Artikelilmiahs

Menampilkan 33.461-33.480 dari 49.979 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3346136538C1C018027Pengaruh Tekanan Waktu Pengauditan, Kompetensi Auditor, dan Independensi Auditor Terhadap Kualitas AuditPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan waktu pengauditan, kompetensi auditor, dan independensi auditor terhadap kualitas audit pada KAP di Indonesia. Pengumpulan data primer menggunakan convenience sampling dan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online kepada responden yang merupakan auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Indonesia yang terdiri dari 157 auditor. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian menyatakan bahwa: (1) tekanan waktu pengauditan tidak berpengaruh terhadap kualitas audit; (2) kompetensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit; (3) independensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap kualitas. Tekanan waktu pengauditan dapat dinilai bila auditor memiliki kompetensi dan independensi yang tinggi.
Implikasi pada penelitian ini yaitu terdapat implikasi praktis menjelaskan secara empiris mengenai faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi seorang auditor dalam menghasilkan kualitas audit dan dapat dijadikan referensi untuk penelitian selanjutnya yang menggunakan teori atribusi dalam pembahasan kualitas audit.
This study aims to examine the effect of auditing time pressure, auditor competence, and auditor independence on audit quality at Public Accountant Office Branch in Indonesia. This study uses primary data from auditors who work at Public Accountant Office Branch in Indonesia. Data was collected using convenience sampling and was carried out by distributing online questionnaires to respondents who are auditors who work at Public Accountant Office Branch in Indonesia, resulting in a research sample consisting of 157 auditors. In this study, the data analysis technique used is multiple linear regression analysis.
The results of the study state that: (1) auditing time pressure has no effect on audit quality at Public Accountant Office Branch in Indonesia; (2) auditor competence has a positive and significant effect on audit quality at Public Accounting Firms in Indonesia; (3) auditor independence has a positive and significant effect on audit quality at Public Accounting Firms in Indonesia. Audit time pressure can be assessed if the auditor has high competence and independence.
The implication of this research is that there are practical implications to explain empirically about internal factors and external factors that influence an auditor in producing audit quality and can be used as a reference for further research that uses attribution theory in discussing audit quality influenced by auditors .
3346236539C1B018004PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK
(Studi Kasus Pada Bank Umum Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Intellectual Capital terhadap kinerja keuangan bank. Variabel bebas yang digunanakn dlaam penelitian ini yaitu komponen komponen dari intellectual capital yang terdiri dari Human Capital Efficiency (HCE), Structural Capital Efficiency (SCE), Capital Employed Efficiency (CEE), dan Relational Capital Efficiency (RCE). Variabel terikat yang digunakan yaitu Return on Asset (ROA) dan variabel kontrol yang digunakan yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Non Performing Loan (NPL).
Populasi dalam penelitian ini yaitu bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2016-2020. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan perolehan sampel sebanyak 24 bank. Untuk analisis data digunakan uji asumsi klasik, analisis statistik deskriptif, uji regresi data panel, uji determinasi, dan uji t.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel SCE dan CEE berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, variabel RCE berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ROA, sedangkan variabel HCE berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhaadp ROA pada bank umum pada periode tahun 2016-2020.
Implikasi dan kesimpulan diatas memberikan pandangan baru bagi bank umum agar dapat memanfaatkan intangible asset yang berupa intellectual capital, kinerja keuangan (ROA), serta dapat dijaikan sebagai bahan pertimbangan bagi investor sebelum melakukan investasi dana yang dimilikinya pada perusahaan.
The purpose of this study is to exmine the effect of Intellectual Capital on Bank Financial Performance. The Independent variables used in this study are the compononent of Intellectual Capital consisting of Human Capital Efficiency (HCE), Structural Capital Efficiency (SCE), Capital Employed Efficiency (CEE), Relational Capital Efficiency. The dependent variable is Return on Asset (ROA), and control variables used Capital Adequacy Ratio (CAR), and Non Performing Loan (NPL).
The population in this study is the commercial banks listed on the Indonesia Stock Excange (IDX) in 2016-2020. The sampling technique used purposive sampling with a sample of 24 bank. for data analysis using classical assumtion test, descriptive statistical analysis, panel data regression test, determination test, and t test.
Based on the result of this study, it shows that the SCE and C variables have a positive and significant effect on ROA, the HCE, and RCE variable has no significant effect on ROA at commercial banks in the 2016-2020 period.
The implications and conclusions above are to provide a new perspectie for commercial bank to be able to manage the intangible asset in the form of intellectual capital, financial performance (ROA), and can be used as consideration for the investors before investing their funds in the company.
3346336540F1F018022Analisis Respon Amerika Serikat Terhadap Penggunaan Senjata Kimia Rezim Assad di Perang Sipil Suriah Tahun 2012-2016 Melalui Perspektif English SchoolPenelitian ini dilatarbelakangi dengan penggunaan senjata kimia di Perang Sipil Suriah oleh Bashar Al-Assad dan militer loyalisnya sepanjang tahun 2012-2016. Perbuatan Assad ini melanggar aturan-aturan internasional dan membunuh warga sipil. Hal ini menarik Amerika Serikat sebagai negara yang seringkali terlibat dalam konflik di Timur Tengah. Menurut AS, penggunaan senjata kimia ini mengancam keamanan nasional negaranya. Oleh karena itu, mereka memberikan respon berupa kecaman dan ancaman untuk Assad. Respon AS ini akan dianalisis menggunakan perspektif English School yang memberikan kesimpulan bahwa AS AS memang memiliki tujuan baik karena ingin mewujudkan ketertiban dan menegakkan HAM di Suriah. Namun, AS telah melakukan pelanggaran kedaulatan karena telah mendukung kelompok oposisi dengan cara memberikan dana dan alat komunikasi. Terkait dengan sikap menahan diri, AS mampu menahan dirinya untuk tidak ikut berperang dan menggunakan militernya serta fokus pada solusi diplomatik.This research is motivated by the use of chemical weapons in the Syrian Civil War by Bashar Al-Assad and his military loyalists during 2012-2016. Assad's actions violate international rules and kill civilians. This attracts the United States as a country that is often involved in conflicts in the Middle East. According to the US, the use of chemical weapons threatens their national security. Therefore, they responded in the form of criticism and threats to Assad. This US response will be analyzed using the perspective of the English School which concludes that the US does have a good purpose because it wants to create order and uphold human rights in Syria. However, the US has committed a violation of sovereignty because it has supported opposition groups by providing funds and communication tools. Regarding self-restraint, the US was able to refrain from joining the war and use its military and focus on diplomatic solutions.
