Artikelilmiahs
Menampilkan 33.441-33.460 dari 49.979 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 33441 | 36526 | E1A016175 | IMPLEMENTASI HUKUM PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN BAGI PASIEN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI KLINIK PMI PURBALINGGA | IMPLEMENTASI HUKUM PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN BAGI PASIEN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI KLINIK PMI PURBALINGGA Oleh: PRIAGUNG WICAKSONO E1A016175 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hukum pelayanan kesehatan rawat jalan bagi pasien peserta jaminan kesehatan nasional di Klinik PMI Purbalingga. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Klinik PMI Purbalingga. Pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Jenis sumber data meliputi data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, studi kepustakaan, dan studi dokumenter. Metode pengolahan data menggunakan reduksi data, display data dan kategorisasi data. Metode penyajian data secara teks naratif dan matriks kualitatif. Analisis data menggunakan analisis normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan pasien JKN berobat di Klinik PMI Purbalingga sudah efektif, hal ini ditunjukkan efektifnya proses rawat jalan yang dilakukan Klinik PMI Purbalingga kepada pasien JKN, dan efektifnya proses administrasi terkait kecocokan data pasien JKN. Faktor yang menjadi kendala dalam implementasi hukum pelayanan kesehatan rawat jalan bagi pasien peserta jaminan kesehatan nasional di Klinik PMI Purbalingga, yaitu faktor ketidaktahuan adanya informasi mengenai perkembangan penggunaan kartu BPJS dan pasien tidak taat membayar iuran kepesertaan yang merupakan faktor budaya. Kata Kunci : Implementasi Hukum, Pelayanan Kesehatan, Pasien JKN, Rawat Jalan | IMPLEMENTATION OF THE LAW OF OUTSTANDING HEALTH SERVICES FOR NATIONAL HEALTH INSURANCE PATIENTS AT PMI PURBALINGGA CLINIC By : PRIAGUNG WICAKSONO E1A016175 ABSTRACT This study aims to determine the legal implementation of outpatient health services for patients participating in the national health insurance at the PMI Purbalingga Clinic. This study uses a qualitative research method with a sociological juridical approach and descriptive research specifications. This research is located at PMI Purbalingga Clinic. The research sample used purposive sampling and snowball sampling. Types of data sources include primary and secondary data. Methods of data collection using interviews, literature study, and documentary studies. The data processing method uses data reduction, data display and data categorization. Method of presenting data in narrative text and qualitative matrix. Data analysis used qualitative normative analysis. The results showed that the health services for JKN patients seeking treatment at the PMI Purbalingga Clinic were effective, this was demonstrated by the effectiveness of the outpatient process carried out by the PMI Purbalingga Clinic for JKN patients, and the effectiveness of the administrative process related to the suitability of JKN patient data. Factors that become obstacles in the implementation of the outpatient health service law for patients participating in national health insurance at the PMI Purbalingga Clinic, namely the ignorance of the existence of information about the development of the use of the BPJS card and the patient's disobedience to paying membership dues which is a cultural factor. Keywords: Law Implementation, Health Services, JKN Patients, Outpatient | |
| 33442 | 37918 | J1B017008 | REGISTER KOMUNITAS WIRAUSAHA TEMPE DI DESA SIBALUNG SEBAGAI WUJUD FUNGSI BAHASA | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi penggunaan istilah-istilah komunitas wirausaha tempe di desa Sibalung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Pemakaian bahasa yang digunakan dikalangan wirausaha tempe mempunyai istilah khusus sebagai suatu tanda register dari bahasa yang mereka gunakan yang merupakan berasal dari bahasa daerah. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan dari informan. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dan cakap. Metode simak dengan menggunakan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan simak libat cakap serta menggunakan rekam dan catat, sedangkan metode cakap dengan teknik dasar pancing dan teknik lanjutan cakap bertemu muka. Hasil penelitian ini adalah ditemukannya istilah-istilah khusus yang memiliki fungsi seperti fungsi instrumental, fungsi representasi, dan fungsi heuristik adanya fungsi-fungsi tersebut dapat mempemudah komunikasi para wirausaha tempe pada saat berinteraksi sosial. | This study aims to describe the function of using the terms of the tempe entrepreneurial community in Sibalung village, Kemranjen sub-district, Banyumas district. The use of the language used among tempe entrepreneurs has a special terms as a register sign of the language they use which is derived from the regional language. This type of research is descriptive qualitative. The data in this study are in the from informants. Method of data collection using the method of listening and speaking. The listening method uses the basic tapping technique and the advanced technique, consider engaging in conversation and using recordings and notes, while the speaking method uses the basic fishing technique and advanced face-to-face techniques. The result of this study is the discovery of special terms that have functions such as instrumental functions, representation functions, and heuristic functions. The existence of these functions can facilitate communication of tempe entrepreneurs when interacting sosially | |
| 33443 | 36527 | B1B018008 | DAILY ACTIVITIES OF THE TIMOR DEER (Rusa timorensis Blainville) AT THE PURBASARI PANCURAN MAS TOURISM EDUCATION PARK, PURBALINGGA | Rusa timor (Rusa timorensis, Blainville) merupakan salah satu spesies yang dilindungi karena keberadaannya di alam semakin berkurang. Salah satu upaya konservasi ex-situ di Taman Edukasi Wisata The Purbasari Pancuran Mas. Kegiatan Rusa Timor sehari-hari diharapkan dapat menjadi pedoman atau pengetahuan dasar pengelola penangkaran yang selanjutnya dapat disosialisasikan kepada masyarakat dan pihak terkait sebagai upaya mendukung pengembangan penangkaran rusa yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas harian, frekuensi, durasi, dan aktivitas tertinggi rusa timor di Taman Edukasi Wisata Purbasari Pancuran Mas Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan selama 30 hari pada bulan Juni 2022. Penelitian ini menggunakan metode survei pengumpulan data dengan ad libitum sampling dan focal animal sampling dengan selang waktu 15 menit. Aktivitas harian Rusa Timor diamati sebanyak tiga kali yaitu pada pagi hari (08.00-10.00 WIB), pengamatan pada siang hari (11.00 – 13.00 WIB), dan pengamatan pada sore hari (02.00-04.00 WIB). adalah kegiatan sehari-hari Rusa Timor. Parameter yang diukur adalah aktivitas harian dan durasi aktivitas Rusa Timor. Data hasil pengamatan aktivitas harian Rusa Timor dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rusa timor melakukan aktivitas sehari-hari yaitu aktivitas makan, aktivitas istirahat, aktivitas penggerak, dan aktivitas sosial. Aktivitas makan memakan waktu paling lama, setelah itu dilanjutkan dengan aktivitas istirahat di siang hari, sambil menunggu pakan tiba di sore hari, rusa timor biasanya melakukan penggerak untuk berjalan di sekitar kandang, dan yang paling sedikit mereka lakukan adalah bersosialisasi. aktivitas.. Aktivitas harian tertinggi adalah aktivitas makan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa jumlah pakan yang diberikan pada rusa timor cukup banyak. Kandang selempang di Edukasi Wisata Purbasari Pancuran Mas sudah cukup untuk menunjang aktivitas sehari-hari rusa timor. | The Timor deer (Rusa timorensis, Blainville) are one of the protected species because its presence in nature is decreasing. One of the ex-situ conservation efforts at The Purbasari Pancuran Mas Tourism Education Park. The daily activities of Timor Deer are expected to be a guideline or basic knowledge of captive managers which can then be disseminated to the community and related parties as an effort to support the development of a better deer captivity. This study objective to knowing are the daily activities, frequency, duration, and highest activities of the timor deer at Purbasari Pancuran Mas Tourism Education Park, Purbalingga Regency, Central Java. This research was conducted for 30 days in June 2022. This study used a survey method data collection with ad libitum sampling and focal animal sampling with an interval of 15 minutes. The daily activities of the Timor Deer were observed three times, namely in the morning (08.00-10.00 am), observations in the noon (11.00 am - 01.00 pm), and observations in the afternoon (02.00-04.00 pm).The variables observed were the daily activities of the Timor Deer. The parameters measured were daily activities and duration of the activities of the Timor Deer. Data from observations daily activites of the Timor Deer were analyzed descriptively. The results of this study indicate that the Timor deer perform daily activities namely eating activities, resting activities, locomotion activities, and social activities. The eating activity takes the longest time, after that it continues with rest activities during the day, while waiting for the feed to arrive in the afternoon, Timor deer usually do the locomotion to walk around the cage, and the least they do is a social activity.. The highest daily activities is eating activities. These results indicate that the amount of feed given to Timor deer is quite a lot. The slinging cage at Purbasari Pancuran Mas Tourism Education is sufficient to support the daily activities of Timor deer. | |
