Artikelilmiahs

Menampilkan 28.441-28.460 dari 50.148 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2844131783I1A017026FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT REMAJA DALAM MENGIKUTI KELUARGA BERENCANA (KB) DI MASA MENDATANG
DI KECAMATAN KRAMAT KABUPATEN TEGAL
Latar Belakang : Minat remaja dalam mengikuti KB merupakan indikator yang penting dalam keberhasilan program KB karena perilaku keikutsertaan KB dipengerahi oleh minat yang mendasari remaja untuk menggunakan KB di masa mendatang. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi minat remaja dalam mengikuti KB di masa mendatang di Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.
Metodologi : Penelitian ini menggunakan pendekatan crossectional. Variabel penelitian : usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku. Populasi penelitian adalah remaja berusia 15-24 tahun dengan sampel penelitian sebanyak 134 responden yang dipilih berdasarkan teknik cluster random sampling. Uji yang dilakukan : univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik).
Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukkan bahwa proporsi minat remaja untuk mengikuti KB di masa mendatang adalah 56,7%. Hasil analisis bivariat variabel yang berhubungan adalah usia (p= 0,019), jenis kelamin (p= 0,000), tingkat pendidikan (p=0,000), sikap (p=0,000), norma subjektif (p= 0,001), dan kontrol perilaku (p=0,000). Analisis multivariat menunjukan variabel yang berpengaruh adalah usia (OR 8,685), jenis kelamin (OR 3,417), sikap (OR 4,340), norma subjektif (OR 4,022), kontrol perilaku (OR 11,818).
Kesimpulan : Kontrol perilaku adalah variabel yang paling berpengaruh terhadap minat remaja dalam mengikuti KB di masa mendatang. Saran dari penelitian ini yaitu perlunya peningkatan faktor pendorong (pengetahuan dan akses informasi kesehatan reproduksi dan KB) sehingga remaja mempunyai pemahaman yang cukup dan benar dalam merencanakan keluarga di masa depan
Background : Adolescent's interest in participating family planning is an important indicator in the success of the family planning program because the behavior of family planning participation is influenced by the underlying interest of adolescents to use family planning in the future. Therefore, this study aimed to determine the factors that influence adolescent interest in participating in family planning in the future in Kramat District, Tegal Regency.
Methods : This study used a crossectional approach, with variable : age, gender, education, attitudes, subjective norms, and behavior control. The study population is adolescents 15-24 years old and was chosen sample of 134 adolescent selected by cluster random sampling method. The data analyzed : univariate, bivariate (chi-square), and multivariate (logistic regression).
Results : This results showed that the proportion of adolescents; interest to participate in family planning in the future is 56,7%. The bivariate analysis showed that the related variabels were age (p= 0,019), gender (p= 0,000), education (p=0,000), attitudes (p=0,000), subjective norms (p= 0,001), and behavior control (p=0,000). Multivariate analysis showed the influencing variable were age (OR 8,685), gender (OR 3,417), attitudes (OR 4,340), subjective norms (OR 4,022), and behavior control (OR 11,818).
Conclusion : Behavioral control is the variable that most influences adolescents' interest in participating in family planning in the future. The suggestion from this research is the need to increase the driving factors (knowledge and access to information on reproductive health and family planning) so that adolescents have sufficient and correct understanding in planning a family in the future.
2844231784E1A016230UPAYA HUKUM PENINJAUAN KEMBALI OLEH JAKSA AGUNG(Studi Kasus Djoko Tjandra, Putusan PK No. 12 PK/Pidsus/2009)UPAYA HUKUM PENINJAUAN KEMBALI OLEH JAKSA AGUNG
(Studi kasus Djoko Tjandra, Putusan PK Nomor 12PK/Pid.sus/2009)
Disusun Oleh:
VIRGA RISKI PRATAMA
E1A016230
ABSTRAK

Upaya Hukum Peninjauan Kembali adalah upaya hukum luar biasa yang hanya dapat diajukan oleh si terpidana maupun ahli warisnya, namun pada faktanya jaksa juga dapat mengajukan peninjauan kembali, dalam hal ini mengakibatkan tidak adilnya bagi terpidana dimana jaksa sudah diberikan untuk upaya hukum biasa dan ditambah lagi dengan upaya hukum peninjauan kembali yang tentu ini menjadi ketidakseimbangan dalam aturan hukum karna dalam pasal 263 ayat (2) KUHAP jelas mengatakan peninjauan kembali hanya untuk terpidana dan ahli warisnya, terlebih lagi juga diperkuat dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 33/PUU-XIV/2016. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah apakah jaksa berhak untuk mengajukan Upaya Hukum Peninjauan Kembali dalam putusan PK Nomor 12/Pid.sus/2009. Dan juga bagaimana pertimbangan hakim dalam putusan PK Nomor 12/Pid.sus/2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah jaksa berwenang untuk mengajukan peninjauan kembali atau tidak, dan mengetahui bagaimana pertimbangan hukum hakim mahkamah agung dalam mengabulkan putusan PK Nomor 12/Pid.sus/2009. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini menggunakan data sekunder yang berupa peraturan perundang- undangan, buku literatur, jurnal ilmiah dan situs internet. Hasil penelitian menunjukan bahwa jaksa tidak berhak untuk mengajukan peninjauan kembali karna dalam Pasal 263 KUHAP jelas mengatakan pihak yang berhak untuk mengajukan peninjauan kembali adalah si terpidana dan ahli warisnya, terlebih lagi telah ada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 33/PUU-XIV/2016 Tentang pelarangan jaksa mengajukan peninjauan kembali yang mempertegas bahwa jaksa dilarang untuk mengajuka Peninjauan Kembali. Adapun Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung mengabulkan Putusan PK Nomor 12/Pid.sus/2009 adalah karna belum ada satupun larangan yang mengatakan jaksa untuk dilarang mengajukan PK, Karna pada saat putusan tersebut inkrah adalah pada tahun 2009 yang artinya sebelum adanya putusan Mahkamah Agung terhadap pelarangan jaksa mengajukan PK berlaku.

Kata kunci : Tindak pidana korupsi, Peninjauan kembali, Upaya hukum, Hak.
JUDICIAL REVIEW EFFORT BY ATTORNEY GENERAL
(Case Study by Djoko Tjandra, PK Decision Number 12/Pid.sus/2009)
Arranged by:
VIRGA RISKI PRATAMA
E1A016230
ABSTRACT

Judicial review effort is extraordinary legal efforts that can only be submitted by the convicted person and their heirs. In fact the prosecutor can also submit judicial review. It resulted in injustice for the convicted where prosecutors have been given regular law effort add with legal for judicial review. It is an imbalance in the rule of law based on article 263 section (2) Criminal Code states that the judicial review is only for the convict and their heirs, especially in the decision of the Supreme Court Number 33/PUU-XIV/2016. The problem discussed in this study is whether the prosecutor has the right to submit a Judicial Review and also how the judge's consideration in the Judicial Review Decision Number 12 / Pid.sus / 2009. This study aims to determine whether the prosecutor has the authority to submit a judicial review or not, and to perceive how the Supreme Court judges' legal considerations in granting the Judicial Review Decision Number 12 / Pid.sus / 2009. This study used a normative juridical method with a descriptive approach. The data source of this research uses secondary data in legislation, literature books, scientific journals and internet sites. The results of the study stated that the prosecutor had no right to submit a judicial review because according article 263 Criminal Code states that the judicial review is only for the convict and their heirs. There has been a Supreme Court decision Number 33 / PUU-XIV / 2016 concerning the prohibition of prosecutors from submitting a judicial review which confirms that prosecutors are prohibited from submitting a judicial review. As for the consideration of the Supreme Court Justices to grant the Judicial Review Decision Number 12 / Pid.sus / 2009 because there is none prohibition stated that prosecutors to be prohibited from filing a Judicial Review because these decision inkracht in 2009. It means before the Supreme Court's decision prohibiting the prosecutor from submitting a Judicial Review applies.

