Home
Login.
Artikelilmiahs
43870
Update
MUHAMMAD ADRIS SAPUTRA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS POLA KONSUMSI MAHASISWA PENERIMA BANTUAN KARTU JAKARTA MAHASISWA UNGGUL PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Indonsia sedang menghadapi masyarakat ekonomi asean sehingga penting untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul. Pendidikan salah satu cara untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Mahalnya biaya pendidikan menyebabkan banyak siswa yang hanya mengenyam pendidikan sampai bangku menengah atas. Padahal perguruan tinggi merupakan tempat dimana siswa mendapatkan ilmu yang lebih professional sesuai dengan minat dan kemampuannya. Program KJMU hadir untuk menyelesaikan masalah tersebut, program ini memberikan bantuan kepada siswa yang tidak mampu namun memiliki potensi akademik baik sehingga dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi.Bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi mahasiswa selama menempuh pendidikan sampai selesai. Perlu sikap yang bijak dalam mengelola bantuan tersebut agar bantuan tersebut dapat memenuhi seluruh kebutuhan konsumsi mahasiswa KJMU.Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pola konsumsi mahasiswa penerima bantuan KJMU. Analisis tersebut dilihat dari pengaruh pendapatan, gaya hidup, literasi keuangan serta lingkungan sosial terhadap pola konsumsi mahasiswa penerima bantuan KJMU. Tujuan lainnya yaitu untuk melihat apakah ada perbedaan pola konsumsi mahasiswa penerima bantuan KJMU di Purwokerto. Populasi dalam penelitian merupakan mahasiswa penerima bantuan KJMU Universitas Jenderal Soedirman dan UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 64 mahasiswa. Jumlah tersebut diperoleh menggunakan metode taro yamane dengan pendekatan proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara berdasarkan kuesioner terhadap responden. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu Regresi Logistik, dan Uji Mann Whitney Test.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan regrsi logistik dapat dilihat bahwa pendapatan, literasi keuangan dan lingkungan sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap pola konsumsi mahasiswa penerima bantuan KJMU. Gaya hidup tidak memiliki pengaruh terhadap pola konsumsi mahasiswa penerima bantuan KJMU. Berdasarkan tabulasi dan Uji Mann Whitney dapat dilihat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara mahasiswa penerima bantuan KJMU Universitas Jenderal Soedirman dan UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto. Implikasi penelitian dalam penelitian ini adalah program KJMU sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi. Bantuan tersebut dapat digunakan untuk biaya pendidikan, dan konsumsi makanan bergizi. Gaya hidup perlu dibatasi agar terhindar dari perilaku konsumtif. Perencanaan keuangan sangat penting agar tidak terjadi pemborosan pengeluaran, serta pemilihan lingkungan pertemanan yang positif agar terhindar dari perilaku konsumtif.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia is facing the ASEAN economic community so it is important to prepare superior human resources. Education is one way to prepare superior human resources. The high cost of education means that many students only receive education up to high school. In fact, college is a place where students gain more professional knowledge according to their interests and abilities. The KJMU program is here to solve this problem, this program provides assistance to students who are unable but have good academic potential so they can continue to higher education. This assistance can be used to meet students' consumption needs while studying until completion. A wise attitude is needed in managing this assistance so that it can meet all the consumption needs of KJMU students. The aim of this research is to analyze the consumption patterns of students receiving KJMU assistance. This analysis looks at the influence of income, lifestyle, financial literacy and social environment on the consumption patterns of students receiving KJMU assistance. Another aim is to see whether there are differences in the consumption patterns of students receiving KJMU assistance in Purwokerto. The population in the study were students who received KJMU aid from Jenderal Soedirman University and UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto. The number of respondents taken in this research was 64 students. This number was obtained using the taroyamane method with a proportional random sampling approach. The data collection technique used was interviews based on questionnaires with respondents. Based on the results of research and data analysis using logistic regression, it can be seen that income, financial literacy and social environment have a significant influence on the consumption patterns of students receiving KJMU assistance. The aid lifestyle has no influence on the consumption patterns of KJMU recipient students. Based on tabulation and the Mann Whitney Test, it can be seen that there is no significant difference between students receiving KJMU aid from Jenderal Soedirman University and UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto. The research implication in this study is that the KJMU program is very beneficial for students in pursuing higher education. This assistance can be used for education costs and consumption of nutritious food. Lifestyle needs to be limited to avoid consumer behavior. Financial planning is very important to avoid wasteful spending, as well as choosing a positive circle of friends to avoid consumer behavior.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save