Artikelilmiahs
Menampilkan 43.121-43.140 dari 48.832 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 43121 | 46503 | L1A020046 | Aspek Reproduksi Ikan Senggaringan (Mystus nigriceps) di Sungai Klawing, Kabupaten Purbalingga | Penelitian ini berjudul "Aspek Reproduksi Ikan Senggaringan (Mystus nigriceps) di Sungai Klawing, Kabupaten Purbalingga". Ikan senggaringan merupakan salah satu spesies asli ikan air tawar di Indonesia yang termasuk dalam kelompok ikan bersungut dari ordo Siluriformes, famili Bagridae. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek reproduksi ikan senggaringan (Mystus nigriceps) di Sungai Klawing, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metodę survei dengan teknik purposive random sampling dan data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Oktober hingga Desember 2023 di stasiun Jetis, Bokol, dan Kedungbenda pada hilir Sungai Klawing. Hasil penelitian menunjukan rasio kelamin 1:1 (50% jantan : 50% betina) menunjukkan seimbang. Nilai IGS rata-rata tertinggi sebesar 32,49% ± 25,29 pada ikan senggaringan betina di stasiun 3 (Kedungbenda), nilai IHS rata-rata tertinggi sebesar 0,87% ± 0,73 pada ikan senggaringan betina di stasiun 2 (Bokol), dan nilai IVS rata-rata tertinggi sebesar 4,81% ± 2,38 pada ikan senggaringan betina di stasiun 2 (Bokol) menunjukkan ikan siap bereproduksi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa reproduksi Ikan Sengaringan (Mystus nigriceps) di hilir Sungai Klawing sudah matang gonad dan siap memijah. | This research entitled "Reproduction Aspect of Twospot Catfish (Mystus nigriceps) in the Klawing River, Purbalingga Regency". Twospot Catfish is one of the native species of freshwater fish in Indonesia. The purpose of this study was to determine the reproduction aspect of twospot catfish (Mystus nigriceps) in the Klawing River, Purbalingga Regency. This study used a survey method with a purposive random sampling technique and the data were analyzed descriptively and quantitatively. Sampling was carried out from October to December 2023 at the Jetis, Bokol, and Kedungbenda stations in the downstream of the Klawing River. The research results showed a sex ratio of 1:1 (50% male : 50% female) indicating balance. The highest average IGS value of 32.49% ± 25,29 in female fish at station 3 (Kedungbenda), the highest average IHS value of 0.87% ± 0,73 in female fish at station 2 (Bokol), and the highest average IVS value of 4.81% ± 2,38 in female fish at station 2 (Bokol) indicating that the fish are ready to produce. So it can be concluded that the reproduction of twospot catfish (Mystus nigriceps) in the downstream of the Klawing River is gonad mature and ready to spawn. | |
| 43122 | 46495 | F1A020068 | Kemerdekaan Pendidikan Anak Pedalaman (Analisis Semiotika Tentang Pendidikan Yang Membebaskan Dalam Film Sokola Rimba (2013)) | Penelitian ini di latar belakangi oleh pendidikan di Indonesia tidak tersebar secara merata, terutama pada daerah yang masuk dalam kategori 3T (Terluar, Terpencil, dan Tertinggal). Masyarakat belum mendapatkan akses dan fasilitas yang memadai untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan menjelaskan analisis semiotika tentang pendidikan yang membebaskan dalam film Sokola Rimba (2013). Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dan analisis semiotika model Charles Sanders Pierce. Model semiotika ini memfokuskan pada ikon, indeks, dan simbol yang muncul pada film Sokola Rimba. Hasil temuan dari penelitian ini adalah bahwa penafsiran dari ditafsirkan dari teks dialog, gambar, dan video dari film tersebut mampu menggambarkan sebuah realitas sosial. Realitas sosial tersebut adalah gambaran ketidakmerataan pendidikan dan perjuangan para tokoh untuk mendapat kemerdekaan pendidikan. Diharapkan artikel ini dapat membantu pemerintah agar lebih tanggap dalam mengurai persoalan seputar kemerdekaan pendidikan pada masyarakat pedalaman. | This research is based on the fact that education in Indonesia is not distributed evenly, especially in areas that fall into the 3 category (Outermost, Remote and Disadvantaged). The community does not yet have adequate access and facilities to carry out teaching and learning activities. The aim of this research is to understand and explain the semiotic analysis of liberating education in the film Sokola Rimba (2013). The author uses qualitative research methods and semiotic analysis according to the Charles Sanders Pierce model. This semiotic model focuses on icons, indices and symbols that appear in the film Sokola Rimba. The findings from this research are that the interpretation of dialogue text, images and videos from the film is able to depict a social reality. This social reality is a picture of educational inequality and the struggle of the figures to gain educational independence. It is hoped that this article can help the government to be more responsive in solving problems surrounding educational independence in rural communities. | |
| 43123 | 46496 | H1C020061 | ANALISIS PLAY-FAIRWAY DAN PERHITUNGAN PROBABILITY OF SUCCESS (POS) HIDROKARBON PADA BLOK ANTIKLINORIUM PENDOPO-LIMAU DAN DEPRESI LEMATANG, SUB-CEKUNGAN PALEMBANG SELATAN, PROVINSI SUMATRA SELATAN | Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumberdaya hidrokarbon. Namun, pada tahun 2003, Negara Indonesia ditetapkan sebagai Net Oil Importer atau negara pengimpor minyak. Oleh karena itu, dibutuhkan metode eksplorasi yang memiliki informasi secara rinci dalam menentukan risiko keberhasilan, volume sumberdaya hidrokarbon, serta menjawab pengembangan eksplorasi selanjutnya. Analisis Play-Fairway atau sering disebut sebagai Play-Based Exploration (PBE) merupakan analisis dalam penentuan risiko keberhasilan pada skala petroleum play yang dibuat melalui metode spasial pada tiap parameter sistem petroleum, kemudian skor keberhasilan tersebut dilakukan overlay sehingga menghasilkan angka risiko keberhasilan pada sistem play atau Play Probability of Success (Play PoS) yang tersebar pada Composite Common Risk Segment (CCRS) map. Lalu, pada skala prospek menggunakan metode yang dimodifikasi dari Otis & Schenidermaan yang menghasilkan Prospect PoS. Hasil dari penelitian yang dilakukan yakni Blok Pendopo-Limau & Depresi Lematang memiliki 11 prospek dari 3 sistem play (Baturaja, Talang Akar, dan Lemat) dan 8 struktur yang tersebar. | Indonesia is a country rich in hydrocarbon resources. However, in 2003, Indonesia was designated as a Net Oil Importer. Therefore, there is a need for exploration methods that have detailed information in determining the risk of success, the volume of hydrocarbon resources, and answering further exploration development. Play-Fairway analysis often referred to as Play-Based Exploration (PBE) is an analysis of scoring the risk of success at the petroleum play scale made through spatial methods on each petroleum system parameter, then the success score is overlaid to produce a success risk number in the play system or Play Probability of Success (Play PoS) which is spread on the Composite Common Risk Segment (CCRS) map. Then, at the prospect scale using a modified method from Otis & Schenidermaan which produces Prospect PoS. The research results show that the Pendopo-Limau Block & Lematang Depression has 11 prospects from 3 play systems (Baturaja, Talang Akar, and Lemat) and 8 varation of structures. | |