3346436545J1E017016THE EFFECTIVENESS OF VIRTUAL MICROTEACHING CLASS IN COVID-19 PANDEMIC IMPACT TO EDUCATION
Sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 sekolah-sekolah harus melaksanakan proses belajar mengajar secara online dari tingkat Sekolah Dasar hingga tingkat Universitas termasuk Universitas Jenderal Soedirman. Saat ini, mahasiswa semester 6 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Jenderal Soedirman telah menerapkan mata kuliah Microteaching secara online atau menggunakan E-Learning dengan dosen sebagai salah satu dampak dari Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode perhitungan statistik atau data statistik dan data wawancara dengan 21 responden dari 31 mahasiswa yang diuji dikarenakan beberapa mahasiswa ikut berpartisipasi dalam program Kampus Merdeka dan mengkonversi kredit Microteaching. Ada 5 variabel yang mempengaruhi efektivitas Virtual Micro Teaching Class yaitu Antusiasme, Media Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Tugas, dan Kinerja Dosen. Namun hanya variabel Antusiasme (P=0,046) dan Media Pembelajaran (P=0,020) yang signifikan. Sedangkan variabel lain seperti Materi Pembelajaran (P=0.213), variabel Tugas (P=0.166), dan Kinerja Dosen (P=0.166) tidak signifikan. Efektivitas Kelas Virtual Micro Teaching untuk mahasiswa semester 6 Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sudirman tahun ajaran 2020/2021 adalah 71% yang berarti efektif. Penggunaan Google Classroom untuk Kelas Virtual Micro Teaching memiliki beberapa kelemahan seperti kurangnya fitur rapat video yang dibutuhkan sebagian besar siswa dan pemberitahuan terlambat yang disebabkan oleh masalah sinyal internet. Sebagai solusi alternatif adalah menggunakan platform yang lebih baik dengan fitur pertemuan dan diskusi virtual bawaan yang dapat menyimpan data besar dan diunduh kapan saja.
As a spread prevention of Covid-19 virus, schools must implement their learning process through online from Elementary School up to University including Jenderal Soedirman University.Unfortunately, in the Covid-19 pandemic, English Education Program of Jenderal Soedirman University has already implemented Microteaching subject online or using E-Learning with the lecturer. This research uses a statistical calculation and interview data from 21 out of 31 respondents because some students have converted Microteaching credit in exchange of participation in Kampus Merdeka Program. There are 5 variables that influence Virtual Microteaching Class effectiveness. They are Enthusiasm, Learning Media, Learning Material, Task, Teacher Performance. However, the Enthusiasm variable (P=0.046) and Learning Media (P=0.020) are significant for the effectiveness of virtual Microteaching class. At the same time, other variables such as Learning material (P=0.213), Task variable (P=0.166), and Lecturer Performance (P=0.166) are not significant virtual Microteaching class. The effectiveness score of virtual Microteaching Class for 6th semester students, English Education Department Jenderal Soedirman University is 71% which means effective. The usage of Google Classroom for Virtual Microteaching Class has some disadvantages such as lack of video meeting features that most of the students need, and late notification caused by internet signal problems. As solutions to solve the problems of using Google Classroom for Virtual Microteaching class, lecturers need to explore the features of Google Classroom, and they are encourage to use a better platform with a built-in virtual meeting and discussion features that can save large data and be downloaded at any time.
3346536534C1C015044Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi pada PT. BPR Surya Yudha KencanaPenelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan
untuk mengetahui pengaruh keterlibatan pemakai dalam pengembangan sistem, kemampuan
teknik personal, program pelatihan dan pendidikan, dukungan manajemen puncak, dan
formalisasi pengembangan SIA terhadap persepsi pengguna tentang kinerja SIA. Populasi dalam
penelitian ini adalah karyawan PT. BPR Surya Yudha Kencana yang memiliki 30 kantor cabang
tersebar di Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, Kabupaten
Pekalongan dan Kabupaten Purbalingga. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 82 responden.
Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan
kriteria karyawan yang menempati posisi sebagai Accounting Staff, Admin Staff, Back Office Staff,
dan Customer Service/Teller. Data dalam penelitian ini di analisis menggunakan teknik analisis
regresi linear berganda dengan SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya
dukungan manajemen puncak yang berpengaruh terhadap persepsi pengguna tentang kinerja
SIA sedangkan, keterlibatan pemakai dalam pengembangan sistem, kemampuan teknik personal,
program pelatihan dan pendidikan serta formalisasi pengembangan SIA tidak berpengaruh
terhadap persepsi pengguna tentang kinerja SIA. Implikasi dari penelitian ini yaitu, model
penerimaan teknologi hanya berhasil membuktikan adanya hubungan antara variabel dukungan
manajemen puncak terhadap persepsi pengguna tentang kinerja SIA. Hal ini terjadi karena
adanya dukungan manajemen puncak menjadi peranan yang terpenting dalam perusahaan untuk
pengambilan keputusan. Akibatnya, peranan dukungan manajemen puncak dalam sistem
informasi sangat vital, karena perencanaan dan perancangan sistem informasi harus lebih jauh
memperhatikan dan melibatkan faktor manusia. PT. BPR Surya Yudha Kencana sebaiknya dapat
mengevaluasi dan meningkatkan kembali kinerja SIA yang sesuai dengan prosedur yang telah
ditetapkan, sehingga dapat terus bersaing dalam lingkungan bisnis yang kompetitif. Keterlibatan
pemakai dalam pengembangan sistem dianggap tidak efektif karena berkontribusi pada
penurunan tingkat penerimaan sistem, kemampuan teknik personal terbatas dan sebelumnya
belum pernah mengenal sistem informasi sehingga tidak diperlukan dalam peningkatan persepsi
pengguna tentang kinerja SIA, dengan mengikuti program pelatihan dan pendidikan belum tentu
meningkatkan kinerja SIA setiap individu, dan formalisasi pengembangan sistem harus dilakukan
dengan berpegang pada prosedur organisasi dan tidak bertentangan dengan aspek perusahaan.
This study is quantitative survey research that aims to determine the impact of user
involvement in system development, personal engineering abilities, training and education
programs, top management support, and formalization of SIA's development on users' perceptions
of SIA's performance. Employees of PT. BPR Surya Yudha Kencana, which has 30 branch offices
spread across Banjarnegara Regency, Banyumas Regency, Cilacap Regency, Pekalongan Regency,
and Purbalingga Regency, participated in this study. This study's sample size was 82 people. The
respondents in this study were chosen using a purposive sampling method with the criteria of
Accounting Staff, Staff Admin, Back Office Staff, and Customer Service/Teller. The data in this study
were analyzed with SPSS version 26 using multiple linear regression techniques. The findings of this
study show that only top management support influences user perceptions of SIA performance,
whereas user involvement in system development, personal engineering abilities, training and
education programs, and formalization of SIA development have no effect. According to the findings
of this study, the technology acceptance model has only proven the existence of a relationship
between the variables of top management support and user perceptions of SIA performance. This
occurs because top management's support is the most important role in the company for decision
making. As a result, the role of top management support in information systems is critical which the
human factor must be considered and included in the planning and design of information systems
PT. BPR Surya Yudha Kencana should be able to evaluate and improve SIA's performance using
established procedures for it to remain competitive in a competitive business environment. Involving
the user in the development of the system is deemed ineffective because it contributes to a decrease
in the system's level of acceptance. Personal engineering abilities are limited and have never
previously been familiar with information systems, so it is not necessary to improve user perceptions
of SIA performance; participation in training and education programs does not necessarily improve
each individual's SIA performance, and system development must be formalized while adhering to
organizational procedures and not contradicting aspects of the company.
