Artikelilmiahs

Menampilkan 34.121-34.140 dari 49.951 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3412137014A1D018003RESPON PERTUMBUHAN 3 AKSESI TANAMAN PORANG (Amorphophallus muelleri Blume.) PADA VARIASI DOSIS PUPUK ORGANIKPenelitian ini bertujuan mengkaji pertumbuhan 3 aksesi tanaman porang dengan variasi dosis pupuk organik serta kombinasi terbaik untuk pertumbuhan porang. Penelitian berupa percobaan lapangan di lahan bekas tanaman jagung di Desa Bobosan, Kabupaten Banyumas pada bulan September 2021 hingga Januari 2022. Rancangan perlakuan berupa rancangan petak terbagi yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah aksesi tanaman porang terdiri dari 3 taraf, yakni aksesi Banyumas, Madiun, dan Semarang (main plot). Faktor ke dua adalah dosis pupuk organik terdiri dari 3 taraf, yakni 1; 1,5; dan 2 kg/tanaman (subplot). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Aksesi Banyumas memberikan pertumbuhan terbaik pada diameter batang, tinggi tanaman, dan luas daun dibandingkan aksesi Madiun dan Semarang, 2) Aksesi Banyumas, Madiun, dan Semarang memberikan respon pertumbuhan yang sama terhadap pemberian variasi pupuk organik, sehingga belum diperoleh dosis pupuk terbaik untuk pertumbuhan porang, 3) Terdapat pengaruh interaksi antara dosis pupuk dan aksesi tanaman porang pada jumlah daun dan tinggi tanaman. Tinggi tanaman dan jumlah daun aksesi Banyumas lebih baik pada pemberian dosis 2 kg/tanaman, aksesi Madiun lebih baik pada dosis 1,5 kg/tanaman, dan aksesi Semarang lebih baik pada dosis 1 kg/tanaman, 4) Pupuk organik 2 kg/tanaman yang diberikan pada aksesi Banyumas menghasilkan tinggi tanaman dan jumlah daun tertinggi.This study aims to examine the growth of 3 accessions of porang with varying doses of organic fertilizer and the best combination for porang growth. The research was in the form of a field experiment on ex-maize land in Bobosan Village, Banyumas Regency from September 2021 to January 2022. The treatment design was a split-plot design consisting of 2 factors. The first factor was the accession of porang plants consisting of 3 levels, namely the accessions of Banyumas, Madiun, and Semarang (main plot). The second factor is the dose of organic fertilizer consisting of 3 levels, namely 1; 1,5; and 2 kg/plant (sub plot). The results showed that 1). Banyumas accessions gave the best growth in stem diameter, plant height, and leaf area compared to Madiun and Semarang accessions, 2) Banyumas, Madiun, and Semarang accessions gave the same growth response to the application of organic fertilizer variations so that the best dose of fertilizer for porang growth has not been obtained. , 3) There is an interaction effect between fertilizer dose and porang plant accession on the number of leaves and plant height. Plant height and leaf number of Banyumas accessions were better at a dose of 2 kg/plant, Madiun accessions were better at a dose of 1.5 kg/plant, and Semarang accessions were better at a dose of 1 kg/plant, 4) Organic fertilizer 2 kg/plant given to the Banyumas accession produced the highest plant height and the number of leaves.
3412237117J1A015058Semantic Analysis of Metaphor Used In a Song Titled “A team” by Ed SheeranABSTRAK

Sirait Elisa Juniati. 2022.
Analisis Semantik Metafora yang Digunakan Dalam Lagu Berjudul “A team” oleh Ed Sheeran : Sebuah Analisis Semantik. Tesis. Program Studi Sastra Inggris. Departemen Inggris. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto. Pengawas 1 :. Pembimbing 2 : Erna Wardani, S.Pd., M.Hum. Pemeriksa Eksternal: R. Pujo Handoyo, S.S., M. Hum

Kata kunci: Semantik, Metafora, Makna, The A Team oleh Ed Sheeran

Penelitian ini menganalisis metafora yang terdapat dalam lirik lagu Ed Sheeran yang berjudul The A Team, penelitian ini berfokus pada pertanyaan penelitian yaitu jenis metafora apa yang terdapat dalam lirik lagu Ed Sheeran A Team dan jenis metafora apa yang menonjol dalam lagu Ed Sheeran the "A Team". Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metafora yang digunakan dalam lirik The A Team. Peneliti menggunakan Teori Metafora Lakoff dan Jhonson (1980)
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, oleh karena itu penelitian ini menggunakan analisis isi sebagai metode penelitian. Dengan kata lain lirik lagu digunakan sebagai sumber data penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 macam metafora dalam lagu “The A Team” karya Ed Sheeran, yaitu metafora konseptual, metafora ontologis dan metafora orientasional. Ketiga metafora ini memiliki interpretasi unik mereka sendiri tentang apa yang sebenarnya ingin dikatakan oleh lirik tersebut. Analisis tersebut membuktikan bahwa konsep abstraksi metafora dapat direduksi dan dideskripsikan secara lebih konkrit



ABSTRACT



Sirait, Elisa Juniati.2022.
Semantic Analysis of Metaphor Used In a Song Titled “A team” by Ed Sheeran : A semantic analysis. Thesis. English Literature Study Program. English Department. Faculty of Humanities. Jenderal Soedirman University. Purwokerto. Supervisor 1:. Supervisor 2: Erna Wardani, S.Pd., M.Hum. External Examiner: R. Pujo Handoyo, S.S., M. Hum

