Home
Login.
Artikelilmiahs
43867
Update
TRI ANANDA DIAN PRANATA
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KEPATUHAN TERAPI NUTRISI MEDIS DENGAN PENGENDALIAN GLUKOSA DARAH: Studi Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Kecamatan Sumbang, Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit dengan tatalaksana kompleks untuk mengendalikan kadar glukosa agar tetap normal, salah satunya melalui terapi nutrisi medis. Penanganan penyakit ini memerlukan pengetahuan, sikap, dan kepatuhan agar glukosa tetap terkendali. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pengetahuan, sikap, dan kepatuhan terapi nutrisi medis dengan pengendalian glukosa darah penderita diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Sumbang, Banyumas. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional yang dilakukan dengan kuesioner kepada 126 sampel. Hasil: Berdasarkan uji Chi-Square pada pengetahuan diperoleh p 0,757, sikap diperoleh p 0,6, dan kepatuhan diperoleh p 0,771. Dari hasil tersebut nilai p > 0,05 yang berarti tidak ditemukan hubungan bermakna dengan variabel-variabel yang diuji. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, dan kepatuhan terapi nutrisi medis dengan pengendalian glukosa pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Sumbang, Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Diabetes mellitus (DM) is a disease with complex management to control glucose levels to remain normal, one of which is through medical nutrition therapy. Handling this disease requires knowledge, attitude and compliance so that glucose remains under control. Objective: This study aims to examine the relationship between knowledge, attitudes and compliance with medical nutritional therapy on controlling blood glucose in people with type 2 diabetes mellitus in Sumbang District, Banyumas. Method: The research used a cross sectional design which was carried out with questionnaires to 126 samples. Results: Based on the Chi-Square test, knowledge obtained was p 0.757, attitude obtained was p 0.6, and compliance obtained was p 0.771. From these results, the p value is > 0.05, which means that no significant relationship was found with the variables tested. Conclusion: There is no relationship between knowledge, attitudes and compliance with medical nutritional therapy on glucose control in people with type 2 diabetes mellitus in Sumbang District, Banyumas.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save