Artikelilmiahs

Menampilkan 28.541-28.560 dari 50.125 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2854131873C1H016028THE EFFECT OF PERCEIVED QUALITY, PERCEIVED PRICE, PRODUCT KNOWLEDGE, AND PRODUCT DESIGN ON PURCHASE INTENTION OF BATIK PURBALINGGA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji studi empiris tentang Batik Purbalingga. Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Persepsi Kualitas, Persepsi Harga, Pengetahuan Produk, dan Desain Produk terhadap Niat Beli Batik Purbalingga”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menemukan bukti empiris pengaruh persepsi kualitas, persepsi harga. , pengetahuan produk, dan desain produk terhadap niat beli Batik Purbalingga Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengetahui tentang Batik Purbalingga.Penentuan sampel menggunakan metode estimasi interval berjumlah 100 sampel.Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: (1) persepsi kualitas berpengaruh signifikan terhadap niat beli. (2) persepsi harga tidak berpengaruh signifikan terhadap niat beli. (3) pengetahuan produk berpengaruh signifikan terhadap niat beli. (4) desain produk berpengaruh signifikan terhadap minat beli Implikasi kesimpulan di atas adalah Desa harus menambahkan lebih banyak promosi penjualan, pendanaan finansial dan pelatihan produk untuk pengrajin Batik, serta evaluasi tren pasar pada target konsumenThis research is aimed to test an empirical study on Batik Purbalingga. The study took title: "The Effect of Perceived Quality, Perceived Price, Product Knowledge, and Product Design on Purchase Intention of Batik Purbalingga”. The purpose of this research is to know and find empirical evidence of the influence of perceived quality, perceived price, product knowledge, and product design on purchase intention of Batik Purbalingga. The population in this study were people who know about Batik Purbalingga. Sample determination using interval estimate method which has 100 samples. The analysis tool used is multiple regression analysis. Based on the results of the research and analysis of data shows that:(1) perceived quality has a significant influence on purchase intention. (2) perceived price does not have significant influence on purchase intention. (3) product knowledge has significant influence on purchase intention. (4) product design has a significant influence on purchase intention. The implication of conclusion above is, The Village has to add more sales promotion, financial funding and product training for Batik craftmens, and evaluating market trend on target customers
2854231874J1D017004CITRA PEREMPUAN DAN KETIDAKADILAN GENDER
PADA NOVEL KERUMUNAN TERAKHIR KARYA OKKY MADASARI DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA
Penelitian ini berjudul “Citra Perempuan dan Ketidakadilan Gender pada Novel Kerumunan Terakhir Karya Karya Okky Madasari dan Relevansinya dalam Pembelajaran Sastra di SMA”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) Perwujudan citra perempuan dalam novel Kerumunan Terakhir Karya Okky Madasari. (2) Bentuk ketidakadilan gender dalam novel Kerumunan Terakhir Karya Okky Madasari. (3) Relevansi hasil penelitian tentang citra perempuan dan ketidakadilan gender dalam pembelajaran sastra di Sekolah Menegah Atas (SMA) kelas XII. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik baca dan catat. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian mengenai citra perempuan dan ketidakadilan gender dalam novel Kerumunan Terakhir karya Okky Madasari menunjukkan bahwa terdapat citra perempuan dalam dalam novel Kerumunan Terakhir karya Okky Madasari meliputi aspek fisik berjumlah 4 data, aspek psikis berjumlah 7 data, citra perempuan dalam keluarga berjumlah 8 data, dan citra perempuan dalam masyarakat berjumlah 5 data. Bentuk ketidakadilan gender yaitu marginalisasi berjumlah 2 data, subordinasi berjumlah 4 data, stereotipe berjumlah 3 data, beban kerja berjumlah 3 data, dan kekerasan berjumlah 4 data. Relevansi hasil penelitian mengenai citra perempuan dan ketidakadilan gender dapat digunakan dalam pembelajaran sastra di SMA kelas XII dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel.This research is entitled " Image of Women and Gender Injustice in the Novel Kerumunan Terakhir by Okky Madasari and Their Relevance in Learning Literature in High Schools ". study is to describe (1) the embodiment of the image of women in novek Kerumunan Terakhir by Okky Madasari.(2) The form of gender injustice in novel Kerumunan Terakhir by Okky Madasari. (3) The relevance of the research results on image of women and gender injustice in literary learning in senior high school (SMA) class XII. The form of this research is descriptive qualitative research. The data collection method in this study was carried out by reading and note-taking techniques. The data analysis methods used were heuristic and hermeneutic reading methods. The results of research on the image of women and gender injustice in novel Kerumunan Terakhir by Okky Madasari show that there are images of women in novel Kerumunna Terakhir by Okky Madasari including 4 physical aspects, 7 psychological aspects, 8 images of women in the family, and image of women in society amounted to five data. Forms of gender injustice are marginalization totaling 2 data, subordination totaling 4 data, stereotyping 3 data, workloading 3 data, and violence totaling 4 data. The relevance of the research results regarding the image of women and gender injustice can be used in literature learning in class XII Senior High School with Basic Competence (KD) 3.9 Analyzing novel content and language.
2854331876D1A017102ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PETERNAK PADA USAHA AYAM NIAGA PEDAGING POLA KEMITRAAN DI KABUPATEN BANYUMASAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar produktivitas tenaga kerja peternak peternakan ayam niaga pedaging pola kemitraan di Kabupaten Banyumas dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja. Metode penetapan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu memilih peternakan ayam niaga pedaging pola kemitraan dengan kriteria peternak selaku pemilik usaha sekaligus sebagai tenaga kerja yang bekerja di Kabupaten Banyumas. Teknik pengambilan sampel responden menggunakan metode Quota Sampling yaitu menentukan sebanyak 47 peternakan ayam niaga pedaging pola kemitraan dengan kriteria seperti di atas. Variabel yang diteliti yaitu jumlah ternak yang dipelihara, umur peternak, pendidikan peternak dan jumlah anggota keluarga. Produktivitas tenaga kerja dianalisis menggunakan rumus perbandingan antara penerimaan dengan curahan jam kerja. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa produktivitas tenaga kerja peternak yaitu sebesar Rp222.314/JKSP. Produktivitas tenaga kerja peternak dipengaruhi oleh jumlah ternak yang dipelihara dan jumlah anggota keluarga. Peternak masih dapat menigkatkan produktivitas tenaga kerja peternak yaitu dengan jalan menambah jumlah ternak yang dipelihara sehingga penggunaan tenaga kerja bisa optimal.Abstract. This study aims to determine how much labor productivity of broiler breeders in the partnership pattern in Banyumas Regency and to analyze the factors that affect labor productivity. The method of determining the sample in this study using purposive sampling method, namely choosing a broiler commercial chicken farm with a partnership pattern with the criteria of breeders as business owners as well as workers who work in Banyumas Regency. The sampling technique for respondents used the Quota Sampling method, namely determining as many as 47 commercial broiler farms with a partnership pattern with the criteria as above. The variables studied were the number of livestock raised, age of breeders, farmer education and number of family members. Labor productivity is analyzed using a comparison formula between revenue and the amount of hours worked. Factors affecting labor productivity were analyzed using multiple linear regression. The results showed that the productivity of the breeders labor was Rp. 222,314 / JKSP. The productivity of the farmer's workforce is influenced by the number of livestock raised and the number of family members. Farmers can still increase the productivity of the breeders' workforce by increasing the number of livestock being raised so that the use of labor can be optimal.
2854431875H1B017001PENGARUH RASIO ADDITIONAL WATER DENGAN BINDER TERHADAP SIFAT-SIFAT PASTA GEOPOLIMERPenglepasan CO2 di udara hasil pembakaran clinker dapat menyebabkan terjadinya kenaikan suhu bumi di atmosfer sehingga dapat terjadi pemanasan global. Salah satu upaya meminimalisir hal tersebut adalah melakukan penelitian mengenai bahan pengganti material semen dalam kegiatan konstruksi dengan menggunakan fly ash. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio air-binder dan rasio alkali-binder terhadap sifat fisik dan sifat mekanik pada pasta geopolimer. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio Aw/Bi 0,03; 0,06; 0,09, rasio Al/Bi 0,3 dan sodium silikat (SS) / sodium hidroksida (SH) 2,5. Larutan alkali menggunakan campuran larutan SH 8M dan SS. Dalam penelitian dibuat juga pasta semen PCC dengan rasio air-semen 0,3; 0,4; 0,5; dan 0,6 sebagai pembanding dengan pasta geopolimer. Kemudian dilakukan pengujian sifat fisik seperti mini slump, waktu ikat, density, dan absorpsi serta sifat mekanik pasta yaitu kuat tekan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan nilai density sebesar 2,046 gram/cm3 menghasilkan nilai kuat tekan tertinggi sebesar 35,76 MPa pada pasta geopolimer rasio Al0,3-Aw0,03. Nilai kuat tekan tersebut lebih besar dibandingkan kuat tekan pasta semen pada rasio w/c 0,03 sebesar 21,20 MPa.The release of CO2 in the air from clinker combustion can cause an increase in the earth's temperature in the atmosphere so that global warming can occur. One of the efforts to minimize this is to conduct research on the replacement material for cement in construction activities using fly ash. This study aims to determine the effect of the air-binder ratio and the alkali-binder ratio on the physical and mechanical properties of the geopolymer paste. The variables used in this study were the Aw / Bi ratio 0,03; 0,06; 0,09, an Al / Bi ratio of 0,3 and sodium silicate (SS) / sodium hydroxide (SH) 2.5. The alkaline solution uses a mixture of SH 8M and SS solutions. In this research, PCC cement paste with a water-cement ratio of 0,3 was also made as a comparison with geopolymer paste. Then the physical properties such as mini slump, bonding time,were tested as density, and absorptionwell as the mechanical properties of the paste, namely compressive strength. The results showed the value of density of 2,046 g / cm3 produce the highest compressive strength value of 35,76 MPa at geopolymer paste-Aw0,03 Al0,3 ratio. The compressive strength value is greater than the compressive strength of cement paste at a w / c ratio of 0,03 of 21,20 MPa.