| 33444 | 36509 | F1A017095 | Pengaruh Penggunaan Smartphone Terhadap Kedisiplinan Belajar dan Ketaatan Beribadah Siswa SMAN 4 Purwokerto | Jumlah penggunaan smartphone setiap tahun mengalami peningkatan. Kemudahan yang diberikan oleh benda tersebut adalah terdapatnya fitur-fitur yang membantu seseorang dalam menyelesaikan aktivitas. Hal tersebut membuat orang merasa nyaman saat menggunakan smartphone. Namun, rasa nyaman tersebut memberikan efek kecanduan. Hal tersebut juga memberi pengaruh terhadap kedisiplinan belajar dan ketaatan beribadah siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan smartphone terhadap kedisiplinan belajar dan ketaatan beribadah siswa di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan survei dengan google form. Sasaran penelitian adalah siswa kelas XII IPS dan IPA SMAN 4 Purwokerto. Responden berjumlah 78 orang (22,41%) dari total populasi 348 orang (100%) yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh variabel penggunaan smartphone terhadap variabel kedisiplinan belajar siswa SMAN 4 Purwokerto. Hal tersebut didasarkan pada hasil uji wald (regresi logisik ordinal) yang menunjukkan bahwa nilai signifikan adalah sebesar 0,740 (0,740>0,05). Faktor yang memengaruhi kedisiplinan belajar adalah penerapan tata tertib sekolah yang tegas dan rasa kesadaran diri siswa untuk belajar. Hasil penelitian juga menunjukkan, tidak ada pengaruh variabel penggunaan smartphone terhadap variabel ketaatan beribadah. Hal ini ditunjukkan oleh hasil perhitungan uji wald (regresi logisik ordinal) yang menunjukkan bahwa nilai signifikan adalah sebesar 0,831 (0,831>0,05). Kesadaran diri dan motivasi dari orang tua dan guru adalah faktor yang memengaruhi ketaatan beribadah. | Number of smartphone every year increased. The convenience provided by these objects is the presence of features that help someone in completing activities. This makes people feel comfortable when using smartphones. However, this comfort has an addictive effect. It also influences on the discipline of learning and obedience to worship high school students. This study aims to see the effect of smartphone on student discipline and obedience to worship in the school environment. The research method used is a survey with google form. The research target is students class XII IPS and IPA SMAN 4 Purwokerto. Respondents amounted to 78 people (22.41%) of the total population of 348 people (100%) taken by using simple random sampling technique. The results showed that there was no influence of the smartphone variable on the student discipline variable at SMAN 4 Purwokerto. This is based on the results of the wald (ordinal logical regression) which shows that the significant value is 0.740 (0.740>0.05). Factors that influence learning discipline are the application of strict school rules and students' sense of self-awareness to learn. Research results too shows that there is no influence of the smartphone variable on the worship obedience variable. This is indicated by the calculation results of the Wald test 0.831 (0.831>0.05). Self-awareness and motivation from parents and teachers are factors that influence worship obedience. | |
| 33445 | 36528 | C1I018018 | The Influence of Company Performance on Audit Delay With Public Accounting Firm Quality as The Moderating Variable | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja perusahaan yang diukur menggunakan profitabilitas dan solvabilitas terhadap audit delay dengan menggunakan kualitas Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai variable moderasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data sekunder dengan populasi perusahaan barang konsumen yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019 hingga 2020. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dan setelah diterapkan menghasilkan 70 sampel perusahaan. Penelitian ini menggunakan Teknik analisis data Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian menyatakan bahwa: (1) profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap audit delay; (2) solvabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap audit delay; (3) kualitas KAP tidak mampu memoderasi hubungan antara profitabilitas terhadap audit delay, (4) kualitas KAP tidak mampu memoderasi hubungan antara solvabilitas terhadap audit delay. Implikasi pada penelitian ini yaitu bagi perusahaan Go-Public diharapkan agar meningkatkan kinerja perusahaan supaya audit delay dapat diminimalisir. Perusahaan yang mengalami audit delay dapat menerima reputasi yang buruk dari para investor serta mendapat sanksi dan denda dari Bursa Efek Indonesia. | This study aims to determine the effect of company performance as measured by profitability and solvency on audit delay by using the quality of the Public Accounting Firm as a moderating variable. The study was conducted using secondary data from a population of consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2019 to 2020. Sampling was carried out using the purposive sampling method and, after being applied, resulted in 70 samples. This research uses Moderated Regression Analysis data analysis technique. The results of the study state that: (1) profitability has a significant negative effect on audit delay; (2) solvency has a significant negative effect on audit delay; (3) PAF quality is not able to moderate the relationship between profitability and audit delay, (4) PAF quality is not able to moderate the relationship between solvency and audit delay. This research implies that it is expected to improve company performance for Go-Public companies to minimize audit delays. However, companies that experience audit delays can receive a bad reputation from investors and sanctions and fines from the Indonesia Stock Exchange. | |
| 33446 | 36529 | D1A018187 | PENGARUH PENAMBAHAN GlUKOMANAN SEBAGAI BAHAN PENGENTAL TERHADAP pH, TOTAL ASAM TERTITRASI, VISKOSITAS DAN SINERESIS YOGHURT SUSU KAMBING | Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan glukomanan terhadap pH, total asam tertitrasi, sineresis yoghurt susu kambing. Materi yang digunakan pada penelitian antara lain 5000 gram susu kambing, bibit yoghurt kering 5 gram, dan glukomanan sebanyak 100 gram. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap sebanyak 24 unit sampel yaitu 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan uji lanjut ortogonal polinomial dan uji BNJ. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 : yoghurt susu kambing tanpa penambahan glukomanan, P1 : yoghurt susu kambing dengan penambahan glukomanan sebanyak 0,5%, P2 : yoghurt susu kambing dengan penambahan glukomanan sebanyak 1%, P3 : yoghurt susu kambing dengan penambahan glukomanan sebanyak 1,5%, dan P4 : yoghurt susu kambing dengan penambahan glukomanan sebanyak 2%. Variabel penelitian yang diukur yaitu pH, total asam tertitrasi, viskositas, dan sineresis. Hasil penelitian menunjukan penambahan glukomanan meningkatkan pH dan viskositas, seta menurunkan total asam tertitrasi dan sineresis yoghurt susu kambing. Kisaran nilai pH yoghurt susu kambing mengalami antara 4,08 -6,16. Kisaran nilai total asam tertitrasi yoghurt susu kambing antara 0,34 -1,16%. Kisaran nilai viskositas yoghurt susu kambing antara 327 – 2146,5 cP. Kisaran nilai sineresis yoghurt susu kambing antara 1,03 – 9,42%. Pengaruh penambahan glukomanan terhadap pH, total asam tertitrasi, sineresis yoghurt susu kambing bersifat kuadratik. Penambahan glukomanan hingga konsentrasi 2% dapat meningkatkan pH dan viskositas, serta menurunkan total asam tertitrasi dan sineresis yoghurt susu kambing. Penambahan glukomanan pada yoghurt tidak dianjurkan hingga level 0,5%, karena menghasilkan yoghurt dengan nilai keasaman tinggi. | This research aims to study the effect of adding glucomannan to pH, titrated total acid, and syneresis of goat's milk yogurt. The materials used in the research included 5000 grams of goat's milk, 5 grams of dry yogurt seeds, and 100 grams of glucomannan. The