Artikel Ilmiah : H1B016009 a.n. IZAC AQSHA GHIFARI

Kembali Update Delete

NIMH1B016009
NamamhsIZAC AQSHA GHIFARI
Judul ArtikelPerancangan Hujan Ekstrim Dengan Memperhitungkan Perubahan Iklim Di Pulau Jawa
Abstrak (Bhs. Indonesia)Banjir adalah bencana alam yang sering kali terjadi di Indonesia. Jumlah bencana banjir di Indonesia bertambah tiap tahunnya. Perisitiwa pemanasan global yang terjadi di bumi menyebabkan terjadinya perubahan iklim yang menyebabkan intensitas hujan ekstrim menjadi lebih tinggi dari waktu ke waktu. Perancangan hujan ekstrim yang akurat diperlukan untuk mengurangi resiko terjadinya banjir. Pada penelitian ini dikembangkan perancangan hujan ekstrim yang memperhitungkan terjadinya perubahan iklim dengan konsep nonstationer. Tren analisis Metode man Kendal digunakan untuk mengetahui daerah yang mengalami kenaikan nilai hujan yang selanjutnya dianalisis menggunakan distribusi General Extreme Value (GEV) non-stationer dan stationer untuk mendapatkan nilai hujan ekstrim. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan hasil nilai perancangan hujan ekstrim non-stationer dengan stationer. Penelitian ini berlokasi di Pulau Jawa dengan penduduk sebanyak 141 juta jiwa yang menjadikannya pulau dengan penduduk terbanyak di Indonesia. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa kala ulang nilai hujan ekstrim pada perancangan hujan ekstrim metode nonstationer terjadi lebih cepat dibandingkan metode stationer.
Abtrak (Bhs. Inggris)Floods are natural disasters that often occur in Indonesia. The number of floods in Indonesia is increasing every year. Global warming events that occur on earth cause climate change which causes the intensity of extreme rain to increase from time to time. An accurate extreme rain design is required to reduce the risk of flooding. In this research, an extreme rain design that takes into account the occurrence of climate change with a non-stationary concept was developed. Trend analysis The Man Kendal method is used to determine areas that experience an increase in the value of rain, which is then analyzed using a non-stationary and stationary General Extreme Value (GEV) distribution to obtain the value of extreme rainfall. The purpose of this study was to analyze the differences in design values for non-stationary and stationary extreme rain designs. This research is located on the island of Java with a population of 141 million, making it the most populous island in Indonesia. The results obtained from this study indicate that the return time of extreme rain values in the non-stationary method of extreme rain design occurs faster than the stationary method.
Kata kuncihujan ekstrim, intesitas hujan, banjir
Pembimbing 1Dr. Ing. Suroso, S.T., M.Sc.
Pembimbing 2Dr. Eng. Purwanto Bekti Santoso, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2021-03-27 09:41:53.572218
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.