test only with control group design. Penelitian ini menggunakan 28 ekor tikus yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok 1 (kontrol sehat), kelompok 2 (kontrol sakit), kelompok 3 (Kelompok perlakuan), kelompok 4 (perlakuan protektif). Gambaran histopatologi dilihat dengan menggunakan mikroskop leica dan hasilnya dianalisis dengan kruskal wallis dan pairwise comparison Hasil – Hasil penelitian menunjukkan kondisi hiperkolesterolemia berpengaruh signifikan terhadap histopatologis ventrikel kiri. Pemberian ekstrak daun jambu biji sebagai agen anti hiperkolesterolemia dan agen protektif tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap gambaran histopatologis ventrikel kiri. Kesimpulan – Pemberian ekstrak daun jambu biji sebagai agen anti hiperkolesterolemia maupun agen protektif terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap gambaran histopatologis ventrikel kiri | Abstract Background – Hypercholesterolemia is a condition where total cholesterol levels exceed 200 mg/dL and/or LDL exceeds 100 mg/dL. Hypercholesterolemia can lead to various conditions with high morbidity and mortality. One of the organs most commonly affected by damage due to hypercholesterolemia is the heart. Statins are the most commonly used class of drugs to lower cholesterol levels in the blood but can have dangerous side effects when used long-term, such as hepatotoxicity. Guava leaf extract contains active compounds that act as antihypercholesterolemia agents, such as HMG-CoA reductase inhibitors and antioxidants in the body. Objective – Mengetahui pengaruh ekstrak daun jambu biji terhadap gambaran histopatologi ventrikel kiri pada tikus wistar yang diinduksi hiperkolesterolemia Research Method – This study is an experimental research with a post-test only with a control group design. The study used 28 rats divided into four groups: Group 1 (healthy control), Group 2 (sick control), Group 3 (treatment group), and Group 4 (protective treatment group). Histopathological observations were made using a Leica microscope, and the results were analyzed using Kruskal-Wallis and pairwise comparison tests. Result – The results showed that hypercholesterolemia significantly affected the histopathology of the left ventricle. The administration of guava leaf extract as an antihypercholesterolemia agent and protective agent did not have a significant effect on the histopathological appearance of the left ventricle. Conclusion – The administration of guava leaf extract as an antihypercholesterolemia or protective agent was not found to have a significant effect on the histopathological appearance of the left ventricle. | |
| 43533 | 46910 | G1A021022 | PENGARUH EKSTRAK CIPLUKAN (Physalis angulata L.) TERHADAP KADAR SUPEROKSIDA DISMUTASE (SOD) TIKUS MODEL DIABETES | Latar belakang: Diabetes melitus (DM) adalah sekelompok kelainan metabolik dengan karakteristik hiperglikemia akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin ataupun keduanya. Resistensi insulin pada penderita DM meningkatkan stres oksidatif. SOD merupakan antioksidan yang paling kuat sebagai pertahanan dari potensi timbulnya stres oksidatif dalam tubuh. Ciplukan (Physalis angulata L.) dapat bekerja sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak ciplukan dosis 75,150, dan 300 mg/kgBB terhadap kadar SOD pada tikus model diabetes. Metode: Penelitian menggunakan metode true laboratory experimental dengan desain posttest only with control group. Jumlah sampel yang digunakan adalah 30 ekor tikus Rattus norvegicus jantan galur Wistar yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu A: kontrol sehat, B: kontrol sakit, C, D, dan E: kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak ciplukan dengan dosis berturut-turut 75, 150, dan 300 mg/KgBB. Induksi STZ-NA dilakukan setelah aklimatisasi kemudian diberikan sukrosa 30% selama 28 hari dan sonde ekstrak ciplukan selama 28 hari. Selanjutnya, dilakukan pengambilan sampel darah diambil dari sinus retro orbital dan dilakukan pengukuran kadar SOD dengan metode ELISA. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA dengan nilai p<0,05 dianggap signifikan. Hasil: Rata-rata kadar SOD setiap kelompok, yaitu A=171,98 ng/L; B=226,54 ng/L; C=251,08 ng/L; D=252,28 ng/L; E=316,60 ng/L. Hasil uji One Way ANOVA didapatkan nilai p=0,001. Hasil uji post hoc LSD menunjukkan nilai p<0,05 pada kelompok A terhadap C, D, dan E, kelompok B terhadap E, dan kelompok C terhadap E Kesimpulan: Pemberian ekstrak ciplukan (Physalis angulata L.) dosis 75, 150, dan 300 mg/kgBB meningkatkan kadar superoksida dismutase (SOD) secara signifikan pada tikus DM | Background: Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disorders characterized by hyperglycemia due to abnormalities in insulin secretion, insulin action or both. Insulin resistance in DM sufferers increases oxidative stress. Superoxide Dismutase (SOD) is antioxidant that defense oxidative stress in the body. Groundcherry (Physalis angulata L.) can work as an antioxidant. This study aims to determine the effect of groundcherry extract towards SOD levels in diabetes rats. Methods: This research uses true laboratory experimental method with posttest only with control group design. The samples was 30 Rattus norvegicus male Wistar strain which were divided into 5 groups, A: healthy controls, B: DM controls, C, D, and E: treatment groups given groundcherry extract doses 75, 150, and 300 mg/KgBB. STZ-NA inductioned and continued with 30% sucrose drink for 28 days. Next, extract of groundcherry was given for 28 days. Blood samples were taken from- retro orbital sinus. SOD levels was carried out using the ELISA method. Data were analyzed using One Way ANOVA test, p value <0.05 means significant. Results: The average SOD levels of each group are A=171.98 ng/L; B=226.54 ng/L; C=251.08 ng/L; D=252.28 ng/L; E=316.60 ng/L. The results of the One Way ANOVA test obtained a p value = 0.001. The results of the LSD post hoc test showed p-value<0.05 in group A against C, D, and E, group B against E, and group C against E. Conclusion: groundcherry extract (Physalis angulata L.) doses of 75, 150, and 300 mg / kgBW significantly increased superoxide dismutase (SOD) levels in DM rats. | |
| 43534 | 46936 | F1B021012 | Kualitas Pelayanan dalam Pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kabupaten Banyumas | Kantor Pertanahan merupakan salah satu instansi pemerintahan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal bidang pertanahan baik di sektor agrarian/ tanah dan tata ruang. Penelitian ini berujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan dalam pelaksanaan program PTSL di Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif dengan lokasi penelitian di Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas. Berdasarkan teknik purposive sampling yang dianggap paling memahami dan memiliki pengalaman terkait PTSL, maka jumlah informan sebanyak 11 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan pengumpulan data, klasifikasi data atau reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian melalui aspek tangible (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati) ini menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas belum sepenuhnya dikatakan baik pada indikator tangible (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsiveness (daya tanggap), karna : a) terbatasnya jumlah alat cetak sertipikat elektronik, b) kurangnya kecermatan petugas pada pengukuran yang menghasilkan perbedaan hasil luas tanah dengan harapan masyarakat, c) ketidaktepatan waktu dalam penyelesaian sertipikat program PTSL, d) kurangnya kesiapan sumber daya manusia pada jumlah tenaga kerja di Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas. Oleh karena itu perlunya pengadaan barang khususnya alat cetak sertipikat elektronik, mengadakan pelatihan pegawai lebih lanjut, pengadaan sosialisasi terkait edukasi fungsi dari SPPT dan sertipikat hak atas tanah, serta penambahan jumlah pegawai perlu dilakukan untuk menciptakan kualitas pelayanan yang baik. | The land office is one of the government agencies that provides services to the community in terms of land, both in the agrarian/land sector and spatial planning. This study aims to determine the quality of service in the implementation of the PTSL program at the Banyumas Regency land office. This study uses a qualitative description research method with the research location at the Banyumas Regency Land office. Based on the purposive sampling technique which is considere to be the most understanding and experienced in PTSL, the number of informants is 11 people. Data collection uses observation, interview, and documentation techniques. Data analysis uses the stages of data collection, data classification of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study throught indicators tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy indicate that the services provided by the Banyumas Regency Land Office have not been fully considered good in the indicators tangible, reliability, responsiveness, because : a) the limited of electronic certificate printing devices, b) the lack of accuracy of officers in measuring which results in differences in land area results with community expectations, c) inaccuracy in completing PTSL program certificates, d) lack of readiness of human resources in the number of workers at the Banyumas Regency Land Office. Therefore, it is necessary to procure goods, especially electronic certificate printing devices, conduct futher employee training, conduct socialization related to education on the function of SPPT and land rights certificates, and increase the number of employees to create good service quality. | |