research method used a completely randomized design with 24 sample units, namely 5 treatments and 4 replications with a further test orthogonal polynomial and BNJ test. The treatments were P0: goat's milk yogurt without the addition of glucomannan, P1: goat's milk yogurt with 0.5% addition of glucomannan, P2: goat's milk yogurt with 1% addition of glucomannan, P3: goat's milk yogurt with 1 addition of glucomannan, 5%, and P4: goat's milk yogurt with the addition of 2% glucomannan. The research variables measured were pH, titrated total acid, viscosity, and syneresis. The results showed that the addition of glucomannan increased the pH and viscosity, and decreased the total titrated acid and syneresis of goat's milk yogurt. The range of pH values for goat's milk yogurt was between 4.08 -6.16. The range of total titrated acid values of goat's milk yogurt is between 0.34 -1.16%. The range of viscosity values of goat's milk yogurt is between 327 – 2146.5 cP. The range of syneresis values for goat's milk yogurt is between 1.03 - 9.42%. The effect of adding glucomannan to pH, titrated total acid, syneresis of goat's milk yogurt is quadratic. The addition of glucomannan up to a concentration of 2% can increase the pH and viscosity, and reduce the total titrated acid and syneresis of goat's milk yogurt. The addition of glucomannan to yogurt is not recommended up to a level of 0.5%, because it produces yogurt with a high acidity value. | |
| 33447 | 36568 | E1A018305 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN JUAL BELI APARTEMEN PT KEMBANG SARI BUANA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN NOMOR 60/PDT.G.S/2021/PN.TNG | Setiap manusia mempunyai kebutuhan dalam kehidupannya, salah satunya adalah tempat tinggal yaitu perumahan, rumah susun, dan permukiman. Banyak Pelaku Usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya tidak jujur dan curang sehingga merugikan pihak Konsumen, salah satunya dengan pencantuman klausula baku dalam perjanjian jual beli apartemen atau rumah susun yang merugikan pihak Konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber pada studi kepustakaan dan peraturan perundang-undangan beserta peraturan pelaksanaannya. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis dengan metode normatif kualitatif dan disajikan dalam bentuk uraian secara sistematis. Hasil penelitian berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 60/Pdt.G.S/2020/Pn.Tng menunjukan bahwa PT. Kembang Sari Buana telah terbukti melanggar Pasal 18 ayat (1) huruf c dan Pasal 18 ayat (3) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yaitu mengenai pencatuman klausula baku dan menolak penyerahan kembali uang yang telah dibayarkan atas barang dan jasa yang telah dibeli konsumen dan menyatakan segala dokumen dan perjanjian batal demi hukum. Putusan hakim menunjukan bahwa dalam hal ini Himawan Susetyo selaku Konsumen telah mendapat perlindungan hukum, hal ini telah sesuai dengan Pasal 4 huruf h Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan terpenuhi hak nya mendapat ganti kerugian. | Every human being has needs in their life, such a place to live. Many businessmen doing their activities are dishonest to the consumers. One of the dishonest businessmen do is the inclusion of standard cluses in the purchase contract of apartments that are make loss for consumers. The research method used is normative juridical with descriptive specifications. The data used in this study is secondary data sourced from literature studies and legislation and their implementing regulations. The data obtained were then processed and analiyzed by normative qualitative methods and presented in the form of a systematic description. The results of the study based on the Tangerang District Court Decision Number 60/Pdt.G.S/2020/Pn.Tng showed that PT. Kembang Sari Buana has been proven to have violated the number 18 paragraph (1) letter c and number 18 paragraph (3) on Consumers Protection which is about inclusion standard clause on purchase contract between Himawan Susetyo as Consumers, and refused to return the money that has been paid by consumers. All documents and contract null and void. In this case Himawan Susetyo as consumers has earn the rights in accordance with article number 4 letter h on Consumers Protection and received legal protection. | |
| 33448 | 36531 | H1A018001 | ANALISIS KOORDINASI SISTEM PROTEKSI OVER CURRENT RELAY (OCR), GROUND FAULT RELAY (GFR), DAN RECLOSER TERHADAP GANGGUAN ARUS HUBUNG SINGKAT PADA PENYULANG MRA.02 GARDU INDUK MRICA PT PLN (PERSERO) UP3 PURWOKERTO | Pada penyulang MRA.02 telah terjadi trip selama periode 2021 sebanyak 15 kali. Penyulang MRA.02 mempunyai panjang 37,5 km yang terdapat Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) yang berfungsi untuk memberi perintah kepada recloser dan PMT outgoing. Agar dapat menentukan koordinasi sistem proteksi penyulang yang sesuai maka perlu melakukan perhitungan arus nominal trafo, reaktansi sumber, reaktansi trafo, impedansi, dan arus hubung singkat. Ketika jarak 25% arus sebesar 12845,22 A, dan 10509,72 A, 7225,434 A sedangkan jarak 100% arus sebesar 12802,54 A, 7707,129 A, dan 3124,512 A untuk PMT outgoing, recloser 1, dan recloser 2. Dengan % kesalahan untuk PMT outgoing 0,7%, recloser 1 0,6% dan recloser 2 0,18%. Hasil dari nilai arus hubung singkat digunakan untuk menentukan waktu kerja dan selisih waktu kerja relay antara recloser dan PMT outgoing. Pada setting awal relay memiliki selisih waktu kerja yang tidak sesuai koordinasi, PMT outgoing 0,5 s, recloser 1 0,3 s, dan recloser 2 0,2 detik. Pengaturan ulang nilai TMS relay diperlukan agar sesuai dengan koordinasi proteksi dengan menggunakan waktu kerja baru PMT outgoing 0,7 detik, recloser 1 0,3 detik, dan recloser 2 0,2 detik. Sehingga relai dan recloser bekerja sesuai dengan koordinasi proteksi penyulang yang memenuhi standar PLN dan standar IEC 60255. | The MRA.02 feeder has made 15 trips during the 2021 period. The MRA.02 feeder has a length of 37.5 km which has Over Current Relay (OCR) and Ground Fault Relay (GFR) which functions to give orders to the recloser and outgoing PMT. In order to determine the appropriate coordination of the feeder protection system, it is necessary to calculate the nominal transformer current, source reactance, transformer reactance, impedance, and short circuit current. When the 25% current distance is 12845.22 A, and 10509.72 A, 7225,434 A while the 100% current distance is 1282.54 A, 7707.129 A, and 3124,512 A for outgoing PMT, recloser 1, and recloser 2. With % error for outgoing PMT 0.7%, recloser 1 0.6% and recloser 2 0.18%. The result of the short circuit current value is used to determine the working time and the difference between the relay working time and the outgoing PMT. In the initial setting, the relay has a working time difference that does not match coordination, PMT outgoing 0.5 s, recloser 1 0.3 s, and recloser 2 0.2 seconds. Resetting the value of the TMS relay is needed to match the coordination of protection by using the new PMT outgoing working time of 0.7 seconds, recloser 1 0.3 seconds, and recloser 2 0.2 seconds. So that the relay and recloser work in accordance with the coordination of feeder protection that meets PLN standards and IEC 60255 standards. | |
| 33449 | 36532 | H1A018083 | ANALISIS KOORDINASI SISTEM PROTEKSI OVER CURRENT RELAY, GROUND FAULT RELAY, DAN RECLOSER TERHADAP GANGGUAN ARUS HUBUNG SINGKAT PADA GARDU INDUK MRICA PENYULANG MRICA 03 (MRA.03) PT PLN (PERSERO) UP3 PURWOKERTO | Permasalahan yang sering terjadi pada sistem distribusi tenaga listrik adalah gangguan hubung singkat. Jumlah gangguan yang terjadi merupakan indikator untuk mengetahui keandalan suatu sistem. Perlu adanya evaluasi setting proteksi untuk mengetahui selektifitas dari relay tersebut supaya didapatkan nilai setting yang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis koordinasi sistem proteksi Over Current Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), dan recloser pada penyulang MRA.03 di Gardu Induk Mrica. Dari hasil simulasi arus hubung singkat 3 fasa menggunakan ETAP 12.6.0 didapat arus hubung singkat tertinggi sebesar 12706 A dan arus hubung singkat terendah sebesar 1957 A. Presentase kesalahan terkecil terdapat di zona recloser 2 dengan nilai 0.33 % untuk 3 fasa dan 0.34 % untuk 2 fasa, sedangkan untuk 1 fasa terdapat di zona recloser 1 dengan nilai 0.35 %. Setting ulang nilai tms diperlukan untuk menyesuaikan waktu kerja relay sesuai standar dengan PMT outgoing sebesar 0.7 detik, recloser 1 sebesar 0.3 detik, dan recloser 2 sebesar 0.2 detik. Hasil simulasi koordinasi proteksi MRA 03 setelah dilakukan setting ulang menunjukkan relay sudah bekerja sesuai urutan waktu kerjanya dan menghasilkan grading time yang lebih baik. | The problem that often occurs in the electric power distribution system is a short circuit. The number of disturbances that occur is an indicator to determine the reliability of a system. It is necessary to evaluate the protection settings to determine the selectivity of the relay in order to obtain the correct setting value. This study was conducted to analyze the coordination of the protection system Over Current Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), and recloser on the MRA.03 feeder at the Mrica Substation. from the simulation results of 3-phase short-circuit current using ETAP 12.6.0, the highest short-circuit current is 12706 A and the lowest short-circuit current is 1957 A. The smallest error percentage is in recloser zone 2 with a value of 0.33% for 3 phases and 0.34% for 2 phases, while for 1 phase it is in recloser zone 1 with a value of 0.35%. Resetting the tms value is needed to adjust the relay working time according to the standard with PMT outgoing of 0.7 seconds, recloser 1 of 0.3 seconds, and recloser 2 of 0.2 seconds. The simulation results of MRA 03 protection coordination after resetting show that the relay has worked in the order of its working time and resulted in a better grading time. | |