Keywords: Criminal offence corruption, judicial review, public prosecutors, right.

2844331785A1D016203PENGARUH KONSENTRASI NUTRISI DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae L.) PADA SISTEM HIDROPONIK RAKIT APUNGBudidaya tanaman secara hidroponik merupakan salah satu alternatif untuk menunjang produksi tanaman kailan dengan memanfaatkan keterbatasan lahan yang ada. Pemberian dosis larutan nutrisi dan media tanam yang ideal dengan menggunakan metode hidroponik mampu memberikan hasil yang produktif pada tanaman kailan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2020 di Desa Pasir Kulon Kecamatan Karanglewas dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian berupa percobaan faktorial 3x3 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi nutrisi yaitu 600 ppm, 1.200 ppm, dan 1.800 ppm. Faktor kedua adalah media tanam yaitu rockwool, cocopeat dan arang sekam. Data dianalisis menggunakan uji F (ANOVA) dan diuji lanjut dengan Duncans Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5%. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendapatkan konsentrasi nutrisi AB Mix yang paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan, (2) mendapatkan media tanam yang paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan, (3) mendapatkan kombinasi terbaik pada konsentrasi nutrisi dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering, bobot tajuk segar, bobot tajuk kering, kadar air dan kehijauan daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) konsentrasi AB mix pada 1.800 ppm memberikan hasil terbaik jika dibandingkan dengan 1.200 ppm dan 600 ppm pada variabel luas daun sebesar 94,73 cm2, bobot tanaman kering sebesar 6,19 g, bobot tajuk segar sebesar 41,51 g, bobot tajuk kering sebesar 3,62 g, dan kehijauan daun sebesar 45,37 unit. (2) media tanam rockwool memberikan hasil terbaik jika dibandingkan dengan media tana arang sekam dan cocopeat pada variabel bobot tajuk segar sebesar 42,16 g dan bobot tajuk kering sebesar 3,70 g. (3) konsentrasi nutrisi 1.800 ppm dan media tanam rockwool meningkatkan luas daun terbesar dengan hasil 111,97 cm2 dibandingkan dengan konsentrasi 600 ppm dan 1.200 ppm dengan media tanam cocopeat dan arang sekam. Hidroponic cultivation is one alternative to support kale production by utilizing the limited land available. The addition of dosage nutrion solution and ideal growing media by using hydroponic can give the best yield to kale. This research was conducted from August-October 2020 at screenhouse Pasir Kulon Village, Karanglewas District, and the Laboratory of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. The research design used was a 3x3 factorial design using a Randomized Block Design (RBD) repeated three times. The first factor was a nutrition concentration that is, 600 ppm, 1.200 ppm, 1.800 ppm. The second factor was a planting media that is, Rockwool, cocopeat and husk charcoal. Data were analyzed using the F test (ANOVA) and the Duncans Multiple Range Test (DMRT) at an error level of 5%. This research aims to: (1) get the best nutrition concentration for the growth and yield of kale, (2) get the best planting media for the growth and yield of kale, and (3) get the best combination on nutrition concentration and planting media for the growth and yield of kale. The variables observed were plant height, leaf number, leaf area, fresh plant weight,dry plant weight, fresh crown weight, dry crown weight, water contents, and chlorophyll content. The results showed that (1) the concentration 1.800 ppm of AB mix give the best value than 1.200 ppm and 600 ppm for leaf area is 94,73 cm2, dry plant weight is 6,19 g, fresh crown weight is 41,51 g, dry crown weight is 3,62 g, and leaf greenery is 45,37 unit, (2) rockwool media give the best planting media than arang sekam and cocopeat for fresh crown weight is 42,16 g and dry crown weight is 3,70 g, (3) the concentration nutrition 1.800 ppm and rockwool media can increase the best leaf area is 111,97 cm2 in compared with 600 ppm and 1.200 ppm concentration with cocopeat and husk charcoal media.
2844431786I1E017004ANALISIS TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) DALAM IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN DARING PADA ERA COVID-19 DI SMA NEGERI SE-KOTA TEGALPembelajaran daring adalah metode pembelajaran dengan memanfaatkan media TIK sebagai penunjang proses pembelajaran. TPACK merupakan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Kepuasan peserta didik dalam penggunaan metode pembelajaran adalah sebagai perspektif pengalaman peserta didik setelah menggunakan atau merasakan suatu metode yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri se-Kota Tegal. Menggunakan sampel 375 peserta didik dengan teknik proportionate starfied random sampling, Analisis data dengan cara mendeskripsikan berdasarkan data yang telah terkumpul. Keseluruhan komponen TPACK dalam implementasi metode pembelajaran daring di SMA Negeri se-Kota Tegal dirasa puas oleh peserta didik. Komponen Technological Knowledge memperoleh nilai indeks 68,42%, Pedagogical Knowledge memperoleh nilai indeks 66,66%, content Knowledge memperoleh nilai indeks 66,86%, Technological Content Knowledge memperoleh nilai indeks 72,88%, Pedagogical Content Knowledge memperoleh nilai indeks 67,69%, Technological Pedagogical Knowledge memperoleh nilai indeks 71,63%. (1) Implementasi metode pembelajaran daring di SMA Negeri se-Kota Tegal menunjukkan kategori puas pada setiap komponen, (2) Nilai persentase terendah pada komponen Pedagogical Knowledge dengan nilai indeks 66,66%, (3) Nilai persentase teretinggi pada komponen Technological Content Knowledge dengan nilai indeks 72,88%.Online learning is a learning method using ICT media to support the learning process. TPACK is knowledge and skills in integrating technology into learning. Student satisfaction in the use of learning methods is a perspective of the experience of students after using or feeling a method used. This research uses descriptive quantitative method. This research was conducted in public high schools throughout the city of Tegal. Using a sample of 375 students with a proportionate starfied random sampling technique, analyzed the data by describing the data that had been collected. All TPACK components in the implementation of online learning methods in public high schools throughout Tegal City were satisfied by students. The Technological Knowledge component obtained an index value of 68.42%, Pedagogical Knowledge obtained an index value of 66.66%, Knowledge content obtained an index value of 66.86%, Technological Content Knowledge obtained an index value of 72.88%, Pedagogical Content Knowledge obtained an index value of 67, 69%, Technological Pedagogical Knowledge obtained an index value of 71.63%.(1) The implementation of online learning methods in public high schools in Tegal City shows a satisfied category for each component, (2) The lowest percentage value is in the Pedagogical Knowledge component with an index value of 66.66%, (3) The highest percentage value is in the Technological Content Knowledge component with index value of 72.88%.