| 43124 | 46497 | L1A020026 | TINGKAT PENCEMARAN ORGANIK PERAIRAN MUARA SUNGAI IJO BERDASARKAN INDEKS SAPROBIK FITOPLANKTON | Muara Sungai Ijo dikenal sangat produktif dan rentan terhadap tekanan lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan manusia maupun oleh proses alamiah. Muara Sungai Ijo berada dekat dengan pemukiman warga, pelabuhan, TPI (Tempat Pelelangan Ikan), pertanian, kawasan mangrove dan tempat wisata yang menjadi faktor utama masuknya limbah organik di perairan. Penambahan bahan organik dalam suatu perairan dapat diketahui menggunakan indeks saprobik untuk menentukan status pencemarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran organik perairan Muara Sungai Ijo berdasarkan indeks saprobik fitoplankton. Dilakukan pada Agustus dan Oktober 2022 dengan metode purposive sampling di enam stasiun berdasarkan faktor yang memengaruhi kelimpahan fitoplankton. Hasil identifikasi menunjukan keberadaan 5 kelas fitoplankton yang berbeda, dengan kelas Bacillariophyceae mendominasi sebanyak 23 spesies, diikuti Chlorophyceae dan Dinophyceae masing-masing 2 spesies, serta Cyanophyceae dan Zygnematophyceae masing-masing 1 spesies. Nilai indeks saprobik bulan Agustus sebesar 0,85 s/d 1,25, sedangkan pada bulan Oktober sebesar -0,33 s/d 1,4. Hal ini menunjukkan perairan Muara Sungai Ijo memiliki tingkat pencemaran ringan hingga sedang. Pencemaran sedang di Muara Sungai Ijo dapat disebabkan oleh masukan limbah atropogenik serta proses alami seperti dekomposisi serasah dan biota air | The Ijo River estuary is known to be very productive and vulnerable to environmental pressures caused by human activities and natural processes. The Ijo River estuary is close to residential areas, harbors, TPI (Fish Auction Place), agriculture, mangrove areas and tourist attractions which are the main factors for the entry of organic waste in the waters. The addition of organic matter in a water body can be known using the saprobic index to determine its pollution status. This study aims to determine the level of organic pollution of the waters of the Ijo River Estuary based on the saprobic index of phytoplankton. Conducted in August and October 2022 with purposive sampling method at six stations based on factors that affect phytoplankton abundance. The identification results showed the presence of 5 different phytoplankton classes, with the Bacillariophyceae class dominating with 23 species, followed by Chlorophyceae and Dinophyceae with 2 species each, and Cyanophyceae and Zygnematophyceae with 1 species each. The saprobic index value in August was 0.85 to 1.25, while in October it was -0.33 to 1.4. This shows that the waters of the Ijo River Estuary have mild to moderate levels of pollution. Moderate pollution in the Ijo River Estuary can be caused by atropogenic waste input as well as natural processes such as litter decomposition and aquatic biota | |
| 43125 | 46498 | L1B020080 | AKTIVITAS ANTIVIBRIO DARI BAKTERI YANG DIISOLASI DARI USUS UDANG MANTIS (Harpiosquilla sp.) | Udang mantis merupakan salah satu udang yang hidup di perairan bebas dan berasosiasi dengan organisme lain. Hal tersebut menjadi salah satu faktor adanya potensi aktivitas antibakteri dari bakteri yang terdapat pada saluran pencernaan udang mantis yang menarik untuk diteliti. Bakteri yang didapat nantinya dapat dimanfaatkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio yang menjadi penyebab penyakit pada udang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui presentase dan nilai aktivitas antibakteri dari bakteri yang diisolasi dari usus udang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling pada 3 lokasi yaitu perairan Jepara, perairan Pemalang, dan perairan Cilacap. Uji antibakteri dilakukan dengan metode dotting kemudian dilanjutkan dengan metode difusi cakram. Hasil penelitian didapatkan bahwa aktivitas antibakteri dapat ditemukan pada masing-masing lokasi yaitu Jepara 27%, Pemalang 44% dan Cilacap 16%. Nilai aktivitas antivibrio yang diperoleh dari ketiga Lokasi tersebut yaitu 1,1-11,0 mm terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus, 3,3-9,0 mm terhadap bakteri Vibrio alginolyticus, dan 2,2-11,8 mm terhadap bakteri Vibrio harveyi. Nilai aktivitas antibakteri tertinggi terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus, Vibrio alginolyticus, dan Vibrio harveyi masing-masing dimiliki oleh isolat UMJ 1.3, UMJ 2,6, dan UMJ 1.12. | Mantis shrimp is one of the shrimp that lives in free waters and associates with other organisms. This is one of the factors for the potential antibacterial activity of bacteria found in the digestive tract of mantis shrimp which is interesting to study. The bacteria obtained can later be used to inhibit the growth of Vibrio bacteria that cause disease in shrimp. The purpose of this study was to determine the percentage and value of antibacterial activity of bacteria isolated from the intestines of shrimp. The method used in this study is the observation method with sampling techniques by purposive sampling at 3 locations, namely Jepara waters, Pemalang waters, and Cilacap waters. Antibacterial test was done by dotting method then continued with disc diffusion method. The results showed that antibacterial activity could be found in each location, namely Jepara 27%, Pemalang 44% and Cilacap 16%. The value of antivibrio activity obtained from the three locations is 1.1-11.0 mm against Vibrio parahaemolyticus bacteria, 3.3-9.0 mm against Vibrio alginolyticus bacteria, and 2.2-11.8 mm against Vibrio harveyi bacteria. The highest antibacterial activity values against Vibrio parahaemolyticus, Vibrio alginolyticus, and Vibrio harveyi bacteria were possessed by isolates UMJ 1.3, UMJ 2.6, and UMJ 1.12, respectively. | |
| 43126 | 36230 | L1B020049 | MASKULINISASI IKAN GABUS (Channa striata) MENGGUNAKAN LARUTAN EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana) | Ikan gabus (Channa striata) merupakan ikan air tawar bernilai ekonomi tinggi karena kandungan albuminnya. Namun, rasio jantan yang rendah dibandingkan betina, baik di alam maupun budidaya, menjadi tantangan dalam produksi ikan ini. Maskulinisasi menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan jumlah ikan jantan. Penelitian ini mengevaluasi efek dosis ekstrak kulit manggis pada maskulinisasi ikan gabus dengan lima perlakuan dosis: P1 (0 mg/L sebagai kontrol), P2 (5 mg/L), P3 (10 mg/L), P4 (15 mg/L), dan P5 (20 mg/L) menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Ekstrak yang digunakan adalah Solonat Mangosteen Peel Powder dari PT KONIMEX SOLO. Larva ikan berusia tujuh hari direndam selama delapan jam dalam larutan ekstrak tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa persentase ikan jantan tertinggi (91,7%) dicapai pada dosis P2 (5 mg/L). Tingkat kelulushidupan tertinggi (55,3%) ditemukan pada dosis P5 (20 mg/L). Rata-rata bobot