Keywords: Semantic, Metaphor, Meaning, The A Team, Ed Sheeran

This study analyze metaphors that found in song lyric of Ed Sheeran, the song title is The A Team, this research focuses on research question which is what kinds of metaphors are found in Ed Sheeran’s A Team song lyrics and what kind of metaphor stands out the most in Ed Sheeran's song "A Team". Therefore the aim of this research is to find out the metaphor that used in the lyric of The A Team. Researcher uses Lakoff and Jhonson Theory of metaphor ( 1980)
This research is qualitative research,therefore this research uses content analysis as the research method. In other word the lyric of the songs are used as the data source of this research.
The result of this research show that there are 3 kinds of metaphors in the song titled “The A Team” by Ed Sheeran, they are conceptual metaphor, ontological metaphor and orientational metaphor. These three metaphors have their own unique interpretation of what the lyric really wants to say. The analysis prove that the abstraction concept of metaphor can be reduced and describe in more concrete way.
3412337965C1B017050Pengaruh Kebijakan Investasi Modal Kerja, Kebijakan Pembiayaan Modal Kerja, dan Net Trade Cycle terhadap Profitabilitas Perusahaan (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020)Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Kebijakan Investasi Modal Kerja, Kebijakan Pembiayaan Modal Kerja, dan Net Trade Cycle terhadap Profitabilitas Perusahaan (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020)”
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kebijakan investasi modal kerja, kebijakan pembiayaan modal kerja, dan net trade cycle terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020.
Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020 yang berjumlah 193 perusahaan, teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 35 sampel perusahaan dengan kriteria tertentu.
Variabel dependen pada penelitian ini adalah profitabilitas yang dihitung menggunakan ROA, sedangkan variabel independen pada penelitian ini yaitu kebijakan investasi modal kerja yang dihitung dengan Current Asset to Total Asset Ratio (CATAR), kebijakan pembiayaan modal kerja yang dihitung dengan Current Liabilities to Total Asset Ratio (CLTAR) dan Net Trade Cycle yang dihitung menggunakan rumus NTC. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel yang diolah dengan software Eviews 9.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kebijakan investasi modal kerja berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan, (2) kebijakan pembiayaan modal kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan, dan (3) Net Trade Cycle berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan.
Implikasi dari penelitian ini adalah diharapkan perusahaan menerapkan kebijakan investasi modal kerja dan kebijakan pembiayan modal kerja yang konservatif untuk meningkatkan profitabilitas, selain itu perusahaan diharapkan untuk bisa mengelola piutang usaha, persediaan, dan utang usaha secara efisien.
The title of this research is: "The Influence of Working Capital Investment Policy, Working Capital Financing Policy, and Net Trading Cycle on Company Profitability (Study on Manufacturing Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange 2016-2020)"
This study aims to determine the effect of working capital investment policies, working capital financing policies, and the net trade cycle on the profitability of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2016-2020 period.
The population in this study are manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2016-2020 period, totaling 193 companies. The sampling technique used in this study was purposive sampling and 35 samples of companies were obtained with certain criteria.The dependent variable in this study is profitability which is calculated using ROA, while the independent variable in this study is working capital investment policiy measured using Current Asset to Total Asset Ratio (CATAR), working capital financing policy which measuring using Current Liabilities to Total Asset Ratio (CLTAR) and the Net Trade Cycle measuring using the NTC formula. The type of research is quantitative research. The analysis technique used is panel data regression which is processed with Eviews 9.
The results of this study indicate that the working capital investment policy has a significant positive effect on firm profitability, the working capital financing policy has a significant negative effect on firm profitability, and the Net Trade Cycle has a significant negative effect on firm profitability.
The companies are advise to follow a conservative investment and financing policy to increase profitability, besides that the company is expected to be able to manage accounts receivable, inventory, and accounts payable efficiently.
3412437119F1B017075PENGARUH LINGKUNGAN PELATIHAN DAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA TERHADAP EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN KERJA DI BALAI LATIHAN KERJA KABUPATEN BANYUMASAbstrak
Efektivitas merupakan pencapaian tujuan organisasi melalui pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara efisien. Keefektivitasan program tidak terlepas dari faktor lingkungan pelatihan dan motivasi belajar peserta. Maka dari itu peran kedua faktor tersebut sangat penting untuk menciptakan keefektivitasan tujuan program pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan pelatihan dan motivasi belajar peserta terhadap efektivitas program pelatihan kerja di BLK Banyumas.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan variabel lingkungan pelatihan (X1), motivasi belajar peserta (X2) dan efektivitas program pelatihan (Y), pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh atau sensus dengan jumlah responden sebanyak 48 orang. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Korelasi Kendall Tau-c, Koefisien Konkordansi Kendall W, dan Regresi Ordinal.
Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan pelatihan dan motivasi belajar peserta terhadap efektivitas program pelatihan kerja di BLK Banyumas. Hasil perhitungan regresi ordinal antara lingkungan pelatihan terhadap efektivitas program menunjukan koefisien regresi sebesar 0,355 dengan arah yang positif atau lingkungan pelatihan memberikan pengaruh terhadap efektivitas program pelatihan sebesar 30,5%). Hasil perhitungan regresi ordinal antara motivasi belajar terhadap efektivitas program menentukan koefisien regresi sebesar 0,336 dengan arah yang positif atau motivasi belajar memberikan pengaruh terhadap efektivitas program pelatihan sebesar 33,6%. Hasil perhitungan regresi ordinal antara lingkungan pelatihan dan motivasi belajar terhadap efektivitas program menunjukan koefisien regresi sebesar 0,500 dengan arah yang positif, atau lingkungan pelatihan dan motivasi belajar memberikan pengaruh terhadap efektivitas program pelatihan sebesar 50%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lingkungan pelatihan dan motivasi belajar peserta memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas program pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Banyumas.
SUMMARY
Effectiveness is the achievement of organizational goals through the efficient use of available resources. The effectiveness of the program is inseparable from the factors of the training environment and the learning motivation of the participants. Therefore, the role of these two factors is very important in determining the effectiveness of the training program objectives. This study aims to determine the effect of the training environment and participants' learning motivation on the effectiveness of the job training program at BLK Banyumas.
This research was conducted using associative quantitative methods with training environment variables (X1), participants' learning motivation (X2) and training program effectiveness (Y). Sampling was carried out using a saturated sampling technique or census with 48 respondents. The analytical techniques used in this research are the Kendall Tau-c Correlation, Kendall W Concordance Coefficient, and Ordinal Regression.
The results of this study reveal that there is a positive and significant effect between the training environment and participants' learning motivation on the effectiveness of the job training program at BLK Banyumas. The results of the ordinal regression calculation between the training environment and the effectiveness of the program show a regression coefficient of 0.355 with a positive direction, or the training environment has an influence on the effectiveness of the training program by 30.5%. The results of the ordinal regression calculation between learning motivation and program effectiveness show a regression coefficient of 0.336 with a positive direction, or that learning motivation has an effect on the effectiveness of the training program by 33.6%. The results of the ordinal regression calculation between the training environment and learning motivation on the effectiveness of the program show a regression coefficient of 0.500 in a positive direction, or the training environment and learning motivation have an effect on the effectiveness of the training program by 50%. It can be concluded that the training environment and participants' learning motivation have a positive and significant impact on the effectiveness of the job training program at the Job Training Center (BLK) Banyumas Regency.
3412537120F1A018052Pemberdayaan Masyarakat Berkebutuhan Khusus (Peningkatan Kesejahteraan Disabilitas Fisik di Linggasari, Kembaran, Banyumas)Banyaknya jumlah disabilitas fisik di Indonesia menjadikan setiap daerah untuk memberikan pemberdayaan kepada penyandang disabilitas fisik. Pemberdayaan tersebut sangat penting, sehingga memerlukan perhatian dari berbagai lapisan masyarakat. Salah satu pihak yang mempunyai peran penting dalam proses pemberdayaan penyandang disabilitas fisik adalah pemerintah desa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menjelaskan tentang pemberdayaan bagi penyandang disabilitas fisik dalam meningkatkan kesejahteraan disabilitas fisik di Linggasari, Kembaran, Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif sehingga dapat memperoleh data mendalam sesuai tujuan penelitian. Sumber data yang digunakan berupa data primer (hasil wawancara dan observasi) dan data sekunder (literatur dan hal lain yang mendukung data penelitian). Sasaran penelitian ini adalah disabilitas fisik, perangkat desa, masyarakat sekitar, dan Kasi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Banyumas. Berdasarkan hasil penelitian, penyandang disabilitas mendapatkan pemberdayaan dari pemerintah pusat dan kabupaten dalam berbagai bentuk. Bentuk bantuan pemberdayaan para disabilitas seperti barang dan pelatihan. Adapun barang yang diberikan seperti sembako, tongkat, kursi roda, kasur, magic com, karpet. Adapun disabilitas fisik yang mengikuti pelatihan keterampilan di Solo, Yogyakarta, Purworejo, dan Semarang. Pemerintah Desa Linggasari memiliki peran sebagai penyalur bantuan dari dinas sosial kabupaten, memperbarui data disabilitas, mengajukan permintaan bantuan untuk disabilitas ke dinas sosial kabupaten dan kementerian sosial.The large number of physical disabilities in Indonesia makes each region to provide empowerment to people with physical disabilities. This empowerment is very important, so it requires attention from various walks of life. One of the parties that has an important role in the process of empowering persons with physical disabilities is the village government. Therefore, this study aims to find out, describe, and explain about the empowerment of people with physical disabilities in improving the welfare of physical disabilities in Linggasari, Kembaran, Banyumas. This research uses a descriptive qualitative method so that it can obtain in-depth data according to the research objectives. The data sources used are primary data (interviews and observations) and secondary data (literature and other things that support research data). The targets of this study were physical disabilities, village officials, surrounding communities, and the Head of Social Rehabilitation of the Banyumas Regency Social Service. Based on the results of the study, persons with disabilities get empowerment from the central and district governments in various forms. Forms of assistance for the empowerment of people with disabilities such as goods and training. As for the items given such as groceries, canes, wheelchairs, mattresses, magic com, carpets. The physical disabilities who attended skills training in Solo, Yogyakarta, Purworejo, and Semarang. The Linggasari Village Government has a role as a distributor of assistance from the district social service, updating disability data, submitting requests for assistance for disabilities to the district social service and the ministry of social affairs.