2854532033F1C017094Peranan Guru Dan Orang Tua Dalam Mendukung Pembelajaran Daring Tk Pertiwi II SumampirDampak dari adanya Pandemi Covid-19 berbagai negara harus menerapkan pembelajaran dirumah agar kegiatan Belajar dan mengajar terus berjalan meskipun dalam keadaan yang sulit. Pembelajaran daring juga membutuhkan peran guru sekaligus orang tua untuk mendidik, mengawasi, dan mendukung pembelajaran anak. Penelitian ini bertujuan Untuk mendeskripsikan peran guru dan orang tua dalam mendukung pembelajaran daring murid TK Pertiwi II Sumampir. Penelitian ini menggunakan teori belajar konstruktivisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Peran guru dalam pembelajaran yang paling terlihat adalah guru sebagai konseptor, guru sebagai fasilitator dan mediator, dan guru sebagai motivator. Peranan orang tua dalam pembelajaran daring antara lain yaitu sebagai motivator, sebagai pendidik, dan juga sebagai fasilitator. Tantangan yang dihadapi oleh guru yaitu dengan kurangnya keaktifan orang tua dan juga keterbatasan alat elektronik atau smartphone yang menjadi tantangan tersendiri bagi guru dalam hal komunikasi dan informasi. Hambatan yang dialami oleh guru sendiri antara lain ialah keterbatasan jaringan, koneksi internet, dan kurangnya keaktifan orang tua karena sibuk bekerja. Tantangan yang dialami orang tua yaitu sulitnya membagi waktu bagi orang tua yang memiliki kesibukan bekerja, dan mengikuti mood anak agar bisa belajar dengan efektif.The impact of the Covid-19 Pandemic in various countries must implement learning at home so that learning and teaching activities continue even in difficult circumstances. Online learning also requires the role of teachers as well as parents to educate, supervise and support children's learning. This study aims to describe the role of teachers and parents in supporting online learning of TK Pertiwi II Sumampir students. This research uses constructivism learning theory. The method used in this research is qualitative research methods. The results showed that the role of the teacher in learning, the most visible was the teacher as a drafter, the teacher as a facilitator and mediator, and the teacher as a motivator. The role of parents in online learning, among others, is as a motivator, as an educator, and also as a facilitator. The challenges faced by teachers are the lack of parental activeness and also the limitations of electronic devices or smartphones which are a challenge for teachers in communication and information. The obstacles experienced by the teachers themselves include limited network, internet connection, and lack of parental activity due to busy work. The challenges faced by parents are the difficulty of dividing time for parents who have a hard time working, and following the child's mood in order to study effectively.
2854631878H1G014004STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTHOS DI SUNGAI DONAN CILACAPPenelitian berjudul Struktur Komunitas Makrobenthos di Sungai Donan Cilacap memiliki tujuan untuk mengetahui Struktur Komunitas Makrobenthos di Sungai Donan Cilacap. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey lapangan dengan pengambilan titik sampel sebanyak 4 titik sampel yang di ambil yaitu makrobenthos dan kualitas air fisika kimia antara lain Suhu, Salini-tas, pH, substrat, DO, san ammonia. Hasil dari penelitian ini adalah (1) indeks kelimpahan makrobenthos tertinggi terdapat pada stasiun I yaitu sebanyak 21 ind/m2, keragaman pada stasiun I dan IV termasuk dalam kategori keragaman sedang, sedangkan pada stasiun II dan III menunjukkan sebagai stasiun dengan keragaman rendah. Kemerataan makrobenthos I dan stasiun IV termasuk dengan indeks keseragaman yang tinggi E>0,60. (2) indeks dominansi makrobenthos menunjukan bahwa stasiun I dan IV memiliki nilai C mendekati 0 (C <0,5) berarti dominansi rendah. Sedangkan pada sasiun II dan III memiliki C mendekati 1(C>0,5) berarti memiliki dominansi tinggi atau terdapat jenis makrobenthos yang mendominasi.This research entitled The Community Structure of Makrobenthos in the Donan Cilacap River had purpose to determine the community structure of Makrobenthos in the Donan Cilacap River. This research was conducted using a field survey method with 4 stations to collect macrobenthos and water quality both of physics and chemistry, like as temperature, salinity, pH, substrate, DO, and ammonia. The results of this research were (1) the highest abundance index of macrobenthos was station I, which potential reached 21 ind/m2, stations I and IV had moderate diversity category, however, stations II and III had lowest diversity. Evenness of macrobenthos on station I and IV had high evennes index (E> 0.60) which had indication sperad evenly. (2) domination index showed that stations I and IV had C index close to zero (C <0.5) which had mean low dominance. Meanwhile, stations II and III had C index reached 1 (C> 0.5) had mean high dominance or had macrobenthos species domination.
2854731838C1I017043THE INFLUENCE OF COMPANY SIZE, COMPANY AGE, PROFITABILITY, SOLVENCY, AND CORPORATE GOVERNANCE ON AUDIT DELAY
(Empirical Study in Manufacture Company Listed in Indonesia Stock Exchange on 2017-2019)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Ukuran Perusahaan (SIZE), Umur Perusahaan (AGE), Profitabilitas (ROA), Solvabilitas (DAR), Kepemilikan Institusional (INST) dan Komisaris Independen (INDCO) terhadap Audit Delay. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 perusahaan. Metode purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan Regresi Berganda menunjukkan bahwa (1) variabel Ukuran Perusahaan (SIZE) secara parsial berpengaruh negatif terhadap Audit Delay pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. (2) Variabel Umur Perusahaan (AGE) secara parsial berpengaruh negatif terhadap Audit Delay pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. (3) Variabel Profitabilitas (ROA) secara parsial berpengaruh negatif terhadap Audit Delay pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. (4) Variabel Solvabilitas (DAR) secara parsial tidak berpengaruh terhadap Audit Delay pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. (5) Variabel Kepemilikan Institusional (INST) secara parsial tidak berpengaruh terhadap Audit Delay pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. (6) Variabel Komisaris Independen (INDCO) secara parsial berpengaruh negatif terhadap Audit Delay pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.The aim of this research is to analyze the influence of Company Size (SIZE), Company Age (AGE), Profitability (ROA), Solvency (DAR), Institutional Ownership (INST) and Independent Commissioner (INDCO) to Audit Delay. The research population are all manufacture companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The number of samples used in this study were 40 companies. Purposive sampling method was used to determine the sampels. Data was analyze using multiple regression analysis. Based on results of research and data analysis using Multiple Regression shows that (1) Company Size ( SIZE) variable partially has negative effect to Audit Delay of Manufacture companies listed in Indonesia Stock Exchange. (2) Company Age ( AGE ) variable partially has negative effect to Audit Delay of Manufacture companies listed in Indonesia Stock Exchange. (3) Profitability ( ROA ) variable partially has negative effect to Audit Delay of Manufacture companies listed in Indonesia Stock Exchange (4) Solvency ( DAR ) variable partially has no effect to Audit Delay of Manufacture companies listed in Indonesia Stock Exchange. (5) Institutional Ownership ( INST ) variable partially has no effect to Audit Delay of Manufacture companies listed in Indonesia Stock Exchange. (6) Independent Commissioner ( INDCO ) variable partially has negative effect to Audit Delay of Manufacture companies listed in Indonesia Stock Exchange.
2854831877G1A013009GAMBARAN TINGKAT PEMAHAMAN TENTANG HOMOSEKSUAL PADA REMAJA KELAS XI SMA NEGERI 1 PURWOKERTO
Latar Belakang: Di dalam kehidupan manusia tidak lepas dari yang namanya pro dan kontra dimana setiap manusia pernah mengalami permasalahan dalam hidup, termasuk bagaimana manusia harus menentukan orientasi seksual mereka baik secara konteks gender maupun perannya sebagai makhluk sosial. Homoseksualitas merupakan rasa tertarik pada orang-orang berjenis kelamin sama baik secara perasaan ataupun secara erotik, dengan atau tanpa hubungan fisik. Perkembangan kaum homoseksual disadari atau tidak, mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Indonesia menjadi negara dengan penduduk homoseksual terbanyak ke-5.
Tujuan: Mengetahui gambaran pemahaman tentang homoseksual pada remaja kelas XI SMA Negeri 1 Purwokerto.
Metode: Desain deskriptif sederhana dengan pendekatan kuantitatif dengan analisis univariate dan bivariate sampel yang diambil sebanyak 87 orang.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman yang kurang dengan presentase pemahaman <60% dari 11 pertanyaan dan hanya 2 pertanyaan dengan hasil tingkat pemahaman cukup dengan presentase pemahaman 60-75% Tidak ada dari responden yang menunjukkan hasil pemahaman yang baik dalam 13 pertanyaan penelitian ini
Kesimpulan: Menunjukkan tidak adanya responden yang memiliki tingkat pemahaman tentang homoseksual yang baik dalam menjawab pertanyaan dan sebanyak <60% memiliki tingkat pemahaman yang rendah
Background: In human life, there are pros and cons where every human being has experienced problem in life, including how humans must determine their sexual orientation, both in terms of gender and their role as social beings. Homosexuality is a feeling of attraction to people of the same sex both emotionally and erotically, with or without physical contact. Whether we realize it or not, the development of homosexuals has increased quite significantly from year to year. Indonesia is the country with the fifth most homosexual population.
Objective: To determine the understanding of homosexuality in class XI adolescents in SMA Negeri 1 Purwokerto.
Methods: Simple descriptive design with a quantitative approach with univariate and bivariate analysis, a sample of 87 people was taken.
