Artikelilmiahs
Menampilkan 15.061-15.080 dari 49.719 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 15061 | 18112 | E1A013001 | PELESTARIAN CAGAR BUDAYA MELALUI UPAYA PELINDUNGAN CAGAR BUDAYA DI KABUPATEN BANYUMAS | Skripsi ini dibuat untuk membahas mengenai upaya pelestarian Cagar Budaya melalui upaya pelindungan Cagar Budaya dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelindungan Cagar Budaya di Kabupaten Banyumas. Kabupaten Banyumas memiliki 59 benda Cagar Budaya yang perlu dilestarikan.Upaya pelindungan Cagar Budaya perlu dilakukan terhadap 59 benda Cagar Budaya berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 4 Tahun 2015 tentang Cagar Budaya dilakukan melalui koordinasi antara Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, TACB Kabupaten Banyumas, BPCB Jawa Tengah dan masyarakat. Penelitian ini disusun menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari kegiatan wawancara yaitu interaksi antara peneliti dengan responden, yaitu Kepala Bidang Sejarah, Purbakala dan Permuseuman Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Ketua TACB Kabupaten Banyumas, Pengkaji BPCB Jawa Tengah, Fungsional Umum Bagian Hukum di BPCB Jawa Tengah, dan juru pelihara Museum Wayang Banyumas. Pada penelitian ini, data sekunder diperoleh dengan melakukan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, TACB Kabupaten Banyumas, dan BPCB Jawa Tengah telah melakukan upaya pelindungan Cagar Budaya yang meliputi penyelamatan, pengamanan, zonasi, pemeliharaan,dan pemugaran. Upaya pelindungan Cagar Budaya di Kabupaten Banyumas terdapat kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan diantaranya belum dibentuk Peraturan Pemerintah terkait Cagar Budaya, belum dilaksanakannya pemberian kompensasi dan insentif, tingkat kepedulian masyarakat rendah, dan prosedur penetapan Cagar Budaya relatif lambat. | ABSTRACT This thesis was made to discuss about preservation of cultural Heritage through the protection of cultural Heritage and obstacles encountered in the implementation of the Cultural Heritage protection in Banyumas Regency. Banyumas Regency has 59 objects cultural of Heritage to be preserved. The protection of cultural Heritage needs to be carried out on 59 objects of cultural Heritage based on Law Number 11 Year 2010 on Heritage and Local Regulations Banyumas Regency No. 4 Year 2015 about Cultural Heritage carried out through coordination between Dinporabudpar Banyumas, TACB Banyumas, BPCB Central Java and society. This study used sociological juridical approach method. The data were using primary and secondary data. Primary data were obtained from the interviews that is the interaction between researcher and respondent, which is Head of History, Antiquities and Museums of Culture, Dinporabudpar Banyumas Regency, The reviewer of BPCB Central Java, General Functional Legal Division in BPCB Central Java, and interpreters maintain Puppet Museum Banyumas. In this research, secondary data obtained by performing a literature study. The results showed that Dinporabudpar Banyumas Regency, TACB Banyumas Regency, and BPCP Central Java has made efforts to protect the Cultural Heritage which includes rescue, security, zoning, maintenance, and restoration. Heritage protection efforts in Banyumas Regency there are constraints encountered in implementation including have not formed a government regulation related to Cultural Heritage, have yet the implementation of the compensation and incentives, the low level of public awareness, and determination procedures of cultural Heritage relatively slow. | |
| 15062 | 18366 | G1A011089 | KORELASI TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DENGAN KEPESERTAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN PURWOKERTO UTARA 2016 | LatarBelakang: Kesehatan merupakan aspek penting dalam pembangunan negara, untuk itu diperlukan suatu sistem kesehatan yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Program Jaminan Kesehatan Nasional secara umum bertujuan meningkatkan akses dan mutu kesehatan masyarakat agar tercapai derajat kesehatan yang optimal, efektif dan efisien. Tujuan: Mengetahui korelasi tingkat pengetahuan dan sikap terhadap Jaminan Kesehatan Nasional dengan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional pada masyarakat di PurwokertoUtara tahun 2016. Metodologi: Jenis penelitian ini analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah warga di Kelurahan Purwokerto Utara pada bulan Desember 2016 sebanyak 108 orang dan diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi lambda. Hasil: Seluruh responden yang mengikuti penelitian berjumlah 108 responden. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kepesertaan terhadap Jaminan Kesehatan Nasional (r= 0,750 dan p= 0,001) serta terdapat hubungan yang bermakna antara sikap terhadap Jaminan Kesehatan Nasional dengan kepesertaan terhadap Jaminan Kesehatan Nasional (r=0,531 dan p= 0,001) Kesimpulan: Terdapat korelasi yang bermakna dengan korelasi kuat antara tingkat pengetahuan dan sikap terhadap Jaminan Kesehatan Nasional dengan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional pada masyarakat di Purwokerto Utara 2016. | Background: Health is an important aspect in the development of the country, it is necessary for a health system that can reach the whole community. JKN program generally aims to improve access and quality of public health in order to achieve optimal health status, effective and efficient. Objective: To Know the correlation between knowledge and attitude towards JKN with participation JKN in North Purwokerto 2016. Metods:This type of research was an analytic observational with cross sectional approach. Samples residents in the Village North Purwokerto in December 2016 as many as 108 people and taken with Simple Random Sampling techniques. Data analysis used correlation lambda. Results:Overall respondents who followed the study amounted to 108 respondents. The result show that there was a significant relationship between the level of knowledge with the participation of the JKN (r = 0,750 and p = 0,001) and there was a significant relationship between attitudes toward JKN with the participation of the JKN (r = 0,531 and p = 0,001) Conclusion: There was a significant relationship with a strong correlation between the level of knowledge and attitude towards JKN with JKN participation in communities in North Purwokerto 2016 | |
| 15063 | 18269 | F1B012065 | AKUNTABILITAS PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI KABUPATEN BANYUMAS | Turunnya kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi publik mendorong pemerintah mewujudkan akuntabilitas untuk menumbuhkan kembali kepercayaan publik terhadap kinerja birokrasi. Upaya yang dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan publik yang dilakukan pemerintah dengan mendorong keterbukaan informasi publik. Selanjutnya, pemerintah pusat maupun daerah dituntut untuk menunjuk dan mengangkat Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). PPID merupakan salah satu aktor kunci pemerintah untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik, untuk itu PPID juga perlu akuntabel pada kinerjanya. Akan tetapi masih terdapat masalah dalam pelayanan informasi publik di mana dalam website organisasi perangkat daerah dan website dari PPID itu sendiri belum terdapat informasi yang seharusnya disediakan, hal tersebut merupakan tanggung jawab dari PPID dalam mengelola dan melakukan pelayanan informasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan akuntabilitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kabupaten Banyumas dilihat berdasarkan aspek transparansi, liabilitas, pengendalian, responsibilitas, dan responsivitas. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan PPID Kabupaten Banyumas belum mewujudkan transparansi atas kinerjanya. Selain itu, PPID Kabupaten Banyumas belum menghadapi konsekuensi atas kinerjanya. Pengendalian yang ada pada PPID Kabupaten Banyumas belum dilakukan secara menyeluruh. Pada dimensi responsibilitas, PPID Kabupaten Banyumas belum melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang ada. Dalam dimensi responsivitas, PPID Kabupaten Banyumas belum dapat memenuhi kebutuhan dan tuntutan publik. Untuk itu, bila dilihat dari aspek-aspek tersebut bisa dikatakan PPID Kabupaten Banyumas belum akuntabel. | The decline in public trust in public bureaucracy encourage government to realize the accountability to regrow public trust in the performance of the bureaucracy. Efforts are being made to restore public trust be done by encouraging openness of public information. Furthermore, the central and local governments are required to appoint information and documentation management officer (PPID). PPID is one of the key actors in government to achieve openness of public information, therefore, PPID need to be accountable to their performance. But there are still problems in the public information services where the website of regional apparatus organization and website of information and documentation management officer itself has not contained information that should be provided, and that it is the responsibility of information and documentation management officer manage and conduct public information services as mandated. This study aims to find out and describe the accountability of information and documentation management officer of Banyumas Regency based on transparency, liability, controllability, responsibility and responsiveness. The research method used in this study is qualitative descriptive. Informant were taken by purposive sampling. The results showed PPID of Banyumas Regency not bring transparency on their performance. Furthermore, PPID of Banyumas Regency not face the consequences of their performance. Controls on PPID of Banyumas Regency not been done completely. On the dimension of responsibility, PPID of Banyumas Regency have not carry out their duties in according to the existing rules. In the dimension of responsiveness, PPID Banyumas unable to meet the needs and demands of the public. Therefore, in view of these aspects can be said PPID Banyumas has not been accountable. | |
| 15064 | 18192 | F1F011031 | An Analysis of Ambiguity in the News Headlines of the Jakarta Post | Sulistyani, Ratna Ayu. 2017. An Analysis of Ambiguity in the News Headlines of the Jakarta Post. Skripsi. Pembimbing 1: R. Pujo Handoyo, S.S, M.Hum. Pembimbing 2: Dyah Raina Purwaningsih, S.S, M.Hum. Penguji: Asrofin Nur Kholifah, S.S, M.Hum. Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Sastra Inggris, Purwokerto. Kata Kunci: Ambiguitas, Pokok-pokok Berita, The Jakarta Post. Penelitian berjudul An Analysis of Ambiguity in the News Headlines of The Jakarta Post dimaksudkan untuk mengidentifikasi tipe-tipe dan penyebab ambiguitas yang tercermin dari pokok-pokok berita dan untuk menemukan keterbacaan dari pokok-pokok berita yang ambigu dari The Jakarta Post. Peneliti menggunakan metode kualitatif dalam menganalisis data. Data penelitiannya adalah pokok-pokok berita dari The Jakarta Post Edisi Agustus 2015. Dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian, peneliti menggunakan lembar data yang berisi data pokok-pokok berita, tipe-tipe ambiguitas, serta penyebab ambiguitas. Peneliti juga menggunakan kuisioner yang diberikan oleh peneliti untuk partisipan dalam menganalisa tingkat keterbacaan dari pokok-pokok berita yang ambigu. Dalam menganalisis tipe-tipe serta penyebab ambiguitas, peneliti menggunakan teori dari Kleidler. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada tiga tipe dan enam penyebab dari ambiguitas yang ditemukan pada pokok-pokok berita The Jakarta Post. Yang termasuk didalam tipe-tipe ambiguitas yaitu lexical (21), referential (2) dan grammatical (6). Yang termasuk didalam penyebab ambiguitas adalah polysemy (17), homonymy (4), indefinite referring expression (1), anaphora (1), equivocal phrasing (3), dan context (3). Dalam tiga tipe ambiguitas tersebut, lexical adalah tipe yang paling banyak digunakan di pokok berita sedangkan polysemy adalah penyebab ambiguitas yang paling banyak ditemukan di pokok-pokok berita The Jakarta Post. Selain itu, tingkat keterbacaan pada pokok-pokok berita ini adalah less readable. Akhirnya, berdasarkan hasil penelitian, diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang berarti kepada para pembaca dan penelitian dapat memberikan informasi tambahan untuk peneliti-peneliti berkaitan dengan ambiguitas. | Sulistyani, Ratna Ayu. 2017. An Analysis of Ambiguity in the News Headlines of the Jakarta Post. Thesis. Supervisor 1: R. Pujo Handoyo, S.S, M.Hum. Supervisor 2: Dyah Raina Purwaningsih, S.S, M.Hum. External Examiner: Asrofin Nur Kholifah, S.S, M.Hum. Ministry of Research, Technology and Higher Education, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, English Study Program, Purwokerto. Keywords: Ambiguity, News Headlines, the Jakarta Post. The research entitled “An Analysis of Ambiguity in the News Headlines of The Jakarta Post” is concerned to identify the types and the cause of ambiguity as reflected by the news headlines, and to find out the readability of ambiguous news headlines of The Jakarta Post. The researcher used a qualitative method in analyzing the data. The data were the news headlines of the Jakarta Post Edition August 2015. To answer the data, the researcher used a data sheet that contained the data of the news headlines, types of ambiguity, and the cause of ambiguity. The researcher also used questionnaire, which was given by the researcher to the respondents to analyze readability level of ambiguous headlines. In analyzed the types and the cause of ambiguity, the researcher used Kreidler’s theory. The result shows that there are three types and six causes of ambiguity found in the news headlines of The Jakarta Post. The types of ambiguity are lexical (21), referential (2), and grammatical (6), while the causes of ambiguity are polysemy (17), homonymy (4), indefinite referring expression (1), anaphora (1), equivocal phrasing (3), and context of ambiguity (3). In three types of ambiguity, lexical is the most dominant types used in the headline, and polysemy is the most cause of ambiguity found in the news headlines of The Jakarta Post. Meanwhile, the readability level is less readable. Finally, with regard to the result of the research, it is expected that this research contributes great significances to the reader, and the research can give additional information for the researchers dealing with ambiguity. | |