3412637121F1B017063Kualitas Pelayanan Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten CilacapDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cilacap (Disdukcapil Cilacap) merupakan salah satu penyelenggara pelayanan publik pada bidang administrasi kependudukan. Dalam pelaksanaannya, Disdukcapil Kabupaten Cilacap mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat selaku pengguna layanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan pada Disdukcapil Cilacap. Sasaran utama penelitian ini adalah pemohon layanan Disdukcapil Cilacap. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan mengambil responden yang kebetulan ada tempat penelitian sebanyak 100 orang. Dalam penelitian ini Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan tabel distribusi frekuensi, mean atau rata-rata, dan elaborasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada 100 responden menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan kualitas pelayanan Disdukcapil Cilacap tergolong cukup baik. Kualitas pelayanan pada Disdukcapil Cilacap ternyata hanya dirasakan cukup baik oleh responden berusia sedang, dan yang bekerja sebagai pegawai swasta/wiraswasta. Hasil penelitian menunjukkan lima dimensi yang meliputi tangible cukup baik dirasakan oleh mayoritas responden perempuan berusia sedang dan bekerja sebagai pegawai swasta/wiraswasta, reliability baik dinilai oleh sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki berusia sedang yang bekerja sebagai pegawai swasta/wiraaswasta, responsiveness baik dinilai oleh sebagian besar responden perempuan berusia sedang yang bekerja sebagai pegawai swasta/wiraswasta, assurance cukup baik dinilai oleh sebagian besar responden laki-laki berusia sedang yang bekerja sebagai pegawai swasta/wiraswasta, dan emphaty cukup baik dinilai oleh sebagian responden berjenis kelamin perempuan berusia sedang yang bekerja sebagai pegawai swasta/wiraswasta. The Department of Population and Civil Registration of Cilacap Regency (Disdukcapil Cilacap) is one of the providers of public services in the field of population administration. In its implementation, the Cilacap Regency Disdukcapil received many complaints from the public as service users. The purpose of this study was to determine how the quality of service at Disdukcapil Cilacap. The main target of this research is Cilacap Disdukcapil service applicants. The research method used in this research is descriptive quantitative research with a survey approach. The sampling technique used is the accidental sampling technique, which is a sampling technique by taking 100 respondents who happen to have a research place. In this study, the data analysis technique used is the frequency distribution table, the mean or average, and elaboration. Based on the results of the analysis conducted on 100 respondents, it showed that most of the respondents stated that the service quality of the Cilacap Disdukcapil was quite good. The quality of service at the Cilacap Disdukcapil was only perceived as quite good by respondents of medium age, and those who worked as private employees/entrepreneurs. The results of the study show that the five dimensions which include tangible are quite good felt by the majority of female respondents of medium age and work as private employees/entrepreneurs, good reliability is assessed by most of the respondents being male of medium age who work as private employees/entrepreneurs, good responsiveness is assessed by the majority of middle-aged female respondents who work as private employees/entrepreneurs, assurance is quite good assessed by the majority of middle-aged male respondents who work as private employees/entrepreneurs, and empathy is quite good assessed by some middle-aged female respondents who work as a private employee / self-employed.
3412737122C1B018113ANALISIS DETERMINAN TINGKAT CASH HOLDING PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN INDUSTRI DASAR DAN KIMIA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2020)Penelitian ini mengambil judul “Analisis Determinan Tingkat Cash Holding Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Industri Dasar Dan Kimia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020)”. Penelitian ini bertujuan untuk manganalisis pengaruh leverage, liquidity, profitability, size, dan growth terhadap cash holding. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan menggunakan data sekunder. Teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pustaka dan dokumentasi.
Populasi dalam penelitian ini yakni perusahaan yang tercatat pada sektor industri dasar dan kimia di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian yakni tahun 2016-2020. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis statistika deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, uji f, pengujian koefesien determinasi, dan uji t.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa variabel leverage tidak memiliki pengaruh terhadap cash holding, liquidity baerpengaruh positif terhadap cash holding, profitability berpengaruh positif terhadap cash holding, size berpengaruh positif terhadap cash holding, dan growth berpengaruh negatif terhadap cash holding.
This study takes the title "Analysis of Determinants of the Cash Holding Level of Companies (Study on Basic and Chemical Industrial Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange 2016-2020)". This study aims to analyze the effect of leverage, liquidity, profitability, size, and growth on cash holding. This research is an associative quantitative research using secondary data. The collection technique used in this research is literature study and documentation.
The population in this study are companies listed in the basic and chemical industrial sectors on the Indonesia Stock Exchange during the research period, 2016-2020. The data analysis used in this research is descriptive statistical analysis, classical assumption test, panel data regression analysis, f test, determination coefficient test, and t test.
The results of this study reveal that the leverage variable has no effect on cash holding, liquidity has a positive effect on cash holding, profitability has a positive effect on cash holding, size has a positive effect on cash holding, and growth has a negative effect on cash holding.
3412837123J1A015027STUDY OF ILLOCUTIONARY ACTS AND THEIR SPEECH ACTS CATEGORIES IN MAROON 5’S SONG MAPSPenelitian ini berjudul “Study of Illocutionary Acts and Their Speech Acts Categories in Maroon 5’s song Maps” dan dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui jenis-jenis tindak ilokusi dan jenis tindak tutur mereka di dalam lagu Maps oleh Maroon 5. Penelitian ini mengaplikasikan teori tindak tutur dari Searle (1979). Untuk menjawab pertanyaan penelitian yang diajukan, metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisa data yang ditemukan di dalam objek penelitian. Data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah lirik lagu Maps yang dinyanyikan oleh Maroon 5. Lirik lagu diambil dari channel YouTube resmi Maroon 5 dibawah video Maps. Analisis data berdasarkan teori dari Searle (1979) menghasilkan penemuan bahwa tindak ilokusi yang muncul di lagu Maps adalah deskripsi dengan 31 kejadian dan persentase 46.97%, pernyataan dengan 26 kejadian dan persentase 39.39%, 6 ekspresi kebingungan dengan persentase 9.09%, 2 expresi rindu dengan persentase 3.03%, dan 1 pertanyaan dengan persentase 1.52%. Berdasarkan penemuan dari tindak ilokusi tersebut, tindak tutur yang terdapat dalam lagu ini adalah representative dengan 57 kejadian dan persentase 86.36%, diikuti oleh ekspresif dengan 8 kejadian dan persentase 12.12%, dan 1 direktif dengan total persentase 1.52%.This research is entitled “Study of Illocutionary Acts and Their Speech Acts Categories in Maroon 5’s song Maps” and is conducted in order to find out the types of illocutionary acts and their speech acts categories in the song Maps by Maroon 5. This research applied the theory of speech acts and speech act categories by Searle (1979). In order to answer the research questions that are proposed, descriptive qualitative method is applied to analyze the data found in the research object. The primary data of this research is the lyrics of the song “Maps” sung by Maroon 5. The song lyric is taken from the official YouTube channel of Maroon 5 under the video Maps. The analysis of the data based on Searle’s theory resulted in the findings that the illocutionary act that appeared in the song Maps are descriptions with 31 occurrence and the percentage of 46.97%, statements with 26 occurrences and 39.39%, 6 expressing confusion with 9.09% percentage, 2 expressing longing with 3.03% percentage, and 1 occurrence of question with 1.52% percentage. Based on the finding of illocutionary acts, the speech acts type that appeared in this song are representatives with a total of 57 occurrences with the percentage of 86.36%, followed by expressives with 8 occurrences and 12.12% total percentage, and 1 directive with 1.52% total percentage.
3412937125I1D018018NUGGET JAMUR KUPING DAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH SEBAGAI PANGAN DIET VEGETARIAN TINGGI SERATLatar Belakang: Jumlah vegetarian di Indonesia mengalami peningkatan. Hal ini dapat disebabkan karena peningkatan pengetahuan masyarakat terkait keuntungan dari pola makan yang berdasar pangan nabati tinggi serat untuk mengurangi risiko penyakit degeneratif. Namun, variasi produk pangan nabati tinggi serat terutama nugget jamur vegetarian dengan nilai organoleptik yang dapat diterima panelis masih terbatas dari jamur tiram dan jamur merang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula terbaik berdasarkan organoleptik dan kandungan serat kasar dari bahan nabati yaitu jamur kuping dan ekstrak kulit buah naga merah sebagai pangan diet vegetarian.

