Home
Login.
Artikelilmiahs
46850
Update
ANUGRAH DIMAS PRATOMO
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Konsumsi Teh Daun Kelor Terhadap Perubahan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Pada Peserta Prolanis Klinik Pratama Rawat Jalan Sidabowa Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi tekanan darah lebih dari normal yang salah satu penyebabnya adalah peningkatan peradangan dan stres oksidatif. Daun kelor mengandung anti oksidan yang tinggi seperti flavonoid yang dapat membantu mengendalikan tekanan darah sebagai upaya mencegah komplikasi dari hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi teh daun kelor terhadap tekanan darah penderita hipertensi pada peserta prolanis Klinik Pratama Rawat Jalan Sidabowa Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas. Metodologi: Metode penelitian menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain case control yang dipilih secara total sampling. Analisis data menggunakan uji Independent T Test. Hasil: Responden penelitian ini berjumlah 41 orang. Hasil penelitian ini menunjukan nilai signifikansi perbedaan perubahan tekanan darah kedua kelompok yaitu tekanan darah sistolik 0,146 (p>0,05) dan diastolik 0,258 (p>0,05) yang artinya tidak ada pengaruh konsumsi teh daun kelor terhadap tekanan darah penderita hipertensi pada peserta prolanis. Kesimpulan: Konsumsi teh daun kelor tidak memberikan perubahan tekanan darah penderita hipertensi pada peserta prolanis Klinik Pratama Rawat Jalan SidabowaKecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas setelah mengonsumsi teh daun kelor selama 14 hari. Namun, penurunan tekanan darah sistolik lebih besar pada kelompok kasus.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Hypertension is a condition where blood pressure is higher than normal, and one of its causes is increased inflammation and oxidative stress. Moringa leaves contain high levels of antioxidants, such as flavonoids, which can help control blood pressure as an effort to prevent complications from hypertension. Objective: The study aimed to determine the effect of moringa leaf tea consumption on blood pressure in hypertension sufferers among Prolanis participants at the Sidabowa Primary Clinic, Patikraja District, Banyumas Regency. Methodology: An analytical observational study with a casecontrol design, which was selected through total sampling. Data analysis was performed using the Independent T Test. Results: The respondents of this study numbered 41 individuals. The results of this study showed the significance values of the blood pressure changes between the two groups: systolic blood pressure 0.146 (p>0.05) and diastolic blood pressure 0.258 (p>0.05), which means there was no effect of moringa leaf tea consumption on blood pressure in hypertension sufferers among Prolanis participants. Conclusion: Consumption of moringa tea did not change the blood pressure of hypertensive patients in prolanis participants of Sidabowa Primary Outpatient Clinic, Patikraja District, Banyumas Regency after consuming moringa tea for 14 days. However, the decrease in systolic blood pressure was greater in the case group.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save