| 15065 | 18367 | F1G013047 | Analisis Tematik Novel Diary Suamiku karya Vanny Chrisma W | Skripsi ini berjudul Analisis Tematik Novel Diary Suamiku karya Vanny Chrisma W. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui tentang tematik novel Diary Suamiku karya Vanny Chrisma W. Penelitian ini menggunakan tinjauan struktur yang terdiri dari alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat. Manfaat penelitian ini yaitu untuk perkembangan ilmu karya sastra khususnya tentang tematik pada novel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan struktur novel karya fiksi kemudian menganalisis untuk menunjang analisis tematik. Sumber data yang digunakan adalah novel Diary Suamiku karya Vanny Chrisma W. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik membaca dan mencatat. Teknik analisis data yang digunakan adalah mendeskripsikan dan menganalisis struktur novel Diary Suamiku karya Vanny Chrisma W. Setelah dilakukan analisis terhadap struktur alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat dalam novel Diary Suamiku, selanjutnya dapat ditemukan tema yang terdapat dalam novel Diary Suamiku adalah seorang isteri yang membutuhkan nafkah lahir dan batin dari seorang suami. Tema yang mendominasi dalam novel Diary Suamiku adalah tema divine. Tema utama novel Diary Suamiku adalah sebuah kebersamaan dalam rumah tangga lebih penting dari pada hidup bergelimang harta. Sedangkan tema tambahan pada novel Diary Suamiku ada sepuluh tema tambahan, kebahagiaan, kesedihan, kecemasan, kecemburuan, sakit hati, kecurigaan, kesombongan, kepedulian, kekecewaan, dan penyesalan. | This study entitled Analisis Tematik Novel Diary Suamiku karya Vanny Chrisma W. The purpose of this research is to figure out the themes of Diary Suamiku novel written by Vanny Chrisma W. This research uses structural perspectives covering plots, characters and characterizations, settings, point of view, and moral values. The especially on themes of a novel. This research uses a descriptive qualitative method by describing the structures of a fiction novel and then analyzing them to support the thematic analysis. The data source is Diary Suamiku novel written by Vanny Chrisma W. Data are collected through reading and recording techniques. Data analysis is conducted by describing and anayzing the structures of Diary Suamiku novel written by Vanny Chrisma W. Furthermore, the themes can be found in the novel Diary Suamiku is a wife who needs a living and inner living from her husband. The themes that dominate in novel Diary Suamiku is the divine themes. The main themes of this novelis that togethemess in the household more important then the life of the wealthy. While the additional themes in novel Diary Suamiku, there are ten additional themes such as, happiness, sadness, worryness, jealousness, heartache, suspiciousness, arrogantly, concern, disappointment, and regretness. | |
| 15066 | 18368 | F1C013062 | PERSEPSI MAHASISWA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN ASAL DKI JAKARTA TERHADAP PERSONAL BRANDING CALON GUBERNUR DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA TAHUN 2017 MELALUI AKUN TWITTER | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik informan dan persepsi mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman terhadap personal branding yang dilakukan oleh calon gubernur DKI Jakarta tahun 2017 melalui akun twitter. Penelitian ini dianggap sebagai sebuah penelitian yang memiliki urgensi karena calon gubernur DKI Jakarta tahun 2017 dimulai Bulan Oktober hingga Februari 2017 masing-masing pasangan calon gubernur DKI Jakarta berlomba-lomba membentuk citra positif melalui personal branding yang ditampilkan pada akun twitter mereka kepada calon pemilih mereka, yang beberapa diantaranya mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Calon pemilih yang tidak dapat merasakan suasana politik langsung, hanya akan memantau melalui media sosial salah satunya twitter. Oleh karena itu, penelitian ini ingin mengetahui bagaimana mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman sebagai calon pemilih mempersepsikan citra positif yang telah dibangun oleh masing-masing calon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan 3 cara, yakni wawancara (in-depth interview), dokumentasi, dan observasi. Sedangkan teknik pengumpulan informannya menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa akun twitter bukanlah akun utama yang diakses oleh informan sebagai calon pemilih, melainkan terdapat media lain yang dipilih untuk mengetahui informasi mengenai pasangan calon. Persepsi yang timbul oleh masing-masing informan sebenarnya hampir sama karena latar belakang pendidikan yang hampir sama. Selain itu, personal branding yang dibentuk tidak selalu menghasilkan citra yang diinginkan. | The objective of this study was to learn about the characteristics and the perception of the informant from Jenderal Soedirman University on personal branding of Jakarta’s Governor Candidate 2017 by Twitter account. The urgency of this study was because starting from October until February 2017 there would be a competition of DKI Jakarta’s Governor Candidate 2017 in creating positive image on personal branding which would be appeared on twitter account. This would be potentially seen by the voters especially Jenderal Soedirman University students. The voters who were not able to experience the political climate called PILKADA directly would monitor the process from this social media; Twitter. Considering this situation, the researcher wanted to know how Jenderal Soedirman University students as the voters would make perception on the candidate’s positive image. This study was qualitative research. The instruments used were in-depth interview, documentation, observation; and purposive sampling. The result of this study shown that Twitter account was not the only social media that the informant used as a voter to monitor the PILKADA process especially about The Candidate of Jakarta’s Governor information and almost all informant had the same perception as they had similar background knowledge. Besides, the personal branding did not always create an expected image. | |
| 15067 | 18365 | F1C010015 | Sosialisasi Program One Day No Rice di SMA Negeri 1 Depok | Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana sosialisasi program one day no rice yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Depok serta hambatan yang ada. Lokasi penelitian ini bertempat di SMA Negeri 1 Depok yang beralamat di Jl. Nusantara Raya no.317, Kota Depok. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Dari pengumpulan data kemudian dilakukan analisa data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi data. Dari hasil penelitian diketahui bahwa sosialisasi program one day no rice yang dilakukan di SMA Negeri 1 Depok sangat bergantung pada peranan kepala sekolah. Sosialisasi yang dilakukan dengan menggunakan komunikasi persuasi dan pendekatan-pendekatan komunikasi pembangunan, menghasilkan beberapa kegiatan yang akhirnya dapat menjaga minat warga SMA Negeri 1 Depok untuk tetap menjalankan program one day no rice. Meskipun tidak bisa dipungkiri sosialisasi ini memiliki beberapa hambatan yang terkadang mengganggu berjalannya program. | This research were made to know how was the socialization of one day no rice in 1 Depok Senioh High School and how was the obstacles. This research carried out in 1 Depok Senior High School at Nusantara Raya Street number 317, Depok City. The sampling technique used in this research was purposive sampling, with collecting data technique was in-depth interview, observation, and documentation. From data collecting then analysed by data reduction, data serving, and get the conculsion. The validity test using triangulations data. From the research result, shown that the successfull of socialization of one day no rice program in 1 Depok Senior High School were depend on the school principal roles. The socialization that was done with the help of communication persuasion and development communication approaches, produce some activities which ultimately can maintain the interest of school residents to keep implementing one day no rice program. although, it can’t be denied that this socialization have some obstacles which disrupts the course of this program. | |