Metodologi: Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental dengan metode Rangkaian Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan dua faktor percobaan: konsentrasi dan volume ekstrak kulit buah naga merah (25 ml dan 50 ml) dan proporsi tepung terigu dan jamur kuping (30:70, 50:50, 70:30). Data hasil uji organoleptik dianalisis menggunakan uji Krusskal Wallis dan uji lanjut Man-Whitney U test. Serat kasar dianalisis menggunakan metode AOAC 2005 dan Antosianin menggunakan metode pH differential.

Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata formulasi bahan nugget terhadap warna, rasa dan tesktur nugget (p<0,05), dan tidak terdapat pengaruh nyata terhadap aroma nugget (p>0,05). Kandungan serat kasar tertinggi terdapat pada nugget dengan komposisi 70% jamur kuping dan 30% tepung terigu dengan penambahan ekstrak kulit buah naga merah 50ml yaitu 36,88% dan kadar antosianin 0,99mg/100 g.

Kesimpulan: Formula terbaik nugget jamur kuping dan ekstrak kulit buah naga merah (Jambugar) adalah J3E2 dengan komposisi 70% jamur kuping dan 30% tepung terigu dan penambahan ektrak kulit buah naga merah 50 ml.
Background: Number of vegetarians in Indonesia is rising. This increase may be attributed to improvement of people knowledge regarding health benefits of high fiber plant-based diet especially to reducing the risks of degenerative diseases. However, high fiber plant-based food especially mushroom-based food that being accepted by majority of panelists are limited to oyster and straw mushroom. Hence, the goal of this research is to get the best formula based on organoleptic and crude fiber content from Auricularia polytricha and red dragon fruit peel extract as a food for vegetarian diet.

Methods: This study used experimental study with Randomized Block Design (RBC) method with two experimental factors: the concentration and volume of red dragon fruit peel extract (25 ml and 50 ml) and the proportions of wheat flour and Auricularia polytricha (30:70, 50:50, 70:30). Organoleptic test results data were analyzed using the Krusskal Wallis test and the Man-Whitney U test to test it further.

Results: The results showed that there was a significant effect of the nugget ingredient formulation on color, taste, and texture of the nuggets (p<0,05), and there was no significant effect on the aroma of the nuggets (p>0,05). The highest crude fiber content was found in nuggets with a composition of 70% Auricularia polytricha and 30% wheat flour with the addition of 50 ml red dragon fruit peel extract, which was 36.88%, and anthocyanin content of 0,99 mg/100 g.