tertinggi tercatat pada perlakuan P1 dan P2 (2 gram), sementara panjang tertinggi ditemukan pada P1 dan P5 (6,1 cm). Berdasarkan hasil ini, ekstrak kulit manggis berpotensi sebagai agen maskulinisasi karena efektif meningkatkan persentase jantan, meskipun tidak mempengaruhi kelulushidupan, bobot akhir, atau panjang rata-rata ikan. | Snakehead fish (Channa striata) is a freshwater species with significant economic value due to its high albumin content. However, the low male-to-female ratio, both in natural habitats and aquaculture, poses a challenge to its production. Masculinization is one strategy to increase the number of male fish. This study evaluates the effect of varying doses of mangosteen peel extract on the masculinization of snakehead fish, using five different doses: P1 (0 mg/L as control), P2 (5 mg/L), P3 (10 mg/L), P4 (15 mg/L), and P5 (20 mg/L), employing a Completely Randomized Design (CRD). The extract used was Solonat Mangosteen Peel Powder from PT KONIMEX SOLO. Seven-day-old larvae were immersed in the extract solution for eight hours. The results revealed that the highest percentage of male fish (91.7%) was achieved at a dose of P2 (5 mg/L). The highest survival rate (55.3%) was observed at the P5 dose (20 mg/L). The highest average weight was recorded in treatments P1 and P2 (2 grams), while the longest length was observed in treatments P1 and P5 (6.1 cm). Based on these findings, mangosteen peel extract shows potential as a masculinization agent, effectively increasing the percentage of male fish, although it did not significantly affect survival rate, final weight, or average length of the fish. | |
| 43127 | 46499 | H1D020027 | IMPLEMENTASI KLASIFIKASI SINYAL OTAK ELECTROENCEPHALOGRAM (EEG) UNTUK DETEKSI PECANDU PORNOGRAFI MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE DEEP LEARNING LONG SHORT-TERM MEMORY (LSTM) BERBASIS WEB | Adiksi pornografi pada remaja telah menjadi masalah serius di era digital, yang dipicu oleh mudahnya akses terhadap konten pornografi melalui berbagai platform. Dampaknya terhadap perkembangan sosial dan psikologis remaja sangat mengkhawatirkan. Sistem cerdas ini dikembangkan untuk mendeteksi kecanduan pornografi pada remaja menggunakan sinyal EEG yang diolah dengan metode deep learning Recurrent Neural Network (RNN) Long Short-Term Memory (LSTM). Sistem ini bertujuan untuk memberikan solusi yang lebih objektif dalam mendeteksi kecanduan pornografi, menggantikan metode konvensional seperti survei dan wawancara yang rentan terhadap kejujuran responden serta stigma sosial. Data sinyal EEG diambil dari beberapa protokol seperti "Eyes Open," "Eyes Closed," dan "Emotional Task," kemudian diproses untuk menghasilkan prediksi kecanduan. Sistem ini diimplementasikan dalam platform web menggunakan framework Flask, yang memungkinkan pengguna untuk mengunggah sinyal EEG dalam format CSV dan memprosesnya secara real-time. Berdasarkan hasil evaluasi, model LSTM yang dikonfigurasi dengan 29 input size, hidden size 128, 3 layers, dropout 0.2, dan learning rate 0.01, menghasilkan metrik performa yang baik dengan akurasi 90%, precision 0.91, recall 0.91, F1-score 0.91, dan ROC-AUC 0.97. Pengujian blackbox memastikan bahwa setiap fitur berjalan dengan baik, dan hasil User Acceptance Test (UAT) dengan 31 responden menunjukkan skor 8.54, yang masuk dalam kategori baik, menandakan sistem ini siap digunakan dalam deteksi kecanduan pornografi berbasis sinyal EEG. | Pornography addiction in teenagers has become a serious problem in the digital era, which is triggered by easy access to pornographic content through various platforms. The impact on the social and psychological development of adolescents is very worrying. This intelligent system was developed to detect pornography addiction in teenagers using EEG signals processed using the Recurrent Neural Network (RNN) Long Short-Term Memory (LSTM) deep learning method. This system aims to provide a more objective solution in detecting pornography addiction, replacing conventional methods such as surveys and interviews which are vulnerable to respondent honesty and social stigma. EEG signal data is taken from several protocols such as "Eyes Open," "Eyes Closed," and "Emotional Task," then processed to produce addiction predictions. The system is implemented in a web platform using the Flask framework, which allows users to upload EEG signals in CSV format and process them in real-time. Based on the evaluation results, the LSTM model configured with 29 input sizes, hidden size 128, 3 layers, dropout 0.2, and learning rate 0.01, produces good performance metrics with 90% accuracy, precision 0.91, recall 0.91, F1-score 0.91, and ROC-AUC 0.97. Black box testing ensures that each feature works well, and the results of the User Acceptance Test (UAT) with 31 respondents showed a score of 8.54, which is in the good category, indicating that this system is ready to be used in detecting pornography addiction based on EEG signals | |
| 43128 | 46500 | I1C020044 | ANALISIS PEMALSUAN MINYAK JINTAN HITAM (Nigella sativa) MENGGUNAKAN KOMBINASI METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS DAN KEMOMETRIK PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) | Minyak jintan hitam merupakan salah satu minyak nabati yang dimanfaatkan untuk kesehatan tetapi harganya cukup tinggi. Hal ini memungkinkan terjadinya pemalsuan minyak. Kombinasi metode spektrofotometri Uv-vis dan kemometrik dikembangkan untuk membedakan minyak jintan hitam dengan minyak lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan metode spektrofotometri Uv-vis dan kemometrik Principal Component Analysis (PCA) untuk membedakan minyak jintan hitam dengan minyak jagung dan kedelai menggunakan beberapa software. Sampel diukur serapannya pada panjang gelombang 200-800 nm. Data spektrum Uv-vis dianalisis lebih lanjut menggunakan PCA dan HCA untuk mengklasifikasikan sampel. Model PCA yang dibuat sudah cukup baik untuk membedakan minyak jintan hitam, jagung dan kedelai. Software yang menunjukkan hasil analisis PCA terbaik yaitu Minitab dengan sebaran variasi data sebesar 85,7% untuk Principal Component 1 dan 10% untuk Principal Component 2. Dalam analisis HCA juga terlihat adanya pengelompokan sampel yang sama seperti dalam analisis PCA. Hasil dendogram dengan pengelompokan terbaik yaitu software Minitab. Dengan demikian, kombinasi metode spektrofotometri Uv-vis dan Principal Component Analysis (PCA) sudah dapat digunakan untuk membedakan minyak jintan hitam dengan minyak jagung dan kedelai. | Black cumin oil is one of the vegetable oils that is used for health but its price is quite high. This allows for oil counterfeiting. A combination of UV-vis spectrophotometry and chemometric methods was developed to distinguish black cumin oil from other oils. This study aims to determine the ability of the UV-vis spectrophotometry and Principal Component Analysis (PCA) chemometric methods to differentiate black cumin oil from corn and soybean oil using several software. The samples were measured for absorbance at a wavelength of 200-800 nm. The UV-vis spectrum data were further analyzed using PCA and HCA to classify the samples. The PCA model created is good enough to distinguish black cumin oil, corn and soybeans. The software that shows the best PCA analysis results is Minitab with a data variation distribution of 85.7% for Principal Component 1 and 10% for Principal Component 2. In the HCA analysis, there is also a grouping of the same samples as in the PCA analysis. The dendogram results with the best grouping are Minitab software. The combination of UV-vis spectrophotometry and Principal Component Analysis (PCA) methods can be used to differentiate black cumin oil from corn and soybean oil. | |