| 15068 | 18369 | C1G014089 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OPINI BPK ATAS PEMERIKSAAN LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN/LEMBAGA SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN SAP AKRUAL | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan oleh kompleksitas organisasi, tindak lanjut atas temuan hasil audit tahun sebelumnya, dan kelemahan sistem pengendalian internal terhadap opini BPK atas pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan seluruh Kementerian Negara/Lembaga RI Tahun Anggaran 2014 dan 2015. Sampel dalam penelitian ini dipilih melalui judgement purposive sampling dengan jumlah sampel masing-masing 83 LHP untuk tahun 2014 dan 2015, sehingga total sampel penelitian adalah 166 LHP. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi logistik ordinal (logistic regression ordinal) menunjukkan bahwa: (1) Kompleksitas organisasi berpengaruh positif terhadap penentuan opini pemeriksaan LKKL sebelum penerapan SAP akrual dan tidak berpengaruh terhadap penentuan opini pemeriksaan LKKL sesudah penerapan SAP akrual, (2) Tindak lanjut hasil temuan audit tahun sebelumnya tidak berpengaruh terhadap penentuan opini pemeriksaan LKKL sebelum penerapan SAP akrual dan berpengaruh positif terhadap penentuan opini pemeriksaan LKKL sesudah penerapan SAP akrual, (3) Kelemahan SPI tidak berpengaruh terhadap penentuan opini pemeriksaan LKKL sebelum penerapan SAP akrual dan berpengaruh negatif terhadap penentuan opini pemeriksaan LKKL sesudah penerapan SAP akrual. | This study aim to determine the effect caused by the complexity of the organization, follow-up on the previous year audit findings, and the weakness of the internal control system toward BPK's opinion on the inspection of Ministries/Agencies Financial Report (MAFR). The population in this study is the BPK Audit Reports on Financial Reports of the entire Ministries/Agencies RI Fiscal Year 2014 and 2015. Samples were selected through purposive judgment sampling with a sample of 83 audit reports respectively for 2014 and 2015, so the total sample are 166 audit reports. Based on the results of research and data analysis using logistic regression ordinal showed that: (1) The complexity of the organization has a positive influence on the determination of MAFR’s audit opinion before the implementation of SAP accrual and does not affect the determination of MAFR’s audit opinion after implementation of SAP accrual, (2 ) Follow-up of the previous year audit findings did not affect the determination of MAFR’s audit opinion before the implementation of SAP accruals and has a positive influence on the determination of MAFR’s audit opinion after implementation of SAP accrual, (3) Weakness SPI does not affect the determination of MAFR’s audit opinion before the implementation of SAP accrual and has a negative influence on the determination of MAFR’s audit opinion after the implementation of SAP accrual. | |
| 15069 | 18370 | F1B111032 | PENGARUH PELATIHAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA ORGANISASI DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO (Studi Kasus Pelatihan Lima Kemampuan Dasar) | Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Pelatihan Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Organisasi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto” dengan studi kasus pelatihan lima kemampuan dasar yang diselenggarakan oleh RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh pelatihan sumber daya manusia (X) terhadap kinerja organisasi (Y) di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Penelitian ini dilakukan terhadap pegawai RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto yang telah mengikuti pelatihan 5 (lima) kemampuan dasar pada tahun 2014 dengan mengambil sampel responden sebanyak 292 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebar kuesioner, observasi dan telaah data sekunder yang terkait dengan kegiatan pelatihan 5 (lima) kemampuan dasar. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pelatihan sumber daya manusia (X) dan variabel dependen adalah kinerja organisasi (Y). Berdasarkan hasil penelitian dengan hasil uji korelasi Kendall Tau–b diperoleh informasi bahwa variabel pelatihan sumber daya manusia (X) memiliki pengaruh secara signifikan terhadap kinerja organisasi (Y) dengan nilai korelasinya 0,453 dengan nilai signifikansi 0,00. Berpedoman pada interpretasi korelasi, maka 0,453 menunjukkan adanya korelasi (berada pada kisaran 0,400-0,599) antara pelatihan sumber daya manusia (X) terhadap kinerja organisasi (Y) dengan arah positif. Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa Pelatihan Sumber Daya Manusia dalam hal ini Pelatihan 5 (Lima) Kemampuan Dasar memiliki korelasi sedang atau cukup terhadap Kinerja Organisasi yaitu sebesar 45,3 persen dengan arah positif dan signifikan. Sehingga Kinerja Organisasi ditentukan Pelatihan Sumber Daya Manusia sebesar 31 persen. Hal ini menunjukan semakin baik pelaksanaan kegiatan Pelatihan Sumber Daya Manusia semakin baik pula Kinerja Organisasi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Dengan demikian hipotesis kerja yang menyatakan bahwa Pelatihan Sumber Daya Manusia berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi dapat diterima. Adapun implikasi yang dapat peneliti berikan adalah RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja organisasi melalui produktivitas kerja, kualitas pelayanan, responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas kerja rumah sakit pada umumnya dan pegawai rumah sakit pada khususnya. Kata Kunci : Kinerja Organisasi, Pelatihan | This study takes the title: "Human Resource Training Effect on Organizational Performance in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto " with a case study of five basic skills training organized by RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. This study aims to determine how much influence the training of human resources (X) on organizational performance (Y) in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. This research was conducted to staff RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto who have been trained five basic capability in 2014 by taking a sample of respondents was 292 respondents. The data collection was done by spreading questionnaires, observations and review of secondary data related to training activities five basic skills. This research is descriptive quantitative. The independent variables in this study is the training of human resources (X) and the dependent variable is the organization's performance (Y). Based on the results with test results Kendall Tau-b correlation obtained information that human resource training variable (X) has a significant influence on the organization's performance (Y) with a correlation value of 0.453 with a significance value of 0.00. Based on the interpretation of the correlation, the correlation of 0.453 indicates (in the range of 0.400 to 0.599) between the training of human resources (X) on the performance of the organization (Y) with the positive direction. Based on the analysis, it can be concluded that the Training Human Resources in this regard Training 5 (Five) Basic Capabilities have moderate or sufficient correlation to the Organizational Performance in the amount of 45.3 percent with a positive and significant way. Thus determined Organizational Performance Training Human Resources by 31 percent. This shows the better implementation of the Human Resources Training the better the performance in hospitals Organization Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Thus the working hypothesis which states that the Human Resources Training Organizations influence on performance is acceptable. As for the implications to researchers give is Hospital Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto can maintain and improve organizational performance through productivity, quality of service, responsiveness, responsibility and accountability work in general hospitals and hospital staff in particular. Keyword : Organizational Performance, Training | |
