Artikelilmiahs
Menampilkan 32.141-32.160 dari 50.030 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 32141 | 35294 | F1C016079 | Bentuk Kohesivitas Kelompok Suporter Sepak Bola Dalam Mendukung Tim Persija Jakarta (Studi Kasus Suporter Orange South Tangerang) | Penelitian ini membahas tentang bentuk kohesivitas kelompok yang terdapat dalam kelompok suporter sepak bola yang mendukung Persija Jakarta yakni Orange South Tangerang (OST). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk kohesivitas kelompok yang ada dalam kelompok supporter OST dan juga mendeskripsikan faktor apa yang menghambat dan mendukung eksistensi kelompok suporter OST. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan ditelaah dengan Teori Kelompok Berpikir. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemilihan informan yang dipilih sebagai sumber data dilakukan dengan cara purpovise sampling. Proses pengembangan validitas data yang dilakukan adalah menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa bentuk kohesivitas kelompok yang terdapat dalam kelompok supporter Orange South Tangerang adalah komunikasi berlangsung sangat kompleks, komunikasi berlangsung efektif, komunikasi mampu membangun antusiasme yang tinggi, dan komunikasi berlangsung dalam intensitas yang tinggi. Selanjutnya ada beberapa faktor yang mendukung eksistensi kelompok OST dalam mendukung Persija Jakarta yakni kecintaan terhadap Persija Jakarta, kegiatan yang beragam, relasi dengan kelompok suporter lain dan juga kreativitas anggotanya. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kekurangan dana, kurangnya partisipasi anggota, kesibukan anggota, dan juga pandemi. | This study discusses the form of group cohesiveness in the soccer supporters group that supports Persija Jakarta, namely Orange South Tangerang (OST). The purpose of this study is to determine the form of group cohesiveness in the OST supporter group and also to describe what factors hinder and support the existence of the OST supporter group. The method used in this research is a qualitative method with a constructivist paradigm and analyzed by Groupthink Theory. Data collection techniques used are through observation, interviews, and documentation. The selection of the selected informants as data sources was carried out by purposive sampling. The process of developing data validity is using data triangulation. The results showed that several forms of group cohesiveness contained in the Orange South Tangerang supporter group were very complex communication, effective communication, communication capable of building high enthusiasm, and high intensity communication. Furthermore, there are several factors that support the existence of the OST group in supporting Persija Jakarta, namely the love for Persija Jakarta, various activities, relationships with other supporter groups and also the creativity of its members. While the inhibiting factors are lack of funds, lack of member participation, busy members, and also the pandemic. | |
| 32142 | 37813 | C1L015052 | PENGARUH MANAJEMEN WAKTU, DUKUNGAN ORANG TUA DAN GAME ONLINE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA SMA NEGERI 3 PURWOKERTO | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen waktu, dukungan orang tua dan game online terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi siswa SMA Negeri 3 Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dimana dalam proses penelitiannya menggunakan pengolahan angka Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling purposive. Sampel penelitian yang diperoleh sebanyak 50 siswa. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1). Manajemen waktu berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa SMA Negeri 3 Purwokerto; 2). Dukungan Orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa SMA Negeri 3 Purwokerto; 3). Game Online berpengaruh negatif dan signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa SMA Negeri 3 Purwokerto; Kata Kunci: Manajemen Waktu, Dukungan Orang tua, Game Online dan Prestasi belajar | This study aims to analyze the influence of time management, parental support and Online Games on student achievement in economic subjects at SMA Negeri 3 Purwokerto. This is quantitative research with a survey method. The sampling technique used in this research is purposive sampling. The research sample obtained 50 students. The data collection method used is a questionnaire. The results of this study indicate that: 1). Time management has a positive and significant effect on learning outcomes of economic subjects at SMA Negeri 3 Purwokerto; 2). Parental support has a positive and significant effect on the learning outcomes of economic subjects at SMA Negeri 3 Purwokerto; 3). Online games have a negative and significant effect on the learning outcomes of economic subjects at SMA Negeri 3 Purwokerto; Keywords: Time Management, Parental Support, Online Games, and Learning Achievement | |
| 32143 | 35249 | G1A018029 | HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TINGKAT DEPRESI MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN DI ERA COVID-19 | Latar belakang : Tingginya prevalensi kejadian depresi di kalangan mahasiswa kedokteran di Indonesia dan belum adanya penelitian terkait hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat depresi di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman maka penulis ingin meneliti hubungan keduanya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan tingkat depresi mahasiswa kedokteran Universitas Jenderal Soedirman di era covid-19. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain studi cross-sectional. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan pengukuran secara langsung untuk indeks massa tubuh dan menggunakan instrumen penelitian Beck Depression Inventory II (BDI-II) untuk mengukur tingkat depresi. Responden penelitian merupakan merupakan mahasiswa Jurusan KU, FK Unsoed angkatan 2018-2020 yang ditentukan secara consecutive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dengan uji korelasi Pearson dan tingkat kebermaknaan p<0,05. Hasil : Didapatkan data 36 mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang terdiri dari 15 laki-laki (41,7%) dan 21 perempuan (58,3%). Hasil uji korelasi Pearson mendapatkan korelasi yang lemah antara indeks massa tubuh (IMT) dengan tingkat depresi dengan nilai r 0,355 pada seluruh sampel. Pada sampel laki-laki tidak didapatkan korelasi antara IMT dengan tingkat depresi sedangkan pada sampel perempuan didapatkan korelasi sedang antara IMT dengan tingkat depresi dengan nilai r 0,490. Kesimpulan : Terdapat korelasi yang lemah antara IMT dengan tingkat depresi pada seluruh sampel. Tidak terdapat korelasi antara IMT dengan tingkat depresi pada sampel laki-laki, sedangkan pada sampel perempuan terdapat korelasi sedang antara IMT dengan tingkat depresi. | Introduction : The high prevalence of depression among medical students in Indonesia and absence of research about correlation between body mass index (BMI) and depression level at the Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University made the researcher thought to research the correlation between BMI depression level. Objective : The aim of the study was to analyze the correlation between body mass index with depression level in medical students in Jenderal Soedirman University in the era of Covid-19. Methods : The study was conducted using observasional method with cross-sectional design The data used primary data obtained by direct measurement of body mass index and using Beck Depression Inventory II (BDI-II) for depression level. The sample of this study was medical students of the general medicine department in Jenderal Soedirman University batch 2018-2020 were selected by consecutive sampling method with the inclusion and exclusion. Univariate and bivariate analysis was conducted with significancy level at p<0,05. Results : The total respondents were 36 who met inclusion and exclusion criteria and consisted of 15 men (41,7%) and 21 women (58,3%). Pearson test showed the correlation of BMI with depression level is weak in all of sampel with r 0,355. There is non-significant correlation of BMI and depression level on men and there is mid strong correlation of BMI and depression level on women with r 0,490. Conclusion : The correlation of BMI with depression level is weak in all of sampel with r 0,355. There is non-significant correlation of BMI and depression level on men and there is mid strong correlation of BMI and depression level on women with r 0,490. | |