Results: The results showed that the level of understanding was less with a percentage of understanding <60% of the 11 questions and only 2 questions with a sufficient level of understanding with a percentage of understanding 60-75%.
Conclusion: It shows that there are no respondents who have a good level of understanding about homosexuals in answering questions and as many as <60% have a low level of understanding
2854931791K1C016070PEMBUATAN MATERIAL PIEZOELEKTRIK BISMUTH NATRIUM TITANATE-STRONTIUM TITANATE (BNT-ST) DOPING Mn2O3 DENGAN METODE SOLID STATE REACTION DAN KARAKTERISASINYAPiezoelektrik merupakan fenomena listrik yang dihasilkan dari material padat dan kristal ketika material itu ditekan atau dikenai gaya eksternal. Material piezoelektrik yang paling banyak digunakan adalah Lead Zirconate Titanate (PZT) dengan kandungan 60% Timbal (Pb) dari komposisinya dan memiliki potensi berbahaya bagi lingkungan. Pada penelitian ini telah dilakukan pembuatan dan karakterisasi material piezoelektrik bebas timbal yang ramah lingkungan yaitu Bismuth Natrium Titanate-Strontium Titanate (BNT-ST) doping Mn2O3 menggunakan metode Solid State Reaction. Variasi konsentrasi doping Mn2O3 adalah 1, 2, 3, dan 4 dalam %mol. Pengujian karakterisasi dilakukan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), SEM-EDS, dan Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS). Material Bismuth Natrium Titanate-Strontium Titanate (BNT-ST) doping Mn2O3 menghasilkan tiga fasa kristal berupa Bi0,7Sr0,3MnO3, Bi4,5Na0,5Ti4O15, dan Na2Ti9O19 dengan struktur kristal berturut-turut yaitu orthorhombik, tetragonal, dan monoklinik. Komposisi optimumnya yaitu pada pemberian konsentrasi doping 4%mol Mn2O3 yang memiliki pola difraksi dengan puncak tertinggi di 2θ = 32,54°, nilai impedansi sebesar Z = 0,21 Ω, dan konstanta dielektrik sebesar εr = 1197 pada frekuensi tinggi 0,25 MHz dengan temperatur pengujian sampel sebesar T = 275°C.Piezoelectric is an electrical phenomenon that is produced from solid and crystalline materials when the material is pressed or subjected to an external force. The most widely used piezoelectric material is Lead Zirconate Titanate (PZT) which contains 60% Lead (Pb) of its composition and potentially damaging for environment. In this research has carried out the fabrication and characterization of environmentally friendly lead-free piezoelectric material, namely Bismuth Natrium Titanate-Strontium Titanate (BNT-ST) doping Mn2O3 using the solid state reaction method. The variation of Mn2O3 doping concentration is 1, 2, 3, and 4 in %mol. Characterization tests were performed using X-Ray Diffraction (XRD), SEM-EDS, and Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS). Material Bismuth Natrium Titanate-Strontium Titanate (BNT-ST) doping Mn2O3 produces three crystal phases in the form of Bi0,7Sr0,3MnO3; Bi4,5Na0,5Ti4O15; and Na2Ti9O19 with consecutive crystal structures in the form of orthorhombik, tetragonal, and monoclinic. The optimum composition is the doping concentration of 4%mol Mn2O3 which has a diffraction pattern with the highest peak intensity at 2θ = 32.54°, an impedance value of Z = 0.21 Ω, and a dielectric constant of εr = 1197 at a high frequency of 0.25 MHz with a sample experimental temperature of T = 275°C.
2855031879H1C016042STUDI GEOLOGI DAN PEMODELAN NUMERIK TSUNAMI 2006 DI WIDARAPAYUNG, CILACAPTsunami 2006 mengakibatkan 802 kematian, 498 cedera, 55 juta dolar kerugian dan 1623 rumah hancur. Besarnya kerusakan diakibatkan oleh kurangnya perencanaan mitigasi bencana tsunami. Dalam perencanaan mitigasi tsunami pemodelan tsunami dapat digunakan untuk mendapatkan data persebaran tsunami daerah pesisir dan hasil bajiran pada masing-masing daerah. Perhitungan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan model numerik COMCOT (Cornell Multi-grid Coupled Tsunami). Setelah dilakukan simulasi pemodelan, verifikasi dan re-kalibrasi dari 5 iterasi model dengan parameter yang berbeda, didapatkan model dengan nama Model 5 menghasilkan data terbaik. Data yang didapatkan yaitu berupa ketinggian maksimum tsunami, initial deformation, persebaran tsunami dan data penggenangan. Hasil pemodelan Model 5 menghasilkan initial condition dengan nilai tertinggi 5 meter. Ketinggian run-up tsunami maksimum pada pesisir selatan Jawa yaitu 3 hingga 4.2 m di Kota Cilacap, 4 hingga 5 m di Pantai Widarapayung, 3 hingga 4 m di Pantai Pantai Pangandaran, dan 10 hingga 11 m di Permisan. Dikarenakan tidak tersedianya data DTM maka data hasil pemodelan digunakan untuk mendelineasi besarnya ketinggian run-up dan kedalaman aliran. Hal ini dilakukan agar tidak menghasilkan peta penanggulangan yang underestimate. Deliniasi dilakukan dengan mempertimbangkan data simulasi, survei geomorfologi dan interview. Peta sebaran penggenangan dibagi menjadi 3 wilayah dengan kisaran 0-200 meter, 200-400 meter dan 400-600 meter. Daerah yang paling dekat dari garis pantai menghasilkan flow-depth 3-6 meter. Sedangkan daerah dengan kisaran 200-400 meter menghasilkan flow-depth 2-3 meter. Dan daerah dengan kisaran 400-600 meter menghasilkan flow-depth 0,1 - 2 meter.The 2006 tsunami resulted in 802 deaths, 498 injuries, 55 million losses and 1623 houses destroyed. The magnitude of the damage resulted from inadequate tsunami mitigation planning. On planning of tsunami mitigation, tsunami modeling can be used to obtain tsunami distribution throughout coastal area and their respective resulting inundations. Calculations of tsunami model were made by using COMCOT (Cornell Multi-grid Coupled Tsunami) numerical model. After modeling, verification and re-calibration of five iteration different models, tsunami model named Model 5 is obtained which produces the best data. The data obtained are maximum tsunami height, initial deformation, tsunami distribution and data inundation. Based on the modeling results obtained 5 different models with different data parameters. Model 5 produced initial conditions of 5 meters. Maximum tsunami run-up height on the southern coast of Java is 3 to 4.2 m in Cilacap City, 4 to 5 m at Widarapayung Beach, 3 to 4 m at Pangandaran Beach, and 10 to 11 m in Permisan. Due to the unavailability of DTM data, modeling results were used to delineate run-up heights and flow-depth. This was done so as not to produce an underestimated mitigation planning. Delineation was carried out by considering simulation data, geomorphological surveys and interviews. Inundation distribution map was devided into 3 areas with range of 0-200 meter, 200-400 meter and 400-600 meters. Area of the closest from coastal line produced flow height of 3-6 meters. While area with range of 200-400 meters produced flow heights of 2-3 meters. And area with range of 400-600 meters produced flow-depth height of 0.1 - 2 meters.
2855131869C1A016111DAMPAK PANDEMI TERHADAP HARGA DAN KETERSEDIAAN BAHAN POKOK DI INDONESIAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan karena adanya pandemi terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok.Variabel yang digunakan adalah harga bahan pokok dan ketersediaan bahan pokok di Indonesia sebelum dan sesudah adanya pandemi.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis menggunakan metode uji beda rata-rata didapatkan hasil (1) adanya perbedaan rata-rata harga beras, (2) adanya perbedaan rata-rata harga daging ayam,(3) tidak adanya perbedaan rata-rata harga daging sapi, (4) adanya perbedaan rata-rata harga daging ayam, (5) adanya perbedaan rata-rata harga bawang merah (6) adanya perbedaan rata-rata harga bawang putih,(7) adanya perbedaan rata-rata harga cabai merah,(8) adanya perbedaan rata-rata harga cabai rawit,(9) tidak adanya perbeaan rata-rata harga minyak goreng,(10) adanya perbedaan rata-rata harga gula pasir,(11) tidak adanya perbedaan rata-rata ketersediaan bahan pokok.
Implikasi dan kesimpulan penelitian ini hasil penelitian maka implikasi dari penelitian adalah beberapa harga bahan pokok mengalami perubahan adapula harga bahan pokok tidak mengalami perubahan, berbeda dengan ketersediaan bahan pokok rata-rata ketersediaan bahan pokok tidak mengalami perubahan.Melihat hasil penelitian pemerintah bisa melakukan kebijakan mengenai harga-harga bahan pokok di mana pemerintah bisa menerapkan kebijakan harga yaitu penetapan harga tertinggi dan harga terendah untuk melindungi konsumen dan produsen sedangkan untuk ketersediaan pemerintah harus mempunyai stok bahan pokok yang lebih banyak untuk berjaga-jaga apabila suatu hari.menghadapi keadaan tidak terduga,sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi dan harga lebih stabil.
This study aims to determine the impact caused by the Covid-19 outbreak on prices of staples and availability of staples. The variables used are prices of basic commodities and availability of staples in Indonesia before and after the Covid-19.
Based on the results of research and analysis using the average difference test method, the results were (1) there was a difference in the average price of rice, (2) there was a difference in the average price of chicken meat, (3) there was no difference in the average price of beef, (4) there is a difference in the average price of chicken meat, (5) there is a difference in the average price of shallots (6) there is a difference in the average price of garlic, (7) there is a difference in the average price of red chili, (8) there is a difference in the average price of cayenne pepper, (9) there is no difference in the average price of cooking oil, (10) there is a difference in the average price of sugar, (11) there is no difference in the average availability of basic commodities.
Implications and conclusions of this study Based on the results of the study, the implications of this research are that some prices of basic commodities have changed and the prices of basic commodities have not changed, in contrast to the availability of basic commodities, the average availability of basic commodities has not changed. By looking at the results of research, the government can make policies regarding the prices of basic commodities where the government can implement a price policy, namely the setting of the highest and lowest prices to protect consumers and producers, while for the availability of the government, the government must have more stock of staples just in case one day it faces unexpected circumstances, so that community needs are met and prices are more stable
2855231880E1A014180CERAI GUGAT KARENA
PELANGGARAN TAKLIK TALAK (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Banyumas Nomor 1121/Pdt.G/2020/PA.Bms)
ABSTRAK