Conclusion: The best formula for Auricularia polytricha nuggets with the addition of red dragon fruit peel extract is J3E2 with a composition of 70% Auricularia polytricha and 30% wheat flour and the addition of 50 ml of red dragon fruit skin extract.
3413037137F1C018063Strategi Media Relation Humas Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dalam Membentuk Citra Pemerintah Kabupaten BanyumasPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi media relations yang diterapkan oleh Humas Protokol dan Komunikasi Pimpinan dalam membentuk Citra Pemerintah Kabupaten Banyumas. Selain itu, bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai kendala yang dihadapi Humas Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menjalankan aktivitas media relations dan penyelesaiannya. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan purposive sampling sebagai teknik pemilihan informannya, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Kantor Pemerintah Kabupaten Banyumas dengan analisis penelitian menggunakan analisis milik Miles dan Huberman.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat dua strategi media relations yang diterapkan oleh Humas Protokol dan Komunikasi Pimpinan dalam membentuk Citra Pemerintah Kabupaten Banyumas, yaitu 1) mengelola relasi, 2) mengelola jaringan media. Manajemen hubungan yang dilakukan oleh Humas Prokompin dan Media adalah, melalui 1) hubungan interpersonal dengan menciptakan kedekatan dan keakraban, dan 2) hubungan formal yang dibangun dengan kerja sama, program humas, dsb. Kendala atau hambatan yang dihadapi adalah perbedaan kepentingan antara humas dan wartwan sehingga press release yang dibuat oleh humas tidak sepaham dengan apa yang diinginkan oleh wartawan. Kendala lainnya adalah keterlambatan informasi mengenai agenda pimpinan atau kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kinerja dari wartawan. Solusi yang dilakukan oleh Humas Prokompin mengenai permasalahan tadi dengan melakukan counter attack, mediasi, dan hak jawab.
This study aims to analyze how the media relations strategy applied by the public relations protocol and communication leaders shaped the image of the Banyumas Regency Government. In addition, it aims to describe the various obstacles faced by the Public Relations of the Banyumas Regency Government in carrying out media relations activities and their solutions. This study used a case study method with purposive sampling as the informant selection technique, while the data collection techniques used consisted of observation, interviews, and documentation. The research was conducted at the Banyumas Regency Government Office with research analysis using Miles and Huberman's analysis.
The results of this study indicate that there are two media relations strategies applied by the Public Relations Protocol and Communications Leaders in shaping the image of the Banyumas Regency Government, namely managing relations and managing media networks. Relationship management carried out by Prokompin and Media Public Relations is through interpersonal relationships by creating closeness and intimacy, then through formal relationships built with cooperation, public relations programs, etc. Constraints or obstacles faced are differences in interests between public relations and journalists, so that press releases made by public relations do not always agree with what journalists want. Another obstacle is the delay in information regarding the agenda of the leadership or government policies that affect the performance of journalists. The solution made by Prokompin Public Relations regarding this problem was to carry out counter attacks, mediation, and the right to reply.
3413137124E1A018130PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PRODUK KOSMETIK ILEGAL YANG MENGANDUNG BAHAN BERBAHAYA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Dalam Putusan Nomor 1868/Pid.Sus/2019/PN Jkt.Brt)Pada era perdagangan bebas seperti sekarang banyak kosmetik yang beredar di pasaran dengan berbagai jenis merek, harga, dan kualitas yang ditawarkan. Kehadiran Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dimaksudkan menjadi landasan hukum yang kuat bagi pemerintah dan lembaga perlindungan konsumen swadaya masyarakat untuk melakukan upaya pemberdayaan konsumen melalui pembinaan dan pendidikan konsumen. Perlindungan hukum merupakan salah satu hal terpenting dari unsur suatu negara hukum karena dalam pembentukan suatu negara akan dibentuk pula hukum yang mengatur tiap-tiap warga negaranya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum terhadap konsumen produk kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (Dalam Putusan Nomor 1868/Pid.Sus/2019/PN Jkt.Brt).
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Lokasi penelitian berada di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Jenderal Soedirman dan Pusat Informasi Ilmiah (PII) Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Data diolah menjadi data normatif kualitatif, kemudian data disajikan dengan bentuk deskriptif analitis dan dianalisis menggunakan metode analisis normatif kualitatif. Dalam penelitian ini terdapat definisi operasional yaitu definisi Terdakwa dan Korban.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa konsumen telah mendapatkan perlindungan hukum sesuai dalam Pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, tetapi hakim dalam memutus kurang lengkap karena dalam kasus diatas pelaku usaha telah melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang terdapat dalam Pasal 4 huruf a dan c mengenai hak-hak konsumen, Pasal 7 huruf a, b dan d mengenai kewajiban pelaku usaha dan Pasal 8 ayat (1) huruf a dan i mengenai perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha.
In the era of free trade like now, there are many cosmetics on the market with various types of brands, prices, and qualities offered. The presence of Law No. 8 of 1999 concerning Consumer Protection is intended to be a strong legal foundation for the government and non-governmental consumer protection institutions to make efforts to empower consumers through consumer guidance and education. Legal protection is one of the most important things of the elements of a legal state because in the formation of a country, a law will also be formed that regulates each of its citizens. The purpose of this study is to find out how the legal protection of consumers of illegal cosmetic products containing hazardous ingredients based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection (In Decision Number 1868 / Pid.Sus / 2019 / PN Jkt.Brt).
This research uses a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications. The research location is in the Technical Implementation Unit (UPT) of the Library of the University of Jenderal Soedirman and the Center for Scientific Information (PII) of the Faculty of Law, Universitas Jenderal Soedirman. The data source used is secondary data collected through literature studies. The data is processed into qualitative normative data, then the data is presented in an analytical descriptive form and analyzed using qualitative normative analysis methods. In this study, there is an operational definition, namely the definition of Defendant and Victim.
Based on the results of research and discussion, it can be concluded that consumers have received legal protection in accordance with Article 196 of The Law of the Republic of Indonesia Number 36 of 2009 concerning Health, but the judge in deciding is incomplete because in the case above the business actor has violated Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection contained in Article 4 letters a and c regarding consumer rights, Article 7 letters a, b and d concerning the obligations of business actors and Article 8 paragraph (1) letters a and i regarding actions that are prohibited for business actors.
3413237126A1F018008KARAKTERISTIK KIMIA COOKIES MOCAF DENGAN SUBTITUSI MAIZENA DAN SUPLEMENTASI TEPUNG KACANG KOMAK (Lablab purpureus (L.) sweet)Cookies merupakan salah satu makanan ringan sejenis biskuit yang bertekstur remah. Umumnya bahan utama dalam pembuatan cookies adalah tepung terigu. Tingginya konsumsi tepung terigu membuat ketahanan pangan Indonesia semakin terancam dikarenakan tepung terigu merupakan hasil pangan impor. Salah satu bahan pangan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk membuat cookies adalah mocaf. Keremahan dari produk cookies dipengaruhi oleh penambahan maizena karena maizena merupakan pati yang memiliki kandungan amilopektin yang tinggi. Mocaf dan maizena memiliki kadar protein yang rendah oleh sebab itu dilakukan upaya untuk meningkatkan kadar protein dengan cara suplementasi tepung kacang komak. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan proporsi mocaf : maizena 100:0 (M1), 85:15 (M2), 70:30 (M3) dan berbagai suplementasi tepung kacang komak 10% (K1), 20% (K2), 30% (K3). Pada penelitian ini dilakukan pengujian variabel kimia meliputi kadar air, kadar abu, dan kadar protein total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin meningkat proporsi maizena akan meningkatkan kadar air, cenderung menghasilkan kadar abu yang relatif sama, dan cenderung meningkatkan kadar protein total cookies mocaf. Semakin meningkat suplementasi tepung kacang komak akan meningkatkan kadar air, kadar abu, dan kadar protein total cookies mocaf. Kombinasi perlakuan terbaik diperoleh dari kombinasi perlakuan M3K3 yaitu proporsi mocaf : maizena 70:30 dan suplementasi tepung kacang komak 30%. Pada produk tersebut menghasilkan cookies mocaf dengan kadar air 4,92%; kadar abu 1,56%; kadar protein total 10,21%.Cookies are a type of biscuit that has a crumb texture. Generally, the main ingredient in making cookies is wheat flour. The high consumption of wheat flour makes Indonesia's food security increasingly threatened because wheat flour is an imported food product. One of the local food ingredients that can be used to make cookies is mocaf. The crumb of cookie products is affected by the addition of cornstarch because cornstarch is a starch that has a high amylopectin content. Mocaf and cornstarch have low protein content, therefore efforts were made to increase protein content by supplementing with komak bean flour. The method used is a Factorial Completely Randomized Design (CRD) with the proportions of mocaf: cornstarch 100:0 (M1), 85:15 (M2), 70:30 (M3) and various supplementation of komak bean flour 10% (K1), 20% (K2), 30% (K3). In this study, chemical variables were tested including water content, ash content, and total protein content. The results showed that increasing the proportion of cornstarch will increase the water content, tend to produce relatively the same ash content, and tend to increase the total protein content of mocaf cookies. The increasing of komak bean flour supplementation will increase the moisture content, ash content, and total protein content of mocaf cookies. The results of the effectiveness index test based on sensory variables obtained the best treatment combination from the M3K3 treatment combination, namely the proportion of mocaf : cornstarch 70:30 and komak bean flour supplementation 30%. This product produces mocaf cookies with 4.92% water content; 1.56% ash content; 10.21% total protein content