| 33450 | 36530 | C1B018109 | Analisis Strategi Pemasaran BUMDes Kartika Mandiri Desa Karangkemiri Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas | Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode Analisis– Deskriptif. Teknik pengumpulan data primer dan sekunder dilakukan melalui studi kepustakaan dan lapangan. Peneliti mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian, untuk memvalidasi keabsahan data, maka dilakukan triangulasi, yaitu trangulasi data dan triangulasi sumber. Penelitian ini mengambil judul “Analisis Pemasaran BUMDes Kartika Mandiri Desa Karangkemiri Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas”. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis strategi pemasaran BUMDes Kartika Mandiri Desa Karangkemiri, Pekuncen, Banyumas menggunakan bauran pemasaran. Strategi tersebut diterapkan untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dan pendukung strategi pemasaran yang dilakukan oleh BUMDes Kartika Mandiri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1. Pemasaran yang dilakukan oleh BUMDes Kartika Mandiri masih sangat sederhana, yaitu hanya dari mulut ke mulut. Hal tersebut disebabkan terbatasnya kemampuan manajerial dan penguasaan IT dari pengurus dan anggota BUMDes. Selain itu, sarana dan prasarana yang tersedia juga belum memadai sehingga BUMDes belum bisa memenuhi permintaan produk dalam jumlah besar. 2. Penyusunan strategi bauran pemasaran yang diterapkan masih sederhana karena masih beorientasi pada produksi. Salah satu upaya peningkatan daya saing BUMDes yaitu menyediakan harga yang murah dan terjangkau dibandingkan pesaing usaha lainnya. Strategi distribusi yang dilakukan menggunakan distribusi langsung dan tidak langsung melalui distributor/mitra. Promosi dilakukan secara offline menggunakan banner dan promosi dari mulut ke mulut (word of mouth). | This research is a type of qualitative research with an analysis-descriptive method. Primary and secondary data collection techniques were carried out through library and field studies. The author collects data by observation, interviews, and documentation. Stages of data analysis through data reduction, data presentation, and conclusions. Then, to validate the data, triangulations were carried out, namely data triangulation and source triangulation. This research entitled “Analisis Pemasaran BUMDes Kartika Mandiri Desa Karangkemiri Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas”. The purpose of this study is to analyze the marketing strategy of BUMDes Kartika Mandiri, Karangkemiri, Pekuncen, Banyumas using the marketing mix. This strategy is applied to find out what are the inhibiting and supporting factors for the marketing strategy by BUMDes Kartika Mandiri. The results of this study indicate that: 1. Marketing carried out by BUMDes Kartika Mandiri is still very simple, namely only by word of mouth. This is due to the limited managerial ability and IT mastery of the management and members of BUMDes. On other hand, the available facilities and infrastructure are also inadequate so BUMDes cannot meet the demand for products in large quantities. 2. The formulation of the marketing mix strategy is still fairly simple, BUMDes is still production-oriented. One of the efforts to increase the competitiveness of BUMDes is to provide cheap and affordable prices compared to other business competitors. The distribution strategy is carried out using direct and indirect distribution through distributors/partners. Promotions are carried out offline using banners and word of mouth promotions. | |
| 33451 | 36021 | F1C016011 | STRATEGI KOMUNIKASI PENGELOLA AKUN INSTAGRAM DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS FOLLOWERS ( Studi Pada Akun @explorerbumiayu) | Penggunaan akun instagram dalam hal berbisnis instagram dapat memberi kemudahan dan cepat menjangkau masyarakat luas. Melalui akun instagram Explorer Bumiayu dalam meningkatkan loyalitas followersnya dengan memposting konten menarik berupa berbagai informasi tentang sekitar Bumiayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Strategi Komunikasi Pengelola Akun dan perencanan dan manajemen komunikasi Pengelola akun Explorer Bumiayu dalam mengelola konsumen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan teknik pemilihan informan secara purposive sampling. Dalam mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pengelola akun media sosial ini dalam meningkatkan loyalitas followersnya mengelola akun instagram, admin explorer bumiayu tentunya memiliki sebuah perencanaan dan manajemen untuk membuat konten atau postingan yang diupload melalui akun explorer bumiayu walaupun dimasa Pandemi COVID-19 akan tetapi akun tersebut masih aktif dan memberikan sebuah informasi kepada followersnya. Hal ini dapat dilihat dari efek yang menunjukkan bahwa pihak followers yang melihat akun explorer bumiayu ini memposting segala informasi yang dibuat dengan cara menarik baik dari postingan atau kedekatannya dengan followers, followers tersebut sangat puas dan menjadi loyalitasnya terhadap akun explorer bumiayu. | The use of an Instagram account in terms of doing business with Instagram can provide convenience and quickly reach the wider community. Through the Bumiayu Explorer Instagram account in increasing the loyality of its followers by posting interesting content in the form of various information about around Bumiayu. This study aims to determine how the Account Manager's Communication Strategy and the planning and management of the Bumiayu Explorer account manager's communication plan in managing consumers. The method used in this research is descriptive qualitative and uses purposive sampling informant selection techniques. In collecting data, this research uses interviews, observations and documentation. The results of this study indicate that this social media account manager's communication strategy in increasing the loyalty of his followers to manage Instagram accounts, the explorer bumiayu admin certainly has a plan and management to create content or posts uploaded through the bumiayu explorer account even during the COVID-19 pandemic but the account are still active and provide information to their followers. This can be seen from the effect which shows that the followers who see the Bumiayu explorer account post all information that is made in an interesting way, either from the post or their proximity to followers, the followers are very satisfied and become loyal to the Bumiayu explorer account. | |