| 43129 | 46504 | I1E020042 | PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KODULAR TERHADAP MATERI GERAK DASAR PERATURAN BARIS BERBARIS (Media Pendukung Mata Kuliah TUB PBB di Pendidikan Jasmani Universitas Jenderal Soedirman) | Latar Belakang: Metode pembelajaran pendidikan jasmani masih bersifat konvensional seperti ceramah, diskusi, dan penugasan, akan tetapi dosen belum menerapkan pembelajaran dengan menggunakan teknologi dengan berbasis pembelajaran interaktif. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis kodular yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa. Metodologi: Penelitian ini akan menggunakan penelitian dan pengembangan (R&D), Populasi yang ditetapkan adalah mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Jenderal Soedirman. Model penelitian yang digunakan yaitu menggunakan model pengembangan Sugiyono yang berisikan 10 tahapan akan tetapi dalam penelitian ini hanya menggunakan 8 tahapan. Instrumen penelitian menggunakan angket yang menggunakan rentang skala likert 1-5. Dalam pengembangan skripsi, digunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil Penelitian: Media pembelajaran Peraturan Baris Berbaris berbasis kodular layak untuk digunakan berdasarkan penilaian ahli materi 94,2%, ahli bahasa 92,9%, dan ahli media 86,6%, kemudian hasil penilaian mahasiswa 85,9% dan penilaian dosen 80% sehingga dapat disimpulkan media tersebut berada pada kategori sangat layak. Kesimpulan: Media pembelajaran gerak dasar Peraturan Baris Berbaris sangat layak diterapkan sebagai media pembelajaran mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Jenderal Soedirman. | Background: Physical education learning methods are still conventional such as lectures, discussions, and assignments, but lecturers have not implemented learning using technology based on interactive learning. The purpose of this study was to produce an effective codular-based interactive learning media to increase students' knowledge. Methodology: This study will use research and development (R&D), the population set is Physical Education students at Jenderal Soedirman University. The research model used is using Sugiyono's development model which contains 10 stages but in this study only uses 8 stages. The research instrument used a questionnaire that used a Likert scale range of 1-5. In the development of the thesis, quantitative descriptive data analysis techniques are used. Research Result: Learning media for Drill Commands based on codular is feasible to use based on the assessment of material experts 94.2%, linguists 92.9%, and media experts 86.6%, then the results of student assessment 85,9% and lecturer assessment 80% so that it can be concluded that the media is in the very feasible category. Conclusion: The learning media for the basic movements of the Drill Commands is very feasible to be applied as a learning media for Physical Education students at Jenderal Soedirman University. | |
| 43130 | 46505 | K1B019057 | KLASIFIKASI PECTUS EXCAVATUM MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK DENGAN ARSITEKTUR INCEPTION V3 | Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model komputer guna mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tingkat keparahan Pectus Excavatum menggunakan Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur Inception V3. CNN efektif dalam mengenali pola gambar melalui lapisan yang mengestraksi fitur seperti tepi, tekstur, dan bentuk. Inception V3 dirancang untuk menagkap fitur pada berbagai skala, mengingkatkan akurasi dan efisiensi. Data penelitian terdiri dari 1.497 gambar CT-Scan pasien yang diperoleh dari RSUD Kota Tangerang dan radiopedhia.org. Gambar CT-Scan tersebut dikategorikan menjadi tiga kelas, yaitu berat, ringan, dan normal. Sebanyak 80% data digunakan sebagai data pelatihan dan 20% data digunakan sebagai data validasi. Sebelum pelatihan, gambar di proses untuk menghilangkan gangguan, menerapkan filter dan menyesuaikan ukuran menjadi 299 ×299 piksel sesuai kebutuhan Inception V3. Setelah pelatihan, model mencapai akurasi pelatihan 97% dengan loss 0,5812 dan akurasi validasi 84% dengan loss 0,931. Model ini diintegrasikan ke dalam website yang dapat diakses tenaga medis untuk membantu diagnosis. Penelitian ini menunjukkan bahwa CNN dengan Inception V3 efektif dalam klasifikasi Pectus Excavatum dan mendukung keputusan medis melalui sistem berbasis web. | This research aims to develop a computer model to identify and classify the severity of Pectus Excavatum using a Convolutional Neural Network (CNN) with the Inception V3 architecture. CNN is highly effective in recognizing image patterns through layers that extract features such as edges, textures, and shapes. Inception V3 is designed to capture features at various scales, enhancing accuracy and efficiency. The research dataset consists of 1,497 CT-Scan images of patients. The data is take from RSUD Kota Tangerang and radiopaedia.org. These CT-Scan images are categorized into three classes: severe, mild, and normal. 80% of the data is used for training, and 20% of the data is used for validation. Before training the images were preprocessed to remove noise, apply filters, and resize the image into 299 × 299 pixels which satisfythe requirements of Inception V3. After training, the model achieved a training accuracy of 97% with a loss of 0.5812 and a validation accuracy of 84% with a loss of 0.931. This model has been integrated into a web-based platform accessible by healthcare professionals for helping in diagnosis. The study demonstrates that CNN with Inception V3 is effective for classifying Pectus Excavatum, supporting and being able to support medical decision-making through a web-based system. | |
