Artikelilmiahs
Menampilkan 19.561-19.580 dari 50.081 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 19561 | 25581 | C1C015059 | ANALISIS DETERMINAN DIVIDEND PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI | Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh rasio keuangan (likuiditas, levereage, profitabilitas, rasio aktivitas) serta laba bersih setelah pajak terhadap rasio pembayaran dividen pada perusahaan sektor konstruksi yang terdaftar sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia dalam periode pengamatan tahun 2013-2017. Populasi dalam penelitian berjumlah 16 perusahaan konstruksi. Sampel diukur dengan menggunakan metode purposive sampling dan menghasilkan sebanyak 8 perusahaan sesuai dengan periode pengamatan sehingga observasi berjumlah 40. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan bantuan software eviews 10 dengan pendekatan fixed effect model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua variabel bebas memiliki pengaruh yang signifikan. Secara parsial variabel leverage berpengaruh positif signifikan, variabel profitabilitas berpengaruh negatif signifikan. Sedangkan variabel likuiditas, rasio aktivitas dan net income after tax tidak memiliki pengaruh signifikan | ABSTRACT This study aims to examine and analyze the effect of financial ratios(liquidity,leverage, profitability, activity ratio) and net income after tax on dividend payment ratio) in construction sector firms listed as public firm in the Indonesian Stock Exchange in the 2013-2017 observation period.. The population of the research is 16 construction firms. The sample is measured used purposive sampling method and produce as many as 8 companies according to the observation period so that the observation amount to 40. Data is analyzed using eviews 10 with fixed effect model. The result of this research show that all of independend variabel have significant effect. Partially leverage has positive significant effect, profitability has negative significant effect. Meanwhile liquidity, activity ratio and net income after tax have no significant effect | |
| 19562 | 22739 | F1G014030 | ANALISIS ATAS STRUKTUR NOVEL MENCOBA TIDAK MENYERAH KARYA YUDHISTIRA ANM MASSARDI | Penelitian yang berjudul “Analisis Atas Struktur Novel Mencoba Tidak Menyerah Karya Yudhistira ANM Massardi” pada dasarnya membahas dan menganalisis novel Mencoba Tidak Menyerah karya Yudhistira ANM Massardi dengan memfokuskan pada struktur novel. Manfaat penelitian ini adalah memberikan gambaran dan pemahaman kepada pembaca mengenai struktur novel yang terdapat pada novel Mencoba Tidak Menyerah karya Yudhistira ANM Massardi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara mendeskripsikan dan menganalisis fakta-fakta atau unsur-unsur intrinsik yang pada novel Mencoba Tidak Menyerah karya Yudhistira ANM Massardi. Fokus penelitian ini adalah membahas struktur atas novel dari peristiwa zaman Orde Baru pada novel Mencoba Tidak Menyerah karya Yudhistira ANM Massardi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah membaca keseluruhan isi novel secara intens, menginventarisasi data dalam novel yang berhubungan dengan objek kajian, mengklasifikasi data penelitian berdasarkan rumusan masalah. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Unsur intrinsik yang dianalisis meliputi alur, latar, tokoh dan penokohan, di susul dengan pembahasan tema dan pesan moral. Adapun hasil pembahasan pesan moral tersebut adalah tanggung jawab, kesabaran, kemandirian, dan kerendahan hati. | The research entitled "Analisis Atas Struktur Novel Mencoba Tidak Menyerah Karya Yudhistira ANM Massardi" basically discussed and analyzed novel of Mencoba Tidak Menyerah by Yudhistira ANM Massardi by focusing on the structure of the novel. The benefit of this research is to provide an overview and understanding to the reader about the novel structure contained in the novel Mencoba Tidak Menyerah by Yudhistira ANM Massardi. This research uses the descriptive qualitative method by describing and analyzing the facts or intrinsic elements in the novel Mencoba Tidak Menyerah by Yudhistira ANM Massardi. The focus of this research is to discuss the structure of the novel from the events of the New Order era in the novel Mencoba Tidak Menyerah by Yudhistira ANM Massardi. Data sources used are primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques used are reading the entire contents of the novel intensely, inventorying data in novels related to the object of study, classifying research data based on the formulation of the problem. The results of this study are as follows. The intrinsic elements analyzed include plot, background, character, and characterization, followed by the discussion of moral themes and messages. The results of the discussion of the moral message are responsibility, patience, independence, and humility. | |
| 19563 | 22741 | E1A014134 | PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM MENETAPKAN TIDAK SAHNYA STATUS TERSANGKA SETYA NOVANTO (Studi Putusan Nomor 97/Pid.Prap/2017/PN.Jkt.Sel.) | Praperadilan merupakan wewenang Pengadilan Negeri berdasarkan Pasal 1 butir 10 KUHAP untuk melakukan pemeriksaan salah satunya terhadap upaya paksa oleh penyidik (penangkapan dan penahanan). Kemudian sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 21/PUU-XII/2014 terdapat perluasan objek praperadilan yaitu pengujian sah tidaknya penetapan tersangka. Upaya paksa penyidik dalam menetapkan tersangka tentu membatasi kemerdekaan serta hak-hak dari tersangka, terlebih jika menyalahi aspek formil hukum pidana. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka kerap kali dianggap prematur dan tidak sesuai prosedur, seperti halnya terhadap penetapan tersangka Setya Novanto atas kasus korupsi e-KTP yang kemudian diajukan gugatan praperadilan. Tulisan ini memuat tentang bagaimana pertimbangan hakim dalam menetapkan tidak sahnya status tersangka Setya Novanto serta bagaimana penerapan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dalam pertimbangan hukum hakim. Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik untuk meneliti dan menuangkan hasilnya dalam skripsi yang berjudul : PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM MENETAPKAN TIDAK SAHNYA STATUS TERSANGKA SETYA NOVANTO (Studi Putusan Nomor 97/Pid.Prap/2017/PN.Jkt.Sel.). Metode penelitian yang digunakan pada penulisan ini adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan dan diuraikan secara sistematis.Berdasarkan hasil penelitian dalam Putusan Nomor 97/Pid.Prap/2017/PN.Jkt.Sel bahwa ada beberapa pertimbangan hakim yang memberatkan serta meringankan jatuhnya amar putusan serta terhadap beberapa pertimbangan yang dinilai tidak mengonstruksikan pertimbangan hukumnya bedasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK). | Pretrial is the authority of the District Court based on Article 1 point 10 of the Criminal Procedure Code to conduct an examination of one of them for forced attempts by investigators (arrest and detention). Based on Decision of The Constitutional Court Number: 21/PUU-XII/2014 there is an expansion of the pretrial object, that is the examination of the validity of the suspect determination. The forced effort of investigators in determining the suspect certainly limits freedom and the rights of the suspect, especially if it violates the formal aspects of criminal law. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) in determining a person to be a suspect is often considered premature and not according to procedures, as well as the determination of Setya Novanto's suspects over corruption cases e-KTP which is then filed for a pretrial suit. This paper describes how the judge considers the invalidation of the status of the suspect Setya Novanto and how the Act Number 30 Year 2002 on Komisi Pemberantasan Korupsi is applied toward judge’s legal considerations. Based on description above, the author is interested in researching and pouring the results in a thesis entitled: JUDGE’S LEGAL CONSIDERATIONS FOR DETERMINING THE UNDERSTANDING OF SETYA NOVANTO SUSPECTED STATUS (Study of Decision Number 97/Pid.Prap/2017/PN.Jkt.Sel.). The research method used in this writing is normative juridical, with descriptive research specifications. This study used secondary data obtained through literature and systematically described. Based on the results of research in Decision Number 97/Pid.Prap/2017/PN.Jkt.Sel that there are a number of judgments that are burdensome and diminish the sentenced of the decision and against some considerations which are considered not to construct legal considerations based on the Act Number 30 Year 2002 on Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK). | |
| 19564 | 22742 | G1B014002 | PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I BATURADEN PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I BATURADEN | ABSTRAK Latar Belakang:Infeksi HIV/AIDS di Indonesia merupakan masalah kesehatan yang memerlukan perhatian karena jumlah penderita HIV/AIDS meningkat, sehingga mengakibatkan turunnya produktivitas kerja. Sebagai upaya pencegahan penurunan produktivitas di usia produktif perlu adanya upaya pencegahan terhadap HIV/AIDS sejak usia remaja salah satunya dengan dukungan keluarga.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga yang meliputi dukungan informasi, instrumental, emosional dan penilaian terhadap upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja di Wilayah Kerja Puskesmas I Baturraden. Metode: Penelitian ini merupakanpenelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectionaldenganteknik clusterrandom sampling. Populasiseluruh remaja usia 10-19 tahun di wilayah kerja Puskesmas I Baturaden yang berjumlah 4213 remaja dengan sampel 76 remaja.Analisisyang digunakan analisisunivariat,bivariatdan multivariat. Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat menunjukan variabel yang berhubungan: dukungan informasi (p=0,023),dukungan emosional (p=0,000), dan dukungan penilaian (p=0,051), sedangkan yang tidak berhubungan: dukungan instrumental (p=0,054). Hasil analisis multivariat menunjukan variabel yang paling berpengaruh: dukungan emosional. Simpulan: Ada hubungan dukungan informasi, emosional dan penilaian terhadap upaya pencegahan HIV/AIDS dan tidak ada hubungan dukungan instrumental dengan upaya pencegahan HIV/AIDS. Kata kunci: HIV/AIDS, Remaja, Dukungan Keluarga. | ABSTRACT Background: HIV / AIDS infection in Indonesia is a health problem that needs attention because of the increasing number of HIV / AIDS sufferers in decreased work productivity.As an effort to prevent the decrease of productivity in productive age, there should be efforts to prevent HIV / AIDS since on teenagers with the support of family. The purpose of this study was to determine the effect of family support including information, instrumental, emotional support and assessment of HIV / AIDS prevention efforts in adolescents in the work Area of community health center I Baturraden. Methods: This research is a quantitative research using cross-sectional approach with cluster random sampling technique. The population of all adolescents aged 10-19 years in the work area of community health center I Baturaden which amounted to 4.213 adolescents with a sample of 76 adolescents. The analysis used univariate, bivariate and multivariate analysis. Results:The result of bivariate analysis shows related variables: information support (p = 0,023), emotional support (p = 0,000), and assessment support (p = 0.051), while unrelated: instrumental support (p = 0.054).The most influential multivariate analysis results: emotional support. Conclusion:There is a relationship of information, emotional support and assessment of HIV / AIDS prevention efforts and there is no instrumental support relationship with HIV / AIDS prevention efforts. Keywords: HIV/AIDS, adolescent, family support | |
| 19565 | 22743 | G1B014008 | IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PUSKESMAS SANTUN LANSIA DI PUSKESMAS BUTUH KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2018 | Latar Belakang: Adanya kebijakan PMK No. 67 Tahun 2015 membuat program puskesmas santun lansia saat ini tengah dikembangkan. Puskesmas Butuh merupakan puskesmas di Kabupaten Purworejo yang saat ini menjadi unggulan karena memiliki pelayanan one stop service. Tujuan penelitian ini mengetahui implementasi kebijakan program puskesmas santun lansia di Puskesmas Butuh. Metodologi: Jenis penelitian adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Penentuan informan dengan purposive sampling sebanyak 10 orang. Pengelolaan dan analisis data dalam penelitian menggunakan content analysis. Hasil Penelitian: Dilihat dari aspek input adanya kebijakan program puskesmas santun lansia memberikan komitmen bagi puskesmas untuk berinovasi namun ketersediaan sumber dayanya masih terbatas. Dilihat dari aspek proses hubungan kerjasama puskesmas dengan lintas sektor kurang lancar, petugas kesehatan sudah dsiplin dalam memberikan pelayanan kesehatan, pelaksana telah merespon positif dan mendukung program, lingkungan masyarakat yang kondusif mendukung pelaksanaan program. Dilihat dari aspek output program puskesmas santun lansia memberikan dampak positif berupa kemudahan pelayanan kesehatan dan dapat meningkatkan capaian SPM pelayanan kesehatan lansia di Puskesmas Butuh. Kesimpulan: Implementasi kebijakan program puskesmas santun lansia di Puskesmas Butuh belum dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan ketentuan PMK No. 67 Tahun 2015. Kata Kunci: Implementasi, Santun Lansia, Puskesmas | ABSTRACT Background: PMK No. 67 2015 policy makes Puskesmas Santun Lansia program was being developed currently. In Purworejo, Puskesmas Butuh was a superior primary health carebecause the one stop service. The aimed of this research was to know the policy implementation of Puskesmas Santun Lansia in Butuh Primary Health Care. Methodology: The type of this research was qualitative with case study design and informants was 10 people that chosen by purposive sampling method. The tabulation and analysis of data in this research used content analysis. Results: Judging from the input aspect, policy of Puskesmas Santun Lansia program gave commitment primary health care to innovate but the availability of resources was still limited. From the process aspect cooperation between primary health care with cross-sector was lack, health officers was dicipline in providing health services, the implementer responded positively and support program, a conducive community environment supported the implementation of the program. From the output aspect puskesmas santun lansia program gave positive impact in convenience of health service and improved the achievement of SPM health service at Butuh primary health care. Conclusion: The implementation of Puskesmas Santun Lansia has not been able to run optimally and did not accordance with the regulation minister of health No. 67 in 2015. Key Words: Implementation, Santun Lansia, Primary Health Care | |
