Artikelilmiahs
Menampilkan 28.461-28.480 dari 50.148 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 28461 | 31804 | C1C017122 | PENERAPAN BENFORD’S LAW DALAM MENDETEKSI POTENSI FRAUD PENGADAAN BARANG DAN JASA (Studi pada Satuan Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) | Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi apakah terdapat indikasi adanya fraud dalam pengadaan barang dan jasa dengan metode langsung di Satuan Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Satker Kemendikbud). Alat yang digunakan untuk mendeteksi potensi fraud dalam penelitian ini adalah Benford’s Law yang merupakan hukum yang bisa memprediksi frekuensi muculnya angka tertenu dalam suatu data. Benford’s Law mengatakan bahwa frekuensi kemunculan angka pada digit tertentu tidaklah sama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat adanya indikasi terjadinya fraud dalam pengadaan barang dan jasa dengan metode langsung di Satuan Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Satker Kemendikbud). Nilai pengadaan yang paling berpotensi adanya fraud yaitu nilai pengadaan yang memiliki dua digit pertama berupa angka 19 seperti Rp 1.900.000, Rp 19.000.000, dan Rp 198.000.000. | This study aims to detect whether there are indications of fraud in the procurement of goods and services using the direct method at the Satuan Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Satker Kemendikbud). The tool used to detect potential fraud in this study is Benford's Law, which is a law that can predict the frequency of occurrence of certain numbers in data. Benford's Law says that the frequency with which numbers appear in certain digits is not the same. The results of this study indicate that there are indications of fraud in the procurement of goods and services using the direct method at the Satuan Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Satker Kemendikbud). The procurement values with the most potential for fraud were the procurement values that had the first two digits of the number 19, such as Rp.1,900,000, Rp.19,000,000 and Rp.198,000,000. | |
| 28462 | 31805 | C1L016030 | EVALUASI PENERAPAN PEMBELAJARAN DARING DI PRODI PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN | Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan pembelajaran daring di Prodi Pendidikan Ekonomi FEB Unsoed dengan menggunakan dua aspek evaluasi model CIPP yaitu aspek process dan aspek product. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder yang didapat dari 149 mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi FEB Unsoed TA 2017, 2018, dan 2019. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuisioner. Teknis analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran daring yang ditinjau dari aspek process memperoleh skor 78,24 atau termasuk dalam kategori baik, aspek product memperoleh skor 64,74 atau termasuk dalam kategori cukup, dan diketahui sebagian besar mahasiswa lebih nyaman jika metode yang digunakan untuk penyampaian materi, interaksi dan diskusi, dan proses asesmen menggunkan metode sinkron (synchronous), sebagian besar mahasiswa lebih nyaman mengerjakan soal atau tugas berbentuk jawaban uraian. Namun demikian, masih diperlukan perbaikan terkait kualitas kondisi jaringan, kualitas penyajian materi, dan intensitas tugas yang diberikan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran daring di Prodi Pendidikan Ekonomi FEB Unsoed secara keseluruhan sudah berjalan baik sehingga bisa dilanjutkan. | This study aims to explain the application of online learning in the Economic Education Study Program of FEB Unsoed by using two evaluation aspects of the CIPP model, namely the process aspect and the product aspect. This research uses descriptive quantitative method. The types of data used are primary data and secondary data obtained from 149 students of the Economic Education Study Program of FEB Unsoed Academic Year 2017, 2018, and 2019. Sampling used the proportionate stratified random sampling technique. The research instrument used was a questionnaire. The data analysis technique used quantitative descriptive analysis. The results showed that the application of online learning in terms of the process aspect obtained a score of 78.24 or included in the good category, the product aspect received a score of 64.74 or included in the sufficient category, and it is known that most students are more comfortable if the method used is to deliver the material. , interaction and discussion, and the assessment process using the synchronous method, most students are more comfortable working on questions or assignments in the form of descriptive answers. However, improvements are still needed related to the quality of network conditions, the quality of material presentation, and the intensity of the tasks given. From the research results it can be concluded that the application of online learning in the Economic Education Study Program of FEB Unsoed as a whole has gone well so that it can be continued. | |
| 28463 | 31806 | J1E016034 | AN ANALYSIS OF THE SUITABILITY OF READING AND WRITING EXERCISES WITH BASIC COMPETENCE OF 2013 CURRICULUM IN ENGLISH WORKBOOK ENTITLED “INTERACTIVE ENGLISH” FOR GRADE IX (A Workbook Content Analysis Based on Cognitive Domain in Revised Bloom Taxonomy) | Guru umumnya menggunakan latihan soal yang tersedia dalam buku ajar atau soal yang dibuat sendiri untuk mengevaluasi siswa. Dalam mengevaluasi latihan soal, aspek yang disorot adalah aspek kognitif karena aspek tersebut berkaitan dengan mengingat dan mengenali pengetahuan, pengembangan pemahaman, serta kemampuan dan keterampilan intelektual (Bloom, 1956). Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis latihan soal dalam buku ajar untuk mengetahui kesesuaian pada latihan soal denggan kompetensi dasar dalam mencapai tujuan pembelajaran. Hal tersebut juga dapat membantu siswa untuk mencapai pengetahuan dan keterampilan minimal sesuai dengan kompetensi dasar. Berkaitan dengan masalah pada penelitian ini, peneliti menggunakan desain analisis isi teks buku untuk mengumpulkan dokumen tekstual dan tertulis yang terdapat pada buku yang diteliti. Peneliti menggunakan metode kuantitatif untuk menghitung persentase kesesuaian latihan soal membaca dan menulis dengan kompetensi dasar pada kurikulum 2013. Aspek kognitif Taksonomi Bloom Revisi dalam latihan soal membaca dan menulis pada buku bahasa Inggris “Interactive English” tersebar pada semua bab, tetapi tidak ada bab yang memiliki aspek kognitif lengkap dari C1-C2 sampai C6. Kesesuaian soal membaca dan menulis pada buku bahasa Inggris “Interactive English” dengan kompetensi dasar kurikulum 2013 dikategorikan sebagai tingkat kesesuaian yang tinggi dengan persentase mencapai 69.56%. | Teachers normally use exercises available in the textbook, workbook, or self-made questions to evaluate the students. In evaluating the exercises, the aspect that is highlighted is cognitive domain because it deals with the recall or recognition of knowledge and the development of understandings and intellectual abilities and skills (Bloom, 1956). Accordingly, it is necessary to do an analysis of the exercises in the workbook to see how appropriate the exercises with the basic competence in achieving learning objectives. Besides, it will help students to achieve the minimum knowledge and skills as in basic competence. Related to the problem of this research, the researcher uses workbook analysis design of content analysis to gather the textual and written documents that are provided within the workbook that is researched. The researcher uses quantitative method in presenting counts of the suitability of reading and writing exercises with basic competence of 2013 curriculum. While qualitative method is used to describe the results of the suitability of reading and writing exercises with basic competence of 2013 curriculum. Cognitive domain of Revised Bloom Taxonomy in reading and writing exercises in English workbook “Interactive English” are spreading in all chapters, but there is no chapter that has complete cognitive domain from C1-C2 until C6. The suitability of reading and writing exercises in English workbook “Interactive English” with basic competence of 2013 curriculum is categorized as high with the percentage of 69.56%. | |