| 43131 | 46506 | L1C020053 | Pemetaan Habitat Bentik Perairan Dangkal Berbasis Foto Udara Menggunakan Metode Object-Based Image Analysis (OBIA) di Pantai Caringin, Serang | Penelitian ini mengkaji pemanfaatan foto udara (citra drone) dalam pemetaan habitat bentik di wilayah kerja Loka PSPL Serang, Pantai Caringin menggunakan metode Object-Based Image Analysis (OBIA). Studi ini dilakukan menggunakan drone yang dilengkapi dengan kamera multispektral untuk memperoleh citra yang kemudian diolah menggunakan metode OBIA untuk mengklasifikasikan habitat bentik berdasarkan karakteristik objek. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa metode OBIA dapat digunakan dalam identifikasi habitat bentik dengan tingkat akurasi sebesar 89.01099%. Penelitian ini menyediakan data yang referensi dasar untuk mengetahui luasan habitat bentik serta melakukan restorasi, pemantauan dan pelestarian ekosistem habitat bentik di area Loka PSPL Serang, Pantai Caringin menggunakan drone dalam studi pemetaan. Implementasi metode ini diharapkan dapat dapat meningkatan akurasi dalam pemetaan habitat bentik, kemampuan untuk melakukan pemantauan berkala terhadap ekosistem habitat bentik di Wilayah Kerja Area Loka PSPL Serang, Banten. | This study examines the utilization of aerial photography (drone imagery) in mapping benthic habitats in Loka PSPL Serang area, Caringin Beach using the Object-Based Image Analysis (OBIA) method. This study was conducted using a drone equipped with a multispectral camera to obtain images which are then processed using the OBIA method to classify benthic habitats based on object characteristics. The mapping results show that the OBIA method can be used in benthic habitat identification with an accuracy of 89.01099%. This research provides data that is a basic reference to determine the extent of benthic habitat and to restore, monitor and preserve benthic habitat ecosystems in the Loka PSPL Serang area, Caringin Beach using drones in mapping studies. The implementation of this method is expected to increase the accuracy of benthic habitat mapping, the ability to conduct regular monitoring of benthic habitat ecosystems in the Loka PSPL Serang area, Banten. | |
| 43132 | 46507 | C1L020025 | PENGARUH LITERASI DIGITAL, KOMUNIKASI INTERPERSONAL, DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN EKONOMI | Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei menggunakan kuesioner yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital, komunikasi interpersonal, dan kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Sidareja. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 249 siswa, dan sampel diambil sebanyak 151 siswa menggunakan teknik proportional random sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: (1) literasi digital berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis; (2) komunikasi interpersonal berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis; (3) kemandirian belajar berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis. Implikasi penelitian ini diharapkan memberikan wawasan tentang pengaruh literasi digital, komunikasi interpersonal, dan kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pelajaran ekonomi, serta menjadi referensi bagi strategi pengajaran. Selain itu, siswa diharapkan memahami pentingnya ketiga faktor tersebut dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, sekolah dapat mengintegrasikannya ke dalam kurikulum, dan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya. | This study uses a quantitative approach with a survey method using a questionnaire that aims to analyze the effect of digital literacy, interpersonal communication, and self-regulated learning on students' critical thinking skills in economics subjects at SMA Negeri 1 Sidareja. The study population was grade XI students in the 2023/2024 school year as many as 249 students, and a sample of 151 students was taken using proportional random sampling technique. Based on the results of research and data analysis, it shows that: (1) digital literacy has a positive effect on critical thinking skills; (2) interpersonal communication has a positive effect on critical thinking skills; (3) self-regulated learning has a positive effect on critical thinking skills. The implications of this research are expected to provide insight into the influence of digital literacy, interpersonal communication, and self-regulated learning on students' critical thinking skills in economics lessons, as well as a reference for teaching strategies. In addition, students are expected to understand the importance of these three factors in improving critical thinking skills, schools can integrate them into the curriculum, and this research can be a reference for future researchers. | |
| 43133 | 46508 | H1A020027 | Analisis Pengujian Transformator Menggunakan Metode SFRA dan RDC Pasca Gangguan Hubung SIngkat pada Trafo Gardu Induk 150kV Kalibakal | Transformator daya di gardu induk adalah komponen vital dalam distribusi tenaga listrik yang memerlukan pemeliharaan dan pengujian rutin untuk memastikan kinerja optimal dan mencegah gangguan pasokan listrik. Gangguan hubung singkat sering terjadi pada transformator gardu induk dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk arus hubung singkat tinggi atau kesalahan operasi. Salah satu cara mendeteksi adanya gangguan dan pengecekan kondisi transformator adalah menggunakan metode pengujian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformator pasca gangguan hubung singkat melalui pengujian Sweep Frequency Response Analysis (SFRA) dan Tahanan DC (RDC). Pengujian SFRA memberikan gambaran tentang perubahan respons frekuensi transformator, yang dapat mengindikasikan kerusakan atau perubahan karakteristik pada lilitan atau inti transformator. Sementara itu, metode RDC mendeteksi gangguan atau kerusakan pada transformator dan membantu memicu proteksi yang diperlukan. Penelitian melibatkan identifikasi permasalahan, penentuan objek dan lokasi penelitian, serta pengujian untuk menganalisis kondisi transformator daya. Hasilnya akan dibandingkan dengan standar PLN untuk menilai efektivitas pengujian dalam mendiagnosa kondisi transformator daya. Oleh karena itu, penelitian terhadap transformator daya yang diterapkan menggunakan metode Sweep Frequency Response Anaylsis (SFRA) dan Resistansi DC (RDC) sangat dibutuhkan, dengan harapan dapat mendapatkan kondisi transformator yang baik pasca terjadinya gangguan. | Power transformers in substations are vital components in the distribution of electrical power, requiring routine maintenance and testing to ensure optimal performance and prevent supply disruptions. Short-circuit faults are common in substation transformers and can result from various factors, including high short-circuit currents or operational errors. One way to detect faults and assess transformer condition is through testing methods. This study aims to analyze transformers after short-circuit faults using Sweep Frequency Response Analysis (SFRA) and DC Resistance (RDC) testing. SFRA provides insight into changes in the frequency response of transformers, which can indicate damage or changes in the characteristics of the windings or core. Meanwhile, RDC detects faults or damage in the transformer and triggers necessary protection measures. The study involves problem identification, determination of research objects and locations, and testing to analyze the condition of the power transformer. Results will be compared with PLN standards to assess the effectiveness of testing in diagnosing transformer condition. Therefore, research on power transformers utilizing Sweep Frequency Response Analysis (SFRA) and DC Resistance (RDC) methods is essential, with the hope of obtaining good transformer condition after faults occur. | |