3413337127K1C018035PENDUGAAN SEBARAN INTRUSI AIR LAUT MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS DI KECAMATAN PEMALANG KABUPATEN PEMALANGIntrusi merupakan proses terdesaknya air bawah tanah tawar oleh air laut di dalam akuifer pada daerah pantai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran intrusi air laut di pesisir utara Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang berdasarkan nilai resistivitas tahanan jenis, dan nilai DHL sampel air tanah. Data resistivitas 2D diperoleh dari pengukuran data geolistrik menggunakan konfigurasi Wenner dengan jumlah lima lintasan, sedangkan nilai DHL diperoleh dari uji 15 sampel air tanah yang ada di sekitar lokasi penelitian. Hasil interpretasi data geolistrik menunjukkan bahwa intrusi terjadi pada kelima lintasan dengan kedalaman yang bervariasi antara 1,25 meter sampai dengan 28,7 meter. Data sampel DHL juga menunjukkan bahwa intrusi telah terjadi pada wilayah yang berjarak 0,2 km – 0,3 km dari bibir pantai Widuri. Interpretasi menunjukkan bahwa intrusi air laut sudah merata dari barat ke timur maupun utara ke selatan pesisir utara Kecamatan Pemalang. Intrusi semakin berkurang dengan bertambahnya jarak lokasi dari bibir pantai WiduriIntrusion is the process of pushing fresh underground water by sea water to the aquifers in coastal areas. This study aims to analyze the distribution of seawater intrusion on the north coast of Pemalang District, Pemalang Regency based on the resistivity value of the resistivity, and the DHL value of groundwater samples. The 2D resistivity data was obtained from the measurement of geoelectric data using the Wenner configuration with a total of five passes, while the DHL value was obtained from the test of 15 groundwater samples around the study site. The result of interpretation of geoelectrical data shows that intrusion occurred on the five tracks with varying depths between 1.25 meters to 28.7 meters. DHL sample data also shows that intrusion has occurred in an area that is 0.2 km – 0.3 km from the Widuri beach. The interpretation shows that the sea water intrusion has been evenly distributed from west to east and north to south of the north coast of Pemalang District. Intrusion decreases with increasing distance from the Widuri beach.
3413437118J1A018002Rhetorical Language in Donald J. Trump’s Speech at the “Save America” RallyPolitisi sering kali memanfaatkan bahasa dalam kampanye politiknya. Belum lama ini, pesta demokrasi di Amerika Serikat memperlihatkan suatu peristiwa yang menarik untuk dikaji. Pada pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2020, Donald J. Trump kalah atas Joe Biden. Alhasil, Donald J. Trump memberikan tanggapan atas kekalahannya tersebut dalam rapat umum “Save America” yang diselenggarakan di Washington, D.C. Penelitian ini, oleh sebab itu, bertujuan untuk mengkaji bahasa retorika dari Donald J. Trump yang terkandung dalam struktur pidatonya. Di samping itu, penelitian ini mengemukakan sebuah kebaruan konteks yang sedang terjadi pada pemilihan presiden di Amerika Serikat tahun 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Untuk pembatasan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi video dan transkrip pidato, kategorisasi, dan pemberian kode. Terdapat dua teori yang diterapkan di dalam penelitian ini, yaitu teori Struktur Wacana dari Teun van Dijk (1980) dan teori Skema Pidato Politik dari Reisigl (2008). Hasil dari penelitian ini menunjukan tiga pembahasan dari setiap elemen: struktur makro, stuktur supra, dan struktur mikro. Penelitian ini menyatakan bahwa, repetisi menjadi strategi dan karakter dari Donald J. Trump dalam bahasanya. Trump memilih untuk menggunakan strategi yang menguntungkan dirinya untuk menciptakan kesan yang baik untuk “kita” dan kesan yang buruk untuk “mereka”. Strategi tersebut diketahui sangat penting bagi Trump dalam kesuksesannya mendapatkan dukungan Republikan. Akan tetapi, kemampuan dan strateginya dalam membujuk pendukungnya telah memprovokasi suatu kekacauan yang mengancam stabilitas negara, yang mana hal itu bertentangan dengan apa yang telah mereka yakini.Language is frequently utilized by politicians due its beneficial function. The current political context in the U.S., there is a phenomenon that becomes an interest of this research. In the 2020 U.S. presidential election, Donald J. Trump lost in his second election. Donald J. Trump, therefore, exhibits his response at the “Save America” rally in Washington, D.C. which makes this research is intended to explore it deeper. Recently, rhetorical language has gained interest from researchers to analyse it. However, this research provides something new, namely Donald J. Trump’s protest to the election result. Eventually, it leads to the objective of this research, to observe the rhetorical language in the structure of the speech. This research is designed by a descriptive qualitative approach. The data is selected by using purposive sampling technique. Technique of data collection undertakes observation of the speech and the transcript, categorization, and coding. The main theories that are applied are Teun van Dijk’s discourse theory (1980) and Reisigl political speech’s schemes (2008). The results indicate three discussions of the speech’s structures: microstructure, superstructure, and macrostructure. In particular, the findings denote repetition has become Trump’s characteristic strategy in his language use. Donald J. Trump prefers to utilize rhetorical devices that are beneficial for him, simply emphasizing something good about Us and emphasizing something bad about Them. This strategy is crucial for him, to be able to make the Republicans support his objection. Nonetheless, his capability to persuade his supporters, particularly through his language has caused an impulse, anarchic and illegal, which is contrary to their ideal vision to the country.
3413537130C1A018003Pengaruh Belanja Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Barat (studi kasus: 15 Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat)Pertumbuhan ekonomi merupakan peningkatan output dari waktu ke waktu dan menjadi salah satu indikator dalam mengukur keberhasilan pembangunan yang di proxy melalui angka Produk Domestik Bruto. Untuk mewujudkannya, diperlukan peran penting dalam mengalokasikan anggaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh belanja daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat tahun 2018-2019. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel dengan pendekatan Fixe Effect Model (FEM). Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa belanja pegawai dan belanja hibah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, belanja bantuan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat.Economic growth is an increase in output from time to time and is one of the indicators in measuring the success of development which is proxied by the Gross Domestic Product figure. To make this happen, an important role is needed in allocating the budget in accordance with the laws and regulations. This study aims to analyze the effect of regional spending on economic growth in districts/cities of West Java Province in 2018-2019. This study aims to analyze the effect of regional spending on economic growth in districts/cities of West Java Province in 2018-2019. The analytical method used is panel data regression with Fixed Effect Model (FEM) approach. The results of data regression analysis show that personnel expenditures and grant expenditures have a negative and significant impact on economic growth. Meanwhile, social assistance spending has a positive and significant impact on economic growth in the districts/cities of West Java Province.
3413637128F1C018080Pengaruh Gaya Komunikasi Pemimpin terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten CilacapGaya komunikasi pemimpin merupakan salah satu faktor yang penting dalam mempengaruhi kinerja atau produktivitas pegawai. Fenomena permasalahan yang dihadapi di Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap antara lain gaya komunikasi yang diterapkan belum baik dan juga kinerja pegawai yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh gaya komunikasi pemimpin terhadap kinerja pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap dan seberapa besar kekuatan pengaruhnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dan menggunakan teori Stimulus Organism Respon (S-O-R). Dalam mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan kuesioner dan menggunakan teknik sampling acak sederhana dalam pemilihan sampel. Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu di Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis (Ha) diterima, yakni terdapat pengaruh gaya komunikasi pemimpin terhadap kinerja pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap secara signifikan yaitu nilai Sign. nya sebesar 0,000 dan nilai R Squarenya adalah 0,053 atau 25,3%. Nilai koefisien determinasi tersebut mengandung arti bahwa variabel gaya komunikasi pemimpin memiliki kekuatan pengaruh sebesar 25,3% terhadap kinerja pegawai. Kemudian dapat dipahami bahwa 74,7% kinerja pegawai dipengaruhi oleh faktor lain di luar gaya komunikasi pemimpin.The communication style of the leader is one of the important factors in influencing the performance or productivity of employees. The phenomenon of problems faced in the Regional Secretariat of Cilacap Regency includes the communication style applied has not been good and also the performance of employees is not optimal. The research method used is quantitative explanatory and uses the theory of Stimulus Organism Response . The analysis technique used is simple linear regression analysis. The results of this study show that the hypothesis is accepted, namely that there is an influence of the leader's communication style on the performance of employees of the Regional Secretariat of Cilacap Regency significantly, namely the sign value. it is 0.000 and the R Square value is 0.053 or 25.3%. The value of the coefficient of determination means that the variable communication style of the leader has an influence force of 25.3% on employee performance. Then it can be understood that 74.7% of employee performance is influenced by other factors beyond the communication style of the leader.
3413737079J0A019005Creating English Brochure for The Instagram of CV. Sahabat
Nusantara Sejahtera Purwokerto
Laporan kerja praktek ini berjudul “Creating English Brochure for The Instagram of CV. Sahabat Nusantara Sejahtera Purwokerto”. Praktek kerja ini dilaksanakan pada tanggal 19 November 2021 – 19 Januari 2022. Tujuan dilaksanakannya praktek kerja ini adalah untuk membuat promosi Bahasa Inggris di Instagram dan mengetahui kendala serta mencari solusi dalam pembuatannya.