| 28464 | 31809 | K1C016016 | Rancang Bangun Sistem Peringatan Kemiringan Menara dan Overload Jembatan Gantung Berbasis Sensor Kemiringan dan Sensor Massa | Sistem peringatan kemiringan menara dan overload jembatan gantung berbasis sensor kemiringan dan sensor massa telah dibuat. Sistem peringatan memanfaatkan sensor Load Cell sebagai alat pengukur massa di atas jembatan gantung dan sensor kemiringan MPU6050 sebagai alat pengukur kemiringan menara jembatan gantung. Mikrokontrol arduino digunakan sebagai pusat kendali sistem elektronika, sekaligus sebagai pengatur fungsi logika peringatan untuk mengaktifkan LED, buzzer dan LCD. Hasil penelitian sistem diperoleh ADC dari sensor kemiringan MPU6050 dan tegangan keluaran dari sensor Load Cell guna mengetahui fungsi kalibrasi sensor. Hasil uji karakteristik statik sensor kemiringan dan sensor massa memiliki rata-rata nilai akurasi sebesar 96,39% dan 99,55%, presisi sebesar 96,33% dan 99,55%, error sebesar 3,61%dan 0,45% serta waktu respon sebesar 1 detik dan 2 detik. | This research is entitled “Tower Tilt Warning System and Overloaded Suspesnsion Bridge Based on Slope Measurement and Mass Sensors". A warning system based on tower tilt and an overloaded suspension bridge rested on mass and slope measurement were invented. This early warning system uses load cell sensor as a mass measuring device over the suspension bridge. The use of MPU6050 slope sensors were also applied as tilt measuring device of the suspension bridge towers. On the other hand, audrino microcontroller was utilized as both, an electronic system control center as well as a logic controller warning to activate LED and buzzer. The LCD then worked as the display to monitor the situation, whether it is safe or dangerous. According to the system observed, there were multiple results obtained, such as the ADC came from MPU6050 tilt sensors. The output voltage from the load cell sensor was meant to figure out how the sensor calibrations function. The testing result on the static characteristic of the tilt and mass sensors have the average accuracy of 96.39% and 99.55%. Meanwhile, the precision rate of tilt and mass sensors is 96.33% and 99.55%. Contrary, the error percentage of those sensors shows 3.61% and 0.45%. The response time of the two sensors above is demonstrated at one seconds and two second. | |
| 28465 | 31810 | E1A016311 | TINJAUAN YURIDIS PENJATUHAN SANKSI PIDANA PADA TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG (Studi Kasus terhadap Putusan Nomor : 1119/Pid.Sus/2019/PN Mks) | Pencucian Uang merupakan suatu terminologi yang tidak asing dalam masyarakat dewasa ini. Pencucian uang merupakan metode untuk menyembunyikan, memindahkan, dan menggunakan hasil dari suatu tindak pidana, kegiatan organisasi tindak pidana, tindak pidana ekonomi, korupsi, perdagangan narkotika dan kegiatan-kegiatan lainnya yang merupakan aktivitas dan hasil dari tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur - unsur tindak pidana pencucian uang, dan untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dalam Putusan Pengadilan Negeri Makasar Nomor 1119/Pid.Sus/2019/PN Mks. Metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi Penelitian deskriptif analisis, Sumber Data sekunder meliputi peraturan perundang-undangan yang berlaku, literature. Pengumpulan data dengan studi kepustakaan, disajikan dalam bentuk uraian, dianalisis dengan metode normatif kualitatif. Majelis Hakim dalam menerapkan unsur-unsur tindak pidana pencucian uang telah sesuai dengan unsur – unsur yang ada. Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan memenuhi unsur-unsur berikut: Barangsiapa; perbuatan (transaksi keuangan atau financial) dengan maksud untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan dari bentuknya yang tidak sah (ilegal) seolah-olah menjadi harta kekayaan yang sah (legal); dan merupakan hasil tindak pidana. Dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa adalah : Pertimbangan terhadap fakta hukum yang memenuhi unsur-unsur pasal yang telah didakwakan; Pertimbangan berdasarkan alat-alat bukti sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP, alat bukti dimaksud berupa : Keterangan Saksi-saksi, dan Keterangan Terdakwa ; Pertimbangan terhadap hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa, sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 197 ayat (1) huruf f KUHAP. Majelis Hakim menjatuhkan putusan sebagai berikut: Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pencucian uang; Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karenanya dengan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun; Menetapkan terdakwa tetap ditahan. | Money Laundering is a terminology which is quite familiar in the society recently. Money laundering is a method of hiding, transferring, and proceeds of crime, criminal organizational activities, economic crime, corruption, narcotics trafficking and other activities that constitute criminal activity. This study aims to determine the application of the elements of the crime of money laundering, and to find out the basis for the judges' legal considerations in imposing crimes against the defendants in the Makasar District Court Decision Number 1119 / Pid.Sus / 2019 / PN Mks. The normative juridical approach. Descriptive analysis research specifications, secondary data sources include applicable laws and regulations, literature. Data collection using literature study, presented in the form of descriptions, analyzed by qualitative normative methods. Judge Committee in applying the elements of the crime of money laundering is in accordance with the existing elements. The defendant's actions were proven legally and convincingly fulfilling the following elements: Whoever; actions (financial or financial transactions) with the intention of hiding or disguising the origin of assets from their illegitimate form as if they were legal assets; and is the result of a criminal act. Consideration base punish judge in dropping crime to defendant is : Consideration to law fact fulfilling section elements which have been asserted; Consideration pursuant to evidence appliance as arranged in Section 184 KUHAP, such evidence appliance in the form of : Boldness Eyewitness, and Boldness Defendant ; Consideration to things weighing against and lightening defendant, as formulated in Section 197 sentence (1) KUHAP f letter. Judge Committee let fall the following decision: To declare that the defendant was legally and convincingly proven guilty of the act of money laundering; Imposing a sentence against the defendant for that reason with imprisonment for 3 (three) years; Specifying defendant remain to be arrested. | |