3346636541E1A018262KEBIJAKAN PENCEGAHAN PENYEBARAN PENYAKIT MENULAR DEMAM BERDARAH DENGUE DALAM UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT
(STUDI DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANYUMAS)
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang harus dicegah dan dikendalikan karena karena merupakan penyakit menular dan menimbulkan kematian. Kabupaten Banyumas merupakan wilayah endemis bagi penyakit menular DBD. Dinas Kesehatan merupakan stakeholder utama dalam kaitannya dengan pencegahan penyebaran penyakit menular DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pencegahan penyebaran penyakit menular demam berdarah dengue dalam upaya kesehatan masyarakat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dan menganalisis faktor yang cenderung mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dengan metode wawancara, metode kepustakaan, dan metode dokumenter, yang disajikan dengan teks naratif menggunakan analisis metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang dirumuskan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dilakukan berdasarkan kewenangannya yang didapatkan dari peraturan perundang-undangan untuk melakukan tindakan pemerintahan serta menjalankan tugas dan fungsinya berdasarkan asas freies ermessen yang merupakan tindakan hukum pemerintah bersegi satu. Kebijakan tersebut berupa fogging, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dan promosi kesehatan, dimana dalam implementasinya sudah terlaksana semuanya, namun kebijakan tersebut belum mampu dikatakan berhasil mengatasi kasus DBD di Kabupaten Banyumas secara optimal karena angka kematiannya masih di atas 1%. Selain itu terdapat faktor pendukung berupa faktor hukumnya, penegak hukum, sarana dan prasarana pendukung dan masyarakat, sedangkan faktor penghambat berupa faktor hukumnya, penegak hukum, sarana dan prasarana pendukung, dan budaya.Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease that must be prevented and controlled because it is an infectious disease and causes death. Banyumas Regency is an endemic area for dengue fever. The Department of Health is the main stakeholder in relation to preventing the spread of dengue communicable diseases. This study aims to analyze the policy of preventing the spread of dengue hemorrhagic fever in public health efforts by the Banyumas District Health Office and analyze the factors that tend to influence it. The research method used in this research is sociological juridical with descriptive analytical research specifications. The types and sources of data used are primary data and secondary data. Methods of collecting data with interview methods, library methods, and documentary methods, which are presented with narrative text using qualitative method analysis. The results showed that the policies formulated by the Banyumas District Health Office were carried out based on their authority obtained from the legislation to carry out government actions and carry out their duties and functions based on the freies ermessen principle which is a one-sided government legal action. The policy is in the form of fogging, Mosquito Nest Eradication (PSN), and health promotion, all of which have been implemented, but the policy has not been able to be said to have succeeded in optimally handling dengue cases in Banyumas Regency because the mortality rate is still above 1%. In addition, there are supporting factors in the form of legal factors, law enforcement, supporting facilities and infrastructure and the community, while inhibiting factors are legal factors, law enforcement, supporting facilities and infrastructure, and culture.
3346736542F1C016073STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF UPTD PPA DALAM PENDAMPINGAN KORBAN KASUS KEKERASAN DI BANYUMASFenomena Kasus kekerasan yang muncul di masyarakat sangat banyak terjadi. UPTD PPA Kabupaten Banyumas mencatat selama tahun 2010 hingga 2014, kasus KDRT menduduki peringkat pertama pada jumlah kasus dibanding pada jenis-jenis kasus kekerasan lainnya. Dalam komunikasi persuasif, konselor sebagai pemberi pesan upaya pendampingan. Korban KDRT sebagai pihak penerima pesan. Kejelasan pesan yang ingin disampaikan akan sangat mempengaruhi baik untuk komunikator dan korban KDRT. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Strategi Komunikasi UPTD PPA Kabupaten Banyumas dalam pendampingan korban kekerasan seksual pada anak.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah para relawan pendamping korban KDRT dari UPTD PPA Kabupaten Banyumas. Informan dalam penelitian ini adalah Ketua Kabupaten Banyumas, Pengurus, staff dan relawan UPTD PPA Kabupaten Banyumas dan Korban KDRT. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif deskriptif dengan model interaktif.
Strategi komunikasi persuasif yang dilakukan UPTD PPA Kabupaten Banyumas adalah membuka iklim kondusif sehingga korban kekerasan seksual anak merasa nyaman. Komunikasi persuasif dalam proses konseling lebih dapat diamati pada proses pemberian dukungan, sikap empati dan sikap positif. Korban yang menjadi informan merasa dirinya menjadi lebih baik setelah menerima pendampingan dan konseling dari UPTD PPA Kabupaten Banyumas.

Phenomenon Cases of violence that appear in society are very common. UPTD PPA Banyumas Regency noted that during 2010 to 2014, cases of domestic violence were ranked first in the number of cases compared to other types of violence cases. In persuasive communication, the counselor acts as a message for mentoring efforts. Victims of domestic violence as the recipient of the message. The clarity of the message to be conveyed will greatly affect both communicators and victims of domestic violence.
This study aims to describe the Communication Strategy of UPTD PPA Banyumas Regency in assisting victims of sexual violence against children.
The research method used in this research is descriptive research. The target of this research is the volunteers accompanying the victims of domestic violence from the UPTD PPA, Banyumas Regency. Informants in this study were the Chairperson of Banyumas Regency, Management, staff and volunteers of UPTD PPA Banyumas Regency and Victims of Domestic Violence. Data collection methods used are in-depth interviews, observation and documentation. The analytical method used in this research is descriptive qualitative analysis with an interactive model.
