Artikel Ilmiah : H1A020027 a.n. NAUFAL FAUZY SATRIA

Kembali Update Delete

NIMH1A020027
NamamhsNAUFAL FAUZY SATRIA
Judul ArtikelAnalisis Pengujian Transformator Menggunakan Metode SFRA dan RDC Pasca Gangguan Hubung SIngkat pada Trafo Gardu Induk 150kV Kalibakal
Abstrak (Bhs. Indonesia)Transformator daya di gardu induk adalah komponen vital dalam distribusi tenaga listrik yang memerlukan pemeliharaan dan pengujian rutin untuk memastikan kinerja optimal dan mencegah gangguan pasokan listrik. Gangguan hubung singkat sering terjadi pada transformator gardu induk dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk arus hubung singkat tinggi atau kesalahan operasi. Salah satu cara mendeteksi adanya gangguan dan pengecekan kondisi transformator adalah menggunakan metode pengujian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformator pasca gangguan hubung singkat melalui pengujian Sweep Frequency Response Analysis (SFRA) dan Tahanan DC (RDC). Pengujian SFRA memberikan gambaran tentang perubahan respons frekuensi transformator, yang dapat mengindikasikan kerusakan atau perubahan karakteristik pada lilitan atau inti transformator. Sementara itu, metode RDC mendeteksi gangguan atau kerusakan pada transformator dan membantu memicu proteksi yang diperlukan. Penelitian melibatkan identifikasi permasalahan, penentuan objek dan lokasi penelitian, serta pengujian untuk menganalisis kondisi transformator daya. Hasilnya akan dibandingkan dengan standar PLN untuk menilai efektivitas pengujian dalam mendiagnosa kondisi transformator daya. Oleh karena itu, penelitian terhadap transformator daya yang diterapkan menggunakan metode Sweep Frequency Response Anaylsis (SFRA) dan Resistansi DC (RDC) sangat dibutuhkan, dengan harapan dapat mendapatkan kondisi transformator yang baik pasca terjadinya gangguan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Power transformers in substations are vital components in the distribution of electrical power, requiring routine maintenance and testing to ensure optimal performance and prevent supply disruptions. Short-circuit faults are common in substation transformers and can result from various factors, including high short-circuit currents or operational errors. One way to detect faults and assess transformer condition is through testing methods. This study aims to analyze transformers after short-circuit faults using Sweep Frequency Response Analysis (SFRA) and DC Resistance (RDC) testing. SFRA provides insight into changes in the frequency response of transformers, which can indicate damage or changes in the characteristics of the windings or core. Meanwhile, RDC detects faults or damage in the transformer and triggers necessary protection measures. The study involves problem identification, determination of research objects and locations, and testing to analyze the condition of the power transformer. Results will be compared with PLN standards to assess the effectiveness of testing in diagnosing transformer condition. Therefore, research on power transformers utilizing Sweep Frequency Response Analysis (SFRA) and DC Resistance (RDC) methods is essential, with the hope of obtaining good transformer condition after faults occur.
Kata kunciTransformator, SFRA, RDC
Pembimbing 1Hari Prasetijo, S.T., M.T.
Pembimbing 2Ir. Daru Tri Nugroho, S.T.,M.T.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2024-11-18 10:12:41.26537
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.