| 28466 | 31811 | C1C016019 | PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas dan good corporate governance yang diukur dengan variabel kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komisaris independen dan komite audit terdahap manajemen laba pada perusahan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016 – 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan BUMN non bank dan keuangan lainnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016 – 2019. Metode purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel, diperoleh sebanyak 13 perusahaan sebagai sampel dalam penelitian ini. Manajemen laba diukur dengan discreationary accrual menggunakan Model Dechow, Richardson, and Tuna (2003). Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa (1) ukuran perusahaan tidak berpengaruh positif terhadap manajemen laba, (2) profitabilitas berpengaruh positif terhadap manajemen laba, (3) kepemilikan instutusional berpengaruh negatif terhadap manajemen laba, (4) kepemilikan manajerial tidak berpengaruh negatif terhadap manajemen laba, (5) komisaris independen tidak berpengaruh negatif terhadap manajemen laba dan (6) komite audit tidak berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. Implikasi dari dari kesimpulan penelitian ini yaitu bagi para pihak yang berkepentingan, seperti manajemen perusahaan, investor dan peneliti selanjutnya dapat melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap manajemen laba. | This research aims to determine the influence of company size, profitability and good corporate governance as measured by institutional ownership variables, managerial ownership, independent commissioners and audit committee on earnings management in state-owned companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2016 - 2019.The population in this research are all state-owned companies non-banks and other financial institutions that listed in Indonesia Stock Exchange for the period 2016 – 2019. Purposive sampling method was used to determine the sample, obtained by 13 companies as a sample in this study. Earnings management is measured by the discreationary accrual using Dechow, Richardson, and Tuna Models (2003). Based on the results of research and data analysis it can be concluded that (1) company size has no positif effect on earnings management, (2) profitability has positif effect on earnings management, (3) instutusional ownership has negatif effects on earnings management, (4) managerial ownership has no negative effects earnings management, (5) independent commissioners has no negative effect profit management and (6) audit committees has no negative effect on earnings management. The implication of this research of conclusion are for interested parties, such as company management, investors and researchers can further prevent and supervise of earnings management. | |
| 28467 | 31812 | E1A115055 | TINDAK PIDANA PENCURIAN DALAM KEADAAN MEMBERATKAN (Tinjauan Yuridis terhadap Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor 152/Pid.B/2016/PN Pwt) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur - unsur tindak pidana tindak pidana pencurian, dan untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dalam Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor 152/Pid.B/2016/PN Pwt. Metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi Penelitian deskriptif analisis, Sumber Data sekunder meliputi peraturan perundang-undangan yang berlaku, literature. Pengumpulan data dengan studi kepustakaan, disajikan dalam bentuk uraian, dianalisis dengan metode normatif kualitatif. Majelis Hakim dalam menerapkan unsur-unsur tindak pidana pencurian telah sesuai dengan rumusan Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP. Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan memenuhi unsur-unsur berikut: Barangsiapa; Mengambil barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain; Unsur dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum; Dilakukan diwaktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan oleh orang yang ada disitu tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh yang berhak. Dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa adalah : Pertimbangan terhadap fakta hukum yang memenuhi unsur-unsur pasal yang telah didakwakan; Pertimbangan berdasarkan alat-alat bukti sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP, alat bukti dimaksud berupa : Keterangan Saksi-saksi, dan Keterangan Terdakwa ; Pertimbangan terhadap hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa, sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 197 ayat (1) huruf f KUHAP. Majelis Hakim menjatuhkan putusan sebagai berikut: Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan; Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karenanya dengan pidana penjara selama 7 (tujuh) bulan; Menetapkan terdakwa tetap ditahan. | This research aim to to know applying of element - theft doing an injustice doing an injustice element, and to know consideration base punish judge in dropping crime to defendant in Decision District Court Purwokerto Number 152/Pid.B/2016/PN Pwt. Method Approach of normative yuridical. Specification of descriptive Research of analysis, Source of secondary Data cover law and regulation going into effect, literature. Data collecting with bibliography study, presented in the form of description, analysed with normative method qualitative. Judge Committee in applying theft doing an injustice elements have as according to Section formula 363 sentence (Third) of KUHP. Deed of proven Defendant validly and assure to fulfill elements following: Whomever; Taking something that goods entirely or some of property of others; Element is with a view to owned contempted of court; Conducted by evenings in a lawn or house closed is existing of its house, which conducted by one who is there is there unknown or do not desire by rightful claimant. Consideration base punish judge in dropping crime to defendant is : Consideration to law fact fulfilling section elements which have been asserted; Consideration pursuant to evidence appliance as arranged in Section 184 KUHAP, such evidence appliance in the form of : Boldness Eyewitness, and Boldness Defendant ; Consideration to things weighing against and lightening defendant, as formulated in Section 197 sentence (1) KUHAP f letter. Judge Committee let fall the following decision: Expressing proven defendant validly and assure to make a mistake to conduct]theft doing an injustice in a state of weighing against; Let fall crime to defendant for the reason with crime serve a sentence during 7 (Seven) month; Specifying defendant remain to be arrested. | |
| 28468 | 31815 | J1B016045 | Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Siaran Podcast Kanal Rapot (Kajian Pragmatik) | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran prinsip kerja sama dan implikatur percakapan dalam siaran podcast kanal Rapot. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan. Sementara itu, metode penyajian hasil analisis data yang penulis gunakan adalah metode informal. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, ditemukan 5 pelanggaran maksim kuantitas, 10 pelanggaran maksim kualitas, 19 pelanggaran maksim hubungan, 10 pelanggaran maksim cara, dan 5 pelanggaran maskim ganda. Selain itu, ditemukan pula implikatur percakapan menciptakan humor, menyembunyikan, menyindir, mengejek, mengungkapkan rasa kesal, mengungkapkan rasa malu, memuji, menyangkal, menasehati, menginformasikan, mengibaratkan, menegur, dan memperingatkan. | This research has the aim of describing the violation of the cooperation and conversation implications in the Rapot’s podcast channel. The form of this research is descriptive qualitative. The data collection method used in this study is the observation method. The data analysis method used is the equivalent method. Meanwhile, the method of presenting the results of data analysis that the author uses in this study is an informal method. Based on the results of data analysis, it was found that at least 5 violations of the maxims of quantity, 10 violations of the maxims of quality, 19 violations of the maxims of relationship, 10 violations of the maxims of means, and 5 violations of multiple maxims. Apart from that, the conversational implications for create humor, hides, insinuations, sneer, expresses annoyance, express shame, praise, deny, advise, inform, liken, reprimand, and warn. | |