| 32144 | 35250 | A1C015028 | Pengaruh Metode Perendaman Terhadap Mutu Keripik Kentang Varietas Granola | Penelitian pengaruh metode perendaman terhadap mutu keripik kentang varietas granola telah dilaksanakan. Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh cara perendaman dan perendaman yang terbaik terhadap mutu keripik kentang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif trial and error, dengan kentang varietas granola dan beberapa metode perendaman yaitu perendaman dengan air panas suhu 50, 70, 90 selama 5 menit dan perendaman menggunakan soda kue kosentrasi 0,5%, 1%, 1,5% selama 30 menit. Pengamatan awal dilakukan terhadap bahan baku kentang berupa kadar air, kadar pati dan kadar minyak atau lemak. Pengamatan berikutnya dilakukan terhadap produk keripik kentang berupa kadar air, kadar pati, kadar minyak atau lemak, serta uji organoleptik (warna, rasa, tekstur, kesukaan). Berdasarkan nilai organoleptik, metode perendaman menggunakan air panas yang terbaik adalah perendaman dengan air panas suhu 90 sedangkan perendaman menggunakan soda kue yang terbaik adalah perendaman soda kue dengan kosentrasi 1,5%. Perendaman terbaik antara air panas dibandingkan dengan soda kue adalah perendaman air panas dengan suhu 90. Kata Kunci: Keripik kentang, granola, perendaman air panas, soda kue | The Research of the effect of soaking method on quality of potato chips from granola variety has been implemented. The target of the research is to find the effect of soaking method and which one the best method to get quality of potato chips. The research uses descriptive trial and error method, with granola variety and some soaking methods is soaking with hot water at 50, 70, 90 for 30 minutes and soaking with baking soda concentration 0,5%, 1%, 1,5% for 30 minutes. the first observations were made on potato raw materials in the form of moisture content, starch content, and oil or fat content. The last observations were made on potato chip products in the form of water content, starch content, oil or fat content, and organoleptic tests (color, taste, texture, preferences). Based on the organoleptic value, the best soaking method with hot water is soaking with hot air at 90 degrees, while the best soaking using baking soda is baking soda with a concentration of 1.5%. Which the best soaking method between the hot water and the baking soda methods is a hot water method with a temperature of 90. Keywords: Potato chips, granola, soaking with hot water, baking soda | |
| 32145 | 35489 | L1A017028 | Hubungan Kelimpahan Fitoplankton dengan Kandungan Nitrat dan Fosfat di Plawangan Timur Segara Anakan, Cilacap | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrat dan fosfat, kelimpahan fitoplankton, dan hubungan kelimpahan fitoplankton dengan kandungan nitrat dan fosfat di Plawangan Timur Segara Anakan, Cilacap. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey dengan teknik pengambilan sampel Purposive Random Sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Juli 2020 yang terbagi menjadi lima stasiun penelitian. Analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu, analisis Uji F, analisis regresi linier berganda, dan analisa PCA. Hasil penelitian diperoleh bahwa kandungan nitrat dan fosfat masih dibawah baku mutu yang ada, kelimpahan fitoplankton di Plawangan Timur Segara Anakan, Cilacap pada stasiun III, IV, dan V berbeda nyata dengan stasiun I dan II, dan hubungan kandungan nitrat dan fosfat dengan kelimpahan fitoplankton di Plawangan Timur Segara Anakan, Cilacap memiliki korelasi yang lemah. | This study aims to determine the content of nitrate and phosphate, the abundance of phytoplankton, and the relationship between the abundance of phytoplankton and the content of nitrate and phosphate in Plawangan Timur, Segara Anakan, Cilacap. The method used in this research is survey method with purposive random sampling technique. Sampling was carried out in July 2020 which was divided into five research stations. The analysis used in this research is F test analysis, multiple linear regression analysis, and PCA analysis. The results showed that the nitrate and phosphate content were still below the existing quality standards, the abundance of phytoplankton in Plawangan Timur Segara Anakan, Cilacap at stations III, IV, and V was significantly different from stations I and II, and the relationship between nitrate and phosphate content and the abundance of phytoplankton in Plawangan Timur Segara Anakan, Cilacap has a weak correlation. | |
| 32146 | 35268 | E1A017101 | PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERKOSAAN KEPADA PENYANDANG DISABILITAS (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 42/Pid.B/2019/Pn.Lbb) | Perkosaan pada penyandang disabilitas khususnya perempuan semakin banyak bermunculan, hal ini dikarenakan ketidakberdayaan para penyandang disabilitas dibandingkan dengan orang pada umumnya yang memudahkan para pelaku untuk melakukan tindak pidana. Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana perkosaan kepada penyandang disabilitas dan pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana perkosaan kepada penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan dan diuraikan secara sistematis. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan sanksi pidana pada perkara Nomor 42/Pid.B/2019/PN.Lbb putusan hakim yang dijatuhkan kepada terdakwa sudah tepat, akan tetapi ada kebutuhan perubahan dalam undang- undang penyandang disabilitas yang mengatur secara khusus mengenai penyandang disabilitas sebagai korban tindak pidana khususnya tindak pidana perkosaan. Pertimbangan hakim dalam perkara Nomor 42/Pid.B/2019/PN.Lbb bahwa terdakwa telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana perkosaan dan memenuhi unsur-unsur yang termuat dalam Pasal 285 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP dan KUHAP, tidak terdapat alasan pemaaf yang menghapus kesalahan terdakwa, maka perbuatan terdakwa harus dipertanggungjawabkan kepadanya. Saran dari penulis terhadap penelitian ini yaitu seharusnya hakim dalam memberikan sanksi pidana terhadap terdakwa disamping melihat KUHP dan KUHAP seharusnya melihat juga Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas. | Rape in people with disabilities, especially women, is increasingly popping up, this is due to the helplessness of people with disabilities compared to people in general which makes it easier for perpetrators to commit criminal acts. This research aims to find out the application of criminal sanctions against perpetrators of rape crimes to persons with disabilities and the judge's legal