| 15070 | 18371 | F1C012011 | PENGARUH IKLAN LAYANAN MASYARAKAT VERSI SAFETY DRIVING DI RADIO PRAMBORS TERHADAP PERILAKU PENDENGAR DALAM BERKENDARA | Pertumbuhan jumlah kendaraan di Indonesia tiap tahun kian meningkat begitu juga dengan resiko terjadinya kecelakaan. Salah satu faktor penyebab kecelakaan yang sering terjadi adalah kelalaian manusia yakni kebiasaan mengoperasikan ponsel saat berkendara. Demi menurunkan resiko terjadinya kecelakaan, Radio Prambors mengeluarkan Iklan Layanan Masyarakat tentang bahaya menggunakan ponsel saat berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dari Iklan Layanan Masyarakat versi safety driving yang disiarkan oleh Radio Prambors terhadap perubahan Perilaku pendengar dalam berkendara. Responden yang dipilih adalah para pendengar Radio Prambors yang aktif berkendara dengan jumlah 100 orang. Teori yang digunakan adalah teori SOR dengan dukungan model tanggapan kognitif dari Belch dan Belch. Sementara itu, metode penentuan sampel dilakukan dengan rumus Yamane dan teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier sederhana dan uji hipotesis dilakukan dengan uji t. Hasilnya, koefisien korelasi R sebesar 0,373 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh yang lemah antara variabel iklan layanan masyarakat terhadap perubahan perilaku pendengar, namun mempunyai arah hubungan yang positif dan signifikan. Hasil dari uji regresinya adalah variabel iklan layanan masyarakat mempengaruhi variabel perubahan Perilaku sebesar 13.9%. | Growth in the number of vehicles in Indonesia is increasing every year as well as the risk of accidents. One of common cause of accidents is a human error which using phone while driving. Because of that, Prambors Radio broadcasts Public Service Announcement about the danger of using phone while driving. This research aims to determine whether or not the influence of public service announcements driving safety version broadcasted by Prambors Radio to change people’s attitude in driving. The respondents of this research are 100 Prambors Radio listener who active in driving. This study used theory of stimulus organism responses and supported by model of cognitive responses by Belch and Belch. Meanwhile, the sampling method used in this study was conducted by using Taro Yamame’s formula and the sample was selected by quota sampling technique method. Data analysis was conducted by using linear regression and hypothetic test was conducted by using t-test. As the result, the correlation coefficient is 0.373, which shows that there is positive and significant correlation between variables but the effect was weak. The result of the test of regression is “public service announcements” affect “the change of driving’s attitude” by 13.9%. | |
| 15071 | 18372 | F1C012062 | Komunikasi Antar Pribadi Divisi Talent pada PT. Lativi Media Karya (TvOne) dalam Melakukan Negosiasi dengan Klien | Skripsi ini berjudul “komunikasi Antar Pribadi Divisi Talent pada PT. Lativi Media Karya (TvOne) Dalam Melakukan Negosiasi Dengan Klien” Masalah yang akan dijawab dalam skripsi ini adalah mengenai bagaimana cara bekerja di Divisi Talent dengan Klien dan pada akhirnya melakukan kesepakatan. Meskipun komunikasi antar pribadi banyak melibatkan hanya dua tau tiga orang, tetapi yang paling membedakan komunikasi antar pribadi adalah kualitas tertentu. Skripsi ini ada 3 tujuan yaitu yang untuk mengetahui bagaimana Komunikasi Antar Pribadi Divisi Talent pada pihak eksternal di TvOne dan menjabarkan secara detail cara bernegosiasi kepada pihak eksternal atau klien, cara kerja Divisi Talent di TvOne, proses negosiasi Divisi Talent di TvOne. Skripsi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Data primer adalah data yang diambil dari sumber data primer dan sumber data pertama dilapangan, sedangkan data sekundernya adalah data pendukung dan melengkapi data primer. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, dan wawancara mendalam. Dari penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil bahwa negosiasi yang dilakukan oleh Divisi Talent TvOne diproses ada dua tahap, yang dimulai pada bujuk rayu dan standarisasi harga. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil yang didapat dalam menjawab pertanyaan peneliti adalah bahwa Divisi Talent TvOne dalam melakukan konsep Win-Win Solution. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar penelitian berikutnya dapat meneliti mengenai Divi Talent TvOne dan negosiasi yang digunakan apabila diterapkan pada instansi swasta, yang memadukan antara kompetensi maupun teknik negosiasi dan tawar-menawar yang digunakan, sehingga dapat memberikan insight yang lebih mendalam mengenai bernegosiasi. | This thesis, entitled "Interpersonal Communication Division Talent in PT. Lativi Media Karya (TvOne) In Negotiation With Clients" The problem will be answered in this thesis is about how to work in the Division of Talent with clients and ultimately to an agreement. Although a lot of interpersonal communication involves only two know three people, but the most discriminating of interpersonal communication is a certain quality. This thesis there are three objectives, namely that of knowing how the Interpersonal Communication Division of Talent on external parties in TvOne and describe in detail how to negotiate to external parties or clients, how to work in TvOne Talent Division, Division of Talent in the negotiation process TvOne. This thesis uses qualitative descriptive method with descriptive data in the form of written words. Primary data is data derived from primary data source and the source of the first data field, while secondary data is data supporting and complementing the primary data. Data collection techniques in this study is documentation, and in depth interviews. From the research that has been done, the obtained results that the negotiations conducted by the division of talent TvOne two stage process, which starts on gentle persuasion and standardization of prices. The conclusion that can be drawn from the results obtained in answering the question of researchers is that TvOne Talent Division in making the concept of win-win Solution. For further research, it is suggested that the next study to examine the divi talent TvOne and negotiation that are used when applied to private institutions, which combines the competencies and techniques of negotiation and bargaining is used, so it can provide deeper insight about negotiating. | |
| 15072 | 18373 | C1C011025 | PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN (Studi empiris pada perusahaan Manufaktur yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia periode 2013 s.d 2015) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance terhadap kinerja perusahaan manufaktur. Populasi yang digunakan yaitu perusahaan manufaktur yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia. Sampel dalam penelitian ini meliputi 21 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2013 s.d 2015 yang didapat dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance secara simultan berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan manufaktur, dan Corporate Social Responsibility merupakan faktor yang lebih berpengaruh terhadap kinerja perusahaan manufaktur yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia selama tahun 2013 s.d 2015. | This study aims to determine the effect of Corporate Social Responsibility and Good Corporate Governance on the performance of the manufacturing company. The population is listed manufacturing companies in Indonesia Stock Exchange. The sample in this study included 21 companies listed in Indonesia Stock Exchange during the years 2013 to 2015 were obtained by using purposive sampling technique. The results showed that Corporate Social Responsibility and Good Corporate Governance simultaneous positive effect on the performance of manufacturing companies, and Corporate Social Responsibility is a factor that has more influence on the performance of manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange during the years 2013 to 2015. | |