| 28469 | 31814 | F1A017064 | PADIRATU SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG EKSISTENSI USAHA BUSANA ADAPTIF BAGI PENYANDANG TUNANETRA | Pakaian Tradisional Ramah Tunanetra (Padiratu) merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang fashion, khususnya busana adaptif bagi penyandang tunanetra. Produk Padiratu bertujuan memberikan rasa kepercayaan diri dan meningkatkan potensi yang dimiliki para penyandang tunanetra tanpa terhalang keterbatasan fisik mereka, memudahkan penyandang tunanetra dalam berpakaian secara mandiri, sekaligus sebagai upaya mendukung eksistensi usaha busana adaptif bagi penyandang tunanetra. Kegiatan pembuatan produk Padiratu dilakukan secara daring atau online based activities. Metode yang digunakan dalam pembuatan produk Padiratu meliputi: tahapan pra-produksi; tahapan produksi; dan tahapan pasca produksi. Hasil yang telah dicapai adalah: video animasi pelaksanaan program Padiratu; laporan kemajuan; laporan akhir; logo Padiratu; desain dan spesifikasi produk Padiratu; pembuatan akun media sosial dan marketplace; pembuatan tulisan braille pada brosur dan hang tag; benchmarking dan proyeksi profit konsep digital produk Padiratu. | Pakaian Tradisional Ramah Tunanetra (Padiratu) is a business engaged in fashion, especially adaptive clothing for blind people. The Padiratu aims to provide a sense of confidence and increase the potential of blind people without being hindered with their physical limitations, make it easier for blind people to dress independently, and supports the existence of adaptive clothing businesses for blind people. Padiratu product manufacturing activities are carried out online or online based activities. The methods used in the manufacture of Padiratu products include as follows: pre-production stages; production stage; and the post-production stage. The results that have been achieved are: video animation of Padiratu program implementation; progress report; final report; Padiratu’s logo; Padiratu design and product specifications; created social media accounts and marketplaces; making braille written on brochures and hang tags; benchmarking and profit projections the digital concept of Padiratu products. | |
| 28470 | 31816 | C1C016047 | Pengaruh Tingkat Pemahaman Perpajakan, Sosialisasi Perpajakan, Penerapan E-Filing, dan Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan WPOP | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variabel tingkat pemahaman perpajakan, sosialisasi perpajakan, penerapan e-Filing, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) non karyawan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ciamis. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi non karyawan yang terdaftar di KPP Pratama Ciamis dengan metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sejumlah 100 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tingkat pemahaman perpajakan berpengaruh positif terhadap kepatuhan WPOP; (2) Sosialisasi Perpajakan berpengaruh positif terhadap kepatuhan WPOP; (3) Penerapan e-Filing berpengaruh positif terhadap kepatuhan WPOP; (4) dan Sanksi Perpajakan berpengaruh positif terhadap kepatuhan WPOP. | This research aims to determine the influence of the level of tax understanding, socialization of taxation, application of e-Filing, and tax sanctions toward individual taxpayers’ compliance (non-employees) at KPP Pratama Ciamis. The population for this research are individual taxpayers (non-employees) registered at KPP Pratama Ciamis and the sampling technique for this research is purposive sampling with a total of 100 respondent. This research shows that: (1) the level of tax understanding, (2) socialization of taxation, (3) application of e-Filing, (4) and tax sanctions have a positive effect on individual taxpayers (non-employees) compliance at KPP Pratama Ciamis. | |
| 28471 | 31817 | D1A017001 | PENGARUH SUPLEMENTASI BAWANG PUTIH DAN KULIT JERUK PADA PAKAN DOMBA TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK SECARA IN VITRO | ANGGI PRATIWI. Suatu penelitian yang bertujuan untuk mengkaji suplementasi bawang putih (Allium sativum) dan kulit jeruk (Citrus) pada pakan domba terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik secara in vitro, telah dilaksanakan pada tanggal 1 November sampai 1 Desember 2020 bertempat di Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Materi yang digunakan yaitu cairan rumen 3 ekor domba yang diperoleh dari kandang Gunung Tugel, pakan basal yang terdiri dari konsentrat dan hijauan dengan imbangan 30 : 70, serta penambahan tepung bawang putih (Allium sativum) dan tepung kulit jeruk (Citrus). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) one way classification. Jumlah perlakuan yang diuji ada 7 yaitu R0 (pakan basal), R1 (pakan basal + 250 ppm tepung bawang putih + 0 % tepung kulit jeruk), R2 (pakan basal + 200 ppm tepung bawang putih + 1,5% tepung kulit jeruk), R3 (pakan basal + 150 ppm tepung bawang putih + 3% tepung kulit jeruk), R4 (pakan basal + 100 ppm tepung bawang putih + 4,5% tepung kulit jeruk), R5 (pakan basal + 50 ppm tepung bawang putih + 6% tepung kulit jeruk), R6 (pakan basal + 0 ppm tepung bawang putih + 7,5% tepung kulit jeruk). Setiap perlakuan diulang empat kali sehingga terdapat 28 unit percobaan. Peubah respon yang diamati dan diukur adalah kecernaan bahan kering dan bahan organik pakan. Rataan kecernaan bahan kering yang diperoleh yaitu R0 = 40,76±2,26%, R1 = 40,78±2,24%, R2 = 41,40±2,53%, R3 = 41,86±1,78%, R4 = 43,58±1,83%, R5 = 39,33±3,43%, R6 = 32,28±1,92% ; rataan kecernaan bahan organik yang diperoleh R0 = 46,43±3,12%, R1 = 46,72±2,42%, R2 = 49,60±1,59%, R3 = 51,83±6,14%, R4 = 52,32±1,02%, R5 = 48,95±3,18%, R6 = 44,73±1,31%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P<0,05). Hasil uji lanjut dengan uji beda nyata jujur (BNJ) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat nyata pada kecernaan bahan kering antara perlakuan R6 dengan R0, R1, R2, R3, R4 dan R5. Perlakuan R4 nyata lebih tinggi dibanding perlakuan R6, namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan R0, R1, R2, R3 dan R5. Hasil uji BNJ terhadap kecernaan bahan organik menunjukan bahwa perbedaan yang nyata antara perlakuan R3 dengan R0, R2, R3, R4 dan R5. Pelakuan R3 nyata lebih tinggi dibanding R0, namun tidak berbeda nyata dengan R1, R2, R3, R4, R5 dan R6. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ditinjau dari kecernaan bahan kering dan bahan organik penambahan tepung bawang putih dan tepung kulit jeruk terbaik yaitu 100 ppm tepung bawang putih + 4,5% tepung kulit jeruk mampu meningkatkan kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik pada pakan domba secara in vitro. | ANGGI PRATIWI. The study was aimed to examine in vitro supplementation of garlic (Allium sativum) and orange peel (Citrus) powder in the sheep feed to the dry matter and organic matter digestibility. It was conducted in Feed Stuff Laboratory of Animal Science, Jenderal Soedirman University, Purwokerto on November 1st until December 1st 2020. This study used three sheep's rumen fluid from Gunung Tugel Farm, basal feed composed of concentrate and forage with a ratio of 30 : 70, and the addition of garlic (Allium sativum) and orange peel (Citrus) powder. This treatments consisted of 7 treatments [R0 (basal feed), R1 (basal feed) + 250 ppm garlic powder + 0 % citrus powder), R2 (basal feed + 200 ppm garlic powder + 1.5% citrus powder), R3 (basal feed + 150 ppm garlic powder + 3% citrus powder), R4 (basal feed + 100 ppm garlic powder + 4.5% citrus powder), R5 (basal feed + 50 ppm garlic powder + 6% citrus powder), R6 (basal feed + 0 ppm garlic powder + 7.5% citrus powder)]. Data were subject to analysis of variance in completely randomized design (CRD) one way classification with four replicates and analyzed subsequently by Tukey's HSD test (Tukey's Honestly Significant. Difference Test). The average data of Dry Matter (DM) Digesity obtained R0 = 