CERAI GUGAT KARENA PELANGGARAN TAKLIK TALAK
(Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Banyumas
Nomor 1121/Pdt.G/2020/PA.Bms)


Perkawinan seorang laki-laki dengan seorang perempuan didasari oleh sukarela dan keadilan, akan tetapi dalam perjalanannya muncul permasalahan rumah tangga yang mengakibatkan perceraian. Majelis hakim memutus perkawinan karena perceraian disebabkan terjadi perselisihan dan pertengkaran disertai pelanggaran taklik talak. Peneliti melakukan penelitian guna penyusunan tugas akhir penulisan hukum dengan judul “CERAI GUGAT KARENA PELANGGARAN TAKLIK TALAK” (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Banyumas Nomor : 1121/ Pdt.G/2020/PA.Bms)
Bagaimana pertimbangan hukum Hakim dalam mengabulkan cerai gugat karena perselisihan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan hukum secara yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian preskriptif. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah Putusan Pengadilan Agama Banyumas Nomor : 1121/ Pdt.G/2020/PA.Bms, undang-undang serta buku-buku. Data yang diperoleh disajikan secara sistematis dan terperinci, dan analisis data dilakukan secara normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai cerai gugat karena taklik talak pada putusan Pengadilan Agama Banyumas Nomor : 1121/ Pdt.G/2020/PA.Bms, dapat disimpulkan bahwa Pengadilan Agama Banyumas berhak memeriksa berdasarkan Pasal 49 ayat (1) selanjutnya Pasal 39 ayat (2) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam. Hakim dapat menambahkan dengan Pasal 116 huruf (g) angka 2 dan 4 Kompilasi Hukum Islam sesuai dengan kasusnya bahwa tergugat tidak memberi nafkah wajib kepada istrinya selama lebih dari 3 (tiga) bulan lamanya sehingga membuat hubungan yang tidak harmonis lagi.