The persuasive communication strategy carried out by the UPTD PPA in Banyumas Regency is to open a conducive climate so that victims of child sexual violence feel comfortable. Persuasive communication in the counseling process can be observed more in the process of providing support, empathy and positive attitude. Victims who became informants felt themselves to be better after receiving assistance and counseling from the UPTD PPA Banyumas Regency

3346836544J1A017032Indigenous Peoples’ Connectedness To Natural Environment In Sepulveda's The Old Man Who Read Love Stories (1989)Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjabarkan keterikatan masyarakat adat dengan lingkungan alam yang tecermin dalam The Old Man Who Read Love Stories, sebuah novel dari Louis Sepulveda. Dirilis pertama kali pada tahun 1989, novel tersebut bertumpu pada keterhubungan penduduk asli Amerika terhadap daratan di bumi. Pengetahuan tradisional, kegiatan sehari-hari, dan kepercayaan masyarakat adat disampaikan di dalam cerita dan diterapkan dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia di lingkungan mereka. Lantaran cerita tersebut menampilkan alam sebagai tema utama, teori ekokritisisme digunakan di dalam penelitian ini sebab mengkaji hubungan antara manusia dengan alam. Kemudian, untuk mencapai tujuan penelitian ini, teori Kincentric Ecology digunakan untuk menyingkap hubungan dan relasi yang kuat antara penduduk asli dan lingkungan. Penelitian ini mengaplikasikan metode kualitatif untuk meneliti data penelitian. Dalam menyusun penelitian ini, data primer mengacu pada novel The Old Man Who Read Love Stories. Sedangkan data sekunder diperoleh dari artikel, jurnal, buku dan sumber dari internet. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa keterikatan penduduk asli dengan lingkungan alam tercermin dalam pengelolaan lahan penduduk asli, perburuan hewan yang berkelanjutan penduduk asli, dan pemanfaatan tumbuhan penduduk asli. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa hubungan kuat antara penduduk asli dengan alam memberi pengaruh yang bermanfaat bagi lingkungan.The main aim of this research is to describe indigenous peoples’ connectedness to natural environment reflected in The Old Man Who Read Love Stories, a novel by Louis Sepulveda. First published in 1989, the novel scrupulously emphasizes the connectedness of Native American peoples to the physical world. Their traditional knowledge, practices and beliefs are presented in the story, and are then applied to manage the natural resources available in their surroundings. As the story presents nature as its prominent theme, Ecocriticism theory is used to this research because it studies the relationship between human beings and the natural world. Moreover, to achieve the main purpose of this study, Kincentric Ecology theory is employed in order to disclose the strong connection and relation between indigenous peoples and the natural environment. This research applies a qualitative method to analyze the data. In conducting this research, the primary data relies on a novel entitled The Old Man Who Read Love Stories. Meanwhile, the secondary data are obtained from articles, journals, books and other online sources. The result of this research reveals that indigenous peoples’ connectedness to natural environment is reflected in indigenous land management, indigenous sustainable hunting, and indigenous forest plants utilizations. Furthermore, this research also discovers that the close connection between indigenous peoples and the natural world influence valuable effect on the environment.
3346936543D1A018159Tingkat Infeksi dan Identifikasi Penyebab Helminthiasis pada Ayam Broiler di Kecamatan Baturaden dan Kalibagor Kabpupaten BanyumasTingkat infeksi dan identifikasi penyebab helminthiasis gastrointestinal pada ayam broiler di Kecamatan Baturaden dan Kalibagor Kabupaten Banyumas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat infeksi helminthiasis dan mengidentifikasi jenis cacing penyebab helminthiasis gastrointestinal, serta mengetahui pengaruh perbedaan ketinggian tempat terhadap kejadian helminthiasis gastrointestinal pada ayam broiler di Kecamatan Baturaden dan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 10 Agustus 2021 sampai 4 November 2021 di peternakan ayam broiler Kecamatan Baturaden dan Kalibagor Kabupaten Banyumas.
Sasaran penelitian yaitu ayam broiler di Kecamatan Baturaden dan Kalibagor Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Perhitungan untuk jumlah penetapan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga didapatkan 100 sampel untuk masing-masing kecamatan. Penelitian ini menggunakan sampel feses ayam broiler yang diambil ± 5 gram. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tingkat infeksi dan identifikasi penyebab helminthiasis serta pengaruh perbedaan ketinggian tempat terhadap jumlah kejadian helminthiasis. Data hasil pemeriksaan dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk tingkat infeksi dan jenis cacing helminthiasis yang didapatkan. Perbedaan ketinggian tempat terhadap hasil jumlah pemeriksaan sampel dianalisis menggunakan analisis chi-square.
Hasil pemeriksaan sampel di Kecamatan Baturaden menunjukkan sebanyak 25 sampel positif terinfeksi cacing dan 75 sampel negatif, Kecamatan Kalibagor menunjukkan sebanyak 13 sampel positif terinfeksi cacing dan 87 sampel negatif. Tingkat Infeksi helminthiasis pada ayam broiler di Kecamatan Baturaden sebesar 16,93% dan Kecamatan Kalibagor 8,69%. Analisis data menggunakan chi-square menunjukkan hasil P > 0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara perbedaan ketinggian tempat dengan jumlah kejadian helminthiasis pada ayam broiler di Kecamatan Baturaden dan Kalibagor Kabupaten Banyumas.
Infection rate and identification of causing helminthiasis gastrointestinal in broiler in Baturaden and Kalibagor Subdistrict, Banyumas Regency. The purpose of this study were to determine the rate of helminthiasis infection, identify the type of helminth parasits and know the influence of altitude place on the number of occurrences of helminthiasis in broiler in Baturaden and Kalibagor Subdistrict, Banyumas Regency. The research was conducted from August 10 to November 4, 2021 at Baturaden and Kalibagor broiler farms in Banyumas Regency.
The research targets were broiler chicken in Baturaden and Kalibagor Subdistrict, Banyumas Regency. The research method used the survey method with purposive sampling technique. The worm eggs samples is utilizing the Slovin method with the result is 100 samples. This research is using ± 5 gram for the worm eggs samples. A feces samples was conducted qualitatively with flotation method and quantitatively using the McMaster method. The variable examined were the rate of infection and the identification of helminthiasis causes and also the difference in altitude in the region to the number of helminthiasis incidents. Data was analyzed using qualitative descriptive methods for the level of infection and helminthiasis worms obtained. The altitude difference in the place with the number of helminthiasis was analysed using chi-square analysis.
Samples at Baturaden Subdistrict indicate as many as 25 positive samples are infected with worms and 75 of the samples are negative, Kalibagor Subdistrict show 13 positive samples are infected with worms and 87 of the samples are negative. Chi-square test showed that P > 0.05 which means there was no significant relation between the difference altitude in the place and the number of helminthiasis incidents of broiler chicken feces in Baturaden and Kalibagor Subdistrict, Banyumas Regency. In conclusion, the rate of helminthiasis infection of broiler chicken in the Baturaden Subdistrict with the result of 16,93% and Kalibagor Subdistrict with the result of 8,69%.
3347038085E1A018257TINJAUAN YURIDIS PERANG DI UDARA DALAM HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL (Studi tentang Kasus Serangan Udara oleh Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi ke Yaman pada Januari 2022)Perang dapat terjadi baik di darat, laut, maupun udara. Hukum humaniter internasional belum memiliki pengaturan yang secara spesifik mengatur tentang perang di udara, sedangkan udara sebagai media perang semakin sering digunakan karena keefektifannya, termasuk dalam perang yang terjadi di Yaman pada Januari 2022.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan perang di udara dalam hukum humaniter internasional serta untuk menganalisis kasus serangan udara oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi ke Yaman pada Januari 2022 menurut hukum humaniter internasional. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan metode pengumpulan data berdasarkan studi kepustakaan yang kemudian disajikan dalam bentuk uraian yang sistematis dan logis serta menggunakan metode analisis kualitatif.
Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa hukum internasional dan hukum humaniter internasional memiliki ketentuan-ketentuan yang dapat diimplementasikan untuk mengatur perang di udara meskipun ketentuannya belum diatur secara khusus. Ketentuan tersebut secara umum dapat ditemukan dalam Konvensi-konvensi Den Haag 1907, Konvensi Chicago 1944, Konvensi-konvensi Jenewa 1949, Protokol II untuk Konvensi Senjata Konvensional Tertentu 1980, dan UNCLOS 1982. Serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi ke fasilitas pusat penahanan di Saada, Yaman pada Januari 2022 bertentangan dengan ketentuan Pasal 51 ayat (4) jo. Pasal 52 ayat (1) Protokol Tambahan I untuk Konvensi Jenewa 1949 mengenai larangan melakukan serangan tanpa pandang bulu (indiscriminate attack). Arab Saudi beserta negara-negara Teluk yang tergabung dalam pasukan koalisi dapat dikenai tanggung jawab negara secara kolektif, sedangkan komandan dari anggota militer pasukan koalisi Arab Saudi dapat dikenai tanggung jawab komando.
War can be conducted on land, at sea or in the air. International humanitarian law has no regulation that specifically regulates air warfare yet, while the air as a zone of war is being used time-to-time because of its effectiveness, including in war that happened in Yemen on January 2022.
This research aims to find out the regulations which govern air warfare according to the international humanitarian law and to analyze the case of an air attack which conducted by Saudi-led coalition to Yemen on January 2022 according to the international humanitarian law. This research is a normative legal research (juridical normative) with statute and case approach. The data used by this research is secondary data with collection method based on literature studies which are then presented in the form of systematic and logistical description by using qualitative analysis method.
The results of this research and its discussion are international law and international humanitarian law still have provisions that can be implemented to regulate air warfare even though the provisions have not been specifically regulated. It can be found in the Hague Conventions 1907, Chicago Convention 1944, Geneva Conventions 1949, Protocol II to the Convention on Certain Conventional Weapon 1980, and UNCLOS 1982 in general. The airstrike of the Saudi-led coalition on the detention center facility in Saada, Yemen in January 2022 has violated Article 51 paragraph (4) jo. Article 52 paragraph (1) Additional Protocol I to the Geneva Conventions 1949 concerning the prohibition of carrying out indiscriminate attacks. Saudi Arabia and the Gulf countries which are members of Saudi-led coalition may be subjects to collective state responsibility and the commander of the military members of Saudi-led coalition may be subject to command responsibility.
3347136548B1A018021RESPON FISIOLOGI PERTUMBUHAN GULMA BABANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) TERHADAP PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KITOLOD
(Isotoma longiflora (L.) C. Presl.)
Kitolod (Isotoma longiflora) merupakan tumbuhan yang berpotensi dijadikan ekstrak untuk pengendalian gulma babandotan (Ageratum conyzoides) karena mengandung senyawa fenol yang berfungsi sebagai bioherbisida. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui respon pertumbuhan gulma babandotan (A. conyzoides) yang diberi ekstrak daun kitolod (I. longiflora) dan mengetahui konsentrasi ekstrak daun kitolod (I. longiflora) yang optimal menghambat pertumbuhan gulma babandotan (A. conyzoides). Perlakuan disusun dalam 5 variasi konsentrasi ekstrak daun kitolod yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% dengan lima ulangan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Analisis Ragam (Uji F) pada taraf uji 0,05 dan 0,01 serta dilakukan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kitolod mampu menghambat pertumbuhan gulma babandotan pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah internodus, panjang internodus, bobot basah, dan bobot kering. Konsentrasi ekstrak daun kitolod yang paling optimal dalam menghambat pertumbuhan gulma babandotan yaitu konsentrasi 100%.Kitolod (Isotoma longiflora) is a plant that has the potential to be used as an extract for controlling babandotan weeds (Ageratum conyzoides) because it contains phenolic compounds that function as bioherbicides. The purpose of this study was to determine the growth response of babandotan weed (A. conyzoides) given kitolod leaf extract (I. longiflora) and to determine the optimal concentration of kitolod leaf extract (I. longiflora) to inhibit the growth of babandotan weed (A. conyzoides). The treatments are arranged in 5 variations of the concentration of kitolod leaf extract, namely concentrations of 0%, 25%, 50%, 75%, and 100% with five replications. The data that has been obtained, analyzed using Analysis of Varians (Test F) at test levels of 0.05 and 0.01. BNT test was also carried out. The results showed that kitolod leaf extract was able to inhibit the growth of babandotan weeds on the parameters of plant height, number of leaves, leaf area, number of internodes, internode length, fresh weight, and dry weight. The most optimal concentration of kitolod leaf extract in inhibiting the growth of babandotan weeds is a concentration of 100%.
3347236549B1A018008KORELASI FAKTOR LINGKUNGAN DENGAN KELIMPAHAN INDIVIDU Macrotermes gilvus PADA RUMAH SEMI PERMANEN DI KABUPATEN BANYUMASSerangan rayap pada bangunan semi permanen di Kabupaten Banyumas saat ini merupakan masalah yang perlu ditangani secara serius. Pengendalian yang dilakukan sejauh ini masih bersifat parsial. Beberapa kendala yang ada antara lain belum diketahuinya hubungan faktor lingkungan yang menyebabkan kelimpahan rayap jenis ini relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi faktor lingkungan dengan kelimpahan rayap Macrotermes gilvus di Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan metode survei, dengan teknik Random Sampling. Diambil 40 lokasi secara acak (random), setiap lokasi rumah semi permanen yang terpilih secara acak, dilakukan pembongkaran sarang rayap dengan cara membolak balikan kayu yang ada dan mengamati setiap komponen kayu bangunan pada setiap rumah semi permanen untuk diambil kasta serdadu guna kepentingan identifikasi. Seluruh individu rayap dihitung menggunakan hand counter, ketinggian tempat diukur menggunakan altimeter, suhu dan kelembaban udara diukur menggunakan termohigrometer serta pH dan tingkat kesuburan tanah diukur menggunakan soil tester. Variabel terikat dalam penelitian yaitu kelimpahan individu rayap M. gilvus dengan parameter jumlah individu yang tertangkap pada saat sampling, sedangkan variabel bebasnya yaitu faktor lingkungan yang meliputi ketinggian tempat dengan parameter ketinggian lokasi sampling, suhu udara, kelembaban udara, tingkat kesuburan tanah, pH tanah, dan sanitasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi kelimpahan individu dengan faktor lingkungan mengikuti persamaan Y = -608,144 + 0,580X1 - 0,043X2 - 5,673X3 + 1,163X4 + 90,191X5 + 175,664X6 yaitu faktor lingkungan yang berpengaruh nyata terhadap kelimpahan M. gilvus adalah sanitasi atau ketersediaan sumber selulosa. Penelitian lebih lanjut diperlukan dengan mengaitkan faktor curah hujan atau kemarau sehingga di kemudian hari diperoleh data yang lebih komprehensif.A termite attack on semi-permanent buildings in Banyumas Regency is currently a problem that needs to be taken seriously. The control carried out so far is still partial. Some of the existing obstacles include the unknown relationship between environmental factors that cause the relatively high abundance of this type of termite. The term Macrotermes gilvus is one of the termites that may attack semi-permanent buildings. This study aims to determine the correlation of environmental factors with termites M. gilvus in Banyumas Regency. The study used a survey method, with the Random Sampling technique. 40 locations were taken at random, each semi-permanent house location was carried out by launching termite nests, or turning wood in each semi-permanent house to take the caste of soldiers of interest. All individual termites were counted using a hand counter, altitude was measured using an altimeter, air temperature and humidity were measured using a thermo hygrometer an pH and soil fertility level was measured using a soil tester. The dependent variable in this study was the abundance of individual termite M. gilvus with the parameter of the number of individuals caught during sampling. While the independent variables are environmental factors with parameters such as altitude, air temperature, humidity, soil fertility level, soil pH, and environmental sanitation. The result showed that correlation between abundance and environmental factors in Banyumas Regency follows the equation of Y = -608,144 + 0,580X1 - 0,043X2 - 5,673X3 + 1,163X4 + 90,191X5 + 175,664X6, with the environmental factor that was positively correlated with abundance of termite M. gilvus was environmental sanitation or availability of cellulose sourch. Further research is needed by linking rainfall or dry data so that more comprehensive data can be obtained later.