40.76±2.26%, R1 = 40.78±2.24%, R2 = 41.40±2.53%, R3 = 41.86±1.78%, R4 = 43.58±1.83%, R5 = 39.33±3.43%, R6 = 32.28±1.92% ; The average data Organic Matter (OM) digestibility obtained R0 = 46.43±3.12%, R1 = 46.72±2.42%, R2 = 49.60±1.59%, R3 = 51.83±6.14%, R4 = 52.32±1.02%, R5 = 48.95±3.18%, R6 = 44.73±1.31%. The results showed that the treatment had a significantly different effect (P<0.05). There was a very significant difference in the digestibility of dry matter between treatments R6 and R0, R1, R2, R3, R4 and R5 in the results of further analyses with the true real difference test (HSD). Treatment R4 was significantly higher than treatment R6, but did not significantly differ from treatment R0, R1, R2, R3 and R5. The HSD tests on the digestibility of organic matter showed that there was a significant different between treatments of R3 and R0, R2, R3, R4 and R5. R3 is higher than R0, but still not significantly different from R1, R2, R3, R4, R5 and R6 of treatment. Based on the results of the study, it was concluded that the addition of the best garlic flour and orange peel flour, namely 100 ppm garlic flour + 4.5 percent orange peel flour, in terms of the digestibility of dry matter and organic matter, was able to increase the digestibility of dry matter and organic matter in sheep feed in vitro. | |
| 28472 | 31818 | C1L015008 | PENGARUH PEER GROUP DAN EFIKASI TERHADAP MINAT MELANJUTKAN PENDIDIKAN DENGAN STATUS SOSIAL EKONOMI SEBAGAI MODERASI | Melanjutkan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi dipercaya masyarakat mampu mensejahterakan kehidupan individu dimasa depan kelak, tingkat minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh peer group terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (2) pengaruh efikasi diri terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (3) pengaruh status sosial ekonomi dapat memoderasi pengaruh peer group terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (4) pengaruh status sosial ekonomi pada efikasi diri terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII MAN 1 Banyumas dengan jumlah populasi sebanyak 327 siswa dengan total sampel sebanyak 77 siswa. Metode pengambilan sampel ini menggunakan proportionate random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, uji F dan analisis regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan : (1) interaksi peer group berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (2) efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (3) interaksi peer group terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan status sosial ekonomi sebagai variabel moderasi tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan (4) status sosial ekonomi mampu memoderasi pengaruh efikasi diri terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi secara positif dan signifikan. | Continuing education to a higher level is believed by the community to be able to prosper the lives of individuals in the future, the level of interest in continuing education to higher education is considered important to improve the quality of human resources in a country. This study aims to analyze (1) the influence of peer groups on the interest in continuing education to higher education (2) the effect of self-efficacy on the interest in continuing education to higher education (3) the influence of socio-economic status can moderate the influence of peer groups on the interest in continuing education to higher education (4) the influence of socioeconomic status on self-efficacy on interest in continuing education to higher education. This research is a quantitative study using a survey method. The population in this study were students of class XII MAN 1 Banyumas with a total population of 327 students with a total sample of 77 students. This sampling method using proportionate random sampling. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis, F test and moderated regression analysis. The results showed: (1)interaction peer group had a positive and significant effect on the interest in continuing education to higher education (2) self-efficacy had a positive and significant effect on the interest in continuing education to higher education (3)interaction peer group on the interest in continuing education to college with socioeconomic status as a moderating variable has no positive and insignificant effect (4) socioeconomic status is able to moderate the effect of self-efficacy on the interest in continuing education to higher education positively and significantly. | |
| 28473 | 31424 | C1L016041 | PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG SENSE OF HUMOR GURU, LINGKUNGAN KELUARGA, DAN KESIAPAN BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI MATA PELAJARAN EKONOMI | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Baturraden yang memperoleh mata pelelajaran ekonomi. Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Sense of Humor Guru, Lingkungan Keluarga, dan Kesiapan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Mata Pelajaran Ekonomi.” Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi siswa tentang sense of humor guru, lingkungan keluarga, dan kesiapan belajar terhadap motivasi belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1-5 dan XI MIPA 4-5 SMA Negeri 1 Baturraden . Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 50 responden diperoleh melalui teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan: Y = 1,202 + 0,231X1 + 0,206X2 + 0,345X3. Uji F diperoleh Fhitung = 32,265, sehingga variabel persepsi siswa tentang sense of humor guru, lingkungan keluarga, dan kesiapan belajar secara bersama-sama dapat menjelaskan perubahan pada variabel motivasi belajar, dengan begitu model penelitian dapat dikatakan cocok atau fit. Secara parsial (uji t) variabel persepsi siswa tentang sense of humor guru (X1) diperoleh thitung = 2,708, sehingga H1 diterima. Variabel lingkungan keluarga (X2) diperoleh thitung = 2,302, sehingga H2 diterima. Variabel kesiapan belajar (X3) diperoleh thitung = 3,614, sehingga H3 diterima. Secara simultan (R2)persepsi siswa tentang sense of humor guru, lingkungan keluarga, dan kesiapan belajar berpengaruh terhadap motivasi belajar sebesar 65,7%. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, menyelipkan humor dapat dilakukan oleh pendidik agar suasana kelas menjadi lebih menyenangkan. Bagi orang tua peserta didik diharapkan lebih memperhatikan pendidikan anaknya dan memberikan dorongan ataupun motivasi kepada anak supaya bersemangat belajar baik secara materiil maupun non materiil. Untuk peserta didik diharapkan lebih mempersiapkan fisik dan mental untuk memulai pembelajaran serta menyiapkan kebutuhan-kebutuhan belajar dengan baik. | This research is a quantitative research on XI grade students of SMA Negeri 1 Baturraden who are studying economics. This study takes the title: "The Effect of Student Perceptions of the Teacher's Sense of Humor, Family Environment, and Study Readiness on Learning Motivation of Class XI Students in Economics Subject". The purpose of this study was to analyze students' perceptions of a sense of humor, environment, and learning readiness on learning motivation. The population in this study were students of class XI IPS 1-5 and XI MIPA 4-5 SMA Negeri 1 Baturraden. The number of respondents taken in this study were 50 respondents obtained through simple random sampling technique. The results showed that multiple linear regression analysis the equation equation: Y = 1.202 + 0.231X1 + 0.206X2 + 0.345X3. The F test obtained Fcount = 32,265, so that the variables of students' perceptions about the teacher's sense of humor, family environment, and learning readiness together could explain changes in the learning motivation variable, so the research model could be said to be suitable or fit. Partially (t test) the variable students' perceptions of the teacher's sense of humor (X1) obtained tcount = 2.708, so that H1 was accepted. The family environment variable (X2) obtained tcount = 2.302, so that H2 is accepted. The learning readiness variable (X3) obtained tcount = 3,614, so that H3 was accepted. Simultaneously (R2) students' perceptions of the teacher's sense of humor, family environment, and learning readiness influenced learning motivation by 65.7%. The implication of the writer for this method is in an effort to increase student motivation, inserting humor can be done by educators so that the class atmosphere becomes more pleasant. For parents, students are expected to pay more attention to their children's education and provide motivation or motivation for children to learn both materially and non-materially. Students are expected to prepare physically and mentally to start learning and prepare learning needs well. | |
