Home
Login.
Artikelilmiahs
22743
Update
DUWI YULIANI
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PUSKESMAS SANTUN LANSIA DI PUSKESMAS BUTUH KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2018
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Adanya kebijakan PMK No. 67 Tahun 2015 membuat program puskesmas santun lansia saat ini tengah dikembangkan. Puskesmas Butuh merupakan puskesmas di Kabupaten Purworejo yang saat ini menjadi unggulan karena memiliki pelayanan one stop service. Tujuan penelitian ini mengetahui implementasi kebijakan program puskesmas santun lansia di Puskesmas Butuh. Metodologi: Jenis penelitian adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Penentuan informan dengan purposive sampling sebanyak 10 orang. Pengelolaan dan analisis data dalam penelitian menggunakan content analysis. Hasil Penelitian: Dilihat dari aspek input adanya kebijakan program puskesmas santun lansia memberikan komitmen bagi puskesmas untuk berinovasi namun ketersediaan sumber dayanya masih terbatas. Dilihat dari aspek proses hubungan kerjasama puskesmas dengan lintas sektor kurang lancar, petugas kesehatan sudah dsiplin dalam memberikan pelayanan kesehatan, pelaksana telah merespon positif dan mendukung program, lingkungan masyarakat yang kondusif mendukung pelaksanaan program. Dilihat dari aspek output program puskesmas santun lansia memberikan dampak positif berupa kemudahan pelayanan kesehatan dan dapat meningkatkan capaian SPM pelayanan kesehatan lansia di Puskesmas Butuh. Kesimpulan: Implementasi kebijakan program puskesmas santun lansia di Puskesmas Butuh belum dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan ketentuan PMK No. 67 Tahun 2015. Kata Kunci: Implementasi, Santun Lansia, Puskesmas
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Background: PMK No. 67 2015 policy makes Puskesmas Santun Lansia program was being developed currently. In Purworejo, Puskesmas Butuh was a superior primary health carebecause the one stop service. The aimed of this research was to know the policy implementation of Puskesmas Santun Lansia in Butuh Primary Health Care. Methodology: The type of this research was qualitative with case study design and informants was 10 people that chosen by purposive sampling method. The tabulation and analysis of data in this research used content analysis. Results: Judging from the input aspect, policy of Puskesmas Santun Lansia program gave commitment primary health care to innovate but the availability of resources was still limited. From the process aspect cooperation between primary health care with cross-sector was lack, health officers was dicipline in providing health services, the implementer responded positively and support program, a conducive community environment supported the implementation of the program. From the output aspect puskesmas santun lansia program gave positive impact in convenience of health service and improved the achievement of SPM health service at Butuh primary health care. Conclusion: The implementation of Puskesmas Santun Lansia has not been able to run optimally and did not accordance with the regulation minister of health No. 67 in 2015. Key Words: Implementation, Santun Lansia, Primary Health Care
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save