3347336550F1F018069KEBIJAKAN AMERIKA SERIKAT DALAM MENANGANI CYBERWARFARE DI ERA JOE BIDEN PADA TAHUN 2021Cyberwarfare biasanya didefinisikan sebagai serangkaian tindakan oleh suatu negara atau organisasi untuk menyerang sistem jaringan komputer negara atau institusi dengan tujuan mengganggu, merusak, atau menghancurkan infrastruktur oleh virus komputer atau serangan penolakan layanan. Amerika Serikat belum lama ini mendapatkan kasus perang siber yang dilakukan oleh Rusia pada Mei 2021, serangan siber dari Rusia ini menargetkan untuk meretas dan merusak sistem informasi dari Amerika Serikat melalui penyedia layanan teknologinya. Kemudian, Presiden Joe Biden membuat beberapa kebijakan dan strategi guna dari menanggulangi hal tersebut dengan cara meningkatkan keamanan siber nasional, perluasan resmi terhadap industrial control systems, dan menandatangani cybersecurity executive order. Dengan begitu, Amerika Serikat akan lebih siap dalam menangani cyberwarfare yang sedang terjadi melalui kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Pemerintahan Joe Biden. Badan-badan siber di Amerika Serikat seperti CISA, DHS, NPPD, CS&C, dan NCCIC juga akan membantu untuk mengamankan jaringan negaranya dikarenakan ancaman perang dunia maya sudah semakin nyata dan dapat memberikan efek kerusakan jaringan dalam jangka panjang. Penelitian ini dibuat untuk membahas terkait pengaruh perkembangan cyberwarfare pada keamanan jaringan teknologi Amerika Serikat di era kepemimpinan Joe Biden.Cyberwarfare is usually defined as a series of actions by a country or organization to attack the computer network system of a country or institution with the aim of disrupting, damaging, or destroying infrastructure by computer viruses or denial of service attacks. The United States recently experienced cyberwarfare carried out by Russia in May 2021, this cyberwarfare from Russia targets to hack and damage information systems from the United States through its technology service providers. Then, President Joe Biden made several policies and strategies to address this by increasing national cybersecurity, formal expansion of industrial control systems, and signing a cybersecurity executive order. Therefore, the United States will be better prepared to deal with the ongoing cyberwarfare through the policies made by the Joe Biden Administration. Cyber agencies in the United States such as CISA, DHS, NPPD, CS&C, and NCCIC will also help to secure their country's networks because the threat of cyber war is increasingly real and can have long-term network damage effects. This study was made to discuss the influence of cyberwarfare developments on US technology network security in the era of Joe Biden's leadership.
3347436551F1F018051STRATEGI CV. USAHA KARYA DALAM MEMASUKI PASAR GLOBAL MELALUI PERSPEKTIF LIBERALISME EKONOMI DAN KONSEP MARKETING MIXPenelitian ini menganalisis serta berusaha melihat strategi CV.Usaha Karya selaku UMKM atau perusahaan lokal yang berusaha melakukan upaya pelestarian budaya keramik di Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah melalui ekspansi pasar yang sebelumnya hanya pasar lokal merambah menjadi pasar global yang memiliki variasi pasar lebih luas dengan menggunakan berbagai strategi dalam upayanya. Dalam menganalisis penelitian ini menggunakan Perspektif Liberalisme Ekonomi dan Konsep Marketing Mix. Berdasarkan data yang diperoleh, CV. Usaha Karya dalam melakukan upayanya memasuki pasar global menggunakan berbagai strategi seperti analisis SWOT, standarisasi mutu, analisis pasar, diversifikasi produk, hingga strategi produk, strategi tempat produksi, strategi harga dan strategi promosi yang digunakan, hal ini sangat berkaitan dengan indikator-indikator yang terdapat dalam perspektif liberalisme ekonomi dan konsep marketing mix yang terjadi dalam pasar global.This study analyzes and seeks to see the strategy of CV.Usaha Karya as a MSME or local company that is trying to make efforts to preserve ceramic culture in Klampok, Banjarnegara, Central Java through market expansion which previously only local markets, then penetrated into global markets which have a wider market variation by using various strategies in their efforts. In analyzing this research using the perspective of economic liberalism and the concept of marketing mix. Based on the data obtained, CV. Usaha Karya in their efforts to enter the global market uses various strategies such as SWOT analysis, quality standardization, market analysis, product diversification, and product strategy, production site strategy, price strategy and promotional strategy used, this is closely related to the indicators contained in the perspective of economic liberalism and the concept of marketing mix that occurs in the global market.
3347537919C1A018035Pengaruh Pendapatan, Harga Mi Instan, dan Harga Barang Substitusi terhadap Permintaan Mi Instan Mahasiswa FEB UnsoedSektor industri mi instan mendapatkan berkah di masa pandemi Covid-19. Saat permintaan mi instan di Indonesia meningkat, permintaan mi instan di Kabupaten Banyumas justru menurun. Jumlah pelajar dan mahasiswa turut memengaruhi permintaan mi instan. Mahasiswa FEB Unsoed menjadi salah satu yang berperan dalam naik turunnya permintaan mi instan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendapatan, harga mi instan, dan harga barang substitusi secara bersama-sama dan parsial terhadap permintaan mi instan mahasiswa FEB Unsoed. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa aktif FEB Unsoed angkatan 2018 dan 2019 yang kost di Purwokerto sejumlah 1.082 mahasiswa aktif. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 92 sampel dengan rumus Slovin. Teknik purposive sampling digunakan dalam pengambilan sampel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan Regresi Linier Berganda dengan SPSS Statistics 25 menunjukkan bahwa: (1) Pendapatan, harga mi instan, dan harga roti secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap permintaan mi instan mahasiswa FEB Unsoed, (2) Pendapatan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan mi instan mahasiswa FEB Unsoed, (3) Harga mi instan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan mi instan mahasiswa FEB Unsoed, (4) Harga roti memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap permintaan mi instan mahasiswa FEB Unsoed.The instant noodle industry sector has been blessed during Covid-19 pandemic. When the demand for instant noodle in Indonesia increases, the demand for instant noodle in Banyumas Regency actually decreases. The number of students and lower students also affect the demand for instant noodle. Students of FEB Unsoed are one of those who play a role in the ups and downs to demand for instant noodle. The aims of research are to analyze the effect of income, price of instant noodle, and price of substitute goods simultaneously and partially on demand for instant noodle of FEB Unsoed students. This research is a survey research with a descriptive approach. The research population are all active 2018 and 2019 FEB Unsoed students who were boarding in Purwokerto with total 1.082 active students. The number of samples are 92 samples with Slovin’s formula. Purposive sampling technique was used to take research samples. Based on result of research and data analysis using Multiple Linear Regression with SPSS Statistics 25 show that: (1) Income, price of instant noodle, and price of bread simultaneously have a significant effect on demand for instant noodle of FEB Unsoed students, (2) Income has a positive effect and significant on demand for instant noodle of FEB Unsoed students, (3) Price of instant noodle has a positive effect and significant on demand for instant noodle of FEB Unsoed students, (4) Price of bread has a positive effect and does not significant on demand for instant noodle of FEB Unsoed students.