| 19566 | 25582 | F1F014037 | AN ANALYSIS OF CODE SWITCHING APPLIED IN MAKEUP VIDEO BY SACHA STEVENSON YOUTUBE CHANNEL ( A SOCIOLINGUISTIC STUDY) | Penelitian dengan judul “ An Analysis of Code Switching Applied in Makeup video by Sacha Stevenson YouTube Channel ( A Socilinguistic Study )’’. Dalam peneletian ini adalah penelitian kualitatif yang fokus pada tipe dan fungsi alih kode dalam video make-up Sacha Stevenson. Dalam penelitian ini, peneliti memilih tiga video Sacha dengan penonton terbanyak di YouTube-nya sebagai sumber data. Data dari penelitian ini adalah ucapan alih kode dari Sacha dan teman-temannya yang ada di video. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori tipe alih kode oleh Hoffman dan teori fungsi alih kode oleh Appel dan Muysken. Hasil penelitiannya yang ditemukan dalam video yaitu 53,6% yang berarti 15 dari 28 ucapan kode-alih menggambarkan ucapan intra-sentensial sedangkan jenis intra-sentential adalah 28,6% atau 8 dari 28 ucapan, dan 17,8% atau 5 dari 28 ucapan yang digambarkan kontinuitas membangun dengan jenis speaker sebelumnya. Untuk fungsi, yang paling banyak ditemukan adalah fungsi poetic yaitu 25% atau 7 dari 28 ucapan Sacha dan kawan-kawan menggambarkan fungsi ini sedangkan yang paling sedikit adalah fungsi metalinguistik yang hanya 2 ucapan yang menggambarkan fungsi ini. Untuk fungsi referensial dan direktif dan integratif, mereka memiliki persentase yang sama yaitu 21,4% sedangkan fungsi fatis adalah 14,3% dan fungsi ekspresif adalah 10,7%. | This research entitled “ An Analysis of Code-Switching Applied in Makeup video by Sacha Stevenson YouTube Channel ( A Sociolinguistic Study)’’ This research is qualitative research focusing on the types and functions of code-switching of Sacha Stevenson’s make-up videos. In this study, there are three videos of Sacha with the most viewers on her YouTube channel as the data source. The data of this study is the code-switching utterances of Sacha and her friends in the videos. To analyze the data, the researcher used the theory of types of code-switching by Hoffman and the theory of functions of code-switching by Appel and Muysken. The result showed 53,6% which means that 15 of 28 code-switching utterances depict the intra-sentential while the inter-sentential type is 28,6% or 8 of 28 utterances and it is 17,8% or 5 of 28 utterances portrayed the establishing continuity with the previous speaker type. For the functions, the mostly found in the poetic function which is to joke that is 25% or 7 of 28 utterances of Sacha and friends his function while the least is a metalinguistic function which is only 2 utterances this function. For referential and directive and integrative function, they have the same percentage that is 21,4% while pathic function was 14,3% and the expressive function is 10,7%. | |
| 19567 | 22744 | H1H014035 | INVENTARISASI DAN TINGKAT INFEKSI PARASIT PROTOZOA (PHYLUM : CILIOPHORA) PADA LARVA UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI UPTD PAPLWS PANGANDARAN | Parasit protozoa phylum ciliophora (ciliata) sering ditemukan menginfeksi udang windu dari stadia larva sampai dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi dan mengetahui nilai prevalensi, intensitas, dan dominasi parasit protozoa (phylum : ciliophora) yang menyerang larva udang windu (Penaeus monodon) di UPTD PAPLWS Pangandaran. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasi. Sampel larva udang windu diambil dalam kondisi hidup untuk pengamatan parasit. Hasil penelitian menunjukan bahwa parasit yang ditemukan adalah Vorticella sp. dan Zoothamnium sp. Berdasarkan prevalensi diketahui bahwa serangan Vorticella sp. berkisar pada infeksi tidak pernah sampai sedang (0-70%), sedangkan serangan Zoothamnium sp. berkisar pada infeksi tidak pernah sampai sering (0-20%). Intensitas parasit Vorticella sp. dan Zoothamnium sp. berkisar pada kondisi sehat sampai ringan (0-17,57 ind/ekor). Parasit yang paling dominan ditemukan pada larva udang windu adalah adalah. Vorticella sp. Parameter kualitas air pemeliharaan yang diamati meliputi suhu, pH, dan salinitas masih mendukung terhadap pertumbuhan larva udang windu (Penaeus monodon) dan tidak mendukung pertumbuhan parasit protozoa. | Protozoa parasite from Ciliophore (Cilliata) is often infected Tiger Shrimp from larvae until adult. The purpose of this research is to inventarize and to know prevalence value, intensity, and dominance of protozoan parasite (phylum : ciliophora) that infect Tiger Shrimp larvae (Penaeus monodon) in UPTD PAPLWS Pangandaran. This research was using observation method that include direct observation. Tiger Shrimp larvae sample was taken alive for parasite observation. Result of this research was shown that Tiger Shrimp larvae infested by Vorticella sp. and Zoothamnium sp. Based on prevalence, the occurrence of Vorticella sp. categorized as none until medium (0-70%). Based on prevalence, the occurrence of Zoothamnium sp. categorized as none until often (0-20%). Based on intensity, the occurrence of Vorticella sp. and Zoothamnium sp. categorized as healthy until light (0-17,57 ind/ekor). The most dominance parasite in Tiger Shrimp Larvae is Vorticella sp. Meanwhile, the maintenance water quality that is observed include temperature, pH, and salinity still support Tiger Shrimp larvae’s (Penaeus monodon) growth, and also didn’t support protozoa parasite growth. | |
| 19568 | 22746 | C1B014019 | PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DENGAN KOMITMEN AFEKTIF SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Pada Rumah Sakit Tingkat III 04.06.01 Wijayakusuma) | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perceived organizational support dan komitmen afektif terhadap organizational citizenship behavior. Responden dalam penelitian ini adalah perawat bagian rawat inap Rumah Sakit Tingkat III 04.06.01 Wijayakusuma. Jumlah responden dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan metode Slovin dengan jumlah 100 responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi sederhana dapat disimpulkan bahwa : (1) Perceived organizational support berpengaruh positif terhadap organizational citizenship behavior perawat. (2) Perceived organizational support berpengaruh positif terhadap komitmen afektif perawat. (3) Komitmen afektif berpengaruh positif terhadap organizational citizenship behavior perawat dan (4) Komitmen afektif memediasi pengaruh perceived organizational support terhadap organizational citizenship behavior perawat. Implikasi berdasarkan hasil penelitian ini maka pihak rumah sakit perlu melakukan berbagai