| 28474 | 31819 | D1A017217 | PERSENTASE LEMAK ABDOMEN DAN LEMAK JANTUNG DOMBA YANG DIBERI DAUN KELOR DAN MINYAK SAWIT PADA PAKAN BERBASIS SILASE RUMPUT | Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun kelor dan minyak sawit terhadap persentase lemak abdomen dan lemak jantung domba. Terdapat 3 perlakuan yang masing-masing perlakuan terdiri atas 6 ulangan, sehingga terdapat 18 ekor domba lokal jantan sebagai unit percobaan yang berumur 7-8 bulan, berkisar bobot badan 20±2,40 kg. Pemeliharaan dilakukan selama 3 bulan, 1 bulan untuk adaptasi, kemudian dilakukan perlakuan selama 2 bulan. Perlakuan P0 sebagai pakan kontrol tanpa daun kelor dan minyak sawit (40% silase rumput + 60% konsentrat), P1 (Pakan kontrol + 2% tepung daun kelor dari bahan kering), P2 (Pakan kontrol + 2% tepung daun kelor dari bahan kering + 0,5% minyak sawit dari pakan). Variabel yang diamati yaitu persentase lemak abdomen dan persentase lemak jantung domba. Hasil penelitian menunjukan pemberian tepung daun kelor dan minyak sawit tidak berpengaruh nyata terhadap persentase lemak abdomen dan persentase lemak jantung domba (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian daun kelor dan minyak sawit tidak meningkatkan persentase lemak abdomen dan lemak jantung, demikian juga tidak terjadi penimbunan lemak abdomen dan lemak jantung berlebih pada domba. Tepung daun kelor dan minyak sawit dapat digunakan untuk penyusun ransum domba. | The study was conducted to evaluate of supplementation of Moringa oliefera leaf and palm oil on the percentage of abdominal fat and heart fat in sheep. There were 3 treatments, each treatment consisting of 6 replications, therefore there were 18 male local sheep as experimental units aged 7-8 months, with a body weight ranging from 20±2.40 kg. Maintain was carried out for 3 months, 1 month for adaptation, then treatment was carried out for 2 months. P0 treatment as control feed without Moringa oliefera leaves and palm oil (40% grass silage + 60% concentrate), P1 (Control feed + 2% Moringa oliefera leaf flour from dry matter), P2 (Control feed + 2% Moringa oliefera leaf flour from dry matter + 0.5% palm oil from feed). The variables observed were the percentage of abdominal fat and the percentage of heart fat in sheep. The results showed that the provision of Moringa oliefera leaf flour and palm oil did not significantly affect the percentage of abdominal fat and the percentage of heart fat in sheep (P> 0.05). Based on the results of the study, it can be concluded that the application of Moringa oliefera leaves and palm oil had not increased the percentage of abdominal fat and heart fat, likewise no accumulation of excess abdominal fat and heart fat in sheep. Moringa oliefera leaf flour and palm oil can be used to make sheep rations. | |
| 28475 | 31820 | C1G015010 | COMPARISON OF NET INCOME AND ECONOMIC EFFICIENCY OF CROP ROTATION RICE-RICE-CORN AND RICE-GREEN BEANS IN BRECONG AND BOCOR VILLAGE BULUSPESANTREN DISTRICT | Tujuan penelitian adalah membandingan selisih pendapatan bersih dan efisiensi ekonomi pada pergiliran tanaman padi-padi-jagung dan padi-padi-kacang hijau di Desa Bocor dan Brecong Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif pada studi kasus pada petani padi yang menggunakan pola tanam padi-padi-kacang hijau dan padi-padi-jagung di Desa Bocor dan Brecong Kecamatan Buluspesanren sebagai subjek penelitian.populasi penelitian ini adalah petani padi dengan pola tanam padi-padi-kacang hijau dan padi-padi-jagung di Desa Brecong dan Bocor Kecamatan Buluspesantren. Random sampling digunakan sebagai metode pengambilan sampel dalam penelitian ini. Selanjutnya, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis sampling random t test. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa tenaga kerja, penggunaaan pupuk dan pestisida yang lebih sedikit sehingga berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bersih dan ekonomi efisiensi pada pola tanam padi-padi-kacang hijau dibandingkan dengan pola tanam padi-padi-jagung dan.mengacu pada kesimpulan ini dapat diimplikasikan bahwa sebagai upaya untuk meningkatkan keuntungan yang diperoleh pada pola tanam padi-padi-jagung di Desa Brecong Kecamatan Buluspesantren dengan cara meminimalisir biaya yang digunakan pada pola tanam padia-padi-jagung agar dapat meningkatkan keuntungan yang diperoleh petani padi dengan pola tanam padi-padi-jagung, untuk meningkatkan nilai efisiensi pada pola tanam padi-padi-jagung dengan cara menurunkan biaya produksi atau meningkatkan penerimaan. Meskipun tingkat efisiensi pada pola tanam padi-padi-jagung sudah lebih dari satu atau sudah menguntungkan petani padi dengan pola tanam padi-padi-jagung namun keuntungan yang diterima jauh kebih kecil dibandingan pola tanam padi-padi-kacang hijau dikarenakan adanya campur tangan dari tengkulak dan tidak adanya campur tangan pemerintah daerah yang menyebabkan petani mendapatkan keuntungan yang sedikit. | The research objective was to compare the difference between net income and economic efficiency in the crop rotation rice-rice-corn and rice-rice-green beans in Bocor and Brecong Villages, Buluspesantren District, Kebumen Regency. This type of research is quantitative in a case study on rice farmers who use the crop rotation rice-rice-green beans and rice-rice-corn in Bocor and Brecong Villages, Buluspesanren District as research subjects. The population of this research is rice farmers with a crop rotation rice-rice-green beans and rice-rice-corn in Brecong and Bocor Villages, Buluspesantren District. Random sampling is used as the sampling method in this study. Furthermore, the data analysis technique in this study used a random sampling analysis t test. Based on the results of data analysis, it can be concluded that labor, use of fertilizers and pesticides is less so that it has a significant effect on net income and economic efficiency in the crop rotation rice-rice-green beans compared to the crop rotation rice-rice-corn and refers to this conclusion It can be implied that as an effort to increase the profits obtained on the crop rice-rice-corn in the Brecong Village Bulus pesantren district by minimizing the costs used in the crop rotation rice-rice-corn in order to increase the profits obtained by rice farmers with the crop rotation rice-rice-corn, to increase the efficiency value of the rice-rice-corn by reducing production costs or increasing revenue. Although the level of efficiency in the crop rotation rie-rixe-corn is more than one or has benefited rice farmers with the crop rice-rice-corn, the benefits received are much smaller than the crop rotation rice-rice-green beans due to interference from middlemen. and the absence of local government interference which causes farmers to get little profit | |