2844531803E1A115066UPAYA HUKUM KASASI PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIA (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 363 K/MIL/2017)Korupsi sangat mempengaruhi kegiatan ekonomi suatu negara. Tindak pidana korupsi
yang dilakukan oleh orang yang kebanyakan berasal dari pegawai negeri yang semakin
banyak, berdampak pula pada banyaknya kesempatan yang akan timbul yang
memungkinkan seseorang atau sekelompok orang untuk melakukan perbuatan melawan
hukum terhadap tindakan yang berupa tindak pidana korupsi. Tindak Pidana Korupsi tidak
hanya terjadi pada pejabat sipil, pejabat militer yang tergabung dalam instansi Tentara
Nasional Indonesia juga banyak yang terlibat kasus korupsi. Militer merupakan organisasi
yang diberi otoritas oleh negara untuk menggunakan kekuatan untuk membela dan
mempertahankan negaranya dari ancaman aktual atau hal-hal yang dianggap ancaman.
Pejabat militer yang merupakan seorang anggota militer yang seharusnya bisa menjaga
harkat dan martabat diri sendiri dan negara menjadi seorang koruptor yang mencoreng
martabat bangsa dan negara.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah metode pendekatan
Yuridis Normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber atau
diperoleh dari studi kepustakaan, serta metode analisis data menggunakan kualitatif.
Alasan-alasan permohonan kasasi mempengaruhi keyakinan hakim sesuai dengan
fakta di persidangan dan ketentuan perundang-undangan sesuai dengan alasan-alasan
permohonan kasasi dalam KUHAP pasal 253 ayat (1) untuk menjadi pertimbangan hukum
hakim Mahkamah Agung yang menolak permohonan kasasi, terbagi atas dua teori yakni
tinjauan dari segi formal dan tinjauan dari segi materil.
Corruption greatly affects the economic activities of a country. The criminal acts of
corruption committed by people who are mostly from more and more civil servants also
have an impact on the number of opportunities that will arise that allow a person or group
of people to commit an unlawful act against acts of corruption. Criminal act of corruption
not only done by state officials or military official in corporated with Indonesian National
Army. Many of them get involve in corruption cases. Military is an organization which given
authority by the government and had the right to use their power to defend and to maintain
the country from the threat or other things that seems like threat. Military official members
has a mission to maintain dignity’s state and the country whose doing the corruption can
easily deface national dignity.
The approach method used in the research is the Juridical Normative approach. The
data used are secondary data, which is sourced or obtained from literature studies, as well
as qualitative data analysis methods.
Main reasons for cassation submission affect judge beliefs according to the fact in the
court and the laws suitable with the main reasons in cassation submission in KUHAP
subsection 253 (1) which in use for judgement opinion who refused the cassation
submission, is divided into two theories, namely from a formal review and from a material
perspective.
2844631788C1C014110PENGARUH E-COMMERCE, LITERASI KEUANGAN, DAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KINERJA UKM JASA DI KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh e-commerce, literasi keuangan, dan system informasi akuntansi terhadap kinerja UKM. Jenis penelitian ini adalah studi survey dengan metode pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah pemilik atau pengelola UKM sektor jasa di Kabupaten Banyumas. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh langsung dari responden melalui kuesioner. Sampel dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce berpengaruh positif terhadap kinerja UKM sektor jasa di wilayah kabupaten Banyumas, literasi keuangan berpengaruh positif terhadap kinerja UKM sektor jasa di wilayah kabupaten Banyumas, sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja UKM sektor jasa di wilayah kabupaten Banyumas.This study aims to determine the effect of e-commerce, financial literacy, and accounting information systems on the performance of SMEs. This type of research is a survey study with a quantitative descriptive approach method. The research sample is the owner or manager of service sector SMEs in Banyumas Regency. The data used are primary data obtained directly from respondents through questionnaires. The sample was selected using the Simple Random Sampling technique. This study uses multiple linear regression analysis techniques. The results show that e-commerce has a positive effect on the performance of service sector SMEs in the Banyumas district, financial literacy has a positive effect on the performance of service sector SMEs in Banyumas district, accounting information systems have a positive effect on performance. Service sector SMEs in the Banyumas district.
2844731794E1A016045AKIBAT CERAI TALAK KARENA NUSYUZ TERHADAP NAFKAH ANAK
(Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 690/Pdt.G/2019/PA.Jepr)
Perceraian merupakan tindakan hukum yang tentunya akan menimbulkan akibat hukum tertentu. Pasal 114 Kompilasi Hukum Islam menyatakan bahwa, putusnya perkawinan yang disebabkan karena perceraian dapat terjadi karena talak atau berdasarkan gugatan perceraian. Pengadilan dapat mewajibkan bekas suami dalam perkara cerai talak untuk memberikan biaya berupa mut’ah, iddah dan nafkah anak. Terjadinya perceraian tidak berlaku surut bagi kepentingan anak dari perkawinan yang sah. Anak sah berhak mendapat nafkah dari ayahnya sampai dewasa.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara Nomor 690/Pdt.G/2019/PA.Jepr. dan bagaimanakah akibat hukum cerai talak karena nusyuz terhadap nafkah anak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif analisis, pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventarisasi data, serta data yang terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dan analisis data normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara Nomor 690/Pdt.G/2019/PA.Jepr. karena antara Pemohon dengan Termohon terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran yang penyebabnya Termohon telah senang dan menjalin hubungan dengan pria lain. Hakim tidak membebankan Pemohon untuk memberi nafkah kedua anak Pemohon dan Termohon, dimana seharusnya hakim memutus untuk memberi nafkah terhadap anak pertama tetapi tidak dengan anak kedua sesuai ketentuan Pasal 41 Undang-Undang Perkawinan jo. Pasal 149 huruf (d) dan Pasal 156 huruf (d) Kompilasi Hukum Islam. Meskipun menurut ketentuan Pasal 42 Undang-Undang Perkawinan anak kedua lahir dalam perkawinan yang sah, tetapi Pemohon tidak harus memberi nafkah karena ada pengakuan dari Termohon bahwa anak kedua bukan hasil hubungan dengan Pemohon, pengakuan merupakan alat bukti yang sah dalam perkara perdata.
Divorce is a legal action that will certainly cause certain legal consequences. Article 114 of the Compilation of Islamic Law states that, the breakup of marriage caused by divorce can occur due to divorce or based on a divorce lawsuit. The court may require the ex-husband in the divorce case to provide costs in the form of mut'ah, iddah and living for the child. The occurrence of divorce does not apply retroactively to the interests of the child from a valid marriage. The child is entitled to a living from his father to adulthood.
The statement of the problem in this study is how the judge's legal considerations in deciding the case No. 690/Pdt.G/2019/PA. Jepr. And what is the effect of divorce on the part of a child? This study uses normative juridical approach method with prescriptive research specification analysis, collection of literature study data with data inventory, as well as collected data then presented in the form of narrative text and qualitative normative data analysis.
Based on the results of research and discussion can be concluded that the legal consideration of the judge in deciding the case No. 690 / Pdt.G / 2019 / PA. Jepr. because between the Applicant and the Respondent there is continuous disputes and quarrels that cause the Respondent has been happy and established relationships with other men. The judge does not charge the Applicant to provide for both the Applicant's and the Respondent's children, where the judge should decide to provide for the first child but not with the second child in accordance with the provisions of Article 41 of the Marriage Act. Article 149 letter (d) and Article 156 letter (d) Compilation of Islamic Law. Although according to the provisions of Article 42 of the Marriage Act the second child is born in a valid marriage, but the Applicant does not have to provide a living because there is an acknowledgement from the Respondent that the second child is not the result of a relationship with the Applicant, the confession is a valid evidence tool in a civil case.