| 43535 | 46898 | E1A021039 | EFEKTIVITAS HUKUM PROGRAM GENERASI BERENCANA (GenRe) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN TERHADAP TIGA RISIKO UTAMA REMAJA DALAM PENINGKATAN PEMBANGUNAN KELUARGA DI KABUPATEN BANYUMAS | ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas hukum Program Generasi Berencana (GenRe) sebagai upaya pencegahan terhadap tiga risiko utama remaja dalam peningkatan pembangunan keluarga serta pengaruh faktor motivasi, faktor kerjasama, dan faktor fasilitas terhadap efektivitas hukum Program Generasi Berencana (GenRe) sebagai upaya pencegahan terhadap tiga risiko utama remaja dalam peningkatan pembangunan keluarga di kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini mengambil lokasi di Kabupaten Banyumas dengan responden sebanyak 50 anggota PIK-R. Pengambilan sampel penelitian menggunakan simple random sampling. Jenis dan sumber data meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan metode angket, dokumenter, dan kepustakaan. Pengolahan data dengan menggunakan metode coding, editing, dan tabulasi serta dianalisis dengan distribusi frekuensi analisis, tabel silang analisis, analisis isi dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas hukum Program Generasi Berencana (GenRe) sebagai upaya pencegahan terhadap tiga risiko utama remaja dalam peningkatan pembangunan keluarga di kabupaten Banyumas.adalah tinggi. Hal ini dibuktikan dengan 3 (tiga) indikator meliputi tingginya edukasi dan sosialisasi Program Generasi Berencana,tingginya tingkat pelaksanaan Program Generasi Berencana, serta tingginya tingkat pembinaan remaja yang sesuai terhadap pencegahan terhadap tiga risiko utama remaja. Faktor motivasi, faktor kerjasama dan faktor fasilitas berpengaruh secara positif terhadap tingkat Efektivitas hukum Program Generasi Berencana (GenRe) sebagai upaya pencegahan terhadap tiga risiko utama remaja. | ABSTRACT This research aims to determine the level of legal effectiveness of the Planning Generation Program (GenRe) as an effort to prevent the three main risks for teenagers in improving family development as well as the influence of motivation factors, cooperation factors, and facility factors on the legal effectiveness of the Planning Generation Program (GenRe) as a prevention effort against three main risks for teenagers in increasing family development in Banyumas district. This research uses quantitative research methods with a sociological juridical approach and descriptive research specifications. This research took place in Banyumas Regency with 50 PIK-R members as respondents. Research sampling used simple random sampling. Types and sources of data include primary data and secondary data obtained using questionnaires, documentary and library methods. Data processing using coding, editing and tabulation methods and analysed using frequency distribution analysis, cross-table analysis, content analysis and comparative analysis. The results of the research show that the level of legal effectiveness of the Planning Generation Program (GenRe) as an effort to prevent the three main risks for adolescents in improving family development in the Banyumas district is high. This is proven by the 3 (three) indicators, including the high level of education and socialisation of the Planned Generation Program, the high level of implementation of the Planned Generation Program, and the high level of youth development that is appropriate for preventing the three main risks for teenagers. Motivational factors, cooperation factors and facility factors have a positive influence on the level of legal effectiveness of the Planning Generation Program (GenRe) as an effort to prevent the three main risks for adolescents. | |
| 43536 | 46900 | C1H021013 | The Influence of Content Marketing toward Customer Purchase Intention on Instagram | Saat ini digitalisasi telah menjadi salah satu proses pemasaran produk yang biasa disebut dengan digital marketing. Content marketing telah menjadi salah satu strategi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari content marketing terhadap customer purchase intention pada Instagram @kuliner_purwokerto dengan customer engagement dan brand identity sebagai variabel mediasi. @kuliner_purwokerto merupakan akun Instagram yang mempromosikan UMKM Kuliner di Purwokerto lewat konten-kontennya. Sample pada penelitian ini terdiri dari 243 responden yang merupakan pengikut @kuliner_purwokerto di Instagram. Analisis hasil penelitian menggunakan SEM PLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa content marketing berpengaruh signifikan terhadap customer engagement dan brand identity, customer engagement dan brand identity berpengaruh signifikan terhadap customer purchase intention, customer engagement dan brand identity memediasi pengaruh content marketing terhadap customer purchase intention. Sehingga dapat disimpulkan bahwa content marketing berpengaruh pada customer purchase intention secara langsung maupun tidak langsung. Nantinya, hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan customer purchase intention terhadap kuliner-kuliner yang ada di Purwokerto dengan mengintensifkan content marketing sehingga akan dapat meningkatkan customer engagement dan brand identity dari UNMKM kuliner yang ada di Purwokerto. | Nowadays, digitalization has become one of the product marketing processes commonly called digital marketing. Content marketing has become one of the strategies of digital marketing. This study aims to analyze the influence of content marketing toward customer purchase intention on Instagram @kuliner_purwokerto with customer engagement and brand identity as mediating variables. @kuliner_purwokerto is an Instagram account that promotes culinary MSMEs in Purwokerto through its content. The sample in this study consisted of 243 respondents who followed @kuliner_purwokerto on Instagram. Analysis of research results using SEM PLS. The analysis results show that content marketing has a significant effect on customer engagement and brand identity, customer engagement and brand identity have a significant effect on customer purchase intention, customer engagement and brand identity mediate the effect of content marketing on customer purchase intention. Furthermore, it can be concluded that content marketing affects customer purchase intention directly or indirectly. Later, the results of this study are expected to increase customer purchase intention for culinary in Purwokerto by intensifying content marketing so that it will be able to increase customer engagement and brand identity of culinary MSMEs in Purwokerto. | |
| 43537 | 46901 | C1A021075 | ANALISIS PENGARUH SHADOW ECONOMY TERHADAP TAX BUOYANCY KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH PERIODE 2016-2022 | Pajak merupakan sumber utama pendapatan negara yang berperan penting dalam mendukung operasional pemerintah dan pembangunan ekonomi. Salah satu indikator esensial yang mencerminkan tingkat responsivitas penerimaan pajak terhadap perubahan produk domestik bruto (PDB) adalah tax buoyancy. Meskipun mencatat penerimaan pajak daerah sebesar Rp 21.737 miliar pada tahun 2023, Jawa Tengah menempati posisi sebagai provinsi dengan tax buoyancy terendah di Pulau Jawa. Hal ini menunjukkan bahwa potensi penerimaan pajak belum termanfaatkan secara optimal. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kondisi ini adalah keberadaan aktivitas shadow economy yang mengakibatkan distorsi dalam estimasi potensi pajak dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas shadow economy terhadap tax buoyancy dengan pendekatan kuantitatif melalui model regresi data panel menggunakan metode Fixed Effect Model. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi populasi, investasi, dan ekonomi bayangan, sementara data sekunder diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap tax buoyancy, sementara shadow economy menunjukkan pengaruh positif signifikan. Sebaliknya, variabel investasi menunjukkan pengaruh positif yang tidak signifikan. Temuan ini menggarisbawahi urgensi integrasi sektor informal ke dalam ekonomi formal. Kebijakan seperti insentif pajak, penyederhanaan regulasi, serta reformasi proses pendaftaran usaha yang mudah dan terjangkau dapat mendorong pelaku usaha untuk terdaftar secara resmi yang diharapkan mampu meningkatkan buoyancy pajak di Jawa Tengah secara berkelanjutan. | Taxation serves as the primary source of state revenue, playing a pivotal role in supporting government operations and economic development. One essential indicator reflecting the responsiveness of tax revenue to changes in Gross Domestic Product (GDP) is tax buoyancy. Despite recording regional tax revenues of IDR 21,737 billion in 2023, Central Java ranks as the province with the lowest tax buoyancy on the island of Java. This indicates that the potential for tax revenue has not been fully optimized. One factor suspected of contributing to this condition is the presence of shadow economy activities, which distort the estimation of tax potential and economic growth. This study aims to analyze the impact of shadow economy activities on tax buoyancy through a quantitative approach utilizing a panel data regression model with the Fixed Effect Model method. The