macam dukungan dan bantuan untuk memunculkan persepsi di benak perawat bahwa organisasi menghargai kontribusi personal perawat dan peduli terhadap kesejahteraan mereka (POS). Dimana adanya dukungan dan bantuan dari organisasi akan memenuhi kebutuhan sosioemosional perawat yang akan meningkatkan keterikatan emosional perawat terhadap organisasi yang pada akhirnya keterikatan emsional ini akan memengaruhi perawat untuk melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya bahkan melakukan pekerjaan ekstra di luar uraian tugas formalnya (OCB). | The aim of this research is to determine the effect of perceived organizational support and affective commitment toward organizational citizenship behavior. The respondents in this research are nurses in hospitalization service at Rumah Sakit Tingkat III 04.06.01 Wijayakusuma. The number of the respondents in this research is determined based on Slovin method, and determined amount of 100 respondents Based on the results of this research and data analysis using simple regression analysis, can be concluded that: (1) Perceived organizational support has positive effect on organizational citizenship behavior of nurses. (2) Perceived organizational support has positive effect on affective commitment of nurses. (3) Affective commitment has positive effect on organizational citizenship behavior of nurses and (4) Affective commitment mediates the relationship between perceived organizational support for organizational citizenship behavior of nurses. | |
| 19569 | 22747 | E1A014119 | PENERAPAN PASAL 96 UNDANG-UNDANG NO. 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUMAS NO. 16 TAHUN 2015 TENTANG PENANGGULANGAN PENYAKIT MASYARAKAT. | Peraturan perundang-undangan sebagaimana amanat Pasal 96 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, dalam pembentuknya diharuskan untuk tidak menutup kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan masukan dalam bentuk tertulis dan/atau lisan. Perda Kabupaten Banyumas Nomor 16 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat mendapatkan penolakan pasca pengundangannya. Sekelompok Masyarakat yang tergabung dalam “Simalakama” (Aliansi Masyarakat Menolak Perda Tentang Penyakit Masyarakat) menganggap dalam pembentukan Perda tersebut tidak mengedepankan prinsip keterbukaan dan tidak menyerap aspirasi masyarakat, khususnya beberapa individu atau kelompok dari masyarakat yang memiliki kepentingan substansi atas isi Perda Kabupaten Banyumas Nomor 16 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif Pendekatan yang dilakukan adalah dengan menelaah fakta terkait dengan permasalahan yang diteliti, kemudian dicari kesesuaiannya dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan doktrin. Data yang digunakan merupakan data Sekunder yang dilengkapi data primer sebagai pelengkap dari data sekunder yang berupa hasil wawancara. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa dalam pembentukan Perda Kabupaten Banyumas Nomor 16 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat tidak menerapkan Pasal 96 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Dikarenakan tidak adanya keterbukaan dari pembentuk Perda yang mana berdampak pada terbatasnya akses masyarakat untuk memberikan masukan dalam proses pembentukan perda. | Legislation is as mandated by Article 96 of Law Number 12 of 2011 concerning the forming of Legislation, in its formers are oblige not to close the opportunity for the public to provide suggestions in written and / or oral form. Banyumas Local Regulation Number 16 of 2015 concerning Community Disease Management getting rejection after its determination. According to the opinion of a group of people who are members of "Simalakama" (People Alliance Reject Local Regulation about Community Disease) in the forming of the Local Regulation does not prioritize the principle of openness and not listen the aspirations of the community, especially some individuals or groups from the community who have a substantial interest in the contents of the Banyumas Local Regulation Number 16 of 2015 About Community Disease Management. The approach method in this research is normative juridical. The approach taken is to examine the facts related to the problem under research,and then look for suitability with legislation and doctrines. The data used are secondary data supplemented with primary data as a complement of secondary data in the form of interviews. The results of this research is that in the forming of the Local Regulation of Banyumas Regency Number 16 of 2015 About Community Disease are not applying Article 96 of Law Number 12 of 2011 about Formation of Legislation. Due to the lack of openness from the formators of the Local Regulation which has an impact on the limited access of the public to provide suggestions in the process of forming regional regulations. | |
| 19570 | 22745 | G1D014072 | HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP LEARNED HELPLESSNESS PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENYUSUN SKRIPSI | ABSTRAK Latar Belakang: Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib dikerjakan oleh mahasiswa yang sering menimbulkan perasaan learned helplessness. Learned helplessness pada seseorang dapat terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti motivasi, kemampuan kognitif, emosi, explanatory style dan salah satunya dipengaruhi oleh tipe kepribadian. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan antara tipe kepribadian terhadap learned helplessness pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Metodologi: Desain dalam penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian sejumlah 51 orang mahasiswa Jurusan Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis bivariat menggunakan uji fisher exact test. Hasil Penelitian: Responden penelitian didominasi oleh perempuan sebanyak 78,4%, kategori IPK sangat memuaskan sebanyak 88,2%, dan didominasi oleh angkatan 2014. Tingkat learned helplessness pada responden berada pada kategori sedang sebanyak 76,5%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tipe kepribadian dimensi neuroticism, extraversion, openess to experience, agreeableness dan conscientiousness memiliki nilai p-value 0,184, 0,203, 0,203, 0,082, 1,000. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tipe kepribadian terhadap learned helplessness pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Kata kunci: Learned helplessness, skripsi, tipe kepribadian | ABSTRACT Background: Undergraduate thesis was a final task that must be finished by college student. Finishing undergraduate thesis often made student feel of learned helplessness. People got learned helplessness because of several factors, such as motivation, cognitive ability, emotion, explanatory style, and also personality types. This research’s aim was to know the relationship between personality type with learned helplessness among collage student in finishing undergraduate thesis. Method: This research used corelation study design with cross-sectional. 51 nursing student in University of Jenderal Soedirman were included as respondent with total sampling technique. Data was analyzed with fisher exact test. Results and Conclusion: Respondent were dominated by female (78,4%), GPA with ‘very good’ category (88,2%), and coming from ‘2014 generation’ student. Learned helplessness level mostly on moderate category (76,5%). There were no relationship between personality type dimension like neuroticism, extraversion, openess to experience, agreeableness and conscientiousness with learned helplessness (p= 0,184, 0,203, 0,203, 0,082, 1,000). There was no significant relationship between personality type with learned helplessness among college student in finisihing undergraduate thesis. Keyword: Learned helplessness, undergraduate thesis, personality type | |