2844831789C1C017056FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERLANGSUNGAN UMKM DI KABUPATEN BANYUMAS PADA MASA PANDEMI COVID-19Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, penggunaan e-commerce, inovasi produk, dan kesiapan berubah terhadap keberlangsungan UMKM di masa pandemic Covid-19. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 pelaku UMKM di Kabupaten Banyumas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) literasi keuangan berpengaruh secara signifikan terhadap keberlangsungan UMKM di masa pandemi Covid-19; (2) penggunaan e-commerce berpengaruh secara signifikan terhadap keberlangsungan UMKM di masa pandemi Covid-19; (3) inovasi produk tidak berpengaruh terhadap keberlangsungan UMKM di masa pandemi Covid-19; (4) kesiapan berubah tidak berpengaruh terhadap keberlangsungan UMKM di masa pandemi Covid-19. Implikasi dari penelitian ini adalah pemahaman terkait literasi keuangan akan membantu pelaku usaha dalam melihat kondisi keuanganya dan membantu dalam mengambil keputusan yang tepat khususnya pada masa pandemi ini, sehingga akan membantu pelaku usaha dalam menjaga kelangsungan usahanya. Penggunaan e-commerce membantu pelaku usaha dalam menjangkau pasar yang lebih luas, khususnya pada masa pandemi ini dimana kegiatan belanja banyak dilakukan secara online, sehingga penggunaan e-commerce akan menjaga stabilitas usaha dan menjaga kelangsungan usaha.This study aims to determine the effect of financial literacy, use of e-commerce, product innovation, and readiness to change on the sustainability of MSMEs during the Covid-19 pandemic. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 100 MSME actors in Banyumas Regency. The data analysis technique used in the study was multiple regression analysis. The results of this study indicate that: (1) financial literacy has a significant effect on the sustainability of MSMEs during the Covid-19 pandemic; (2) the use of e-commerce has a significant effect on the sustainability of MSMEs during the Covid-19 pandemic; (3) product innovation has no effect for the sustainability of MSMEs during the Covid-19 pandemic; (4) readiness to change has no effect for the sustainability of MSMEs during the Covid-19 pandemic. The implication of this research is that an understanding of financial literacy will help business actors see their financial condition and assist in making the right decisions, especially during this pandemic, so that it will help business actors maintain their business continuity. The use of e-commerce helps business actors reach a wider market, especially during this pandemic, where shopping is mostly done online, so the use of e-commerce will maintain business stability and maintain business continuity.
2844931790H1B015014PENGEMBANGAN MODEL SHETRAN PADA DAS BENGAWAN SOLO UNTUK DETEKSI BENCANA BANJIRDAS Bengawan Solo merupakan salah satu DAS yang wilayahnya membentang di antara Jawa Tengah dan Jawa Timur seluas ±16,100 km2. Sungai Bengawan Solo merupakan sungai yang membatasi wilayah Jawa tengah dengan Jawa Timur yang juga merupakan aliran sungai dan DAS terbesar di Pulau Jawa. Sebagai salah satu daerah aliran sungai terbesar, maka menjadi prioritas untuk menganalisis potensi bencana banjir pada DAS Bengawan Solo sebagai langkah awal dalam identifikasi penanganan potensi bencana banjir. Wilayah Kabupaten yang dilingkupi oleh wilayah Sungai Bengawan Solo telah mengalami peningkatan kejadian banjir per tahunnya. Kejadian bencana banjir di kemudian hari diprediksi akan semakin sulit dikendalikan mengingat maraknya terjadi perubahan iklim global. Hal ini disebabkan oleh cuaca ekstrim akan membentuk curah hujan yang lebih tinggi menyebabkan potensi bencana banjir akan semakin meningkat. Akibat dari kondisi ini maka diperlukan sebuah perangkat yang mampu mendeteksi ancaman bencana banjir dalam keperluan untuk mengatisipasi bahkan mencegah terjadinya potensi bencana alam banjir. Penggunaan Software pengolah informasi berbasis data, diharapkan dapat membuat perhitungan potensi bencana alam banjir di Indonesia menjadi lebih singkat dan dinamis, salah satu Software pengolah data untuk DAS adalah SHETRAN. SHETRAN merupakan Software pemodelan hidrologi yang dapat mensimulasikan seluruh fase hidrologi dalam wilayah DAS termasuk aliran permukaan dan aliran bawah permukaan.The Bengawan Solo Watershed is the watersheds whose territory extend between Central Java and East Java covering an area of ± 16,100 km2. The Bengawan Solo river is a borders of the Central Java region with East Java region, which is also the largest river flow and watershed in Java Island. As one of the largest river basins, it is a priority to analyze the potential flood disasters in the Bengawan Solo watershed as the first step to identifying potential flood disaster management. The regency area which is covered by the Bengawan Solo river area has experienced an increase in the incidence of flooding per year. The flood disaster is predicted to become get worse as it related with increasingly extreme climate change conditions. This is due to the fact that extreme weather will create greater rainfall and cause the potential for flood disasters to increase. As a result of this condition, a device capable of detecting the threats of floods is needed in order to anticipate and even prevent potential natural disasters from flooding. The use of data-based information processing software is expected to make calculations of the potential for floods in Indonesia shorter and more dynamic. One of the data processing software for watershed is SHETRAN. SHETRAN is a hydrological modeling software that can simulate all hydrological phases in a watershed area including surface and subsurface flows.
2845031793A1F017020Penambahan Nanoselulosa dan Ekstrak Bunga Kecombrang sebagai Sumber Antioksidan pada Edible FilmEdible film merupakan lapisan tipis yang dapat digunakan sebagai pengemas karena terbuat dari bahan alami yang mudah terurai oleh mikroorganisme. Pembuatan edible film ini menggunakan komoditas pertanian yaitu limbah kulit ubi kayu dan ekstrak bunga kecombrang. Limbah kulit ubi kayu mengandung serat selulosa yang dapat memperkuat struktur dari edible film. Serat selulosa dari kulit ubi kayu dibuat dalam ukuran yang lebih kecil yaitu berukuran nanometer. Pemanfaatan ekstrak bunga kecombrang pada edible film dilakukan untuk mencegah oksidasi pada produk pangan yang akan dikemas karena pada bunga kecombrang mengandung senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh penambahan serat nanoselulosa dari kulit ubi kayu terhadap karakteristik fisik dan mekanik pada edible film, 2) mengetahui pengaruh penambahan ekstrak bunga kecombrang terhadap karakteristik antioksidan pada edible film, 3) Mengetahui pengaruh interaksi yang diberikan terhadap karakteristik fisik, mekanik, dan antioksidan pada edible film.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) diulang sebanyak dua kali. Faktor yang digunakan yaitu proporsi serat nanoselulosa dengan taraf 0%, 1%, 2%, dan 3% (b/b), serta penambahan ekstrak bunga kecombrang dengan taraf 0%, 1% 2%, dan 3% (v/v). Pada penelitian ini dilakukan pengamatan karakteristik fisik edible film berupa uji ketebalan, uji transparansi, uji laju transmisi uap air (WVTR). Selain itu pengamatan karakteristik mekanik berupa uji kuat tarik dan uji pemanjangan putus, serta karakteristik antioksidan berupa uji aktivitas antioksidan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan proporsi nanoselulosa dan ekstrak bunga kecombrang memiliki nilai ketebalan berkisar antara 0,125 – 0,170 mm, nilai laju transmisi uap air berkisar antara 5,424 – 10, 163 gram/m2.jam, nilai kuat tarik berkisar antara 7,354 – 16,539 MPa, nilai pemanjangan putus berkisar antara 5,47 – 14,65%, nilai aktivitas antioksidan berkisar antara 7,01 – 8,94%, dan transparansi edible film diukur berdasarkan kemampuan film dalam menahan cahaya dengan panjang gelombang sinar UV dan sinar tampak.