| 33452 | 36564 | E1A016183 | KEKUATAN ALAT BUKTI FORENSIK VISUM ET REPERTUM DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 1973/Pid.B/2019/Pn.Plg) | Pembuktian merupakan salah satu titik sentral dalam proses persidangan pidana, hal ini dikarenakan pembuktian bertujuan untuk mencari kebenaran materiil. Proses pembuktian menentukan bagaimana hakim akan menjatuhkan putusan pidana dan sebagai dasar untuk menentukan salah atau tidaknya terdakwa yang didasarkan pada keyakinannya serta alat bukti yang sudah ditentukan dalam undang-undang. Tujuan penelitian dimaksudkan untuk mengetahui kekuatan alat bukti Visum et Repertum dalam pembuktian perkara pidana serta bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhi hukuman terhadap terdakwa. Metode penelitian yang digunakan pada penulisan ini adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan dan diuraikan secara sistematis. Berdasarkan hasil penelitian pada Putusan Perkara Nomor 1973/Pid.B/2019/PN.Plg bahwa kekuatan pembuktian Visum et Repertum dalam tindak pidana pembunuhan berencana adalah memiliki nilai kekuatan pembuktian karena telah memenuhi syarat formil yakni mengenai prosedur yang telah dipenuhi sebagaimana untuk kepentingan pengadilan dan syarat materiil yaitu dibuat dan ditandatangani oleh seorang ahli dr. Indra Syakti Nasution, SpF serta didukung dengan alat bukti lain yang memiliki kesesuaian sehingga menumbuhkan keyakinan hakim. Visum et repertum tidak mengkikat hakim karena kekuatan pembuktiannya bersifat bebas, sama seperti alat bukti yang lainnya. Namun alat bukti ini dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan hukum hakim karena hasil Visum et Repertum membuktikan bahwa mayat adalah benar Dedi Hermanto Bin Syamsul Bahri. | Evidence is one of the central points in the criminal trial process, this is because evidence aims to find material truth. The evidentiary process determines how the judge will pass a criminal decision and as a basis for determining whether or not the defendant is wrong or not based on his belief and the evidence that has been determined in the law. The purpose of the study was to determine the strength of the evidence of Visum et Repertum in proving criminal cases and how the judge's legal considerations in sentencing the defendant. The research method used in this paper is normative juridical, with descriptive research specifications. This study uses secondary data obtained through the literature and described systematically. Based on the results of research in the Decision of Case Number 1973/Pid.B/2019/PN.Plg that the strength of proof of visum et repertum in the crime of premeditated murder is to have a proving power value because it has fulfilled the formal requirements, namely regarding the procedures that have been fulfilled as for the benefit of the court and material requirements are made and signed by an expert dr. Indra Syakti Nasution, SpF as well as supported by other appropriate evidence so that it grows the judge's confidence. Visum et repertum is not binding on judges because the power of proof is free, just like any other evidence. However, this evidence can be used as material for the judge's legal considerations because the results of the Visum et Repertum prove that the corpse is indeed Dedi Hermanto Bin Syamsul Bahri. | |
| 33453 | 36569 | L1B018024 | PENGARUH INTERVAL PEMUASAAN YANG BERBEDA TERHADAP PROFIL DARAH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) | Penelitian ini berjudul Pengaruh Interval Pemuasaan yang Berbeda terhadap Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Ikan Nila (Oreochromis niloticus) adalah salah satu komoditas budidaya perikanan air tawar yang mudah dibudidayakan, dapat dilihat dari kemampuan untuk melakukan reproduksi, kecepatan pertumbuhan, dan ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh interval pemuasaan yang berbeda terhadap profil darah Ikan Nila yang meliputi total eritrosit, kadar hematokrit, kadar hemoglobin, dan kadar glukosa darah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan individu Ikan Nila. Perlakuan yang dilakukan meliputi, Kontrol (Tidak dipuasakan), P1 (Dipuasakan pada hari Senin dan Rabu), P2 (Dipuasakan pada hari Senin dan Kamis), P3 (Dipuasakan pada hari Senin dan Jum’at). Hasil penelitian diperoleh rata-rata jumlah eritrosit 2,96±1,13a×106 sel/mm3 sampai 3,47±1,17a×106 sel/mm3, kadar hemogobin 7,63±0,39a g/dL sampai 9,35±1,85a g/dL, kadar hematokrit 22,88±1,16a % sampai 28,05±5,56a % dan kadar glukosa darah 78,5±32,15a mg/dL sampai 93,25±33,77a mg/dL. Hasil penelitian menunjukan bahwa interval pemuasaan tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap total eritrosit, kadar hemoglobin, kadar hematokrit, dan kadar glukosa darah. Pengaruh pengamatan kualitas air didapatkan suhu 24-28°C, pH 7 dan Oksigen terlarut 6,125-6,8525 mg/L. | This study is entitled The Effect of Different Fasting Intervals on the Blood Profile of Tilapia (Oreochromis niloticus). Tilapia (Oreochromis niloticus) is one of the freshwater aquaculture commodities that is easy to cultivate, it can be seen from its ability to reproduce, growth speed, and resistance to pests and diseases. The study aimed to determine the effect of different fasting on Tilapia’s blood profile including total erythrocytes, hematocrit levels, hemoglobin levels, and blood glucose levels. The research method used was experimental with a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 4 individual replications of Tilapia. The treatments were Control (Not fasted), P1 (Satisfied on Monday and Wednesday), P2 (Fasted on Monday and Thursday), and P3 (Fasted on Monday and Friday). The results obtained an average number of erythrocytes 2.96±1.13a× 106 cells/mm3 to 3.47 ± 1.17a× 106 cells/mm3, hemoglobin levels 7.63±0.39a g/dL to 9.35±1.85a g/dL, hematocrit level 22.88±1.16a% to 28.05±5.56a% and blood glucose level 78.5±32.15a mg /dL to 93.25±33.77a mg/dL. The results showed that fasting had no significant effect (P>0.05) on total erythrocytes, hemoglobin levels, hematocrit levels, and blood glucose levels. The effect of observing water quality is obtained at 24-28°C temperature, pH 7 and dissolved oxygen 6.125-6.8525 mg/L. | |
| 33454 | 36533 | L1A018041 | Struktur Komunitas Zooplankton Di Sungai Ponggawa, Kabupaten Purbalingga | Zooplankton adalah organisme air yang berukuran mikroskopis, hidupnya melayang di air dan pergerakannya tergantung pada arus perairan. Sungai Ponggawa merupakan aliran sungai yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk aktivitas sehari-hari, seperti MCK, dan irigasi lahan pertanian, sehingga terindikasi mengalami pencemaran organik yang berasal dari aktivitas tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas zooplankton di Sungai Ponggawa dan karakteristik kualitas perairan Sungai Ponggawa yang mempengaruhi struktur komunitas zooplankton. Metode yang digunakan adalah Purposive Sampling, dengan 3 titik sampling dan 5 kali ulangan. Hasil yang didapatkan adalah ketiga stasiun pengambilan sampel memiliki kelimpahan rata-rata zooplankton berkisar antara 226-340 ind/L. Indeks keanekaragaman zooplankton berkisar antara 0,07-0,1. Indeks dominansi pada ketiga stasiun memiliki nilai yang sama, yaitu 0,0001. Nilai indeks keseragaman pada ketiga stasiun yaitu 0,06. Karakteristik kualitas perairan di Sungai Ponggawa untuk parameter suhu, kecepatan arus, pH, DO, TSS, TDS, konduktivitas, nitrat, dan fosfat masih dalam kondisi yang optimal untuk keberadaan zooplankton, terkecuali pada parameter BOD. | Zooplankton is microscopic aquatic organisms, their lives float in water and their movements depend on water currents. The Ponggawa River is a river that is widely used by the surrounding community for daily activities, such as toilets, irrigation of agricultural land, so it is indicated that Ponggawa River is experiencing organic pollution from these activities. The purpose of this study was to determine the community structure of the zooplankton in the Ponggawa River and the water quality characteristics of the Ponggawa River affect the community structure of zooplankton. The method used is purposive sampling, with 3 sampling points and 5 replications. The results obtained are, the three samples have an average collection of zooplankton ranging from 226-340 ind/L. The index of zooplankton diversity ranged from 0.07-0.1. The dominance index at the third station has the same value, which is 0.0001. The uniformity index value at the three is 0,06. Water quality characteristics in the Ponggawa River for parameters of temperature, current velocity, pH, DO, TSS, TDS, conductivity, nitrate, and phosphate are still in optimal conditions for the presence of zooplankton, except for the parameters of BOD. | |
| 33455 | 36535 | C1B018100 | EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DANA DESA DALAM BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SUB BIDANG PERTANIAN DAN PETERNAKAN DESA WINDUJAYA, KECAMATAN KEDUNGBANTENG, KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2021 | Pemerintah memiliki program Dana Desa yang bersumber dari APBN dan disalurkan ke rekening kas Desa dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Dana Desa pada Bidang Pemberdayaan Masyarakat Sub Bidang Pertanian dan Peternakan di Desa Windujaya Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitiatif dengan mengutamakan data primer dari hasil wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Tingkat Efektivitas Dana Desa dalam Bidang Pemberdayaan Masyarakat Sub Bidang Pertanin dan Peternakan menunjukkan skor 87,27% yang berarti cukup efektif. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan terdapat permasalahan yang dihadapi oleh Petani antara lain lahan pertanian yang terbatas, harga pupuk yang dinilai terlalu mahal, dan yang utama gangguan hama pada lahan pertanian. Solusi yang diharapkan oleh para petani adalah adanya pelatihan mengenai cara bertanam yang baru serta dilakukannya pembasmian hama dari dinas terkait. Selanjutnya permasalahan yang dihadapi oleh Peternak adalah masih kurangnya pelatihan mengenai cara perawatan hewan ternak yang baik seperti dalam hal pengelolaan kandang, pakan ternak, dan perkembangbiakan ternak, serta permasalahan mengenai pengelolaan limbah kotoran ternak. Solusi yang dibutuhkan oleh para peternak adalah dapat dilaksanakan Pelatihan perawatan hewan ternak, dan dibuatkan Rumah Kompos sebagai sarana pengelolaan limbah kotoran ternak untuk dapat diolah menjadi pupuk dan biogas yang akan berdampak pada bertambahnya lapangan pekerjaan bagi warga desa dan dapat memberikan tambahan penghasilan. | The government has a Village Fund program sourced from the APBN and channeled to the Village treasury account and used to finance the implementation, development implementation, community development, and community empowerment. This study aims to determine the effectiveness of village funds in the field of community empowerment, sub-sector of agriculture and animal husbandry in Windujaya Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency. The research method uses a qualitative descriptive method by prioritizing primary data from interviews and documentation. The results showed that the Effectiveness of Village Funds in the Sector of Community Empowerment, Sub-Sector of Agriculture and Farm, showed a score of 87.27%, which means it is quite effective. Based on the results of interviews that have been carried out, there are problems faced by farmers, including limited agricultural land, fertilizer prices that are considered too expensive, and the main thing is pest disturbances on agricultural land. The solution expected by farmers is training on new planting methods and pest control from the relevant agencies. Furthermore, the problems faced by breeders are the lack of training on how to properly care for livestock such as in the management of cages, animal feed, and livestock breeding, as well as problems regarding livestock manure waste management. The solution needed by breeders is that livestock care training can be carried out, and compost houses are made as a means of managing livestock manure to be processed into fertilizer and biogas which will have an impact on increasing employment opportunities for villagers and can provide additional income. | |
| 33456 | 36536 | C1B018025 | PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN TINGKAT PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL (Perusahaan Sub Sektor Food and Beverage yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan tingkat pertumbuhan perusahaan terhadap struktur modal. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu struktur modal. Sedangkan variabel independent dalan penelitian ini yaitu profitabilitas, likuiditas, dan tingkat pertumbuhan perusahaan yang di proksikan dengan return on assets (ROA) dan current ratio (CR). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2017-2020. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang diperoleh sampel sebanyak 19 perusahaan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, pengujian koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil dalam penelitian ini memperlihatkan bahwa variabel profitabilitas tidak memiliki berpengaruh terhadap struktur modal, likuiditas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal, sedangkan tingkat pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan sub sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2017-2020. Implikasi dari penelitian ini yaitu manajer perusahaan sub sektor food and beverage khususnya pada manajer keuangan diharapkan mampu menentukan fungsi dari modal dan sumber pendanaan yang dibutuhkan perusahaan secara efektif dan efisien. Pengambilan keputusan pada struktur modal merupakan suatu masalah yang penting pada setiap perusahaan, hal ini disebabkan baik-buruknya struktur modal dapat sangat mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan. | This purpose of study to examine the effect of profitability, liquidity, and company's growth level on the capital structure. The dependent variabel used in this study is the capital structure. The independent variabels in this study are profitability, liquidity, and company's growth level which is proxied by return on assets (ROA) and current ratio (CR). The population used in this study are food and beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2020. The sampling technique for finding the sample used in this study used a purposive sampling technique which obtained a sample of 19 companies. The data analysis used in this research are descriptive statistical analysis, classical assumption test, panel data regression analysis, determination coefficient test, F test, and t test. The results in this study show that the profitability variabel has no effect on capital structure, liquidity has a negative and significant effect on capital structure, while company's growth level has a positive effect on capital structure in food and beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2020. The implication of this research is that the manager of the food and beverage sub-sector, especially a financial manager, is expected to be able to determine the function of the capital and funding sources needed by the company effectively and efficiently. Decision making on the capital structure is an important issue in every company, this is because the good or bad capital structure can greatly affect the company's financial condition. | |
| 33457 | 36573 | C1C017108 | PENGARUH MOTIVASI TERHADAP MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) ( STUDI EMPIRIS PADA MAHASISWA AKUNTANSI DI PROVINSI JAWA TENGAH) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh motivasi kualitas terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa S-1 Akuntansi di Provinsi Jawa Tengah, (2) pengaruh motivasi karir terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa S-1 Akuntansi di Provinsi Jawa Tengah, (3) pengaruh motivasi ekonomi terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa S-1 Akuntansi di Provinsi Jawa Tengah, (4) pengaruh motivasi gelar terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa S-1 Akuntansi di Provinsi Jawa Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik convenience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 400 mahasiswa S-1 Akuntansi di Provinsi Jawa Tengah. Data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan melalui kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji kualitas data, analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi berganda. Analisis Statistik deskriptif digunakan agar memberikan informasi mengenai hubungan antara variabel penelitian dan karakteristik dari variabel penelitian. Statistik deskriptif menunjukkan gambaran berupa nilai minimal, nilai maksimal, nilai rata-rata, dan standar deviasi. Untuk Uji kualitas data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas digunakan untuk mengetahui kesamaan antara data yang terkumpul dengan data yang sesungguhnya terjadi pada obyek yang diteliti sehingga dapat diperoleh hasil penelitian yang valid. Uji reliabilitas difungsikan untuk menilai kehandalan alat ukur yang digunakan dalam penelitian. Selanjutnya untuk uji asumsi klasik menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokesdastisitas, dan uji linearitas. Analisis Regresi Linear Berganda digunakan untuk menganalisis pengaruh antara beberapa variabel independen terhadap variabel dependennya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Motivasi kualitas berpengaruh negatif terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa S-1 Akuntansi di Provinsi Jawa Tengah. Hal ini memiliki arti bahwa semakin tinggi tingkat motivasi kualitas, maka minat mengikuti PPAk akan menurun, (2) Motivasi karir berpengaruh positif terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa S-1 Akuntansi di Provinsi Jawa Tengah. Hal ini memiliki arti bahwa semakin tinggi tingkat motivasi karir, maka minat mengikuti PPAk akan meningkat, (3) Motivasi ekonomi berpengaruh positif terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa S-1 Akuntansi di Provinsi Jawa Tengah. Hal ini memiliki arti bahwa semakin tinggi tingkat motivasi ekonomi, maka minat mengikuti PPAk akan meningkat, dan (4) Motivasi gelar berpengaruh positif terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa S-1 Akuntansi di Provinsi Jawa Tengah. Hal ini memiliki arti bahwa semakin tinggi tingkat motivasi gelar, maka minat mengikuti PPAk akan meningkat. Implikasi dari penelitian ini antara lain (1) Bagi kampus penyelenggara PPAk diharapkan dapat mengembangkan kurikulum dan fasilitasnya karena dilihat dari penelitian ini, minat sarjana untuk mengikuti PPAk cukup baik karena mereka menyadari dengan mengikuti PPAk maka para sarjana dapat meningkatkan kualitas kelimuan baik secara teori dan praktikal, (2) Bagi mahasiswa S-1 Akuntansi diharapkan dapat proaktif dan giat dalam meningkatkan kapasitas berkaitan dengan aspek keilmuan akuntansinya