3347636552C1B018112PENGARUH KEPEMILIKAN KELUARGA TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN (Studi Empiris Perusahaan Pada Indeks Kompas100 Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2016 - 2020)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh family ownership, family generation, family member terhadap kebijakan dividen. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kebijakan dividen, sedangkan variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu family ownership, family generation, family member. Penelitian imerupakan penelitian kuantitatif asosiatif yang menggunakan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pustaka dan dokumentasi. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu perusahaan yang terdaftar dalam indeks Kompas100 di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2016-2020. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 22 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan data panel. Berdasarkan pengujian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa variabel family ownership dan family generation berpengaruh positif signifikan terhadap kebijakan dividen, sedangkan untuk variabel family member tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks Kompas100 pada tahun 2016-2020. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu bagi penelitian selanjutnya diharapkan bisa menambah variabel lain seperti non family member untuk membandingkan perusahaan keluarga yang dipegang oleh anggota keluarga dengan perusahaan keluarga yang dipegang oleh profesional. Bagi manajemen diharapkan dalam menentukan kebijakan dividen dilakukan dengan bijak. Manajemen yang merupakan anggota keluarga dari pemilik perusahaan tidak boleh menyalahgunakan kekuasaannya serta mengeksploitasi pemegang saham minoritas yang bukan anggota keluarga agar terhindar dari konflik keagenan dan menguntungkan semua pihak. Bagi investor sebelum melakukan investasi ada baiknya mempertimbangkan kepemilikan dari perusahaan seperti kepemilikan keluarga karena dari hasil penelitian bahwa perusahaan keluarga membayar dividen lebih tinggi daripada perusahaan non keluarga.This study aims to analyze the effect of family ownership, family generation, and family member on dividend policy. The dependent variable used in this study is dividend policy, while the independent variables used in this study are family ownership, family generation, and family members. This research is an associative quantitative that uses secondary data. Data collection techniques used in this research are literature study and documentation. The population used in this study are companies listed on the Kompas100 index on the Indonesia Stock Exchange during the 2016-2020 period. The number of samples in this study was 22 companies selected using the purposive sampling method. Analysis of the data used in this study is using panel data. Based on the tests carried out, the results showed that the family ownership and family generation variables had a significant positive effect on dividend policy, while the family member variable did no effect on dividend policy in companies listed in the Kompas100 index for the 2016-2020 period. The implication of the conclusion above is that further research is expected to add other variables such as non-family members to compare family companies held by family members with family companies held by professionals. Management is expected to determine dividend policy wisely. Management who are family members of company owners must not abuse their power and exploit minority shareholders who are not family members to avoid agency conflicts and benefit all parties. For investors, before investing, it is better to consider the ownership of the company such as family ownership because from the research results that family companies pay higher dividends than non-family companies.
3347736553H1A018016ANALISIS KUALITAS LAYANAN VIDEO STREAMING PADA WEBSITE WE
TV PADA JARINGAN Wi-Fi DAN JARINGAN SELULER MENGGUNAKAN
PARAMETER QUALITY OF SERVICE
We TV merupakan platform digital yang menyajikan layanan video streaming dan
memungkinkan penggunanya untuk dapat menonton dan berbagi video atau series yang disediakan di
aplikasi We TV tersebut secara gratis ataupun berbayar jika ingin mendapatkan akun premium dengan
keuntungan yang lebih banyak. We TV dapat diakses melalui website resmi We TV pada PC atau
laptop dan juga bisa diunduh dari aplikasi mobile baik pengguna android atau juga pengguna iOS
yang terhubung dengan jaringan internet baik itu jaringan seluler maupun jaringan Wi-Fi. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis kualitas video streaming We TV menggunakan jaringan seluler dan
jaringan Wi-Fi, menggunakan parameter Quality Of Service yang terdiri dari throughput, delay, jitter,
packet loss dan frame rate dan hasilnya disesuaikan berdasarkan standar dari TIPHON. Analisis
kualitas layanan ini menggunakan software Wireshark untuk pengambilan datanya dan kemudian
perhitungannya menggunakan software Microsoft Excel 2010. Hasil dari penelitian ini adalah didapat
nilai rata – rata dari parameter throughput pada jaringan seluler adalah 80,41644901% dan jaringan
Wi-Fi adalah 94,1188907%. Untuk parameter delay didapatkan nilai rata – rata untuk jaringan seluler
sebesar 28,79977 ms dan jaringan Wi-Fi didapat nilai 23,2312 ms. Untuk parameter jitter pada
jaringan seluler didapat nilai rata – rata sebesar 28,804842 ms dan jaringan Wi-Fi sebesar 23,2348 ms.
Untuk parameter packet loss mendapat nilai rata - rata sebesar 2,060681% dan jaringan Wi-Fi sebesar
2,1694922%. Untuk parameter Frame Rate pada jaringan seluler nilai rata – ratanya adalah
36,453009 fps dan jaingan Wi-Fi nilainya adalah 48,704375 fps.
We TV is a digital platform that provides streaming video and services and allows users to watch
and share videos or series provided on the We TV application for free or paid if you want to get a
premium account with more benefits. We TV can be accessed though the official We TV website on a
PC or Laptop and can also be downloaded form the mobile application for Android users or iOS
users connected to the internet network, be it a celuler network or a Wi-Fi network. This study aims to
analyze the quality with We TV streaming video using a celluler network and a Wi-Fi network, using
quality of Service Parameters consisting out throughput, delay, jitter, packet loss, and frame rate. The
results are adjusted according to TIPHON standards. This service quality analyze uses Wireshark
software for data retrieval, and then the calculations use Microsoft Exel 2010 software. This research
results show that the average value of the throughput parameter on the cellular network is
80,41644901%, and on the Wi-Fi network is 94,1188907%. For the delay parameter, the average
value for the cellular network is 28,79977 ms, and the Wi-Fi network is 23,2312 ms. The average
value of the jitter parameter on the cellular network is 28,804842 ms, and on the Wi-Fi network is
23,2348 ms. The average value for the packet loss parameter is 2,060681%, and the Wi-Fi network is
2,1694922%. Finally, for the Frame Rate parameter on the cellular network, the average value is
36,453009 fps, and the Wi-Fi network value is 48,704375 fps.