consideration in imposing criminal sanctions against criminal offenders to persons with disabilities. The research methods used in this research are normative juridical methods, with descriptive analytical research specifications. The study used secondary data obtained through literature and systematically deciphered. This research can be concluded that the application of criminal sanctions in case No.42/Pid.B/2019/PN.Lbb the judge's verdict handed down to the accused is appropriate, but there is a need for changes in the law of persons with disabilities that specifically regulate people with disabilities as victims of criminal acts, especially rape crimes. The judge's consideration in case No. 42/Pid.B/2019/PN.Lbb that the accused has been proven to have lawfully committed the crime of rape and fulfills the elements contained in Article 285 of the Criminal Code jo Article 64 paragraph (1) of the Criminal Code and the Kuhap, there is no forgiving reason that removes the defendant'sguilt, then The act of pietymust be accounted for to him. The advice of the author of this study is that it should be hakim in providing criminal sanctions against defendants in addition to looking at the Criminal Code and The Criminal Code should also look at Law No. 8 of 2016 concerning Persons with Disabilities. | |
| 32147 | 35251 | A1L114012 | VARIABILITAS GULMA DI BAWAH TEGAKAN POHON KARET (Havea brasiliensis) DI PERKEBUNAN RAKYAT DESA PAGERALANG, KECAMATAN KEMRANJEN, BANYUMAS | Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis gulma yang ditemukan pada umur tanaman karet yang berbeda serta menentukan faktor apa saja yang mempengaruhinya. Penelitian dilaksanakan di Desa Pageralang Kecamatan Kemranjen yang dimulai dari tanggal 15 September hingga 28 September 2019. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik petak kuadrat, penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling berdasarkan keberadaan gulma di lapangan. Pengambilan sampel dilakukan pada 4 lahan yang memiliki umur berbeda dengan menggunakan plot berukuran 100x100cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keragaman vegetasi gulma yang tumbuh sebanyak 17 jenis gulma dan Gulma dominan yang ditemukan ialah pada kelompok umur muda (5 tahun) : Ageratum conyzoides, kelompok umur remaja (6 tahun) : Cyperus kyllingia, kelompok umur tanaman (11 tahun) : Cyperus kyllingia, kelompok dewasa (13 tahun) : Ottochloa nodosa. Faktor yang mempengaruhi variabilitas gulma adalah faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi cara gulma berkembang biak, sedangkan faktor eksternal meliputi umur tanaman, cahaya matahari, suhu, kelembaban tanah, letak kebun dan pengolahan lahan. | This research aims to identify the types of weeds found at different ages of rubber plants and determine what factors influence them. The research was carried out in Pageralang Village, Kemranjen District, starting from September 15 to September 28, 2019. This research used a survey method with a square plot technique, the determination of the research location was carried out by purposive sampling based on the presence of weeds in the field. Sampling was carried out on 4 fields of different ages using plots measuring 100x100cm. The results showed that the diversity of weed vegetation that grew was 17 types of weeds and the dominant weeds found were in the young age group (5 years): Ageratum conyzoides, adolescent age group (6 years): Cyperus kyllingia, plant age group (11 years): Cyperus kyllingia, adult group (13 years): Ottochloa nodosa. Factors that influence weed variability are internal and external factors. Internal factors include how weeds breed, while external factors include plant age, sunlight, temperature, soil moisture, location of the garden and land cultivation | |
| 32148 | 35252 | I1E017063 | HUBUNGAN KONDISI FISIK, ANTROPOMETRI DAN PROFIL TEKNIK PADA KETERAMPILAN SERVICE ATAS BOLA VOLI MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI UNSOED ANGKATAN 2019 | Berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya, maka peneliti tertarik untuk membuktikan penelitian tersebut, sehingga akan dilakukan penelitian ”Hubungan kondisi fisik, antropometri dan profil teknik pada keterampilan service atas bola voli mahasiswa Pendidikan Jasmani Unsoed angkatan 2019” Penelitian yang dilakukan ialah penelitian korelasional. populasi pada penelitian ini yakni mahasiswa Pendidikan Jasmani Unsoed angkatan 2019 yang berjumlah 60 orang. Penelitian ini memakai purposive sampling dengan kriteria inklusi mahasiswa Penjas angkatan 2019 yang berjenis kelamin laki-laki dan mempunyai nilai mata kuliah bola voli dengan minimum nilai AB berjumlah 30 mahasiswa. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan test push up, sit up, lempar tangkap bola, grip strength, back leg, BB,TB, Panjang lengan, dan Expert Judgment. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan analisis uji statistik yaitu : uji normalitas menggunakan shapiro wilk, uji homogenitas, uji hipotesis menggunakan korelasi product moment dan uji korelasi regresi, Uji sumbang efektif dan relatif Hasil analisis penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Kondisi Fisik dengan Keterampilan Service Atas Bola Voli dengan nilai perhitungan bahwa sit up nilai signifikansi sebesar 0,434. Push up nilai signifikansi sebesar 0,183. Lempar tangkap bola nilai signifikansi sebesar 0,433. Grip strength nilai signifikansi sebesar 0,390. back leg nilai signifikansi sebesar 0,208. Terdapat hubungan yang signifikan antara antropometri dengan kemampuan service atas dengan nilai perhitungan signifikan IMT sebesar 0,499. Panjang lengan nilai signifikansi sebesar 0,217. Terdapat hubungan yang signifikan antara profil teknik dengan service atas bolavoli dengan nilai signifikansi sebesar 0,05. penelitian ini menggunakan korelasi ganda 2 menunjukan bahwa Kondisi fisik, antropometri, profil teknik dan service atas merupakan beberapa komponen yang diteliti dalam penelitian ini. Terdapat perbedaan pengaruh pada masing-masing variabel sesuai dengan perolehan nilai koefisien korelasi. Semua variabel bebas tersebut memiliki hasil r square = 0,741. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang hubungan antara kondisi fisik, antropometri, dan profil teknik pada keterampilan service atas bola voli mahasiswa Pendidikan Jasmani Unsoed angkatan 2019, semua variable memiliki hubungan yang signifikan. | Based on previous studies, the researchers are interested in proving the research, so a research will be conducted "The relationship between physical conditions, anthropometry and technical profiles on service skills on the ball of Unsoed This research is correlational research. The population in this study were Unsoed Physical Education students, class of 2019, totaling 60 student. This study uses purposive sampling with the inclusion criteria of Physical Education students class 2019 who are male and have volleyball course grades with a minimum AB value of 30 students. The instrument in this study used push ups, sit ups, throw and catch balls, grip strength, back leg, BB, TB, arm length, and expert Judgment. Analysis of the data used in this study using statistical test analysis, namely: normality test using Shapiro wilk, homogeneity test, hypothesis testing using product moment correlation and regression correlation test, effective and relative discordant test. The results of the analysis of this study indicate that there is a significant relationship between Physical Conditions and Service Skills for Volleyball with the calculated value that sit-ups have a significance value of 0.434. Push up the significance value of 0.183. Throw catch the ball a significance value of 0.433. Grip strength significance value is 0.390. back leg significance value of 0.208. There is a significant relationship between anthropometry and service ability with a significant BMI calculation value of 0.499. The arm length has a significance value of 0.217. There is a significant relationship between the technical profile and service on volleyball with a significance value of 0.05. This study uses multiple correlations showing that 3 physical conditions, anthropometry, technique profiles and top service are some of the components studied in this study. There are differences in the effect of each variable according to the acquisition of the correlation coefficient value. All of these independentt variables have a result of r square = 0.741. Based on the results of research and discussion of the relationship between physical conditions, anthropometry, and technical profiles on service skills on volleyball students of Unsoed Physical Education class 2019, all variables have a significant relationship. | |
