Home
Login.
Artikelilmiahs
43866
Update
CHIKA RISMA SELIANA
NIM
Judul Artikel
THE EFFECT OF INTEREST RATE, FISCAL DEFICIT, EXCHANGE RATE, AND INFLATION ON INDONESIA'S FOREIGN EXCHANGE RESERVES IN 2005-2022
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Cadangan devisa menjadi indikator kuat atau lemahnya perekonomian suatu negara dan merupakan permasalahan yang sangat penting karena besarnya cadangan devisa suatu negara mampu menunjang stabilitas perekonomian nasional serta mampu menunjang perekonomian nasional. Semakin banyak devisa yang dimiliki oleh pemerintah dan penduduk suatu negara maka semakin besar kemampuan negara tersebut melakukan transaksi ekonomi dan keuangan internasional, maka makin kuat pula mata uang. Beberapa faktor yang mempengaruhi cadangan devisa diantaranya yaitu, suku bunga, defisit fiskal, nilai tukar, dan inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suku bunga, defisit fiskal, nilai tukar dan inflasi berpengaruh terhadap cadangan devisa dalam jangka panjang dan pendek. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, dengan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) menggunakan data variabel suku bunga, defisit fiskal, nilai tukar, dan inflasi secara tahunan mulai tahun 2005 sampai dengan tahun 2022. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan menggunakan metode ARDL maka diperoleh hasil bahwa, suku bunga berpengaruh positif pada jangka pendek dan negatif signifikan pada jangka panjang, defisit fiskal berpengaruh positif dalam jangka pendek dan negatif signifikan pada jangka panjang, nilai tukar berpengaruh negatif signifikan dalam jangka pendek dan berpengaruh positif signifikan dalam jangka panjang, dan inflasi berpengaruh positif signifikan dalam jangka pendek dan pengaruh negatif signifikan dalam jangka panjang terhadap cadangan devisa. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah kestabilan suku bunga mempengaruhi keputusan investor asing dalam berinvestasi dalam negeri sehingga pemerintah diharapkan dapat menjaga kesetabilan suku bunga dengan menekan tingkat belanja pemerintah, defisit fiskal perlu diminimalisir pemerintah dengan cara meningkatkan devisa dan tabungan pemerintah, menjaga kestabilan nilai tukar, pemerintah diharapkan menjalankan kebijakan moneter kontraktif dalam mengatasi kenaikan inflasi sehingga cadangan devisa tidak terganggu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Foreign exchange reserves are an indicator of the strength or weakness of a country's economy and are a very important problem because the amount of a country's foreign exchange reserves is able to support national economic stability and is able to support the national economy. The more foreign exchange owned by the government and population of a country, the greater the country's ability to conduct international economic and financial transactions, and the stronger the currency. Several factors that affect foreign exchange reserves include interest rates, fiscal deficits, exchange rates, and inflation. This study aims to determine the effect ofinterest rates, fiscal deficits, exchange rates, and inflation affect foreign exchange reserves in the long and short run. This research is quantitative. The type of data used is secondary data, with the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) method using variable data on interest rates, fiscal deficits, exchange rates, and inflation on an annual from 2005 to 2022. Based on the results of the analysis that has been carried out using the ARDL method, it is found that interest rates have a positive effect in the short run and a negative significant in the long run, fiscal deficits have a positive effect in the short run and negative significant in the long run, exchange rates have a significant negative effect in the short run and have a significan positive effect in the long run, and inflation has a significant positive effect in the short run and negative influence significant in the long run to foreign exchange reserves. The implication of the results of this study is that interest rate stability affects the decision of foreign investors to invest domestically so the government is expected to maintain interest rate stability by suppressing government spending, fiscal deficits need to be minimized by the government by increasing foreign exchange and government savings, maintaining exchange rate stability, the government is expected to carry out contractionary monetary policy in overcoming rising inflation so that foreign exchange reserves is not disturbed.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save