| 43134 | 46512 | L1A020038 | Aspek Reproduksi Ikan Brek (Barbonymus balleroides) Di Sungai Klawing Kabupaten Purbalingga | Ikan brek merupakan ikan air tawar yang termasuk dalam family Cyprinidae dan mempunyai nilai ekonomi tinggi sebagai ikan komersial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek reproduksi ikan brek (Barbonymus balleroides) di Sungai Klawing. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik purposive random sampling dan data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2023 di hilir Sungai Klawing stasiun Jetis, Bokol dan Kedungbenda. Hasil penelitian yang didapat menunjukan rasio kelamin dalam kondisi seimbang pada semua stasiun dengan perbandingan 50%:50% (1:1), nilai IGS tertinggi pada ikan brek betina di stasiun 2 (Bokol) yaitu 23% ± 4,97, nilai IHS tertinggi pada ikan brek jantan di stasiun 1 (Jetis) yaitu 13% ± 3,03 dan nilai IVS tertinggi pada ikan brek jantan di stasiun 1 (Jetis) yaitu 14% ± 3,24 sehingga dapat disimpulkan bahwa reproduksi ikan brek (Barbonymus balleroides) di Sungai Klawing sudah matang gonad dan siap memijah. | Brek fish is a freshwater fish in the family Cyprinidae and has a high economic value as a commercial fish. The purpose of this research is to examine the reproductive aspects of brek fish (Barbonymus balleroides) in the Klawing River. This research used a survey method with a purposive random sampling technique and the data were analyzed descriptively and quantitatively. Sampling was carried out in October-December in the downstream of the Klawing River at Jetis, Bokol and Kedungbenda stations. The research showed that the sex ratio was in a balanced condition at all station with a ratio 50%:50% (1:1), the highest GSI value in female brek fish at station 2 (Bokol) was 23% ± 4,97, the highest HSI value in male brek fish at station 1 (Jetis) was 13% ± 3,03, and the highest VSI value in male brek fish at station 1 (Jetis) was 14 % ± 3,24 so it can be conluded that the reproduction of Barbonymus balleroides of the Klawing River has gonads mature and are ready to spawn. | |
| 43135 | 46509 | C1I020011 | The Use of Balanced Scorecard in Performance Measurement (Case Study at PT Robicom Cipta Solusindo) | Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang berjudul “Penggunaan Balanced Scorecard dalam Pengukuran Kinerja (Studi Kasus pada PT Robicom Cipta Solusindo)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendekatan balanced scorecard yang dilakukan oleh PT Robicom Cipta Solusindo. Narasumber dalam penelitian ini adalah pengurus PT Robicom Cipta Solusindo yang berjumlah 5 orang yang terdiri atas pemilik, manajer, pemasaran, keuangan, dan logistik. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Observasi yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi deskriptif, observasi tefokus, dan observasi terseleksi, sedangkan wawancara pada penelitian ini menggunakan wawancara semi-terstruktur. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen untuk menganalisis dan mencari tahu secara detail dterkait dengan masalah penelitian. Perspektif keuangan mengukur sejauh mana kontribusi keuangan yang dapat dicapai oleh perusahaan dalam menyumbangkan kinerja positif bagi perusahaan. Perspektif ini diukur dengan berbagai proksi yang biasa digunakan untuk mengukur kinerja keuangan seperti net profit margin (NPM), rasio efisiensi, return on assets ROA), return on equity (ROE), dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan pengukuran NPM dan rasio efisiensi untuk mengukur perspektif keuangannya. Perspektif pelanggan ditandai dengan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan pelanggan lama dan mendapatkan pelanggan baru. Dengan pelanggan lama tetap bertahan dan jumlah pelanggan bar uterus meningkat maka akan menunjukkan bahwa produk-produk yang dihasilkan perusahaan mampu bersaing dipasaran sehingga banyak diminati oleh para konsumen. Perspektif proses bisnis internal diukur dari sejauh mana kemampuan perusahaan melakukan pengelolaan perusahaan secara efektif dan efisien. Efektif dapat dicapai ketika perusahaan dalam proses bisnisnya mampu secara tepat mencapai seluruh target perusahaan. Sedangkan efisien lebih diloihat dari kemampuan perusahaan meminimalkan biaya sehingga banyak penghematan yang bisa dilakukan. Adapun pembelajaran dan pertumbuhan dapar dilihat dari sejauh mana pelatihan-pelatihan yang dilakukan perusahaan mampu meningkatkan kemampuan seluruh karyawannya. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kemampuan seluruh karyawan maka mereka akan terus berinovasi dalam menghasilkan produk-produk yang banyak diminati oleh para kosumen. Kata kunci: Balanced Scorecard, perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis proses, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. | This research is a qualitative study with a case study approach entitled "The Use of Balanced Scorecard in Performance Measurement (Case Study at PT Robicom Cipta Solusindo)". This study aims to find out how the Balanced Scorecard approach carried out by PT Robicom Cipta Solusindo. The speakers in this study were the board of PT Robicom Cipta Solusindo, totaling 5 people consisting of owners, managers, marketing, finance, and logistics. This study uses primary and secondary data. Primary data collection is done by observation and interview. The observations used in this study were descriptive observations, observations of Tefokus, and selected observations, while the interviews in this study used semi-structured interviews. Data collection is carried out through observation, interviews, and document studies to analyze and find out in detail related to research problems. The financial perspective measures the extent of financial contributions that can be achieved by the company in contributing positive performance to the company. This perspective is measured by various proxies commonly used to measure financial performance such as Net Profit Margin (NPM), Efficiency Ratio, Return on Assets Roa), Return on Equity (ROE), and so on. This study uses NPM measurements and efficiency ratios to measure its financial perspective. The customer's perspective is marked by the company's ability to maintain old customers and get new customers. With old customers survive and the number of Uterine BAR customers increases it will show that the products produced by companies are able to compete in the market so that they are much in demand by consumers. The perspective of internal business processes is measured by the extent of the company's ability to manage the company effectively and efficiently. Effective can be achieved when companies in their business processes are able to precisely achieve all company targets. While efficient is more seen from the company's ability to minimize costs so that a lot of savings can be done. The learning and growth can be seen from the extent to which training conducted by the company can improve the ability of all employees. With the increasing knowledge and ability of all employees, they will continue to innovate in producing products that are in great demand by the Kosumen. Keywords: Balanced Scorecard, Financial Perspectives, Customer Perspectives, Process Business Perspectives, Learning and Growth Perspectives. | |