| 32149 | 35253 | C1A017005 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP KONSUMSI LPG NON SUBSIDI DI DESA KARYAMUKTI KECAMATAN PANYINGKIRAN KABUPATEN MAJALENGKA | Peningkatan alokasi APBN untuk subsidi LPG menjadi salah satu faktor timbulnnya distribusi LPG bersubsidi yang tidak tepat sasaran. Mayoritas penerima subsidi LPG 25 persen berasal dari masyarakat menengah ke atas, sedangkan 30 persen masyarakat miskin hanya menerima 25 persen dari total subsidi yang diberikan pemerintah. Distribusi yang tidak tepat sasaran menyebabkan terjadinya kelangkaan LPG diberbagai daerah termasuk di daerah Kabupeten Majalengka khususnya di Desa Karyamukti hingga mengakibatkan harga LPG meningkat. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen terhadap LPG non subsidi dan menganalisis preferensi konsumen dalam mengkonsumsi LPG non subsidi dibandingkan LPG bersubsidi berdasarkan nilai odds ratio.hasil penelitian ini adalah harga berpengaruh signifikan terhadap preferensi konsumen dalam mengonsumsi LPG non subsidi Harga yang memiliki selisih harga yang tidak terlalu jauh memiliki peluang yang cukup rendah yaitu sebesar 0,001 untuk kosumen memilih mengkonsumsi LPG non subsidi dibanding LPG bersubsidi. Pendapatan berpengaruh signifikan terhadap preferensi konsumen dalam mengkonsumsi LPG non subsidi. Pendapatan tinggi memiliki peluang tinggi sebesar 12,974 kali akan memilih untuk mengkonsumsi LPG non subsidi dibandingkan LPG bersubsidi. Jumlah anggota keluarga dan Pekerjaan tidak berpengaruh signifikan. | ] Increasing the allocation of state budget for LPG subsidies is one of the factors that arise from subsidized LPG distribution that is not on target. The majority of LPG subsidy recipients 25 percent come from the upper middle class, while 30 percent of the poor only receive 25 percent of the total subsidies provided by the government. Improper distribution of targets causes the scarcity of LPG in various regions including in the Kabupeten Majalengka area, especially in Karyamukti Village, causing LPG prices to increase. The purpose of the study was to analyze factors that influence consumer preference for non-subsidized LPG and analyze consumer preferences in consuming non-subsidized LPG versus subsidized LPG based on the value of odds ratio.The results of this study are prices have a significant effect on consumer preferences in consuming lpg non-subsidized price that has a price difference that is not too far away has a fairly low chance of 0.001 for comments to choose to consume lpg non-subsidized rather than subsidized LPG. Revenue has a significant effect on consumer preferences in consuming non-subsidized LPG. High incomes have a high chance of 12,974 times will choose to consume LPG non-subsidized compared to subsidized LPG. The number of family members and jobs had no significant effect. | |
| 32150 | 35254 | C1C014030 | PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, SKALA USAHA, PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN PELATIHAN AKUNTANSI TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA PELAKU UMKM DI KOTA CILACAP | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari tingkat pendidikan, skala usaha, pengetahuan akuntansi dan pelatihan akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai rekomendasi bagi pelaku usaha maupun bagi pihak-pihak yang ingin mendirikan UMKM. Serta penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan akuntansi khususnya di bidang UMKM. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilik UMKM yang ada di Kota Cilacap. Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan Purposive Sampling dengan menggunakan kriteria tertentu yang berjumlah 82 pelaku usaha. Variabel independen yang digunakan yaitu tingkat Pendidikan, skala usaha, pengetahuan akuntansi dan pelatihan akuntansi. Sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah penggunaan informasi akuntansi. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui Kuesioner. Kemudian, data kuesioner dianalisis menggunakan Uji Asumsi Klasik (Normalitas, Multikolinearitas, dan Heteroskedastisitas), Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Koefisien Determinasi, Uji F, dan Uji Statistik t. Hasil penelitian menunjukkan variabel tingkat pendidikan tidak berpengaruh dalam meningkatkan penggunaan informasi akuntansi, sedangkan variabel skala usaha, pengetahuan akuntansi dan pelatihan akuntansi berpengaruh dalam meningkatkan penggunaan informasi akuntansi. Dalam hal ini hasil dari tingkat pendidikan tidak sesuai dengan rencana yang diharapkan oleh penulis, meskipun begitu tingkat pendidikan di Kota Cilacap bukannya tidak baik dari segi skala usaha, pengetahuan akuntansi dan pelatihan akuntansi karena hal tersebut bukan merupakan suatu halangan bagi pelaku usaha dalam mengelola usahanya. Hal ini didukung dengan baiknya pelatihan akuntansi di Kota Cilacap dengan begitu pelaku usaha dapat memperoleh pengetahuan yang mumpuni tentang manfaat penggunaan informasi akuntansi dalam pembuatan keputusan. | The purpose of this study was to determine the effect of education level, business scale, accounting knowledge and accounting training on the use of accounting information. This research is expected to be used as a recommendation for business actors and for parties who want to establish UMKM. And this research is expected to add insight and knowledge of accounting, especially in the field of UMKM. The population in this study are the owners of MSMEs in Cilacap City. The research sampling method used purposive sampling using certain criteria, amounting to 82 business actors. The independent variables used are education level, business scale, accounting knowledge and accounting training. While the dependent variable used is the use of accounting information. This study uses primary data collected through a questionnaire. Then, the questionnaire data were analyzed using the Classical Assumption Test (Normality, Multicollinearity, and Heteroscedasticity), Multiple Linear Regression Analysis, Coefficient of Determination Test, F-Test, and t-Statistical Test The results showed that the education level variable had no effect on increasing the use of accounting information, while the variables of business scale, accounting knowledge and accounting training had an effect on increasing the use of accounting information. In this case the results of the education level are not in accordance with the plan expected by the author, even though the level of education in Cilacap City is not bad in terms of business scale, accounting knowledge and accounting training because it is not an obstacle for business actors in managing their business. This is supported by good accounting training in Cilacap City so that business actors can gain good knowledge about the benefits of using accounting information in decision making. | |