The edible film is a thin layer that can be used as packaging because it is made from natural materials that are easily broken down by microorganisms. The making of this edible film uses agricultural commodities, namely cassava peel waste, and kecombrang flower extract. Cassava bark waste contains cellulose fibers which can strengthen the structure of the edible film. Cellulose fibers from cassava peels are made in smaller sizes, namely in nanometer sizes. The use of kecombrang flower extract in the edible film is carried out to prevent oxidation of food products to be packaged because kecombrang flowers contain compounds that have antioxidant activity. This study aims to 1) determine the effect of adding nanocellulose fibers from cassava peels on the physical and mechanical characteristics of the edible film, 2) determine the effect of adding kecombrang flower concentrate on the antioxidant characteristics of the edible film, 3) Knowing the effect of the interaction of treatments given on physical characteristics, mechanics, and antioxidants in edible films.
This research is an experimental study using a completely randomized design, repeated twice. The factors used were the proportion of nanocellulose fibers with levels of 0%, 1%, 2%, and 3% (w/w), as well as the addition of kecombrang flower concentrate with levels of 0%, 1% 2%, and 3% (v/v) . In this study, the physical characteristics of edible film were observed in the form of thickness test, transparency test, water vapor transmission rate (WVTR) test. In addition, observations of mechanical characteristics in the form of tensile strength test and elongation at break, and antioxidant characteristics in the form of antioxidant activity tests.
The results showed that with the addition of the proportion of nanocellulose and the concentrate of kecombrang flowers, thickness values ranged from 0.125 to 0.170 mm, the value of water vapor transmission rates ranged from 5.424 - 10, 163 grams / m2.hours, tensile strength values ranged from 7.354 - 16.539 MPa, The elongation value at break ranges from 5.47 - 14.65%, the value of antioxidant activity ranges from 7.01 - 8.94%, and the transparency of edible film is measured based on the ability of the film to withstand UV light and visible light wavelengths.
2845131792A1D016144Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Caisim (Brassica juncea L.)Hasil produksi caisim (Brassica juncea L.) masih mengalami fluktuasi, hal ini perlu adanya upaya untuk meningkatkan produksi caisim, salah satunya dengan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh pemberian konsentrasi POC limbah cair tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim, (2) Pengaruh frekuensi penyemprotan POC limbah cair tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim, (3) Konsentrasi dan frekuensi yang memiliki pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim. Penelitian berupa percobaan pot factorial 4x3 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang 3 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi POC limbah cair tahu yaitu tanpa POC, 25%, 50%, dan 75%. Faktor kedua adalah frekuensi pemberian POC limbah cair tahu yaitu 2, 4, dan 6 hari sekali. Data dianalisis menggunakan uji F (ANOVA) dan uji Duncans Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi POC limbah cair tahu dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman caisim dengan konsentrasi terbaik adalah 25%. Frekuensi pemberian POC limbah tahu tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim. Pemanfaatan POC limbah cair tahu konsentrasi terbaik dengan perlakuan 25% dan pemberian 6 hari sekali memberikan pertumbuhan dan hasil caisim terbaik.The production of caisim (Brassica juncea L.) is still fluctuating, this requires efforts to increase caisim production, one of which is fertilization. This study aims to determine: (1) The effect of giving tofu liquid waste LOF concentration on the growth and yield of caisim plants, (2) The effect of the LOF frequency of tofu liquid waste spraying on the growth and yield of caisim plants, (3) The concentration and frequency that have the best effect on the growth and yield of caisim plants. The research was a 4x3 factorial pot experiment using a randomized block design (RBD) which was repeated 3 times. The first factor is the LOF concentration of tofu liquid waste, namely without adducting LOF, 25%, 50% and 75%. The second factor is the LOF frequency of giving tofu liquid waste for every 2, 4, and 6 days. Data were analyzed using the F test (ANOVA) and the Duncans Multiple Range Test (DMRT) at an error level of 5%. The results showed that the LOF concentration of tofu liquid waste could increase the growth and yield of caisim plants with the best concentration is 25%. The LOF frequency of giving tofu waste had no effect on the growth and yield of caisim plants. Utilization of LOF tofu liquid waste know the best concentration by treatment 25% and every 6 days giving best growth and yield of caisim plants.
2845231795B1A017102PERBANDINGAN TINGKAH LAKU HARIAN ALPHA-MALE MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DENGAN JANTAN LAIN DI TWR MAKAM MBAH AGUNG KARANGBANARMonyet ekor panjang (Macaca fascicularis) hidup berkelompok membentuk strata sosial yang dapat diketahui melalui interaksi sesamanya. Strata sosial tertinggi dalam kelompok ditempati satu individu jantan dewasa (alpha-male). Status dominan sangat berpengaruh terhadap kesempatan memperoleh sumber daya (resources), ruang (space) dan pasangan kawin (pair mate), sehingga alpha-male diprediksi memiliki pola aktivitas harian berbeda dengan jantan dewasa lain subordinat. Penelitian ini bertujuan membandingkan perbedaan tingkah laku harian alpha-male M. fascicularis dengan jantan dewasa lain dalam kelompok. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juli sampai Desember 2020 di TWR Makam Mbah Agung Karangbanar, Kalisalak, Kabupaten Banyumas. Observasi tingkah laku dilakukan terhadap dua hewan fokal (focal animal sampling) yaitu individu alpha-male dan satu individu jantan subordinat dalam kelompok yang sama. Individu alpha-male ditentukan melalui metode umpan (bait-test). Pencatatan tingkah laku harian hewan focal dilakukan menggunakan metode 15-minutes continuous recording method antara pukul 08:00 dan 17:00 WIB selama 10 hari dengan 32 section per harinya. Frekuensi dan durasi setiap kategori tingkah laku dibandingkan antara kedua hewan focal. Hasil penelitian ini menemukan perbedaan yang nyata pada frekuensi dan durasi tingkah laku makan, berpindah, dan tidur antara alpha-male dan jantan subordinat di TWR Makam Mbah Agung Karangbanar, sedangkan frekuensi dan durasi mencari makan dan menelisik serta frekuensi kopulasi dan agonistik tidak menunjukkan perbedaan yang nyata antara keduanya. Perbedaan tingkah laku harian antara alpa-male dan jantan subordinat dipengaruhi oleh status sosial masing-masing individu.Long-tailed macaques (Macaca fascicularis) live in groups to form a social hierarchy that can be identified through interactions with each other. The highest social hierarchy in the group is occupied by alpha-male. Dominant status greatly influences the opportunity to obtain resources, space, and pair mate, so that alpha-male is predicted to have different daily activity patterns from other subordinate adult males. This study aimed to compare between daily alpha-male behavior and a subordinate male of M. fascicularis in the group. Field observation was conducted between July and December 2020 at TWR Makam Mbah Agung Karangbanar, Kalisalak, Banyumas. Behavioral observations were carried out on two focal animals (focal animal sampling), i.e. alpha-male and one subordinate male from the same group. Alpha-male and the subordinate were determined by the bait-test method and sociometric tables. The daily behavior of focal animals was recorded by the 15-minute continuous recording method between 08:00 A.M. and 17:00 P.M. for 10 days with 32 sections per day. The results of the study found significant differences in the frequency and duration of eating, moving, and sleeping behavior between alpha-male and subordinate male in TWR Makam Mbah Agung Karangbanar, while the frequency and duration of searching for food and grooming also frequency of sex and agonistic did not show a significant difference. The difference in daily behavior between alpha-male and the subordinate male could be affected by social status between them.