| 19571 | 22748 | A1L114003 | EKSPLORASI DAN UJI ANTAGONIS BAKTERI ENDOFIT BATANG DAN DAUN CABAI MERAH TERHADAP PATOGEN ANTRAKNOSA | Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi patogen antraknosa dan bakteri endofit batang dan daun cabai, dan menguji kemampuan bakteri endofit batang dan daun cabai merah terhadap patogen antraknosa, serta mendapatkan bakteri endofit yang terbaik dalam menghambat patogen antraknosa. Penelitian dilaksanakan pada Januari sampai Juni 2018 di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, dengan pengambilan sampel tanaman cabai merah di Desa Karangsalam, Desa Kemutug Lor, Desa Kemutug Kidul, dan Desa Pandak Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas. Pengujian antagonis in vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu B0 (perlakuan kontrol), B1 (bakteri endofit 1), B2, B3, B4, dan B5. Variabel pengamatan yaitu makroskopis dan mikroskopis bakteri, makroskopis dan mikroskopis patogen, persentase daya hambat, bobot kering miselium, mekanisme penghambatan, dan uji pertumbuhan bakteri endofit dan patogen di berbagai suhu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patogen yang ditemukan berupa Colletotrichum gloeosporioides dengan ciri miselium yang menyebar dan berwarna putih keabu-abuan, bakteri endofit yang ditemukan beberapa termasuk kelompok Bacillus sp. dengan ciri gram positif, endospora positif, KOH negatif, katalase positif dan berbentuk batang. Pengujian antagonis bakteri endofit mampu menekan pertumbuhan patogen terbaik, yaitu bakteri endofit 4 isolat Kumutug Kidul sebesar 66,67%. . Mekanisme penghambatan yang terjadi berupa lisis dan distorsi. | This research purpose to identify anthracnose and endophytic bacteria of chili’s stems and leaves, and to test the ability of endophytic bacteria chili’s stems and leaves, and to obtain the best endophytic bacteria in inhibiting anthracnose pathogens. This research has been done in January until June 2018 at the Plant Protection Laboratory of Agriculture Faculty, Universitas Jenderal Soedirman, by taking sample of chilli at Karangsalam, Kemutug Lor, Kemutug Kidul, and Pandak village, Baturraden Subdistrict, Banyumas Regency. Bacteria exploration was carried out by maceration method, followed by in vitro antagonist test used Completely Randomized Design consists 6 treatments and 5 replications, were B0 (control), B1 (endophytic bacteria 1), B2, B3, B4, and B5. Observed variables were macroscopic and microscopic bacteria, macroscopic and microscopic pathogens, percentage of inhibitory, dry weight of mycelium, inhibition mechanism and growth testing at various temperatures. The results showed that the pathogens were Colletotrichum gloeosporioides with spreads and grayish white mycelium. Endophytic bacterias were including Bacillus sp. characterized by positive gram, positive endospore, negative of KOH, positive of catalase and rod-shaped. Testing of endophytic bacterial antagonists capable of suppressing the growth of the best pathogen is endophytic bacteria 4 Kumutug Kidul’s isolates of 66.67%. The inhibition mechanism were lysis and distortion. | |
| 19572 | 22749 | C1B014061 | PENGARUH KEMANFAATAN YANG DIPERSEPSIKAN, KEMUDAHAN YANG DIPERSEPSIKAN DAN RESIKO YANG DIPERSEPSIKAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN E-TICKETTING DENGAN MINAT PEMBELIAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh variabel kemanfaatan yang dipersepsikan, kemudahan yang dipersepsikan dan resiko terhadap minat pembelian serta minat pembelian terhadap keputusan penggunaan e-ticketting. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 responden yang pernah menggunakan e-ticketting. Metode pemilihan sampel dalam penelitian menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis dengan analisis regresi berganda dan regresi sederhana. Hasil penelitian regresi berganda menunjukkan bahwa kemanfaatan yang dipersepsikan dan kemudahan yang dipersepsikan berpengaruh positif terhadap minat pembelian, sedangkan resiko yang dipersepsikan berpengaruh negatif terhadap minat pembelian. Hasil penelitian regresi sederhana menunjukkan bahwa minat pembelian berpengaruh positif terhadap keputusan penggunaan e-ticketting. | The purpose of this study is to identify and analyze the effect of variable perceived usefulness, perceived ease of use, perceived risk, interest of use, and decision of use. The sample in this study is 110 respondents are the customer of PT KAI who have purchased e-ticketting before. Purposive sampling method used in the determination of the sample. Data was analyze using multiple regression analysis and simple regression analysis. Multiple regression analysis shows that perceived usefulness and perceived ease of use, affect positively on interest of use. While perceived risk is shown affect negatively on interest of use. The result of simple regression shows interest of use partly affect positively decision of use. | |
| 19573 | 22751 | A1L113005 | Penambahan Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Selada (Lactuca sativa L.) | Selada memiliki nilai gizi yang tinggi dan memiliki nilai jual yang tinggi. Produksi selada dipengaruhi oleh varietas dan komponen budidaya. Pupuk organik cair dikaji pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas selada. Penelitian ini mengkaji pengaruh penambahan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) mengetahui pengaruh tiga jenis pupuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada; 2) membandingkan pertumbuhan dan hasil tiga varietas selada; 3) mengetahui jenis pupuk terbaik bagi tiga varietas selada. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UNSOED yang berlokasi di Kelurahan Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah jenis pupuk yaitu NPK, NPK+Megarhizo, NPK+Nutrizim. Faktor kedua adalah varietas selada yaitu Grand Rapids, Red Rapid, dan Olga Red. Jumlah kombinasi perlakuan yaitu 9 perlakuan dengan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 27 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, bobot tajuk segar, bobot tajuk kering, bobot akar segar, bobot akar kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penambahan pupuk organik cair ke pupuk NPK tidak meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada; 2) pertumbuhan dan hasil varietas Grand Rapids dan Red Rapid lebih baik daripada varietas Olga Red; 3) tidak terdapat interaksi antara jenis pupuk dan varietas. | Lettuce has a high nutritional value and has a high selling value. Lettuce production is influence by varieties and components of cultivation. Liquid organic fertilizers studied its influence on the growth and yield of three varieties of lettuce. The study observed the addition of Liquid organic fertilizer to the growth and yield of lettuce plant. The purpose of this research were 1) to know the influence of three types of fertilizer on growth and yield of lettuce plant, 2) compare the growth and yield of three varieties of lettuce, 3) to know the best type of fertilizer for three varieties of lettuce. Research was conducted at the Experimental Farm of the Faculty of Agriculture UNSOED located at Karangwangkal village, Purwokerto Utara district, Banyumas regency. The research used Completely Randomized Block Design consisting of two factors. The first factor was the use of fertilizer that were NPK, NPK + Megarhizo, NPK + Nutrizim. The second factor was varieties of Grand Rapids, Red Rapid, and Olga Red. The number of treatment combinations were 9 treatments with 3 replications resulting in 27 experimental units. The variables observed were plant height, leaf number, leaf area, root length, fresh crown weight, dry crown weight, fresh root weight, dry root weight. The results showed that 1) the addition of liquid organic fertilizer to NPK fertilizer did not increase the growth and yield of the lettuce; 2) the growth and yield of varieties of Grand Rapids and Red Rapid better than Olga Red; 3) there was no interaction between types of liquid organic fertilizers and varieties. | |
| 19574 | 22752 | H1E014026 | PEMODELAN KOMPUTASI DISTRIBUSI DEBIT AIR BERDASARKAN PRINSIP KEKEKALAN MASSA DAN BERNOULLI PADA SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM | Penelitian mengenai sistem perpipaan perlu dilakukan pada unit distribusi sistem penyediaan air minum, beberapa diantaranya adalah pipa distribusi sekunder dan pipa sambungan rumah. Sebelum dilakukan langsung di lapangan, maka perlu dilakukan terlebih dahulu pemodelan numerik distribusi debit air pada sistem penyediaan air minum. Pembuatan pemodelan numerik distribusi debit air pada sistem penyediaan air minum dilakukan dengan meninjau prinsip kekekalan massa dan Bernoulli. Ada empat tahap yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu merumuskan persamaan yang mengacu pada prinsip kekekalan massa dan Bernoulli, membuat program simulasi debit air pada software Matrix Laboratory (MATLAB), melakukan variasi diameter pada program simulasi distribusi debit air, dan menentukan sistem perpipaan yang mampu menghasilkan distribusi debit air optimal. Pembuatan program simulasi distribusi air dilakukan dengan memanfaatkan fitur Graphical User Interface pada software MATLAB sehingga program menjadi lebih interaktif. Program diatur pada sistem penyediaan air minum yang memiliki lima gang dan duabelas rumah pada setiap gangnya. Percobaan program simulasi menggunakan data debit air 0,57 liter per detik dengan diameter pipa transmisi dan distribusi utama sebesar 1,25 inchi. Pada tahap variasi diameter dilakukan pengaturan diameter seragam, variasi diameter kecil ke besar dan variasi diameter besar ke kecil pada pipa distribusi sekunder dan pipa sambungan rumah dengan diameter pipa yang divariasi adalah 0,5 ; 0,75; dan 1 inchi. Secara umum, distribusi debit optimal dapat diperoleh dengan memvariasikan diameter pipa distribusi sekunder, pipa sambungan rumah ataupun keduanya, dengan syarat diameter pipa distribusi sekunder lebih besar dari pada diameter pipa sambungan rumah. | Research on piping systems needs to be carried out on the distribution units of drinking water supply systems, some of which are secondary distribution pipes and home connection pipes. Before being carried out directly in the field, it is necessary to do a numerical modeling of the distribution of water discharge in the drinking water supply system. The making of numerical modeling of the distribution of water discharge in the drinking water supply system is carried out by observing the principle of conservation of mass and Bernoulli. There are four stages carried out in this study, namely formulating an equation that refers to the principle of conservation of mass and Bernoulli, making a water debit simulation program at the Matrix Laboratory software (MATLAB), varying the diameter of the water debt distribution simulation program, and determining a capable piping system produce optimal water discharge distribution. Making a water distribution simulation program is done by utilizing the Graphical User Interface feature in MATLAB software so that the program becomes more interactive. The program is set on a drinking water supply system that has five alleys and twelve houses on each gang. The simulation program experiment uses water discharge data of 0.57 liters per second with the main transmission and distribution pipe diameter of 1.25 inches. At the variation of diameter stage, a uniform diameter setting, a small diameter to a large variation and a large to a small diameter variation in the secondary distribution pipe and a home connection pipe with a diameter of the pipe varied are 0.5; 0.75; and 1 inch. In general, optimal discharge distribution can be obtained by varying the diameter of the secondary distribution pipe, home connection pipe or both, provided that the diameter of the secondary distribution pipe is greater than the diameter of the home connection pipe. | |
| 19575 | 22750 | G1H013054 | HUBUNGAN AUPAN KARBOHIDRAT, LEMAK DAN STATUS GIZI DENGAN DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI PADA ATLET RENANG DI PURWOKERTO | Latar Belakang: Renang merupakan salah satu olahraga air yang mengandalkan kondisi fisik. Berbagai cara latihan sudah dilakukan untuk meningkatkan prestasi, namun faktor pendukung prestasi olahraga seperti faktor gizi belum mendapat perhatian serius. Tujuan: Menganalisis apakah ada hubungan asupan karbohidrat, lemak dan status gizi dengan daya tahan kardiorespirasi pada atlet renang di Purwokerto. Metodologi: Rancangan penelitian menggunakan Design Crosssectional. Lokasi penelitian Klub Tirta Utama dan Bina Taruna. Total sampel penelitian ini yaitu 34 responden. Uji statistik menggunakan Korelasi Pearson dan Rank Spearman. Hasil: Tidak terdapat hubungan antara asupan karbohidrat dengan daya tahan kardiorespirasi pada atlet renang (p = 0,278). Tidak terdapat hubungan antara asupan lemak dengan daya tahan kardiorespirasi pada atlet renang (p = 0,131). Tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan daya tahan kardiorespirasi pada atlet renang (p = 0,241). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara asupan karbohidrat, lemak dan status gizi dengan daya tahan kardiorespirasi pada atlet renang di Purwokerto. | Background: Swim is one of water sports that depend on physical condition. There are a lot of exercise that have been done to improve the performance, but the supporting factors that can improve performance hasn’t got serious attention such as nutritions. Objective: Analyze correlation between carbohydrate intake, fat and nutritional status with cardiorespiratory endurance at swimming athletes in Purwokerto. Methods: The study design is Crosssectional design. The location of the research is Klub Tirta Utama and Bina Taruna. The total sample is 34 respondents. Statistical test using Pearson Correlation and Rank Spearman. Results: There was no correlation between carbohydrate intake with cardiorespiratory endurance in swimming athletes (p = 0.278). There was no correlation between fat intake with cardiorespiratory endurance in swimming athletes (p = 0.131). There was no correlation between nutritional status and cardiorespiratory endurance in swimming athletes (p = 0.241). Conclusion: There was no correlation between carbohydrate intake, fat and nutritional status with cardiorespiratory endurance at swimming athletes in Purwokerto. | |