independent variables in this study include population, investment, and the shadow economy, while secondary data are obtained from the Directorate General of Fiscal Balance (DJPK) and the Central Bureau of Statistics (BPS). The results reveal that population has a significant negative effect on tax buoyancy, whereas the shadow economy exhibits a significant positive effect. In contrast, the investment variable demonstrates a positive but insignificant effect. These findings highlight the urgency of integrating the informal sector into the formal economy. Policies such as tax incentives, regulatory simplification, and reforms to streamline business registration processes can encourage businesses to register officially. Such measures are expected to sustainably enhance tax buoyancy in Central Java. | |
| 43538 | 46902 | G1A020103 | HUBUNGAN VIBRASI DENGAN KELUHAN CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PENJAHIT DI KELURAHAN KEBONDALEM KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR KABUPATEN BANYUMAS | Latar Belakang : Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan kumpulan gejala dan tanda penyakit yang disebabkan oleh terjepitnya saraf medianus di terowongan karpal pada pergelangan tangan. Salah satu faktor risiko dari Carpal Tunnel syndrome adalah vibrasi yang dihasilkan dari alat kerja seperti mesin jahit. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara vibrasi dengan keluhan Carpal Tunel Syndrome pada penjahit di kelurahan Kebondalem Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas. Metode : Penelitian ini merupakan penelitiaan observational analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling 32 sample pada populasi terjangkau yaitu penjahit di Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwokerto Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan boston Carpal Tunnel Syndrome questioner, tes provokasi dan pengukuran vibrasi mesin jahit dengan alat vibration meter. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square, uji Fisher’s Exact dan uji regresi logistic berganda. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapapatkan sebanyak 9 responden (28.1%) responden yang mengalami keluhan carpal tunnel syndrome, dan 21 responden (65.6%) bekerja dengan paparan vibrasi ≥ 4 m/det2 atau diatas ambang batas aman vibrasi. Berdasarkan uji chi-square didapatkan hasil nilai p-value 0,035 yang menunjukan hubungan significant antara vibrasi dengan keluhan carpal tunnel syndrome. Pada uji regresi logistik berganda mendapatkan nilai p-value 0,035 yang menunjukan vibrasi merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada penjahit di Kebondalem Kecamatan Purwokerto Timur. Kesimpulan : Terdapat hubungan vibrasi dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada penjahit di Kelurahan Kebondalem Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas. | Background: Carpal tunnel syndrome (CTS) is a group of symptoms and signs of disease caused by the pinching of the medianal nerve in the carpal tunnel on the wrist. One of the risk factors for Carpal Tunnel syndrome is vibration generated from work tools such as sewing machines. Objective: To determine the relationship between vibration and complaints of carpal tunel syndrome in tailors in Kebondalem village, East Purwokerto District, Banyumas Regency. Method : This study is an observational analytical research with a cross-sectional design. The sampling technique uses purposive sampling of 32 samples in the affordable population, namely tailors in Kebondalem Village, East Purwokerto District. Data collection was carried out by interviews using the Boston Carpal Tunnel Syndrome questioner, provocation tests and vibration measurements of sewing machines with vibration meters. The data will be processed by bivariate and multivariate analysis using the Chi-square test and multiple logistic regression test. Results: Based on the results of the study, there were 9 respondents (28.1%) who experienced carpal tunnel syndrome complaints. And 21 respondents (65.6%) worked with vibration exposure ≥ 4 m/sec2 or above the safe threshold of vibration. Based on the chi-square test, a p-value of 0.035 was obtained which showed a significant relationship between vibration and carpal tunnel syndrome complaints. In the multiple logistic regression test, a p-value of 0.035 was obtained, which showed that vibration was the most influential factor in the complaints of Carpal Tunnel Syndromein tailors in Kebondalem, East Purwokerto District. Conclusion : There is a Relationship between Vibration Frequency and Carpal Tunnel Syndrome Complaints in tailors in Kebondalem Village, East Purwokerto District, Banyumas Regency. | |