2845331796F1D016041Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Partisipasi Politik Masyarakat di Kelurahan Kapuk Pada Pemilihan Kepala Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh tingkat pendidikan terhadap partisipasi politik masyarakat pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 di Kelurahan Kapuk, Cengkareng Jakarta Barat. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah, karena terjadi permasalahan di lokasi penelitan akibat dari pandemi Covid-19, sehingga peneliti tidak dapat turun langsung kelapangan untuk menyebarkan kuesioner. Maka hal itu membuat rancangan awal penelitian yang menggunakan teknik pengambilan sampel probability sampling dengan metode simple random sampling tidak dapat digunakan dan harus disesuaikan dengan keadaan di lapangan. Karena keadaan tersebut peneliti mengganti teknik pengambilan sampel dari awalnya menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling menjadi non probability sampling dengan metode incidental sampling. Kemudian terdapat pengaruh antara tingkat pendidikan terhadap partisipasi politik masyarakat Kelurahan Kapuk pada analisis korelasi Rank Spearman. Hasil korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa koefisien korelasi antara kedua variabel tersebut sebesar 0,321, angka tersebut diinterpretasikan bahwa kedua variabel tersebut memiliki korelasi yang lemah atau rendah. Kemudian koefisien korelasi yang menunjukan nilai yang positif sehingga kedua variabel bersifat searah. Sedangkan untuk melihat seberapa besar pengaruh variabel X terhadap variabel Y tersebut, dengan melihat hasil dari analisis koefisien determinasi. Hasil uji koefisien determinasi mendapatkan hasil nilai R Square sebesar 0,112 dengan hasil demikian menujukkan bahwa pengaruh tingkat pendidikan masyarakat Kelurahan Kapuk memberikan kontribusi terhadap partisipasi politik pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 sebesar 11,2%, dengan sisanya sebesar 88,8% partisipasi politik dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh antara tingkat pendidikan terhadap partisipasi politik masyarakat Kelurahan Kapuk pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 yaitu sebesar 11,2%. Sedangkan implikasi teoritis mendukung teori Surbakti, Budiardjo, Huntington dan Nelson mengenai pengaruh tingkat pendidikan terhadap partisipasi politik, dalam hal ini apabila tingkat pendidikan semakin tinggi atau ditingkatkan, maka akan semakin tinggi dan meningkat pula tingkat partisipasi politiknya.
This study aims to determine whether there is an effect of education level on public political participation in the 2017 DKI Jakarta Pilkada in Kapuk Village, Cengkareng, West Jakarta. The method used is quantitative research methods. The results of this study are, because of problems at the research location as a result of the Covid-19 pandemic, researchers cannot go directly to the field to distribute questionnaires. So it makes the initial research design using probability sampling techniques with simple random sampling method cannot be used and must be adjusted to conditions in the field. Due to this condition, the researcher changed the sampling technique from the beginning using probability sampling with the simple random sampling method to non-probability sampling with the incidental sampling method. Then there is an influence between the level of education on the political participation of the people of Kapuk Village on the Spearman Rank correlation analysis. The Spearman Rank correlation results show that the correlation coefficient between the two variables is 0.321, this figure is interpreted as having a weak or low correlation. Then the correlation coefficient which shows a positive value so that the two variables are unidirectional. Meanwhile, to see how much influence the variable X has on the Y variable, by looking at the results of the coefficient of determination analysis. The coefficient of determination test results obtained an R Square value of 0.112 with these results showing that the influence of the level of education of the people of Kapuk Village contributed 11.2% to political participation in the 2017 DKI Jakarta Pilkada, with the remaining 88.8% of political participation influenced by other factors or variables not examined in this study.
The conclusion of this study is that there is an influence between the level of education on the political participation of the people of Kapuk Village in the 2017 DKI Jakarta Pilkada, which is 11.2%. While the theoretical implications support the theory of Surbakti, Budiardjo, Huntington and Nelson regarding the effect of education level on political participation, in this case if the level of education is higher or increased, the higher and also the level of political participation will increase.
2845431797C1C017003PENGARUH KINERJA LINGKUNGAN, KOMITE TERKAIT PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL DAN LINGKUNGAN, SERTA KEPEKAAN INDUSTRI TERHADAP PENGUNGKAPAN LINGKUNGANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja lingkungan, komite terkait pertanggungjawaban sosial dan lingkungan, serta kepekaan industri terhadap pengungkapan lingkungan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 153 perusahaan manufaktur. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kinerja lingkungan berpengaruh terhadap pengungkapan lingkungan; (2) komite CSR berpengaruh terhadap pengungkapan lingkungan; (3) komite nominasi dan remunerasi tidak berpengaruh terhadap pengungkapan lingkungan; (4) komite manajemen risiko tidak berpengaruh terhadap pengungkapan lingkungan; (5) kepekaan industri tidak berpengaruh positif terhadap pengungkapan lingkungan. Penelitian ini memiliki beberapa implikasi, antara lain pengungkapan lingkungan sangat penting dilaksanakan untuk menjaga kelestarian lingkungan, perlunya upaya peningkatan kesadaran perusahaan untuk dapat memenuhi kriteria PROPER. Setiap perusahaan diharapkan membentuk komite CSR, sehingga ada bagian khusus yang mempunyai fokus terhadap pelaksanaan CSR. Pengawasan harus dilakukan kepada seluruh perusahaan, tidak hanya kepada perusahaan tertentu.
This study aims to determine the effect of environmental performance, committees related to social and environmental responsibility, and industry sensitivity to environmental disclosures in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2019. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 153 manufacturing companies. The data analysis technique used was multiple regression analysis.
The results of this study indicate that: (1) environmental performance affects environmental disclosure; (2) the CSR committee affects environmental disclosure; (3) the nomination and remuneration does not affect on environmental disclosure; (4) the risk management committee does not affect on environmental disclosure; (5) industry sensitivity does not positive affect on environmental disclosure. This research has several implications, including environmental disclosure is very important to be carried out to preserve the environment, the need for efforts to increase company awareness to meet the PROPER criteria. Each company is expected to form a CSR committee, so that there is a special section that focuses on CSR implementation. Supervision must be carried out for the entire company, not only for individual companies.