| 19576 | 25677 | F1F015001 | Pelaksanaan Diplomasi Panda sebagai “Soft Power” Tiongkok terhadap Indonesia | Penelitian yang berjudul "Pelaksanaan Diplomasi Panda sebagai Soft Power Tiongkok terhadap Indonesia" yang menggunakan konsep Diplomasi Publik dan Soft Power. Fokus penelitian ini adalah menganalisis bagaimana upaya pelaksanaan Diplomasi Panda sebagai Soft Power Tiongkok terhadap Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Diplomasi Panda yang dilakukan oleh Tiongkok sebagai Soft Power terhadap Indonesia berhasil dilakukan. Hal itu dibuktikan melalui penggunaan panda yang dijadikan sebagai budaya oleh Tiongkok, yang mana budaya ini merupakan salah satu sumber daya dari Soft Power. | The study entitled "The implementation of Panda diplomacy as China's Soft Power against Indonesia " which uses the concept of public diplomacy and Soft Power. The focus of this research is to analyse how the efforts of the implementation of Panda diplomacy as Chinese Soft Power to Indonesia. The conclusion of this research is Panda diplomacy conducted by China as Soft Power against Indonesia successfully. It was proven through Panda which was used as a culture by China where this culture is one of the sources of Soft Power. | |
| 19577 | 22753 | D1E013035 | ANALISIS KINERJA EKONOMI USAHA SAPI PERAH DI KECAMATAN BATURADEN KABUPATEN BANYUMAS (ECONOMIC PERFORMANCE ANALYSIS OF DAIRY CATTLE BUSINESS IN BATURADEN DISTRICT, BANYUMAS REGENCY) | Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 April sampai dengan tanggal 1 Juni 2018 di Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah 1). Mengetahui kinerja ekonomi (pendapatan dan efisiensi usaha) usaha peternakan sapi perah di Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas; 2). Menganalisis faktor-faktor (jumlah kepemilikan ternak, biaya pakan, lama beternak, jumlah anggota keluarga dan tingkat pendidikan peternak) yang mempengaruhi kinerja ekonomi usaha peternakan sapi perah di Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei terhadap peternak sapi perah di Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Metode penetapan sampel wilayah dilakukan dengan teknik cluster sampling terhadap 6 kecamatan penghasil susu di Kabupaten Banyumas dan terpillih Kecamatan Baturraden dan terdapat 20 orang peternak sapi perah sebagai responden. Kinerja ekonomi (pendapatan dan efisiensi usaha) dianalisis secara cash flow, sedangkan faktor-faktor (jumlah kepemilikan ternak, biaya pakan, lama beternak, jumlah anggota keluarga dan tingkat pendidikan peternak) yang mempengaruhi kinerja ekonomi (pendapatan dan efisiensi usaha) dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Rataan pendapatan usaha sapi perah di Kecamatan Baturaden adalah Rp 35.557.684,-/tahun dan efisiensi usaha adalah 2,26; 2). Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan adalah jumlah kepemilikan ternak (P < 0,10), biaya pakan (P < 0,05) dan lama beternak (P < 0,05). Biaya pakan berpengaruh nyata terhadap efisiensi usaha (P < 0,05). Usaha sapi perah di Kecamatan Baturraden menguntungkan dan berjalan efisien. Kesimpulan: 1). Usaha sapi perah di Kecamatan Baturraden cukup menguntungkan dan efisien; 2). Pendapatan peternak masih dapat ditingkatkan dengan menambah jumlah kepemilikan ternak. | This research was held on April 10th until June 1st, 2018 in Baturraden District, Banyumas Regency. The purpose of this research was 1). To know the economic performance (income and business efficiency) of dairy cattle business in Baturraden District, Banyumas Regency; 2). Analyze the factors (number of livestock ownership, feed costs, dairy farming experience, number of family members and education level of daily farmer) that affect the economic performance of dairy cattle business in Baturraden District, Banyumas Regency. This research was conducted with survey method and the subject was dairy farmers in Baturraden Subdistrict, Banyumas Regency. The area sampling method was carried out with cluster sampling technique on 6 milk producing districts in Banyumas Regency and Baturraden District was selected as there was 20 dairy farmers as respondents. Income and business efficiency were analyzed by cash flow analysis, while the factors (number of livestock ownership, feed costs, dairy farming experience, number of family members and daily farmer education) that affecting economic performance (income and business efficiency) were analyzed using multiple linear regression. The results show that 1). The average income of dairy cattle business in Baturaden Subdistrict was Rp. 35.557.684/year and the average business efficiency was 2.26; 2). The factors that significantly affecting the income are number of livestock ownership (P <0.10), feed costs (P <0.05) and daily farming experience (P <0.05). Feed costs partially have a significant effect on business efficiency (P <0.05). Dairy business in Baturraden District is profitable and runs efficiently. Conclusion: 1). Dairy cattle business in Baturraden Regency was quite profitabe dan efficient; 2). The amount of livestock ownership can be increased in order increasing the income. | |
| 19578 | 22754 | E1A014090 | Peran Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Studi di Kabupaten Tangerang) | Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengatur penyelenggaraan urusan rumah tangga daerah di bidang penyelenggaraan kesejahteraan masyarakat secara umum. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator yang dipakai dalam menentukan kesejahteraan masyarakat daerah-daerah di Indonesia. Skripsi ini membahas tentang peran maupun kendala normatif Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan urusan rumah tangga daerah di bidang penyelenggaraan kesejahteraan masyarakat. Permasalahan yang akan di bahas adalah peran maupun kendala normatif Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dalam penyelenggaraan urusan rumah tangga daerah di bidang kesejahteraan masyarakat berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis peran serta kendala normatif Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dalam penyelenggaraan kesejahteraan masyarakat berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan analisis. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku-buku literatur, dan situs-situs internet. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang telah berupaya menyelenggarakan kesejahteraan masyarakat berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Peran Pemerintah Daerah terhadap IPM yang merupakan indikator kesejahteraan masyarakat tidak diatur secara rinci dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 maupun peraturan perundang-undangan lain, sehingga menimbulkan kendala dan terjadi ketidakpastian hukum terhadap peran Pemerintah Daerah dalam meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat. | Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government regulates the implementation of regional household affairs in the field of public welfare implementation in general. The Human Development Index (HDI) is an indicator used in determining the welfare of the regions in Indonesia. This thesis discusses the role and normative constraints of the Regional Government in the implementation of regional household affairs in the field of organizing community welfare. The problems that will be discussed are the role and normative constraints of the Tangerang District Government in the implementation of regional household affairs in the field of public welfare based on Law Number 23 of 2014. The purpose of this study is to find out and analyze the role and normative constraints of the Tangerang District Government in the implementation community welfare based on Act Number 23 of 2014. The approach method used is a normative juridical approach with a legislative approach and an analytical approach. The data used is secondary data in the form of legislation, literature books, and internet sites. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the Tangerang District Government has attempted to carry out community welfare based on Law Number 23 of 2014. The role of the Regional Government in HDI which is an indicator of community welfare is not regulated in detail in Law Number 23 of 2014 or other laws and regulations, giving rise to constraints and legal uncertainty regarding the role of the Regional Government in increasing the level of community welfare. | |
| 19579 | 22771 | A1C013033 | KAJIAN KOMPARATIF USAHA SALE PISANG GORENG DAN SALE PISANG ASAP DI KECAMATAN GANDRUNGMAGU KABUPATEN CILACAP | Kecamatan Gandrungmangu merupakan salah satu sentra penghasil sale pisang di Kabupaten Cilacap. Terdapat dua jenis sale pisang yang diproduksi yaitu sale pisang goreng dan sale pisang asap. Penelitian bertujuan untuk: (1) menghitung besarnya keuntungan usaha sale pisang goreng dan sale pisang asap , (2) mengetahui kelayakan usaha sale pisang goreng dan sale pisang asap, (3) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan dalam pemilihan usaha sale pisang goreng dan sale pisang asap di Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 1 Desember sampai dengan 31 Desember 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Penentuan responden dilakukan secara sensus, karena hanya terdapat 8 pengusaha sale pisang goreng dan 5 pengusaha sale pisang asap. Analisis data yang digunakan meliputi analisis biaya, penerimaan, keuntungan, R/C Rasio, dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keuntungan usaha sale pisang asap lebih besar daripada usaha sale pisang goreng, (2) Usaha sale pisang goreng dan usaha sale pisang asap di Kecamatan Gandrungmangu sudah layak dan menguntungkan, karena tingkat rata-rata R/C usaha sale pisang goreng dan usaha sale pisang asap lebih besar dari satu, (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan dalam pemilihan usaha sale pisang goreng yaitu untuk faktor teknis adalah penggunaan luas lahan produksi, untuk faktor sosial adalah jenis usaha turun temurun, dan faktor ekonomi adalah permintaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan usaha sale pisang asap untuk faktor teknis adalah kemudahan dalam proses pengolahan, faktor sosial adalah usia perajin, dan faktor ekonomi adalah keuntungan yang diperoleh. | Gandrungmangu Subdistrict is one of the centers for producing bananas in Cilacap Regency. There are two types of “sale” of bananas produced, namely “sale” of fried bananas and “sale” of banana asap. The study aims to: (1) calculate the profitability of the “sale” of fried bananas and “sale” of banana asap, (2) find out the feasibility of the “sale” business of fried bananas and “sale” of banana asap, (3) find out the factors that influence decision making in the selection of fried banana business and “sale” of smoked bananas in Gandrungmangu District, Cilacap Regency. Data collection was carried out on December 1 until December 31, 2017. The research method used was a survey. Determination of respondents was carried out by census, because there were only 8 entrepreneurs sold fried bananas and 5 entrepreneurs sold banana smoke. Data analysis used includes analysis of costs, revenues, profits, R / C ratios, and descriptive analysis. The results showed that: (1) The advantage of banana smoked “sale” business was greater than the “sale” of fried bananas, (2) The business of selling fried bananas and smoked banana “sale” business in Gandrungmangu Subdistrict was feasible and profitable, because the average level of business R / C “sale” of fried bananas and banana smoke “sale” business is greater than one, (3) Factors that influence decision making in the selection of fried banana business, namely for technical factors is the use of production area, for social factors is the type of hereditary business, and factors economy is demand. The factors that influence the decision-making business of selling smoked bananas for technical factors are the ease of processing, social factors are the age of craftsmen, and economic factors are the benefits obtained. | |
| 19580 | 22782 | P2CB14011 | PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK, KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, EFEKTIVITAS PELATIHAN DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI | Penelitian ini mengambil judul “Pengaruh Motivasi Intrinsik, Kepemimpinan Transformasional, Efektivitas Pelatihan dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banjarnegara”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banjarnegara sebanyak 162 orang. Sampel penelitian ini adalah 120 responden dengan menggunakan metode purpossive sampling. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis motivasi intrinsik, kepemimpinan transformasional, efektifitas pelatihan dan pengalaman kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Motivasi intrinsik berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Artinya semakin baik motivasi intrinsik maka akan meningkatkan kinerja pegawai. (2) Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Artinya Kepemimpinan Transformasional yang semakin baik akan meningkatkan kinerja pegawai. (3) Efektivitas pelatihan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Artinya Efektifitas pelatihan yang semakin baik akan meningkatkan kinerja pegawai. (4) Pengalaman kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Artinya Pengalaman kerja yang semakin baik akan meningkatkan kinerja pegawai. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa motivasi intrinsik, kepemimpinan transformasional, efektivitas pelatihan dan pengalaman kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Implikasi menanamkan tanggung jawab, meningkatkan ketrampilan kerja, dan efisiensi pelaksanaan pekerjaan sehingga dicapai peningkatan kinerja pegawai. | motivation, leadership, training, experience, performance. |