| 32151 | 35490 | E1A018135 | IZIN POLIGAMI YANG DITOLAK (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor: 535/Pdt.G/2021/PA.Btl) | IZIN POLIGAMI YANG DITOLAK (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor 535/Pdt.G/2021/PA.Btl) Oleh: Cahyaningtyas Mustikaningrum E1A018135 ABSTRAK Pasal 3 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 menyebutkan bahwa Perkawinan di Indonesia menganut asas monogami. Pasal 3 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 sebagai pengecualian asas monogami bahwa dalam keadaan tertentu apabila memenuhi ketentuan perundang-undangan memungkinkan seorang suami melakukan poligami (monogami terbuka). Peneliti mengangkat rumusan masalah mengenai bagaimana pertimbangan Hakim dalam mengabulkan izin poligami dalam Putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor: 535/Pdt.G/2021/PA.Btl. Metode penelitian yang digunakan yuridis normatif, spesifikasi penelitian menggunakan deskriptif analitis, sumber data yang digunakan adalah data sekunder, metode pengumpulan data dengan inventarisasi data, dan metode analisis dengan menggunakan normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa Hakim Pengadilan Agama Bantul berwenang mengadili perkara dengan Nomor: 535/Pdt.G/2021/PA.Btl berdasarkan Pasal 49 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 jo Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009 Tentang Peradilan Agama. Hakim dalam menolak perkara permohonan izin poligami mendasarkan pada tidak terpenuhinya alasan alternatif berpoligami menurut Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Alasan Alternatif Poligami. Menurut peneliti, putusan Hakim yang menyatakan menolak permohonan izin poligami ditambahkan dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan Dengan Hukum. Kata Kunci: Izin Poligami, Ditolak, Pengadilan Agama | DENIED POLYGAMY PERMIT (Juridical Review of the Bantul Religious Court Ruling Number: 535/Pdt.G/2021/PA.Btl) By: Cahyaningtyas Mustikaningrum E1A018135 ABSTRACT Article 3 paragraph (1) of Law No. 1 of 1974 states that marriage in Indonesia adheres to the principle of monogamy. Article 3 paragraph (2) of Law No. 1 of 1974 as an exception to the principle of monogamy that in certain circumstances if it meets the provisions of the legislation allows a husband to do polygamy (open monogamy). The researcher raised the formulation of the problem of how the Judge's consideration in granting polygamy permits in the Bantul Religious Court Decision Number: 535 / Pdt.G / 2021 / PA.Btl. Research methods used normative juridical, research specifications using analytical descriptive, the data sources used are secondary data, data collection methods with data inventory, and analytical methods using qualitative normatives. Based on the results of the study, it was concluded that the Bantul Religious Court Judge was authorized to try cases with Number: 535 / Pdt.G / 2021 / PA. Btl based on Article 49 of Law No. 3 of 2006 jo Law No. 50 of 2009 concerning Religious Justice. The judge in rejecting the case of application for polygamy permits based on the unfulfilling of alternative reasons for polygamy according to Article 4 paragraph (2) of Law No. 1 of 1974 concerning Alternative Reasons for Polygamy. According to the researcher, the Judge's ruling that he rejected the application for polygamy permit was added to Supreme Court Regulation No. 3 of 2017 concerning Guidelines for Adjudicating Cases of Women Facing the Law. Keywords: Polygamy Permit, Denied, Religious Court | |
| 32152 | 35255 | C1C014109 | ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), CURRENT RATIO (CR) DAN NET PROFIT MARGIN (NPM) TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Empiris Pada Perusahaan yang Terdaftar dalam Indeks LQ45 Tahun 2017- 2020). | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return on Asset (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), dan Net Profit Margin (NPM) terhadap harga saham yang dilakukan pada perusahaan yang terdaftar dalam Indeks LQ 45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah 45 perusahaan yang terdaftar dalam Indeks LQ 45 di periode 2017-2020. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Kriterianya adalah perusahaan yang masuk dalam Indeks LQ 45 secara konsisten selama periode 2017-2020, menerbitkan laporan tahunan pada periode tersebut, memiliki data yang lengkap. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Science) menunjukkan bahwa : (1) Return on Asset (ROA) berpengaruh positif terhadap harga saham; (2) Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif terhadap harga saham; (3) Current Ratio (CR) berpengaruh negatif terhadap harga saham; (4) Net Profit Margin (NPM) berpengaruh positif terhadap harga saham. | This study aims to determine the effect of Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), and Net Profit Margin (NPM) on stock prices of companies listed on the LQ 45 Index on the Stock Exchange. Indonesia (IDX) in 2017-2020. The population in this study were 45 companies listed in the LQ 45 Index in the 2017-2020 period. The sample in this study was taken using purposive sampling method. The criteria are companies that are consistently included in the LQ 45 Index during the 2017-2020 period, published an annual report for that period, had complete data. Based on this method, it was found that the number of companies that met the selection criteria were 26 companies. Based on the results of research and data analysis using SPSS (Statistical Package for the Social Science) shown that: (1) Return on Assets (ROA) had a positive effect on stock prices; (2) Debt to Equity Ratio (DER) has a negative effect on stock prices; (3) Current Ratio (CR) has a negative effect on stock prices; (4) Net Profit Margin (NPM) has a positive effect on stock prices. | |
| 32153 | 35256 | F1D017052 | RELASI AKTOR DALAM PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA (APB) DESA TAHUN 2021 DI DESA SAMUDRA KULON, KECAMATAN GUMELAR, KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini berfokus pada pola relasi aktor dalam pengelolaan APB Desa tahun 2021 di Desa Samudra Kulon, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Samudra Kulon merupakan salah satu desa berkembang di Kabupaten Banyumas dengan akumulasi indeks ketahanan sosial, indeks ketahanan ekonomi, dan indeks ketahanan lingkungan yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengkaji pola relasi aktor dalam pengelolaan APB Desa di Desa Samudra Kulon periode 2021; (2) mengkaji dampak yang ditimbulkan dari adanya relasi aktor dalam pengelolaan APB Desa di Desa Samudra Kulon. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, hasilnya adalah (1) relasi aktor yang terjadi bersifat elitis, baik di tahap penyusunan agenda, formulasi kebijakan, implementasi kebijakan, maupun evaluasi kebijakan. Gejala elitis yang muncul diantaranya: (a) forum musyawarah desa didominasi oleh pemerintahan desa dan BPD, (b) tidak adanya pembaharuan agenda, (c) kurang adanya komunikasi antara kepala desa dan tim pengelola kegiatan, (d) tidak berjalannya fungsi BPD. (2) Dengan adanya dominasi tersebut, menimbulkan dampak diantaranya: (a) lambatnya proses pembangunan, (b) ketergantungan terhadap dana desa, dan (c) minimnya terobosan dan inovasi kebijakan dari pemerintah desa. | This research studies about the Actor Relations in Village Budget Management 2021 in Samudra Kulon Village, Gumelar District, Banyumas Regency. This study aims to examine the scheme of actor relations in managing village budget in Samudra Kulon Village during the period 2021, and to examine the impact caused by the actor relations in managing village budget in Samudra Kulon Village. The method used in this research is descriptive qualitative research with case study approach. Data collection techniques by observation, interviews, and documentation. Based on the results of the research that has been done, it can be concluded that: (1) the actor relations that occur are elitist, both at the agenda setting, policy formulation, policy implementation, and policy evaluation stages. The symptoms of elitism that arise include: (a) village deliberation forums which are dominated by the village government and BPD, (b) no agenda, (c) lack of communication between village heads and the management team, (d) not functioning of the BPD. (2) With this dominance, the impacts include: (a) the slow development process, (b) dependence on village funds, and (c) the lack of policy breakthroughs and innovations from the village government. | |
| 32154 | 35257 | C1A014117 | ANALISIS USAHATANI DAN MARJIN PEMASARAN NANAS MADU DI KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG | Di Kecamatan Belik merupakan Kecamatan penghasil buah nanas terbesar yang ada di Kabupaten Pemalang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kegiatan usahatani nanas madu,untuk menganalisis biaya yang dikeluarkan petani nanas madu, untuk menganalisi pola saluran pemasaran dan besarnya marjin pemsaran. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Belik Kabupatenn Pemalang. Objek dalam penelitian ini adalah petani nanas dan pedagang nanas madu. Jumlah responden terdiri dari 80 petani nanas madu dan 18 lembaga pemasaran. Metode penelitian menggunakan metode wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Rata-rata biaya produksi usahatani nanas madu yang dikeluarkan dalam setahun petani nanas madu sebesar Rp 14.259.121,00. Rata-rata penerimaan pertahun sebesar Rp 66.600.000,00. Didapatkan R/C adalah sebesar 4,7 yang artinya usaha tani ini layak untuk diusahakan, dimana biaya produksi lebih kecil dari pada biaya penerimaanya. Nilai BEP usahatani nanas madu untuk BEP produksi sebesar 761 buah, BEP atas dasar harga Rp 7.239.552 sedangkan untuk BEP per unit sebesar Rp3.604. Terdapat empat pola saluran pemasaran. Saluran pertama yaitu saluran pemasaran 0 ( Petani →konsumen akhir). saluran pemasaran I ( petani → pedagang pengepul → pedagang pengecer→konsumen). Saluran pemsaran II ( petani → pedagang pengepul → pedagang besar → pedagang pengecer → konsumen akhir). Saluran III (Petani → pengepul → pedagang pengepul → pedagang pengecer luar daerah → konsumen akhir). Perbadingan nilai marjin pemsaran dan farmer’s share saluran pemasaran 0 memiliki farmer share sebesar 100% dan Marjin pemasaran 0,00%, saluran pemasaran I memiliki farmer share sebesar 71,55% dan marjin pemasaran 28,47%, saluran pemasaran II memiliki farmer share sebesar 72,0% dan marjin pemasaran sebesar 27,97%, saluran pemsaran III memliki farmer’s share sebesar 71,8% dan Marjin pemasaran sebesar 28,18%. Implikasi dari hasil penelitian ini petani diharapkan dapat lebih memperhitungkan lagi dalam biaya produksi usahataninya agar biaya produksi yang terus meningkat dapat sejalan dengan penerimaan usahataninya. Petani harus pandai mencari alternatif pemasaran nanas serta mengetahui informasi harga yang sedang berlaku di pasaran agar pedagang tidak lebih menguasai pasaran. Agar penyebaran harga lebih merata petani diharapkan mampu melakukan koordinasi dan manajemen pemasaran yang lebih baik salah satunya melalui kelompok usahatani. | In Belik is district an area producing fruit pineapple largest in the District. The purpose of this study is to analyze the activities of the farm, pineapple honey,to analyze the costs incurred farmers pineapple honey, to analyze the pattern of marketing channels and the magnitude of the margin marketing. This research was conducted in Belik District Pemalang Regency. Object in this research is the pineapple growers and traders pineapple honey. The number of respondents is composed of 80 farmers pineapple honey and 18 marketing agencies. The research method using interview method. Based on the results of the research and analysis it can be concluded as follows: Average cost of production of farm pineapple honey incurred in a year of farmers pineapple honey Rp 14.259.121,00. Average receipts per year Rp 66.600.000,00. Obtained R/C is 4.7 which means that farming is feasible to cultivated, where the cost of production is less than the cost to the revenue. The value of BEP farming of pineapple honey to the BEP production amounted to 761 fruit, BEP on the basis of price Rp 7.239.552 while BEP per unit amounted to Rp3.604. There are four patterns of channel marketing. The first channel that is a marketing channel 0 ( Farmers →final consumer). marketing channel I ( the farmer → merchant wholesalers → retailers→consumers). Channel marketing II ( farmers → merchant wholesalers → wholesalers → retailers → consumers end). Channel III (Farmers → wholesalers → merchant wholesalers → retailers outside the area → the final consumer). Perbadingan the value of the margin marketing and farmer's share of the marketing channel 0 has the farmer's share of 100% and a Margin of 0.00%, a marketing channel I have the farmer's share of 71,55% and margin 28,47%, a marketing channel II has a farmer's share of 72,0% and margin of 27,97%, channel marketing III had the farmer's share of 71,8% and Margin of 28,18%. The implications of the results of this study farmers are expected to be more taking into account again in the cost of production of farming so that the cost of increasing production can be in line with the acceptance of farming. Farmers have to be good at searching for alternative marketing pineapple as well as find out information on prices prevailing in the market so traders are not more control of the market. So the price spread more evenly farmers are expected to do the coordination and management of marketing a better one through a group of farming. | |
| 32155 | 35491 | F1F016057 | KEPENTINGAN NASIONAL INDONESIA DALAM MELAKUKAN KERJA SAMA INDUSTRI PERTAHANAN DENGAN TURKI PADA MASA PEMERINTAHAN JOKO WIDODO TAHUN 2014-2019 | Penelitian ini berfokus tentang hubungan bilateral kerja sama industri pertahanan antara Indonesia dengan Turki, khususnya melibatkan perusahaan produsen Alat Utama Sistem Pertahanan (ALUTSISTA) yang bertujuan untuk menjelaskan kepentingan Indonesia dalam melakukan kerja sama industri pertahanan dengan Turki pada era kepemimpinan Presiden Joko Widodo tahun 2014-2019. Melalui paradigma Konstruktivisme dan perspektif Strukturalisme, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dengan menggunakan metode pengumpulan data studi pustaka, penelitian ini menghimpun informasi dari media cetak, laporan tahunan perusahaan, website resmi kementerian terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan pengembangan produksi Alat Utama Sistem Pertahanan (ALUTSISTA) dalam negeri lewat metode Transfer of Technology (ToT) dengan industri pertahanan Turki sehingga memicu kemandirian industri pertahanan Indonesia. | This study focuses on the bilateral relationship of defense industry cooperation between Indonesia and Turkey, in particular involving companies producing the Main Defense System Equipment (ALUTSISTA) which aims to explain Indonesia's interests in conducting defense industry cooperation with Turkey in the era of President Joko Widodo's leadership in 2014-2019. Through constructivism paradigm and structuralism perspective, this research uses qualitative research methods. By using the literature study data collection method, this research collects information from print media, company annual reports, official websites of related ministries. The results of this study indicate the development of domestic production of the Main Equipment of the Defense System (ALUTSISTA) through the Transfer of Technology (ToT) method with the Turkish defense industry, thereby triggering the independence of the Indonesian defense industry. | |