3347836554C1G018035DEMAND ANALYSIS FOR TRAIN PASSENGERS DURING TRANSITION ERA OF COVID 19 PANDEMIC
(EMPIRICAL STUDY: DAOP 5 PURWOKERTO)
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh harga tiket kereta api, biaya kendaraan pribadi, pendapatan, fasilitas, cara pemesanan tiket online, dan protokol kesehatan terhadap permintaan kereta api di Purwokerto, serta mengetahui manakah yang memiliki pengaruh paling besar di antara keenam variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil pengisian kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang diolah dan diuji menggunakan software SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan variabel harga tiket kereta api, biaya kendaraan pribadi, pendapatan, fasilitas, cara pemesanan tiket online, serta protokol kesehatan berpengaruh signifikan terhadap permintaan kereta api di Purwokerto. Sementara secara parsial, variabel fasilitas, cara pemesanan tiket online, dan protokol kesehatan berpengaruh positif dan signifikan. Sedangkan harga tiket kereta api, biaya kendaraan pribadi, dan pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan kereta api di Purwokerto.The purpose of this study is to analyze the influence of train ticket prices, personal vehicle costs, income, facilities, online ticket reservation, and health protocols on train demand in Purwokerto, and find out which the most influence among the six variables. This study used primary data that obtained from the results of filling out the questionnaire. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis which is processed and tested using SPSS 25 software. The results of this study show that all of variables, such as train ticket prices, personal vehicle costs, income, facilities, online ticket reservation, and health protocols have a significant effect on the demand for trains in Purwokerto. Meanwhile, partially, the variables of facilities, online ticket reservation, and health protocols have a positive and significant effect. Meanwhile, train ticket prices, personal vehicle costs, and income do not have a significant effect on the demand for trains in Purwokerto.
3347936555L1A017041AKUMULASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA MEDIA AIR, SEDIMEN, DAN IKAN BELANAK (Planiliza subviridis) DI PLAWANGAN TIMUR SEGARA ANAKAN, CILACAPPlawangan Timur merupakan wilayah dengan karakteristik tingginya aktivitas industri, transportasi, dan domestik sehingga dapat menghasilkan limbah logam berat Hg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Hg pada media air, sedimen dan ikan di perairan Plawangan Timur, Segara Anakan serta untuk mengetahui tingkat pencemaran logam berat Hg berdasarkan nilai Pollution Index (PI), Contamination Factor (CF), Index Geoaccumulation (Igeo), dan Bioaccumulation Factor (BAF). Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel Purposive Random Sampling di 5 stasiun. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kandungan logam berat Hg pada media air berkisar 0,0006-0,0019 mg/L, media sedimen berkisar 0,55-0,80 mg/kg dan pada ikan belanak berkisar 0,0018-0,0042 mg/kg. Kandungan Hg pada media air dan ikan belanak masih di bawah nilai ambang batas aman, sedangkan kandungan Hg pada media sedimen telah melebihi nilai ambang batas aman. Analisis korelasi koefisien Pearson (R) menunjukkan korelasi linier positif dengan keeratan sangat lemah dan lemah untuk Hg pada air dengan sedimen, serta Hg pada air dengan ikan belanak. Perairan Plawangan Timur tergolong tidak tercemar-sedikit tercemar berdasarkan nilai PI, dan kontaminasi sedang-tinggi berdasarkan nilai CF serta kategori tercemar ringan-sedang berdasarkan nilai Igeo. Nilai BAF menunjukkan ikan belanak mengakumulasi Hg pada tubuhnya. Mengacu pada hasil penelitian, upaya pengelolaan perairan Plawangan Timur Segara Anakan Cilacap sudah baik namun perlu lebih ditingkatkan lagiEast Plawangan is a area with characteristics of high industrial, transportation, and domestic activities that can produce heavy metal Hg waste. The research was aimed to analyse the difference and correlation of Hg heavy metal in the water, sediment and mullet fish among stations and to know pollution levels based on Pollution Index (PI), Contamination Factor (CF), Index Geoaccumulation (Igeo), and Bioaccumulation Factor (BAF). Method of this research was a survey method by purposive random sampling technique in five stations and four replications.The result that of Hg heavy metals in the water was 0,0006 – 0,0019 mg/L, in the sediment range between 0,55 – 0,80 mg/kg and the mullet fish was 0,0018 - 0,0042 mg/kg. The content of Hg in water and mullet fish media is still below the safe standard value, meanwhile in the sediment is above the safe standard value. The analysis of correlation coefficient Pearson (R) showed a positive linier correlation with very weak and weak closeness for Hg in water and sediment, as well as Hg in water and mullet fish. East Plawangan are classified as unpolluted-slightly polluted based on PI values, middle-high contamination based on CF and slightly polluted based on Igeo values. BAF values indicate the mullet fish accumulated Hg on its body. Referring to the results of the research, efforts to manage the waters of East Plawangan Segara Anakan Cilacap have been good but need to be further improved.
3348036556C1A018037Analisis Preferensi Konsumen Dalam Menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) Sebagai Alat Pembayaran Digital Di Kota BekasiPerkembangan teknologi keuangan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Meningkatnya perkembangan teknologi keuangan semakin memudahkan penggunanya ketika melakukan transaksi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pendapatan, pendidikan, usia, dan tipe konsumen berdasarkan risiko terhadap preferensi konsumen dalam menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran digital. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data regresi logistik. Hasil penelitian analisis regresi logistik dengan menggunakan sampel 100 responden menjelaskan bahwa variabel pendapatan, pendidikan, usia dan tipe konsumen berdasarkan risiko berpengaruh signifikan terhdap preferensi konsumen dalam menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran digital. Implikasi dari penelitian ini yaitu Bank Indonesia sebagai pengatur sistem pembayaran nasional yang meluncurkan QRIS dapat melakukan beberapa langkah untuk meningkatkan pengguna QRIS yaitu dapat meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat kelas menengah, masyarakat berpendidikan tinggi, dan masyarakat dengan usia maturitas yang masih belum mengetahui manfaat dan langkah-langkah melakukan pembayaran menggunakan QRIS.The development of financial technology from year to year continues to increase. The increasing development of financial technology makes it easier for users to make transactions. The purpose of this study was to analyze the effect of income, education, age, and type of consumer based on risk on consumer preferences in using QRIS as a digital payment instrument. This research method uses quantitative methods with logistic regression data analysis techniques. The results of logistic regression analysis research using a sample of 100 respondents explained that the variables of income, education, age and type of consumer based on risk had a significant effect on consumer preferences in using QRIS as a digital payment tool. The implication of this research is that Bank Indonesia as the regulator of the national payment system that launched QRIS can take several steps to increase QRIS users, namely increasing socialization and education to the middle class, highly educated people, and people of maturity age who still do not know the benefits and step by step to make a payment using QRIS.