sehingga ketika berminat melanjutkan studi ke PPAk, para mahassiwa sudah mempunyai bekal fundamental yang dapat menjadi referensi belajar ketika berkuliah di program PPAk, (3) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan selaku lembaga yang berwenang dalam menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dibidang pendidikan tinggi akademik diharapkan mampu bekerjasama dengan kampus yang mempunyai program PPAk untuk memonitoring mutu dari program PPAk, menginovasi kurikulum studi pada program PPAk agar selaras dengan kebutuhan pasar kerja, serta memantau atau mengevaluasi kualitas lulusan PPAk setelah memasuki dunia kerja, (4) Ikatan Akuntan Indonesia sebagai asosiasi profesi yang menaungi akuntan seluruh Indonesia khususnya Kompartmen Akuntan Pendidik dapat mempertahankan adanya pola waiver ujian sertifikasi CA bagi mahasiswa Akuntansi yang menjadi alumni PPAk, dan (5) Ikatan Akuntan Publik Indonesia sebagai asosiasi profesi yang menaungi akuntan publik seluruh Indonesia dapat mempertahankan adanya pola waiver ujian sertifikasi CPA bagi mahasiswa Akuntansi yang menjadi alumni PPAk. Beberapa keterbatasan dari penelitian ini antara lain (1) Penelitian ini dilakukan pada 2 tipe mahasiswa yaitu mereka yang tergolong Fresh Graduate (mahasiswa yang sudah lulus program studi S-1 Akuntansi) dan Final Year (mahasiswa yang belum lulus dan berada pada tahun ke-4 perkuliahan di program studi S-1 Akuntansi). Penelitian selanjutnya diharapkan dapat meneliti mahasiswa S-1 Akuntansi yang sudah bekerja lama dan berminat mengikuti PPAk, bukan termasuk golongan Fresh Graduate maupun Final Year sehingga bisa merepresentasikan peminatan untuk melanjutkan studi PPAk pada alumni sarjana akuntansi lainnya, (2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel minat mengikuti PPAk hanya sebesar 39 % dapat dijelaskan oleh variabel motivasi kualitas, motivasi karir, motivasi ekonomi, dan motivasi gelar. sedangkan sisanya atau 61 % dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat meneliti variabel lain seperti perkembangan teknologi informasi, kepribadian, fasilitas pembelajaran dan variabel lainnya. | This study aims to analyze (1) the effect of quality motivation on interest in taking PPAk in S-1 Accounting students in Central Java Province, (2) the effect of career motivation on interest in PPAk in S-1 Accounting students in Central Java Province, (3) the effect of economic motivation on interest in taking PPAk in S-1 Accounting students in Central Java Province, (4) the effect of degree motivation on interest in PPAk in S-1 Accounting students in Central Java Province. This type of research is survey research using a quantitative approach. The sampling technique in this study used a convenience sampling technique with a total sample of 400 undergraduate accounting students in Central Java Province. The data used is primary data obtained through a questionnaire. Data analysis in this study used data quality test, descriptive statistical analysis, classical assumption test, and multiple regression analysis. Descriptive statistical analysis is used to provide information about the relationship between research variables and the characteristics of research variables. Descriptive statistics show a description of the minimum value, maximum value, average value, and standard deviation. To test the quality of the data using the validity test and reliability test. The validity test is used to determine the similarity between the data collected and the data that actually occurs on the object under study so that valid research results can be obtained. The reliability test is used to assess the reliability of the measuring instruments used in the study. Furthermore, to test the classical assumption using normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, and linearity test. Multiple Linear Regression Analysis was used to analyze the effect of several independent variables on the dependent variable. The results of this study indicate that (1) Quality motivation has a negative effect on interest in participating in PPAk in S-1 Accounting students in Central Java Province. This means that the higher the level of quality motivation, the interest in attending PPAk will decrease, (2) Career motivation has a positive effect on interest in participating in PPAk in S-1 Accounting students in Central Java Province. This means that the higher the level of career motivation, the interest in participating in PPAk will increase, (3) Economic motivation has a positive effect on interest in participating in PPAk in S-1 Accounting students in Central Java Province. This means that the higher the level of economic motivation, the interest in participating in PPAk will increase, and (4) Degree motivation has a positive effect on interest in PPAk in S-1 Accounting students in Central Java Province. This means that the higher the degree of motivation, the interest in participating in PPAk will increase. The implications of this research include (1) For campuses that administer PPAk, it is expected to be able to develop curriculum and facilities because it can be seen from this research, the interest of undergraduates to take PPAk is quite good because they realize that by taking PPAk, scholars can improve the quality of science both theoretically and practically. , (2) S-1 Accounting students are expected to be proactive and active in increasing capacity related to scientific aspects of accounting so that when they are interested in continuing their studies at PPAk, students already have fundamental provisions that can be used as learning references when studying in the PPAk program, (3 ) The Directorate General of Higher Education, Ministry of Education and Culture as the institution authorized to formulate and implement policies in the field of higher academic education is expected to be able to cooperate with campuses that have PPAk programs to monitor the quality of PPAk programs, innovate curriculum the study curriculum in the PPAk program is in line with the needs of the labor market, as well as monitoring or evaluating the quality of PPAk graduates after entering the workforce, (4) the Indonesian Institute of Accountants as a professional association that oversees accountants throughout Indonesia, especially the Educator Accountant Compartment, can maintain a waiver pattern for the CA certification exam for Accounting students who become PPAk alumni, and (5) the Indonesian Institute of Certified Public Accountants as a professional association that oversees public accountants throughout Indonesia can maintain a CPA certification exam waiver pattern for Accounting students who become PPAk alumni. Some of the limitations of this study include (1) This research was conducted on 2 types of students, namely those who are classified as Fresh Graduate (students who have passed the S-1 Accounting study program) and Final Year (students who have not graduated and are in their 4th year). lectures in the S-1 Accounting study program). Further research is expected to be able to examine S-1 Accounting students who have worked for a long time and are interested in participating in PPAk, not including the Fresh Graduate and Final Year groups so that they can represent the interest in continuing PPAk studies on other accounting graduate alumni, (2) The results of the study indicate that the interest variable participating in PPAk only 39% can be explained by the variables of quality motivation, career motivation, economic motivation, and degree motivation. while the rest or 61% is explained by other variables outside the study. It is hoped that further research can examine other variables such as the development of information technology, personality, learning facilities and other variables. | |