2845531798J1C017060Kata Ganti Allah Dalam Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Jepang :
Kajian Sosiolinguistik
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan makna kata ganti Allah dalam surat Al-Kahfi Al-Qur’an terjemahan bahasa Jepang dan faktor sosial yang melatarbelakangi penggunaan kata ganti Allah tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap. Dari 110 ayat yang terdapat dalam surat Al-Kahfi ditemukan sebanyak 66 data. Hasil penelitian menunjukkan kata ganti yang digunakan untuk merujuk pada Allah sebagai kata ganti orang pertama yaitu Ware. Sedangkan bentuk yang merujuk pada Allah sebagai kata ganti orang kedua yaitu Anata. Kemudian bentuk yang merujuk pada Allah sebagai kata ganti orang ketiga yaitu Arraa, Shu, Kare, Okata dan Waga. Berdasarkan analisis tersebut, dapat simpulkan bahwa kata ganti Allah ada tujuh bentuk yaitu ; Ware, Shu, Kare, Arraa, Waga, Anata dan Okata. Selanjutnya tujuan dari penggunaan kata ganti Allah yaitu ; sebagai bentuk hormat kepada Tuhan, sebagai pembeda dengan nama Tuhan dari agama lain di Jepang dan untuk menunjukkan sifat yang dimiliki oleh Tuhan.
The purpose of this research was to analyze the form and meanings of personal pronoun of Allah and the social factors behind the use of the said surah . The types is descriptive qualitative research. From all of ayah there found 60 data. The analysis result show that for the first personal pronoun of Allah is Ware. Second personal pronoun of Allah are Anata. For third personal pronoun of Allah are Arraa, Shu, Kare, Waga, and Okata. The conclution of this research is there are 7 ( seven) form personal pronoun of Allah. The personal pronoun of Allah being used in Al-Kahfi has a purpose: respect to God, the different name's God with the other God's in Japanese culture and to show nature of God.
2845631799C1A017016FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT USAHA BATIK GUMELEM PADA GENERASI MUDA DI DESA GUMELEM, KECAMATAN SUSUKAN, KABUPATEN BANJARNEGARASalah satu usaha batik yang masih mempertahankan batik tulis adalah batik Gumelem di Desa Gumelem, Kecamatan susukan. Batik Gumelem memiliki kendala yaitu salah satunya adalah tenaga kerja pembatik kebanyakan di usia antara 50 – 64 tahun, minim sekali adanya generasi muda di usia antara 15 – 34 tahun yang menjadi pembatik. Penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat usaha batik Gumelem pada generasi muda di Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah tingkat pendidikan, pengalaman bekerja, dan pendapatan orang tua. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis linear berganda dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa : (1) tingkat pendidikan tidak berpengaruh terhadap minat usaha batik Gumelem pada generasi muda, (2) pengalaman bekerja dan pendapatan orang tua memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap minat usaha batik Gumelem pada generasi muda, (3) pendapatan orang tua merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap minat usaha batik Gumelem pada generasi muda di Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.One of the batik businesses that still maintains written batik is Gumelem batik in Gumelem Village, Susukan District, Banjarnegara Regency. Batik Gumelem has obstacles, one of which is the workforce of batik mostly between the ages of 50 - 64 years, there is very little young generation between 15 - 34 years of age who become batik. This study aims to analyze the influence of the variables of education level, work experience, and parents' income on the business interest of Gumelem batik in the younger generation and to analyze the variables that have the most influence on the business interest of Gumelem batik. The method of analysis used in this research is multiple linear regression analysis using primary data collected through questionnaires and interviews. Based on the data analysis carried out, the results of this study indicate that: (1) the level of education has no effect on the interest in Gumelem batik business in the younger generation, (2) work experience and parents' income have a significant positive effect on the interest in Gumelem batik business in the younger generation, (3) People's income old is the variable that most influences the interest in Gumelem batik business in the younger generation in Gumelem Village, Susukan District, Banjarnegara Regency.
2845731800A1D016096PENGARUH PUPUK SILIKA ALAMI (Si) DAN STRESS AIR TERHADAP KARAKTER FISIOLOGI DAN PRODUKSI TANAMAN PADI
(Oryza sativa L.) PADA TANAH INCEPTISOL
Pupuk silika alami diketahui dapat meningkatkan karaker fisiologi dan produksi tanaman padi pada kondisi stres air. Penelitian ini dilakukan untuk: (1) mengetahui pengaruh pemupukan silika alami (Si) terhadap karakter fisiologi dan produksi tanaman padi pada tanah Inceptisol, (2) mengetahui pengaruh stress air terhadap karakter fisiologi dan produksi tanaman padi pada tanah Inceptisol, (3) mengetahui interaksi antara pemupukan silika alami (Si) dengan kondisi stress air terhadap karakter fisiologi dan produksi tanaman padi pada tanah Inceptisol. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Agustus – Desember 2020 di Laboratorium Tanah dan Sumber Daya Lahan, Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, dan kebun percobaan screen house A23 Fakulas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan, faktor pertama adalah perlakuan dosis pupuk Si yang terdiri atas 4 macam taraf, dan faktor kedua adalah perlakuan stres kadar air yang terdiri atas 3 macam taraf. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Pemupukan silika alami meningkatkan kerapatan stomata dan kehijauan daun. Pemupukan silika alami belum mampu meningkatkan kandungan prolin, jumlah gabah bernas, jumlah gabah hampa, bobot gabah bernas, bobot gabah hampa, dan bobot 1000 biji secara nyata, namun ada kecenderungan peningkatan pada variabel-variabel tersebut karena pemberian pupuk silika alami. Stres air menurunkan kerapatan stomata, jumlah gabah bernas, bobot gabah bernas, bobot gabah hampa, bobot 1000 biji. Stres air tidak meningkatkan kandungan prolin, kehijauan daun, dan jumlah gabah jumlah gabah hampa secara nyata, namun ada kecenderungan peningkatan pada variabel-variabel tersebut karena stres air. Kombinasi perlakuan terbaik untuk meningkatkan kerapatan stomata adalah pemberian silika 30 gram dan kondisi kapasitas lapang (kadar air 100%).Natural silica fertilizers are known to increase the physiological characteristics and production of rice plants under water stress. This research was conducted to: (1) determine the effect of natural silica (Si) fertilization on the physiological characteristics and production of rice plants on Inceptisol soil, (2) determine the effect of stress water on the physiological characters and production of rice plants on Inceptisol soil, (3) knowing the interaction between natural silica (Si) fertilization and water stress conditions on the physiological characters and production of rice plants on Inceptisol soil. This research was conducted from August to December 2020 in the Laboratory of Soil and Land Resources, the Laboratory of Agronomy and Horticulture, and aexperiment garden screen house A23 Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. This research was conducted with a randomized block design (RAK) consisting of 2 factors with 3 replications, the first factor was the Si fertilizer dosage treatment which consisted of 4 different levels, and the second factor was the moisture content stress treatment consisting of 3 levels. The results of this study indicate that: Natural silica fertilization increases stomata density and leaf greenness. Natural silica fertilization has not been able to significantly increase the proline content, the number of pithy unhulled rice, the number of empty grains, the pithy grain weight, the empty grain weight, and the 1000 seed weight, but there is an increasing trend in these variables due to the application of natural silica fertilizers. Water stress reduces stomata density, number of pithy grains, weight of pithy grain, weight of empty grain, and weight of 1000 seeds. Water stress did not significantly increase the proline content, leaf greenness, and the amount of unhulled grain, but there was an increasing trend in these variables due to water stress. The best treatment combination to increase stomata density is the provision of 30 grams of silica and field capacity conditions (100% moisture content).