Kata kunci: Cerai Gugat, Taklik Talak









ABSTRACT

DISCLAIMER DUE TO VIOLATION OF TAKLIK FAIL
(Juridical Review of the Banyumas Religious Court Decision
Number 1121 / Pdt.G / 2020 / PA.Bms)

The marriage of a man and a woman is based on voluntary and fairness, but along the way, there are domestic problems that lead to divorce. The panel of judges terminated the marriage due to divorce due to disputes and quarrels accompanied by violations of taklik divorce. Researchers researched in order to compile a final legal writing project entitled "ACCUSED DECISION FOR TAKLIK VIOLATION OF TALAK" (Juridical Review of the Banyumas Court Decision Number: 1121 / Pdt.G / 2020 / PA.Bms)
How is the Judge's legal consideration in granting a lawsuit due to a dispute. This study uses a normative juridical legal approach, with prescriptive research specifications. In this study, the data source used was the Banyumas Religious Court Decision Number: 1121 / Pdt.G / 2020 / PA.Bms, laws, and books. The data obtained were presented systematically and in detail, and data analysis was carried out in a normative qualitative manner.
Based on the results of research and discussion regarding the suicidal divorce due to taklik talak in the Banyumas Religious Court decision Number: 1121 / Pdt.G / 2020 / PA.Bms, it can be concluded that the Banyumas Religious Court has the right to examine based on Article 49 paragraph (1) into Article 39 paragraph ( 2) Law Number 1 of 1974 concerning Marriage and Article 19 letter (f) of Government Regulation Number 9 of 1975 jo. Article 116 letter (f) Compilation of Islamic Law. The judge can add Article 116 letter (g) numbers 2 and 4 of the Compilation of Islamic Law by the case that the defendant did not provide compulsory support to his wife for more than 3 (three) months so that the relationship was not harmonious anymore.