| 33458 | 36594 | D1A018045 | KONSUMSI PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR PAKAN KAMBING YANG DISUPLEMENTASI MINERAL KROMIUM ORGANIK DENGAN LEVEL YANG BERBEDA | Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh suplementasi kromium organik dengan level yang berbeda pada pakan kambing terhadap konsumsi protein kasar dan serat kasar. Penelitian telah dilaksanakan secara in vivo di Gunung Tugel Farm, green house dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Materi yang digunakan adalah 16 ekor kambing jawarandu. Pakan yang diberikan adalah silase dan konsentrat dengan perbandingan 30 : 70 (PK = 15,06% dan TDN = 66,74%). Variabel yang diamati adalah konsumsi protein kasar dan serat kasar. Perlakuan yang diberikan terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan yaitu R0 (pakan basal), R1 (R0 + kromium organik 0,5 ppm), R2 (R0 + kromium organik 1 ppm) dan R3 (R0 + kromium organik 1,5 ppm). Data dianalisis dengan analisis variansi. Hasil rataan data konsumsi protein kasar R0 = 141,56 ± 14,89; R1 = 163,30 ± 20,17; R2 = 163,30 ± 21,57 dan R3 = 161,07 ± 18,59 gram/ekor/hari. Hasil rataan konsumsi serat kasar R0 = 180,25 ± 20,34; R1 = 206,61 ± 13,39; R2 = 213,82 ± 31,79 dan R3 = 192,96 ± 18,93 gram/ekor/hari. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi protein kasar dan serat kasar. Suplementasi kromium organik (Cr) pada pakan kambing tidak mempengaruhi konsumsi protein kasar dan serat kasar. Suplementasi kromium organik (Cr) terhadap konsumsi protein kasar pakan kambing cenderung lebih baik menggunakan 0,5 ppm dengan rataan konsumsi secara 163,30 ± 20,17 gram/ekor/hari. Suplementasi kromium organik (Cr) terhadap konsumsi serat kasar pakan kambing cenderung lebih baik menggunakan 1 ppm dengan rataan komsumsi 213, 82 ± 31, 79 gram/ekor/hari | Research was conducted to determine the effect of organic Chromium supplementation with different levels on goat feed on the consumption of crude protein and crude fiber. The research has been carried out in vivo at Gunung Tugel Farm, green house and the Laboratory of Feed Stuff, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The material used was 16 Jawarandu male. The feed given was silage and concentrates in a ratio of 30: 70 (CP = 15.06% and TDN = 66.74%). The observed variables were the consumption of crude protein and crude fiber. The treatment given consists of 4 treatments and 4 tests, namely R0 (basal feed), R1 (R0 + organic Chromium 0.5 ppm), R2 (R0 + organic Chromium 1 ppm) and R3 (R0 + organic Chromium 1.5 ppm). The data were analyzed by analysis of variance. Average yield of crude protein consumption data R0 = 141.56 ± 14.89; R1 = 163.30 ± 20.17; R2 = 163.30 ± 21.57 and R3 = 161.07 ± 18.59 gram/head/day. The average yield of crude fiber consumption R0 = 180.25 ± 20.34; R1 = 206.61 ± 13.39; R2 = 213.82 ± 31.79 dan R3 = 192.96 ± 18.93 gram/head/day. The results of the variance analysis showed that the treatment had an intangible effect (P>0.05) on the consumption of crude protein and crude fiber. Organic Chromium (Cr) supplementation in goat feed did not affect the consumption of crude protein and crude fiber. Organic Chromium (Cr) supplementation on crude protein consumption of goat feed tends to be better using 0.5 ppm with an average consumption of 163.30 ± 20.17 grams/head/day. Organic Chromium (Cr) supplementation on the consumption of crude fiber in goat feed tends to be better using 1 ppm with an average consumption of 213.82 ± 31.79 gram/head/day. | |
| 33459 | 36592 | C1C018023 | PENGARUH PAYMENT GATEWAY, DIGITALISASI UMKM DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM | Penelitian ini dilakukan terhadap pelaku UMKM di Kota Bandung. Penelitian ini berjudul “Pengaruh payment gateway, digitalisasi UMKM, literasi keuangan terhadap kinerja UMKM”. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh payment gateway, digitalisasi UMKM dan literasi keuangan terhadap kinerja UMKM. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kategori tertentu. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 118 responden. Teknik analisis dari pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil pada penelitian ini yaitu; (1) Payment gateway berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM; (2) Digitalisasi UMKM berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM; (3) Literasi keuangan berpengaruh positif terhadap kinerja. Implikasi dari penelitian ini yaitu penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi bagi peneliti selanjutnya dengan topik yang sama. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan bermanfaat bagi pelaku UMKM dalam mengelola usaha dan meningkatkan kinerja usahanya dengan menggunakan payment gateway, melakukan digitalisasi terhadap produk usahanya serta meningkatkan literasi keuangannya. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi infomasi tambahan bagi pemerintah Kota Bandung terkait faktor-faktor yang mendukung peningkatan kinerja UMKM, sehingga pemerintah Kota Bandung atau regulator dapat menyediakan kebijakan maupun program yang berkaitan dengan payment gateway, digitalisasi UMKM dan literasi keuangan sehingga dapat mendorong kinerja UMKM. Hal tersebut dapat dipertimbangkan oleh pemerintah Kota Bandung agar UMKM dapat lebih optimal dalam berkontribusi pada PDRB Kota Bandung. | This research was conducted on MSMEs in the city of Bandung. This research is entitled "The effect of payment gateways, digitization of MSMEs, financial literacy on MSME performance". The purpose of this study is to determine the effect of payment gateways, digitization of MSMEs and financial literacy on MSME performance. Sampling in this study used a purposive sampling technique with certain categories. The number of samples used as many as 118 respondents. The analysis technique of this study uses multiple linear regression. The result of this research explain that; (1) Payment gateway has a positive effect on the performance of MSMEs; (2) The digitization of MSMEs has a positive effect on the performance of MSMEs; (3) Financial literacy has a positive effect on performance. The implication of this research is that this research is expected to be used as a reference for future researchers with the same topic. This research is also expected to provide benefits for MSME actors in managing their businesses and improving their business performance by using payment gateways, digitizing their business products and increasing their financial literacy. In addition, this research is expected to be additional information for the Bandung City government regarding the factors that support the improvement of MSME performance, so that the Bandung City government or regulator can provide policies and programs related to payment gateways, digitizing MSMEs and financial literacy so as to encourage performance. SMEs. This can be considered by the Bandung City government so that MSMEs can be more optimal in contributing to the PDRB of Bandung City. | |
| 33460 | 36537 | D1A018097 | Pengaruh Inseminasi Buatan Menggunakan Semen Hasil Sexing Terhadap Laju Kebuntingan Kambing Sapera Berdasarkan Metode Non Return Rate dan Cubbonie | Pengaruh Inseminasi Buatan Menggunakan Semen Hasil Sexing Terhadap Laju Kebuntingan Kambing Sapera Berdasarkan Metode Non Return Rate dan Cubbonie. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan hasil pengukuran laju kebuntingan menggunakan semen hasil sexing berdasarkan metode Non Return Rate dan Cubbonie pada kambing Sapera. Materi penelitian menggunakan kambing Sapera betina yang tidak bunting sebanyak 18 ekor dengan rata-rata umur 2 tahun dan kambing Saanen jantan. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan perlakuan P1 (Kontrol) = inseminasi buatan menggunakan semen segar dengan dosis 2ml. P2 = Inseminasi buatan menggunakan semen hasil sexing dengan dosis 2ml. Variabel yang diteliti adalah laju kebuntingan kambing Sapera berdasarkan metode Non-return Rate (NRR) dan metode Cubbonie. Data di analisis menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukkan bahwa inseminasi buatan menggunakan semen hasil sexing berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap laju kebuntingan kambing Sapera. Laju kebuntingan kambing Sapera yang di inseminasi dengan semen segar dan semen hasil sexing berdasarkan metode Non Return Rate adalah 44,4%, sedangkan berdasarkan metode Cubbonie adalah 55,5%. Berdasarkan hasil tersebut inseminasi buatan menggunakan semen segar dan semen hasil sexing tidak terdapat perbedaan pengukuran laju kebuntingan yang diuji menggunakan metode NRR dan Cubbonie. | Effect of Artificial Insemination Using Semen from Sexing on Pregnancy Rate of Sapera Goats Based on Non Return Rate and Cubbonie Methods. This study aims to determine the effect and differences in the results of pregnancy rate measurements using semen from sexing based on the Non Return Rate and Cubbonie methods on Sapera goats. The research material used 18 female Sapera goats that were not pregnant with an average age of 2 years and male Saanen goats. The research method used was experimental with P1 (control) = namely artificial insemination using fresh semen with a dose of 2ml. P2 = Artificial insemination using sexed semen with a dose of 2 ml. The variables studied were the pregnancy rate of the Sapera goat based on the Non-return Rate (NRR) method and the Cubbonie method. The data were analyzed using the chi square test. The results of the analysis showed that artificial insemination using sexed semen had no significant effect (P>0.05) on the pregnancy rate of Sapera goats. The pregnancy rate of Sapera goats inseminated with fresh semen and sexed semen based on the Non Return Rate method was 44.4%, while based on the Cubbonie method was 55.5%. Based on these results, artificial insemination using fresh semen and semen from sexing showed no difference in the measurement of pregnancy rates tested using the NRR and Cubbonie methods. |