CV. Sahabat Nusantara Sejahtera adalah salah satu agen perjalanan di Purwokerto. Perusahaan ini berdiri pada tahun 2015 dan dipimpin oleh Ibu Yuni Astuti, SE., M.M.Par sebagai pemilik dan Lusviaray Galuh Puspa Arum R, ST sebagai direktur perusahaan. Jasa perusahaan adalah membuat, menjual, dan menyelenggarakan paket wisata untuk orang atau kelompok, menyediakan pemandu wisata, tiket transportasi, event organizer dll.

Dalam melaksanakan pelatihan kerja, penulis menemukan bahwa penggunaan bahasa Inggris dalam brosur promosi perusahaan jarang digunakan. Penggunaan Instagram sebagai media publikasi dan iklan juga belum maksimal di perusahaan tersebut.

Ada beberapa kendala yang dihadapi dalam melaksanakan pelatihan kerja ini, seperti kegiatan promosi menggunakan brosur bahasa Inggris yang belum ada, staf yang tidak terlalu mengenal media sosial dan mengetahui dengan baik cara berpromosi di media online menjadikan kegiatan promosi tersebut menjadi sedikit lambat. Sarana pendukung kegiatan promosi juga belum cukup lengkap.
This job training report is entitled “Creating English Brochure for The Instagram of CV. Sahabat Nusantara Sejahtera Purwokerto”. This job training was held on November 19, 2021 – January 19, 2022. The purpose of implementing this job training is to create English promotions on Instagram and knowing the obstacles and finding the solution in creating it.
CV. Sahabat Nusantara Sejahtera is one of the travel agencies in Purwokerto. The company was established in 2015 and led by Mrs. Yuni Astuti, SE., M.M.Par as owner and Lusviaray Galuh Puspa Arum R, ST as director of the company. The company services are making, selling, and organizing tour packages for a person or group, providing tour guides, transportation ticket, event organizer etc.
In carrying out the job training, the writer found that the use of English in brochure promotion of the company is seldom used. The used of Instagram as the publication and advertising medium was not maximum in the company.
There were several obstacles faced in carrying out this job training, such as the promotion activities using English brochures that have not existed, the staff is not too familiar with the social media and know well how to promote in online media make the promotional activities a bit slow. The tools for support promotional activities were not complete enough.
3413837129C1B018051PENGARUH FIRM LIFE CYCLE TERHADAP CAPITAL STRUCTURE
(STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN SEKTOR BARANG KONSUMSI)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh siklus hidup perusahaan (Introduction, Growth, Mature) terhadap struktur modal dengan profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan, growth opportunities, non-debt tax shield, dan fixed tangible asset sebagai variabel kontrol pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi di BEI tahun 2016-2020. Penelitian ini mengacu pada penelitian Dickinson (2011) untuk mengukur tahap hidup perusahaan yaitu cash flow pattern dan debt equity ratio untuk mengukur tingkat struktur modal.
Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan model estimasi fixed effect model. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa: 1) Siklus hidup perusahaan tahap introduction tidak berpengaruh terhadap struktur modal. 2) Siklus hidup tahap growth berpengaruh positif terhadap struktur modal. 3) Siklus hidup perusahaan tahap mature berpengaruh negatif terhadap struktur modal.
Implikasi dari penelitian ini yaitu perusahaan, manager investasi, dan investor diharapkan mengetahui tahap siklus hidup di setiap perusahaannya agar lebih bijak dalam mengambil keputusan berinvestasi serta mengetahui tingkatan leverage pada setiap tahap hidup perusahaannya.
The purpose of this study is to analyze the effect of company’s life cycle (Introduction, Growth and Mature) on the capital structure with Profitability, Liquidity, Firm Size, Growth Opportunities, Non-Debt Tax Shield and Fixed Tangible Asset as control variable in Consumer Good Sector Companies. This study refers to a research Dickinson (2011) as a proxy firm life cycle that is cash flow pattern and debt equity ratio as a capital structure proxy.
This study uses panel data regression analysis techniques with estimate model that is fixed effect model. Based on the result of the analysis obtained that 1) Firm Life Cycle in the Introduction stage has no effect on Capital Structure. 2) Firm Life Cycle in the Growth Stage has a positive effect on Capital Structure. 3) Firm Life Cycle in the Mature stage has a negative effect on Capital Structure.
The implication of this study is that Companies, Investment Managers and Investors are expected to know the stages of the life cycle in the company so that they are wiser in making investment decision and know the leverage level at each stage of the company’s life cycle.
3413937135J1D018003TUTURAN PERSUASIF INDRAWAN NUGROHO DALAM SERIAL VIDEO YOUTUBE RISE ABOVE THE CROWDPenelitian mengenai tuturan persuasif Indrawan Nugroho dalam serial video YouTube Rise Above the Crowd dilatarbelakangi adanya penuturan Indrawan Nugroho yang sarat motif persuasi dengan disertai teknik argumentasi terstruktur yang menyebabkan peneliti berminat mengkajinya melalui Teori Searle untuk mengungkap jenis dan fungsi tuturan; serta Teori Effendy untuk mengungkap tekniknya. peneliti menggunakan metode simak bebas libat cakap dan metode padan referensial dengan teknik Pilah Unsur Penentu dilanjutkan Teknik Hubung Banding Membedakan untuk mengklasifikasikan data ke dalam jenis dan fungsi serta teknik penuturan Indrawan Nugroho. ditemukan sebanyak 61 data jenis dan fungsi tuturan persuasif, yakni (1) Tindak Ilokusi Asertif muncul 10 data dengan fungsi memberitahukan 6 data, fungsi menyatakan 3 data, fungsi menduga 1 data; (2) Tindak Ilokusi Direktif muncul 36 data dengan fungsi menyerukan 3 data, fungsi menyarankan 5 data, fungsi menyuruh 10 data, fungsi mengarahkan 8 data, fungsi memperingatkan 6 data, fungsi meyakinkan 3 data, fungsi menyadarkan 1 data; (3) Tindak Ilokusi Komisif muncul 7 data dengan fungsi menjanjikan 6 data, fungsi menawarkan 1 data; (4) Tindak Ilokusi Ekspresif muncul 6 data dengan fungsi menyayangkan 1 data, fungsi memuji 3 data, fungsi menyalahkan 1 data, fungsi menakut-nakuti 1 data; (5) Tindak Ilokusi Deklaratif muncul 2 data dengan fungsi melabeli 1 data, fungsi memvonis 1 data. Kemudian, ditemukan sebanyak 16 data teknik persuasif dengan variasi teknik asosiasi 1 kali, teknik integrasi 4 kali, teknik ganjaran 7 kali, teknik tataan 3 kali, teknik red-herring 1 kali.