| 15073 | 18374 | F1G011009 | INTERPRETASI MAKNA KUMPULAN PUISI ARSITEKTUR HUJAN KARYA AFRIZAL MALNA | ABSTRAK Pamudita, Yosea A. 2017. Interpretasi Makna Kumpulan Puisi “Arsitektur Hujan” Karya Afrizal Malna. Skripsi. Pembimbing 1: Bambang Lelono, M.Hum., Pembimbing 2: Wiekandini D P,S.S, M.Hum., Penguji: Imam Suhardi, S.S, M.Hum., Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Universitas Jendral Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Sastra Indonesia, Purwokerto. . | Pamudita, Yosea A. 2017. Interpretasi Makna Kumpulan Puisi “Arsitektur Hujan” Karya Afrizal Malna. Thesis. Supervisor 1: Bambang Lelono, M.Hum., Supervisor 2: Wiekandini D P,S.S, M.Hum., Examiner: Imam Suhardi, S.S, M.Hum., Ministry of Research, Technology and Higher Education. Jendral Soedirman University. Faculty of Humanities. Language and Literature Department. Indonesia Study Program, Purwokerto. | |
| 15074 | 18375 | F1C013025 | STRATEGI PUBLIC RELATIONS GARUDA WISNU KENCANA (GWK) CULTURAL PARK DALAM MEMBENTUK CITRA SEBAGAI LANDMARK PARIWISATA BALI | Abstrak Skripsi ini membahas mengenai strategi PR GWK Cultural Park dalam membentuk citra sebagai landmark pariwisata Bali. Demi mencapai tujuan tersebut PR GWK Cultural Park melaksanakan serangkaian kegiatan dan program. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran dan strategi PR GWK Cultural Park dalam pelaksanaannya untuk membentuk citra sebagai landmark pariwisata Bali. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis deskriptif guna mendapatkan data-data berdasarkan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi sehingga menghasilkan penggambaran yang mendalam mengenai peran dan strategi PR GWK Cultural Park dalam membentuk citra sebagai landmark pariwisata Bali. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi PR GWK Cultural Park terdiri dari tiga strategi yaitu strategi internal, strategi eksternal, dan strategi media. Namun dalam keberlangsungannya, strategi PR GWK Cultural Park memiliki beberapa hambatan yaitu jumlah praktisi PR yang tidak memadai, terbatasnya fungsi PR dalam perusahaan, dan klasifikasi publik yang belum tepat. | The focus of this study is the Public Relations strategy of GWK Cultural Park in building an image as a landmark tourism of Bali. In order to build its image, GWK Cultural Park use Public Relations to runs several programs. This study aim to identify the role and strategy of GWK’s PR in case of image building as a landmark tourism of Bali. This study is using a qualitative method to obtain a descriptive data based on depth interview, observation, and documentation resulting in-depth description of the role and strategy of GWK’s PR in case of Image Building as a landmark tourism of Bali. The results of this study shows that PR strategy of GWK Cultural Park consists of three strategies which are internal strategy, external strategy, and media strategy. But in its implementation, the strategy of PR in GWK Cultural Park has some obstacles like the number of PR practitioners are inadequate, PR has a limited fuction in company, and public classification is not clasified properly. | |
| 15075 | 18376 | C1G014058 | Pengaruh Skala Usaha, Sektor Industri, Budaya Perusahaan, dan Pendidikan Manajer terhadap Penggunaan Informasi Akuntansi pada Usaha Kecil di Kabupaten Banyumas | Penelitian ini merupakan penelitian survei pada manajer atau pemilik usaha kecil di Kabupaten Banyumas dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh skala usaha, sektor industri, budaya perusahaan, dan pendidikan manajer terhadap penggunaan informasi akuntansi. Data yang digunakan pada penelitian merupakan data primer yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Pendekatan dan teknik yang digunakan adalah metode kuantitatif dan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: (1) Skala usaha, sektor industri, budaya perusahaan, dan pendidikan manajer secara simultan berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil, (2) Skala usaha tidak berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil, (3) Sektor industri tidak berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil, (4) Budaya perusahaan berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil, (5) Pendidikan manajer berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil, dan (6) Budaya perusahaan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil. Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil di Kabupaten Banyumas dapat lebih ditingkatkan dengan cara memperhatikan faktor-faktor skala usaha, sektor industri, budaya perusahaan, dan pendidikan manajer. Manajer atau pemilik usaha sudah semestinya menyadari betul manfaat dari penggunaan informasi akuntansi dalam mengambil suatu keputusan maka, sangat perlu untuk manajer atau pemilik usaha dapat mengetahui bagaimana menggunakan informasi akuntansi yang akan bermanfaat bagi usahanya. Pemerintah Kabupaten Banyumas perlu mengupayakan peningkatan penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil dengan merancang suatu peraturan atau kebijakan yang dapat mendorong usaha kecil menyediakan pembukuan yang sesuai standar, selain itu juga perlu meningkatkan pengadaan pelatihan-pelatihan akuntansi bagi para pelaku usaha kecil guna menambah wawasan para pengusaha kecil tentang ilmu akuntansi yang relevan untuk usaha mereka. | This study is a survey research on the manager or business owner in Kabupaten Banyumas in order to determine the effect of the scale of business, industrial sector, corporate culture, and education manager to implement the use of accounting information. The data used in the research is the primary data collected using a questionnaire. Theoretical approach and technique used is a quantitative method and multiple regression analysis. Based on the results of research and analysis of the data represented that: (1) The scale of business, industrial sector, corporate culture, and education managers simultaneously affect the use of accounting information on small business, (2) The scale of business does not affect the use of accounting information on small business, (3) The industrial sector does not affect the use of accounting information on small business, (4) Corporate culture affect the use of accounting information on small business, (5) Education manager affect the use of accounting information on small business, and (6) Corporate culture is the most influential variable on the use of accounting information on small business. The implications of the above conclusion that the use of accounting information on small business in Kabupaten Banyumas can be further improved by considering some factors likes scale of business, industrial sector, corporate culture, and education manager. Manager or business owners are suppposed to realize the benefits of the use of accounting information to make the right decision. Therefore, it is very necessary for a manager or business owner can find out how to use accounting information that would be beneficial to his business. Kabupaten Banyumas government need to strive to increase the use of accounting information on small business by designing a rule or policy which can encourage small business to provide appropiate accounting standards, but it also needs to improve procurement accounting trainings for small businessmen in order to broaden the small entrepreneurs of accounting information knowledge that is relevant to their business. | |
