Artikel Ilmiah : F1C016073 a.n. CLAUDIA ANJELITA W

Kembali Update Delete

NIMF1C016073
NamamhsCLAUDIA ANJELITA W
Judul ArtikelSTRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF UPTD PPA DALAM PENDAMPINGAN KORBAN KASUS KEKERASAN DI BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Fenomena Kasus kekerasan yang muncul di masyarakat sangat banyak terjadi. UPTD PPA Kabupaten Banyumas mencatat selama tahun 2010 hingga 2014, kasus KDRT menduduki peringkat pertama pada jumlah kasus dibanding pada jenis-jenis kasus kekerasan lainnya. Dalam komunikasi persuasif, konselor sebagai pemberi pesan upaya pendampingan. Korban KDRT sebagai pihak penerima pesan. Kejelasan pesan yang ingin disampaikan akan sangat mempengaruhi baik untuk komunikator dan korban KDRT. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Strategi Komunikasi UPTD PPA Kabupaten Banyumas dalam pendampingan korban kekerasan seksual pada anak.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah para relawan pendamping korban KDRT dari UPTD PPA Kabupaten Banyumas. Informan dalam penelitian ini adalah Ketua Kabupaten Banyumas, Pengurus, staff dan relawan UPTD PPA Kabupaten Banyumas dan Korban KDRT. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif deskriptif dengan model interaktif.
Strategi komunikasi persuasif yang dilakukan UPTD PPA Kabupaten Banyumas adalah membuka iklim kondusif sehingga korban kekerasan seksual anak merasa nyaman. Komunikasi persuasif dalam proses konseling lebih dapat diamati pada proses pemberian dukungan, sikap empati dan sikap positif. Korban yang menjadi informan merasa dirinya menjadi lebih baik setelah menerima pendampingan dan konseling dari UPTD PPA Kabupaten Banyumas.

Abtrak (Bhs. Inggris)Phenomenon Cases of violence that appear in society are very common. UPTD PPA Banyumas Regency noted that during 2010 to 2014, cases of domestic violence were ranked first in the number of cases compared to other types of violence cases. In persuasive communication, the counselor acts as a message for mentoring efforts. Victims of domestic violence as the recipient of the message. The clarity of the message to be conveyed will greatly affect both communicators and victims of domestic violence.
This study aims to describe the Communication Strategy of UPTD PPA Banyumas Regency in assisting victims of sexual violence against children.
The research method used in this research is descriptive research. The target of this research is the volunteers accompanying the victims of domestic violence from the UPTD PPA, Banyumas Regency. Informants in this study were the Chairperson of Banyumas Regency, Management, staff and volunteers of UPTD PPA Banyumas Regency and Victims of Domestic Violence. Data collection methods used are in-depth interviews, observation and documentation. The analytical method used in this research is descriptive qualitative analysis with an interactive model.
The persuasive communication strategy carried out by the UPTD PPA in Banyumas Regency is to open a conducive climate so that victims of child sexual violence feel comfortable. Persuasive communication in the counseling process can be observed more in the process of providing support, empathy and positive attitude. Victims who became informants felt themselves to be better after receiving assistance and counseling from the UPTD PPA Banyumas Regency

Kata kuncikomunikasi persuasi, strategi komunikasi, pendampingan, KDRT, kekerasan seksual pada anak
Pembimbing 1Dra.Hj.Sri Pangestuti,M.si
Pembimbing 2Dr.Ch.Herutomo,M.si
Pembimbing 3Dra.Dwi Pangastuti,M.si
Tahun2022
Jumlah Halaman25
Tgl. Entri2022-07-29 10:28:19.33935
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.