| 43539 | 46907 | J1B020043 | Prinsip Kesantunan Berbahasa di Kolom Komentar Instagram @prabowo | Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan atau mendeskripsikan data pada entuk pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dari Leech. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah teknik simak bebas libat cakap dan catat. Kemudian, untuk menganalisis data penelitian ini menggunakan metode padan pragmatis dengan teknik dasar pilah unsur penentu dan teknik lanjutannya menggunakan hubung banding membedakan. Hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 6 data dari keseluruhan bentuk pematuhan dan pelanggaran dengan masing-masing bentuk sebanyak 3 data. Satuan lingual yang ditemukan dalam data antara lain kalimat deklaratif, kalimat interogatif, kata dasar, dan frasa verbal. Adapun, bentuk pematuhan kesantunan berbahasa yang diperoleh dalam penelitian ini terdiri dari maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, dan maksim simpati. Bentuk pelanggarannya terdiri dari maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, dan maksim kecocokan. | This research aims to present or describe data regarding compliance and violations of Leech's principles of language politeness. The method used to collect data is the technique of free, involved listening and taking notes. Then, to analyze the research data, we used a pragmatic matching method with the basic technique of selecting determining elements and a further technique using contrasting comparisons. The results of this research found 6 data from all forms of compliance and violations with 3 data for each form. Lingual units found in the data include declarative sentences, interrogative sentences, basic words and verbal phrases. Meanwhile, the forms of polite language compliance obtained in this research consist of the maxim of wisdom, the maxim of generosity, and the maxim of sympathy. The forms of violation consist of the maxim of appreciation, the maxim of simplicity, and the maxim of suitability. | |
| 43540 | 46903 | G1A020080 | PENGARUH KEMORADIASI TERHADAP KOMPLIKASI TOKSISITAS TROMBOSIT PASIEN KANKER SERVIKS STADIUM LANJUT DI RSUD PROF. DR. MARGONO SEOKARJO | Latar Belakang: Tingginya angka kejadian kanker serviks di Indonesia dipengaruhi oleh cakupan skrining yang masih rendah. Total kasus kanker serviks uteri selama periode januari-desember 2022 di RSUD Prof. Dr. Margono soekarjo sebanyak 285 kasus. Stadium IIIB adalah stadium paling dominan yang sering mengenai pasien wanita kanker serviks. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terdapat komplikasi toksisitas kadar trombosit sebelum dan sesudah pemberian kemoradiasi pada pasien kanker serviks uteri stadium lanjut (IIB-IVA) di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Metode: Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 75 responden yang dilakukan uji one way anova. Pengaruh kemoradiasi terhadap komplikasi toksisitas kadar trombosit pada pasien kanker serviks uteri stadium lanjut (IIB-IVA) dinilai berdasarkan data rekam medis. Hasil: Penurunan rerata kadar toksisitas trombosit paling tinggi pada pasien dengan rentang usia 45-45 tahun (84.480 mm3 dengan stadium paling banyak adalah pada pasien kanker serviks stadium IIIB (37,3%) di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Kesimpulan: Terdapat penurunan rerata kadar toksisitas trombosit sebelum dan sesudah kemoradiasi pada pasien kanker serviks stadium lanjut (IIB-IVB). | Background: The high incidence of uterine cervical cancer in Indonesia is influenced by low screening coverage. Total cases of uterine cervical cancer during the period January-December 2022 at Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital were 285 cases. Stage IIIB is the most dominant stage that often affects female patients with cervical cancer. Objective : To determine whether there are complications of platelet level toxicity before and after chemoradiation in patients with advanced cervical cancer (IIB-IVB) at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Methods: Observational analytic research with a cross-sectional approach. The sample in this study were 75 respondents who were tested one way anova. The effect of chemoradiation on toxicity complications of platelet levels in patients with advanced cervical cancer (IIB-IVB) was assessed based on medical record data. Results: The average decrease in platelet toxicity levels was highest in patients with an age range of 45-45 years (84,480 mm3 with the most stage was in stage IIIB cervical cancer patients (37.3%) at Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital. Conclusion: There is a decrease in the average platelet toxicity levels before and after chemoradiation in advanced stage cervical cancer patients (IIB-IVB). |