| 15076 | 18348 | F1C013052 | KOMUNIKASI INTERNASIONAL DALAM PENANGANAN TENAGA KERJA INDONESIA TERANCAM EKSEKUSI MATI DI ARAB SAUDI | Penelitian ini berjudul Komunikasi Internasional dalam Penanganan TKI Terancam Eksekusi Mati di Arab Saudi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi internasional yang dibagi menjadi 2 tujuan penelitian terdiri dari, strategi komunikasi internasional dan aktor serta keterlibatannya dalam penanganan TKI yang terancam eksekusi mati di Arab Saudi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan analisis studi kasus.Dalam menetapkan informan yang relevan, peneliti menggunakan purposive sampling.Teknik pengumpulan data menggunakan 2 teknik, yaitu wawancara mendalam dan dokumentasi.Peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi yang dilakukan dalam penanganan TKI yang terancam eksekusi mati di Arab Saudi melalui litigasi dan non-litigasi. Aspek litigasi, pemerintah mencari pengacara qualified untuk proses sidang. Aspek non-litigasi menggunakan diplomasi yang dibagi menjadi 2 perspektif yaitu diplomatik dan kulturalistik. Untuk diplomatik melalui jalur first track diplomacy dan second track diplomacy. first track diplomacy berdasarkan hubungan antara pemerintah atau presiden RI dengan Kerajaan Arab Saudi, sedangkan second track diplomacy dilakukan antara kantor perwakilan RI di Arab Saudi kepada lembaga pemaafan lajna ‘affuw wa islahdzatil bayyin sebagai mediator. Perspektif kulturalistik dilakukan ketika pemerintah dibantu oleh lembaga lajna ‘affuw wa islahdzatil bayyin untuk mendapatkan maaf dari keluarga korban dalam kasus ranah qishos. Aktor yang terlibat dalam penanganan, terdiri dari KBRI dan KJRI di Arab Saudi yang berada di bawah Kemlu RI, atase ketenagakerjaan sebagai perwakilan dari Kemenaker RI di kantor perwakilan RI di Arab Saudi, BNP2TKI, dan LSM secara umum. | This research, entitled International Communication in Handling the Indonesian Workers Threatened by Death Penalty in Saudi Arabia. This research aims to find out the international communication process which divided into two research goals consist of, the international communications strategy and actors also their involvement in handling of Indonesian workers who are threatened by death penalty in Saudi Arabia. This research using qualitative methods with a case study analysis.Determining the relevant informant, using purposive sampling. The data collection technique using two techniques consist of in-depth interviews and documentation. Researcher using source triangulation techniques to test the validity of the data. The results of this study conclude that the strategies used in handling the Indonesian workers who are threatened by death penalty in Saudi Arabia through litigation and non-litigation. In litigation aspect, the government seeks qualified lawyers for the trial process. The non-litigation aspect uses 2 perspectives namely diplomatic and culturalistic perspective. For diplomatic perspective, the strategy through first track diplomacy and second track diplomacy. First track diplomacy based on the relationship between the government or the president of Republic of Indonesia with the Kingdom of Saudi Arabia, while the second track diplomacy implement between the representative office of the Republic of Indonesia in Saudi Arabia to the institution of forgiveness called lajna 'affuw wa islahdzatil bayyin as mediator. Culturalistic perspective used when the government is assisted by the lajna 'affuw wa islahdzatil bayyin institution to get the forgiveness from the victim's family in the qishos domain case. Actors involved in the handling, consisting of the Embassy and Consulate General in Saudi Arabia under the Ministry of Foreign Affairs of Republic of Indonesia (Kemlu RI),, labor attaché as the representative from the Ministry Manpower of Republic of Indonesia in Indonesia representative office in Saudi Arabia (Kemenaker RI), National Agency for Protection and Placement of Indonesian Workers (BNP2TKI), and NGOs in general. | |
| 15077 | 18389 | F1B012061 | PENGARUH TINGKAT KUALITAS PELAYANAN DAN AKSESIBILITAS FASILITAS KESEHATAN PUSKESMAS TERHADAP KEPUASAN PASIEN (Studi Pada Puskesmas II Purwokerto Utara) | Salah satu jenis pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah adalah pelayanan kesehatan. Puskesmas sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah, dituntut untuk memberikan jasa pelayanan kesehatan yang bermutu, efisien dan terjangkau di wilayah kerjanya. Hal tersebut kontras dengan gejala-gejala yang ditemui di lapangan diantaranya seperti kurang responnya petugas (dokter dan perawat) dalam menangani pasien, kurang ramahnya petugas, lingkungan yang kurang bersih dan lamanya pelayanan. Berdasarkan gejala-gejala tersebut Puskesmas II Purwokerto Utara memiliki peran penting untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya dengan memperhatikan kualitas pelayanan dan aksesibilitas fasilitas yang ada di Puskesmas II Purwokerto Utara untuk mencapai kepuasan masyarakat. Sehingga tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara Kualitas Pelayanan dan Aksesibilitas Fasilitas dengan Kepuasan Pasien di Puskesmas II Purwokerto Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif asosiatif dengan jumlah sampel sebanyak 267 orang yang telah mendapatkan pelayanan di Puskesmas II Purwokerto Utara. Metode analisis data dengan menggunakan korelasi product moment pearson, thitung, Fhitung, koefisien determinasi (R2), analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda. Hasil analisis statistik membuktikan ada pengaruh positif dan signifikan antara Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien; selanjutnya ada pengaruh positif dan signifikan antara Aksesibilitas Fasilitas terhadap Kepuasan Pasien; dan ada pengaruh yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara Kualitas Pelayanan dan Aksesibilitas Fasilitas terhadap Kepuasan Pasien. | One type of public services provided by the government is health care. Health centers as one of health service facilities provided by the Government, are required to provide health services quality, efficient and affordable in their working area. This contrast with symptoms that encountered in the field such as lack of response personnel (doctors and nurse) in patient care, less kindly, less clean environment, and length of service. Based on these symptoms the Health Center II North Purwokerto has an important role to carry out health services in the working area to meet public needs, with attention to service quality and accessibility of facilities in the Health Center II North Purwokerto to achieve public satisfaction. So the purpose of this research is to find out whether there is influence between service quality and the accessibility of facilities with the patient satisfaction in Health Center II North Purwokerto. This research method using associative quantitative methods with a total sample of 267 people who have been getting care at the Health Center II North Purwokerto. Methods of data analysis using product moment pearson correlation, ttest, Ftest, coefficient of determination (R2), simple regression analysis and multiple regression analysis. The results of the statistical analysis proves there is a positive and significant influence between the Variables Services Quality on Patient Satisfaction in Health Center II North Purwokerto; next there is a positive and significant influence between the Variables Accessibility Facilities on Patient Satisfaction in Health Center II North Purwokerto; and There are influence together a positive and significant between the Variables Services Quality and Accessibility Facilities on Patient Satisfaction in Health Center II North Purwokerto. | |