| 28476 | 31868 | H1C016017 | Kajian Analisis Kestabilan Lereng Tambang Terbuka Batubara Dengan Metode Spencer Pada Tambang "JS" Didaerah Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan | Dalam penambangan batubara pada tahap eksploitasi dibutuhkan perencanaan dan persiapan dengan mempertimbangkan hal-hal dalam berbagai aspek. Sehingga dalam penambang terbuka desain lereng adalah salah satu faktor penting dalam keberlangsungan penambangan. Kestabilan lereng umumnya dinyatakan dengan nilai faktor keamanan yang diperoleh dari metode kesetimbangan batas (Limit Equilibrium), pada metode ini menghitung rasio perbandingan antara gaya dorong dan gaya tahan pada bidang longsor dan membagi menjadi beberapa irisan untuk mempermudah perhitungan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat desain lereng tunggal dan lereng keseluruhan serta analisis kestabilan lereng berdasarkan nilai faktor keamanan yang stabil.Metode yang digunakan untuk menganalisis kestabilan lereng yaitu Limit Equilibrium (Spencer). Kondisi Geologi daerah penelitian yang berada di daerah Satui antara lain satuan geomorfologi daerah penelitian terdiri dari Satuan Dataran Pantai Satui dan Satuan Punggungan Pantai Satui. Urutan stratigrafi dari tua ke muda yaitu Satuan Batupasir dan Satuan Aluvium. Selain itu persebaran batubara berdasarkan hasil pemboran atau log litologi didominasi terletak di titik bor bagian sebalah barat. Hasil pemodelan lereng tunggal pada setiap material dan lapisan menggunakan rasio perbandingan 1:2 dengan rata-rata sudut kemiringan slope 26.6°. Desain yang dilakukan pada sisi lowwall dan highwall dari lereng dengan mensimulasikan dalam kondisi jenuh dan kering. Terdapat beberapa parameter yang digunakan yaitu seismic load dan surcharge load. | In the exploitation phase of coal mining, planning and preparation are needed to consider things in various aspects. So that in open pit mining, slope design is an important factor in mining sustainability. Slope stability is generally expressed by the value of the safety factor obtained from the limit equilibrium method, this method calculates the ratio between the driving and resisting forces in the landslide plane and divides it into several slices to simplify calculations. The purpose of this research is to design a single slope and overall slope and analyze the stability of the slope based on the value factor of safety. The method used to analyze slope stability is Limit Equilibrium (Spencer). Geological conditions of the research area include the geomorphological units of the research area consisting of the Satui Coast Plains Unit and the Satui Beach Ridge Unit. The stratigraphic sequence from old to young is the Sandstone and Alluvium Units. In addition, the distribution of coal based on the results of drilling or lithological logs is dominantly located at the drill point of the west part. The modeling results of a single slope for each material and layer are using a 1:2 ratio with an average slope angle of 26.6°. The design is carried out on the lowwall and highwall side of the slope by simulating it in saturated and dry conditions. There are several parameters used, namely seismic load and surcharge load. | |
| 28477 | 43895 | E1A020218 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK REPRODUKSI PEKERJA PEREMPUAN DI CV. BINTANG REMA UTAMA KABUPATEN BANYUMAS | Hak-hak reproduksi pekerja perempuan merupakan hak-hak yang terkait dengan kesehatan reproduksi dan perlindungan dari diskriminasi di tempat kerja. Hak-hak reproduksi pekerja perempuan dilindungi oleh negara dan dituangkan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan (UUK) meliputi hak atas cuti haid, hak atas cuti hamil dan keguguran serta mendapat upah penuh, hak atas pemberian kesempatan menyusui, fasilitas ruang menyusui, dan larangan PHK karena hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji perlindungan hukum terhadap hak-hak reproduksi pekerja perempuan di CV. Bintang Rema Utama serta untuk mengetahui penegakan hukum pada perusahaan jika tidak melaksanakan perlindungan hukum terhadap hak-hak reproduksi pekerja perempuan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan menggunakan metode pengumpulan data studi kepustakaan dan studi lapangan yaitu wawancara yang disajikan dalam bentuk deskriptif melalui metode analisis normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap hak-hak reproduksi di CV. Bintang Rema Utama sudah dilaksanakan, namun belum terlaksana secara maksimal sesuai peraturan perundang-undangan, seperti cuti haid, cuti keguguran, upah cuti yang tidak diberikan secara penuh. Pada CV. Bintang Rema Utama, penegakan hukum belum dilaksanakan sepenuhnya disebabkan karena adanya beberapa ketentuan peraturan perundang-undangan yang dilanggar. Hal ini dikarenakan kurang adanya pengawasan dan sosialisasi dari Dinas Ketenagakerjaan dan tidak adanya penegasan sanksi, baik sanksi pidana maupun sanksi administratif. Temuan dari penelitian ini menyoroti beberapa tantangan dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran hak reproduksi pekerja perempuan, seperti kekurangan pengawasan, lemahnya sanksi yang diterapkan, dan minimnya kesadaran akan pentingnya perlindungan hak-hak reproduksi. | Reproductive rights of women workers are rights related to reproductive health and protection discrimination in the workplace. The reproductive rights of female workers are protected by the state and outlined in the Labor Law (UUK) including the right to menstrual leave, the right to maternity leave and miscarriage and receive full wages, the right to provide breastfeeding opportunities, breastfeeding room facilities, and the prohibition of layoffs due to pregnancy. This research aims to find out and examine the legal protection of the reproductive rights of female workers in CV. Bintang Rema Utama and to find out the law enforcement in the company if it does not implement legal protection of the reproductive rights of female workers. The approach method used in the research is normative juridical with descriptive research specifications. The data sources used are primary data and secondary data using data collection methods of literature study and field studies, namely interviews presented in descriptive form through qualitative normative analysis methods. Based on the results of the research, it can be concluded that legal protection of reproductive rights in CV Bintang Rema Utama has been implemented, but has not been implemented optimally in accordance with statutory regulations, such as menstrual leave, miscarriage leave, leave wages that are not given in full. At CV Bintang Rema Utama, law enforcement has not been fully implemented due to several provisions of laws and regulations that have been violated. This is due to the lack of supervision and socialization from the Manpower Office and the absence of confirmation of sanctions, both criminal sanctions and administrative sanctions. The findings of this study highlight several challenges in law enforcement against violations of women workers' reproductive rights, such as lack of supervision, weak sanctions applied, and lack of awareness of the importance of reproductive rights protection. | |