Keywords: Divorce, Taklik Divorce


2855331881A1A116026ANALISIS TREN IMPOR GULA KRISTAL MENTAH (RAW SUGAR) DI INDONESIA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYAGula kristal mentah adalah sukrosa yang dibuat dari tebu atau bit melalui proses defikasi yang tidak dapat langsung dikonsumsi sebelum melalui proses pemurnian. Jenis gula inilah yang banyak diimpor untuk kemudian diolah menjadi gula kristal putih maupun gula rafinasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui tren volume impor gula di Indonesia lima tahun yang akan datang, 2) menganalisis variabel produksi gula, konsumsi gula, harga gula domestik, harga gula internasional, dan nilai tukar rupiah pengaruhnya terhadap permintaan impor gula di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan data instansi pemerintah dan badan internasional terkait yang memiliki dokumentasi data mengenai kegiatan importir gula kristal mentah dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada 1 sampai 30 September 2020. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis yang dipergunakan adalah metode analisis proyeksi trend dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Proyeksi impor gula Indonesia garis tren kuadratik dengan persamaan Y = 355638 + 24464 X + 1209 X2. Peningkatan yang terjadi pada proyeksi dari tahun 2020 sampai 2024 rata-rata sebesar 4,70 persen per tahun. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi volume impor gula seperti konsumsi gula, harga gula domestik dan nilai tukar rupiah berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume impor gula sedangkan produksi gula dan harga gula internasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap volume impor gula.Raw sugar is sucrose made from sugar cane or beet through a process of deification that cannot be consumed directly before going through the purification process. This type of sugar is widely imported to be processed into white crystal sugar and refined sugar. This study aims to: 1) find out the trend of sugar import volume in Indonesia in the next five years, 2) analyze the variables of sugar production, sugar consumption, domestic sugar prices, international sugar prices, and the rupiah exchange rate affecting the demand for sugar imports in Indonesia. This research was conducted by data collection of government agencies and related international agencies that have data documentation on the activities of importers of raw crystal sugar. The research was conducted in 1 to 30 September 2020. The type of data used is secondary data. The research method used is trend projection analysis method and multiple linear regression analysis. The results showed: 1) Projection of Indonesian sugar imports quadratic trend line with equation Y = 209642 + 47875 X + 2461 X2. The increase in projections from 2020 to 2024 averages 4.70 percent per year. 2) Factors that affect the volume of sugar imports such as sugar consumption, domestic sugar prices and rupiah exchange rate have a positive and significant effect on the volume of sugar imports while sugar production and international sugar prices have a negative and significant effect on the volume of sugar imports.
2855431883I1A016108Analisis Efektivitas Bank Sampah Srayan Makarya Sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Di Kelurahan Bobosan Purwokerto.Latar Belakang: Bank sampah adalah salah satu upaya untuk mengurangi volume sampah dan alternatif baru dalam pengelolaan sampah. Sebagai program baru, terdapat kendala terkait pengelolaannya yang belum maksimal. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Bank Sampah Srayan Makarya sebagai alternatif pengelolaan sampah di Kelurahan Bobosan. Metodologi: Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek penelitian terbagi menjadi dua kelompok. Pihak internal meliputi ketua, wakil, sekertaris, dan bendahara Bank Sampah Srayan Makarya dan pihak pendukung antara lain Kepala Kelurahan Bobosan, dan nasabah Bank Sampah Srayan Makarya. Instrumen penelitian yang digunakan antara lain wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis interaktif dan validasi data yang menggunakan triangulasi data sumber. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perkembangan Bank Sampah Srayan Makarya di Kelurahan Bobosan berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dalam perkembangan Bank Sampah Srayan Makarya di Kelurahan Bobosan dengan melakukan sosialisasi, kegiatan menabung sampah, pelatihan pembuatan kerajinan daur ulang sampah, pembuatan kompos limbah rumah tangga, serta penyuluhan pengelolaan sampah. Kesimpulan: Terkait efektivitasnya, pelaksanaan Bank Sampah Srayan Makarya di Kelurahan Bobosan sebagai alternatif pengelolaan sampah dapat dikatakan efektif. Faktor yang mempengaruhi efektivitas Bank Sampah Srayan Makarya adalah tatanan manajemen operasional yang jelas dalam mekanisme pengelolaan sampah, keberhasilan pengelolaan sampah yang didukung oleh masyarakat, dan pemerintah. Tetapi, Bank Sampah Srayan Makarya memiliki kendala dalam mengenai kaderisasi pengurus.Background: Waste bank is an effort to reduce waste volume and a new alternative in waste management. As a new program, there are obstacles related to its not optimal management. This research aims to determine the effectiveness of the Srayan Makarya Waste Bank as an alternative to waste management in Bobosan Village. Methodology: This type of research uses qualitative methods with a descriptive approach. The research subjects were divided into two groups. Internal parties include the chairman, deputy, secretary, and treasurer of the Srayan Makarya Garbage Bank and supporting parties, including the Head of Kelurahan Bobosan, and the customers of the Srayan Makarya Garbage Bank. The research instruments used include interviews, observation, and documentation. Data analysis used interactive analysis and data validation using triangulation of source data. Results: The results showed that in general the development of the Srayan Makarya Garbage Bank in Bobosan Village went well. This is evidenced in the development of the Srayan Makarya Waste Bank in Bobosan Village by conducting socialization, saving waste activities, training on making waste recycling crafts, making household waste compost, and counseling on waste management. Conclusion: Regarding its effectiveness, the implementation of the Srayan Makarya Waste Bank in Bobosan Village as an alternative waste management can be said to be effective. The factors that influence the effectiveness of the Srayan Makarya Waste Bank are a clear operational management structure in the waste management mechanism, the success of waste management supported by the community and the government. However, the Srayan Makarya Waste Bank has problems regarding the cadre formation of its management.
2855531885A1D016101PENGARUH PUPUK NPK-SR DAN TAKARAN JERAMI TERHADAP SIFAT KIMIA
TANAH DAN EMISI AMONIAK PADA TANAMAN PADI DI ULTISOL
Pupuk urea digunakan secara terus menerus untuk menyuburkan tanaman padi. Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan perubahan struktur tanah, akumulasi residu unsur-unsur kimia seperti N dalam tanah, dan emisi amoniak. Upaya mengatasi hal tersebut yaitu penggunaan pupuk NPK-SR (Slow Release). Penggunaan pupuk NPK-SR dapat mengurangi terjadinya emisi amoniak. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh komposisi pupuk NPK-SR dan takaran jerami terhadap perubahan sifat kimia tanah dan emisi amoniak pada tanaman padi di Ultisol dan 2) mengetahui perlakuan pupuk NPK-SR dan takaran jerami yang terbaik terhadap K-tersedia tanah dan emisi amoniak pada tanaman padi di Ultisol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa takaran jerami memberikan pengaruh terhadap daya hantar listrik, potensial reduksi-oksidasi (redoks), C-organik, N-total dan K-tersedia pada tanaman padi di Ultisol. Aplikasi pupuk NPK-SR memberikan pengaruh terhadap daya hantar listrik, pH H2O, N-total, dan K-tersedia serta memberikan pengaruh juga terhadap emisi amoniak (NH3) pada tanaman padi di Ultisol. Selain itu, takaran jerami dan pupuk NPK-SR memberikan interaksi terhadap daya hantar listrik, N-total dan K-tersedia pada tanaman padi di Ultisol. Perlakuan takaran jerami dan pupuk NPK-SR terbaik terhadap K tersedia tanah pada tanaman padi di Ultisol berdasarkan penelitian ini yaitu takaran jerami setara 40 ton/ha dengan pupuk NPK-SR komposisi 15-15-20 sebesar 27,5 me/100 g. Sedangkan, perlakuan takaran jerami dan pupuk NPK-SR terbaik terhadap emisi amoniak (NH3) pada tanaman padi di Ultisol yaitu perlakuan jerami setara 40 ton/ha sebesar 2,11 mg N/cm2 dan pupuk NPK-SR komposisi 15-15-10 sebesar 2,41 mg N/cm2.Urea fertilizer is usually used continuously to fertilize rice plants. Excessive use can lead to changes in soil structure, residual accumulation of chemical elements such as N, P, and K in the soil, and ammonia volatilization. Efforts to overcome this is the use of NPK-SR (Slow Release) fertilizer. In addition to being a source of plant nutrients, the use of NPK-SR fertilizer can reduce the occurrence of ammonia volatilization. This study aims to 1) know the influence of NPK-SR fertilizer composition and straw measure on changes in soil chemical properties and ammonia volatilization in rice plants in Ultisol and 2) know the treatment of NPK-SR fertilizer and the best straw dose to K-available soil and ammonia volatilization in rice plants in Ultisol. The results showed that the dose of straw influenced the changes in soil chemical properties such as conductivity delivery power, reduction-oxidation potential (redox), C-organic, N-total and K-available in rice plants in Ultisol. While the application of NPK-SR fertilizer gives an influence on changes in soil chemical properties such as electric delivery power, pH H2O, N-total, and K-available and also influences ammonia volatilization (NH3)on rice plants in Ultisol. In addition, the measure of straw and NPK-SR fertilizer provides interaction to changes in soil chemical properties such as conductivity delivery power, N-total and K-available on rice plants in Ultisol. The best treatment of straw and NPK-SR fertilizer against K is available in rice plants in Ultisol based on this study, which is the equivalent of straw 40 tons/ha with NPK-SR fertilizer composition of 15-15-20 of 27,5 me/100 g. Meanwhile, the best treatment of straw and NPK-SR fertilizer for ammonia volatilization (NH3) in rice plants in Ultisol is straw 40 tons/ha of 2,11 mg N/cm2 and NPK-SR fertilizer composition of 15-15-10 by 2,41 mg N/cm2.
2855631886L1C016029KAJIAN KONDISI TERUMBU KARANG (HARD CORAL) DAN IKAN KARANG TAHUN 2016 - 2018 DI PERAIRAN BUTON, SULAWESI TENGGARAPenelitian ini berjudul “Kajian Kondisi Terumbu Karang (Hard Coral) Dan Ikan Karang Tahun 2016–2018 di Perairan Buton Sulawesi Tenggara”. Tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi persentase tutupan karang (Hard Coral), biomassa dan struktur komunitas ikan karang yang meliputi kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dominansi, mengetahui hubungan persentase tutupan karang dengan biomassa dan struktur komunitas ikan karang. Metode yang digunakan yaitu metode survei, sampel diambil dengan metode Underwater Photo Transect (UPT) selanjutnya dianalisis menggunakan CPCe, Underwater Visual Census (UVC) dan Sticks. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kondisi persentase tutupan karang (Hard Coral) termasuk kategori sedang (2016: 28,88% ; 2017: 37,28% ; 2018: 35,76%). Biomassa ikan karang tahun 2016 – 2018 termasuk kategori rendah (548,29 – 967,3kg/ha). Kelimpahan ikan karang termasuk kategori melimpah (206,53 – 290,90/350m2). Keanekaragaman (H’) ikan karang termasuk kategori sedang (1,84 – 2,18). Keseragaman (E) ikan karang termasuk kategori tinggi (0,80 – 0,83). Dominansi (C) ikan karang termasuk kategori rendah (0,18 – 0,23). Hubungan persentase tutupan karang (Hard Coral) memiliki korelasi yang rendah terhadap biomassa (r=0,203), hubungan persentase tutupan karang (Hard Coral) terhadap struktur komunitas ikan karang memiliki korelasi yang bervariasi, meliputi kelimpahan (r=0,332; rendah), keanekaragaman (H’) (r=0,465; sedang), keseragaman (E) (r=0,132; sangat rendah), dominansi (C) (r=0,440; sedang).This research is entitled "Study of the Condition of Coral Reefs (Hard Coral) and Coral Fish on 2016–2018 in Buton Waters, Southeast Sulawesi". The research objective was to determine the condition of the percentage of coral cover (Hard Coral), biomass and community structure of reef fish which included abundance, diversity, uniformity, dominance, to determine the relationship between the percentage of coral cover and the biomass and structure of the reef fish community. The method used is the survey method, the sample was taken using the Underwater Photo Transect (UPT) method then analyzed using CPCe, Underwater Visual Census (UVC) and Sticks. Based on the research results, it is known that the condition of the percentage of coral cover (Hard Coral) is in the medium category (2016: 28.88% ; 2017: 37.28% ; 2018: 35.76%). The reef fish biomass on 2016 - 2018 was categorized as low (548.29 - 967.3 kg/ha). The abundance of reef fish is categorized as abundant (206.53 - 290.90/350m2). Diversity (H') of reef fish is in the medium category (1.84 - 2.18). Uniformity (E) of reef fish is in the high category (0.80 - 0.83). The dominance (C) of reef fish is in the low category (0.18 - 0.23). The relationship between the percentage of coral cover (Hard Coral) has a low correlation to biomass (r=0.203), the relationship between the percentage of coral cover (Hard Coral) to the structure of the reef fish community has varied correlations, including abundance (r=0.332; low), diversity (H') (r=0.465; moderate), uniformity (E) (r=0.132; very low), dominance (C) (r=0.440; moderate).
2855731891E1A014028PENERAPAN PEMBERHENTIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL TERHADAP PUTUSAN YANG BERKEKUATAN HUKUM TETAP KARENA TINDAK PIDANAPENERAPAN PEMBERHENTIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL TERHADAP PUTUSAN YANG BERKEKUATAN HUKUM TETAP KARENA TINDAK PIDANA

Oleh : Sudrajat Ismayadi

ABSTRAK

Berdasarkan Pasal 247 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil terdapat frasa “PNS dapat diberhentikan dengan hormat atau tidak diberhentikan” merupakan keputusan yang bersifat alternatif yang dalam praktiknya menimbulkan ketidakjelasan atau ketidakpastian hukum dan berpotensi terjadinya tindakan yang sewenang-wenang dalam penjatuhan hukuman disiplin terhadap PNS karena ketiadaan kriteria sebagai dasar pertimbangan terhadap PNS diberhentikan dengan hormat atau tidak diberhentikan.