| 32156 | 35575 | I1A018073 | ANALISIS DETERMINAN PEMANFAATAN LAYANAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS | Latar Belakang: Cakupan keberhasilan layanan ANC di Puskesmas Karanglewas belum mencapai target Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu 95%. Kondisi ini semakin menurun dikarenakan adanya pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pemanfaatan layanan antenatal care pada masa pandemi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Karanglewas. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu ibu hamil yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Karanglewas sebanyak 449 ibu hamil dan jumlah sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 80 ibu hamil. Data dianalisis secara univariat, bivariat dan multvariat. Hasil Penelitian: Ada hubungan yang signifikan antara persepsi ibu hamil terhadap ANC (p-value = 0,034); akses media informasi (p-value = 0,013); dan dukungan suami (p-value = 0,000) dengan pemanfaatan layanan antenatal care pada masa pandemi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Karanglewas. Faktor yang paling berpengaruh yaitu dukungan suami, dengan Odds Ratio (OR) = 4,565. Kesimpulan: Ibu hamil dengan dukungan suami yang baik memiliki kemungkinan 4,565 kali lebih besar untuk melakukan ANC secara teratur dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak mendapatkan dukungan dari suami. Dukungan suami diperlukan untuk menurunkan kecemasan yang dirasakan oleh ibu hamil dalam menjalani kehamilan di masa pandemi COVID-19, sehingga dapat meningkatkan minat ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan ANC secara teratur. | Background: Antenatal care coverage (ANC) in Puskesmas Karanglewas has not reached 95% of the Minimum Service Standards (MSS) target. This condition got worse due to the COVID-19 pandemic. This research aims to reveal the factors contributing to the use of the antenatal care service during the COVID-19 pandemic in Puskesmas Karanglewas. Research Methodology: This research used a quantitative method with a cross-sectional approach. The population of this research consisted of 449 pregnant mothers living in the working area of Puskesmas Karanglewas. 80 mothers were drawn from the population through a purposive sampling strategy. The data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate analyses. Findings: There were significant relations between the mothers’ perception of ANC (p-value = 0.034); access to information media (p-value = 0.013), and husband support (p-value = 0.000) and the use of antenatal care service during the COVID-19 pandemic in the working area of Puskesmas Karanglewas. The most contributing factor was the husband support with an odds ratio (OR)= 4.565. Conclusions: The mothers having good support from their husbands were 4.565 times more likely to use ANC regularly compared to those who did not. The support from husband was needed to reduce the anxiety felt by mothers during their pregnancy in the COVID-19 pandemic, therefore, it could encourage mothers to do ANC check-up regularly. | |
| 32157 | 35492 | K1B017019 | PERAMALAN HARGA EMAS DI INDONESIA SELAMA PANDEMI COVID-19 DENGAN METODE FUZZY TIME SERIES MODEL CHEN | Emas merupakan salah satu logam mulia yang paling banyak diminati oleh masyarakat dikarenakan harganya cenderung stabil. Sebelum melakukan investasi, diperlukan peramalan untuk memantau harga emas. Peramalan merupakan serangkaian data pengamatan yang dihasilkan secara berurutan pada interval waktu yang tetap sebagai fungsi dari indeks waktu. Metode peramalan yang digunakan pada penelitian ini adalah fuzzy time series Chen. Metode ini merupakan salah satu model peramalan dari Fuzzy time series. Metode fuzzy time series adalah metode peramalan yang menggunakan prinsip-prinsip fuzzy sebagai dasar perhitungannya. Fuzzy time series model Chen digunakan untuk meramalkan harga emas di Indonesia selama pandemi Covid-19. Metode ini digunakan karena cocok dengan data yang berpola siklis. Penelitian ini menggunakan data mingguan harga emas di Indonesia dari 21 Maret 2020 – 7 Agustus 2021 dengan satuan rupiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fuzzy time series Chen tepat untuk meramalkan harga emas sebab memiliki kesalahan ukuran MAPE berkisar 0,96%. | Gold is one of the most desirable metals in Indonesia because its price tended to be stable. Before making an investment, forecasting is needed to monitor gold price. Forecasting is the series of observation data generated sequentially at intervals of time that remains a function od the time index. The forecasting method used on this research is fuzzy time Series Chen. This method was one of the forecasting models of fuzzy time series. Fuzzy time series is a forecasting method that uses fuzzy principles as a basis on calculations. Fuzzy time series Chen to forecasting the price of gold in Indonesia during the Covid-19 pandemic. This is clue the method is suitable with the cyclic of data. This study uses the weekly data of gold price in Indonesia from 21 March 2020 to 7 August 2021 in rupiah. The data also showed that fuzzy time series was correct to forecasting the price of gold with the MAPE is around 0,96%. | |
| 32158 | 35258 | F1A017082 | Persepsi Mahasiswa Kristiani Universitas Jenderal Soedirman Tentang Radikalisme | Persepsi mahasiswa tentang radikalisme adalah proses yang dilakukan oleh mahasiswa melalui panca inderanya untuk menghasilkan pemberian arti mengenai radikalisme. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa Kristiani Universitas Jenderal Soedirman tentang radikalisme agama.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif jenis survei.Teknik sampling yang digunakan yaitu sampel acak berstrata tidak proporsional sebanyak 64 sampel. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator fanatik kepada satu pendapat, tanpa menghargai pendapat lain yaitu sebanyak 53,1% responden menyatakan setuju bahwa radikalisme merupakan suatu paham untuk melawan orang lain yang berbeda dengan pandangannya. Pada indikator sikap keras yang tidak pada tempatnya, menunjukkan sebanyak 50,0% responden menyatakan setuju bahwa radikalisme dapat diartikan sebagai aliran yang menginginkan pembaharuan dengan cara kekerasan, sehingga dalam melakukan aksinya, kelompok radikal sering melakukan perusakan terhadap fasilitas umum dan tempat ibadah. Pada indikator mengkafirkan orang lain, menunjukkan sebanyak 51,6% responden menyatakan setuju bahwa kelompok radikal mudah mengkafirkan orang lain yang berbeda argumen dengan golongannya. Pada indikator berburuk sangka kepada orang lain, menujukkan sebanyak 57,8% responden menyatakan setuju bahwa kelompok radikal cenderung berburuk sangka kepada orang lain yang tidak sepaham dengan golongannya. Dan pada indikator mewajibkan orang lain untuk melaksanakan apa yang tidak diwajibkan oleh Allah, menunjukkan sebanyak 53,1% responden menyatakan setuju bahwa kelompok radikal cenderung menafsirkan dan memahami ayat di Kitab Suci secara sepotong-potong. | Student perception of radicalism is a process carried out by students through their five senses to produce meaning about radicalism.This article aims to describe the perception of Christian students at Jenderal Sudirman University on religious radicalism. The research method used is descriptive quantitative method of survey type. The sampling technique used is a disproportionate stratified random sampling, with a sample of 64 samples. The data collection method in this study used a questionnaire. The data analysis method used is the frequency distribution. The results of the research showed that the indicator of being fanatical to one opinion, without respecting other opinions, as many as 53.1% of respondents agreed that radicalism is an understanding to fight other people who are different from their views. In the indicator of an inappropriate attitude towards violence, 50.0% of respondents agreed that radicalism can be interpreted as a sect that wants reform by means of violence, so that in carrying out their actions, radical groups often destroy public facilities and places of worship. In the indicator of disbelieving others, it shows that 51.6% of respondents agreed that it is easy for radical groups to disbelieve in other people who have different arguments with their group. In the indicator of prejudice to others, it shows that 57.8% of respondents agree that radical groups tend to be prejudiced against other people who do not agree with their group. And on the indicator of requiring others to carry out what is not required by Allah, it shows that 53.1% of respondents agree that radical groups tend to interpret and understand verses in the Holy Scriptures in pieces. | |
| 32159 | 35259 | I1C017090 | AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN UJI HEDONIK GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) | Bunga telang memiliki aktivitas antioksidan karena mengandung metabolit sekunder yaitu flavonoid, antosianin, saponin, dan tanin yang berpotensi dikembangkan menjadi sediaan granul effervescent Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai IC50 ketiga formula granul effervescent serta mengetahui pengaruh variasi asam sitrat dan asam tartrat terhadap aktivitas antioksidan granul effervescent. Selain itu, dilakukan uji Hedonik untuk mengetahui formula yang paling disukai masyarakat. Penelitian yang dilakukan yaitu meliputi evaluasi sifat fisik granul, uji aktivitas antioksidan serta uji hedonik yang melibatkan 30 panelis. Formulasi dibuat dengan variasi asam sitrat dan asam tartrat FI (45:580); FII (47,25;577,75); FIII (50:575). Data evaluasi sifat fisik dianalisis secara deskriptif, nilai IC50 dan uji hedonik dianalisis dengan uji kruskall-wallis, dan apabila terdapat perbedaan nyata dilanjutkan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan data evaluasi sifat fisik semua formula memenuhi syarat. Adanya variasi asam sitrat dan tartrat memberikan pengaruh terhadap nilai IC50 dengan nilai sig. <0.05. Nilai IC50 ketiga formula masuk dalam kategori kuat dengan nilai secara berturut-turut yaitu FI (75,369ug/mL); FII (72,659ug/mL), dan FIII (60,857ug/mL). Dari segi warna larutan dan rasa tidak ada perbedaan yang signifikan sedangkan dari segi warna granul dan rasa formula yang paling disukai adalah FI | Blue pea flower has antioxidant activity because it contains secondary metabolites, namely flavonoids, anthocyanins, saponins, and tannins that have the potential to be developed into effervescent granule preparations. . In addition, a hedonic test was carried out to find out the formula that the community liked the most.The research carried out included evaluation of the physical properties of the granules, antioxidant activity tests and hedonic tests involving 30 panelists. The formulation was made with variations of citric acid and tartaric acid FI (45:580); FII (47.25; 577.75); FIII (50:575). The evaluation data of physical properties were analyzed descriptively, IC50 values and hedonic tests were analyzed using the Kruskall-Wallis test, and if there were significant differences, the Duncan Multiple Range Test (DMRT) was continued. The results showed that the evaluation data of the physical properties of all formulas met the requirements. The presence of variations in citric and tartaric acids has an influence on the IC50 value with a sig value. <0.05. The IC50 values of the three formulas are in the strong category with successive values of FI (75.369ug/mL); FII (72.659ug/mL), and FIII (60.857ug/mL). In terms of solution color and taste there was no significant difference, while in terms of granule color and flavor the most preferred formula was FI. | |
| 32160 | 35261 | C1G017019 | PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP MRT DI DKI JAKARTA SEBELUM DAN SAAT COVID-19 | Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh variabel harga MRT, harga Transportasi Online, pendapatan, fasilitas, kenyamanan, ketepatan waktu, dan keamanan terhadap preferensi konsumen MRT di DKI Jakarta dan membandingkan preferensi konsumen MRT sebelum dan saat pandemi COVID-19. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan regresi logistik didapat bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan; harga Transportasi Online tidak berpengaruh signifikan; pendapatan tidak berpengaruh signifikan; kenyamanan tidak berpengaruh signifikan; keamanan tidak berpengaruh signifikan; harga MRT berpengaruh negatif signifikan; ketepatan waktu berpengaruh secara negatif signifikan. Berdasarkan hasil analisis uji beda dua rata-rata dapat diketahui bahwa preferensi konsumen MRT di DKI Jakarta mengalami peningkatan saat adanya pandemi COVID-19. Penelitian ini berpendapat bahwa PT. MRT Jakarta sebaiknya meningkatkan protokol kesehatan, harga, fasilitas, dan ketepatan waktu agar konsumen semakin tertarik untuk menggunakan MRT sebagai transportasi dalam menjalankan aktivitas. Pendapatan, kenyamanan, dan keamanan diharapkan lebih aman dan terjangkau sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan dan konsumen dapat merasa lebih aman dan nyaman saat menggunakan MRT. | The aim of this study was to analyze the influence of variable MRT price, Online Transportation price, income, facilities, convenience, punctuality, and safety on MRT consumer preferences in DKI Jakarta and compare MRT consumer preferences before and during the COVID-19 pandemic. Based on the results of research using logistic regression obtained that the facilities have positive and significant effect; the price of Online Transportation has no significant; income has no significant effect; comfort has no significant effect; Security has no significant effect; the price of MRT negatively significant effect; timeliness negatively and significantly affects. Based on the results of the analysis of two different tests on average, it can be known that the preferences of MRT consumers in DKI Jakarta increased during the COVID-19 pandemic. This study argues that PT. MRT Jakarta should improve health protocols, prices, facilities, and timeliness so that consumers are more interested in using the MRT as daily activities transportation. Income, comfort, and security are expected to be safer and more affordable so that it can be enjoyed by all groups and consumers can feel more secure and comfortable when using the MRT. |