Home
Login.
Artikelilmiahs
25793
Update
MALIK ALFAZARI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN SKALA USAHA DAN PENDAPATAN DENGAN MOTIVASI PETERNAK SAPI PERAH DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian dilaksanakan pada tanggal 17 Januari sampai dengan tanggal 27 Januari 2019 di Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Tujuan Penelitian ini adalah 1). Mengetahui skala usaha dan pendapatan peternak sapi perah di Kabupaten Banyumas. 2). Mengetahui tingkat motivasi peternak sapi perah di Kabupaten Banyumas. 3). Mengetahui hubungan skala usaha dan pendapatan dengan motivasi peternak sapi perah di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Penetapan wilayah, dilakukan secara purposive sampling yaitu dengan memilih kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang Kabupaten karena wilayah ini merupakan daerah sentra peternakan sapi perah. Penetapan responden, dilakukan secara sensus yang tergabung dalam kelompok sebanyak 20 peternak di Kecamatan Baturraden dan 10 peternak di Kecamatan Sumbang sehingga total responden sebanyak 30 orang. Skala usaha, adalah jumlah ternak yang dimiliki peternak yang dihitung dalam saatuan ternak (ST). Satuan ternak (ST) yaitu sapi dewasa (> 2 tahun) 1,0 ST, Sapi muda (1-2 tahun) 0,5 ST, anak sapi (< 1 tahun) 0,25 ST. Pendapatan adalah selisih antara total penerimaan yang berasal dari penjualan susu, limbah, pedet, sapi afkir dengan total biaya yang berupa biaya tetap dan biaya variabel dalam usaha peternakan sapi perah yang dinyatakan dalam satuan (Rp/Tahun). Motivasi merupakan dorongan baik dari dalam diri maupun luar diri (orang lain) untuk dapat membudidayakan sapi perah dalam memperoleh pendapatan yang maksimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Skala usaha peternak sapi perah di Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang termasuk dalam skala usaha kecil 1-3 ST. 2). Pendapatan peternak sapi perah di Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang yang berasalkan dari ternak perah termasuk dalam pendapatan rendah yaitu Rp. 5.283.048,00 – 25.000.000,00 pertahun dan tinggkat motivasi peternak sapi pera di Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang termasuk tinggi 67-100. 3). Skala usaha berhubungan dengan motivasi peternak diperoleh nilai korelasi 0,522 artinya skala usaha terhadap motivasi menunjukan korelasi sedang. Pendapatan berhubungan dengan motivasi menunjukan korelasi 0,378 artinya pendapatan terhadap motivasi berkorelasi rendah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The study was conducted from January 17 to January 27, 2019 in Baturraden Sub-district and Sumbang sub-district, Banyumas District. The purpose of this study is 1). Knowing the scale of business and income of dairy farmers in Banyumas District. 2). Knowing the level of motivation of dairy farmers in Banyumas District. 3). Knowing the correlation between income and business scale with the motivation of dairy farmers in Banyumas District. The research method used in this study was a survey method. The area was determined by purposive sampling by selecting Baturraden sub-district and Sumbang sub-district because this area is a center for dairy farming. Determination of respondents, carried out in a census that is grouped as much as 20 farmers in the Baturraden Sub-district and 10 farmers in the Sumbang Sub-district so that the total respondents were 30 people. Business scale, is the number of livestock owned by breeders calculated in Animal Units (AU). The standard of Animal Unit (AU) in adult cows (> 2 years) are 1.0 AU, young cows (1-2 years) are 0.5 AU, and calves (<1 year) are 0.25 AU. Income is calculated from the difference between the total revenue derived from the sale of milk, waste, calves, rejected cows and an increase in the value of livestock with the total costs in the form of fixed costs and variable costs of farmers in the dairy farming business expressed in units (Rp / year). Motivation is an encouragement both from within (themselves) and outside of a person (other people) to be able to cultivate dairy cows in order to obtain maximum income. The results showed that 1). The scale of dairy farming business in Baturraden and Sumbang sub-districts is the small business scale 1-3 AU. 2). The income of dairy farmers in Baturraden and Sumbang subdistricts, which come from dairy cows, is included in the low income of Rp. 5.283.048.00 - 25,000,000.00 per year and the motivation level of dairy farmers in Baturraden and Sumbang sub-districts is high 67-100. 3). Business scale associated with farmer motivation obtained correlation value 0.522 means that the business scale on motivation shows a moderate correlation. Income related to motivation shows a correlation of 0.378 which means that income to motivation is low correlated.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save