| 43136 | 46510 | H1A020013 | PERANCANGAN POTENSIOSTAT BERBASIS ESP32 DENGAN METODE CYCLIC VOLTAMMETRY | Perancangan sebuah alat yang digunakan untuk melakukan pembacaan elektrokimia dengan metode siklik voltametri. Alat ini menggunakan mikrokontroller ESP32 dalam melakukan pembacaan. siklik voltametri menggunakan larutan elektrolit kuat sebagai objek pembacaan. Reaksi dalam larutan elektrolit kuat akan terjadi ketika elektroda memberikan tegangan pada larutan. siklik voltametri mengukur reaksi oksidasi dan reduksi. Oksidasi dan reduksi yang terjadi merupakan hasil dari kenaikan dan penurunan tegangan yang diberikan elektroda ke dalam larutan. Reaksi ini akan menjadi tolak ukur dalam pembacaan potensiostat. Perancangan ini akan menunjukkan kemampuan potensiostat dalam melakukan pembacaan dan akan dikomparasikan dengan alat IO Rodeo Rodeostat. Siklik voltametri juga akan ditampilkan dalam tingkat konsentrasi yang berbeda. Pembacaan dengan menggunakan mikrokontroller esp32 memiliki kemampuan pembacaan analog to digital sebesar 12 bit dengan tegangan operasi sebesar 3,3 V hingga 3.6 V yang disarankan dalam pemakaian sebesar 3,3 V dan memiliki tegangan supply yang disediakan sebesar 5V. Mikrokontroller dengan spesifikasi yang bagus dengan harga yang murah mendorong penelitian untuk merancang sebuah potensiostat dengan harga yang terjangkau. | The design of a device used to take electrochemical readings with the cyclic voltammetry method. This tool uses the ESP32 microcontroller in making readings. cyclic voltammetry uses a strong electrolyte solution as the object of reading. The reaction in a strong electrolyte solution will occur when the electrode applies voltage to the solution. cyclic voltammetry measures oxidation and reduction reactions. Oxidation and reduction that occur are the result of increasing and decreasing the voltage applied by the electrode into the solution. This reaction will be the benchmark in the potentiostat reading. This design will show the ability of the potentiostat to make readings and will be compared with the IO Rodeo Rodeostat tool. Cyclic voltammetry will also be shown in different concentration levels. Readings using the esp32 micro controller have an analog to digital reading capability of 12bit with an operating voltage of 3.3 V to 3.6 V which is recommended in use at 3.3 V and has a supply voltage provided of 5V. Micro controllers with good specifications at a low price encourage research to design a potentiostat at an affordable price. | |
| 43137 | 46511 | F1F020006 | IMPLEMENTASI KERJA SAMA SISTER CITY KOTA PADANG DENGAN PROVINSI BA RIA-VUNG TAU VIETNAM DI SEKTOR PERIKANAN KOTA PADANG 2016-2021 | Kerja sama sister city Kota Padang dengan Provinsi Ba Ria Vung Tau telah terjalin sejak tahun 2016, kerja sama ini terjalin karena adanya landasan persamaan karakter dan kesetaraan yang terletak pada pesisir pantai kedua daerah yang sama- sama memiliki keunggulan daerah di berbagai bidang seperti bidang perikanan, pariwisata, dan juga pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kerja sama sister city Kota Padang dengan Kota Ba Ria-Vung Tau di sektor perikanan Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yakni melalui wawancara dan studi kepustakaan serta data sekunder dan menggunakan teori paradiplomasi, dimana paradiplomasi mengarah pada kemampuan sub-negara menjadi aktor dalam hubungan internasional. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Implementasi dari kerja sama sister city antara Kota Padang dengan Ba Ria Vung Tau di sektor perikanan Kota Padang yang dilihat dari tiga tahap, tahap pertama adalah tahap inisiasi proyek, dilanjutkan dengan tahap perencanaan dan perancangan proyek lalu masuk ke tahap pelaksanaan dalam pengelolaan kerja sama di sektor perikanan yang meliputi kerja sama transfer pengetahuan di usaha perikanan, transfer teknologi pengolahan dan pengawetan hasil perikanan dan yang terakhir adalah tantangan dalam kerja sama. | The sister city cooperation between Padang City and Ba Ria Vung Tau Province has been established from 2016. This cooperation was formed due to shared characteristics and similarities, particularly the coastal locations of both regions, which both excel in various fields such as fisheries, tourism, and agriculture. This research aims to examine the implementation of the sister city cooperation between Padang City and Ba Ria-Vung Tau City in the fisheries sector of Padang City. This study employs a qualitative method, including interviews, literature review, and secondary data analysis, using the theory of paradiplomacy. Paradiplomacy refers to the ability of sub-national entities to act as actors in international relations. The results of this study reveal that the implementation of the sister city cooperation between Padang and Ba Ria Vung Tau in the fisheries sector can be observed through three stages: the initiation stage, followed by the planning and project design stage, and finally the execution stage of managing the cooperation in the fisheries sector. This management includes knowledge transfer in fisheries enterprises, technology transfer for processing and preserving fishery products, and the challenges encountered in the cooperation. | |
| 43138 | 46523 | J1C020033 | Proses Kreatif Pengarang Kondou Eri Pada Karya Raion To Usagi | Penelitian ini mengkaji buku bergambar anak-anak sebagai karya sastra yang dihasilkan melalui serangkaian proses kreatif. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap proses kreatif yang dilalui oleh Kondou sebagai pengarang sekaligus ilustrator karya buku bergambar anak-anak yang berjudul Raion to Usagi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui proses kreatif Kondou dalam proses penciptaan karya berjudul Raion to Usagi. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan akan dianalisis berdasarkan lima tahapan proses kreatif yang dikemukakan oleh Isnéndés. Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui bahwa Kondou telah melalui lima tahapan proses kreatif yang mencakup: (1) tahap pendekatan berupa hewan kesukaannya yaitu kelinci. Tahap ini juga dipengaruhi sembilan faktor mental yaitu spontanitas, intuisi, kontemplasi, intelegensi, kepribadian, pengalaman, emosi, konsep seni dan imajinasi; (2) tahap penemuan meliputi cara Kondou mengubah ide menjadi buku gambar dan esensi cerita yang ingin disampaikan; (3) tahap penggarapan untuk membuat karya Raion to Usagi yaitu menghabiskan waktu satu tahun; (4) tahap pengekspresian yang mengandalkan ekspresi para tokoh; serta (5) tahap pengkomunikasian yaitu menjual buku ini di taman kanak-kanak dan tempat penitipan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondou secara konsisten melalui kelima tahapan ini dalam menciptakan dan mengomunikasikan Raion to Usagi sebagai karya sastra visual untuk anak-anak.. | This research examines children's picture books as literary works produced through a series of creative processes. The purpose of this study is to reveal the creative process that Kondou went