Penelitian ini merupakan penelitian bertipe yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang meletakkan hukum sebagai sebuah bangunan sistem norma mengenai asas-asas, norma, kaidah dari peraturan perundang-undangan, serta doktrin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan kriteria yang menjadi dasar pertimbangan pemberhentian PNS karena tindak pidana dan penerapan penjatuhan hukuman terhadap PNS yang terlibat tindak pidana berdasarkan Pasal 247 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kriteria yang digunakan sebagai dasar pertimbangan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil karena tindak pidana berdasarkan Pasal 247 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil adalah jenis tindak pidana yang dilakukan, berat atau ringannya tindak pidana yang dilakukan, faktor pendorong atau penyebab terjadinya tindak pidana, dan dampak yang timbul terhadap Unit Kerja, Instansi, dan Pemerintah/Negara. Penerapan penjatuhan hukuman terhadap Pegawai Negeri Sipil yang terlibat tindak pidana berdasarkan Pasal 247 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil tahapan-tahapannya diawali dengan pemberhentian sementara, pengaktifan kembali, dan proses Penjatuhan Hukuman Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang didasarkan pada Pasal 23 sampai dengan Pasal 31 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS yang dimulai dari tahap pemanggilan, pemeriksaan, penjatuhan hukuman, dan penyampaian keputusan hukuman.
IMPLEMENTATION OF DISCONTINUATION OR DISMISSAL OF CIVIL SERVANTS AGAINST DECISIONS WITH PERMANENT LEGAL STRUCTURE

By : Sudrajat Ismayadi

ABSTRACT

Based on Article 247 of Government Regulation Number 11, Year 2017 about the Management of Civil Servants contained the phrase "Civil Servants can be dishcharged or dismissed with respect or not be dismissed" is an alternative decision which in practice creates uncertainty or legal uncertainty and has the potential for the practice of arbitrariness in imposing disciplinary penalties against civil servants in the absence of criteria as a basis for judgment to dismiss civil servants with respect or not.

This research is a normative juridical type, namely legal research that places law as a norm system building regarding the principles, norms, rules of statutory regulations, and doctrine. This study aims to analyze and formulate criteria that are the basis for consideration of dismissal of civil servants for criminal acts and the implementation of punishment for civil servants who are involved in criminal acts based on Article 247 of Government Regulation Number 11 Year 2017 about the Management of Civil Servants.