2845831801C1B016026PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN (ANALISIS ORIENTASI BISNIS, EFISIENSI, STABILITAS KEUANGAN DAN KUALITAS ASET) PADA BPR KONVENSIONAL DAN BPR SYARIAH DI KABUPATEN BANYUMASTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan kinerja keuangan BPR
konvensional dan BPR syariah di Kabupaten Banyumas yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dengan teknik purposive sampling. Peneliti menghipotesis beberapa hipotesis untuk mengetahui perbedaan kinerja keuangan BPR konvensional dengan BPR syariah yang di proksikan dengan orientasi bisnis, efisiensi, stabilitas keuangan, dan kualitas asset. Hasil penelitian dengan metode statistik uji beda dua rata-rata menunjukkan bahwa terdapat perbedaan orientasi bisnis, efisiensi, stabilitas keuangan dan kualitas asset antara BPR konvensional dengan BPR syariah.
The purpose of this study was to analyze the comparison of the financial performance of
conventional rural banks and sharia rural banks in Banyumas Regency which are registered in the Financial Services Authority using purposive sampling technique. Researchers hypothesized several hypotheses to determine the differences in the financial performance of conventional rural banks and Islamic rural banks, which are proxied by business orientation, efficiency, financial stability, and asset quality. The results of the study using the statistical method of two different tests on the average show that there is a difference between business orientation, efficiency, financial stability and asset quality between conventional rural banks and Islamic rural banks.
2845931807F1B016001Pengaruh Kualitas Pelayanan Elektronik terhadap Kepuasan Masyarakat dalam Pelayanan Mal Pelayanan Publik Kabupaten BanyumasPerkembangan penggunaan internet dan digitalisasi yang pesat dalam berbagai bidang mengakibatkan perubahan cara pelayanan publik konvensional ke pelayanan publik berbasis elektronik atau digital (online). Menyikapi hal tersebut, penyedia layanan (providers) harus senantiasa adaptif, inovatif dan memastikan bahwa produk dan jasa layanan yang ditawarkan atau diberikan memiliki kualitas yang memadai, agar masyarakat puas terhadap produk dan jasa layanan yang diterimanya sehingga terciptanya kepercayaan dan loyalitas terhadap penyedia layanan (providers). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan elektronik terhadap kepuasan masyarakat dalam pelayanan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Banyumas pada website SIPANJIMAS. Pengukuran kualitas pelayanan elektronik dalam penelitian ini dengan dimensi quality information, usability, efficiency, fullfilment, privacy, dan responsiveness. Sedangkan pengukuran kepuasan masyarakat yaitu dengan dimensi product, price or cost, ease of use dan convenience. Jenis penelitian ini korelasional dengan pendekatan kuantitatif serta teknik sampling cluster ramdom sampling dengan one stage cluster sampling, jumlah sampel 396 berdasarkan metode perhitungan rumus Slovin pada significancy 95% dan margin of error 5% dari jumlah populasi 41.563 orang. Kesimpulan penelitian ini yaitu kualitas pelayanan elektronik dan kepuasan masyarakat termasuk dalam kategori nilai indeks baik (A), terdapat korelasi yang signifikan dan positif antara kualitas pelayanan elektronik terhadap kepuasan masyarakat pada kategori sedang atau cukup, serta semakin turun kualitas pelayanan elektronik maka akan semakin turun pada kepuasan masyarakat.The development of the use of the internet and the rapid digitalization in various fields has resulted in a change in conventional public service methods to electronic or digital-based (online) public services. Responding to this, service providers must always be adaptive, innovative and ensure that the products and services offered or provided are of adequate quality, so that the public is satisfied with the products and services they receive so as to create trust and loyalty to the service providers. The purpose of this rsearch was to determine the influence of electronic service quality on public satisfaction in the service of Mal Pelayanan Publik Banyumas District on the SIPANJIMAS website. Measurement of the electronic services quality in this research with the dimensions of information quality, usability, efficiency, fullfilment, privacy, and responsiveness. Meanwhile, the measurement of public satisfaction is the dimensions of product, price or cost, convenience and ease of use. This type of research is correlational with a quantitative approach and a cluster random sampling technique with one-stage cluster sampling, the number of samples is 396 based on the Slovin formula calculation method at a significance of 95% and a margin of error of 5% from the total population of 41,563 people. The conclusion of this research is that the electronic services quality and public satisfaction is included in the category A or good index value, there is a significant and positive correlation between the electronic services quality and public satisfaction in the moderate or adequate category, and the lower the electronic services quality the lower the satisfaction public
2846031813C1C016054PENGARUH SISTEM KEUANGAN DESA (SISKEUDES), KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA, DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DESA DI KABUPATEN BANYUMAS
(Studi Pada Desa Di Kabupaten Banyumas)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sistem Keuangan Desa, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan Pengendalian Internal terhadap peningkatan Kualitas Laporan Keuangan pada Desa di Kabpaten Banyumas. Pengambilan sampel menggunakan proportioned random sampling. Sampel diperoleh sebanyak 76 desa. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji goodness of fit, analisis regresi sederhana, dan uji t.
Hasil penelitian ini; (1) Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) memiliki nilai sig. 0,025 atau < 0,05 yang berarti SISKEUDES berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan desa, (2) Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki nilai sig. 0,865 atau > 0,05 yang berarti Sumber Daya Manusia tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan desa, (3) Sistem Pengendalian Internal (SPI) memiliki nilai sig. 0,000 atau < 0,05 yang berarti Sistem Pengendalian Internal (SPI) berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan desa.
Implikasi dalam penelitian ini terkait penerapan aplikasi Sistem Keuangan Desa senantiasa dimaksimalkan dan dilakukan secara berkelanjutan agar dapat menghasilkan laporan yang berkualitas demi menunjang akuntabilitas pengelolaan dana desa yang baik. Meningkatkan kualitas laporan keuangan dapat dengan cara meningkatkan sistem pengendalian intern agar dapat mengawasi semua kejadian transaksi yang ada di organisasi/desa
This study aims to determine the effect of the Village Financial System, Quality of Human Resources (HR), and Internal Control on improving the Quality of Financial Statements in Villages in Banyumas District. Sampling using proportioned stratified random sampling. Samples were obtained as many as 76 villages. The data source used is primary data. The data analysis used is descriptive statistics, classic assumption test, goodness of fit test, simple regression analysis, and t test.
The results of this study; (1) The Village Financial System (SISKEUDES) has a sig. 0.025 or <0.05, which means that SISKEUDES has an effect on improving the quality of village financial reports, (2) Human Resources (HR) has a sig value. 0.865 or> 0.05, which means that human resources have no effect on improving the quality of village financial reports, (3) the Internal Control System (SPI) has a sig value. 0,000 or <0.05, which means that the Internal Control System (SPI) has an effect on improving the quality of village financial reports.
The implications in this research are related to the application of the Village Financial System application that always be maximized and carried out in a sustainable manner in order to produce quality reports to support accountability for good village fund management. Improving the quality of financial reports can be done by improving the internal control system so that it can monitor all transaction events in the organization / village.