| 28478 | 31824 | E1A016042 | EFEKTIVITAS HUKUM STANDAR PELAYANAN MINIMAL INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) DALAM UPAYA KESEHATAN (Studi Di Rumah Sakit Umum Dadi Keluarga Purwokerto) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas hukum standar pelayanan minimal Intalasi Gawat Darurat (IGD) dalam upaya kesehatan di Rumah Sakit Umum Dadi Keluarga dan faktor yang cenderung berpengaruh terhadap efektivitas hukum standar pelayanan minimal Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam upaya kesehatan di Rumah Sakit Umum Dadi Keluarga Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Rumah Sakit Umum Dadi Keluarga Purwokerto dengan responden sebanyak 25 (dua puluh lima) orang tenaga kesehatan. Pengambilan sampel penelitian menggunakan simple random sampling. Jenis sumber data meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan menggunakan metode angket, dokumenter dan kepustakaan. Data yang terkumpul diolah menggunakan teknik coding, editing, dan tabulasi serta dianalisis dengan distribusi frekuensi analisis, tabel silang analisis, analisis isi dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas hukum standar pelayanan minimal Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam upaya kesehatan di Rumah Sakit Umum Dadi Keluarga Purwokerto adalah efektif. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 6 (enam) indikator meliputi efektifnya kemampuan menangani lifesaving anak dan dewasa, efektifnya jam buka pelayanan gawat darurat, efektifnya ketersediaan tim penanggulangan bencana, efektifnya waktu tanggap pelayanan dokter di gawat darurat, efektifnya kepuasan pelanggan pada gawat darurat dan efektifnya ketiadaan keharusan untuk membayar uang muka. Faktor-faktor yang cenderung memengaruhi efektivitas hukum standar pelayanan minimal Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam upaya kesehatan di Rumah Sakit Umum Dadi Keluarga Purwokerto meliputi faktor sarana dan prasarana kerja, sumber daya manusia dan manajemen kesehatan. | This study aims to determine the effectiveness of the law minimum service standards for Emergency Room (ER) in the wellness attempt at the General Hospital of Dadi Keluarga Purwokerto and factors that affects the effectiveness of the law minimum service standards for Emergency Room (ER) in the wellness attempt at General Hospital of Dadi General Purwokerto. This study using quantitative research methods with a sociological juridical approach and descriptive research specifications. This study is located at the General Hospital of Dadi Keluarga Purwokerto with 25 (twenty five) health workers as respondents. The research sample was taken using simple random sampling. Types of data sources include primary data and secondary data obtained using questionnaires, documentaries and literatures. The collected data were processed using coding, editing, and tabulation techniques and analyzed with analysis with frequency distribution, cross-table analysis, content analysis and comparison analysis. The study outcomes showed that the effectiveness level of the law minimum service standard for Emergency Room (ER) in wellness attempt at the General Hospital of Dadi Keluarga Purwokerto is effective. This is evidenced by the study outcomes on 6 (six) indicators including the effectiveness of the ability to handle lifesaving of children and adults, effective opening hours for emergency room, effective availability of disaster management teams, effective response time for doctor services in the emergency roomt, effective customer satisfaction in the emergency room and effectively there is no need to pay a down payment. Factors that tend to affects the effectiveness of the law of minimum service standards for Emergency Room (ER) in the wellness attempt at General Hospital of Dadi Keluarga Purwokerto include work facilities and infrastructure, human resources and health management. | |
| 28479 | 31825 | C1L015048 | PENGARUH KOMPETENSI PAEDAGOGIK, MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP KINERJA GURU MAN 2 BANYUMAS | Guru atau pendidik memiliki peran penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa untuk mencerdaskan anak bangsa, ditinjau baik dari sisi kompetensi yang wajib dimiliki seorang guru, kinerja guru merupakan cerminan motivasi dalam mengajar yang diharapkan mampu menghasilkan anak didik yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh kompetensi paedagogik terhadap kinerja guru (2) pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru (3) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru MAN 2 Banyumas dengan jumlah populasi sebanyak 90 guru. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan non probability sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan : (1) kompetensi paedagogik berpengaruh positif terhadap motivasi belajar (2) motivasi belajar tidak berpengaruh positif kinerja guru. (3) lingkungan kerja tidak berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Kata Kunci : Paedagogik, Motivasi, Lingkungan, Kinerja Guru | Teachers or educators have an important role in realizing the ideals of the nation to educate the nation's children, from the perspective of competencies that a teacher must have, teacher performance is a reflection of motivation in teaching that is expected to be able to produce quality students. This study aims to analyze (1) the effect of pedagogical competence on teacher performance (2) the effect of work motivation on teacher performance (3) the effect of work environment on teacher performance. This research is a quantitative study using a survey method. The population in this study were all teachers of MAN 2 Banyumas with a total population of 90 teachers. This sampling technique uses non probability sampling. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis, F test and t test. The results showed: (1) pedagogical competence had a positive effect on learning motivation (2) learning motivation had no positive effect on teacher performance. (3) the work environment has no positive effect on teacher performance. Keywords: Pedagogic, Motivation, Environment, Teacher Performance | |
| 28480 | 31787 | H1B016009 | Perancangan Hujan Ekstrim Dengan Memperhitungkan Perubahan Iklim Di Pulau Jawa | Banjir adalah bencana alam yang sering kali terjadi di Indonesia. Jumlah bencana banjir di Indonesia bertambah tiap tahunnya. Perisitiwa pemanasan global yang terjadi di bumi menyebabkan terjadinya perubahan iklim yang menyebabkan intensitas hujan ekstrim menjadi lebih tinggi dari waktu ke waktu. Perancangan hujan ekstrim yang akurat diperlukan untuk mengurangi resiko terjadinya banjir. Pada penelitian ini dikembangkan perancangan hujan ekstrim yang memperhitungkan terjadinya perubahan iklim dengan konsep nonstationer. Tren analisis Metode man Kendal digunakan untuk mengetahui daerah yang mengalami kenaikan nilai hujan yang selanjutnya dianalisis menggunakan distribusi General Extreme Value (GEV) non-stationer dan stationer untuk mendapatkan nilai hujan ekstrim. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan hasil nilai perancangan hujan ekstrim non-stationer dengan stationer. Penelitian ini berlokasi di Pulau Jawa dengan penduduk sebanyak 141 juta jiwa yang menjadikannya pulau dengan penduduk terbanyak di Indonesia. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa kala ulang nilai hujan ekstrim pada perancangan hujan ekstrim metode nonstationer terjadi lebih cepat dibandingkan metode stationer. | Floods are natural disasters that often occur in Indonesia. The number of floods in Indonesia is increasing every year. Global warming events that occur on earth cause climate change which causes the intensity of extreme rain to increase from time to time. An accurate extreme rain design is required to reduce the risk of flooding. In this research, an extreme rain design that takes into account the occurrence of climate change with a non-stationary concept was developed. Trend analysis The Man Kendal method is used to determine areas that experience an increase in the value of rain, which is then analyzed using a non-stationary and stationary General Extreme Value (GEV) distribution to obtain the value of extreme rainfall. The purpose of this study was to analyze the differences in design values for non-stationary and stationary extreme rain designs. This research is located on the island of Java with a population of 141 million, making it the most populous island in Indonesia. The results obtained from this study indicate that the return time of extreme rain values in the non-stationary method of extreme rain design occurs faster than the stationary method. |