Artikel Ilmiah : A1H020007 a.n. BELLA FEBIANA KUSUMAWATI

Kembali Update Delete

NIMA1H020007
NamamhsBELLA FEBIANA KUSUMAWATI
Judul ArtikelKAJIAN STATUS UNSUR HARA FOSFOR DAN SERAPANNYA OLEH TANAMAN PADI SAWAH DI DAS SERAYU KECAMATAN PADAMARA KABUPATEN PURBALINGGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Luas panen padi di Kecamatan Padamara pada tahun 2019 yaitu 2.464 Ha sedangkan produksi padi sebesar 13.328 ton, dan didapatkan rata-rata produksi padi yaitu 54,10 Kw/Ha. Penurunan produktivitas padi diduga karena pemberian pemupukan fosfor yang belum sesuai dengan dosis pemupukan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat status unsur hara fosfor serta mengetahui korelasi unsur hara fosfor dengan hasil tanaman dan mengetahui rekomendasi pemupukan fosfor yang efektif untuk budidaya padi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey lapangan dan penedekatan purposive sampling untuk penentuan lokasi titik sampel menggunakan peta SLH yang di overlay dengan Peta Administrasi, Peta Jenis Tanah, Peta Kelerengan dan Peta Penggunaan Lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran usnur hara fosfor di Kecamatan Padamara memiliki status unsur hara yang sangat rendah hingga sangat tinggi. Hubungan korelasi fosfor dengan hasil tanaman memiliki korelasi positif yang lemah. Kebutuhan pupuk fosfor yang direkomendasikan di Kecamatan Padamara berkisar 15,29 kg P2O5 /ha atau setara dengan 42,47 kg SP-36/ha dan 33,98 kg TSP/ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)The rice harvested area in Padamara District in 2019 was 2,464 Ha while rice production was 13,328 tons, and the average rice production was 54.10 Kw/Ha. The decrease in rice productivity is thought to be due to the application of phosphorus fertilization that is not in accordance with the right fertilization dose. This study aims to determine the level of phosphorus nutrient status as well as determine the correlation of phosphorus nutrients with crop yields and determine recommendations for effective phosphorus fertilization for rice cultivation. This research was conducted using a field survey method and a purposive sampling approach to determine the location of the sample points using an SLH map overlaid with an Administration Map, Soil Type Map, Slope Map and Land Use Map. The results showed that the distribution of phosphorus nutrients in Padamara District had very low to very high nutrient status. The correlation between phosphorus and crop yields has a weak positive correlation. The recommended phosphorus fertilizer requirement in Padamara District is around 15.29 kg P2O5/ha or equivalent to 42.47 kg SP-36/ha and 33.98 kg TSP/ha.
Kata kunciProduktivitas Padi, Status Unsur Hara Fosfor, Pemupukan
Pembimbing 1Ir. Joko Maryanto, M.Si.
Pembimbing 2Ir. M. Nazarudin Budiono, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2022-08-20 08:38:26.907532
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.