through as an author and illustrator of a children's picture book entitled Raion to Usagi. A qualitative descriptive approach is used in this research to find out Kondou's creative process in the process of creating Raion to Usagi. Data is collected using the interview method and will be analyzed based on the five stages of the creative process proposed by Isnéndés. Based on the analysis results, it was found that Kondou has gone through five stages of the creative process including: (1) the approach stage, influenced by her favorite animal, the rabbit. This stage is also influenced by nine mental factors, namely spontaneity, intuition, contemplation, intelligence, personality, experience, emotion, concept of art and imagination; (2) the discovery stage includes how Kondou turns ideas into picture books and the essence of the story to be conveyed; (3) the composing stage to create Raion to Usagi, which takes one year; (4) the expression stage which relies on the expressions of the characters; and (5) the communication stage, namely selling this book in kindergartens and daycare centers. The results show that Kondou consistently goes through these five stages in creating and communicating Raion to Usagi as a work of visual literature for children. | |
| 43139 | 46513 | C1I020013 | ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF THE APPLICATION OF ACCOUNTING INFORMATION SYSTEMS ON THE MEASUREMENT OF MSMES PERFORMANCE IN THE BANYUMAS REGION | Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan kinerja suatu UMKM yang dipengaruhi oleh penggunaan sistem informasi akuntansi. Pengaruh penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terhadap kinerja Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Banyumas dengan menggunakan Model Kekuatan Kompetitif Porter sebagai landasan teori. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran tautan Google Form. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, uji goodness of fit, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja laba kotor dan kinerja basis kas. Implikasi dari penelitian ini adalah informasi yang diperoleh tentang sistem informasi akuntansi dapat memberikan wawasan yang lebih baik bagi UMKM dalam meningkatkan pengendalian operasional dan meningkatkan profitabilitas melalui laba kotor. | This research aims to show the performance of an MSME which is influenced by the use of an accounting information system. The effect of implementing an Accounting Information System (AIS) on the performance of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in the Banyumas area using Porter's Competitive Force Model as a theoretical basis. The type of data used is primary data collected through distributing Google Form links. The number of samples used in this research was 30 research samples. The sampling technique uses a purposive sampling method. The data analysis techniques used are descriptive statistics, classical assumption tests, simple linear regression analysis, goodness of fit tests, and hypothesis tests. The research results show that the implementation of the Accounting Information System has a positive effect on gross profit performance and cash basis performance. The implication of this research is that information obtained about accounting information systems can provide better insight for MSMEs in improving operational control and increasing profitability through gross profit. | |
| 43140 | 46515 | A1D020056 | Pengaruh Penambahan Biochar Tongkol Jagung dan Pengadukan terhadap Proses dan Hasil Pengomposan Kotoran Kambing | Kompos merupakan bahan organik yang diuraikan oleh mikroorganisme sehingga menjadi menyerupai humus. Kompos dapat dibuat dari kotoran ternak dan sisa tanaman. Pengomposan alami membutuhkan waktu yang lama yaitu sekitar 6 bulan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu cara untuk mengoptimalkan pengomposan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh biochar tongkol jagung dan pengadukan terhadap proses dan hasil pengomposan kotoran kambing. Penelitian dilaksanakan di Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas untuk tahap pengomposan serta Laboratorium Tanah dan Sumberdaya Lahan untuk tahap uji hasil kompos pada bulan Desember 2023 hingga Juli 2024. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) 2 faktor. Faktor pertama adalah penambahan biochar dan faktor kedua adalah pengadukan seminggu sekali. Variabel yang meliputi variabel pengomposan dan variabel hasil kompos. Variabel pengomposan meliputi suhu, kelembaban, pH, penyusutan kadar air, penyusutan bobot dan penyusutan volume. Variabel kualitas kompos meliputi kadar air, berat jenis, pH, C-Organik, N-Total, P2O5, K2O dan C/N rasio. Data dianalisis menggunakan uji F pada taraf kepercayaan 95% dan apabila berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan pengomposan dengan penambahan biochar memiliki suhu yang lebih tinggi pada minggu ke-1, suhu yang lebih rendah pada minggu ke-3 dan ke-4. Suhu minggu ke-5 hingga ke-8 pada kedua perlakuan telah mengalami penurunan. Pengomposan dengan pengadukan tanpa diberi biochar menunjukkan penyusutan bobot paling sedikit. Kompos dengan penambahan biochar dan tanpa penambahan biochar telah memenuhi standar mutu pada parameter C-Organik, N-Total, P2O5, dan K2O. Namun, pada parameter C/N rasio, kedua perlakuan tersebut tidak memenuhi standar mutu. | Compost is organic material that is decomposed by microorganisms so that it resembles humus. Compost can be made from livestock manure and crop residues. Natural composting takes a long time, about 6 months. Therefore, a way to optimize composting is needed. This study was conducted to determine the effect of corn cob biochar and stirring on the process and results of goat manure composting. The research was conducted in Singasari Village, Karanglewas District for the composting stage and the Soil and Land Resources Laboratory for the compost quality test stage from December 2023 to July 2024. The design used was a 2-factor Randomized Complete Group Design (RCBD). The first factor is the addition of biochar and the second factor is stirring once a week. Variables include composting variables and compost yield variables. Composting variables include temperature, humidity, pH, moisture content shrinkage, weight shrinkage and volume shrinkage. Compost quality variables include moisture content, bulk density, pH, C-Organic, N-Total, P2O5, K2O and C/N ratio. Data were analyzed using the F test at the 95% confidence level and if significantly different then continued with the DMRT test at the 95% confidence level. The results showed that composting with the addition of biochar had higher temperatures in week 1, lower temperatures in weeks 3 and 4. The temperature of weeks 5 to 8 in both treatments has decreased. Composting with stirring without biochar showed the least weight loss. Compost with the addition of biochar and without the addition of biochar has met the quality standards on the parameters of C-Organic, N-Total, P2O5, and K2O. However, in the C/N ratio parameter, both treatments did not meet the quality standards. |