Kata Kunci: Indrawan Nugroho, Rise Above the Crowd, Tuturan Persuasif.
Research on Indrawan Nugroho's persuasive speech in the YouTube video series Rise Above the Crowd is motivated by Indrawan Nugroho's narrative which is full of persuasive motives accompanied by structured argumentation techniques which causes researchers to be interested in studying it through Searle Theory to reveal the types and functions of speech; and Effendy Theory to reveal the technique. the researcher used the Watch Free to Talk method and using a referential matching method and filtered using the Determining Element Sorting technique followed by the Distinguishing Appeal Technique. it was found that there were 61 data types and functions of persuasive speech, namely (1) Assertive illocutionary acts appeared 10 data with the function of informing 6 data, the function of stating 3 data, the function of conjecturing 1 data; (2) Directive Illocutionary Actions appear 36 data with 3 data calling function, 5 data suggesting function, 10 data prompting function, 8 data directing function, 6 data warning function, 3 data convincing function, 1 alert function; (3) The commissive illocutionary act appears 7 data with the function promising 6 data, the function offering 1 data; (4) Expressive Illocutionary Actions appear 6 data with the function of regretting 1 data, the function of praising 3 data, the function of blaming 1 data, the function of scaring 1 data; (5) Declarative Illocutionary Actions appear 2 data with the function of labeling 1 data, the function of condemning 1 data. Then, 16 persuasive technique data were found with variations of association technique 1 time, integration technique 4 times, reward technique 7 times, arrangement technique 3 times, red-herring technique 1 time.

Keyword: Indrawan Nugroho; Rise Above the Crowd; Persuasive Speech
3414037136E1A017383IMPLEMENTASI HUKUM PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN YANG DIEDARKAN SECARA DARING DALAM RANGKA PENGAMANAN OBAT DAN MAKANAN
(STUDI DI BPOM LOKA POM BANYUMAS)
ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hukum pengawasan obat dan makanan yang diedarkan secara daring dalam rangka pengamanan obat dan makanan studi di BPOM Loka POM Banyumas dan faktor-faktor yang cenderung mempengaruhi implementasi hukum pengawasan obat dan makanan yang diedarkan secara daring. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis, dan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian pada BPOM LOKA POM Banyumas. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data primer dengan wawancara sedangkan data sekunder dengan studi pustaka. Metode pengolahan data dengan reduksi data, display data dan kategorisasi data. Penyajian data dalam bentuk matriks kualitatif dan teks naratif. Metode analisis data dilakukan secara analisis kualitatif dengan menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum pengawasan obat dan makanan yang diedarkan secara daring dalam rangka pengamanan obat dan makanan berdasarkan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM No 8 Tahun 2020 Tentang Pengawasan Obat dan Makanan Yang Diedarkan Secara Daring dalam lingkup kerja BPOM telah dilakukan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari parameter yang meliputi kegiatan mekanisme pengawasan obat dan makanan yang diedarkan secara daring, koordinasi dalam pengawasan obat dan makanan yang diedarkan secara daring, kewenangan pengawas dalam melakukan pemeriksaan yang terselenggara dengan baik dan tidak bertentangan atau sudah terimplementasi dengan baik sesuai peraturan Badan POM No 8 Tahun 2020. Adapun faktor-faktor yang berpengaruh terhadap implementasi hukum pengawasan obat dan makanan yang diedarkan secara daring adalah faktor pendukung, dan faktor penghambat.
ABSTRACT

This research aims to determine the implementation of drug and food control laws that die in the context of drug safety and food research at BPOM Loka POM Banyumas and the factors that influence the implementation of drug and food control laws at BPOM. This study uses qualitative research methods with sociological juridical approach, and descriptive research specifications. The research location is at BPOM LOKA POM Banyumas. The types of data used are primary data and secondary data. Primary data collection method while secondary data interview with literature study. Data processing method with data reduction, data display and data categorization. Presentation of data in the form of a qualitative matrix and narrative text. The data analysis method was carried out qualitatively using content analysis. The results showed that the implementation of the law on the control of drugs and food that died in the context of securing drugs and food based on the Regulation of the Food and Drug Supervisory Agency or BPOM No. 8 of 2020 concerning the Control of Drugs and Food Circulated Online within the scope of work of BPOM has been carried out well. This can be seen from the parameters which include the mechanism for controlling drugs and food that die bravely, coordination in the supervision of drugs and food as desired, the supervisor's task in carrying out good and not contradictory inspections or has been implemented properly according to the regulation of the POM Agency No. 8 In 2020. The factors that influence the implementation of the drug and food control law are supporting factors,and inhibiting factors.