Based on the results of the study, it can be concluded that the criteria used as the basis for consideration of dismissal of civil servants due to criminal acts based on Article 247 of Government Regulation Number 11 Year 2017 about the Management of Civil Servants are the types of criminal acts committed, the severity or lightness of the criminal acts committed, the factors driving or causing a crime, and its impact on the Work Unit, Agencies, and the Government / State. The application of the imposition of penalties for Civil Servants who are involved in criminal acts based on Article 247 of Government Regulation Number 11 Year 2017 about the Management of Civil Servants, the phases begin with a temporary dismissal, reactivation, and the process of imposing Civil Servant Discipline Punishment based on Articles 23 to Article 31 Government Regulation Number 53 Year 2010 about the Civil Servant Discipline which starts from the phases of calling, examinations, imposing sentences, and submitting sentencing decisions.
2855831882A1L014045PERTUMBUHAN, HASIL, DAN KETAHANAN PENYAKIT BAWANG MERAH PADA PEMBERIAN POC SO KONTAN FERT DAN BIO T-10Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang berperan penting bagi masyarakat, baik dilihat dari nilai ekonomisnya maupun kandungan gizinya. Budidaya bawang merah seringkali tidak memperhatikan faktor lingkungan yaitu para petani menggunakan pupuk anorganik yang berlebihan sehingga mengakibatkan kesuburan tanah menurun. Pupuk Organik Cair (POC) diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah karena kandungan haranya yang lengkap baik mikro maupun makro serta mampu memperbaiki kualitas tanah. Pertumbuhan produksi yang terus meningkat diiringi dengan meningkatnya serangan hama dan penyakit. Salah satu penyakit bawang merah yang harus diwaspadai adalah penyakit layu Fusarium yang disebabkan oleh patogen Fusarium oxysporum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan interaksi pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah serta pemanfaatan Biopestisida terhadap ketahanan bawang merah terhadap penyakit. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2019 di Desa Tambaksari Kidul, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor perlakuan yaitu konsentrasi pupuk organik cair SO Kontan Fert yang terdiri dari 4 taraf yaitu D0 (0 ml/m2), D1 (1000 ml/m2), D2 (1500 ml/m2), D3 (2000 ml/m2), dan BIO T-10 yang terdiri dari 3 taraf yaitu T0 (0 ml/m2), T1 (1000 ml/m2), T2 (1500 ml/m2). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah, berat kering, hasil umbi per rumpun, hasil umbi per petak dan intensitas serangan penyakit. Hasil penelitian menunjukkan: Konsentrasi POC meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, dan hasil umbi per petak. Dosis BIO T-10 meningkatkan tinggi tanaman, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering, hasil umbi per petak, dan meningkatkan ketahanan bawang merah terhadap intensitas serangan penyakit. Interaksi POC dan BIO T-10 berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan ketahanan bawang merah terhadap intensitas serangan penyakit.Shallots (Allium ascalonicum L.) are a vegetable commodity that plays an important role in the community, both in terms of their economic value and nutritional content. Onion cultivation often does not pay attention to environmental factors, namely farmers using excessive inorganic fertilizers, which results in decreased soil fertility. Liquid Organic Fertilizer (LOF) is expected to be able to increase the growth and production of shallot plants because of its complete nutrient content both micro and macro and is able to improve soil quality. Production growth continues to increase accompanied by an increase in pest and disease attacks. One of the shallot diseases to watch out for is Fusarium wilt, which is caused by the pathogen Fusarium oxysporum. The purpose of this study was to determine the effect of concentration and interaction of liquid organic fertilizer on the growth and yield of shallots and the use of biopesticides on the resistance of shallots to disease. The research was conducted from May to July 2019 in Tambaksari Kidul Village, Kembaran District, Banyumas Regency. The design used in this study was a factorial randomized block design with two treatment factors, namely the concentration of liquid organic fertilizer SO Kontan Fert consisting of 4 levels, namely D0 (0 ml/m2), D1 (1000 ml/m2), D2 ( 1500 ml/m2), D3 (2000 ml/m2), and BIO T-10 which consists of 3 levels, namely T0 (0 ml/m2), T1 (1000 ml/m2), T2 (1500 ml/m2). The variables observed included plant height, number of leaves, wet weight, dry weight, tuber yield per clump, tuber yield per plot, and intensity of disease attack. The results showed: LOF concentration increased plant height, leaf number, and tuber yield per plot. The dose of BIO T-10 increased plant height, fresh plant weight, dry plant weight, tuber yield per plot, and the resistance of shallots to the intensity of disease attacks. The interaction of LOF and BIO T-10 had a significant effect on the number of leaves and the resistance of shallots to the intensity of disease attacks.
2855931888F1C016050Pola Komunikasi Anggota Sanggar Seni Blakasuta dalam Melestarikan Budaya Dalang JemblungSanggar Seni Blakasuta merupakan forum komunikasi antarseniman. Sanggar Seni Blakasuta berdiri sejak 9 Agustus 2016 dengan beranggotakan 22 orang. Merebaknya pengaruh budaya asinglah yang menjadi alasan sanggar ini berdiri dan juga sebagai sarana media komunikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola komunikasi kelompok apa yang dilakukan oleh Sanggar Seni Blakasuta serta faktor penghambat dan pendukungnya. Penelitian ini menggunkan Symbolic Convergence Theory dengan metode analisis tema (FTA). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan informan utama yang berasal dari dalam Sanggar Seni Blakasuta dan informan pendukung yang berasal dari luar Sanggar Seni Blakasuta. Teknik analisis data dilakukan dalam tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Metode yang dilakukan adalah triangulasi sumber data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga pola komunikasi yaitu komuniaksi sekunder, linear, dan sirkular. Faktor penghambat komunikasi sanggar ini terletak pada saluran/media, dan persepsi berdasarkan pengalaman dan faktor pendukungnya yaitu persamaan bahasa.Blakasuta Art Studio is a forum for communication between artists. Blakasuta Art Studio was founded on August 9, 2016 with 22 members. The spread of foreign cultural influences is the reason this studio was founded and also as a means of communication media. This research was conducted to determine what group communication patterns were carried out by the Blakasuta Art Studio and its inhibiting and supporting factors. This study uses Symbolic Convergence Theory with the theme analysis method (FTA). Data collection techniques through in-depth interviews with main informants from within the Blakasuta Art Studio and supporting informants from outside the studio.The data analysis technique is namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The methods the triangulation of data sources.The results of this study indicate that the communication patterns built in the studio are secondary, linear, and circular. The inhibiting factors for communication in this center lie in the channels/media, and perceptions based on experience and supporting factor is the same language.
2856031889A1D017005PERTUMBUHAN TUNAS DUA VARIETAS JERUK SIAM HASIL RADIASI SINAR GAMMA YANG DISAMBUNGKAN PADA JERUK SIAM BERUMUR LIMA TAHUNRINGKASAN
Jeruk merupakan salah satu komoditas hortikultura yang layak untuk dikembangkan, karena usaha tani jeruk memberikan keuntungan yang tinggi, sehingga dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan petani. Jenis jeruk sangat beragam salah satunya yaitu jeruk siam yang mendominasi produksi jeruk di Indonesia. Namun, jeruk siam mempunyai bagian yang tidak dikonsumsi paling banyak di antara jenis lainnya. Limbah tersebut berupa sisa yang dimakan yaitu kulit buah dan biji. Jeruk siam masih mempunyai biji yang relatif banyak (14-24 biji per buah) dan mempunyai warna kulit yang belum begitu menarik sehingga kalah bersaing dengan jeruk yang diproduksi negara lain. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan mutu buah jeruk melalui pemuliaan. Perbaikan sifat genetik dan agronomi tanaman dapat dilakukan melalui pemuliaan dengan cara mutasi. Radiasi sinar gamma merupakan mutagen paling banyak digunakan untuk menghasilkan karakter yang diinginkan untuk pemuliaan tanaman karena kemampuan penetrasinya jauh ke dalam jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendapatkan dosis radiasi sinar gamma yang efektif bagi keberhasilan sambung pucuk dan pertumbuhan tanaman jeruk, 2) mengkaji keragaman sifat agronomik entres dua varietas jeruk siam yang disambungkan pada jeruk siam berumur 5 tahun, 3) mengetahui respon dua varietas jeruk siam terhadap radiasi sinar gamma.
Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Oktober 2020 sampai Januari 2021, bertempat di kebun jeruk, Karanggude, Karanglewas, Banyumas. Rancangan penelitian yang digunakan yakni Rancangan Acak Kelompok dengan menggunakan 2 faktor. Faktor pertama yaitu dosis radiasi sinar gamma (dosis radiasi 30 gy, dosis radiasi 40 gy, dosis radiasi 50 gy, dan dosis radiasi 60 gy) dan faktor kedua yaitu jenis varietas jeruk siam (jeruk Siam Madu dan jeruk Siam Cilacap). Variabel yang diamati yaitu persentase sambung jadi, saat pecah tunas, jumlah mata tunas, panjang mata tunas, panjang ruas, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, luas daun, dan kehijauan daun. Data diuji F dan apabila terdapat keragaman antar perlakuan dilanjutkan uji lanjut Duncan Multiple Range Test pada taraf kesalahan 5%.
Hasil penelitian menunjukkan dosis radiasi sinar gamma yang efektif dalam mempengaruhi keberhasilan sambung pucuk dan pertumbuhan entres jeruk siam belum dapat diketahui, karena dosis radiasi sinar gamma yang dicoba hanya berpengaruh terhadap jumlah mata tunas. Varietas siam madu memiliki karakteristik agronomi yang lebih baik dibuktikan dengan persentase sambung jadi lebih banyak, panjang ruas dan panjang daun lebih panjang, lebar daun lebih lebar, luas daun lebih luas serta kehijauan daun lebih hijau dibandingkan dengan siam cilacap. Dosis radiasi sinar gamma dan varietas jeruk siam tidak menunjukkan interaksi, hal ini menunjukkan kedua faktor tersebut tidak saling mempengaruhi.
SUMMARY

Citrus is a horticulture commodity that is feasible to develop, because citrus farming provides high profits, so that it can be used as a source income for farmers. There are various types of citrus, siam orange dominates production of citrus in Indonesia. However, siam orange have edible waste can't consumed parts among other types. The waste is in the form of edible waste, fruit skins and seeds. Siam orange still has relatively many seeds (14-24 seeds per fruit) and has a skin color that is not attractive cannot compete with oranges produced in other countries. Therefore, it is necessary improve the quality of citrus fruits through breeding. Improvement genetic and agronomic traits of plants can be done through breeding by means of mutations. Gamma radiation is the mutagen most widely used to produce desired character for plant breeding because of its ability to penetrate deep into the tissue. This study aims to: 1) citrus find outan effective dose of gamma radiation for the success of shoot grafting and growth of citrus plants 2) examine the diversity of agronomic properties of two varieties of orange siam graft to 5 year old siam, 3) find out interaction varieties siam oranges and gamma radiation on changes in the morphology of interstook siam orange.
This research was conducted from October 2020 to January 2021, at the citrus plantation, Karanggude, Karanglewas, Banyumas. The research design used was a randomized block design using 2 factors. The first factor is the dose of gamma radiation (30 Gy radiation dose, 40 Gy radiation dose, 50 Gy radiation dose, and 60 Gy radiation dose) and the second factor is the types of varieties of siam oranges (Siam Madu and Siam Cilacap). The variables observed included the percentage of grafting, shoot break time, number of buds, length of shoots, length of internodes, number of leaves, leaf length, leaf width, leaf area, and leaf greenness. The data were tested for F and if there was variation between treatments, then continued with the Duncan Multiple Range Test at an error level of 5%.
The results showed dose of gamma radiation which is effective in influencing success of grafting and growth siam orange not yet known, because the radiation dose tested only affects the number of buds. Siam Madu varieties have better agronomic characteristics as evidenced by the higher percentage of grafting, longer internodes and leaf lengths, wider leaf width, wider leaf area and greener leaves compared to Siam cilacap. The dose of gamma radiation and Siam orange varieties did not show any interaction, this shows that these two factors do not influence each other.