Artikel Ilmiah : I1C020044 a.n. YUNI NUR AENI

Kembali Update Delete

NIMI1C020044
NamamhsYUNI NUR AENI
Judul ArtikelANALISIS PEMALSUAN MINYAK JINTAN HITAM (Nigella sativa) MENGGUNAKAN KOMBINASI METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS DAN KEMOMETRIK PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Minyak jintan hitam merupakan salah satu minyak
nabati yang dimanfaatkan untuk kesehatan tetapi
harganya cukup tinggi. Hal ini memungkinkan
terjadinya pemalsuan minyak. Kombinasi metode
spektrofotometri Uv-vis dan kemometrik
dikembangkan untuk membedakan minyak jintan
hitam dengan minyak lainnya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kemampuan metode
spektrofotometri Uv-vis dan kemometrik Principal
Component Analysis (PCA) untuk membedakan
minyak jintan hitam dengan minyak jagung dan
kedelai menggunakan beberapa software. Sampel
diukur serapannya pada panjang gelombang 200-800
nm. Data spektrum Uv-vis dianalisis lebih lanjut
menggunakan PCA dan HCA untuk
mengklasifikasikan sampel. Model PCA yang dibuat
sudah cukup baik untuk membedakan minyak jintan
hitam, jagung dan kedelai. Software yang
menunjukkan hasil analisis PCA terbaik yaitu
Minitab dengan sebaran variasi data sebesar 85,7%
untuk Principal Component 1 dan 10% untuk
Principal Component 2. Dalam analisis HCA juga
terlihat adanya pengelompokan sampel yang sama
seperti dalam analisis PCA. Hasil dendogram dengan
pengelompokan terbaik yaitu software Minitab.
Dengan demikian, kombinasi metode
spektrofotometri Uv-vis dan Principal Component
Analysis (PCA) sudah dapat digunakan untuk
membedakan minyak jintan hitam dengan minyak
jagung dan kedelai.
Abtrak (Bhs. Inggris)Black cumin oil is one of the vegetable oils that is
used for health but its price is quite high. This allows
for oil counterfeiting. A combination of UV-vis
spectrophotometry and chemometric methods was
developed to distinguish black cumin oil from other
oils. This study aims to determine the ability of the UV-vis spectrophotometry and Principal Component
Analysis (PCA) chemometric methods to
differentiate black cumin oil from corn and soybean
oil using several software. The samples were
measured for absorbance at a wavelength of 200-800
nm. The UV-vis spectrum data were further analyzed
using PCA and HCA to classify the samples. The
PCA model created is good enough to distinguish
black cumin oil, corn and soybeans. The software
that shows the best PCA analysis results is Minitab
with a data variation distribution of 85.7% for
Principal Component 1 and 10% for Principal
Component 2. In the HCA analysis, there is also a
grouping of the same samples as in the PCA analysis.
The dendogram results with the best grouping are
Minitab software. The combination of UV-vis
spectrophotometry and Principal Component
Analysis (PCA) methods can be used to differentiate
black cumin oil from corn and soybean oil.
Kata kunciMinyak Jintan Hitam, Spektrofotometri Uv- Vis, Principal Component Analysis, Hierrarchical Cluster Analysis
Pembimbing 1apt. Triyadi Hendra Wijaya, M.Si
Pembimbing 2Dr. Muhamad Salman Fareza, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2024-11-16 10:15:47.515927
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.