| 15078 | 18379 | G1D012031 | HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN SUCCESFULL AGING PADA LANSIA DI DESA KARANGNANAS KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS | Later Belakang: Jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Munculnya suatu masalah pada lanjut usia menyebabkan lansia mengalami penurunan kualitas hidup, namun bagi lansia yang dapat menerima kondisinya yang sekarang maka kualitas hidupnya akan meningkat. Salah satu indikator yang dapat menunjukkan adanya peningkatan kualitas hidup pada lansia adalah dengan tercapainya succesfull aging. Successfull aging pada lansia dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu faktornya yaitu yang penerimaan diri. Tujuan: Mengetahui hubungan antara penerimaan diri dengan pencapaian successfull aging pada lansia. Metode: Digunakan dalam penelitian adalah rancangan penelitian korelatif kuantitatif dengan pendekatan observasional cross sectional, metode random sampling dengan jumlah 81 orang. Instrumen menggunakan kuesioner dan uji analisis menggunakan uji sperman-rank . Hasil: Dari 81 responden didapatkan skor penerimaan diri pada lansia sebesar 35,19 dengan SD 3,139. Dan skor pencapaian successful aging pada lansia sebesar 78,00. Berdasarkan uji sperman-rank nilai koefisiensi korelasi (r) antara penerimaan diri dengan pencapaian successful aging pada lansia adalah 0,375 dengan p = 0,000. Kesimpulan: Ada hubungan antara penerimaan diri dengan pencapaian successful aging pada lansia Kata kunci : Penerimaan diri, successful aging, lansia | Background: The number of elderly people in Indonesia continues to increase significantly. The emergence problem in the elderly causes the eldery decreased quality of life, but for the elderly who can accepted the present condition, the quality of life will increase. One indicator can increase the quality of life in the elderly is achieved succesfull aging. Successfull aging in the elderly is influenced by several factors. One is self-acceptance. Objective: To determine correlation between self acceptance with succesful aging in elderly. Method: The method used in this research was correlative quantitative methodwith cross sectional, this research used random sampling method with the sample size of 81 people. The instrument of this research used questionnaire and the analytical test used sperman-rank. Result: From 81 respondents, score of self-acceptance in the elderly amounted to 35.19 with SD 3.139. And score succesful aging in the elderly amounted to 78.00. Based on Spearman-rank test, the value of the correlation coefficient (r) between self-acceptance and successful aging in the elderly is 0.375 with p = 0.000. Conclusion:There was a significant correlation between self acceptance with succesful aging in elderly. Keyords: succesful aging, self – acceptance, elderly | |
| 15079 | 18380 | F1I013014 | Peran European Central Bank Melalui European Stability Mechanism dalam menangani Krisis Finansial Spanyol Tahun 2012-2015 | Global Financial Crisis telah mengungkap bahwa terdapat kelemahan dalam tata kelola dan desain serta implementasi kebijakan dalam Uni Eropa. Krisis yang terjadi di Yunani membuat Dewan Eropa mengadopsi paket komprehensif sebagai upaya untuk menanggulangi krisis agar tidak menyebar dan semakin parah. Dalam mekanisme penanganan krisis, ECB sebagai Bank Sentral Eropa tidak mampu untuk menjalankan fungsi ini karena akan melanggar aturan dalam Treaty Functioning of European Union. Oleh karena itu ECB bersama dengan dewan Eropa membentuk lembaga manajemen penanganan krisis bagi negara Eurozone. Lembaga penanganan krisis yang pertama dibentuk adalah EFSF (European Financial Stability Facility) akan tetapi mekanisme yang bersifat sementara ini tidak mampu untuk menyelesaikan krisis yang semakin menyebar. Akhirnya mekanisme dalam EFSF diperbaharui dan digantikan dengan mekanisme penanganan krisis permanen yaitu ESM (European Stability Mechanism). Spanyol sebagai salah satu negara Eurozone yang turut terkena dampak dari Global Financial Crisis yang disebabkan oleh Housing Bubble kemudian menjadi negara pertama yang meminta bantuan penanganan krisis finansial melalui ESM. Sesuai dengan Mou, Spanyol harus melakukan Stuctural Adjustment Programme dengan rekapitalisasi dan restrukturisasi untuk perbaikan sistem perbankan yang bermasalah serta membentuk hukum tata kelola Savings Bank. | Global Financial Crisis has revealed major weakness in the design and implementation of the existing economic governance framework of the European Union. In addition, the first temporary fiscal backstop is EFSF (The European Financial Stability Facility) as a temporary crisis resolution mechanism by the Euro area Member States. In this case, The EFSF does not provide any further financial assistance, so the task of EFSF being replace by the new mechanism that includes the establishment of a permanent crisis management mechanism as the safeguard against imbalances in individual countries that is ESM (European Stability Mechanism). Spain as one of the Eurozone Member States that fall on financial crisis caused by disproportionate growth in the real estate sector, along with the expansion of credit, on 25 June 2012 made an official request for financial assistance through ESM for its banking system. In accordance with MoU, Spain must conduct a structural adjustment program through identifying individual bank capital needs, recapitalising and restructuring. | |
| 15080 | 18381 | F1I013021 | Upaya Diplomasi Digital Iran dalam Kesepakatan Nuklir Iran | Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah berdampak terhadap pelaksanaan praktek diplomasi. Munculnya internet dan media sosial semakin memudahkan para diplomat dan praktisi kebijakan luar negeri untuk semakin menempatkan mereka di arena internasional. Iran selama ini menjadi negara yang dipersepsikan negatif mengenai program nuklirnya oleh dunia internasional, khususnya negara-negara Barat. Di masa pemerintahan Presiden Rouhani, Iran memanfaatkan saluran media sosial sebagai upaya diplomasi digital negara tersebut untuk menyebarkan pesan mengenai program nuklir damainya. Hal ini dikarenakan, Rouhani meyakini dengan menyelesaikan sengketa nuklir Iran dapat berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi Iran akibat berbagai sanksi yang diberikan oleh pihak Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya diplomasi digital yang dilakukan Iran dalam hal mencapai kesepakatan nuklirnya dengan kelompok Proliferation 5+1. | The proliferation of information and communication technology has affected on the implementation of diplomatic practice. The rising of internet and social media have made diplomats and foreign policy practitioners easier for taking place in international arena. Western countries and Israel have negative perception about Iran over its nuclear program. During the reign of President Hassan Rouhani, Iran takes the advantages of social media platform as a digital diplomacy effort to spread the message about its peaceful nuclear program. Rouhani believes that resolving Iran’s nuclear dispute could affect Iran’s economic recovery due to various sanctions offered by the West. This paper aims to determine the digital diplomacy effort by Iran in terms of reaching its nuclear deal with Proliferation 5+1 (P5+1). |